6.Badan Kesatuan Bangsa clan Politik Untuk melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kesatuan bangsa dan politik. Pasal II Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Ditetapkan di Weda Pada tanggal: 19 Januari 2018 BUPATI HALMAHERA TENGAH, EDI LANGKARA Diundangkan di Weda pada tanggal 5 Februari 2018 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH, LEMBARAN DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH TAHUN 2018 NOMOR: 1 NOMOR REGISTER 1 TAHUN 2018 PERATURAN DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROVINS! MALUKU UTARA II JAA .nslpnsb:rib Isrst sbsq »Mslod isirn iri ls1os n11JS1T rts9Sb39q nMdJarronsm ,szniudstognom pnsro qsioe zsgA Is1dn19I rslsb FVsranroroq ngrob ii tHs19C rs1LJ)TT .HsgnoT BT3lsnlsH mo1sqLds?] d19CI sbsW ib ms/q1oil 8I0£ isrsU QI :Is99rs1 sbs? .HADVT AHHAM.IAH IT A'SUH ASIA[DAI 1CH sb5W ib nslgnsbruriC 8I0S izsLdo1 Isggas) sbsq V@TATU&HAM HAHAG &I1AT12 HAOVIT ASH3IHAM.JAH •• . . JAMA, 1H2A8 8I0C VUHAT HAV3IT ASHIHAMIAH MTAUEIAI HAIHAC IASIA&MI.I I : HOMO VHTATUHAM HAIAG VMAHUTAH 8I0G VUHAT I SITRI 91OMO A9ATU UNUJAM IIVOI HADVT A{IHAMIAH CJ PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN PERANGKAT DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH I. PENJELASAN UMUM Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membawa perubahan yang signifikan terhadap pembentukan Perangkat Daerah, yakni dengan prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran (rightsizing) berdasarkan beban kerja yang sesuai dengan kondisi nyata di masing-masing Daerah. Hal ini juga sejalan dengan prinsip penataan organisasi Perangkat Daerah yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien. Pengelompokan organisasi Perangkat Daerah didasarkan pada konsepsi pembentukan organisasi yang terdiri atas 5 (lima) elemen, yaitu kepala Daerah (strategic apex), sekretaris Daerah (middle line), dinas Daerah (operating core), badan/fungsi penunjang (technostructure), dan staf pendukung (supporting stafjj. Dinas Daerah merupakan pelaksana fungsi inti (operating core) yang melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pembantu kepala Daerah dalam melaksanakan fungsi mengatur dan mengurus sesuai bidang Urusan Pemerintahan yang diserahkan kepada Daerah, baik urusan wajib maupun urusan pilihan. Badan Daerah melaksanakan fungsi penunjang (technostructure) yang melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pembantu kepala Daerah dalam melaksanakan fungsi mengatur dan mengurus untuk menunjang kelancaran pelaksanaan fungsi inti (operating core). 7 p VA2A31U3I ATA HADVT AUHAMIAH VITAUSIAI HA{HAG VATUTAHIH 8I0C WUHAT I HOMO OM.ATV&IT MTATUAI HAHHAC WAHUTAHSH 2ATA AHA&UH3T ·I0G UHAT &I 10MO HAOVIT AHIHAMIAH HAHAG TADA3IH MAU MAG VAIUTVG&MI OWATAT HAOV'HT ATHAMIAH VITA<UH AL MU MU VIAA3UAH .I cs{sJnirotoi pas»no» BIOS nurlsT &C om0M gnbnU-grsbnu nslurtdrtoq qsbsrio» nlnlingie 2rs srisdoq swsdmom ls I1Ir{IJ J6a5) nsb iegrit Jsqot qizrmq nsgnsb ir1ls{ •dsssCI 1Bi9II79T ieibrol rprsb isese gnst sis/ sdsd rs/sesbrod (prisietr\pit) qiania nsgsb nslsie 6gui ini IsH .r[sos gniesm-griasr ib sisyn isroieroqoq Jsnoi2r gnsz is19r(l 18/gr:1H :2sin9to rs)6I1q .rtvoiel sb .1ii·ls sbsq rs/zzsbib ris;osC slgrers izseirsgo ns/oqmrolsgrs rm0lo (il) ? est iibro pns ieseinsgto rs/rnlsdmsq ieqanol (srii sibbis) dsrs erseple (sr oipot»rte.) dos slsqol Jisv 3nsj1unoq iegrit\rsbsd rd1op(l esrtib dos(l znriCl .