Peratu ran Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetah uinya, memerintahkan pengu ndangan Peraturan oaerah in i dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Ka ur. Diundangkan d i Bintuhan pada ta nggal ~f, 171tlf£t 20 18 SEKRETARISDAERAH KABUPAT NANDAR MU DI, S.Sos., M.Si Pembina Utama Muda/IVc NIP. 19690127 199003 1 004 Ditetapkan di Bintuhan pada tanggal 2C7 MAP.ff 2018 PAUSI LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KAUR TAHUN 2018 NOMOR: 2l/S NOMOR REGISTRASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN KAUR PROVINS! BENGKULU TAHUN 2018 NOMOR : 2 / 15 / ,Zo!B Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Kaur Nom or O&i Tahun 2018 Tanggal : % ~6'e\- 2018 , JENIS USAHA DAN/ATAU KEGiATAN YANG WAJIB DILENGKAPI UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (UKL) DAN ' UPAYA PEMANTAUAN LINGKUiNGAN HIDUP (UPL) KABUPATEN KAUR ' I. Bldang Perhubungan dan Lalu Llntaa Jalan ! ' SKALA/ NO ' JENIS KEGIATAN SATUAN BESARAN KETERANOAN A. Perhul:jungan Darat
a.Tetpililal peti kemas dan terminal barang, (lu~) ha 0,5 s.d. 5
b.Sta'siu n , (luas) ha Semua besaran
c.Deto dan balai yasa , (luas) Ha 0 ,5 s .d. 5
d.Jalan rel dan fasilitasnya, (pru,jang) Ian 5 s.d. 25 ' e . JeI11batan atau gorong-gorong dan perlintasan Semu a Ukuran se~idang '
f.Jerj,batan layang kereta api, (panjang) km <5
g.Kegiatan penempatan hasil keruk (dumping) di daijat: ' - volume m• 50.000 s.d 500.000 - ltjas area dumping ha 0,5 s.d 5 2 . Angkutan j alan: I a . Tertnlnal penumpang, (luas) : h a 0 ,5 s .d < 5
b.Terininal barang, (luas) I . ha 0,25 s .d 2
c.De~o, (luasJ ha 0,1 s .d 5 d . Pe, gujian kendaraan bermotor, (luas) ha 0,5 s .d 5
e.Pe, b~nan depo peti kemas, (Iuas) ha 0,25 s .d 5
f.Perli.b~n an terminal terpadu moda dan ha <2 fu ngsi, (luas)
3.Pelabuljan sungai, danau d an penyeberangan: a . Deftllaga, (luas) · ha 50 .d200
b.Ke</,alaman tambatan, (kedalam;,_n) M -2 s.d -10 c . Bot ot kapal sandar, (b<,rat) DWT < 3.000
d.Te'j'l1inal penum pang, (luas) ha 0 ,5 s .d 5
e.Pengerukan s ungai/danau, (volume) m• 5 0.000 s.d 500.000 : NO . JENIS ~IATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN : BESARAN ' B. Perhu~ngan Laut
1.Fasilita1 tambatan:
a.Oejimaga, (panjang) m 50 .d'.200 b . Kepa!aman tambatan, (Kedalaman) LWS -4 s .d -10
c.Bo'bot kapaJ sandar, (berat) owr 1.0 d 10.000 d . Trestle dermage, (luas) m• 750 s.d 6 .000 '2. Fasilita~ terminal dan gudang: '
a.Terminal penumpang, (panjang) m• 600d 3 .000 '
b.Tepninal peti kemas, (luas) m• 500d 1.000
c.Lapangan penum pukan, (luas) m• 1.0 d 3.000r d . Gudang, (luas) m• 500d 2.500 e . P!'j'Sarana penampung curah cair, (volume) m• 30.000
3.Fasilitas lainnya: '
a.Ja)an, jembatan dan rel kereta api, (panjang) km 2,5 s.d 25
b.S'f'ur dalam, (debit) m 3/jam 2,5 s .d 10
c.Penahan gelombang (break water), (panjang) m 50 s .d 200I d . Si;igle Point Mooring Buoy untuk Kapa!, (b botl OW'l' 500 s .d 10.000
4.Pengeru)<an d a.n reklamasi:
a.t~•rukan (Pemeliharaan/maintenance), m 3 100.000 s.d (v ,lume) 500.000 :
b.Pepgerukan (capital dredging material ms 100.000 s.d keras), (volume) 500.000
c.Reklamasi (pengurukan) ' - ~Luas, atau ha 2 s .d 25 • !Volume ms 100.000 s.d : 500.000
d.~~tan Penempatan Hasil Keruk (Dum ping Sire) . Luas, atau ; ha 2 s .d 25 . · Volume ms 100.000 s.d I 500.000
5.Pengenikan/Perataan Batu Rarang, (Volume) Volume karang ' tidak kurang
6.Pekerja,zi Bawah Air (PBA): dari 100.000 m s
a.PiP,a rninyak/ gas, (panjang) km < 100
b.Kabel listrik mempunyai tenaga kV < 150 C. Kabel telekomunikasi dari pelabuhan Km > 100 te,/dekat, (panjang) ·-
11.Bidang Ko~unikui dan Iuf'onnatika i NO JENIS KEGIATAN ;
1.Pemasat]gan Kabel Telekomunikasi Bawah Tanah
2.Pemancar Radio atau Televisi ' '
3.Antena~n Selular atau Based Transceiver Station ), dengan ketinggian menara: • Krit a Zona I 1) ::,ah ;~::.t~~: ~::u::..=gkat petlggunaan/pemakaian jasa telekomunikasi saj,gat padat. 2) Pef.ernpatan titik lokasi Menara Te ekomunikasi pada pennukaan tanah h8.fnya untuk Menara Tunggal, kecuali untuk k~ntingan bersama 3) M nara Telekomunikasi yang didirikan d i petmukaan tanah maupun di a tas bangunan, ha)-us diadakan kamuflase, sehingga terdapat kekerasian antara bentuk dengan peruntukan lo~asi di tempat Menara tersebut didirikan. 4) Menan, Telekomunikasi dapat didirikan di ati s bangunan dengan ketinggian rangka m '1'1ara ditentukan sb b: a . 1 Di atas bangunan 4 lantai maks imum ; ketinggian Menara Telekomunikasi.
