Keputusan Menteri Pertanian Nomor 06/KPTS/PK.040/M/1/2020 Tahun 2020
- Nomor
- 06/KPTS/PK.040/M/1/2020
- Tahun
- 2020
- Ditetapkan
- Status
- Berlaku
- Pasal terindeks
- 1
Lembaga terkait
Isi peraturan
Memuat teks peraturan…
Memuat teks peraturan…
menetapkan Keputusan Menteri Pertanian tentang Pelepasan Rumpun Domba Bahtera Agrinak; MENTER!PERTANIAN DENGANRAHMAT TUHANYANGMAHAESA MengingatMenimbang KEPUTUSAN MENTER!PERTANIAN NOMOR 06/KPTS/PK.040/M/1/2020 TENTANG PELEPASAN RUMPUNDOMBABAHTERA AGRINAK MENTERI PERTANIAN PELEPASAN RUMPUN DOMBA BAHTERA AGRINAK. TENTANG PERTANIAN MEMUTUSKAN: KEPUTUSAN MENTE RI 1. Surat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Nomor B-1569/PV.220/H.5/11/2018 tanggal 26 November 2018, hal Permohonan Pelepasan Rumpun Domba Bahtera Agrinak; 2. Berita Acara Pembahasan Permohonan Pelepasan Rum pun Domba Bahtera Agrinak Nomor 17003/F2.1/ 12/2018 tanggal 13 Desember 2018; Permentan/SR.120/ 10/2014 tentang Penetapan dan Pelepasan Rumpun atau Galur Hewan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1513); 6. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/ OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1243); 117/ Nomor Pertanian Menteri 5. Peraturan2009 tentang Peternakan clan Kesehatan Hewan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 338, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5619); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan Perbibitan Ternak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5260); 3. Peraturan Nomor 45 Tahun 2015 tentang Kementerian Pertanian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 85); 4. Peraturan Nomor 68 Tahun 2019 ten tang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 203); MenetapkanMemperhatikan SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada Yth.: 1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; 2. Menteri Dalam Negeri; SYAHRUL YASIN LIMPOMENTER!PERTANIANREPUBLIK IN~A,Ditetapkan di Jakartapada tanggal 03 Januari 2020 Keputusan Menteri mi mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. KEEMPAT Rumpun domba Bahtera Agrinak sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dihasilkan melalui kegiatan pemuliaan oleh:1. Dr. Eko Handiwirawan; 2. Ir. Bambang Setiadi, M.S.; 3. Prof. Dr. Ir. Subandriyo, M.Sc.; 4. Prof. Dr. Ir. Ismeth Inounou, M.S.; 5. Dr. Ir. Bess Tiesnamurti, M.Sc.; 6. Ir. Meruwald Doloksaribu; dan 7. Ir. Endang Romjali, M.Sc., Ph.D. KETIGA Rumpun domba Bahtera Agrinak sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATUdilepas dengan deskripsi rumpuntercantum dalam Lampiran yang merupakan dari Keputusan Menteri ini. KEDUA Melepas rumpun domba Bahtera Agrinak yang telah memenuhi syarat baru, unik, seragam, dan stabil, serta ketentuan pemberian nama, sebagai rumpun baru domba unggul Indonesia. KESATU SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada Yth.: 1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; 2. Menteri Dalam Negeri; SYAHRUL YASIN LIMPO MENTERIPERTANIANREPUBLIK !NOON~ ~ Ditetapkan di Jakartapada tanggal 03 Januari 2020 Keputusan Menteri mi mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. KEEMPAT Rumpun domba Bahtera Agrinak sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dihasilkan melalui kegiatan pemuliaan oleh:1. Dr. Eko Handiwirawan; 2. Ir. Bambang