[[tote pitroare) prrlrbnag ls»e nsb (sun»eorslost) rsHsn2slr 2rv (31o prripvsqo) ijni iegruil snselsl9q nsXsqu1mt mlsb risTsKl slqo! a6irq isgsdoe iegrun nsb esgmn) ts21U gnsbid iseoe zuugsr rs uisgron iegril rslsnsels/1 diisw nseuu isd ,rds1sl sbsql nsHis2ib gnsv nusrisnirsrsH i&grit nslmnsellr d19sI nSbsI .sliliq tr1HJ IQ9Sn1 iegrul sb es3mi nslsisellsr ?my, (toureoriost) BIG[rroq iegrnt rslsnselslom mssb riso( sl9qo! Jnsdnoq isgsdoe ntsstels[sq nsISrl grsruJrSnI Jiau 2gr nSb Is2rSnI {s1o pritptsco) inti iegrnl Dalam rangka mewujudkan pembentukan Perangkat Daerah sesuai dengan prinsip desain organisasi, pembentukan Perangkat Daerah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah 18 tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah didasarkan pada asas efisiensi, efektivitas, pembagian habis tugas, rentang kendali, tata kerja yang jelas, fleksibilitas, Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, clan intensitas Urusan Pemerintahan clan potensi Daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala Daerah dibantu oleh Perangkat Daerah yang terdiri dari unsur staf, unsur pelaksana, clan unsur penunjang. Unsur staf diwadahi dalam sekretariat Daerah clan sekretariat DPRD. Unsur pelaksana Urusan Pemerintahan yang diserahkan kepada Daerah diwadahi dalam dinas Daerah. Unsur pelaksana fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah diwadahi dalam badan Daerah. Unsur penunjang yang khusus melaksanakan fungsi pembinaan clan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah diwadahi dalam inspektorat. Di samping itu, pada Daerah kabupaten/kota dibentuk kecamatan sebagai Perangkat Daerah yang bersifat kewilayahan untuk melaksanakan fungsi koordinasi kewilayahan clan pelayanan tertentu yang bersifat sederhana dan intensitas tinggi. Kepala dinas, kepala baclan, sekretaris DPRD, kepala inspektorat clan camat bertanggung jawab kepada kepala Daerah melalui sekretaris Daerah. Fungsi sekretaris Daerah dalam pertanggungjawaban tersebut hanyalah fungsi pengendalian administrasi untuk memverifikasi kebenaran administrasi atas pertanggungjawaban yang disampaikan oleh kepala dinas, kepala badan, sekretaris DPRD, inspektur, kepala satuan polisi pamong praja clan camat. Dasar utama pembentukan Perangkat Daerah, yaitu adanya Urusan Pemerintahan yang diserahkan kepada Daerah yang terdiri atas Urusan Pemerintahan Wajib clan Urusan Pemerintahan Pilihan. Urusan Pemerintahan Wajib dibagi atas Urusan Pemerintahan yang berkaitan clengan pelayanan dasar dan Urusan Pemerintahan yang tidak berkaitan clengan pelayanan dasar. 