b.: Di atas bangunan 5 s.d. 8 lantai, ' m aksimwn kctinggian Menara ! Telekomunikasi. c . Di atas barumnan 9 lantai atau lebih. · Krit~ Zona II 1) Loj<asi yang kepadatan bangunan bertingkat 1-•·-= o""'' ,...,2) Pe empatan titik lokasi Menara Te ekemunikasi pada per mukaan tanah dapat di kan untuk Menara Rangka dan Menara Tu al. 3) M nara Telekomunikasi yang didirikan di peftllukaan tanah maupun di atas ba.ngunan, har1• diadakan kamuflase, sehingga terdapat keserasian antara bentuk dengan peruntukan loKasi di tempat Menara tersebu t didirikan. 4) Mdnara Telekomunikasi dapat didirikan d iatas bapgunan jika tidak dim ungkinkan didirikan di )>tas pennukaan tanah dengan ketinggian s bb : a ,i Diatas bangunan 4 lantai maksimum , ketinggian Menara Telekomunikasi. b.: Diatas bangunan 5 s .d. 8 lantai, maksimum. ketinggian Menara • Telekomunika.sl. c .i Diatas bangunan 9 lantai atau lebih · maksimum ketinggian Menara Telekomunikasi. ; . Kritetia Zona m 1) Lojcasi dimana kepadatan bangunan bertingkat dan bangun-bangunan kurang 2) !:"f1at. Pepempatan titik lokasi Menara Telekomunikasi pada pennukaan tanah dapat diljlkukan untuk menara Rangka dan Menara 'i\1)lggal. 3) Menara Telekomunikasi di atas bangunan ~gkat tidak diperbolehkan kecuali tidak dirundari karena terbatasnya . pl karangan tanah dengan ketentuan ' ke ·ngg;an disesuaikan dengan kebutuhan fre'kuensi telekomunikasi dengan tinggi m lil<simum dari permukaan tanah. ' SATUAN SKALA/ KETERANGAN BESARAN km 0,5 s .d < 5 ha ◊ ,5 s.d < 1 m 25 m 20 m 15 m 25 m 20 m 15 m 52 I III, Bldang P~kerjaan Umum Beberapa kj'.tan pada Bidang Pekerjaan Umum mem.pertimbangkan skala/besaran kota yang menggunak lretentuan berdasarkanjumlah populasi, yaitu: • Kota etropolitan : > 1.000.000 jiwa • Kota sar : 500.000 - 1.000.000 jhva • Kota tdang :200.000 - 500.000 jiwa • Kota cil : 20.000 - 200.000 j iwa Berdasarkan . ata Statistik Kaur 2016, Jumlah Penduduk Kabupaten Kaur adalah 115.000 Jiwa Lebih, sehingga Kabupaten Kaur masu.k dalam kategori Kota Kecil. NO JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN BESARAN Sumbet- Daya Air '
1.Bendu~an/Waduk a . Pe~bangunan bendungan :-Tinggi Jn 6 s .d < 15 !- Luas genangan ha 50 s .d < 200 j· Daya tamp ung (volume) m~ 100.000 s .d 500.000
b.Repabilitasi bendu ngan ;• Tinggi m 6 s.d < 15 '. Luas genangan ha 50 s.d < 200
1.Daya tampung (volume) IIi3 100.000 s.d ' 500.000
2.Daerah ~ asi:
a.:;,tbangunan daerah irigasi baru,dengan ha 500 s .d 2000
b.Re'1abilitasi d an peningkatan daerah ii-4iasi: ha 500 s .d < 1.000 - 1luas ha 500 s .d < 1.000 . itambahan Juas areal
c.Petetakan sawah, dengan Juas (per ha 100 s.d < 500 ke mnnkl 3 . Pengem oangan Rawa:
a.Re damasi rawa pasang surut, dengan luas ha 500 s.d < 1.000
b.Re dame.al rawa non pasang surut/Jebak, ha 500 s.d < 1.000 de ,gan luas
4.Pembar gunan Pengaman Pantai dan Perbaikan Muara ~ungai:
a.Se3ajar pantai - tembok/sea w;ii/revetment, (panjang) km > 1 b . Tegak lurus - groin , break water (panjang) m 10 s .d < ' 500 5 . Norm~asi Su ngai (termasuk sudetan) dan pembuatan kanal banjir:' I .
