69.Evaluasi pemanfaatan bonus demografi dan persiapan generasi muda menuju Mengevaluasi efektivitas pemanfaatan bonus demografi dan mempersiapkan generasi muda 563 TAHUN FASE JUMLAH ARAH KEBIJAKAN MISI FASE ARAH KEBIJAKAN FASE STRATEGI Indonesia Emas 2045 sebagai penggerak transformasi menuju Indonesia Emas 2045 Sumber: Bapelitbang Kab. Kep. Sangihe Keseluruhan 69 arah kebijakan strategis ini dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik unik Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri namun kaya akan potensi sumber daya alam dan budaya. Setiap arah kebijakan disertai dengan strategi implementasi yang transformatif dan saling berkaitan untuk mendukung pencapaian tujuan, sasaran, dan outcome yang telah ditetapkan dalam cascading kinerja RPJMD. Implementasi arah kebijakan dan strategi ini akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi antar OPD dengan dukungan monitoring dan evaluasi yang ketat untuk memastikan pencapaian target pembangunan lima tahun ke depan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kearifan lokal sesuai dengan semangat visi daerah. Arah kebijakan dan strategi ini mencakup semua aspek pembangunan mulai dari reformasi birokrasi dengan pendekatan transformasi budaya kinerja, pemenuhan kebutuhan dasar termasuk perumahan dan infrastruktur dengan pendekatan berbasis masyarakat, pengembangan ekonomi unggulan dengan fokus pengentasan kemiskinan melalui pendekatan terintegrasi, pelayanan sosial dasar termasuk program penurunan stunting dengan pendekatan multisektoral, penguatan budaya dan religius melalui revitalisasi kearifan lokal, pengelolaan SDA termasuk pengelolaan sampah dengan pendekatan circular economy, hingga optimalisasi bonus demografi melalui pemberdayaan generasi muda sebagai penggerak transformasi masa depan. 564 3.2.2. Program-program Prioritas Daerah Program-program prioritas daerah merupakan instrumen operasional utama dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025-2029. Berdasarkan cascading kinerja yang telah disusun secara teliti, terdapat 42 program prioritas strategis yang dirancang untuk mencapai outcome spesifik yang telah ditetapkan dalam setiap sasaran pembangunan. Program-program ini merupakan penjabaran operasional dari tujuh misi pembangunan daerah yang diselaraskan dengan karakteristik geografis sebagai daerah kepulauan serta potensi sumber daya alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Sangihe. Tabel III-4 Program-program prioritas RPJMD Kab. Kep. Sangihe Tahun 2025- 2029 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS M1. Reformasi Birokrasi diutamakan pengembanga n kapasitas SDM aparatur, restrukturisa si organisasi, tata kelola pemerintahan , serta upaya pembentukan daerah otonomi baru M1.T1: Mewujudkan tata kelola pemerintaha n yang baik, diperkuat oleh SDM aparatur serta organisasi yang profesional, dalam mendukung pembentuka n daerah otonomi baru M1.T1.I1: Indeks Reformasi Birokrasi M1.T1.S1: Terwujudnya tata kelola pemerintaha n yang efisien, efektif dan akuntabel M1.T1.S1.I1: Nilai Evaluasi SAKIP OPD (rata-rata) M1.T1.S1.O 1: Meningkatn M1.T1.S1.O1.I1 : Persentase OPD dengan Program Peningkatan Akuntabilitas 565 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS ya akuntabilita s kinerja OPD nilai SAKIP minimal B Kinerja M1.T1.S1.O 2: Meningkatn ya kualitas pelayanan publik M1.T1.S1.O2.I1 : Tingkat Kepuasan Masyarakat Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik M1.T1.S2: Terwujudnya Sumber Daya Aparatur dan Organisasi Pemerintaha n yang Profesional M1.T1.S2.I1: Indeks Profesionalitas ASN M1.T1.S2.O 1: Meningkatn ya kompetensi aparatur sesuai standar jabatan M1.T1.S2.O1.I1 : Persentase ASN yang telah memenuhi standar kompetensi jabatan Program Pengembanga n Kapasitas SDM Aparatur M1.T1.S2.O 2: Meningkatn ya efisiensi struktur organisasi M1.T1.S2.O2.I1 : Persentase OPD yang telah direstrukturisa si sesuai kebutuhan Program Restrukturisa si Organisasi Perangkat Daerah M1.T1.S3: Terpenuhinya persyaratan pembentukan daerah otonomi baru M1.T1.S3.I1: Persentase kelengkapan dokumen administratif DOB M1.T1.S3.O 1: Meningkatn ya kesiapan administrati f untuk pembentuka n DOB M1.T1.S3.O1.I1 : Persentase dokumen administratif yang telah disusun dan divalidasi Program Persiapan Dokumen Administratif DOB M1.T1.S3.O 2: Meningkatn ya M1.T1.S3.O2.I1 : Tingkat dukungan masyarakat Program Sosialisasi dan Advokasi 566 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS dukungan stakeholder dalam proses pembentuka n DOB terhadap pembentukan DOB DOB M2. Mendorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penduduk terutama air minum, pangan, listrik, dan telekomunika si M2.T1: Meningkatka n aksesibilitas dan kualitas pemenuhan kebutuhan dasar penduduk di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe M2.T1.I1: Indeks Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penduduk M2.T1.S1: Meningkatny a akses dan kualitas air minum layak serta sanitasi layak M2.T1.S1.I1: Indeks Kualitas Hidup terkait Air dan Sanitasi M2.T1.S1.O 1: Meningkatn ya jangkauan pelayanan sistem penyediaan air minum M2.T1.S1.O1.I1 : Persentase cakupan akses air minum layak Program Pengembanga n Sistem Penyediaan Air Minum M2.T1.S1.O 2: Meningkatn ya sanitasi layak M2.T1.S1.O2.I1 : Persentase Sanitasi Layak Program Sanitasi Untuk Semua M2.T1.S2: Terwujudnya ketahanan pangan masyarakat yang berkelanjuta n M2.T1.S2.I1: Prevalensi ketidakcukupa n konsumsi pangan M2.T1.S2.O 1: Meningkatn M2.T1.S2.O1.I1 : Tingkat produksi Program "GEMPAR" - Gerakan 567 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS ya produksi dan ketersediaa n pangan pangan Masyarakat Pangan Mandiri M2.T1.S3: Meratanya aksesibilitas listrik dan telekomunika si penduduk daerah terpencil M2.T1.S3.I1: Indeks Inklusi Digital M2.T1.S3.O 1: Meningkatn ya jangkauan jaringan listrik ke rumah tangga M2.T1.S3.O1.I1 : Persentase rumah tangga yang tersambung ke jaringan listrik Program Pengembanga n Jaringan Listrik M2.T1.S3.O 2: Meningkatn ya jangkauan jaringan telekomunik asi M2.T1.S3.O2.I1 : Persentase desa/keluraha n yang terjangkau sinyal telekomunikasi Program Sangihe Bebas Blank Spot M2.T1.S4: Terwujudnya perumahan layak huni M2.T1.S4.I1: Rumah Tangga dengan Akses Hunian Layak, Terjangkau dan Berkelanjutan M2.T1.S4.O 1: Meningkatn ya pembangun an rumah layak huni M2.T1.S4.O1.I1 : Jumlah Pembangunan Rumah Layak Huni Program SIAP HUNI (Sinergi Pembanguna n Hunian Layak) M2.T1.S4.O 2: Menurunny a luasan kawasan kumuh M2.T1.S4.O2.I1 : Persentase Kawasan Kumuh Program SIKAT KUMUH (Sinergi Kabupaten Tangguh Atasi Kawasan Kumuh) 568 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS M2.T1.S5: Terwujudnya ketentraman umum M2.T1.S5.I1: Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Trantibunlimna s M2.T1.S5.O 1: Meningkatn ya rasa aman masyarakat M2.T1.S5.O1.I1 : Persentase masyarakat yang rasa aman dari tindak kriminalitas Program SAHABAT WARGA (Pelayanan Trantibunlim nas Humanis dan Responsif) M2.T1.S6: Terwujudnya infrastruktur jalan dan jembatan M2.T1.S6.I1: Persentase Infrastruktur Dasar M2.T1.S6.O 1: Meningkatn ya jalan mantap M2.T1.S6.O1.I1 : Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Program Jalan JUARA (Jalan Utama dan Andal Untuk Rakyat) M2.T1.S6.O 2: Meningkatn ya pembangun an jembatan M2.T1.S6.O2.I1 : Konektivitas jalan yang dihubungkan dengan jembatan Program KONEKSI RAYA (Konektivitas Jalan dan Jembatan Terintegrasi) M3: Terakselerasi nya Pengembanga n Sektor- Sektor Unggulan guna memantapka n perekonomia n rakyat, yang diutamakan pada sektor: perkebunan, perikanan, pariwisata, M3.T1: Meningkatny a pertumbuha n ekonomi daerah melalui optimalisasi sektor-sektor unggulan yang berkelanjuta n dan berdaya saing M3.T1.I1: Kontribusi sektor-sektor unggulan terhadap PDRB 569 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS dan UMKM M3.T1.S1: Meningkatny a produksi, produktivitas , dan daya saing sub sektor perkebunan M3.T1.S1.I1: Volume produksi komoditas perkebunan unggulan (ton/tahun) M3.T1.S1.O 1: Meningkatn ya produktivita s lahan perkebunan M3.T1.S1.O1.I1 : Tingkat produktivitas lahan perkebunan (ton/ha) Program Pengembanga n Perkebunan Unggulan M3.T1.S2: Meningkatny a produksi, produktivitas , dan daya saing sektor perikanan M3.T1.S2.I1: Indeks Kinerja Sektor Perikanan M3.T1.S2.O 1: Meningkatn ya produksi perikanan tangkap yang berkelanjut an M3.T1.S2.O1.I1 : Volume produksi perikanan tangkap (ton/tahun) Program Pengembanga n Perikanan Tangkap M3.T1.S2.O 2: Meningkatn ya nilai tambah dan daya saing produk perikanan M3.T1.S2.O2.I1 : Nilai tambah produk perikanan olahan (Rp) Program Pengembanga n Industri Pengolahan Perikanan M3.T1.S3: Berkembang nya sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjuta n M3.T1.S3.I1: Indeks daya tarik destinasi wisata M3.T1.S3.O 1: Meningkatn M3.T1.S3.O1.I1 : Persentase peningkatan Program Pengembanga n Destinasi 570 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS ya daya tarik destinasi pariwisata jumlah kunjungan wisatawan Pariwisata M3.T1.S3.O 2: Meningkatn ya investasi dan nilai ekonomi pariwisata M3.T1.S3.O2.I1 : Nilai investasi di sektor pariwisata Program Promosi dan Pemasaran Pariwisata M3.T1.S4: Meningkatny a daya saing dan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah M3.T1.S4.I1: Tingkat keberlanjutan usaha UMKM (survival rate) M3.T1.S4.O 1: Meningkatn ya jumlah dan kapasitas UMKM M3.T1.S4.O1.I1 : Tingkat pertumbuhan UMKM baru Program Pengembanga n Kewirausaha an M3.T1.S4.O 2: Meningkatn ya skala dan daya saing usaha UMKM M3.T1.S4.O2.I1 : Jumlah UMKM yang naik kelas Program Penguatan Daya Saing UMKM M3.T2: Meningkatka n taraf hidup masyarakat M3.T2.I1: Persentase Penduduk Miskin M3.T2.S1: Menurunnya jumlah penduduk miskin M3.T2.S1.I1: Jumlah penduduk miskin M3.T2.S1.O 1: Eradikasi miskin ekstrem M3.T2.S1.O1.I1 : Jumlah miskin ekstrem Program atasi miskin ekstrem M3.T2.S1.O 2: Meningkatn ya M3.T2.S1.O2.I1 : Indeks Desa Program Masyarakat Mandiri 571 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS kemandiria n ekonomi masyarakat M3.T2.S1.O 3: Meningkatn ya pemberdaya an dan perlindunga n terhadap perempuan dan anak M3.T2.S1.O3.I1 : Indeks Pemberdayaan Gender Program Pemberdayaa n Perempuan dan Laki-laki Tangguh (PERMATA) M4: Mengembang kan Prioritas Pelayanan Sosial Dasar Penduduk khususnya sektor kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerja an M4.T1: Meningkatka n kualitas dan aksesibilitas pelayanan sosial dasar untuk meningkatka n kesejahteraa n dan kualitas hidup penduduk M4.T1.I1: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) M4.T1.S1: Meningkatny a akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat M4.T1.S1.I1: Angka Harapan Hidup (AHH) M4.T1.S1.O 1: Meningkatn ya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau M4.T1.S1.O1.I1 : Persentase puskesmas yang memenuhi standar pelayanan minimal Program Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan M4.T1.S1.O 2: Meningkatn ya cakupan jaminan kesehatan M4.T1.S1.O2.I1 : Persentase penduduk yang terdaftar dalam JKN/BPJS Program Jaminan Kesehatan Masyarakat M4.T1.S1.O M4.T1.S1.O3.I1 Program 572 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS 3: Menurunny a prevalensi stunting : Prevalensi stunting penurunan stunting M4.T1.S2: Meningkatny a akses dan kualitas pendidikan M4.T1.S2.I1: Rata-rata Lama Sekolah (RLS) M4.T1.S2.O 1: Meningkatn ya partisipasi pendidikan di semua jenjang M4.T1.S2.O1.I1 : Angka Partisipasi Murni (APM) semua jenjang Program Perluasan Akses Pendidikan M4.T1.S2.O 2: Meningkatn ya kualitas dan relevansi pendidikan M4.T1.S2.O2.I1 : Persentase sekolah yang terakreditasi minimal B Program Peningkatan Mutu Pendidikan M4.T1.S3: Meningkatny a akses lapangan pekerjaan M4.T1.S3.I1: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) M4.T1.S3.O 1: Meningkatn ya penyerapan tenaga kerja M4.T1.S3.O1.I1 : Jumlah lapangan kerja baru yang tercipta Program Perluasan Kesempatan Kerja M5: Memperteguh Tatanan Sosial Masyarakat yang berbudaya dan religius dengan mengedepank an kearifan lokal M5.T1: Memperkuat identitas budaya lokal dan nilai- nilai religius dalam kehidupan bermasyarak at M5.T1.I1: Indeks Keharmonisan Sosial Masyarakat M5.T1.S1: Meningkatny a pelestarian dan M5.T1.S1.I1: Persentase desa yang memiliki 573 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS pengembanga n budaya lokal kelompok seni/budaya aktif M5.T1.S1.O 1: Meningkatn ya dokumentas i dan revitalisasi warisan budaya lokal M5.T1.S1.O1.I1 : Jumlah warisan budaya yang terdokumentasi dan direvitalisasi Program Pelestarian dan Pengembanga n Budaya Lokal M5.T1.S1.O 2: Meningkatn ya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan budaya M5.T1.S1.O2.I1 : Jumlah warisan budaya lokal yang dilestarikan dan dikembangkan Program Pengembanga n Seni dan Budaya Masyarakat M5.T1.S2: Meningkatny a pemahaman dan pengamalan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarak at M5.T1.S2.I1: Tingkat kerukunan antar umat beragama M5.T1.S2.O 1: Terbangunn ya kerukunan antar umat beragama M5.T1.S2.O1.I1 : Tingkat toleransi antar umat beragama Program Pembinaan Kerukunan Umat Beragama M5.T1.S3: Meningkatny a penerapan kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarak at dan penyelenggar aan pemerintaha M5.T1.S3.I1: Persentase peningkatan jumlah kearifan lokal yang terdokumentasi 574 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS n M5.T1.S3.O 1: Meningkatn ya dokumentas i dan penerapan kearifan lokal masyarakat M5.T1.S3.O1.I1 : Jumlah dokumen kearifan lokal yang diimplementasi kan Program Revitalisasi Kearifan Lokal M5.T1.S3.O 2: Internalisasi kearifan lokal dalam kebijakan pembangun an M5.T1.S3.O2.I1 : Jumlah peraturan daerah yang mengadopsi kearifan lokal Program Internalisasi Kearifan Lokal dalam Kebijakan M6: Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Alam Strategis yang menjamin kelestarian lingkungan hidup, serta meningkatka n kemampuan terhadap mitigasi bencana M6.T1: Meningkatny a kualitas pengelolaan sumber daya alam strategis berkelanjuta n dan ketahanan terhadap bencana M6.T1.I1: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) M6.T1.S1: Meningkatny a kelestarian lingkungan hidup M6.T1.S1.I1: Indeks Kualitas Air M6.T1.S1.O 1: Meningkatn ya kualitas dan kuantitas sumber daya air M6.T1.S1.O1.I1 : Tingkat pemenuhan baku mutu air permukaan Program Pengelolaan Kualitas Air M6.T1.S1.O 2: Meningkatn M6.T1.S1.O2.I1 : Persentase Program Pengelolaan 575 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS ya kualitas pengelolaan sampah sampah terolah Sampah M6.T1.S2: Meningkatny a kapasitas mitigasi dan ketahanan terhadap bencana M6.T1.S2.I1: Indeks Ketahanan Bencana Daerah M6.T1.S2.O 1: Menurunny a risiko dan dampak bencana M6.T1.S2.O1.I1 : Tingkat pengurangan risiko pada daerah rawan bencana Program Pengurangan Risiko Bencana M6.T1.S2.O 2: Meningkatn ya kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana M6.T1.S2.O2.I1 : Tingkat pengetahuan dan keterampilan kebencanaan masyarakat Program Tanggap Bencana M7: Terwujudnya Sangihe Muda guna meraih bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 M7.T1: Meningkatny a kualitas dan daya saing sumber daya manusia muda Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mengoptimal kan bonus demografi M7.T1.I1: Rasio ketergantunga n (dependency ratio) M7.T1.S1: Meningkatny a produktivitas ekonomi generasi muda M7.T1.S1.I1: Tingkat partisipasi angkatan kerja usia 15-29 tahun M7.T1.S1.O 1: Meningkatn ya penyerapan angkatan M7.T1.S1.O1.I1 : Jumlah angkatan kerja muda yang terserap di Program Perluasan Kesempatan Kerja Angkatan 576 MISI TUJUAN SASARAN OUTCOME INDIKATOR PROGRAM PRIORITAS kerja muda di sektor produktif sektor formal Kerja Muda Sumber: Bapelitbang Kab. Kep. Sangihe Misi reformasi birokrasi diimplementasikan melalui enam program prioritas yang saling berkaitan dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Program Peningkatan Akuntabilitas Kinerja menjadi fondasi utama yang bertujuan meningkatkan akuntabilitas kinerja OPD dengan target mencapai persentase OPD dengan nilai SAKIP minimal B melalui penerapan sistem SAKIP yang efektif dan berkelanjutan. Program ini sangat strategis untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan pertanggungjawaban publik. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dirancang untuk meningkatkan Indeks Pelayanan Publik melalui transformasi pelayanan yang lebih responsif, transparan, dan berkualitas kepada masyarakat dengan penerapan teknologi informasi dan standar pelayanan yang jelas. Program Pengembangan Kapasitas SDM Aparatur menjadi kunci dalam membangun aparatur yang profesional dan kompeten dengan target meningkatkan persentase ASN yang telah memenuhi standar kompetensi jabatan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Program ini mencakup pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi yang berkelanjutan untuk memastikan aparatur memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Program Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah dirancang untuk menciptakan struktur organisasi yang efisien dan efektif dengan target meningkatkan persentase OPD yang telah direstrukturisasi sesuai kebutuhan pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Program Persiapan Dokumen Administratif DOB 577 merupakan program strategis untuk mempersiapkan pembentukan daerah otonomi baru dengan target meningkatkan persentase dokumen administratif yang telah disusun dan divalidasi sesuai persyaratan peraturan perundang-undangan. Program Sosialisasi dan Advokasi DOB diarahkan untuk memperoleh dukungan optimal dari stakeholder dengan target meningkatkan tingkat dukungan masyarakat terhadap pembentukan DOB sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah. Pemenuhan kebutuhan dasar penduduk diimplementasikan melalui sepuluh program prioritas yang menyasar aspek-aspek fundamental kehidupan masyarakat kepulauan. Program Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum merupakan program strategis yang bertujuan menyediakan akses air minum layak bagi seluruh masyarakat dengan target meningkatkan persentase cakupan pelayanan SPAM perpipaan yang berkelanjutan. Program ini sangat vital mengingat tantangan penyediaan air bersih di daerah kepulauan yang memerlukan teknologi dan sistem distribusi khusus. Program Sanitasi Untuk Semua dirancang untuk meningkatkan akses dan kualitas sanitasi layak bagi seluruh masyarakat dengan target meningkatkan persentase sanitasi layak melalui pembangunan infrastruktur sanitasi yang terjangkau dan teknologi ramah lingkungan. Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan target meningkatkan tingkat konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman sesuai dengan Pola Pangan Harapan melalui pengembangan pola konsumsi pangan yang optimal. Program Pengembangan Jaringan Listrik menjadi program kunci untuk mencapai elektrifikasi universal dengan target meningkatkan persentase rumah tangga yang tersambung ke jaringan listrik dengan fokus khusus pada perluasan jaringan ke daerah terpencil dan pulau- 578 pulau kecil melalui pemanfaatan energi terbarukan dan alternatif. Program Sangihe Bebas Blank Spot merupakan program inovatif yang bertujuan mengeliminasi seluruh blank spot telekomunikasi dengan target meningkatkan persentase desa/kelurahan yang terjangkau sinyal telekomunikasi untuk memastikan konektivitas digital di seluruh wilayah kepulauan. Program ini sangat strategis dalam era digital untuk mendukung akses informasi, pendidikan, dan ekonomi digital bagi masyarakat. Program SIAP HUNI (Sinergi Pembangunan Hunian Layak) dirancang untuk meningkatkan pembangunan rumah layak huni dengan target meningkatkan jumlah pembangunan rumah layak huni melalui stimulan perumahan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan model rumah tahan bencana yang sesuai karakteristik kepulauan. Program SIKAT KUMUH (Sinergi Kabupaten Tangguh Atasi Kawasan Kumuh) fokus pada pengurangan kawasan kumuh dengan target menurunkan persentase kawasan kumuh melalui revitalisasi kawasan, penataan permukiman, dan peningkatan kualitas lingkungan hunian. Program SAHABAT WARGA (Pelayanan Trantibunlimnas Humanis dan Responsif) diarahkan untuk meningkatkan rasa aman masyarakat dengan target meningkatkan persentase masyarakat yang merasa aman dari tindak kriminalitas melalui pendekatan community policing dan pemberdayaan keamanan swakarsa. Program Jalan JUARA (Jalan Utama dan Andal Untuk Rakyat) dirancang untuk meningkatkan kondisi jalan dengan target meningkatkan persentase jalan mantap guna mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah kepulauan. Program KONEKSI RAYA (Konektivitas Jalan dan Jembatan Terintegrasi) fokus pada peningkatan konektivitas dengan target meningkatkan konektivitas jalan yang dihubungkan dengan jembatan untuk memperkuat integrasi ekonomi dan sosial antar pulau dalam satu kesatuan wilayah administratif. 579 Pengembangan sektor-sektor unggulan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dijalankan melalui sepuluh program prioritas yang menargetkan empat sektor utama yaitu perkebunan, perikanan, pariwisata, dan UMKM, serta tiga program khusus pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Program Pengembangan Perkebunan Unggulan dirancang untuk mengoptimalkan potensi perkebunan kelapa, pala, dan cengkih dengan target meningkatkan tingkat produktivitas lahan perkebunan melalui penerapan teknologi modern dan pemberdayaan petani. Program ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah mengingat sektor perkebunan merupakan sumber pendapatan utama masyarakat Sangihe. Sektor perikanan dikembangkan melalui dua program yaitu Program Pengembangan Perikanan Tangkap yang fokus pada peningkatan produksi perikanan tangkap yang berkelanjutan dengan target meningkatkan volume produksi perikanan tangkap melalui dukungan teknologi penangkapan modern dan penguatan kelembagaan nelayan, serta Program Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan yang bertujuan meningkatkan nilai tambah dengan target meningkatkan nilai tambah produk perikanan olahan untuk memperkuat daya saing di pasar domestik dan ekspor. Sektor pariwisata dikembangkan melalui Program Pengembangan Destinasi Pariwisata yang memanfaatkan keindahan alam dan kearifan budaya lokal Sangihe dengan target meningkatkan persentase peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui pengembangan produk wisata yang unik dan berkelanjutan, serta Program Promosi dan Pemasaran Pariwisata untuk menarik investasi dengan target meningkatkan nilai investasi di sektor pariwisata melalui strategi pemasaran yang terintegrasi dan kemitraan strategis. Penguatan ekonomi kerakyatan dilakukan melalui Program Pengembangan Kewirausahaan yang bertujuan meningkatkan jumlah dan kapasitas UMKM dengan target meningkatkan tingkat 580 pertumbuhan UMKM baru melalui pembinaan dan fasilitasi akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha, serta Program Penguatan Daya Saing UMKM yang fokus pada peningkatan skala usaha dengan target meningkatkan jumlah UMKM yang naik kelas melalui akses teknologi dan pasar yang lebih luas. Program atasi miskin ekstrem dirancang khusus untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dengan target mengurangi jumlah miskin ekstrem melalui bantuan sosial terintegrasi dan pemberdayaan ekonomi produktif yang berkelanjutan. Program Masyarakat Mandiri diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dengan target meningkatkan Indeks Desa melalui pengembangan ekonomi lokal dan penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi wilayahnya. Program Pemberdayaan Perempuan dan Laki-laki Tangguh (PERMATA) fokus pada penguatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan target meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender untuk mewujudkan kesetaraan gender dan kesejahteraan anak sebagai fondasi pembangunan yang inklusif. Pengembangan pelayanan sosial dasar diimplementasikan melalui enam program prioritas yang menyasar tiga sektor utama yaitu kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Sektor kesehatan dikembangkan melalui tiga program strategis yaitu Program Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan yang bertujuan memperkuat fasilitas kesehatan dengan target meningkatkan persentase puskesmas yang memenuhi standar pelayanan minimal agar dapat diakses oleh seluruh masyarakat kepulauan dengan kualitas yang optimal, Program Jaminan Kesehatan Masyarakat yang memastikan seluruh penduduk terdaftar dalam sistem JKN/BPJS dengan target meningkatkan persentase penduduk yang terdaftar dalam JKN/BPJS untuk menjamin akses kesehatan universal dan perlindungan finansial, serta Program 581 penurunan stunting yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah stunting dengan target menurunkan prevalensi stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan sebagai periode emas tumbuh kembang anak. Sektor pendidikan dikembangkan melalui dua program strategis yaitu Program Perluasan Akses Pendidikan yang bertujuan meningkatkan partisipasi pendidikan dengan target meningkatkan Angka Partisipasi Murni (APM) semua jenjang untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan antar wilayah dan memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena faktor geografis, serta Program Peningkatan Mutu Pendidikan yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dengan target meningkatkan persentase sekolah yang terakreditasi minimal B dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan daerah kepulauan untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan relevan. Program Perluasan Kesempatan Kerja dirancang untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan target meningkatkan jumlah lapangan kerja baru yang tercipta melalui pengembangan sektor-sektor produktif yang dapat menyerap tenaga kerja secara optimal, khususnya generasi muda, untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Penguatan tatanan sosial masyarakat yang berbudaya dan religius dijalankan melalui lima program prioritas yang menekankan pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai religius sebagai fondasi ketahanan sosial masyarakat. Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya Lokal bertujuan mendokumentasi dan merevitalisasi warisan budaya Sangihe dengan target meningkatkan jumlah warisan budaya yang terdokumentasi dan direvitalisasi untuk memperkuat identitas lokal dan menjadi aset pembangunan daerah yang berkelanjutan. Program Pengembangan Seni dan Budaya Masyarakat dirancang untuk meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan seni dan 582 budaya dengan target meningkatkan jumlah warisan budaya lokal yang dilestarikan dan dikembangkan melalui pembentukan kelompok- kelompok kreatif di tingkat desa dan peningkatan kapasitas seniman lokal. Program Pembinaan Kerukunan Umat Beragama menjadi program strategis untuk mempertahankan dan memperkuat toleransi serta kerukunan antar umat beragama dengan target meningkatkan tingkat toleransi antar umat beragama sebagai modal sosial yang sangat berharga dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial masyarakat yang majemuk. Program Revitalisasi Kearifan Lokal dirancang untuk mendokumentasi dan menerapkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dengan target meningkatkan jumlah dokumen kearifan lokal yang diimplementasikan sebagai panduan dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sesama, serta solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan modern. Program Internalisasi Kearifan Lokal dalam Kebijakan bertujuan mengadopsi nilai-nilai kearifan lokal dalam peraturan daerah dan kebijakan pembangunan dengan target meningkatkan jumlah peraturan daerah yang mengadopsi kearifan lokal untuk memastikan pembangunan yang selaras dengan budaya dan nilai-nilai masyarakat setempat serta menjamin keberlanjutan pembangunan yang berbasis kearifan lokal. Pengelolaan sumber daya alam strategis dan mitigasi bencana diimplementasikan melalui empat program prioritas yang sangat vital bagi keberlanjutan pembangunan daerah kepulauan yang rentan terhadap perubahan iklim dan bencana alam. Program Pengelolaan Kualitas Air dirancang untuk menjamin pemenuhan baku mutu air permukaan sebagai sumber kehidupan utama masyarakat kepulauan dengan target meningkatkan tingkat pemenuhan baku mutu air permukaan melalui konservasi dan pengelolaan yang berkelanjutan dengan mempertahankan kualitas dan kuantitas sumber daya air. Program Pengelolaan Sampah bertujuan meningkatkan kualitas 583 pengelolaan sampah dengan target meningkatkan persentase sampah terolah melalui pendekatan terpadu dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan laut dan pesisir. Program Pengurangan Risiko Bencana menjadi program strategis untuk memetakan daerah rawan bencana, mengembangkan sistem peringatan dini, dan mengurangi risiko dampak bencana alam dengan target meningkatkan tingkat pengurangan risiko pada daerah rawan bencana yang sering mengancam daerah kepulauan seperti gempa bumi, tsunami, dan bencana hidrometeorologi. Program Tanggap Bencana dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana dengan target meningkatkan tingkat pengetahuan dan keterampilan kebencanaan masyarakat melalui edukasi, simulasi, dan pelatihan kebencanaan yang berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi ancaman bencana. Persiapan generasi muda untuk meraih bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 dijalankan melalui Program Perluasan Kesempatan Kerja Angkatan Kerja Muda yang dirancang khusus untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja muda di sektor formal dan produktif dengan target meningkatkan jumlah angkatan kerja muda yang terserap di sektor formal. Program ini mencakup pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, pengembangan kewirausahaan muda, fasilitasi akses ke lapangan kerja melalui job matching, dan penciptaan ekosistem yang mendukung produktivitas ekonomi generasi muda sebagai motor penggerak transformasi pembangunan daerah menuju masa depan yang berkelanjutan. Keseluruhan 42 program prioritas ini dirancang secara terintegrasi dan saling mendukung untuk mencapai visi "MUDA 584 BERKARYA, WUJUDKAN SANGIHE LEBIH SEJAHTERA DAN BERBUDAYA" melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Setiap program memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas implementasi dengan menggunakan sistem monitoring dan evaluasi yang ketat. Koordinasi antar OPD pelaksana, sinkronisasi dengan program nasional dan provinsi, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi program-program prioritas ini. Monitoring dan evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan pencapaian target dan melakukan penyesuaian strategi sesuai dengan dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat, serta memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang untuk mendukung transformasi Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berbudaya. Berikut disajikan program prioritas Kabupaten Sangihe Tahun 2025-2029 yang dikelompokkan berdasarkan fase pembangunan per tahun. Program prioritas ini selanjutnya menjadi landasan dalam penyusunan Rencana Strategis yang kemudian dijabarkan ke dalam perencanaan anggaran tahunan selama periode 2025-2029. Tabel III-5 Program Prioritas RPJMD Kabupaten Kepulauan Sangihe 2025- 2029 Per Tahun TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI 2026 Penguatan Fondasi M1 