1.Daerah Kabupaten adalah Daerah Kabupaten Karawang.
2.Pemerintah Daerah Kabupaten adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.
3.Bupati adalah Bupati Karawang.
4.DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karawang.
5.Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang.
6.Perangkat Daerah adalah unsur pembantu Bupati dan DPRD dalam penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah. 2
7.Tuberkulosis yang selanjutnya disingkat TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis yang dapat menyerang paru dan organ lainnya.
8.Penanggulangan Tuberkulosis yang selanjutnya disebut Penanggulangan TBC adalah segala upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif yang ditujukan untuk melindungi kesehatan masyarakat, menurunkan angka kesakitan, kecacatan atau kematian, memutuskan penularan, mencegah resistensi obat dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat Tuberkulosis.
9.Tim Percepatan Penanggulangan TBC Tingkat Kabupaten (Distric Based Public Private Mix/ DPPM), adalah Kelembagaan Penanggulangan TBC Tingkat Kabupaten atau jejaring layanan TBC yang melibatkan seluruh fasilitas kesehatan, Pemerintah Daerah dan swasta yang dikoordinasikan oleh Perangkat Daerah yang membidangi urusan kesehatan.
10.Masyarakat adalah orang perseorangan, keluarga, kelompok, organisasi sosial, dan/atau organisasi kemasyarakatan. 11.Pasien TBC adalah Orang perorangan, yang dinyatakan terinfeksi bakteri Myobacterium Tuberkulosis oleh dokter/ petugas kesehatan setelah dilakukan pemeriksaan sesuai standar.
12.Pasien TBC Resisten Obat (RO) adalah kondisi dimana Pasien yang terinfeksi bakteri Myobacterium Tuberkulosis kebal terhadap obat TBC lini 1
13.Pasien TB RO Dropout (DO) adalah pasien yang tidak teratur minum OAT sesuai panduan, menghentikan secara sepihak sebelum waktunya, tidak mematuhi anjuran dokter/petugas kesehatan, atau bisa juga tertular oleh pasien TB RO lain
14.Obat Anti Tuberkulosis (OAT) adalah Obat kombinasi dari beberapa jenis obat antara lain Isoniazid, Ripampisin, Pirasinamid, dan Etambutol yang digunakan untuk mengobati pasien TBC.
15.Pengawas Menelan Obat (PMO) adalah Orang yang dipercaya atau memiliki kekerabatan dengan penderita TBC, yang bertugas untuk mengawasi Penderita TBC saat menelan obat anti TBC (OAT) sesuai jadwal pengobatan hingga akhir pengobatan sehingga pengobatan penderita TBC terpantau hingga selesai
16.Pencegahan adalah upaya agar seseorang tidak tertular kuman Mycobacterium Tuberculosis.
17.Pengendalian adalah upaya dalam rangka mengatasi masalah TBC melalui promosi kesehatan, Surveilans TBC, penanggulangan faktor resiko, penemuan dan penanganan kasus TBC, pemberian kekebalan, dan pemberian obat pencegahan. 3
18.Surveilans Tuberkulosis yang selanjutnya disebut Surveilans TBC adalah kegiatan pemantauan dan analisis sistematis terus menerus terhadap data dan informasi tentang kejadian penyakit TBC atau masalah kesehatan dan kondisi yang mempengaruhinya untuk mengarahkan tindakan pengendalian yang efektif dan efisien.
19.Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat.
20.Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah Puskesmas di Daerah.
21.Bacille Calmette Guerin yang selanjutnya disingkat BCG adalah Vaksin untuk Tuberkulosis yang dibuat dari basil Tuberkulosis yang dilemahkan dengan dikulturkan di medium buatan selama bertahun-tahun.
22.Human Immunodeficiency Virus yang selanjutnya disingkat HIV adalah virus yang menyerang sistem imun dan jika tidak diterapi dapat menurunkan daya tahan tubuh manusia hingga terjadi kondisi Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS).
23.Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang selanjutnya disingkat AIDS adalah suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya virus HIV dalam tubuh seseorang.
24.Strategi Directly Observed Treatment Shotcourse yang selanjutnya disebut Strategi DOTS adalah strategi pengendalian Tuberkulosis yang diawasi langsung oleh pengawas menelan obat yang sudah mendapat pengarahan oleh petugas TBC dan terdiri dari 5 (lima) komponen kunci yaitu komitmen politis, dengan peningkatan dan kesinambungan pendanaan, penemuan kasus melalui pemeriksaan dahak mikroskopis yang terjamin mutunya. pengobatan yang standar, dengan sepervise dan dukungan bagi pasien, sistem pengelolaan dan ketersediaan obat anti TBC yang efektif dan efisien.
25.Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin yang dapat mengganggu efektifltas Obat Anti TBC.
26.Balita atau anak usia dibawah lima tahun, merupakan kelompok rentan terkena penyakit TBC dari kontak erat atau kontak serumah.
27.Pra Lansia adalah orang dengan usia mulai 45 tahun sampai 59 tahun, sedangkan Lansia atau orang lanjut usia adalah orang dengan usia mulai 60 tahun sampai 70 tahun dengan penurunan imunitas merupakan kelompok rentan terkena penyakit TBC dari kontak erat atau kontak serumah. 4