a.Kota besar/ metropolitan • iianJang . km 1 s.d < 5 . luas ha 1 s .d < 5 . volume kerukan m3 50.000 s .d < ' 500.000
b.Kota sedang, panjang . p~jang: km 3 s .d < 10 • volume kerukan m• 100 .000 s .d < 100.000
c.P~esaan, panjang • pp.njang km 5 s .d < 15 • volume kerukan m• 100.000 s .d < 100.000 d . Sodetan semua besaran ,. ' NO JENlS KEGIATAN SATUAN SKALA/· KETERANGAN BESARAN 6 . Persam ahan
a.Ten pat Pembuangan Akhir (TPA) dengan s ist m controlled landfill atau s anitary landfill .J luas ha < 10 , kapasitas ton < 10.000I b . TP.Aj di daerah pasans surut -1 luas ha <5 ~ kapasitas ton < 5.000
c.Pe!I\bangun an trarisfer- station (kapasitas ton/hari < 1.000 opetasional) '
d.Petllbangunan Incinerator semua besaran '
e.B~an com posting dan daur ulang ton/hari >4 (kai:jasitas sampah baku) m• > 500 I IV. Bldang P+t-tsata I NO JENIS KEGIATAN . SATUAN SKALA/BESARAN KETERANGAN
1.Penyediaan Akomodasi:
a.Hot! ! Berbintang (jumlah) kamar semua be.saran
b.Ho~! Melati (jumlah) kamar 2 11
c.Bu '1'i Perkemahan (luas) ha 2 1 ' 2 . Penyed;t Makanan dan Minuman: a . Res oran (jumlah) kursi 2 200
b.Rurilah Makan (jumlah) kursi 2 200 c . J a3f Boga (jumlah) porsi 2 1.000
3.Penyerahan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam: I - Pengelolaan dan pemanfaatan Taman Wisata {luasl ha Semua besaran
4.Pengusa,naan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam: ; a . Penjbangunan dan/ atau Pengelolaan ha " 1Pusat•pusat Kesenian dan Budaya (luas)
b.P:1-bangunan dan Pengelolaan Taman ha < 100 Re easi (Juas)
c.Pembangunan d an Pengelolaan Tempat ha 2 1 Hiburan (luas)
d.Pen bangunan dan Pengelolaan Satwa ha :, 1 nu, ,1
5.Pengusi _h aan Obyek dan Daya Tarik Wisata Minat Kh usus: a , Pembangunan dan/ a tau Pengelolaan kamar 2 11 Wisata Tirta (luasJ
b.Pell\'bangunan dan Pengelolaan Wisata ha :, 1 Kesehatan (luas) ; . NO ; JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN BESARAN
1.Ru mah Sakit semua tipe (A, B, C atau D): a . Luas llahan (luas) < 2,5
b.Luas _bangunan (luas) ha < 10.000 c . .JumJilh tempat tidur (golongan) m• Sesuai kelas RS Kelas A,B,C/ sejenis 2 . Puskes,vas dens.a,, rawat inap Rawat inap Semua besaran ' ' ---. --:- - -. , 3 . Laboratorium Kesehatan Pemerintah
a.BatailLaboratorium Kesehatan atau yang setark
b.Balai!Teknis Kesehatan Linglrungan atau v= lsetara
4.Laboratd>rium Kesehatan Swasta a . Labotatorium Klinik Utama b . Laboi-atorium Kesehatan Masyarakat UUUI!a ' 'VI, Bidang E.,eigj dan Sumber Daya Mineral 'NO JENIS KEGIATAN ! A. Miner-,, Batubara, dan Panas Bumi 1. . Kegiatarl eksplorasi detail pada tahap !UP Eksplorisi, yang berupa kegiatan delineasi 3 dimen, i yang mencakup: · Pembotan ' . · PembtJ#lt puritan • Lubangbor · Sha.ft : • Terowqngan I
2.Mineral, batubara dan panas bumi • Luas ~rizinan (luas); atau · Luas d~erah terbuka untuk pertambangan (luas) :
3.Tahap qperasi Produksi a . Pana~ Bumi Eksploitasi dan pengembangan uap pan8J! bumi untuk listrik (daya)
b.Batubara/gambut • Kapasitas; dan/ a tau ' · Jutah material penutup yang dip dahkan (volume)
c.Mineral bukan l0gam atau mineral batu't" •Ka:Esitas (volume); dan/ a tau - Ju ah material penutup yang dip , dahkan (berat) d . Pengambilan air bawab tanah (sumur 'tana~ dangkal, sumur tanah dalam dan mataiair), /debit) ' B. MlnyaJ$ dan Ou Bumi 'I. Eksploilhsi minyak dan gas bum i serta peng=an_produksi di darat • La minyak (barel) · La · an.gag (juta metrik persegi) . . I 2 . Eksploi~si minyak dan gas bumi dan pr oduk~i di laut . La=.minyak (bare!) • La ·gas (juta m etrik persegi) '
