Peraturan Bupati 1n1 mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Sebagai unit pelaksana teknis, penyusunan rencana strategis Puskesmas mengacu kepada Rencana Strategis Dinas Kesehatan dan menyesuaikan dengan kondisi sumber daya, lingkungan (biologi, psikologi, sosial, budaya), kebutuhan masyarakat dan peran masyarakat di wilayah kerja Puskesmas. Penyusunan rencana strategis Puskesmas dalam rangka penerapan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK-BLUD) dilaksanakan oleh tim perencanaan tingkat Puskesmas yang ditunjuk oleh Kepala Puskesmas melalui Keputusan Kepala Puskesmas. Setiap tahun rencana tersebut akan dibuat target kinerja dan dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala dan berkesinambungan serta jika perlu dilakukan juga perubahan rencana sesuai dengan perubahan situasi dan kebijakan. Puskesmas dalam menjalankan fungsinya perlu memiliki arah dan rencana yang jelas sesuai dengan visi pembangunan kesehatan di daerah. Arah dan rencana tersebut dituangkan dalam indikator kinerja dan target yang akan dicapai dalam periode waktu tertentu. Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang menyelenggarakan sebagian dari tugas teknis operasional Dinas Kesehatan dan ujung tombak pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 ten tang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Puskesmas mempunyai fungsi sebagai penyelenggara Upaya Kesehatan Masyarakat tingkat pertama dan Upaya Kesehatan Perseorangan tingkat pertama. A. LATARBELAKANG Dasar Hukum penyusunan Rencana Strategis BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi adalah sebagai berikut:
a.Sebagai salah satu syarat administratif untuk menerapkan pengelolaan PPK-BLUD;
b.Menjelaskan gambaran kondisi BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi dan sebagai Road Map dalam mengarahkan kebijakan alokasi sumber daya Puskesmas untuk pencapaian tujuan Organisasi;
c.Sebagai pedoman alat pengendalian terhadap penggunaan anggaran BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi;
d.Tersedianya satu tolak ukur untuk mengukur pencapaian kinerja tahunan, sesuai dengan arah kebijakan operasional BLUD;
e.Untuk mempersatukan langkah dan gerak serta komitmen seluruh staf BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi, meningkatkan kinerja sesuai standar manajemen dan standar mutu layanan yang telah ditargetkan dalam dokumen perencanaan. C. TUJUAN PENYUSUNANRENCANASTRATEGIS Rencana Strategis BLUD Puskesmas ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah. Sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Kepala Daerah, Rencana Strategis BLUD Puskesmas tersebut disusun dan ditandatangani oleh Pimpinan BLUD Puskesmas untuk maju dalam tahap selanjutnya yaitu penilaian. Rencana Strategis Puskesmas memuat antara lain:
a.Rencana pengembangan layanan;
b.Strategi dan arah kebijakan;
c.Rencana program dan kegiatan; dan
d.Rencana keuangan. Berdasarkan Pasal 41 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah, rencana strategis pada BLUD adalah untuk perencanaan 5 (lima) tahunan yang disusun untuk menjelaskan strategi pengelolaan BLUD dengan mempertimbangkan alokasi sumber daya dan kinerja dengan menggunakan teknik analisis bisnis. B. PENGERTIANRENCANASTRATEGIS F KOO BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI RENCANA INDIKATOR KINERJA DAN PENDANAAN PROGRAM BAB VII KINERJA PELAYANAN BIDANG URUSAN BAB VIII PENUTUP BAB IV TUJUAN DAN SASARAN A. TUJUAN RENCANA PENGEMBANGAN LAYANAN B. SASARAN SASARAN PENGEMBANGAN LAYANAN BAB III PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS PUSKESMAS A. IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT B. TELAHAAN VISI, MISI DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH C. TELAHAAN RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN KABUPATEN KONAWE D. TELAHAAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP E. ISU STRATEGIS F. RENCANA PENGEMBANGAN LAYANAN BAB II GAMBARAN PELAYANAN PUSKESMAS A. KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI B. GAMBARAN ORGANISASI PUSKESMAS C. KINERJA PELAYANAN PUSKESMAS F. SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penyusunan dokumen Rencana Strategis BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi adalah sebagai berikut: E. PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS
6.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah;
7.Peraturan Bupati Konawe Nomor 12 tahun 2024 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Konawe; 8.Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 061/2911/SJ Tahun 2016 tentang Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
1.Upaya Kesehatan Perseorangan tingkat pertama yang menjadi tanggungjawab BLUDUPTDPuskesmas Wawotobimeliputi:
a.Pelayanan Pendaftaran dan Rekam Medis;
b.Pelayanan Tindakan dan Gawat Darurat;
c.Pelayanan Rawat Jalan: 1) Pelayanan Pemeriksaan Umum; 2) Pelayanan Pemeriksaan Gigi dan Mulut; 3) Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Pelayanan Keluarga Berencana; 4) Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Anak, Imunisasi dan MTBS; 5) Pelayanan Konseling KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi); 6) Pelayanan Laboratorium; 7) Pelayanan Farmasi; dan 8) Pelayanan Persalinan. BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi sesuai dengan Permenkes RI Nomor 43 Tahun 2019 ten tang Pusat Kesehatan Masyarakat adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Puskesmas mempunyai fungsi sebagai:
a.Penyelenggara Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) tingkat pertama di wilayah kerja.
b.Penyelenggara Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)tingkat pertama di wilayah kerja. Wilayah kerja Puskesmas Wawotobi merupakan kawasan perkotaan dengan jumlah penduduk yang padat dengan jumlah penduduk yang terus berkembang. Pada tahun 2024 BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi memperoleh akreditas FKTPdengan status akreditasi paripurna. BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi berlokasi di Jl. Poros Kendari Kolaka, Kelurahan Wawotobi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe, dengan wilayah kerja sebanyak 13 Desa/Kelurahan. BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi didukung jejaring dibawahnya sebanyak 13 Posyandu Balita serta 13 Posyandu Lansia. BLUDUPTDPuskesmas Wawotobi merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan upaya kesehatan di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Berdasarkan karakteristik wilayah, BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi merupakan puskesmas kawasan perkotaan, sedangkan berdasarkan kemampuan penyelenggaraan termasuk dalam kategori Puskesmas Rawat Inap. A. KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI BLUD UPTD PUSKESMAS WAWOTOBI
b.Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan 1) Pelayanan Perawatan Kesehatan Masyarakat; 2) Pelayanan Kesehatan Jiwa; 3) Pelayanan Kesehatan Gigidan Mulut Masyarakat; 4) Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Komplementer; 5) Pelayanan Kesehatan Kerja dan Olah Raga; dan 6) Pelayanan Kesehatan Lansia.
2.Upaya Kesehatan Masyarakat tingkat pertama yang menjadi tanggung jawab BLUDUPTDPuskesmas Wawotobimeliputi:
a.Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial 1) Pelayanan Promosi Kesehatan; 2) Pelayanan Kesehatan Lingkungan; 3) Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana dan Lansia; 4) Pelayanan Gizi Masyarakat; dan 5) Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit: a) Pencegahan dan pengendalian penyakit Diare; b) Pencegahan dan pengendalian penyakit ISPA; c) Pencegahan dan pengendalian penyakit Kusta; d) Pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis; e) Pencegahan dan pengendalian penyakit HIV/AIDS; f) Pencegahan dan pengenda1ian penyakit Demam Berdarah Dengue; g) Pencegahan dan pengendalian penyakit Malaria; h) Pencegahan dan pengendalian penyakit Hepatitis; i) Pencegahan dan pengendalian penyakit Kecacingan; j) Imunisasi; k) Pengamatan Penyakit ( Surveilans Epidemiology); dan 1) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). F KOO '1r t t PA ~--llUll414-r.t.HCCA____, ~--•-*"'__""_.._"'_.. _._c_1._uu.ut__ _,, ~--(U-'"°_-_._.._" .ui_...J L_j IUC>AHAA,.l UAA!fO ~l._____--J ICOOllOINATOlt tlO>.H OCSA kOOOlNATOlt "'1STV " \Alt,S,\l(A r N041'TA.U.lf O,UI •tlCANMIOIS "'-AUANt. UGO .ST .. ,,.Olllt,UI ic,rn,1 sue llM;lt.H '"'" USA.Kl. ..... ,1_ nuu. ,. "" "Ktl. IIU OAH Ila ~ , ..... ._ • ...,...,. lll&.J.C.M&t.uit ti.U~"""""ft o; l(lN:AA•At ltlJ.I KAr AHM.\STAAUf B. GAMBARAN ORGANISASI PUSKESMAS WAWOTOBI
1.Struktur Organisasi F KOO v~1
b.Kepala Sub Bagian Tata usaha mempunyai tugas: 1) Mengkoordinasikan penyusunan RBA; 2) Menyiapkan DPA BLUD; 3) Melakukan pengelolaan dan pendapatan dan Biaya; 4) Menyelenggarakan pengelolaan kas; 5) Melakukan pengelolaan utang piutang; 6) Menyusun kebijakan pengelolaan barang, asset tetap dan investasi; 7) Menyelenggarakan sistem informasi manajemen keuangan; 8) Menyelenggarakan urusan umum 9) Menyelenggarakan urusan kepegawaian 10) Menyelenggarakan urusan keuangan 11) Menyelenggarakan urusan perencanaan dan evaluasi 12) Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas satuan organisasi 13) Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Subbagian Tata Usaha. Uraian tugas masing-masing struktur yang terdapat dalam bagan organisasi seperti diuraikan di atas adalah sebagai berikut:
a.Pimpinan BLUD Puskesmas mempunyai tugas: 1) Memimpin, mengarahkan, membina, mengawasi, mengendalikan, dan mengevaluasi, menyelenggaraan kegiatan BLUD; 2) Menyusun renstra bisnis BLUD; 3) Menyiapkan RBA; 4) Mengusulkan calon pejabat pengelola keuangan dan pejabat teknis kepada kepala daerah sesuai ketentuan; 5) Menetapkan pejabat lainnya sesuai kebutuhan BLUD selain pejabat yang telah ditetapkan dengan peraturan perundanganundangan; dan 6) Menyampaikan dan mempertanggungjawabkan kinerja operasional serta keuangan BLUD kepada kepala daerah.
c.Pejabat Teknis, yang terdiri dari: 1) Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP), Kefarmasian dan Laboratorium. 2) Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) bertanggung jawab membantu Pimpinan BLUD Puskesmas dalam mengkoordinasikan kegiatan Pelaksanaan Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial dan Pengembangan. 3) Penanggung Jawab Jaringan Pelayanan dan Jejaring Pelayanan. Tugas dan Fungsi
a.Kepala Puskesmas sebagai pimpinan BLUD UPTD Puskesmas.
b.Kepala Sub Bagian Tata Usaha sebagai Pejabat Keuangan yang bertanggung jawab membantu Pimpinan BLUD Puskesmas dalam pengelolaan Keuangan, Umum dan Kepegawaian serta Perencanaan dan Pelaporan, Terdiri dari pengelolaan: 1) Sistem Informasi; 2) Kepegawaian; 3) Perencanaan; 4) Rumah Tangga; 5) Bendahara Pengeluaran Pembantu; 6) Bendahara Penerimaan; 7) Bendahara Dana; dan 8) Bendahara Barang.
a.Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia di BLVD VPTD Puskesmas Wawotobi meliputi tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan. BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi sudah memenuhi tenaga dokter, dokter gigi, tenaga kefarmasian, perekam medis, Ahli Teknologi Laboratorium Medik, Tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan lingkungan dan nutrisonis. Tetapi masih ada kekurangan jumlah dokter, jumlah bidan, tenaga administrasi, tenaga kebersihan dan sopir. Sebagian besar tenaga kesehatan berstatus PNS. Profil ketenagaan di BLVD VPTD Puskesmas Wawotobi dapat dilihat pada tabel berikut:
2.Sumber Daya Manusia
e.Penanggung Jawab Jaringan Pelayanan Puskesmas dan Jejaring Fasyankes. 1) Mengkoordinasikan kegiatan VKM dan VKP di jaringan pelayanan kesehatan; 2) Melakukan monitoring/pemantauan pelaksanaan kegiatan VKM dan VKP, kepatuhan prosedur dan analisis kegiatan VKM dan VKP di jaringan pelayanan kesehatan; 3) Melakukan evaluasi capaian kinerja dan mutu UKM dan UKP di jaringan pelayanan kesehatan; 4) Melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan di jejaring pelayanan kesehatan; dan 5) Melaporkan kepada Kepala BLUD VPTD Puskesmas.
