Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/sederajat Perdesaan Menurut Jenis Kelamin Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
- APM Formal
- APM
Keterangan
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/sederajat perdesaan mengukur proporsi penduduk usia 13–15 tahun yang bersekolah di jenjang yang sesuai, tanpa memperhitungkan status tempat tinggal. Data dari BPS (Susenas) disajikan dalam satuan persen, mencakup periode 2015–2025 untuk laki-laki (s1) dan perempuan (s2).
Sepanjang 2015–2025, APM perdesaan menunjukkan tren peningkatan, dari 72,7% (laki-laki) dan 73,07% (perempuan) pada 2015 menjadi 77,58% dan 78,14% pada 2025. Puncak tertinggi terjadi pada 2024, dengan APM laki-laki 78,62% dan perempuan 78,71%. Kesenjangan gender sangat kecil, dengan selisih maksimal hanya 0,56 poin pada 2025.
Peningkatan APM mencerminkan perbaikan akses pendidikan di perdesaan, meskipun masih di bawah target universal. Stagnasi ringan pada 2021 dan 2025 perlu diwaspadai sebagai dampak faktor ekonomi atau demografi. Perempuan konsisten unggul tipis, mengindikasikan partisipasi setara yang perlu dijaga.