3.Pemb~nan kilang: • LPG fiuta metrik persegi) . LNG puta metrik persegi) . Minyμ (barel) ' ' ' Semua be.saran Semua besaran Semua besaran Semua besaran SKALA/ SATUAN KETERANGAN BESARAN . Semua besaran , 5 s.d < 200 ha 5 s .d < 50 ha (kumulatif/tah unJ MW < 55 ton/tahun 100.000 s .d < 1.000.000 ton/tahun 400.000 s.d < 4.000.000 m3/tahun 50..000 s .d < 250.000 Liter/ detik <50 BOPD < 5 .000 MMSCFO < 50 < 15.000 (J umlah total < 90 lapangan semuas sumur] MMSCFD < 50 MMSCFD < 50 BOPD < 10.000 4 . Pembangunan kilang biofuel (beratj ton/tahun < 30.000 '
5.Termin~I Regasifikasi LNG (daratj lau t), (juta mmrik persegi) MMSCFO < 550 VII. Bldang Pf,rtanlan I NO ! JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN BESARAN
l.BudidaY:" Tanaman Perkebunan a . S em~sim d engan atau tanpa unit ha 100 s .d < 3.000 pengQJahannya , lu as dalam kawasan budidaya non kehu tanan, (Juas) '
b.Tahu nan dengan atau tanpa u nit ha 100 s .d < 3.000 peng lahannya, Juas dalam kawasan budi, ,aya n on kehutanan, (Juas) VIII. Bldang Petemakan NO • JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN BESARAN
1.Budic!:f :burung puyμ h : • Terle pada saru hamparan Jok asi, ekor ~ 25.000 popuJa!,i, (jumlah)
2.BudidaJ a ayam pedaging: a . Terle tak pada satu hamparan Jokasi, prod, ksi per siklu s, (jumlah) ekor :a: 15.000
b.Luas llahan (luas) ha :a: I
3.Budida~ ya m petelur : a . Terle pada satu hamparan Jokasi, pop±i (jumlah) ekor :a: 10.000
b.Lua.. i1ahan (Juas) ha l o.d 2 '
4.BudidaYJa itik dan/ a tau angsa dan/ a tau en tok: , • Terletaf< pada satu hamparan Jokasi, ekor :a: 15.000 popu la!si (ju mlah) 5 . Budid= kelinci: · Terle pada satu hamparan Jokas i, ekor :a: 1.500 populasi (jumlah)
6.Budida~ kambiJ)g dan d.omba: • Terletal< pada satu hamparan lokasi, ekor :a: 300 populaiii (jumlah) 7 . BudidaYi' rus a: • Terletak.pada satu hamparan Jokas i ekor :a: 300 populaili (jumlah) 8 . Budidaya babi: · Terletak pada satu hamparan lokasi popu l"l'i (ju mlah) ekor :a: 125 9 . Budidaj.a sapi potong: - Terle~ pada satu hamparan lokasi ekor :a: 100 populasi (jumlah)
10.Budidaj.a sapi perah :
a.Terleb.k pada s atu h amparan lokasi pop;'l:i (jumlah) ekor 2 20
b.Sapi roduktif, popu!.asi (jumlah) ekor :a: 50 I
11.Budida:Yi"- kerbau: • Te rletak pa.da satu hamparan lokasi ekor :a: 75 popuJa\si (jumlah)
12.Tem pat ~ enampungan ayam, terletak pada satu hayiparan lokasi, populasi (jumlah)
13.Rumah pemotongan hewan:
a.Ayani Potong, dengan kapasitas prodi k•i (jumlah)
b.Sapi Kerbau (jumlah)
c.Kamil,ing/Domba (jumlah)
14.Budida,J(a temak secar a terpadu (Jebih dari satu jen,is ternak) yang ter letak pada satu hamparan IX. Bidang P~rikanan I NQ JENIS KEGIATAN A. Perikanjan tangkap
1.Pelabur an Perikanan sebagai Prasarana Perikan u, di Juar Daerah Lingkungan Kerja P Pelabuhan Umum ' L - Panj~ttennaga, (panjang) - Penah gelombang, (panjang) - Kawas . industry perikanan, (luas)
2.Penge~n kolam pelabuhsn perikanan dan/ a alur pelayaran dalam lingku~an kerja pelabuhan perikanan dan me enuhi kriteria sbb: - Volum pengerukan (volum e) - Kedaiajnan_ pengerukan (kedalaman)
3.Pengeru)<an/reklamasi pantai da1am linglruJ1$an kerja pelabuhan perikanan (luas) , B. Perlbn,n Budidaya. !
