Laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf a tahun anggaran 2015 sebagai berikut : a. Pendapatan Rp 922.465.715.435,52 b. Belanja Rp 920.349.547.820,00 Selisih Lebih /Surplus Rp 2.116.167.615,52 c. Pembiayaan Qjcccoo(/)§occoOlcQj"O~·5.0 8 6. Selisih realisasi pembiayaan netto dengan anggarannya adalah Rp 5.000.000.000,00 d ngan rincian ebagai berikut : a. Anggaran pembiayaan netto Rp 146.19 . 28.175 69 b. Realisasi Rp 151.19 . 2 .175 69 Selisih lebih/ surplus Rp 5.000.000.000,00\ Selisih 5.000.000.000 00 Rp b. Realisasi 3.500.000.000 00 Rp 5. Selisih realisasi pengeluaran pembiayaan dengan anggarannya adalah Rp.5.000.000.000,00 dengan rincian bagai b rikut : a. Anggaran pengeluaran pembiayaan Rp 8.500.000.000 00 0,00 Rp Selisih lebih / surplus 4. Selisih realisasi penerimaan pembiayaan dengan anggarannya adalah Rp. 0,00 dengan rincian sebagai beriku a. Anggaran penerimaan pembiayaan Rp 154.694.828.175,69 b. Realisasi Rp 154.694.828.175,69148.310.995.791,21 Rp Selisih lebih/surplus 3. Selisih realisa i urplus/defisit dengan anggarannya adalah Rp. 148.310.995.791,21 dengan rincian sebagai berikut : a. Anggaran setelah peru bahan defisit Rp 146.194.828.175,69 b. Realisasi Rp 2.116.167.615,52 Qjcccoo(/)§occoOlcQj"O~·5.0 10 a. Ekuitas Awai Rp 1.586.707.405.356,63 b. Surplus/Defisit- LO Rp 108.601.770. 707 ,52 Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan/Kesalahan Rp c. (497.956.503.500!00) Mendasar Rp 1.197.352.672.564, 15~ d. Ekuitas Akhir Laporan Perubahan ekuitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf e dengan tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember tahun 2015 sebagai berikut : a. Saldo Anggaran Lebih awal Rp 154.694.828.175,69 b. Penggunaan SAL Rp 154.694.828.175,69 c. SILPA Rp 153.310. 995. 791,21 d. Saldo Anggaran Lebih Akhir Rp 153.310.995.791,21 Pasal 8Pasal 7 Laporan Peru bahan Saldo Anggaran Lebih sebagaimana dimaksud dalam