d.Penanggung Jawab Pelayanan Kesehatan Masyarakat (UKM). 1) Mengkoordinasikan kegiatan UKM Esensial dan Pengembangan BLUD Puskesmas; 2) Melakukan monitoring/pemantauan pelaksanaan kegiatan, kepatuhan prosedur dan analisis kegiatan VKM Esensial dan Pengembangan BLVD Puskesmas; 3) Melakukan evaluasi capaian kinerja dan mutu kegiatan UKM Esensial dan Pengembangan BLVD Puskesmas; dan 4) Melaporkan kepada Kepala Puskesmas.
c.Penanggung Jawab Pelayanan Usaha Kesehatan Perorangan (UKP), Kefarmasian dan Laboratorium 1) Mengkoordinasikan kegiatan UKP, Kefarmasian dan Laboratorium BLUD Puskesmas; 2) Melakukan monitoring/pemantauan pelaksanaan pelayanan, kepatuhan prosedur dan analisis kegiatan pelayanan UKP, Kefarmasian dan Laboratorium; 3) Melakukan evaluasi capaian kinerja dan mutu pelayanan UKP, Kefarmasian dan Laboratorium; dan 4) Melaporkan kepada Kepala Puskesmas. ~t-, t ------------- __, Standar Status Jumlah Kesenjangan No. Jenis Tenaga Kebutuhan NON Tenaga PNS P3K ASN
1.DOKTER 2 1 - 2 3 +1
2.DOKTER GIGI 3 1 - - 1 -2 3. DIII TERAPIS GIGI 2 1 1 2- 4. D4 / S 1 TERAPIS 1 1 1 GIGI - -
5.APOTEKER 2 1 - - 1 -1
6.DIII FARMASI 2 - 2 - 2
7.Sl FARMASI 2 2 - 2 4 +2
8.Sl KESMAS 7 11 3 - 14 +7
9.Sl KESLING 1 - 1 - 1
10.82 KESLING 1 - - - - Sl +3
11.EPIDEMIOLOG 1 2 2 - 4
12.DIII PERAWAT 39 9 26 7 42 +3
13.Sl PERAWAT 4 2 2 0 4
14.PROFESINERS 3 3 - - 3
15.DIII BIDAN 22 3 15 15 33 +11
16.DIV /Sl BIDAN 4 6 1 2 9 +2
17.PROFESI BIDAN 4 7 - - 7 +2 D3
18.NUTRISIONIS 3 2 2 - 4 +1 19. D4/Sl 2 2 +1 NUTRISIONIS - 1 3 20. DIII ANALIS +l KESEHATAN 1 - 1 1 2 21. DIV ANALIS 1 1 1 2 +1 KESEHATAN -
22.Sl PROMKES 1 - - - - -1 23. ADMINISTRASI UMUM 4 3 1 - 4 24. ADMINISTRASI -1 KEUANGAN 1 - - - - Tabel 2.1 Profil Ketenagaan BLUD UPfD Puskesrnas Wawotobi Jenis Kondisi awal Jumlah (Rp) No Pendapatan 2024 2025 2026 2027
1.Pendapatan 1.047.790.011,00 1.172.569.012,10 1.289.825.913,31 1.418.808.504,64 Lavanan Retribusi 0 20.000.000,00 22.000.000,00 24.200.000,00 Kapitasi 1.014.990.011,00 1.116.489.012, 10 1.228.137.913,31 1.350. 951. 704 ,64 JKN Non 32.800.000,00 36.080.000,00 39.688.000,00 43.656.800,00 Kapitasi JKN 2. Operasional 30.000.000,00 33.000.000,00 36.300.000,00 39.930.000,00 APBD Bantuan
3.Operasional 900.000.000,00 990.000.000,00 1.089.000.000,00 1.197.900.000,00 Kesehatan JUMLAH 1.977.790.011,00 2.195.569.012, 10 2.415.125.913,31 2.656.638.504,64 Tabel 2 .3 Rencana Pendapatan BLUDUPTDPuskesmas Wawotobi Tahun 2025-2027
c.Rencana Pendapatan Kondisi Jumlah/ No. Sarana Kecukupan Rusak Rusak Baik Sedan2 Berat 1 Gedung Puskesmas 2 2 0 0 2 Gedung Pustu 1 1 0 0 3 Gedung Poskesdes 0 0 0 0 4 Mobil Operasional 1 0 0 1 5 Mobil Puskesmas Keliling 0 0 0 0 6 Ambulans 0 0 0 0 7 Mobil Jenazah 0 0 0 0 8 Motor Operasional 1 1 0 0 9 Al.at Kesehatan 847 687 60 100 Tabel 2.2 Sarana Prasana BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi
b.Sumber Daya Sarana Prasarana Sarana dan prasarana BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi cukup lengkap dengan kondisi gedung yang baru dibangun pada tahun 2021. Beberapa sarana masih perlu perhatian karena mengalami kerusakan sedang. BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi belum memiliki mobil jenazah dan ambulans yang memadai meskipun memiliki pelayanan 24 jam dan melayani rujukan kegawatdaruratan. Dalam Rupiah Kode Uraiall 202S 2024 % Reltenlng Kelllllkan I PenurUJlall KEGIATAN OPERASIONAL 8 BEBAN 1109.611.623,00 1.893.969.SSS,OO (1.384.3157.962,00) rT3,09 8.1 BEBAN OPERAS! 509.611.623,00 1.893.969.5815,00 1.384.357.962,00) 73,09 8.1.02 Bcban Bamng dan Jasa 509.611.623,00 1.893.969.585.00 1.384.357. 962.00) 73,09 8.1.02.01 Bcban Bamng 38.724.052,00 1313. 706.306,00 ~274.982.254,00) 87.65 8.1.02.01.01 Bcban Bamng Pakai Habis 38.724.052,00 !313.706.306,00 ~274.982.254,00) 87,65 8.1.02.01.01.0004 Bcban Bahan-Bahan Bakar dan 1'1,Jumas 1.848 .000,00 o.oo 1.848.000,00 100.00 8.1.02.01.01.0012 Bcban Bahan-Bahan Lainnya 0,00 I I 8.36 J.000.00 '118.36 J.000,00) 100,00
8.l.02.0l.Ol.0013 Bcban Suku Cadang-Suku Cadang Ala.t Angkutan 649.000,00 o.oo "49.000,00 100,00 8.1.02.01.0J.0026 Bcban Ala.t/ Bahnn untuk Kcgiatan Kantor- Bahan Cctak 12.000,00 0,00 12.000,00 100,00
8.l.02.0l.01.0037 Bcban Obat-Obatan-Obat o.oo 81.397.879,00 ,81.397.879,00) 100,00
8.l.02.0J.01.0038 Bcban Obat-Obatan-Obat-Obatan Lainnya 12o.59l.052,00 68.335.427,00 47.744.375,00) ~9.86 8.1.02.0l.01.0052 Bcban Makanan dan Minumao Rapat o.oo 45.612.000,00 45.612.000,00) 100,00
8.l.02.0J.01.0056 Bcban Makanan dan Minuman pada Fasilita3 Pelayauan Urusnn Kcschatan 15.624.000,00 0,00 15.624.000,00 100,00 8.1.02.02 Bcban Jasa 1368.347 .571,00 l.09 J.428.279,00 (723.080.708,00) 66,25 8.1.02.02.01 Bcban Jasa Kantor 1368.347 .571.00 1.091.428.279,00 (723.080. 708,00) 66,25 8.1.02.02.01.0014 Bcban Jasa Tenaga Kesehatan 1361.347.571,00 1.090.298. 229,00 (728.950.658,00) 66,85 8.1.02.02.01.0061 Bcban Tagiban Listrik ~.000.000,00 0,00 2.000.000,00 100,00
8.l.02.02.01.0063 Bcban K»wat/ Fakshnill/ lntcmet/TV Bcrlangganan p.000.000,00 1. 130.050,00 3.869.950,00 342,45 8.1.02.04 Bcban Pcrjalauan Dinas 102.540.000,00 1488.835.000,00 ~386.295.000,00) 79,02 8.1.02.04.01 Dcban Pcrjalanan Dinas Dalam Dacrab 102.540.000,00 1488.835.000,00 K386. zss.ooo.ooj 79,02 8.1.02.04.01.0003 Dcban Perjalauan Dinas Dalam Kota 102.540.000,00 1488.835.000,00 ~386.295.000,00) rT9,02 JUMLAH BEBAN OPERAS! 1509.611.623,00 1.893.969.15815,00 ~1.384.357.962,00) ~.09 JUMLAH BEBAN 509.611.623,00 1.893.969.15815,00 ~1.384.3157.962,00) rT3,09 )R SURPLUS/DEVIBIT-LO 509.611.623,00) jl.893.969.5815,001 1.384.357.962,00 YA r73,0!I-C I\U~ - - f r
1.Proyeksi Kinerja Keuangan
a.Laporan Operasional C. KINERJA PELAYANAN PUSKESMAS Dalam Rupiah Kode Rekening Uraian 2025 2024 1 ASET (2.063.996.290,00) (1.573.293.667,00) 1.1 ASETLANCAR (2.071.081.290,00) (1.580.378.667,00) 1.1.01 Kas dan Setara Kas (2.071.081.290,00) ( 1.580.378.667,00) 1.1.01.06 Kas Dana Kapitasi pada FKTP ( 1.372.063.005,00) ( 1.023.935.004,00) 1.1.01.06.01 Kas Dana Kapitasi pada FKTP (1.372.063.005,00) ( 1.023.935.004,00) 1.1.01.07 Kas Lainnya 48.100.000,00 48.100.000,00 1.1.01.07 .01 Kas Lainnya 48.100.000,00 48.100.000,00 1.1.01.11 Kas Dana BOK Puskesmas (747.118.285,00) (604.543.663,00) 1.1.01.11.01 Kas Dana BOK Puskesmas (747.118.285,00) (604.543.663,00) JUMLAH ASET LANCAR (2.071.081.290,00) (1.580.378.667,00) 1.3 ASETTETAP 7.085.000,00 7.085.000,00 1.3.02 Peralatan dan Mesin 7.085.000,00 7.085.000,00 1.3.02.05 Alat Kantor dan Rumah Tangga 2. 700.000,00 2.700.000,00 1.3.02.05.03 Meja dan Kursi Kerja/Rapat Pejabat 2.700.000,00 2.700.000,00 1.3.02.07 Alat Kedokteran dan Kesehatan 815.000,00 815.000,00 1.3.02.07.02 Alat Kesehatan Umum 815.000,00 815.000,00 1.3.02.10 Komputer 3.570.000,00 3.570.000,00 1.3.02.10.01 Komputer Unit 3.570.000,00 3.570.000,00 JUMLAH ASET TETAP 7.085.000,00 7.085.000,00 JUMLAH ASET LAINNYA 0,00 0,00 JUMLAH PROPERTI INVESTASI 0,00 0,00 JUMLAHASET (2.063.996.290,00) ( 1.573.293.667,00) JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 0,00 r Tr, 0,00 JUMLAH KEWAJIBAN 0,00 I~ o,oo_
b.Neraca Per 1 Januari 2024 sampai 31 Desember 2024 3 EKUITAS (5.800.949.663,00) (5.310.247.040,00) 3.1 EKUITAS (5.800.949.663,00) (5.310.247.040,00) 3.1.01 Ekuitas (5.819.858.663,00) (5.310.247.040,00) 3.1.01.01 Ekuitas (5.310.247.040,00) (3.416.277.455,00) 3.1.01.01.01 Ekuitas (5.310.24 7 .040,00) (3.416.277.455,00) 3.1.01.02 Surplus/ Defisit-LO (509.611.623,00) (1.893.969.585,00) 3.1.01.02.01 Surplus/Defisit-LO (509 .611.623,00) (1.893.969.585,00) 3.1.03 Ekuitas untuk Dikonsolidasikan 18.909.000,00 0,00 3.1.03.01 RK PPKD 18.909.000,00 0,00 3.1.03.01.01 RKPPKD 18.909.000,00 0,00 JUMLAH EKUITAS (5.800.949.663,00) (5.310.247.040,00) JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS (5.800.949.663,00) (5.310.247.040,00) KODE REKENING URAIAN ANGGARAN REALISASI 2024 20.24 REALISASI 2023 5 = (4 I 3) * 100 1 2 3 4 6 5 BELANJA DAERAH 2,256, 158,000.00 1,812,571, 706.00 80.34 1, 726,236, 129.00 5.1 BELANJA OPERAS! 2,256, 158,000.00 1,812,571, 706.00 80.34 1,726,236, 129.00 5.1.02 Belanja Barang dan Jasa 2,256, 158,000.00 1,812,571,706.00 80.34 1,726,236, 129.00 5.1.02.01 Belanja Barang 351,500,000.00 232,308,427.00 66.09 329, 761,243.00 5.1.02.01.01 Belanja Barang Pakai Habis 351,500,000.00 232,308,427.00 66.09 329, 761,243.00 5.1.02.01.01.0004 Belanja Bahan-Bahan Lainnya 197,510,000.00 118,361,000.00 59.93 0.00 5.1.02.01.01.0012 Belanja Obat-Obatan-Obat-Obatan Lainnya 108,000,000.00 118,361,000.00 109.59 243,097,548.00 5.1.02.01.01.0013 Belanja Makanan dan Minuman Rapat 45,612,000.00 68,335,427 .00 149.82 36,983,695.00 5.1.02.01.01.0026 Belanja makan dan minuman Jamuan Tarnu 378,000.00 0.00 0.00 0.00 Belanja Makanan dan Minuman pada Fasilitas 5.1.02.01.01.0038 Pelayanan Urusan Kesehatan 0.00 0.00 0.00 41,490,000.00 5.1.02.01.01.0052 Belanja Makanan dan Minuman Aktivitas lapangan 0.00 0.00 0.00 8, 190,000.00 5.1.02.01.01.0056 Belanja Jasa 1,408,558,000.00 1,091,428,279.00 77.49 718, 758,386.00 5.1.02.02 Belanja Jasa Kantor 1,408,558,000.00 1,091,428,279.00 77.49 718, 758,386.00 5.1.02.02.01 Belanja Jasa Tenaga Kesehatan 1,407,358,000.00 1,090,298,229.00 77.47 712,847,386.00 5.1.02.02.01.0014 Belanja Jasa Kalibrasi 0.00 0.00 0.00 5,911,000.00 5.1.02.02.01.0061 Belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan 1,200,000.00 1, 130,050.00 94.17 0.00 Dalam RupiahPer 1 Januari 2024 sampai 31 Desember 2024