4.Usaha Sudidaya tambak udang/ikan tingkat teknologi maju dan madya dengan atau tadpa unit pengolahannya '
5.Usaha 1:1:'didaya Perikanan a .Budip.aya kerang m u tiara/ rum put laut/lkan laut dcngan tingkat teknologi majuldan madya dengan atau tanpa unit pengolahannya (luas)
b.Budidaya perikanan terapung (jaring apu~ dan pen sistcm) 1) dilair tawar (danau) - luas - j\1mlah 2) dfair laut - fuas . jμ mlah
6.Usah~cilididaya Perikanan Payau a . Bu aya tambak pada lahan tanpa m embuka hutan mangrove, menggunakan teknologi intensif a tau den93Jl unit pembekuan/ cold storage dan/2atau u.nit es balik, dengan luas b . Pem1,enihan udang, dengan kapasitas prodμks i benur ! 7 . U s0-0a 1udidaya Pcrikanan air tawar menggu akan teknologi intensif: I - Luasl atau - Kapai,itas produksi I ' ekor >- 15.000 ekor :. 1.000 ekor Semua besaran ekor Semua besaran . Semua besaran SATUAN SKALA/ ~TERANGAN BESARAN m 20 s .d < 200 m 50 s.d < 200 ha 5 s .d < 10 m 3 100.000 s.d < m 500.00 -2 LWS s .d < -4 LWS ha S s.d < 25 ha Luas < SO ha 5 s.d < 50 ha Luas < 2,5 unit Jumlah < 500 ha Luas < S unit 200 s.d < 1.000 ha 5< Luas< SO ekor/th :a, 40.000.000 ha sS ton/ hari < 50 ' 8 , Usaha P,enanganan/ pengolahan: a , μ saha pengolahan tradisional, ton/hari/ unit 1 s .d < 5 (perebusan, penggaraman, p.,ngeringan, pengasapan <ian/ a tau fermentasi) dengan ~apasitas b , saha penanganan/ pengolahan ton/hari l s .d < 5 ikan modem/ ma.ju, seperti: S em u a bes aran ,. Pem bekuan/ cold storage ton/hari >5;_ Pengalengan lkan '· Penanganan !kart Segar ton/hari Semua besara n '- --· ~ . Pengekstrasian ikan dan =-- , rumout laut 9 . Usaha Fpil<anan Terpadu S emua besaran ' SKALA/NO JENI S KEGIATAN SATUA;N BESARAN KETERANGAN
1.Pena ngllaran satwa liar di hutan lindung . Semua besaran i
2.Penang~ satwa liar di hu tan produksi ha L,u as < 5 '3. Pemanfaatan aliran air di hutan lindung . Semua bes aran 4 . Pemanf'latan aliran air di hutan produ ks i . S emua besaran
5.Pem anfaatan air di hutan lindung . Dengan volume pengambilan a ir k u.rang dari 30% dari ketersedfaan sumber daya atau : debit 6 . Pemanfaatan air d.i h u tan produksi . Dengan volup,e ' pengambilan a ir kurang dari 300/4 dari ketersediaan sumber daya a tau debit
7.Wisata ,μam di hutan lindung . Semua besaran ' 8 . Wisata ~lam di hutan produksi . S em ua besaran 9 . Usaha__~ anfaatan hasil hutan keyu h a l,uas s 30.000 Res torasi Ekosistem d alam hutan alam oada hub oroduksi
10.Usaha P!'manfaatan ha s il hutan kayu ha Luas s 10 .000 dalam hittan tanaman pada hu tan ha produksj.: ha a . Huj:an Tanaman l11dustri (HT!), de~n luasan;
b.H u Tan aman Rakyat (HTR), de1 gan Juasan;
c.Hu tan Tanaman Hasil Rehabilitasi fH'. HR\. denaan lua san.
11.Usaha P;,tnanfaatan Has il Hulan Bukan ha l,uas .: 10.000 Kayu (U!'HHBK) dalam h utan alam pada h utan ptodu ksi: a . Roian, s agu, nipah bambu yang m + puti kegia~ penana.man, ha Luas s 10.000 p:;anenan, pengayaan, p eliharaan, pengamanan dan pemasaran hasil, dengan luasan.
b.Geh,h, kulit kayu, dau n, buah atau bi:haru, yang m elipu ti kegiatan p . enan, pengayaan, pe,j,.eliharaan, pengamanan d an =.+.asaran hasil, denaan Ju asan . . '12. Usaha !t!anfaatan basil hutan bukan kayu d hutan tanaman pada hutan produk$li: h a Luas s 10.00 0 a . Rota,,, segu, nipah oombu ya..'lg meiip u ti kegiatan penanaman, i-·-· pe eliharaan, pengamanan d an pe asaran basil, dengan luasan. ha Luas s 10.000
b.Ge , kulit kayu, daun, buah atau bij' gaharu, yang meliputi kegiatan p:%:anenan, pengayaan, p eliharaan, pengamanan dan ha Lu as s 10 .0 0 0 perilasaran has ii, dengan lu asan .
c.Ko,:noditas pengem bangan bahan ball:u bahan bakar nabati (biofuel), derl=n luasan.