8 4 ls196I Js/gr1ts shutmsdrsq nsbJjJrm1 6l9ns1 (sls tslgnsrT nsltnSdr ieseiosp:o riseob qieriq ns9nob isreoe ~I0C muds) 8! dsirto ts1Js15 mslmb uJ19ib 2rtsy ls1osC .estivi)lsls inoiil es&s mbsq ns/serbih dsrs(I 16gr1 gr1rsT es!sj, gnsy sir] sJ) it.bro! gsJro1 .s2 eidsr! nsipsdrsq .ls1osl nsgasrrws¥ ibjnom gnsy rs!sin;or{ rsetu .silidielo[l .ls5l ier1oq rsb ns~sirorroI aseyU estienoti nsb gn1SJ119 IOS nlsT £C zoo gsbn!J-gnsbnu nslsenbn19l Hs19s(I ts/gnsr{ Hlo trsdih ds1osI BlSq! ,s1el nsds#mi19mol .gr1inuraq Jeri b .srt2isloq Jenu ste Jen isb irib19) grsy .HK tsisJTle rsb dstosCl twists1loe ms[sh irlsbswib sre uenU sbsq[ rldstoeib prsv tu[snior{ rseruJ sse2ls!oq uJeU .isv»Cl 2stib «slsb irlsbsnwib r[51osI nlsJiron rser? grin»roa iegrl rsels/q Leu 2/1$( gr15ju5To Ir1Kl .Hr9sI asbsd musich irisbsaib ls1ssCl rs2sws9nor fui 9Lsnidnoq ie9nil (wlrrse!r[1r zre1Al .sto/oqerti ms[sb irlsbswib rHsorl slsri1no{ (ssg9roly1q ts13r132l {Jrroib sto{\notsqds] dprosCl sbsq i griqmse i limn rlsvlino} tie19d 2I1SY is15C J6lgsroT isgsdoe Jr·rt sBvlq m»D Ids7lir{ iasnibrool iegrut nsssell9m .igpr:it estironi ms? sasrlsbs 3sliod gnsv s!qi ,(HK zi1sloe .rubsd slsq! zsnib slsol dis13 slsa/ ebsaol dsnsi 2ni2grrtod Ji0so sh Js1ob{sqeni rslb dstosC &is1sloe iegruH .ls1sCl eisr1lo iuslslom ntsilsbrsgneq ieprsjl lslznsrl 1doe1o; nsdswsignuggrs19q ests ieszeiaimbs rnodo/ ies{ilirovrom HJn ies1teinimbs slsqsl esnib slsl solo slisgreib pas: redsnsjrurggrs/toq sis1q grom1sq ieiloq ruse lsqox ulqeni ,IH eitss1lsz ,nsbsd .Ism1 nsb 5VgBbs AJJi#y, ,ls195l 1/gr1T{ nSndm BIS 1ses iriTl gr dsosC bsqsl rs/[st2ib pnsz nrdstnirorol nse11U .srlil{ slsaronI mer1U rsb di@sW nsriniomo rs2rrU es1s gr6y ristioms{ nserU es)s igglib diis/ rsristni1on1oH nseLrU 9ns nsisJniT90o! rrTU rsb Tash nylq ngnSb nstis/I9d .sesb nsnz6/q u9rob nstisH19d lsbi) 8 Berdasarkan pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah Pusat dan Daerah provinsi dan Daerah kabupaten/kota sebagaimana dimuat dalam matriks pembagian Urusan Pemerintahan konkuren, Perangkat Daerah mengelola unsur manajemen yang meliputi sarana dan prasarana, personil, metode kerja dan penyelenggaraan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengoordinasian, penganggaran, pengawasan, penelitian dan pengembangan, standardisasi, dan pengelolaan informasi sesuai dengan substansi urusan pemerintahannya. Pembentukan Perangkat Daerah mempertimbangkan faktor luas wilayah, jumlah penduduk, kemampuan keuangan Daerah serta besaran beban tugas sesuai dengan Urusan Pemerintahan yang diserahkan kepada Daerah sebagai mandat yang wajib dilaksanakan oleh setiap Daerah melalui Perangkat Daerah. Atas dasar itu Peraturan daerah ini menetapkan Perangkat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dalam 3 (tiga) tipe, yaitu sekretariat Daerah, sekretariat DPRD dan inspektorat tipe A; dinas tipe A, dinas tipe B, dan dinas tipe C; badan tipe A, badan tipe B, dan badan tipe C; serta kecamatan dalam 2 (dua) tipe, yaitu kecamatan tipe A dan kecamatan tipe B. Penetapan tipe Perangkat Daerah didasarkan pada perhitungan jumlah nilai variabel beban kerja. Variabel beban kerja terdiri dari variabel umum dan variabel teknis. Variabel umum, meliputi jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah anggaran pendapatan dan belanja Daerah dengan bobot sebesar 20% (dua puluh persen) dan variabel teknis yang merupakan beban utama