c.Laporan Realisasi Anggaran Indikator I Kondisi No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awal Target Target Target Jenis1 Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027 I Pendaftaran dan Rekam Medis Pendaftaran Input 1. Adanya Petugas Pendaftaran Ada Petugas Koordinator Ada Ada Ada Ada Pendaftaran Pendaftaran
2.Ketersediaan Pelaporan RME 100% 100% 100% 100% 100% Proses 1. Jam buka Pelayanan Setiap hari kerja : 100% 100% 100% 100% 08.00-12.00 Kecuali Jumat : 08:00- 10.00 Sabtu : 08.00- 11.30
2.Jangka Waktu Pelayanan s 15 Menit s 15 Menit 15 Menit 15 Menit 15 Menit - Pasien Baru s 10 Menit s 10 Menit 10 Menit 10 Menit 10 Menit - Pasien Lama Output Semua Pasien terdaftar di pendaftaran dan Rekam 100% 100% 100% 100 o/o 100% Medis Out- Kepuasan Pelanggan :!:85% 85% 90% 90% 90% come Pelayanan Rekam 1. Pemberi pelayanan rekam medis elektronik Sesuai persyarat Koordinator Ada Petugas 100% 100% 100%, Medis Input an Rekam Medis Rekam Medik
2.Jam buka pelayanan 24Jam 100% lOOo/o lOOo/o 100%
1.Waktu penyediaan dokurnen rekam medis rawat s 10 menit 10 Menit 100% 100% 100% Proses [alan
2.Waktu penyediaan dokumen rekarn medik s 15 menit 15 Menit 15 menit 15 menit 15 menit pelayanan rawat inap
1.Kelengkapan pengisian rekam rnedik 24 jam 100% 100%, 100% lOOo/o 100% setelah selesai pelayanan
2.Capaian SPM Puskesmas
a.Capaian SPM UKP Tabel 2.7 Kondisi Awal dan Target Kinerja SPM Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) BLUDUPTD Puskesmas Wawotobi Tahun 2024-2027 Indikator Kondisi No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awal Target Target Target Jenis Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027 Output 2. Kelengkapan Informed Concent setelah 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o mendapatkan informasi yangjelas Out- come 1. Kepuasan pelanggan 2'85% 85% 90% 90% 90% 2 Pelayanan Tindakan 1. Kemampuan menangani life saving 1000/o 30 orang hanya 5 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o dan Gawat Darurat Input prang yang
2.Ketersediaan Peralatan 1000/o iB'fCLS 1000/o 100% 1000/o 1000/o
3.Ketersediaan Obat 100% 90% 1000/o 1000/o 1000/o
4.Pemberi pelayanan kegawat- daruratan 1000/o 17% 1000/o 1000/o 1000/o bersertifikat (ATLS/BTLS/ ACLS/PPGD/ GELS) yang masih berlaku Proses 1. Jam buka Pelayanan Tindakan dan 24Jam 24Jam 24Jam 24Jam 24 Jam Gawat Darurat
2.Waktu tanggap pelayanan dokter di s 5 menit dilayani s 5 menit s 5 menit s 5 menit s 5 menit Gawat Darurat setelah pasien Datang
3.Kelengkapan pengisian informed consent 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o dalam 24 jam setelah selesai pelayanan Out- come 2' 700/o 80% 95% 95% 95% Kepuasan pasien 3 Pelayanan Rawat 100% Koordinator Unit 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o Jalan Input 1. Pemberi Pelayanan Umum Dokter RawatJalan 100% 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o
2.Pemberi Pelayanan Gigi dan Mulut dokter Gigi
3.Pemberi pelayanan Kesehatan Ibu dan 100% 100% 1000/o 1000/o 1000/o Keluarga Berencana bidan terlatih
4.Pemberian Pelayanan Kesehatan Anak, 100% 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o lmunisasi, dan MTBS Dokter
5.Pemberi Pelayanan Konseling KIE 1000/o 100% 1000/o 1000/o 1000/o (Komunikasi Informasi dan Edukasi] Dokter,Gizi, Fisioterapi Sesuai Rasio
6.Kecukupan Peralatan Pelayanan Umum 1000/o 800/o 1000/o 1000/o 1000/o Standar
7.Kecukupan 1000/o 75% 1000/o 100% 1000/o Peralatan Gigi Standar & Mulut I ~' 'l~ ' l ) lndikator Kondisi No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awai Target Target Target Jen is I Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027
8.Kecukupan Peralatan Pelayanan Kesehatan 100% 80% 100% 100% 100% lbu dan Pelayanan Keluarga Berencana Standar 08.00 s/d 12.00 Koordinator Unit 100% 100% 100% 100% Proses l. Jam buka pelayanan dengan ketentuan Setiap hari kerja RawatJalan kecuali Jum'at: 08.00- 10.30 Sabtu: 08.00- 11.30 -
2.Kepatuhan hand hygiene 100% 100% 100% 100% 100% .F 00 TLI ~ 3. Waktutunggu rawatjalan 515 5 15 Menit 5 15 Menit 5 15 Menit 515 Menit yl - t Men it
4.Jam buka pelayanan 08.00 s/d 100% 100% 100% 100% 12.30 ~
5.Penegakan Diagnosis TB melalui 100% 100% 100% 100% 100% pemeriksaan mikroskopis di Laboratorium
6.Pasien Rawat Jalan TB yang ditangani 100% 100% 100% 100% 100% dengan strategi DOTS
7.Penyediaan rekam medis rawat jalan kurang 100% 100% 100% 100% 100% dari 15 menit
8.Kelengkapan pengisian rekam Medik 100% 100% 100% 100% 100%
9.Rasio gigi tetap yang ditambal terhadap gigi 100% 100% 100% 100% 100% yang dicabut JO. Bumi! yang mendapat perawatan kesehatan 100% 100% 100% 100% 100% gigi
11.Pelayanan Pemeriksaan dan 100% 100% 100% 100% 100% Kunjungan Pertama lbu Hamil (Kl)
12.Pelayanan Jbu Hamil (K4) 95% 90% 100% 100% 100%
13.Pelayanan ibu nifas 90% 94% 100% 100% 100%
14.Pelayanan neonatus Mumi( 90% 100% 100% 100% 100% Kesehatan Bayi)
15.Pelayanan kesehatan anak balita sakit 80% 100% 100% 100% 100% dilayani dengan MTBS lndikator Kondisi No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awal Target Target Target I Jenis I Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027
16.Pelayanan lmunisasi 90% 85% 100% 100% 100%
17.Pelayanan Keluarga Berencana (KB) 70% 70% 100% 100% 100%
1.Peresepan obat sesuai formularium 100% Koordinator 100 100% 100% 100% Unit Rawat Jalan
12.Pencatatan dan Pelaporan TB di 100% 100% 1000/o 100% 1000/o Puskesmas Output
3.Angka Kontak
4.Rasio Rujukan Rawat Jalan Non kurang dari 5% Kurang dari 5% kurang dari kurang dari kurang dari Spesialistik 5% 5% 5%
5.Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung ke FKTP (RPPB) ~- Semua pelanggan yang berobat ke UPG 1000/o 1000/o 1000/o 100% 1000/o dapat terlayani dengan baik Out- come Kepuasan pasien 2e 85%s 85% 2'90% 2'90% 2'90% 4 Pelayanan Input 1. Fasilitan dan peralatan Sesuai standar Koordinator 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o Laboratorium Puskesmas Laboratorium Proses 1. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium 30 menit 15 menit 15 menit 15 menit 15 menit
a.Hematologi (Analyzer) 15 menit 15 menit 15 menit 15 menit 15 menit
b.Golongan darah 5 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit 5 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit
c.Gula darah (POC1j 5 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit
d.Colesterol total 20 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit
e.Asam urat 30 menit 1 30 menit 1 30 menit 1 30 menit 1 30 menit 1
f.Rapid antigen jam jam jam jam jam 15 menit 15 menit 15 menit 15 rnenit 15 menit
g.Rapid antibody 5 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit
h.Microscopi urin 20 menit 30 menit 30 menit 30 menit 30 menit
i.Tes kehamilan 48jam 48jam 48jam 48jam 48jam
j.HbsAg (ROT) 24jam 24jam 24jam 24jam 24jam
k.Skrining HIV '~ I. BTA paru I l i~ I m. Malaria (RDT) 12. Tidak adanya kejadian tertukar Specimen 1000/o Koordinator - , - 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o y~h t Laboratorium 13. Kemampuan memeriksa HIV AIDS Rapid test 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o I lndikator Kondiai No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awal Target Target Target Jenia Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027 Tersedia tenaga dan 100% 100% 100% 100%
4.Kemampuan Mikroskopis TB Paru Peralatan
5.Kesesuaian jenis pelayanan laboratorium 100% 100% 100% 100% 100% dengan standar Output l. Tidak adanya kesalahan pemberian hasil lOOo/o 100% 100% 100"/o 100"/o pemeriksaan laboratorium
2.Kesesuaian hasil pemeriksaan balm lOOo/o 100% lOOo/o 100"/o lOOo/o mutu eksternal Out-come Kepuasan pelanggan 2:80% 85 90o/o 90% 90% 5 Pelayanan Input Ada Koordinator lOOo/o 100"/o lOOo/o 100% Pemeriksaan 1. Adanya Penanggung Jawab Pelayanan Pemeriksaan Khusus Pemeriksaan Khusus Khusus
2.Ketersediaan fasilitas dan Peralatan Sesuai Peraturan 100"/o 100"/o 100%, 100% Pemeriksaan Khusus Perundangan Proses 1. Kecepatan Pelayanan Pemeriksaan Pasien s 30 Menit Koordinator 30 Menit s 30 s 30 s 30 Menit Khusus TB, Pemeriksaan Menit Menit HEPATITIS, HIV, KUSTA Khusus
1.Tidak adanya kejadian tertukar Specimen lOOo/o lOOo/o 100"/o 100% 100%
2.Kesesuaian Jenis Pelayanan Rapid test 100% 100% lOOo/o 100"/o Laboratorium dengan standar Output 1. Tidak adanya kesalahan pemberian hasil 100% lOOo/o 100"/o 100"/o IOO"Ai pemeriksaan laboratorium