13.lndus 1 primer bas il hutan:
a.In us tri primer basil h u tan kayu m• (indu stri penge,gajian kayu, indutri s erpih kayu, indu stri veneer, industri k~ lapis, dan laminated veneer I . ber), dengan kapasitas pt·oduksi. h a Lu as .: 15
b.ln t tri primer basil h u tan bukan ka , dengan luasan. 14 . Pemb""¥'1nan taman s afari. ha Lu as < 250 • 15 . Pem bangun an kebun bina tang ha Luas < 100 !
17.Pengu:iaan taman buru dengan luas total su . blok pengelolaan dan s ub blok ha Luas < 1.000 non b u':' pada blok pemanfaatan. 18 . Pengu""faan kebun buru. h a Luas < 250
19.Penangl<aran tumb uhan alam dan/ atau Semua besaran penangl<,,.,an satwa liar yang d i=rn ~aana1ran. 2 0. Pembai komers i :i,nan taman s atwa untuk tujuan ,,. Semu a besaran 2 1. Pemban tunan tempat penampungan satwa li'f yang d iperdagangkan. m • Luas > 1.000 XI. Bldang P~dustrlan dan Pentagangan Skala/Besaran pada daftar jenis rencana usaha dan/atau kegjatan di Bidang Perindustrian yang waj ib dilenglaipi dengan UKL-UPL dan berdasarkan k epada Undang-Undang Nomor 20 Tabun 2008 ten tang Tata l9saha Milao, Kecil dan Menengah, dengan nilai investasi : ' a . U$,lha Milb-o, slgi,!il,/besaran: 0 - 50 jut a (Mikro);
b.Usaha KecrI, skala/ besaran: 50 juta - 500 juta (Kecil);
c.Usaha Mepengah, skala/ besaran: 500 juta - 10 Milyar (Men engah); d . Usaha Befll", skala/besaran: > 10 Milyar (Besar). A. Bldan& P♦ rindustrtan '' No KODE I JenlsKegiatan S atuan Skala/Besarani KBLI: I
l.15112 i Induatrt Pen&elolaan dan Pengawetan Daglng. lnvestasi Menengah/Besar i Kelompok ini mencakup usaha pengolahart dan (Rp.) 500 ju ta s .d 1 O ~. I pengawetan daging d engan cara pengalengan, milyar/> 10 milyarI pengasapan, penggaraman. Pembeku an, pemanisanI i dan sebagainya. Termasuk juga pemb uatan s osis I daging, kaldu dan pasta daging. 2 . 1512.L Induatri Pengalenpn Ikan dan Biota Perairan Investasi Menengah/ Besar i Lalnnya. I Kelompok inJ m encakup uaaha pengolahan d an (Rp .) 50 0 j u ta •-d 10- I- - ' pengawetan ikan dan biota perairan lainnya m r lalui mfryar/ > 10 m ilyar - ----- ! proses-penga)engan, seperti: ikan sard encis dalamI I kaleng, udang dalam kaleng, dan kerang dala!n kaleng. Kegiatan kapal pengolah ikan hanya ' m elakukan pengolahan (tanpa melakukan kegiatan 'I penangkapan) termasuk dalam kelompok ini. y
3.15124 ' Induatrl Pembekuan Ikan dan Biota Pen!an lnvestasi Menengah/Besar f Lalnnya. Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan (Rp.) 500 ju ta s .d 10 ! peng11weran ikan dan biota perairsn lainnya melalui milyar/> 10 milyar ' proses pembekuan, seperti: ikan bandeng beku, ' I kakap beku, ikan tuna/cakalang beku, udang beku, I kakap belru, dan paha kodok beku. Kegiatan ; pembekuan ikan atau biota perairan lainnya yang ' tidak dapat dipisahkan dBii usaha I penangkaran/budidaya dimasukkan dalam I golongan 050 (Perikanan). Kegiatan ini tidak I termasuk usaha pendinginan ikan dengan es yang I ' ·dimaksud untuk mempertahankan kesegaran il,:an tersebut. 4 . 15 131 ' lnduat:ri Penplengan Buah·buahan dan s-,,,iran. lnvestasi Besar! ! Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan t pengawetan buah-buahan dan sayuran melalu i (Rp.) > 10 milyar i proses pengalengan, seperti: nanas dalam kaleng, ' rambutan dalam kaleng, dan wortel dalam kaleng. ! Yang dimaksud pengalengan di s ini merupakan i proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. !