dengan bobot sebesar 80% (delapan puluh persen). Pada tiap-tiap variabel, baik variabel umum maupun variabel teknis ditetapkan 5 (lima) kelas interval, dengan skala nilai dari 200 (dua ratus) sampai dengan 1.000 (seribu). s4Jn1s nBsi1snot rserrU nsigrdrroq ms!sesbrsl $J0/\(91qs! rlsTs nsb ienivoq dstsC rub 1seuH nisni1on1ow sis±mi1oo nsU rsigsdroq elismn mslsh opatib snsmisgsdse grsy nor@snsm es slolgor ds1BI JS/gr1oH .molol nsD 6io¥ 3botr iroeroq ns1gs1q mb snIs ilqilon .gs1519¢ in:qir gry nosisasm iegml rsssggslvn9q .@1692n1993r1@q siesiib;oognq ussrselslq nsieseirsgrognsq nsb .ieseib1brste 4grtsdmgrtoq rsb rsilsnq nsessgnoq ts1Jesiegde(IS2IJU.J iesmolni sslologoq .sis1(1iT9II19 10)ls! l?driqror rls193C Jslpn8to'i rs!LJ3nsdntoH ·9 :!srsI rsrsroH nsrqmerol buybnoq dslmui .rLsyslin esurl g(57 is'ritrsno nseurU nsgrrsb isurzse esgtn} nsdod nsTse9d a1s/arselslih dis«r ty sbnsr isgpdo rs1sG sbsqol rs{dsroeib .ls1es(I J5/gns19 ilslsr sosC qsioe dolo ts/pasts] nslaBrr ii ds:orb 1IJ11] ti sesb es)A ' i 4ii»4 .sqii (sgin) & mimb dsgnsT srodsmirsH mssqds?2l ds19sI zsnib ; o&i so!qzni rnb I s1sloe .dsrsI 1si111le «sb • oqit asbsd .A ·qi rsbsd ; oqi esrib rsb &1 qi esib A qii 01£18mos{ tisv sci (sb) S rnslsb nstsnuso¥ shoe ;O qit nsbsd r[sT6Cl J2/gns:°l ·qi» rsqstort .& ·qi} nstsmss¥ nsb A oqit .sirs/ nsdd tosisv ilin dslrui nsganidq sbsq nlSesbib .eiclot lsdrisv ash muru ldsisr isb i1ibr» sjel nsdod [odsi1sV dslm:i .dsvs!in es»l dububrsq dslrnii iqilsr .mumu lodsisV 6O& see dodod tssgrsb dstssl sjslod sb nssqsbnoq as19IS sI9311 1sd:d a:{sG;mom gfy zirls! !sdsiv rsb (csesq dulq srb) qi1-qi sbrl .(aueoq r!aria rsqsiob) 08 s29dse Jodod nsgnob ? rt/qstsih aiclst losit;; ruqust rmJ ladsisv /isd Isdsitsv isqmse (us1 Lb) O0£' isb islin slsle asgnob lsvrsnni eslol (snil) .(dioe) 000.I rs3nob Pemerintahan Daerah memprioritaskan pelaksanaan Urusan Pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Oleh karena itu, Perangkat Daerah yang melaksanakan Urusan Pemerintahan wajib berkaitan dengan pelayanan dasar diwadahi dalam bentuk dinas utama minimal tipe C. Pembinaan dan pengendalian Perangkat Daerah dalam Peraturan Daerah ini dimaksudkan dalam rangka penerapan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi antar Daerah dan antar sektor, sehingga Pemerintah Daerah taat asas dan taat norma dalam penataan kelembagaan Perangkat Daerah. Perubahan Peraturan Daerah ini memberikan gambaran yang jelas bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dalam menata Perangkat Daerah dilakukan secara efisien, efektif, dan rasional sesuai dengan kebutuhan nyata dan kemampuan Daerah serta adanya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi serta komunikasi kelembagaan antara Pusat dan Daerah. Perubahan Peraturan Daerah tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah ini telah mendapat persetujuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah berdasarkan Keputusan DPRD Nomor 02/DPRD/HT/2018 tentang Persetujuan Atas 3 (tiga) Buah Rancangan Peraturan Daerah tanggal 19 Januari Tahun 2018 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. II. PENJELASAN PASAL DEMI PASAL.