2.Semua Pasien Khusus TB, HEPATITIS, lOOo/o 100% lOO"Ai 100"/o lOO"Ai HIZ, KUSTA dilakukan Pemeriksaan Out-come 1. Kepuasan pelanggan 2:85% 85% 85% 85% 85% 6 Pelayanan Farmasi l. Pemberi pelayanan farmasi Sesuai standar Koordinator 100% 100"/o lOOo/o 100% Input Puskesmas Pelayanan Farrnasi
2.Fasilitas dan peralatan pelayanan Sesuai standar 100% 100"/o 100"/o 100"/o farrnasi
3.Kesesuaian ketersediaan obat dengan 100% 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o pola penyakit - ,~ 4. Ketersediaan formularium Tersedia dan 100% lOOo/o lOOo/o 100% F updated paling lama , 3 thn,_ ¥ .t" t - - Proses 1. Waktu tunggu pelayanan obat Jadi s 10-15 s 10-15 s 10-15 s 10-15 s 10-15 . I, lnclilcator Konclisi Jenia Pelayanan Standar p~ Awai Taraet Target Target No Jenis Uraian Jawab 2024 2025 2026 20'27 Menit Me nit men it Menit men it
12.Waktu tunggu pelayanan obat Racikan s 20 menit s 20 menit s 20 s 20 menit s 20 menit me nit Output Tidak adanya kejadian salah pemberian obat 100% 1000/o 1000/o 100"/o 1000/o Out- come ;,80% 85 ;,900/o ;,9()0/o ;,9()0/o Kepuasan pelanggan Input 1. Adanya Kebijakan untuk Pelayanan pasien Ada Kepala Ada Ada Ada Ada 7 Pelayanan Pasien iBPJS Puskesmas BPJS Proses 1. Waktu tunggu verifikasi kepesertaan Pasien s 15 menit Koordinator Unit s 15 menit s 15 s 15 menit s 15 menit BPJS Pendaftaran menit
2.Tidak adanya biaya tambahan yang ditagihkan 100% l 000/o I 000/o 1000/o I 000/o pada pasien BPJS Output 1. Semua pasien BPJS yang dilayani 100% 1000/o 1000/o 1000/o l 000/o Out-come Kepuasan Pelanggan ;, 800/o ;,85% ;,85% ;,85% :i:85% 8 Pelayanan Rawat !nap 100 % dokter Koordinator 1000/o 100 % dokter 100 % dokter 100% dokter Perawat,bidan Pelayanan Rawat Perawat,bid Perawat,bid an Perawat,bid an I. Pemberi pelayanan sesuai raaio !nap an sesuai sesuai raaio sesuai raaio rasic Input
2.Tempat tidur dengan Pengaman ]00% 1000/o 1000/o 1000/o 100%
3.Kamar mandi dengan pengaman pegangan 100% l 000/o 1000/o 100% 100% tangan
l.Dokter penanggung jawab pasien rawat inap 100% Koordinator 1000/o 1000/o 100% I 000/o Proses Pelayanan Rawat
2.Jam Visite Dokter 08.00 s/d lnap 100"/o 100% 1000/o lOOo/o 14.00
3.Kepatuhan hand hygiene lOOo/o 1000/o 1000/o 1000/o I OOo/o
4.Kelengkapan pengisian rekarn medik dalam 24 100% 1000/o 100% 1000/o lOOo/o jam
5.BOR 400/o 17,5% 50% 500/o 50% ~ 1---== 6. Tidak adanya 100% 1000/o 100% 1000/u JOOo/o '\ F I• I kejadian pasien I~ 1- . Jatuh - ,- ~ ...., t I I. Kejadian pulang sebelum dinyatakan sembuh* s5% s5% s5% s5% s5% I ' J lndlkator Ko ad Isl Awa! No Jenls PelayallAll standar Penuggung Jawab 2024 Target 2025 Target2026 Target 2027 JeJlis Uraiu - ~ Output 2. Kematian pasien "' 48 jam S QO.AJ Koonlinator 0% s0% •0% s0% Pclayanan Rawat lnap Out-come Kepuasan pasien "90% 95".4, 1000.ro 1000.ro 100% 9 Pclayanan . Keterscdiaan pclyanan ambulans II, mobil puskesmas 24jam Koonlinator Unit Gawat 24Jam 24Jam 24Jam 24Jam Ambulans/ keliling Darurat Puskesmas Kcliling Input
2.Penyedia pelayanan ambulans & mobil puskesmas Supir ambulans Arla ad.a Ada ada keliliug terlatih Proses
3.Kcccpatan memberikan pclayanan ambulans/ Puskel s 30 menit Koonlinator Unit Gawat s 30 menit s 30 menit s 30 menit s30 men.it Darurat
4.Waktu tanggap pelayanan ambulans/Puskel kepad.a s 30 menit s 30 menit s 30 menit s 30 menit s 30 menit masyarakat yang membutuhkan Output Tidak terjadinya kccclakaan ambulans/ Puskel yang 100% 1000/o 1000/o 100% 100% menyebabkan kecacatan/ kematian Out- co·me Kepuasan pelanggan >,80% 85% 90% 90% 90% 10 Pcngelolaan Limbab Input 1. Adanya Pcnanggung Jawab Limbah Puskesmas Ada Koordinator Unit Sanitasi Ada Ada Ada Ada
2.Ketersediaan Fasilitas dan Peralatan Pengelolaan Sesuai Peratura.n Limbab Padat Pcrundang- Undangan Proses Pengelolaan Limbab Padat Sesuai Pcraturan - Pcrundang- Undangan 11 Administrasi dan Input 1. Kelcogkapan Pengisian Jabatan 100% Koonlinator Tata Usaba 100% 100% 100% 100% Maoajemen I. Adanya Peraturan Kwyawan 100% 1000.ro 1000/o lO(JVo 100%
2.Manya Daftar Urutan Kepangkatan Karyawan 100% 100% 1000/o IOOo/o 100%
3.Adanya Rencana Pengembangan SDM 100% 100% 100% 100% 1000/o Proses I. Tindak Lanjut Penyelesaian Hasil Pertemuan 100% 100% 100% 100% 100%
2.Ketepatan Waktu Pengusulan Kenaikan Pangkat 100% 10(1% 100% 100% 100%
13.Ketepatan Waktu Pengurusan Gaji bcrkaJa 100*> Koordinator Tata Usaba 100% 100% rooss 100'/o 1-= 14. Pclaksanaan Rencana Pengembangan SDM IOOo/o 100% 100% 100'/o 100*> r~ F r~
15.Ketepatan Waktu Peyusunan Laporan Keuangan 100% 100'/o 100% 100'/o 100'/o I . - -. "r~ t I lndikator Kondisi No Jenis Pelayanan Standar Penanggung Awai Target Target Target Jenis Uraian Jawab 2024 2025 2026 2027 ~- Kecepatan Waktu Pemberian Informasi s 2jam 100"/o 100"/o 100"/o lOOo/o Tagihan Pasien Rawat !nap Output l. Cost recovery ;mOo/o 90% 90"/o 90% 90% !2. Kelengkapan Pelaporan Akuntabilitas 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o Kinerja ;3. Karyawan Mendapat Pelatihan 100"/o Koordinator Tata 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o Minimal 20 Jam/Tahun Usaha
4.Ketepatan Waktu pemberian insentif 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o sesuai kesepakatan W aktu 12 Perneliharaan Sarana Input 1. Adanya Penanggung Jawab Sarana SK Kepala Koordinator Ada Ada ada ada Pelayanan Puskesmas lnventaris Barang Proses 1. Ketepatan Waktu Pegecekan alat 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o Kesehatan Output 1. Alat Kesehatan yang dicek Setiap Bulan 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 13 Pencegahan dan Input 1. Ketersediaan APO ;i:60% Koordinator PP! 100"/o 100"/o 100"/o iooss Pengendalian lnfeksi Proses 1. Penggunaan APO saat Melaksanakan 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o Pelayanan ...... Poli Gigi • Poli Umum Poli KIA TU UGO Lab • Apotek o~ 1800 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 Gambar 2.1 Data Kunjungan Pelayanan Rawat Jalan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi Tahun 2024 No Bulan Poli Poli Poli TU UGD Lab Apotek Gigi Umum KIA 1 JANUARI 130 1424 16 174 149 177 1099 2 FEB RU ARI 85 1132 33 146 142 168 964 3 MARET 94 1227 25 142 159 150 1011 4 APRIL 91 1107 24 146 177 162 842 5 MEI 106 991 27 194 111 195 765 6 JUNI 99 1057 43 150 145 191 811 7 JULI 133 1779 48 213 137 199 1033 8 A GUSTUS 121 1035 40 171 125 154 900 9 SEPTEMBER 103 1023 27 185 112 185 913 10 OKTOBER 130 1200 35 195 111 182 1066 11 NOVEMBER 106 1182 49 168 135 166 889 12 DES EMBER 116 1055 49 190 105 170 935 TOTAL 1314 14212 416 2074 1608 2099 11.228 Tabel 2.8 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi Tahun 2024 No Jenis Pelayanan/Kegiatan lndikator Standar Konclisi Awai Target2025 Target 2026 Target2027 Penanuun, Jawab 2024 UKM ESENSIAL I. Pelayanan Promosi Kesehatan Pengkajian PHBS (Pola Hidup Bersih 1. Rumah Tangga yang Dikaji 20%, 45% 35,2% 100% 100% Pelaksana Pelayanan 1 dan Sehat) promkes
2.Institusi Pendidikan yang Dikaji 100'% 100"/o 100"/o 100% 100% Pelaksana Pelayanan promkes I. Ru mah Tangga Sehat yang memenuhi 10 indikator 70% 70"/o 70"/o Pelaksana Pelayanan 2 Tatanan Sehat PHBS 45% 51% promkes
2.Institusi Pendidikan yang memenuhi 7-8 indikator 72% 72% 72% Pelaksana Pelayanan PHBS (klasifikasi IV) 100% 32% promkes
1.Kegiatan intervensi pada Kelompok Rumah Tangga 12X 12X 12X Pelaksana Pelayanan 3 Intervensi/ Penyuluhan 12X 7X promkes
2.Kegiatan intervensi pada Institusi Pendidikan 2X 2X 2X Pelaksana Pelayanan 4X 2X promkes
l.Pembinaan Posyandu I 00"/o 100"/o 100"/o J 00"/o 100% Pelaksana Pelayanan 4 Pengembangan UKBM promkes
2.Pengukuran Tingkat Perkembangan Posyandu 100% I 00"/o 100"/o Pelaksana Pelayanan 100"/o I 00"/o promkes
3.Posyandu PURI (Pumama Mandiri) 74% 64% 75% 75% 75% Pelaksana Pelayanan promkes 5 Penyuluhan ABAT HIV/ AlDS l. Penyuluhan ABAT HIV/ AIDS remaja di sekolah 100% 100"/o 100"/o I 00"/o 100"/o Pelaksana Pelayanan promkes 6 Promosi Kesehatan l. Sekolah Pendidikan Dasar yang mendapat Pelaksana Pelayanan Promosi kesehatan 100"/o 100"/o 100"/o 100"/o 100% promkes
2.Promosi kesehatan di dalam gedung Puskesmas dan 100% I 00"/o 100% I 00"/o 100% Pelaksana Pelayanan jaringannya (Sasaran masyarakat ) promkes
3.Promosi kesehatan untuk pemberdayan 100% 100"/o 100"/o I 00"/o 100% Pelaksana Pelayanan masyarakat di bidang kesehatan (kegiatan di luar promkes gedung Puskesmas) Tabel 2.9 Kondisi Awal dan Target Capaian SPM Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) BLUD UPI'D Puskesmas Wawotobi Tahun 2024-2027
b.Capaian SPM Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) No Jenis Pelayanan/Kegiatan Ind.lkator Standar Konclisi Awai Target2025 Target 2026 Target 2027 Penanggung Jawab 2024
4.Sekolah yang ada di wilayah Puskesmas 1000/o I 000/o 1000/o 100% 1000/o Pelaksana Pelayanan melaksanakan KTR promkes fl. Pelayanan Kesehatan Lingkungan l Penyehatan Air 1. Pengambilan sarnpel untuk survailans kwalitas air 1000/o 500/o 8,5% 72% 72% Pelaksana Pelayanan minum (SKAMRT) Kesling
2.Penduduk dengan akses air minum berkwalitas 76% 40% 86% 72% 72% Pelaksana Pelayanan Kesling