5.1514 1 ! Industri Mlnyak Kasar Dari Nabatl dan Hewttni. Inves tasi Besar : Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan- : bahan dari nabati maupun hewani, menjadi minyak (Rp.) > 10 milyar ! mentah (crude oil) yang masih perlu diolah lebih : lanjut dan biasaeya produk ini dipakai oleh industri i lain, seperti: minyak mentah kelapa sawit (crude ' i oil), dan minyak mentah kelapa. Meskipun produk ! tersebut masih memerlukan pengolahan lebih ' lanjut, kadangkala produk tersebu t dapat i digunakan sebagai bahan makanan, seperti: I minyak bunga matahari, minyak ikan,I I minyak/lemak babi, lemak sapi dan lemak unggas. I Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya I yang digunakan untuk bahan farmasi maupun ; kosmetik dimasukkan dalam kelompok 24231 ~.d. i 2 4235. Kcgie.tan pengolahan minyak makan yang ' tidak dapat dipisahkan dari usaha pertaniannya i dimasuukan goloJlBan 012, 013, 0 14 dan 0 15 .
6.15142 ! Induatrt Marprine. lnvest.asi Menengah/Besar- j Kelom pok ini mencakup usaha pem bu a tan (Rp.) 500 j uta s .d 10 milyar/ - --- margarine dari minyak makan nabati. > 10 milyar 7 . 15 143 IndUlltri M!n¥9k Goreng Dari Minyak Kelapa. lnvestasi Menengah/Besar Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih (Rp.) 500 juta s .d 10 milyar/ I lanjut (pemumian, pemucatan, dan penghil~an > 10 milyar I bau yang tidak dikehendaki) dari minyak mentah ' ' kelapa menjadi minyak goreng. '
8.15144 i Industri Mlnyak Goreng Dari Mlnyak Kelapa Investasi Besar . ' Saw:lt. i Kelompok ini mencakup ·usaha pengolahan lebih (Rp.) > 10 milyarI lanju t (pemumian, pemucatan dan penghilangan I bau yang tidak dikehendaki) dari minyak mentah ' ' kelapa sawit menj adi minyak goreng. 'I ''
9.151 45 I Industri Mlnyak Goreng La!nn:,a Dari Nabati Dan Investasi Menengah/Besar Hewanl. I Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak (Rp.) 500 juta s .d 10 milyar/ goreng lainnya yang belum terliput pada kelompok · > 10 milyar 15143 dan 15 144, seperti: minyak bekatul, minyak goreng babi, dan minyak goreng unggas.
10.15149 Induatrl Mlnyak Mabn Dan Lemak IAJnnya Dari Investasi Menengah/&sar I Nabati Dan Hewant. Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya (Rp.) 500 juta s.d 10 milyar/ I untuk minyak makan dan lemak, yang belum > 10 milyar! I terliput pada kelompok 1514 1 s.d 15 145 seperti: I shorteming (mir.yak roti). I '
11.15322 Indnstri Berbagal Macam Tepung Dari Padi- ' padian, Bijl-bijian, Kacang-kacangan, Umbi- umbian dan aejenlsnya. Kelompok ini mencakup usaha pembuat.an tepung d ari padi-padian, bijl-bijian, kacang-kacangan, , umbi-lunbian, buah palm dan sejenisrtya melalui proses pell88ilingan, seperti: tepung beras, tepung jagung, tepu ng shorguril, tepung kacang hijau, tepung kacang kedelal, tepung gaplek dan tepung kelapa.
12.15323 lndustrt Pati Kayu Ubl Ka:,u. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi, seperti: tepung tapioka.
13.15410 Industri Rotl Dan Sejenianya. Kelompok ini m encakup usaha pembuatan sagala macam roti, kue k4ring da.n sojenisnya.
14.15494 Industri Tahu. Kelompqk ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedele/kacang-kacangan lainnya temiasuk juga pembuatan tahu dan oncom (dari kacang ' tanah/kacang-kacangan lainnya). Usaha pembuatan tempe yang bahan bakunya sela in kedele/kacang-kacangan lainnya, seperti: tempe bongkrek, dirnasukkan d ala,n kelompok 15499. l 5. 15496 lndustri Kerupuk, Keriplk, Peyek, Dan Sejenlsnya. , Kelompok ini mencakup usaha industrJ berbagaJ macam kerupuk, seperti: kerupuk udang, kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk, seperti macam-macam emping, kecimping, karak, gendar, opak, keripik paru, keripik bekicot dan keripik kulit, peyek trl, peyek udang, Kegintan/usaha pembuatan kripik/peyek dari kacang-kacangan dimasukkan da lam kelompok 15495.
16.22210 lndustri Percetakan. Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan jasa percetakan surat kabar, majalah, jurnal b uku, i pamplet, peta/ atlas, poster dan lalnnya. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer 1 mesin stensil dan sejenisnya. Misal: kegiatan fotocopy, a tau thermocopy. Pencetakan label kertas atau karton termasuk sub golongan 2109.
