Angka Partisipasi Murni (APM) SM/sederajat Perkotaan Menurut Jenis Kelamin Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
- APM Formal
- APM
Keterangan
Angka Partisipasi Murni (APM) SM/sederajat mengukur proporsi penduduk usia sekolah (16-18 tahun) yang masih bersekolah di jenjang yang sesuai, tanpa memperhitungkan keterlambatan atau percepatan. Data ini mencakup wilayah perkotaan Indonesia dari tahun 2015 hingga 2025, dipisahkan berdasarkan jenis kelamin.
Selama periode 2015-2025, APM perempuan konsisten lebih tinggi daripada laki-laki, dengan selisih berkisar antara 0,09 hingga 0,79 poin. Puncak APM terjadi pada 2023, di mana laki-laki mencapai 83,45% dan perempuan 83,54%. Namun, pada 2025 terjadi penurunan signifikan: laki-laki turun menjadi 81,27% (turun 2,18 poin dari 2023) dan perempuan menjadi 82,06% (turun 1,48 poin).
Tren ini menunjukkan bahwa partisipasi pendidikan perempuan di perkotaan secara konsisten lebih baik, meskipun selisihnya relatif kecil. Penurunan tajam pada 2025 perlu diwaspadai sebagai indikasi tantangan akses atau daya tampung, terutama bagi laki-laki yang penurunannya lebih besar.