Setiadi, M.S.; 3. Prof. Dr. Ir. Subandriyo, M.Sc.; 4. Prof. Dr. Ir. Ismeth Inounou, M.S.; 5. Dr. Ir. Bess Tiesnamurti, M.Sc.; 6. Ir. Meruwald Doloksaribu; dan 7. Ir. Endang Romjali, M.Sc., Ph.D. KETIGA Rumpun domba Bahtera Agrinak sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dilepas dengan deskripsi rumpun tercantum dalam Lampiran yang merupakan terpisahkan dari Keputusan Menteri ini. KEDUA Melepas rumpun domba Bahtera Agrinak yang telah memenuhi syarat baru, unik, seragam, dan stabil, serta ketentuan pemberian nama, sebagai rumpun baru domba unggul Indonesia. KESATU Badan 3. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; 4. Menteri Negara Riset, Teknologi,dan Pendidikan Tinggi; 5. Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan; 6. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional; 7. Pimpinan Unit Kerja Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian; 8. Gubernur seluruh Indonesia; dan 9. Bupati/Wali kota seluruh Indonesia. : 53,7 ± 4,2. : 63,1 ± 4,9. 2) Tinggi pundak (cm) 3) Lingkar dada (cm) a. Ukuran jantan (umur 2 tahun) 1) Panjang badan (cm) : 55,6 ± 3, 1. 2) Tinggi pundak (cm) : 60,2 ± 5,0. 3) Lingkar dada (cm) : 69,7 ± 4,6. b. Ukuran betina (umur 2 tahun)1) Panjang badan (cm) : 48,9 ± 3,8. sebagian besar (80%) bertanduk.tidak bertanduk. : rata dan agak meruncing.: oval, garis punggung lurus agak cekung.: medium, mengarah ke samping. warna cokelat muda sampai dominan cokelattua.campuran dua warna.hi tam. 2) Pola 3) Belang b. Bentuk1) Profil muka 2) Bentuk badan 3) Telinga 4) Tanduka) Jan tan b) Betina Sifat Kuantitatif 2. 1) Tubuh Deskripsi Rumpun Domba Bahtera Agrinak dengan karakteristik sebagai berikut:1. Sifat Kualitatif (dewasa)a. Warna DESKRIPSI RUMPUNDOMBABAHTERAAGRINAK LAMPIRANKEPUTUSAN MENTER! PERTANIANREPUBLIK INDONESIANOMOR 06/KPTS/PK.040/M/1/2020 TENT ANG PELEPASANRUMPUNDOMBABAHTERAAGRINAK Agrinak menunjukkan bahwa bobot badan menurut umur dan produktivitas induk, relatif seragam dengan koefisien variasi dibawah 10%. b. Unik a. Baru Rumpun Domba Bahtera Agrinak hasil pemuliaan dengan komposisi genetik 50% Domba Barbados Blackbelly dan 50% Domba Lokal Sumatera.Domba Bahtera Agrinak jantan umumnya bertanduk,warna tubuh dominan coklat tua, sedangkan domba betina tidak bertanduk, warna tubuh dominan coklat muda yang tidak ditemukan pada Domba Lokal Sumatera. Bobot badan Domba Bahtera Agrinak pada umur yang sama lebih besar dibanding Domba Lokal Sumatera. c. Seragam Basil seleksi yang terarah terhadap Domba Bahtera 3. Baru, Unik, Seragam, dan Stabil (BUSS) 1,47 ± 0,06 sekelahiran (ekor/induk).0,86 semen/ejakulasi (ml).308,5 ± 7,8. 1) Rataanjumlah anak 2) Rataan produksi 3) Umur pubertas (hari) e.d.c. Bobot badan jantan 1) Lahir (kg/ ekor) 2,22 ± 0,06. 2) Sapih(kg/ ekor) 11,35 ± 0,37. 3) 6 bulan (kg/ ekor) 15,40 ± 0,45. 4) 9 bulan (kg/ ekor) 18,61 ± 0,55. 5) 12 bulan (kg/ ekor) : 21,76 ± 0,61. Bobot badan betina 1) Lahir (kg/ ekor) 2,27 ± 0,06. 2) Sapih (kg/ ekor) 9,06 ± 0,25. 3) 6 bulan (kg/ ekor) 11,75 ± 0,30. 4) 9 bulan (kg/ ekor) 14,47 ± 0,38. 5) 12 bulan (kg/ ekor) : 17 ,02 ± 0,45. Sifat reproduksi MENTER! PERTANIANREPUBLIK INDONESIA, Hasil penelitian selama 6 generasi dan pengamatan lapang menunjukkan bahwa Domba Bahtera Agrinak setelah dikembangbiakkan menghasilkan performa yang stabil. d. Stabil
Membuka PDF…