3.Ru mah Tangga yang memiliki akses terhadap SAB 90% 72"/o 1000/o ]00% 1000/o Pelaksana Pelayanan Kesling 2 Penyehatan Makanan dan l. Pembinaan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM ) 62"/o 500/o 600/o 86% 86% Pelaksana Pelayanan Minuman Kesling
2.TPM yang memenuhi syarat kesehatan 62% 50% 63% 63% 63% Pelaksana Pelayanan Kesling 3 Penyehatan Perumahan dan l. Pembinaan sanitasi perumahan dan sanitasi Dasar 100% 50% 700/o 55% 55% Pelaksana Pelayanan Sanitasi Dasar Kesling
2.Ru mah yang memenuhi syarat kesehatan 100% 56% 85% 800/o 80o/o Pelaksana Pelayanan Kesling 4 Pembinaan Tempat- Tempat Umum 1. Pembinaan sarana TIU 75% 24% 60% 68% 68% Pelaksana Pelayanan (TIU) Kesling
2.TIU yang memenuhi syarat kesehatan 75% 24,74% 600/o 72"/o 72"/o Pelaksana Pelayanan Kesling 5 Vektor / Silantor Sur ey vektor DBD dan malaria 77% 77% 800/o 80% 80o/o Pelaksana Pelayanan Kesling 6 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat I. Rumah Tangga memiliki Akses terhadap jam ban 900/o 98% 85% 99% 99% Pelaksana Pelayanan (STBM) sehat Kesling • Pemberdayaan Masyarakat
2.Desa/kelurahan yang sudah ODF 100% 91% 1000/o 92% 92% Pelaksana Pelayanan Kesling
3.Desa/kelurahan yang melaksanakan 5 Pilar STBM 100% I 000/o 85% 100% 1000/o Pelaksana Pelayanan Kesling lll. Pelayanan Pelayanan Kesehatan !bu , Anak dan Keluarga Berencana 1 Pelayanan Keluarga Berencana (KB) I. KB aktif (Contraceptive Prevalence Rate/ CPR) 70% 700/o 900/o 80% 80% Pelaksana Pelayanan KB ,=--
2.Peserta KB baru 13% 10% 78% 20% 20% Pelaksana ·- i(G·,sJ\ ~ 11 Pelayanan KB - , ~-- "1-'~ t - Jenis Pelayanan/Kegiatan Indikator Standar Kondisi Awal Target 2025 Target 2026 Target Penanggung No 2024 2027 Jawab
3.Akseptor KB Drop Out <10% <10% < 10% < 10% < 10% Pelaksana Pelayanan KB
4.Peserta KB mengalami Komplikasi 3,5% 3,5% 3,5% 3,5% 3,5% Pelaksana Pelayanan KB
5.Peserta KB mengalami efek samping 12,5% 12,5% 12,5% 12,5% 12,5% Pelaksana Pelayanan KB
6.PUS dengan 4 T ber KB 80% 80% 80% 80% 80% Pelaksana Pelayanan KB
7.KB pasca persalinan 60% 60% 70% 70% 70% Pelaksana Pelayanan KB
8.!bu hamil yang diperiksa HIV 13% 100% 78% 100% 100% Pelaksana Pelayanan KB 2 Kesehatan Reproduksi A Kesehatan !bu 1. Pelayanan kesehatan untuk ibu hamil (K4) 48% 90% 95% 92% 92% Pelaksana Pelayanan KlA
2.Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan 60% 98% 100% 99% 99% Pelaksana (Pn) Pelayanan KIA
3.Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan 60% 98% 100% 98% 98% Pela ks an a di fasilitas kesehatan Pelayanan KIA
4.Pelayanan Nifas oleh tenaga kesehatan (KFJ 61% 98% 95% 99% 99% Pelaksana Pelayanan KIA
5.Penanganan komplikasi kebidanan (PK) 1% 80% 20% 85% 99% Pelaksana Pelayanan KIA B Kesehatan Bayi 1. Pelayanan Kesehatan neonatus pertama ( 62% 100% 100'% 99% 99% Pelaksana KNl) Pelayanan KlA
2.Pelayanan Kesehatan Neonatus O - 28 hari 62% 97% 100% 98% 98% Pelaksana (KN lengkap) Pelayanan KIA
3.Penanganan komplikasi Neonatus 1% 80% 15% 80% 80% Pelaksana Pelayanan KIA
4.Pelayanan kesehatan bayi 29 hari - 11 bulan 62% 97% 100% 98% 98% Pelaksana Pelayanan KIA c Kesehatan Anak Balita dan Anak 1. Pelayanan kesehatan anak balita (12 - 59 86% 86% 88% 88% 88% Pela ks an a Prasekolah bu Ian) Pelayanan KIA
2.Pelayanan kesehatan Anak pra sekolah (60 - 82% 82% 85% 85% 85% Pelaksana 72 bulan) Pelayanan UKS No Jen.is Pelayanan/Kegiatan Indikator Standar Kondiai Awai Target 2025 Target 2026 Target Penanggung 2024 2027 Jawab D Kesehatan Anak Usia Sekolah dan 1. Sekolah setingkat SD/MI/SDLB yang 100% 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana Remaja melaksanakan pemeriksaan penjaringan Pelayanan UKS kesehatan
2.Sekolah setingkat SMP/MTSI yang 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana melaksanakan pemeriksaan penjaringan Pelayanan UKS kesehatan
3.Sekolah setingkat SMA/MA/SMK/SMAL yang 1000/o 100% iooss 1000/o 1000/o Pelaksana melaksanakan pemeriksaan penjaringan Pelayanan UKS kesehatan
4.Murid kelas I setingkat SD/MI/SDLB yang 1000/o 100% 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana diperiksa penjaringan kesehatan Pelayanan UKS
5.Murid kelas VII setingkat SMP/MTs/SMPLB 1000/o 95% 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana yang diperiksa penjaringan kesehatan Pelayanan UKS
6.Murid kelas X setingkat 100% 1000/o 100% 100% 1000/o Pelaksana SMA/ MA/ SMK/ SMALByang diperiksa Pelayanan UKS penjaringan Kesehatan
7.Pelayanan kesehatan Remaja 69% 69% 70% 70% 70% Pelaksana Pelayanan UKS JV. Pelayanan Gizi Masyarakat l Pelayanan Gizi Masyarakat 1. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada 85% 66% 87% 87% 87% Pelaksana bayi umur 6-11 bulan Pelayanan Gizi
2.Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada 85% 66% 86% 86% 86% Pelaksana balita umur 12-59 bulan 2 (dua) kali setahun Pelayanan Gizi
3.Pemberian 90 tablet Besi pada ibu hamil 98% 77% 99% 99% 99% Pelaksana Pelayanan Gizi
4.!bu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) 18,2% 9,09% 18,5% 18,5% 18,5% Pelaksana - Pelayanan ;\F T 1·· Gizi - ~ t
5.Pemberian makanan Tambahan pada Balita 1000/o 100% 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana dengan Masalah Gizi Pelayanan Gizi = 6. Pemberian makanan Tambahan Pada !bu 1000/o 1000/o ioose 1000/o 100% Pelaksana Hamil KEK Pelayanan Gizi 2 Penanggu!angan Gangguan Gizi 1. Pemberian Tablet Tambah Darah pada 65% 300/o 30% 300/o 30% Pelaksana Remaja Putri Pelayanan Gizi F KO '\---t t
2.Pemberian PMT-P pada balita kurus 90% 90% 90% 90% 90% Pelaksana Pelayanan Gizi
3.Ibu Hamil KEK yang mendapat PMT- 95% 95% 95% 95% 95% Pelaksana Pemulihan Pelayanan Gizi 3 Pemantauan Status Gizi 1. Cakupan balita gizi buruk mendapat 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana perawatan sesuai standar tatalaksana gizi Pelayanan buruk Gizi No Jellis Pelayanan/Keptan lad!kator Standar Koa.disi Awal Tar1et2025 Tar1et 2026 Target2027 Penangung 2024 Jawab
2.Cakupan penimbangan balita D/S 87,3"/o 800/o BOC% 800/o 800/o Pelaksana Pelayanan Gizi
3.Belita Stunting 4,1% 19,6% 14% 14% 14% Pelaksana Pelayanan Gizi
4.Balita naik berat badannya (N/D) 60% 600/o 600/o 60% 600/o Pelaksana Pelayanan Gizi
5.Balita Bawah Garis Merah (BGM) 00/o 1,7% 1,7% 1,7% 1,7% Pelaksana Pelayanan Gizi
6.Rumah Tangga meng)<onsumsi garam 1000/o 900/o 91% 91% 91% Pelaksana beryodium Pelayanan Gizi V. Pelayanan Pencegaban dan Pengendalian t Penyaki 1 Pencegahan dan Pengendalian I. Cakupan pelayanan Diare balita I 000/o I 000/o 42,47% 1000/o 1000/o Pelaksana Penyakit Diare Pelayanan Diare
2.Ang)<apenggunaan oralit 1000/o 100% 79,8% 1000/o 1000/o Pelaksana Pelayanan Diare
3.Angka Penderita diare balita yang diberi 800/o 800/o 81,3% 1000/o 1000/o Pelaksana tablet Zinc Pelayanan Diare 2 Pencegahan dan Pengendalian Cakupan penemuan penderita Pneumonia balita 1000/o I 000/o 1000/o Pelaksana Penyakit !SPA 1000/o I 000/o Pelayanan !SPA 3 Pencegahan dan Pengendalian I. Cakupan pemeriksaan kontak dari kasus Kusta >800/o 800/o l 000/o 1000/o 1000/o Pelaksana Penyakit Kusta baru Pelayanan Kusta
2.Kasus Kustayang dilakukan PFS secara rutin 1000/o 1000/o 1000/o Pelaksana >900/o 95% Pelayanan Kusta
3.RFT penderita Kusta >800/o 900/o I 000/o 1000/o 1000/o Pelaksana Pelayanan Kusta
4.Penderita baru pasca pengobatan dengan score >97% 97% I 000/o I 000/o 1000/o Pelaksana kecacatannya tidak bertambah atau tetap Pelayanan Kusta
5.Proporsi kasus defaulter Kusta <5% <5% <5% <5% <5% Pelaksana Pelayanan Kusta 1~ =
6.Proporsi tenaga kesehatan di desa endemis Kusta 100% 1000/o 1000/o Pelaksana l~f' i tersosialisasi >900/o 95% Pelayanan Kusta - •=-'Vt
7.Propcrsi kader kesehatan di desa endemis Kusta >800/o 95% 100% 1000/o 1000/o Pelaksana t tersosialisasi Pelayanan Kusta
8.Proporsi SD/ Ml di desa endemis Kusta dilakukan 900/o 100% 100% 1000/o 1000/o Pelaksana 1- - ·- Pelayanan No Jenis Pelayanan/Kegiatan lndikator Standar Kondisi Awai Target 2025 Target2026 Target 2027 Penanggung 2024 Jaw ab screening Kusta Kusta 4 Pencegahan dan Pengendalian l. Penemuan suspect penderita TB 90% 90% 100% 100% 100% Pelaksana Penyakit ubercuJosis Bacillus Pelayanan TB (TB) Paru 2. Penderita TB Paru BTA Positifyang dilakukan 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana pemeriksaan kontak Pelayanan TB
3.Angka Keberhasilan pengobatan pasien 90% 90% 100% 100% 100% Pelaksana baru BTA positif Pelayanan TB 5 Pencegahan dan Penanggulangan I. Penyuluhan komprehensif di THM 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana PMS dan HIV/AIDS Pelayanan HIV/AIDS 6 Pencegahan dan Pengendalian I. Angka Bebas Jentik (ABJ) >95% 95% 100% 100% 100% Pelaksana Penyakit Demam Berdarah Dengue Pelayanan DBD (DBD) 3. Penderita DBD 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana ditangani Pelayanan DBD
4.Cakupan kasus 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana DBD Pclayanan DBD 7 Pencegahan dan Pengendalian I. Penderita 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Penyakit Malaria Malaria yang Pelayanan dilakukan Malaria pemeriksaan SD
