DataStacked Bar Chart

Angka Partisipasi Murni (APM) SD/sederajat Perdesaan Menurut Jenis Kelamin Indonesia 2015 - 2025

Diperbarui

APM SD perdesaan perempuan lebih tinggi dari laki-laki

Sumber: BPS

Periode: 2015 - 2025

Cakupan: Indonesia

Update BPS: 2025-12-12

Visualisasi

  • APM Formal
  • APM
Klik titik atau batang untuk melihat nilaiStacked Bar Chart

Keterangan

Angka Partisipasi Murni (APM) SD/sederajat mengukur proporsi anak usia 7–12 tahun yang bersekolah di jenjang SD/sederajat terhadap seluruh anak pada kelompok usia tersebut. Data ini mencakup wilayah perdesaan di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2025, dipisahkan berdasarkan jenis kelamin laki-laki (s1) dan perempuan (s2), tanpa satuan khusus karena merupakan persentase.

Selama periode 2015–2025, APM SD perdesaan untuk laki-laki dan perempuan cenderung stabil di kisaran 96%–97,7%. Nilai tertinggi tercatat pada 2022, yaitu laki-laki 97,64% dan perempuan 97,72%, sedangkan terendah pada 2015 (laki-laki 96,06%, perempuan 96,64%). Pada 2025, APM menurun menjadi 96,45% (laki-laki) dan 96,50% (perempuan), mendekati level 2015.

Secara konsisten, APM perempuan selalu sedikit lebih tinggi daripada laki-laki sepanjang tahun, dengan selisih maksimal 0,58 poin pada 2015. Penurunan signifikan pada 2025 mengindikasikan tantangan akses pendidikan di perdesaan, terutama bagi laki-laki, yang perlu diwaspadai untuk menjaga partisipasi universal.