Program Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Meningkatny a akuntabilitas kinerja OPD Persentase OPD dengan nilai SAKIP minimal B Pengembangan sistem akuntabilitas kinerja OPD yang efektif melalui penerapan SAKIP secara konsisten dan berkesinambung an Membangun budaya kinerja berbasis hasil melalui penguatan sistem perencanaan dan evaluasi kinerja yang terintegrasi serta penerapan mekanisme reward and punishment 585 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI yang konsisten 2026 Penguatan Fondasi M1 Program Pengembanga n Kapasitas SDM Aparatur Meningkatny a kompetensi aparatur sesuai standar jabatan Persentase ASN yang telah memenuhi standar kompetensi jabatan Pengembangan kapasitas SDM aparatur melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi jabatan Menciptakan aparatur yang kompeten dan profesional melalui pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan organisasi dan pemetaan talenta 2026 Penguatan Fondasi M2 Program Pengembanga n Sistem Penyediaan Air Minum Meningkatny a jangkauan pelayanan sistem penyediaan air minum Persentase cakupan pelayanan SPAM perpipaan Pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang berkelanjutan dengan prioritas peningkatan cakupan pelayanan perpipaan Menjamin akses air bersih universal melalui pendekatan zonasi prioritas dan teknologi yang sesuai karakteristik kepulauan 2026 Penguatan Fondasi M2 Program Sanitasi Untuk Semua Meningkatny a sanitasi layak Persentase Sanitasi Layak Pengembangan sistem sanitasi untuk semua melalui pembangunan infrastruktur sanitasi yang layak dan terjangkau Menciptakan lingkungan sehat melalui pendekatan sanitasi total berbasis masyarakat dengan teknologi ramah lingkungan 2026 Penguatan Fondasi M2 Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Meningkatny a diversifikasi konsumsi pangan masyarakat Tingkat konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman Peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan pola konsumsi pangan sesuai PPH Mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan dengan mengoptimalka n potensi pangan lokal dan memperkuat sistem distribusi antar pulau 2026 Penguatan Fondasi M2 Program Pengembanga n Jaringan Listrik Meningkatny a jangkauan jaringan listrik ke rumah tangga Persentase rumah tangga yang tersambung ke jaringan listrik Perluasan jaringan listrik ke seluruh rumah tangga dengan mengoptimalkan energi terbarukan untuk daerah terpencil Mencapai elektrifikasi melalui kombinasi grid extension dan pengembangan energi terbarukan yang sesuai potensi wilayah 586 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI kepulauan 2026 Penguatan Fondasi M2 Program SIAP HUNI (Sinergi Pembangunan Hunian Layak) Meningkatny a pembanguna n rumah layak huni Jumlah Pembangunan Rumah Layak Huni Pengembangan perumahan layak huni melalui program pembangunan hunian yang memenuhi standar kelayakan Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan berkelanjutan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat 2026 Penguatan Fondasi M3 Program Pengembanga n Perkebunan Unggulan Meningkatny a produktivitas lahan perkebunan Tingkat produktivitas lahan perkebunan (ton/ha) Pengembangan perkebunan unggulan (kelapa, pala, cengkih) melalui peningkatan produktivitas lahan dan penerapan teknologi modern Mengoptimalka n nilai ekonomi komoditas perkebunan unggulan melalui peningkatan kualitas dan daya saing produk dengan pendekatan rantai nilai terpadu 2026 Penguatan Fondasi M3 Program Pengembanga n Perikanan Tangkap Meningkatny a produksi perikanan tangkap yang berkelanjuta n Volume produksi perikanan tangkap (ton/tahun) Pengembangan perikanan tangkap yang berkelanjutan dengan dukungan teknologi penangkapan dan penguatan kelembagaan nelayan Meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perikanan tangkap melalui modernisasi teknologi dan penguatan organisasi nelayan 2026 Penguatan Fondasi M3 Program atasi miskin ekstrem Eradikasi miskin ekstrem Jumlah miskin ekstrem Program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial terintegrasi dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu Memutus mata rantai kemiskinan melalui pendekatan terintegrasi antara perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi produktif 2026 Penguatan Fondasi M4 Program Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Meningkatny a pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau Persentase puskesmas yang memenuhi standar pelayanan minimal Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan yang memenuhi Menjamin akses kesehatan universal dengan kualitas pelayanan yang optimal melalui 587 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI standar penguatan sistem kesehatan yang terintegrasi 2026 Penguatan Fondasi M4 Program penurunan stunting Menurunnya prevalensi stunting Prevalensi stunting Program penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak Memutus mata rantai stunting melalui pendekatan multisektoral dengan fokus pada 1000 hari pertama kehidupan 2026 Penguatan Fondasi M4 Program Perluasan Akses Pendidikan Meningkatny a partisipasi pendidikan di semua jenjang Angka Partisipasi Murni (APM) semua jenjang Perluasan akses pendidikan di semua jenjang dengan meningkatkan APM dan mengurangi kesenjangan pendidikan Menjamin akses pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh anak Sangihe tanpa memandang latar belakang geografis dan ekonomi 2026 Penguatan Fondasi M5 Program Pelestarian dan Pengembanga n Budaya Lokal Meningkatny a dokumentasi dan revitalisasi warisan budaya lokal Jumlah warisan budaya yang terdokumentasi dan direvitalisasi Pelestarian dan pengembangan budaya lokal melalui dokumentasi, revitalisasi warisan budaya Melestarikan dan mengembangk an warisan budaya sebagai identitas dan kekuatan pembangunan melalui pelibatan aktif generasi muda 2026 Penguatan Fondasi M6 Program Pengelolaan Kualitas Air Meningkatny a kualitas dan kuantitas sumber daya air Tingkat pemenuhan baku mutu air permukaan Pengelolaan kualitas air untuk menjamin pemenuhan baku mutu air permukaan sebagai sumber kehidupan masyarakat Menjaga keberlanjutan sumber daya air melalui pendekatan konservasi dan pengelolaan terpadu untuk menjamin ketersediaan air berkualitas 2026 Penguatan Fondasi M7 Program Perluasan Kesempatan Kerja Angkatan Kerja Muda Meningkatny a penyerapan angkatan kerja muda di sektor produktif Jumlah angkatan kerja muda yang terserap di sektor formal Perluasan kesempatan kerja bagi angkatan kerja muda melalui pengembangan sektor formal Mengoptimalka n bonus demografi melalui peningkatan kapasitas dan daya saing generasi muda sebagai penggerak 588 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI pembangunan masa depan 2027 Pengembang an Sistem M1 Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Meningkatny a kualitas pelayanan publik Indeks Pelayanan Publik Peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan digitalisasi Mentransforma si paradigma pelayanan dari konvensional menjadi digital-first dengan memprioritask an kemudahan akses dan kecepatan respon layanan 2027 Pengembanga n Sistem M1 Program Restrukturisa si Organisasi Perangkat Daerah Meningkatny a efisiensi struktur organisasi Persentase OPD yang telah direstrukturisas i sesuai kebutuhan Restrukturisasi organisasi perangkat daerah yang efisien dan efektif sesuai kebutuhan pelaksanaan tugas Merampingkan struktur organisasi dan mengoptimalka n alokasi sumber daya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan 2027 Pengembanga n Sistem M1 Program Persiapan Dokumen Administratif DOB Meningkatny a kesiapan administratif untuk pembentuka n DOB Persentase dokumen administratif yang telah disusun dan divalidasi Penyiapan dokumen administratif dan persyaratan teknis untuk pembentukan daerah otonomi baru Mempersiapka n fondasi kelembagaan dan administratif yang kuat untuk mewujudkan