DataStacked Bar Chart

Angka Partisipasi Murni (APM) (40% Ke Bawah), Menurut Jenis Kelamin Indonesia 2015 - 2025

Diperbarui

Angka buta aksara perempuan lebih tinggi dari laki-laki

Sumber: BPS · Satuan: Persen

Periode: 2015 - 2025

Cakupan: Indonesia

Update BPS: 2025-12-01

Visualisasi

  • Laki-Laki
  • Perempuan
  • Laki-laki + Perempuan
Klik titik atau batang untuk melihat nilaiStacked Bar Chart

Keterangan

Angka Buta Aksara Penduduk 10 Tahun ke Atas adalah persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang tidak dapat membaca dan menulis. Data ini disajikan menurut jenis kelamin (laki-laki, perempuan, dan total) dalam satuan persen, mencakup periode 2015–2025.

Selama 2015–2025, angka buta aksara perempuan (s2) konsisten lebih tinggi dibanding laki-laki (s1) dan total (s3). Pada 2015, s2 sebesar 5,95% sedangkan s1 hanya 2,61%. Angka perempuan menurun dari 5,95% (2015) menjadi 3,65% (2025), sementara laki-laki turun dari 2,61% menjadi 1,69% pada periode yang sama.

Penurunan angka buta aksara pada perempuan lebih cepat secara absolut, namun kesenjangan gender masih terlihat jelas. Pada 2025, s2 masih 3,65% sementara s1 hanya 1,69%, menunjukkan perlunya intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan akses pendidikan perempuan.