2.Penderita 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana positif Pelayanan Malaria yang Malaria diobati sesuai standar (ACT) 8 Pencegahan dan Pengendalian I. Penemuan 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Penyakit Hepatitis Suspect Pelayanan Penderita Hepatitis Hepatitis
2.Skeining 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Hepatitis pada Pelayanan IbuHamil Hepatitis 9 Pencegahan dan Pengendalian I. Pemberian 85% 85% 85% 85% 85% Pelaksana Penyakit Kecacingan Obat Cacing Pelayanan padaAnak Kecacingan Sekolah
2.Penemuan 85% 85% 85% 85% 85% Pelaksana Yt- t Kasus aktif Pelayanan Kecacingan di Kecacingan sekolah dan Posy an du JO Pelayanan Imunisasi 1. IDL (Imunisasi 100% 91% 100% 100% 100% Pelaksana Dasar Pelayanan Lengkap) Imunisasi
2.UCI desa 80% 91% 95% 95% 100% Pelaksana Pelayanan Imunisasi
3.Imunisasi DT 100% 90% 100% 100% 100% Pelaksana pada anak Pelayanan kelas 1 SD Imunisasi
4.Imunisasi Campak pada anak kelas I SD >98% 900/o 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Imunisasi No Jenis Pelayanan/Kegiatan lndikator Standar Kondisi Awai Target 2025 Target 2026 Target 2027 Penanggung 2024 Jawab
5.lmunisasi TT pada anak SD kelas 2 dan 3 >98% 90% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan lmunisasi
6.lmunisasi TT5 pada WUS (15-49 th) >98% 80% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Imunisasi
7.lmunisasi TT2 plus bumil (15-49 th) ::::85% 85% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Imunisasi
8.Pemantauan suhu lemari es vaksin ::::85% 85% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Imunisasi
9.Ketersediaan catatan stok vaksin 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana IPelayanan Imunisasi
10.Laporan KIPI Zero reporting I KlPI Non serius ::::90% 100% 100% 100% 100% Pelaksana IPelayanan Jmunisasi 11 Pcngamatan Penyakit (Surveillance 1. Laporan STP yang tepat Waktu ::::80% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Epidemiology) Pelayanan Suneilans
2.Kelengkapan laporan STP ;:::90% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Surveilans
3.Laporan CI tepat waktu ;:::80% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Surveilans
4.Kelengkapan laporan C 1 ;:::90% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Surveilans
5.Laporan W2 (mingguan) yang tepat waktu ;:::80% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Pelayanan Surveilans -
6.Kelengkapan laporan W2 ;:::90% 100% 100% 100% 100% Pelaksana - ~- ·- - (mingguan) Pelayanan )il ;' Surveilans . - 7 . Grafik Trend Mingguan Pcnyakit Potensial 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana ~t Wabah Pelayanan Surveilans = 8. Desai Kelurahan yang mengalami KLB 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana ditanggulangi dalam waktu kurang dari 24 (dua Pelayanan puluh empat Jam) Surveilans 12 Penccgahan dan Pengendalian Penyakit 1. Desai Kelurahan yang melaksanakan kegiatan 100% 100% 100% 100% 100% Pelaksana Tidak Menular (PTM) I Posbindu PTM Pelayanan PTM
2.Penduduk usia lebih dari 15 tahun yang 100% 100% 100% 100% 100% Pela.ksana melakukan pemeriksaan tekanan Darah Pelayanan PTM
3.Penduduk usia lebih dari 18 tahun yang 100% 100% 100% 100% 100% Pela.ksana mela.kukan pemeriksaan gula darah Pelayanan PTM
4.ObesitasffMT pada penduduk usia lebih dari 15 100% 100% 100% 100% 100% Pela.ksana tahun yang melakukan pemeriksaan IMT Pelayanan PTM No Jenis Pelayanan/Kegiatan Indikator Standar Kondisi Awai Target 2025 Target 2026 Target 2027 Penanggung 2024 Jawab UKM PENGEMB \NGAN 1 Pelayanan Perawatan Kesehatan l. Rasio Kunjungan Rumah (RKR) 8,33% 8,33% 8,50% 8,50% 8,50% Pelaksana Masyarakat (Perkesmas) Pelayanan Perkes mas
2.lndividu dan keluarganya dari keluarga rawan 40% 40% 41% 41% 41% Pelaksana yang mendapat keperawatan kesehatan Pelayanan masyarakat (Home care) Perkes mas
3.Kenaikan tingk.at kemandirian keluarga setelah 80% 80% 81% 81% 81% Pelaksana pembinaan Pelayanan Perkes mas 2 Pelayanan Kesehatan Jiwa I. Penanganan kasus jiwa (gangguan perilaku, 40% 40% 42% 42% 42% Pelaksana gangguan jiwa, gangguan psikosomatik, Pelayanan Jiwa masalah napza dll ) yang datang berobat ke Puskesmas I. Penanganan kasus kesehatanjiwa melalui 20% 20% 22% 22% 22% Pelaksana rujukan ke RS I Specialis Pelayanan Jiwa
2.Kunjungan rumah pasicnjiwa 35% 35% 37% 37% 37% Pelaksana Pelayanan Jiwa 3 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut syara kat M UKGS I. Murid kelas 1 yang dilakukan penjaringan 100% 100% 100% ]00% 100% Pelaksana Pelayanan UKGS
2.Murid kelas 1- 6 yang meodapat perawatan 50% 50% 51% 51% 51% Pelaksana Pelayanan UKGS
3.SD/MI dengan UKGS Tahap lll 50% 50% 51% 51% 51% Pelaksaoa Pelayanan UKGS
l.APRAS yang dilakukan pcnjari.ngan di UKBM 60% 60% 61% 61% 61% Pclaksana (Posyaodu dao PAUD) Pelayanan UKGM
2.UKBM yang melaksanakan UKGM 25% 25% 25% 25% 25% Pelaksaoa UKGM Pelayanan UKGM 4 Pelayanan Kesehatan Kerja dan a Olahrag a Pelayanan Kesehatan Kerja l. Pekerja formal yang mendapat konseling 50% 50% 60% 85% 85% Pelaksana Pelayanan Kesjaor ~· ~
2.Pekerja informal yang mendapat konseliog 60% 60% 60% 85% 85%j Pclaksana ' Pelayaoao Kesjaor' ' -
c.Capaian Kinerja Administrasi dan Manajemen Indikator untuk menentukan capaian kinerja manajemen adalah Survey Kepuasan Masyarakat untuk melhat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas. Rata-rata tingkat kepuasan masyarakat di BLUDUPTDPuskesmas Wawotobicukup tinggi dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai lebih dari 80°/o.
3.Promotif dan preventifyang dilakukan pada 60% 60% 50% 85% 85% Pclaksana kelompok kesehatan kerja Pelayanan Kesjaor No Jeois Pelayaoan/Kegiatan lndikator Standar Kondisi Awai Target 2025 Target 2026 Target 2027 Penanggung 2024 Jawab b Pelayanan Kesehatan Olahraga l. Kelompok /klub olahraga yang dibina 40% 40% 60% 60% 60% PeJaksana Pelayanan Kesjaor
2.Pengukuran Kebugaran jasmani pada anak 60% 60% 60% 50% 50% Pelaksana sekolah Pelayanan Kesjaor
l.Lansia umur lebih atau sama dengan 60 tahun 58% 58% 60% 60% 60% Pelaksana 5 Pelayanan Kesehatan Lansia yang mendapat pelayanan kesehat.an lansia di Pelayanan Lansia fasiJitas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas pada kurun waktu tertentu .
c.Terdaftar di wilayah lain;
d.Pendidikan masih rendah; dan
e.Pengaruh sosial budaya. FAKTOR PENGHAMBAT FAKTOR PENDORONG
i.Luas wilayah dan jumlah ... Tingkat pendapatan penduduk penduduk yang tinggi i Kemudahan mengakses saran a
i.Ban yak penduduk pelayanan kesehatan dengan pendatang/ urban dengan dukungan infrastruktur dan mobilisasi tinggi sarana transportasi \l.. Penduduk pendatang yang tidak memilikijaminan kesehatan atau jaminan kesehatan
3.Morbiditas
a.Penderita diare sebanyak 154 kasus;
b.Gizi buruk O kasus, stunting 24 kasus;
2.Mortalitas Angka Kematian Bayi meningkat menjadi 1 kasus ibu hamil meninggal karena penyakit lain (ca). Beberapa masalah kesehatan masyarakat berkaitan dengan kinerja BLUD UPTDPuskesmas Wawotobipada tahun 2024 diantaranya sebagai berikut:
1.Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana Capaian beberapa kegiatan Kesehatan Ibu, Anak dan KB pasca salin masih mengalami beberapa masalah yaitu:
a.Rendahnya kunjungan ibu hamil Kl dan K4;
b.Rendahnya cakupan Imunisasi DPT-HB-Hib3dan campak; dan
c.Rendahnya cakupan ASIeksklusif. Wilayah kerja BLUDUPTD Puskesmas Wawotobi yang berada di kawasan pedesaan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, memilki potensi berbagai masalah kesehatan. Selain itu terdapat juga peluang yang besar untuk penyelesaiannya. A. IDENTIFIKASIMASALAHKESEHATANMASYARAKAT FAKTOR PENGHAMBAT KATOR PENDORONG J- Tingkat persaingan dengan i Tingkat kesejahteraan fasyankes swasta tinggi Masyarakat i Jumlah peserta JKN Puskesmas i Kemudahan akses terhadap yang masih rendah di banding fasyankes jumlah penduduk i- Keterbatasan jumlah tenaga dokter, perawat dan bidan
6.Kualitas Pelayanan dan Upaya Kesehatan Perorangan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi memiliki jaringan 12 bidan desa dan 1 puskesmas keliling serta jejaring terdiri dari 3 (tiga) Bidan Praktek Mandiri dan 2 klinik swasta. Hal-hal tersebut di atas menunjukkan bahwa tingkat persaingan pelayanan kesehatan sangat tinggi. Hal tersebut menjadikan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi bertekad untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan menangkap peluang potensi pengembangan layanan dan peningkatan kapasitas pelayanan dengan mempelajari perilaku pencarian pengobatan (health seeking behaviour) masyarakat. Masalah kualitas pelayanan kesehatan pada UKP di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi adalah sebagai berikut:
a.Ketersediaan obat, alkes dan BMHP masih belum mencukupi;
b.Jumlah dokter belum sesuai Analisis Beban Kerja;
c.Angka Kontak Komunikasi yang masih rendah;
d.Tingkat Kepuasan Masyarakat; dan e R 1 k d .