kemandirian daerah melalui pembentukan DOB 2027 Pengembanga n Sistem M2 Program Sangihe Bebas Blank Spot Meningkatny a jangkauan jaringan telekomunik asi Persentase desa/kelurahan yang terjangkau sinyal telekomunikasi Pengembangan infrastruktur telekomunikasi untuk mengeliminasi blank spot Mewujudkan konektivitas digital menyeluruh sebagai fondasi transformasi digital dan peningkatan akses informasi masyarakat kepulauan 2027 Pengembanga n Sistem M2 Program SAHABAT WARGA (Pelayanan Trantibunlimn as Humanis dan Responsif) Meningkatny a rasa aman masyarakat Persentase masyarakat yang rasa aman dari tindak kriminalitas Peningkatan ketentraman dan keamanan masyarakat melalui pelayanan trantibunlimnas yang humanis dan responsif Menciptakan rasa aman dan tentram masyarakat melalui pendekatan community policing dan pemberdayaan modal sosial 589 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI lokal 2027 Pengembanga n Sistem M2 Program Jalan JUARA (Jalan Utama dan Andal Untuk Rakyat) Meningkatny a jalan mantap Persentase Jalan Mantap Pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah Memperkuat integrasi ekonomi dan sosial antar pulau melalui peningkatan aksesibilitas dan mobilitas yang menghubungk an pusat-pusat pertumbuhan 2027 Pengembanga n Sistem M2 Program KONEKSI RAYA (Konektivitas Jalan dan Jembatan Terintegrasi) Meningkatny a pembanguna n jembatan Konektivitas jalan yang dihubungkan dengan jembatan Pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah Memperkuat integrasi ekonomi dan sosial antar pulau melalui peningkatan aksesibilitas dan mobilitas yang menghubungk an pusat-pusat pertumbuhan 2027 Pengembanga n Sistem M3 Program Pengembanga n Industri Pengolahan Perikanan Meningkatny a nilai tambah dan daya saing produk perikanan Nilai tambah produk perikanan olahan (Rp) Pengembangan industri pengolahan perikanan untuk meningkatkan nilai tambah produk Menciptakan industri perikanan yang berdaya saing tinggi melalui hilirization dan peningkatan nilai tambah produk perikanan 2027 Pengembanga n Sistem M3 Program Pengembanga n Destinasi Pariwisata Meningkatny a daya tarik destinasi pariwisata Persentase peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Pengembangan destinasi pariwisata yang berdaya saing dengan memanfaatkan keindahan alam dan kearifan budaya lokal Memposisikan Sangihe sebagai destinasi wisata unggulan melalui pengembangan produk wisata yang unik dan berkelanjutan 2027 Pengembanga n Sistem M3 Program Penguatan Daya Saing UMKM Meningkatny a skala dan daya saing usaha UMKM Jumlah UMKM yang naik kelas Pengembangan kewirausahaan dan penguatan daya saing UMKM melalui akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan Menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan UMKM yang berkelanjutan 2027 Pengembanga M3 Program Masyarakat Meningkatny a Indeks Desa Peningkatan kemandirian Memperkuat resiliensi 590 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI n Sistem Mandiri kemandirian ekonomi masyarakat ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal ekonomi masyarakat melalui diversifikasi sumber pendapatan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas 2027 Pengembanga n Sistem M4 Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Meningkatny a cakupan jaminan kesehatan Persentase penduduk yang terdaftar dalam JKN/BPJS Perluasan cakupan jaminan kesehatan untuk memastikan seluruh penduduk terdaftar dalam sistem JKN/BPJS Mewujudkan universal health coverage sebagai jaminan perlindungan kesehatan finansial bagi seluruh masyarakat 2027 Pengembanga n Sistem M4 Program Peningkatan Mutu Pendidikan Meningkatny a kualitas dan relevansi pendidikan Persentase sekolah yang terakreditasi minimal B Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan melalui akreditasi sekolah dan pengembangan kurikulum daerah kepulauan Menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah kepulauan dan masa depan 2027 Pengembanga n Sistem M5 Program Pengembanga n Seni dan Budaya Masyarakat Meningkatny a keterlibatan masyarakat dalam kegiatan budaya Jumlah warisan budaya lokal yang dilestarikan dan dikembangkan Pengembangan seni dan budaya masyarakat untuk memperkuat identitas lokal Memperkuat kohesi sosial dan identitas lokal melalui revitalisasi seni budaya sebagai media ekspresi dan ekonomi kreatif 2027 Pengembanga n Sistem M5 Program Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Terbangunny a kerukunan antar umat beragama Tingkat toleransi antar umat beragama Pembinaan kerukunan umat beragama untuk memperkuat toleransi dan harmoni sosial Mempertahank an dan memperkuat harmoni sosial melalui dialog antar umat beragama dan penguatan nilai-nilai toleransi 2027 Pengembanga n Sistem M6 Program Pengelolaan Sampah Meningkatny a kualitas pengelolaan sampah Persentase sampah terolah Pengelolaan sampah terpadu untuk meningkatkan kualitas lingkungan Mewujudkan zero waste society melalui pendekatan circular economy dan pemberdayaan 591 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI hidup masyarakat dalam pengelolaan sampah 2027 Pengembanga n Sistem M6 Program Pengurangan Risiko Bencana Menurunnya risiko dan dampak bencana Tingkat pengurangan risiko pada daerah rawan bencana Pengurangan risiko bencana melalui pemetaan daerah rawan bencana dan penguatan sistem peringatan dini Membangun ketahanan daerah terhadap bencana melalui pendekatan adaptif dan mitigasi risiko berbasis sains dan teknologi 2028 Konsolidasi M2 Program SIKAT KUMUH (Sinergi Kabupaten Tangguh Atasi Kawasan Kumuh) Menurunnya luasan kawasan kumuh Persentase Kawasan Kumuh Pengembangan perumahan layak huni dan pengurangan kawasan kumuh Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan berkelanjutan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat 2028 Konsolidasi M3 Program Promosi dan Pemasaran Pariwisata Meningkatny a investasi dan nilai ekonomi pariwisata Nilai investasi di sektor pariwisata Promosi dan pemasaran pariwisata untuk menarik investasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan Meningkatkan awareness dan daya tarik Sangihe sebagai destinasi wisata melalui strategi pemasaran terintegrasi dan kemitraan strategis 2028 Konsolidasi M3 Program Pengembanga n Kewirausahaa n Meningkatny a jumlah dan kapasitas UMKM Tingkat pertumbuhan UMKM baru Pengembangan kewirausahaan dan penguatan daya saing UMKM Menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan UMKM yang berkelanjutan 2028 Konsolidasi M3 Program Pemberdayaa n Perempuan dan Laki-laki Tangguh (PERMATA) Meningkatny a pemberdaya an dan perlindunga n terhadap perempuan dan anak Indeks Pemberdayaan Gender Penguatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui program kesetaraan gender Mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak sebagai fondasi pembangunan yang inklusif dan 592 TAHU N FASE MIS I PROGRAM PRIORITAS OUTCOME INDIKATOR ARAH KEBIJAKAN STRATEGI berkelanjutan 2028 Konsolidasi M4 Program Perluasan Kesempatan Kerja Meningkatny a penyerapan tenaga kerja Jumlah lapangan kerja baru yang tercipta Perluasan kesempatan kerja melalui penciptaan lapangan kerja baru dan pengembangan sektor produktif Menciptakan peluang kerja yang berkualitas dan berkelanjutan melalui pengembangan sektor-sektor ekonomi potensial 2028 Konsolidasi M5 Program Revitalisasi Kearifan Lokal Meningkatny a dokumentasi dan penerapan kearifan lokal masyarakat Jumlah dokumen kearifan lokal yang diimplementasik an Revitalisasi dan dokumentasi kearifan lokal untuk diimplementasik an dalam kehidupan sehari-hari Menghidupkan kembali nilai- nilai kearifan lokal sebagai panduan hidup dan solusi dalam menghadapi tantangan masa kini 2028 Konsolidasi M6 Program Tanggap Bencana Meningkatny a kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana Tingkat pengetahuan dan keterampilan kebencanaan masyarakat Peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana melalui edukasi, simulasi, dan pengembangan keterampilan Membangun resiliensi masyarakat terhadap bencana melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan 2029 Finalisasi Target M1 Program Sosialisasi dan Advokasi DOB Meningkatny a dukungan stakeholder dalam proses pembentuka n DOB Tingkat dukungan masyarakat terhadap pembentukan DOB Sosialisasi dan advokasi kepada stakeholder terkait rencana pembentukan daerah otonomi baru Membangun konsensus dan dukungan luas dari seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder untuk mempercepat realisasi pembentukan DOB 2029 Finalisasi Target M5 Program Internalisasi Kearifan Lokal dalam Kebijakan Internalisasi kearifan lokal dalam kebijakan pembanguna n Jumlah peraturan daerah yang mengadopsi kearifan lokal Internalisasi kearifan lokal dalam kebijakan pembangunan melalui adopsi nilai-nilai lokal dalam peraturan daerah Mengintegrasik an kearifan lokal dalam sistem tata kelola pembangunan untuk menjamin keberlanjutan dan kesesuaian budaya 593 Parameter program digunakan untuk menilai pencapaian setiap program, sedangkan sasaran yang ditetapkan menggambarkan hasil yang diharapkan dalam periode lima tahun. Estimasi anggaran program berfungsi sebagai panduan alokasi sumber daya untuk menjamin efektivitas dan efisiensi implementasi program. Penetapan parameter, sasaran, dan estimasi anggaran program dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mencakup prioritas pembangunan daerah, kebijakan nasional, serta ketersediaan dana. Dengan pendekatan ini, program-program yang dirancang dapat berjalan secara maksimal dan memberikan manfaat riil bagi warga Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selain itu, keberhasilan pencapaian sasaran program akan menjadi parameter kinerja unit kerja daerah dalam mendukung pencapaian visi pembangunan daerah secara menyeluruh. Distribusi bobot anggaran dalam dokumen ini mengacu pada ketentuan UU Nomor 1 Tahun 2022 serta ciri khas wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan dengan keunggulan sektor maritim dan perikanan. Penetapan bobot anggaran 594 mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur kepulauan yang khas, konektivitas antarwilayah, dan keseimbangan antara urusan wajib pelayanan dasar dengan urusan lainnya. Perlu dipahami bahwa total belanja yang dialokasikan ke program unit kerja daerah ini merupakan total belanja setelah mengeluarkan belanja pegawai dan belanja tak terduga, sehingga anggaran tersebut sepenuhnya diarahkan untuk implementasi program dan kegiatan pembangunan. Urusan Wajib Pelayanan Dasar memperoleh porsi terbesar dengan total bobot 66% dari total belanja APBD, melampaui ketentuan minimal 60% untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat di daerah kepulauan. Urusan Pendidikan memperoleh bobot tertinggi sebesar 22% dengan fokus pada pemerataan akses pendidikan antarwilayah, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Prioritas khusus diberikan pada penyediaan transportasi pendidikan dan fasilitas asrama untuk siswa dari pulau-pulau terpencil agar dapat mengakses pendidikan berkualitas. Urusan Kesehatan dengan bobot 17% diprioritaskan untuk peningkatan layanan kesehatan dasar dan rujukan dengan mempertimbangkan tantangan geografis kepulauan. Fokus utama diberikan pada penyediaan ambulans laut, pengembangan telemedicine untuk konsultasi jarak jauh, dan penguatan Puskesmas di setiap pulau serta penanganan stunting yang menjadi perhatian khusus. Hal ini bertujuan untuk memastikan masyarakat di seluruh pulau dapat memperoleh layanan kesehatan yang memadai meskipun terpisah oleh laut. Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dengan bobot 13% diarahkan pada pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, dermaga, pelabuhan rakyat, serta sarana transportasi laut 595 sebagai penunjang konektivitas antarwilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan. Pembangunan infrastruktur ini menjadi kunci dalam mengatasi tantangan isolasi geografis yang dihadapi oleh masyarakat kepulauan. Urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan bobot 5% serta Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat dengan bobot 5% mendapat perhatian untuk penyediaan air bersih melalui teknologi desalinasi, sanitasi ramah lingkungan, penataan permukiman pesisir, serta penguatan mitigasi bencana tsunami, gelombang tinggi, dan abrasi pantai yang merupakan ancaman utama di wilayah kepulauan. Urusan Sosial dengan bobot 4% diarahkan pada bantuan sosial dan penanggulangan kemiskinan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan dengan mempertimbangkan keterbatasan akses ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat di daerah terpencil. Urusan Wajib Non-Pelayanan Dasar memperoleh total bobot 15% dari total belanja, yang terdiri dari berbagai urusan strategis. Urusan Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan bobot 2,0% serta Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan bobot 2,0% mendapat perhatian khusus untuk peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal dalam bidang kelautan dan kepariwisataan, serta penguatan kapasitas pemerintahan desa dan kelembagaan masyarakat adat yang masih kuat di wilayah kepulauan. Urusan Pangan serta Kelautan dan Perikanan dengan bobot 2,0% menjadi prioritas tinggi mengingat potensi besar wilayah kepulauan dalam pengembangan budidaya laut, perikanan tangkap, dan industri pengolahan hasil laut yang dapat menjadi sumber pendapatan utama masyarakat. Urusan Pilihan dengan total bobot 7% diarahkan pada pengembangan sektor unggulan daerah kepulauan. Urusan Kelautan 596 dan Perikanan mendapat porsi terbesar sebesar 4% sebagai prioritas utama pengembangan ekonomi biru, budidaya rumput laut, perikanan berkelanjutan, dan ekowisata bahari untuk mendukung ketahanan pangan laut nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Urusan Pariwisata dengan bobot 3% menjadi fokus pengembangan destinasi wisata kepulauan, wisata sejarah, dan wisata bahari dengan memanfaatkan keunikan budaya Sangihe dan keindahan alam kepulauan yang memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Urusan Penunjang Pemerintahan dengan total bobot 12% dialokasikan untuk mendukung fungsi administratif dan koordinasi pemerintahan kepulauan. Sekretariat Daerah dengan bobot 2,5% berperan dalam koordinasi unit kerja daerah dan pengelolaan administrasi kepulauan yang memiliki kompleksitas tersendiri, Keuangan dengan bobot 2,0% untuk pengelolaan keuangan dan aset daerah, serta Kecamatan dengan bobot 1,5% untuk pelayanan publik di tingkat kecamatan dengan mempertimbangkan tantangan geografis kepulauan yang memerlukan pendekatan khusus dalam pelayanan masyarakat. Distribusi bobot dan alokasi anggaran ini mencerminkan strategi pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sesuai dengan ciri khas wilayah kepulauan, dengan fokus utama pada pelayanan dasar masyarakat terutama pendidikan dan kesehatan, penguatan infrastruktur kepulauan dan konektivitas antarwilayah, serta pengembangan sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata sebagai sektor unggulan daerah. Implementasi distribusi anggaran ini juga memperhatikan pemenuhan ketentuan UU Nomor 1 Tahun 2022, dimana belanja pegawai dibatasi maksimal 30% dari total belanja APBD dan belanja infrastruktur pelayanan publik minimal 40% dari total 597 belanja APBD di luar belanja bagi hasil atau transfer, dengan penyesuaian khusus untuk kebutuhan infrastruktur kepulauan yang memerlukan teknologi dan pendekatan berbeda dari daerah daratan. Tabel IV-1 Program, Target dan Pagu Indikator Kab. Kep. Sangihe Tahun 2025-2030 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 URUSAN PEMERINTAHAN WAJIB YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN DASAR URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENDIDIKAN 1.