menetapkanPeraturan Daerah tentangPertanggungjawabanPelaksanaanAnggaran PendapatandanBelanjaDaerahTahunAnggaran2021; 1.Pasal18ayat(6)Undang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor29Tahun1959 tentang PembentukanDaerahTingkatII diSulawesi(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun1959Nomor74, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 1822); 3.Undang-UndangNomor23Tahun2014 tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244, Tambahan Lembaran f NegaraRepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana telahdiubahbeberapakaliterakhirdenganUndang- UndangNomor11Tahun2020tentangCiptaKerja (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 245,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6573); 4.PeraturanPemerintahNomor12Tahun2019tentang PengelolaanKeuanganDaerah(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2019Nomor42,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor6322); DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILANRAKYATDAERAH KABUPATENKEPULAUANSANGIHE Dan BUPATIKEPULAUAN SANGIHE MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURAN DAERAHTENTANGPERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAANANGGARAN PENDAPATANDANBELANJA DAERAHTAHUNANGGARAN2021. BABI KETENTUANUMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahiniyangdimaksuddengan: 1.KeuanganDaerah adalahsemuahakdankewajiban Daerahdalam rangkapenyelenggaraanPemerintahan Daerahyangdapatdinilai denganuang sertasegalabentuk kekayaan yangdapatdijadikan milikDaerahberhubung dengan hakdan kewajibanDaerah tersebut. f 2.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerahyang selanjutnyadisingkatAPBDadalahrencanakeuangan tahunanDaerahyangditetapkandenganPerda. 3.PenerimaanDaerahadalahuangyangmasukkekas Daerah. 4.PengeluaranDaerah adalahuangyangkeluardarikas Daerah. 5.PendapatanDaerah adalahsemuahakDaerahyangdiakui sebagaipenambah nilaikekayaanbersihdalamperiode1 tahunanggaranberkenaan. 6.DanaTransferUmumadalahdanayangdialokasikan dalamAPBNkepadaDaerahuntukdigunakansesuai dengankewenanganDaerahgunamendanaikebutuhan Daerahdalamrangkapelaksanaandesentralisasi. 7.DanaTransferKhususadalahdanayang dialokasikan dalamAPBNkepadaDaerahdengan tujuanuntuk membantumendanai kegiatankhusus,baikfisikmaupun nonfisikyangmerupakanurusanDaerah. 8.DanaBagiHasilyangselanjutnyadisingkatDBHadalah danayangbersumberdaripendapatan tertentuAPBN yang dialokasikankepadaDaerahpenghasilberdasarkanangka persentasetertentudengantujuanmengurangi ketimpangankemampuankeuangan antaraPemerintah PusatdanDaerah. 9.DanaAlokasiUmumyang selanjutnyadisingkatDAU adalahdanayang bersumberdaripendapatanAPBN yang dialokasikandengan tujuanpemerataan kemampuan keuangan antar-Daerahuntukmendanai kebutuhan Daerahdalam rangkapelaksanaanDesentralisasi. 10.DanaAlokasiKhususyang selanjutnyadisingkatOAK adalahdanayangbersumberdaripendapatanAPBN yang dialokasikankepadaDaerah tertentudengan tujuanuntuk membantu mendanaikegiatan khususyang merupakan UrusanPemerintahanyang menjadikewenanganDaerah. 11.BelanjaDaerahadalahsemuakewajibanPemerintah Daerahyangdiakui sebagaipengurangnilaikekayaan bersihdalamperiode tahunanggaranberkenaan. 12.Pembiayaanadalahsetiappenerimaanyangperludibayar kembalidan/a taupengeluaranyang akanditerima kembali,baikpadatahunanggaranberkenaanmaupun padatahun-tahunanggaranberikutnya. 13.PinjamanDaerah adalah semuatransaksiyang mengakibatkanDaerahmenerimasejumlahuang atau menerimamanfaatyangbernilaiuangdaripihaklain sehinggaDaerahtersebutdibebanikewajibanuntuk membayarkembali. 14.UtangDaerahyangselanjutnyadisebutUtangadalah jumlahuangyangwajibdibayarPemerintahDaerah dan/ataukewajibanPemerintahDaerahyangdapatdinilai denganuangberdasarkanperaturanperundang- undangan,perjanjian,atauberdasarkansebablainnya yang sah. 15.PemberianPinjamanDaerah adalahbentukinvestasi PemerintahDaerahpadaPemerintahPusat, Pemerintah Daerahlainnya,BadanLayananUmumDaerahmilik PemerintahDaerahlainnya,BadanUsahaMilikNegara, BadanUsahaMilikDaerah,koperasi,danmasyarakat denganhakmemperolehbungadanpengembalianpokok pinjaman. 16.DanaCadangan adalahdanayangdisisihkanuntuk mendanaikebutuhanpembangunanprasaranadansarana Daerahyang tidakdapatdibebankandalam1(satu)tahun anggaran. 17.Behan adalahpenurunanmanfaatekonomi ataupotensi jasadalam periode pelaporanyang menurunkanekuitas ataunilaikekayaanbersihyang dapatberupapengeluaran ataukonsumsiasetatau timbulnyakewajiban.
18.PeraturanDaerahyangselanjutnyadisebutPerda atau yangdisebutdengan namalain adalahPerdaProvinsi dan PerdaKabupaten/Kota. � I I I I I I I I I I I 19.PeraturanKepalaDaerahyangselanjutnyadisebutPerkada adalahperaturangubernuratauperaturanbupati/wali kota. BABII PERTANGGUNGJAWABANPELAKSANAANAPBD Pasal 2
(1)PertanggungjawabanAPBDberupalaporankeuangan memuat: a.LaporanRealisasiAnggaranPendapatandanBelanja DaerahTahunAnggaran2021; b.LaporanPerubahanSaldoAnggaranLebihTahun Anggaran2021; c.Neracaper31Desember2021; d.LaporanOperasionalTahunAnggaran2021; e.LaporanArusKasTahunAnggaran2021; f.LaporanPerubahanEkuitasTahunAnggaran2021;dan g.Catatan atasLaporanKeuangan.
(2)LaporanKeuangansebagaimanadimaksudpadaayat(1) dilampiridenganLaporanKeuanganBadanUsahaMilik DaerahdanLaporanKeuanganPerusahaanDaerah.