Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Minahasa Selatan Nomor 3 Tahun 2025
- Nomor
- 3
- Tahun
- 2025
- Ditetapkan
- Status
- Berlaku
- Pasal terindeks
- 46
Lembaga terkait
Isi peraturan
Memuat teks peraturan…
Memuat teks peraturan…
menetapkanPeraturanDupatitentang TataCaraPenganggaran,PelaksanaandanPenatausahaan, PelaporandanPertanggungjawabansertaPemantauandan Evaluas:HibahdanBantunnsosial. MegingatI.U'ndangUrdangNomar10Tahu200tentangPe:bentukan KabupaenMinahasaSelatandanKotaTomohondi Provinsi SulawesiUtara(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2003NcmorO,TanbahanLcmbaranNegaraRepublik ladonesaNomar42730); U:dangUndangNorr23:hn2014tentangPer:erntahan aerah(LembaranlegaraRepublikIndonesiaTahun2014 iomor.'44,TambahnentaranNegaraRepublikIndonesia Nomor5587ebagaivnanetelahbeberapakalidiubahterakhir cenganUnlang-Un'angNomor6Tahun20.23tentang PenetapnPe-tarPeerintahPenggantiUndang-Undang Nomor!Tahun2022TenangCiptaKerjaMenjadiUndang- Undang'Ler·baranHegaraRepublikIndonesiaTahun2023 'omor1,TarabahaUembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor(856] 3.Peraturun emerinnhNomor12Tahun2019tentang PengelolanKruargonaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesaTahun201omor42,TambahanLembaranNegara Republil:IrdoncsiaHomor6322); 4.PeraturnMenteriDaamlegeriNomor77Tahun 220tentang FedomanTekniPentelolaanKeuanganDaerah[BeritaNegara Republil:IndonesiaT:bun2020Nomor1781); Menetapkan: MEMUTUSKAN: PERATURANUPATTENTANG TATA CARA PENG;NGGARAN, FELAKS\NAAN DANPENATAUSAHAAN,PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWA,BANSERTAPEMANTAUANDAN !VALU?SIH'BAHDANBANJANSOSIAL FJABI <TENTUAN UMUM Pasal 1 DalamFeraturanBHupatiniyangdimaksuddengar: 1.DaerihadelahKabuputenMinahasaSelatan. 2.Pem:rintahFusatadalahPresidenRepublikIndonesiayang memegangkekuasaanpemerintahannegarRepublik IndonesiayangdibantuolehWakilPresiden«danmenteri scbagaimanadimaksuddalamUndang-UncangDasar NegaraRepublikIndonsiaTahun1945. 3.PemerintahDaerahadalahBupati penyelenggaraPemerintahanDaerah pelaksanaanurusanpemerintahan kewenanganDacrahotonom. 4.Bupati adalahBupatiMinahasaSelatan. 5.PemerintahanDaerahadalahpenyelenggaraanurusan pemerintahanolehPemerintahDaerahdandewan perwakilanrakyatDacrahmenurutasasotonomidantugas pembantuandenganprinsipotonomiseluas-luasnyadalam sistemdanprinsipNegaraKesatuanRepubi<Indonesia sebagaimanadimaksuddalamUndang-UndangDasar NegaraRepublikIndonesiaTahun1945. 6.DewanPerwakilanRakyatDaerahyangselanjutnya disingkatDPRDadalahlembagaperwakilanrakyatDaerah yangberkcdudukansebagaiunsurpenyelenggara PemerintahanDaerah. 7.SekretarisDaerahadalahSekretarisDaerahKabupaten MinahasaSelatan. 8.KeuanganDaerahadalahsemuahakdan kewajbanDaerah dalamrangkapenyelenggaraanpemerintahanDaerahyang dapatdinilaidenganuangsertasegalabentukkekayaan Yang dapatdijadikanmililDaerahberhubungdenganhak dan:ewajibanDaerahtersebut. 9.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerah yang selanjutnya disingkatAPBDadalahrencanakeuangantahunanDaerah yang ditetapkandenganPerda.
Maksud dietapkannya reraturan BHupati ini adalah sebagai pedoman dalam tata cara penganggaran, pclaksanaan dan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta Pemantauan dan evaluasi Hibah dan Dantuan sosial di Daerah. Pasal J Tujuan ditetapkannya Peraturan Bupati ini adalah agar pengelolaan hibah dan bantuan sosial sesuai dengan asas pengelolaan keuangan demi tercapainya sas:ran program, kegietan, dan sub kegiatan dengan maksimal.
BAB IL
Pemerintan Daeran dapat membenikan Hibah dan/ atau Bantuan Sosial sesuai dengan kemampuan Keuangan Daerah. Fasal 5 (I) Hibah sebagaimana maksud dalam Pasal 4 dapat bcrupa uang atuu barang.
BAB LLL
Pembrian Hibah kepada o ganisasi kemasyaraktan harus memenuhi persyar ·tan pal ng sedikit memuat
(!) Bidang perekonomian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (9) huruf a diberikan kepada kelompok tani, usaha mikro kecil, menengah dan koperasi, dan kelompok nelayan.
Rekomendasi SKPD, dan pertimbangan tim anggaran Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud dal m Pasal Il ayat (19), dan ayat (20) mcnjadi dasar pencantuan rencana alokasi anggaran Hibah berupa uang atau barang dalam ranccngan RKPD atau rancangan perubahan RKPD sesua dengan ketentuan perundang-undangan.
(I) Hibah berupa uang scbagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat (l) dianggarkan dalam kelompok belnja operasi, jenis Hibah, objek Hibah, rincian objek Hibah, dan sub rician Hibah pada SKPD.
Pelak zanaan angg ran Hbah berupa uang atau barang berdesarkan atas DPA SKPD beserta perubahannya. I
(I) Berdasarkan Peraturan Daerah tentang APBD dan Peraturan Bupati tentang penjabaran APBD dan/atau perubahannya, Bupati menetapkan dafta penerima Hibah beserta besaran uang atau jenis barany yang akan di/ibahkan yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati.
Membuka PDF…