NTPH (Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Hortikultura) Menurut Provinsi Indonesia 2019 - 2025
Visualisasi
- 2019
- 2020
- 2021
- 2022
- 2023
- 2024
- 2025
Keterangan
Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Hortikultura (NTPH) mengukur daya beli petani hortikultura dengan membandingkan indeks harga yang diterima petani (IT) dengan indeks harga yang dibayar petani (IB). Data ini mencakup seluruh provinsi di Indonesia dengan tahun dasar 2018=100, mulai Januari 2020.
Pada 2019 NTPH tercatat 100,18, kemudian meningkat menjadi 110,26 pada 2020 dan terus naik hingga 110,55 di 2021. Setelah sedikit turun ke 108,79 pada 2022, NTPH melonjak ke 129,3 pada 2023, 139,41 pada 2024, dan mencapai 157,13 pada 2025. Perubahan absolut dari 2019 ke 2025 sebesar +56,95 poin atau +56,85%, dengan lonjakan terakhir 2024-2025 sebesar +17,72 poin.
Kenaikan NTPH yang konsisten sejak 2022 mengindikasikan bahwa harga jual hasil hortikultura tumbuh lebih cepat dibandingkan biaya produksi dan konsumsi petani. Puncak tertinggi pada 2025 mencerminkan perbaikan kesejahteraan petani hortikultura secara nasional, meskipun perlu dicermati disparitas antarprovinsi.