1.Daerah adalah Kabupaten Boyolali.
2.Pemerintah Daerah adalah Bupati Perangkat Daerah sebagai dan unsur 3. 4. 5. 6. 7. 8. penyelenggara pemerintahan daerah. Bupati adalah Bupati Boyolali. Dinas adalah Satuan Keija Perangkat Daerah yang membidangi irigasi di Kabupaten Boyolali. Pemerintah Provinsi adalah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubemur adalah Gubemur Jawa Tengah; Pemerintah Pusat, yang selanjutnya disebut Pemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Air adalah semua air yang terdapat pada, di atas, ataupun di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini air permukaan, air tanah, air hujan, dan air laut yang berada di darat. Sumber Air adalah tempat atau wadah air alami dan/atau buatan yang terdapat pada, di atas, ataupun di bawah permukaan tanah.
10.Irigasi adalah usaha pcnyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak.
11.Sistem Irigasi meliputi prasarana irigasi, air irigasi, manajemen irigasi, kelembagaan pengelolaan irigasi, dan sumber daya manusia.
12.Penyediaan Air Irigasi adalah penentuan volume air per satuan waktu yang dialokasikan dari suatu sumber air untuk suatu daerah irigasi yang didasarkan waktu, jumlah, dan mutu sesuai dengan kebutuhan 9. untuk menunjang pertanian dan keperluan lainnya.
13.Pengaturan Air Irigasi adaJah kegiatan yang meliputi pembagian, pemberian, dan penggunaan air irigasi.
14.Pembagian Air Irigasi adalah kegiatan membagi air di bangunan bagi dalam jaringan primer dan/ataujaringan sekunder.
15.Pemberian Air Irigasi adalah kegiatan menyalurkan air dengan jumlah tertentu dari jaringan primer atau jaringan sekunder ke petak tersier.
16.Penggunaan Air Irigasi adalah kegiatan memanfaatkan air dari petak tersier untuk mengairi lahan pertanian pada saat diperlukan.
17.Pembuangan Air Irigasi, selanjutnya disebut drainase, adalah pengaliran kelebihan air yang sudah tidak dipergunakan lagi pada suatu daerah irigasi tertentu.
18.Daerah Irigasi adalah kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi.
19.Jaringan Irigasi adalah saluran, bangunan, dan bangunan pelengkapnya yang merupakan satu kesatuan yang diperlukan untuk penyediaan, pembagian, pemberian, penggunaan, dan pembuangan air irigasi.
20.Jaringan Irigasi Primer adalah bagian dari jaringan irigasi yang terdiri dari bangunan utama, saluran induk/primer, saluran pembuangannya, bangunan bagi, bangunan bagi sadap, bangunan sadap, dan bangunan pelengkapnya.
21.Jaringan Irigasi Sekunder adalah bagian dari jaringan irigasi yang terdiri dari saluran sekunder, saluran pembuangannya, bangunan bagi, bangunan bagi-sadap, bangunan sadap, dan bangunan pelengkapnya.
22.Cekungan ALr Tanah adalah suatu wilayah yang dibatasi oleh batas hidrogeologis, tempat semua kejadian hidrogeologis seperti proses pengimbuhan, pengaliran, dan pelepasan air tanah berlangsung.
23.Jaringan Irigasi Air Tanah adalah jaringan irigasi yang aimya be rasa! dari air tanah, mulai dari sumur dan instalasi pompa sampai dengan saluran irigasi air tanah termasuk bangunan di dalamnya.
24.Saluran Irigasi Air Tanah adalah bagian dari jaringan irigasi air tanah yang dimulai setelah bangunan pompa sampai lahan yang diairi.
25.Jaringan Irigasi Oesa adalah jaringan irigasi yang dibangun dan dikelola oleh masyarakat desa atau pemerintah desa.
26.Jaringan Irigasi Tersier adalah jaringan irigasi yang berfUngsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier yang terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter dan saluran pembuang, boks tersier, boks kuarter, serta bangunan pelengkapnya.