5.Penyakit Tidak Menular Masalah penyakit tidak menular di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi diantaranya:
a.Masih rendahnya cakupan penemuan kasus Diabetes Mellitus;
b.Penderita hipertensi menjadi kasus terbesar dari 10 besar penyakit; dan
c.Tingginya prevalensi obesitas dan risiko penyakit tidak menular lainnya. en en am ana se any SUS. FAKTOR PENGHAMBAT K.ATOR PENDORONG ~ Kepadatan penduduk yang tinggi i Tingginya kunjungan rawat jalan i Populasi berisiko yang Puskesmas tersembunyi dan belum i Adanya jaminan kesehatan bagi terjangkau masyarakat miskin i Lingkungan dan paparan i Kunjungan rumah pasien pencemaran i Kesadaran skrining kesehatan yang masih rendah i Kesadaran gaya hid up sehat masih rendah
4.Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan Beberapa masalah penyakit menular dan kesehatan lingkungan yang masih menjadi masalah di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi adalah:
a.Penderita Tuberculosis sebanyak 19 kasus;
b.Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 5 kasus;
c.Penderita HIV sebanyak 1 kasus; dan d P d it al . b ak O ka Sebagaimana makna yang terkandung dalam Visi dan Misi Bupati dan Wakil Konawe tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat di Kabupaten Konawe masih memimpikan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak secara gratis dan juga pemerataan Pembangunan serta infrastruktur yang sama dengan kota, guna terwujudnya Kesehatan yang optimal bagi Masyarakat di Kabupaten Konawe . Hal ini menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk melepaskan berbagai persoalan ini dari masyarakat. Untuk itu, dalam kerangka desentralisasi/ otonomi daerah, pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Konawe ditujukan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan bermartabat yang berlandaskan prakarsa dan aspirasi masyarakat dengan cara memberdayakan, menghimpun, dan mengoptimalkan potensi daerah untuk kepentingan daerah dan prioritas nasional. Rumusan misi ini dikembangkan dengan memperhatikan factor-faktor Ekonomi,Infratstruktur, tata Kelola, peningkatan SDM, Sosial budaya, hukum dan lingkungan. Misi ini disusun untuk memperjelas Langkah yang akan dilakukan dalam rangka mencapai perwujudan visi Kabupaten Konawe Tahun 2025-2030. Misi-misi ini selanjutnya akan dioperasionalkan melalui startegi dan arah kebijakan Pembangunan dengan terlebih dahulu merumuskan sasaran dan tujuan sasaran Pembangunan dengan terlebih dahulu merumuskan sasaran dan tujuan sasaran Pembangunan daerah pada setiap rumusan misi tersebut. dengan
6.MISI VI
7.MISI VII
5.MISI V
4.MISI IV
3.MISI III
2.MISI II Berpijak pada kondisi saat ini, berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi serta mempertimbangkan potensi dan harapan mayarakat Kabupaten Konawe maka "Visi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Tahun 2025-2029" adalah sebagai berikut: "KONAWE YANG BERDAYA SAING, SEJAHTERA, ADIL DAN BERKELANJUTAN ". Berdasarkan visi pembangunan Kabupaten Konawe 2025- 2029 sebagaimana dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe Tahun 2025-2029, maka dirumuskan misi se bagai beriku t:
1.MISI I Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Desa melalui pengembangan potensial lokal dan inovasi teknologi pertanian; Mewujudkan pemerataan Pembangunan infrastruktur antara Desa dan Kota; Mongoptimalkan tata Kelola pemerintahan yang bersih,efektif dan partisifat; Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses Pendidikan dan layanan Kesehatan yang berkualitas; Memperkuat ketahanan sosial dan budaya Masyarakat dengan melestarikan kearifan lokal, nilai nilai tradisional dan kerukunan antar umat beragama; Menegakkan supremasi hukum yang berkeadilan; dan Menerapkan Pembangunan berkelanjutan memperhatikan kelestarian lingkungan. B. TELAAHANVISI, MISI DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKILKEPALA DAERAH. Untuk itu, perlu mensinergikan berbagai upaya pembangunan kesehatan dengan memperhatikan berbagai masukan dari pemangku kepentingan (stakeholders) agar dalam implementasinya lebih pro aktif, dinamis dan inovatif sehingga lebih berhasil guna dan berdaya guna dalam pencapaian target indikator yang telah ditetapkan untuk mencapai Visi dan Misi Kabupaten Konawelima tahun ke depan. Mengkaji berbagai permasalahan dan perkembangan pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten Konawe, serta berdasarkan telaahan terhadap tujuan, sasaran dan program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)Kabupaten Konawe Tahun 2021-2026, dapat dijelaskan bahwa pembangunan kesehatan lebih diarahkan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dan mendekatkan akses playanan kesehatan kepada masyarakat yang saling mendukung dengan pendekatan paradigma sehat, yang memberikan prioritas pada upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, penyembuhan, pemulihan dan rehabilitasi sejak dalam kandungan sampai usia lanjut. Selain itu, juga diarahkan untuk meningkatkan dan memelihara mutu lembaga pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan sumber daya manusia (SDM)kesehatan secara berkelanjutan, peningkatan pelayanan dan perluasan program pembebasan biaya pengobatan khususnya masyarakat tidak mampu malalui program kesehatan Merdeka Sehat, serta peningkatan kualitas sarana prasarana dan peralatan kesehatan baik medis maupun non medis, termasuk ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Berdasarkan penelaahan terhadap Visi dan Misi tersebut diatas, dapat dijabarkan beberapa isu pokok yang menjadi permasalahan pembangunan kesehatan di Kabupaten Konawe, antara lain;
a.Terbatasnya aksesibilitas terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, terutama kelompok masyarakat miskin, terpencil dan kepulauan;
b.Belum optimalnya ketersediaan sarana dasn prasarana Kesehatan
c.Kurangnya kuantitas dan kualitasb sumber daya manusia tenaga kesehatan
d.Pelayanan kesehatan ibu dan anak yang sesuai standar masih terbatas;
e.Belum teratasinya permasalahan gizi secara menyeluruh;
f.Masih tingginya kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular;
g.Belum terlindunginya masyarakat secara maksimal terhadap beban pembiayaan kesehatan;
h.Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kesehatan belum dilakukan secara optimal, dan;
1.Belum terpenuhinya jumlah, jenis, kualitas tenaga kesehatan serta penyebaran tenaga yang belum merata sesuai kebutuhan di semua sarana pelayanan kesehatan.
b.Sumber Daya Keuangan Persiapan penerapan BLUD di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi dilaksanakan melalui: persiapan SDM, persiapan pengelolaan keuangan, persiapan perubahan sistem akuntansi, persiapan data dan dokumen pendukung serta persiapan sarana dan prasarana. lsu strategis berdasarkan analisis faktor internal dan ekstemal di BLUD UPTDPuskesmas Wawotobiadalah sebagai berikut:
1.Peningkatan Kesehatan lbu, Anak, Lansia dan Gizi Masyarakat
2.Peningkatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
3.Perbaikan Pencegahan Penya.kitMenular dan Kesehatan Lingkungan
4.Perbaikan Pengendalian Penyakit Tidak Menular
5.Peningkatan Kualitas Pelayanan Melalui Penerapan Standar Akreditasi Puskesmas dan Perkembangan TeknologiInformasi:
a.Budaya Organisasi Rangkaian manajemen perubahan yang dilakukan oleh BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi telah membentuk suatu budaya organisasi baru. Sinergisme kegiatan yang dipadukan dengan implementasi BLUD akan meningkatkan kualitas pelayanan melalui budaya menjunjung tinggi etika dan hukum kesehatan, menjunjung tinggi kejujuran serta meningkatkan kepuasan pelanggan, profesionalisme, kompetensi dan kerjasama. D. ISU SRATEGIS Strategi dan arah kebijakan Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe didasarkan pada strategi dan kebijakan pembangunan di bidang kesehatan sebagaimana dijelaskan dalam Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe tahun 2021-2026 dengan memperhatikan potensi dan permasalahan kesehatan yang telah diidentifikasi melalui hasil pelaksanaan pembangunan kesehatan sebelumnya serta menelaah berbagai dokumen yang relevan antara lain Renstra Kementerian Kesehatan, Standar Pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas) dan Sustainable Development Goals (MDGs). Hal ini diharapkan agar dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten Konawe tahun 2021-2026, strategi perencanaan dan pembiayaan program prioritas dan kegiatan pokok secara keseluruhan dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka arah kebijakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Konawe periode tahun 2021-2026 adalah:
a.Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan Pemenuhan Tenaga Medik dan Non Medik;
b.Peningkatan Sistem dan Manajemen Kesehatan Rujukan;
c.Terselenggaranya sistem pelayanan Kesehatan terpadu yang gratis dan berkualitas;
d.Terselenggaranya pengendalian dan penanganan kasus pandemic;
e.Peningkatan Layanan Kesehatan lbu dan Anak; dan
f.Peningkatan peran masyarakat dalam peningkatan Kesehatan. C. TELAAHANRENCANASTRATEGIS DINAS KESEHATANKABUPATENKONAWE 2021-2026. ,--+ t Meskipun demikian, masih ada sarana bangunan yang belum terpenuhi yang telah masuk dalam perencanaan Puskesmas yaitu penambahan beberapa ruangan dan pengadaan genset. Seluruh anggaran pengadaan dan pemeliharaan sarana berasal dari anggaran Dinas Kesehatan dan Kapitasi JKN Puskesmas.
f.Sumber Daya Fasilitas Fisik (Bangunan dan Peralatan) Sarana bangunan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi telah mengalami beberapa renovasi yang signifikan baik berupa perbaikan, penambahan ruangan, penambahan sarana bangunan, pengecatan maupun penambahan dan penggantian perabot dan peralatan kantor hingga tahun 2024. Pengadaan peralatan kedokteran dan perangkat berbasis teknologi tersebut berasal dari anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten dan anggaran kapitasi JKN Puskesmas.
e.Sumber Daya Teknologi Pemenuhan peralatan kedokteran sudah dimiliki oleh BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi walaupun masih berupa peralatan sederhana. Mikroskop binoculer untuk pengamatan benda-benda kecil tak kasat mata, unit USG untuk pemeriksaan ibu hamil, unit EKG untuk pemeriksaan rekam jantung, unit nebulizer untuk tindakan gawat darurat, suction untuk penghisap lendir merupakan beberapa peralatan yang dimiliki oleh BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi. Perlu adanya penambahan alat baik dari segi kuantitas maupun kualitas untuk mendukung kinerja. Selain Sistem Informasi yang dikembangkan sendiri oleh Puskesmas, sistem pelaporan berbasis teknologi informasi sudah dilaksanakan oleh beberapa program seperti GIZI, Farmasi,Imunisasi, TB, Posbindu PTM, HIV, Hepatitis, Malaria, Pengelolaan barang daerah dan kepegawaian.
d.Sumber Daya Informasi Pelayanan pasien JKN sudah menggunakan aplikasi RME dari BPJS Kesehatan. Dukungan perangkat hardware, software dan jaringan di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi sudah terpenuhi melalui anggaran Dinas Kesehatan maupun anggaran Kapitasi JKN Puskesmas. Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dilakukan melalui proses perencanaan kebutuhan pendidikan dan pelatihan serta perencanaan anggaran pendidikan dan pelatihan.
c.Sumber Daya Manusia Secara umum terjadi perubahan pola pikir sumber daya manusia di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi yang disebabkan oleh peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia secara umum baik melalui pendidikan formal maupun non formal berupa pelatihan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Dinas Kesehatan Propinsi dan Kementerian Kesehatan. Perkembangan pemukiman yang masih terus berjalan di wilayah Puskesmas, masih menyimpan potensi besar bagi Puskesmas untuk meningkatkan pengembangan pasar. Keterjangkauan biaya pelayanan di Puskesmas menjadikan UPTD Puskesmas Wawotobi memiliki rentang karakteristik konsumen dengan tingkat ekonomi kurang, menengah hingga tingkat ekonomi atas. Kelengkapan fasilitas, kenyamanan ruang pelayanan, profesionalitas petugas, kejelasan prosedur dan kelengkapan produk menjadi salah satu alasan masyarakat memilih BLUDUPTDPuskesmas Wawotobi. Akses terhadap Puskesmas yang cukup mudah melalui jalan raya dekat dengan pemukiman masyarakat desa sehingga menjadi alasan tersendiri bagi konsumen untuk memilih BLUDUPTD Puskesmas Wawotobi sebagai tempat mendapatkan layanan kesehatan.