17.35114 ' lndustriPemotoQ&anKapal(Sh.lpBreaklng). i Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal d an a!at apung lainny-.t u ntuk dlmanfaatkan sebagai bes i tua (scrap) ..
18.351 15 Industri Bangunan Lepas Pantai. Kelompok ini mencakup u saha pembuatan konstruksi lepas pantai, termasuk peralatan dan perlengkapannya, antara lain: living quarter, j acket platform, dan morning buoy. Termasuk pula usaha pemeliharaan/ perbaikan, modifika si bangi.;nan lepas pantni.
19.50200 Pemellharaan dan Reparasi Mobil.
20.50403 Pemellharaan clan Reparui Sepeda .Motor. lnvestasi (Rp.J Investasi (Rp.) Investasi (Rp.) Investasi (Rp.) lnvesta$i (Rp.) lnvestasi (Rp.) lnvestasi (Rp .) Investasi (Rp.) Investasi (Rp.) lnvestasi (Rp.) Menengah/Besar 500 juta s .d 10 milyar/ > 10 milyar Menengah/Besar 500 juta s.d 10 milyar / > 10 milyar Menengah/Besa,· 500 juta s.d l 0 milyar/ > l0 miJyar Menengah 500 juta s .d JO milyar/ > 10 milyar Menengah 500 juta s.d 10 milyar/ > 10 milyar Menengah/Besar 500 ju ta s.d 10 milyar/ > 10 milyar Menengah/Besar 500 ju ta s.d 10 milyar/ > 10 rnilyar Menengah/ Besar 500 ju ta s .d 10 milyar/ > 10 m.il-)'ar Menengah/Besar 500 ju ta s .d 10 milyar/ > 10 milyar Menengah/Bes ar 500 ju ta s .d 10 milyar/ > 10 milyar ' ' ' A. Bidang Perdagangan NO JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/ KETERANGAN- I B&SARAN
l.Pasar swalayan (supermarket) atau toserba m2 > 1000 (Departelnen Store), dengan luas <
2.Jasa pergudangan (Veem) - Luas ha <2 • Luas b~nan m > 600 s.d < 10.000 i 3 . Pusat Pertokoan/Perdagangan • Luas lahan ha <5• Luas bar,gttnan m• < 10. 000 4, Toko Bahan Kimia, dengan investasi (nilai) Rp. > 1 Milyar Tidak termasuk lahandan bangunan 5 . Pasar Tradisional, dengan luas ha s2 Tidak termasuk lahan dan bangunan XII. BJdang P~ngoJahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) NO l. Cm M m• m• Km OT lfa p L PxL w Kw Kwh kV Mw Mwh Kcal Thq Ci JENIS KEGIATAN SATUAN SKALA/BESARAN KETERANGAN Setiap l!:egiatan pengumpulan limbah B3 sebagai J<egjatan utama skala kecil seperti: Pengumpul minyak kotor dan slope oil, timah qan flux solder, minyak pelu mas bekas, aki bekas, solvent bekas atau limbah lainnya yang terkontaminasi limbah B3. Semua besaran = om.tinieter • meter • meterpersegi • mete:rkub1k • kllometer • gross tonnage • hektQf = f'w\fai;g =Lebar = Panjang kaU Lebar •watt a Kilowatt ~ Ktlowr hour ~ Kilov t =Megawatt =Megawatthour = Ktlocdiorie = Terra Becquerel • Qirie BPOD MMSCFD DWT KK TK KP ROM LPG LNG ROW BOD COD DO rss IDS SPB/1 BBO KLBI DWT LWS Kv,4 = Barrel Oil Oil Per Day • M{nyak Bumi Per Harl = million Metri.c Square CUbic Feet Per Day c juta metric persegi kaki kublk per hari • !Mad Wetght Toon.age = bobot mati • Kepala Keluarga · • Tenaga Kerja: • Kuasa Pertambanga,1 = Raw OfMaterial ~ bahan mentah = Liqufefted Petroleum Gas = Gas mfnyaJc bumf yang dfcairicart =Liquiejled Natural Gas =Gas alam yang dicairkan = Right Of Way= daerah milikjalan (damya/ • Blotogical Oxygen Demand •Kebutuha.n oksigen blologis = Chemical Oxygen Demcu1d = Kebutuhan oksgen kimtawi = bissolt,ed Oxygen = Oks-fgen te.rlart,t = Total SUspende(t Solid • roraZ padatan rersuspensi = Tbtal Dissolved Solid =To'tal padatan Utrlaro.t • Stasiun Peng£sian Bahatt Bakar Umurn • Bah.an Bakar Gas c Klasifi>;.ast.Baku Lapangan U:s.aha Jndonesia = Deadwetght • Ukuran Kapa/ • Low Water Spri-J;tg • Tinggi yan.g diperoleh dari dua aJ:r rcndalt berltuut-turut Se-lama periode pascmg pumama • Ktlo Volt Ampere PAUSI