27.Masyarakat Petani adalah kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang pertanian, baik yang telah tergabung dalam organisasi perkumpulan petani pemakai air maupun petani lainnya yang belum tergabung dalam organisasi perkumpulan petani pemakai air. 28- Perkumpulan Petani Pemakai Air yang selanjutnya disingkat PSA adalah kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi wadah petani pemakai air dalam suatu daerah pelayanan irigasi yang dibentuk oleh petani pemakai air sendiri secara demokratis, termasuk lembaga lokal pengelola irigasi.
29.Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air yang selanjutnya disingkat GP3A adalah wadah kelembagaan yang beranggotakan beberapa P3A yang memanfaatkan fasUitas ingasi pada satu daerah irigasi.
30.Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air vane selanjutnya disingkat 1P3A adalah wadah kelembagaan yang beranggotakan beberapa GP3A yang memanfaatkan fasilitas irigasi pada satu daerah irigasi. ^' Hr,p- r, ina Air untuk irigasi adalah hak untuk t ‘ tflrh dan memakai atau i«ieiigusahax»trj air nan sumber air untuk kepentingan pertanian.
32.Hak Guna Pakai Air untuk irigasi adalah hak untuk memperoleh dan memakai air dari sumber air untuk kepentingan pertanian.
33.Hak Guna Usaha Air untuk irigasi adalah hak untuk memperoleh dan mengusahakan air dari sumber air untuk kepentingan pengusahaan pertanian. Komisi Ingasi Kabupaten adalah lembaga koordinasi dan komunikasi antara wakil pemerintah kabupaten. wakil perkumpulan petam pemakai air tingkat daerah irigasi, dan ^ tki.: pengg-jna jaringan irigasi pada 34.
35.Pengembangan .v.. :lgan Irigasi adalah pembangunan jaringan irigasi baru dan/atau peningkatan jaringan irigasi yang sudah ada.
36.Pembangunan Jaringan Irigasi adalah seluruh kegiatan penyediaan jaringan irigasi di wiiayah tertentu yang belum ada jaringan irigasinya Peningkatan Jaringan Irigasi adalah kegiatan meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan ingasi yang sudah ada atau kegiatan menambah luas areal pelayanan pada 37. jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan penibahan kondisi lingkungan daerah irigasi.
38.Pengelolaan Jaringan Irigasi adalah kegiatan yang meliputi operasi, pemeliharaan, dan rehabilitasi jaringan irigasi di daerah irigasi.
39.Operasi Jaringan Irigasi adalah upaya pengaturan air irigasi dan pembuangannya, termasuk kegiatan membuka-menutup pintu bangunan irigasi, menyusun rencana tata tan am, menyusun sistem golongan, menyusun rencana pembagian air, melaksanakan kalibrasi pintu/bangunan, mengumpulkan data, memantau, dan mengevaluasi.
40.Pemeliharaan Jaringan Irigasi adalah upaya menjaga dan mengamankan jaringan irigasi agar selalu dapat berfungsi dengan baik guna memperlancar pelaksanaan operasi dan mempertahankan kelestariannya.
41.Rehabilitasi Jaringan Irigasi adalah kegiatan perbaikan jaringan irigasi guna mengembalikan fungsi dan peiayanan irigasi seperti semula.
42.Pengelolaan Aset Irigasi adalah proses manajemcn yang terstruktur untuk perencanaan pemeliharaan dan pendanaan sistem irigasi guna mencapai tingkat peiayanan yang ditetapkan dan t^rkelanjutan bagi pemakai air irigasi dan pengguna jaringan irigasi dengan pembiayaan pengelolaan aset irigasi seefisien mungkin.
43.Norma, Standar, Pedoman, dan Kriteria yang selanjutnya disingkat NSPK.
44.Penyidikan adalah serangkaian tindakan Penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 T^un 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang teijadi dan guna menemukan tersangkanya.
45.Penyidik adalah Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia atau Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh Undang-Undang untuk melakukan penyidikan.
46.Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PPNS, adalah Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan Pemerintah Daerah yang diberi wewenang khusus oleh Undang-Undang untuk melaksanakan penyidikan atas pelanggaran Peraturan Daer^.