2.Market Development (pengembangan pasar) Pengembangan pasar yang dilakukan oleh BLUD UPTD Puskesmas Wawotobiadalah dengan menjangkau konsumen atau masyarakat melalui pendekatan akses layanan kesehatan misalnya peningkatan ragam layanan di Posyandu lansia, Posbindu, posyandu balita dan ibu hamil, posyandu remaja, pelayanan khusus di instansi dan sebagainya. Semua keanekaragaman layanan di atas dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yaitu masyarakat akan layanan kesehatan yang lengkap. Sedangkan keanekaragam layanan 24 jam yang ditunjang oleh tenaga perawat dan bidan profesional menyediakan layanan gawat darurat, rujukan, persalinan, dan Ambulance. Keanekaragaman layanan pada jam kerja pagi hari tergolong lengkap mulai pelayanan loket,Skirining kesehatan, pemeriksaan gigi, pemeriksaan penyakit menular, pemeriksaan anak/MTBS, pemeriksaan ibu dan anak, konsultasi gizi, pemeriksaan laboratorium dan pelayanan farmasi. Isu strategis berdasarkan analisis internal dan ekstemal di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi adalah sebagai berikut:
1.Related Diversification (keanekaragaman) Diversifikasi pada BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi dapat dilihat dari berbagai macam jenis layanan yang sudah dikembangkan. Setiap layanan didukung oleh tenaga kesehatan profesional dan kompeten di bidangnya seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, tenaga kefarmasian (apoteker dan asisten apoteker), perawat gigi, analis kesehatan, Tenaga Administrasi Kesehatan, dan rekam medik. Dengan demikian ada 12 (dua belas) jenis tenaga kesehatan yang dapat memberikan diversifikasi layanan kesehatan rawatjalan,persalinan dan UGD 24 jam. E. RENCANAPENGEMBANGANLAYANAN Selain itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada pasien, BLUD UPTDPuskesmas Wawotobijuga akan membuka layanan pemeriksaan USG dan EKG oleh dokter umum Berdasarkan latar belakang di atas, jenis pelayanan yang akan dikembangkan di BLUDUPTDPuskesmas Wawotobi yaitu:
a.Poli Fisioterapi;
b.Poli Lansia;
c.Pemeriksaan USG; dan
d.Pemeriksaan EKG.
5.Pengembangan Jenis Pelayanan Peningkatan jumlah kasus hipertensi, diabetes, dan stroke pada kunjungan rawat jalan BLUDUPTDPuskesmas Wawotobisetiap tahun mengharuskan BLUDUPTDPuskesmas Wawotobiuntuk mencari inovasi agar lebih efisien dalam memberikan pelayanan pada pasien tersebut sehingga kepuasan pasien lebih meningkat. Oleh karena itu, BLUDUPTDPuskesmas Wawotobi akan membuka layanan fisioterapi yang akan dilakukan oleh tenaga fisioterapi. Rencana pengembangan program pelayanan kesehatan di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi sampai dengan tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bidang kesehatan sehingga menjadi rencana pengembangan program pelayanan kesehatan. Lokasi Puskesmas yang strategis merupakan kondisi yang menguntungkan untuk mengembangkan keanekaragaman pelayanan kesehatan karena memilikipangsa pasar yang juga beraneka ragam. Laju pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan pemukiman apabila diikuti dengan perilaku pencarian pengobatan yang baik maka Puskesmas akan menjadi salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat.
4.Vertical Integration (integrasis vertikal). Pengembangan pelayanan melalui strategi integrasi vertikal dilaksanakan dengan meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe melalui koordinasi perencanaan anggaran, pembinaan dan pengawasan serta integrasi kegiatan yang menjadi prioritas di Kabupaten Konawe. Selain mengembangkan produk khusus, Puskesmas juga mengembangkan modelling dan special services seperti: layanan pemeriksaan ibu hamil terpadu (ANCTerpadu), layanan pemeriksaan anak dengan pendekatan MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit), Kelas ibu hamil, kelas Ibu dan Balita, program pengelolaan penyakit kronis (prolanis)dan Posbindu khusus di instansi ( sekolah).
3.Product Development (pengembangan produk). Pengembangan produk pelayanan yang dilaksanakan oleh BLUD UPTD Puskesmas Wawotobidengan memperhatikan kebutuhan konsumen melalui hasil identifikasi kebutuhan dan umpan balik masyarakat. Beberapa produk layanan yang menjadi unggulan antara lain:
a.Layanan pemeriksaan infeksi menular seksual seperti Gonore, Sifilis dan pemeriksaan HIV.
b.Layanan pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker leher rahim.
7.Peningkatan Mutu SDMPelayanan Seiring dengan meningkatnya kunjungan dan upaya antisipasi program UHC (Universal Health Coverage) yang akan meningkatkan jumlah peserta BPJS Kesehatan, maka BLUDUPTDPuskesmas Wawotobiperlu melakukan rencana pengembangan SDMpelayanan meliputi:
a.Dokter Umum 1 orang;
b.Dokter gigi 1 orang;
c.Perawat 6 orang;
d.Perawat gigi 1 orang;
e.Bidan 8 orang;
f.Tenaga gizi 1 orang;
g.Tenaga ahli laboratorium 3 orang;
h.Tenaga rekam medis 2 orang;
1.Administrasi dan kepegawaian 1 orang;
j.Tenaga Sistem Informasi Kesehatan (SIK) 1 orang;
k.Tenaga pengelola program dan pelaporan 2 orang;
1.Tenaga kasir 1 orang;
m.Supir ambulan 1 orang; dan
n.Petugas keamanan 3 orang. Beberapa rencana terkait penambahan sarana maupun pengembangan sarana BLUD Puskesmas antara lain:
a.Sistem Informasi Puskesmas;
b.Mobil Ambulan;
c.Mobil Jenazah;
d.Ruang Pemeriksaan Lanjut Usia;
e.Ruang tunggu khusus pasien lansia;
f.Ruang tunggu pasien penyakit menular (TB);
g.Tempat Parkir pengunjung kendaraan roda dua dan roda empat;
h.Tempat Parkir Pegawai;
1.Penataan Taman dan Halaman;
j.Kantin;
k.ATMCenter; dan
1.Jaringan Internet. Sistem antrian loket yang lebih mudah dan transparan akan dibutuhkan jika tingkat kunjungan makin meningkat. Kursi tunggu prioritas dan Ruang tunggu khusus pasien lansia diperlukan sebagai perwujudan Puskesmas santun lansia. Sedangkan ruang tunggu pasien menular digunakan untuk tempat pasien TB Sensitif Obat maupun Resisten Obat yang harus meminum obat di bawah pengawasan petugas. Pojok ASI sebagai salah satu bentuk peran aktif kami dalam mendukung pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan tanpa pemberian makanan tambahan apapun. Kebutuhan akan tempat parkir bagi pengunjung dan pegawai juga perlu untuk direalisasikan mengingat selama ini tempat parkir yang memadai belum tersedia.
6.Peningkatan Sarana Prasarana Pelayanan Kebutuhan sarana dan prasarana di BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi meningkat seiring dengan pemenuhan standar akreditasi Puskesmas dan peningkatan kunjungan Puskesmas. VISI Konawe Yang berdaya saing, Sejahtera, Adil dan berkelanjutan MISI Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses III Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Berkualitas Target No Tujuan Sasaran Indikator Ket 2024 2025 2026 01 Meningkatkan Meningkatnya Cakupan Pelayanan Kualitas Pelayanan Baik Baik Baik Kesehatan dan Kesehatan SPM terpen uhinya Masyarakat Tingkat kebutuhan secara Mutu tenaga medis menyeluruh pelayanan Baik Baik Baik yang memiliki dan kompetensi manajemen seseuai bidang Survey dan tugas di pelayanan Kepuasan 80 82 84 Kesehatan Masyarakat VISI Konawe Yang berdaya saing, Sejahtera, Adil dan berkelanjutan MISI Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur anrara Desa dan Kota II Target No Tujuan Sa saran Indikator Ket 2024 2025 2026 01 Meningkatkan Meningkatnya Cakupan kesejahteraan Kinerja Pelayanan Baik Baik Baik ekonomi agar Pelayanan SPM Pembangunan Puskesmas Tingkat infrastruktur yang prima Mutu dapat bersinergi pelayanan Baik Baik Baik dengan dan pembangunan manaiemen dibidang kesehatan Survey Kepuasan 80 82 84 Masyarakat B. SASARAN Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima)tahun ke depan. Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi. Tujuan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi Tahun 2024-2026 adalah Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Puskesmas. A. TUJUAN Tujuan adalah pemyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mendukung pencapaian visi RPJMD yang telah di tetapkan, melaksanakan dengan menjawab isu strategis daerah dan permasalahan pembangunan daerah. Rumusan tujuan dan sasaran merupakan dasar dalam menyusun pilihan-pilihan strategi pembangunan dan sarana untuk mengevaluasi pilihan tersebut.
1.Meningkatkan promosi kesehatan (KIE) dan meningkatkan peran serta masyarakat melalui UKBM
2.Meningkatkan pembinaan PHBS
3.Menetapkan anggaran peningkatan kapasitas kader setiap tahun dan meningkatkan promosi kesehatan melalui media social
1.Meningkatkan cakupan
12.dan mutu imunisasi Mengendalikan faktor risiko, penemuan dan tatalaksana kasus penyakit menular
3.Penguatan surveillans epidemiologi dan penanggulangan KLB Arah Kcbijakan Peningkatan pembinaan dan kerjasama jejaring dan [aringan Puskesmas Optimalisasi tmanajemen publik dengan mengedepankan pelayanan prima Peningkatan mutu tpelayanan, kecukupan dan kualitas SOM, sarana prasarana dan perbekalan kesehatan Peningkatan tpencegahan dan tpengendalian penyakit tidak menular (PTM) hnelalui UKMdan UKP Peningkatan promosi kesehatan dan pemberdayaan Masyarakat Peningkatan upaya pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit menular StratcgiNo SasaranTujuan MISI Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses Pendidikan dan 1 layanan Kesehatan yang berkualitas IVTSI Konawe Yang berdaya saing, Sejahtera, Adil dan berkelanjutan Indikator Target Kinerja Program dan Pendanaan Kondisi kinerja tujuan, kinerja Program dan Sasaran, Capaian 2025 2026 2027 pad a Penanggung Tujuan Sasaran Kode Program Satuan awal akhir Kegiatan Jawab (Outcome) dan (2024) periode kegiatan Target Dana Target Dana Target Dana renstra (output) 1 2 3 4 5 6 7 10 11 12 13 14 15 16 18 Meningkatk Meningkatkan an Mutu Mutu pelayanan pelayanan Kesehatan Kesehatan Puskesmas Puskesmas Meningkatnya Tingkat Mutu Baik Baile Baik Baik Kinerja pelayanan dan Pelayanan manajemen Puskesmas Puskesmas yang prima Survey 77 80 82 84 Kepuasan Masyarakat 1 URUSAN % 2.195.569.012,10 2.415.125.913,31 2.656.638.540,64 PEMERlNTAHAN WAJIB YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN DASAR 1.02 URUSAN 2.195.569.012,10 2.415.125.913,31 2.656.638.540,64 PEMERlNTAHAN BIDANG KESEHATAN 1.02.01 PROGRAM Cakupan % 100 1.172.569.012, 10 100 1.289.825.913,31 100 1.418.808.504,64 PENUNJANG Pemenuhan URUSAN Dokumen PEMERINTAHAN Penunjang DAERAH Urusan KABUPATEN Pemerintah Dinas Kesehatan - Tabel 6.1 Rencana Target Indikator Kinerja Dan Pendanaan Program Dan Kegiatan BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi 2024-2027 .ii ----------- --~~ PA RAFATANNAMNO PARAF KOORDINASI Rencana Bisnis Anggaran dan Penetapan Kinerja yang merupakan turunan dari Rencana Strategis dengan target tahunan yang harus dilaksanakan dan dicapai oleh jajaran Puskesmas dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan tujuan kepuasan pelanggan. Rencana Strategis Puskesmas menjadi komitmen kinerja yang akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran yang ada di Puskesmas dan dijabarkan dalam bentuk Rencana Bisnis Anggaran dan Penetapan Kinerja sebagai alat komitmen kepada Kepala Daerah. Dokumen Rencana Strategi Bisnis BLUDUPTD Puskesmas Wawotobi tahun 2025-2027 disusun mengacu pada Rencana Strategi (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe tahun 2018-2023, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Konawe tahun 2018-2023 dan Rencana Strategi Kementrian Kesehatan selaku kementrian teknis. Rencana Strategis ini disusun untuk menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian kinerja BLUD UPTD Puskesmas Wawotobi yang di dalamnya memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program serta kegiatan indikatif kurun waktu 2024-2026. Kegiatan indikatif tersebut nantinya akan dijabarkan lebih lanjut ke dalam suatu rencana kerja tahunan. Renstra ini merupakan langkah awal dalam rangka pengukuran kinerja dan pelaporan akuntabilitas kinerja satuan.