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 87,00 8,341,858,85 8 87,05 8,430,861,75 4 88 8,520,825,30 5 88,5 8,611,760,39 9 90 9,108,578,68 0 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.01.02 - PROGRAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN Jumlah anak usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan (APS) 94% 9,031,225,00 7 94% 9,127,583,04 9 95% 9,224,981,13 3 95% 9,323,431,04 8 96% 9,861,306,09 0 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Jumlah anak usia 7- 15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar (APS) 99% 8,239,307,88 9 99% 8,327,216,62 5 99% 8,416,074,20 5 99% 8,505,891,38 5 100% 8,996,602,01 1 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 598 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Jumlah anak usia 7- 18 Tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan (APS) 87% 8,660,540,39 8 87% 8,752,943,44 6 88% 8,846,343,84 7 88% 8,940,752,90 8 89% 9,456,550,98 9 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Rata-rata kemampuan literasi SD berdasarkan Asesmen Nasional 40% 7,716,979,57 7 45% 7,799,315,36 6 50% 7,882,539,84 9 55% 7,966,663,09 7 60% 8,426,265,27 8 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Rata-rata kemampuan numerasi SD berdasarkan Asesmen Nasional 40% 9,486,156,11 7 45% 9,587,368,01 6 50% 9,689,672,34 7 55% 9,793,081,49 2 60% 10,358,050,9 86 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Rata-rata kemampuan literasi SMP berdasarkan Asesmen Nasional 40% 8,340,403,69 1 45% 8,429,391,06 2 50% 8,519,338,91 9 55% 8,610,258,15 1 60% 9,106,989,76 6 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Rata-rata kemampuan numerasi SMP berdasarkan Asesmen Nasional 40% 9,115,471,50 9 45% 9,212,728,41 3 50% 9,311,035,06 1 55% 9,410,403,35 2 60% 9,953,295,88 5 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Proporsi jumlah satuan PAUD yang mendapatkan minimal akreditasi B 70% 8,104,513,48 5 75% 8,190,984,04 2 80% 8,278,387,92 0 85% 8,366,735,69 8 90% 8,849,418,33 8 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Proporsi Guru PAUD Formal dengan kualifikasi S1/D IV 75% 8,879,581,30 3 80% 8,974,321,39 3 85% 9,070,084,06 2 90% 9,166,880,90 0 95% 9,695,724,45 7 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks iklim keamanan sekolah jenjang SD 75 7,851,773,98 0 78 7,935,547,94 9 81 8,020,226,13 4 84 8,105,818,78 4 87 8,573,448,95 1 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 599 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Indeks iklim keamanan sekolah jenjang SMP 75 9,300,813,81 3 78 9,400,048,21 4 81 9,500,353,70 4 84 9,601,742,42 2 87 10,155,673,4 36 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks iklim kebinekaan sekolah jenjang SD 75 8,559,444,59 6 78 8,650,769,00 9 81 8,743,079,13 3 84 8,836,386,14 2 87 9,346,163,23 4 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks iklim kebinekaan sekolah jenjang SMP 75 7,986,568,38 3 78 8,071,780,53 2 81 8,157,912,42 0 84 8,244,974,47 1 87 8,720,632,62 4 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks iklim inklusivitas sekolah jenjang SD 75 8,744,786,90 0 78 8,838,088,81 0 81 8,932,397,77 6 84 9,027,725,21 2 87 9,548,540,78 5 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks iklim inklusivitas sekolah jenjang SMP 75 8,289,855,79 0 78 8,378,303,84 3 81 8,467,706,56 2 84 8,558,074,76 8 87 9,051,795,88 8 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.01.03 - PROGRAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Tingkat Implementasi Kurikulum Merdeka 40% 9,182,868,71 0 45% 9,280,844,70 4 50% 9,379,878,20 4 55% 9,479,981,19 6 60% 10,026,887,7 22 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.01.04 - PROGRAM PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Persentase Pendidik Tersertifikasi 75% 8,205,609,28 8 80% 8,293,158,47 9 85% 8,381,652,63 4 90% 8,471,102,46 3 95% 8,959,806,09 3 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.01.05 - PROGRAM PENGENDALIAN PERIZINAN PENDIDIKAN Persentase Satuan Pendidikan Berizin 85% 8,946,978,50 5 88% 9,042,437,68 4 91% 9,138,927,20 4 94% 9,236,458,74 3 97% 9,769,316,29 4 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 600 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.01.06 - PROGRAM PENGEMBANGAN BAHASA DAN SASTRA Tingkat Literasi Bahasa dan Sastra 69% 5,897,255,13 5 69,50% 5,960,175,49 8 70% 6,023,774,99 3 70,50% 6,088,061,31 9 72% 6,439,285,69 3 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KESEHATAN 1.02.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 89,65 7,069,813,26 6 90,15 7,145,244,15 9 90,65 7,221,489,21 6 91,15 7,298,557,66 6 91,65 7,719,616,39 4 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.02.02 - PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT Jumlah Kematian Ibu 116 8,176,505,95 1 101 8,263,744,62 6 87 8,351,924,91 3 72 8,441,057,48 5 58 8,928,027,80 0 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Prevalensi Stunting (Pendek Dan Sangat Pendek) Pada Balita 24 6,392,777,74 2 23 6,460,985,05 0 22 6,529,928,55 5 21 6,599,616,60 1 20 6,980,352,94 5 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar 92,5 7,382,291,20 1 92,7 7,461,056,05 5 92,9 7,540,671,06 0 93,1 7,621,145,85 1 93,3 8,060,814,90 8 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pelayanan kesehatan ibu bersalin sesuai standar 99,2 8,007,247,07 0 99,25 8,092,679,84 8 99,3 8,179,034,74 8 99,35 8,266,322,21 9 99,4 8,743,211,93 7 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar 98,8 6,822,434,90 2 98,85 6,895,226,40 7 98,9 6,968,803,59 0 98,95 7,043,175,35 4 99 7,449,500,90 3 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pelayanan kesehatan balita sesuai standar 86,9 6,197,479,03 3 87,1 6,263,602,61 4 87,4 6,330,439,90 2 87,7 6,397,998,98 6 88 6,767,103,87 4 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar sesuai standar 97,85 8,488,983,88 5 97,9 8,579,556,52 2 97,95 8,671,106,75 7 98 8,763,645,66 9 98,05 9,269,226,31 4 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 601 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase Pelayanan kesehatan pada usia produktif sesuai standar 85,3 7,668,729,30 7 85,6 7,750,550,29 4 85,9 7,833,254,41 7 86,2 7,916,851,68 6 86,5 8,373,580,21 3 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase warga negara usia 60 tahun ke atas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar 90,4 5,637,622,73 4 90,6 5,697,772,96 7 90,8 5,758,572,43 2 91 5,820,028,48 9 91,2 6,155,789,86 8 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pelayanan kesehatan penderita hipertensi sesuai standar 56,35 7,864,028,01 6 57 7,947,932,72 9 58,12 8,032,743,06 9 59,45 8,118,469,30 1 60 8,586,829,28 5 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus sesuai standar 86,7 7,434,370,85 6 87 7,513,691,37 2 87,22 7,593,868,03 4 87,45 7,674,910,54 8 87,62 8,117,681,32 7 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat sesuai standar 100 5,963,120,58 2 100 6,026,743,69 2 100 6,091,053,51 9 100 6,156,057,84 8 100 6,511,204,98 8 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pelayanan kesehatan orang terduga tuberkulosis sesuai standar 90,36 8,319,725,00 4 91,25 8,408,491,74 5 91,88 8,498,216,59 1 92,5 8,588,910,40 3 93,13 9,084,410,45 2 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) sesuai standar 78 6,666,195,93 4 80,22 6,737,320,45 9 82,24 6,809,212,66 8 84,2 6,881,881,26 2 86,19 7,278,901,64 6 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.02.03 - PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN Persentase Tenaga Kesehatan yang Memenuhi Standar 50 7,785,908,53 3 55 7,868,979,75 5 60 7,952,947,60 8 65 8,037,822,25 5 70 8,501,529,65 6 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.02.04 - PROGRAM SEDIAAN FARMASI, ALAT KESEHATAN DAN MAKANAN MINUMAN Persentase Ketersediaan Obat Esensial 82 6,314,658,25 8 85 6,382,032,07 6 86 6,450,133,09 4 88 6,518,969,55 5 90 6,895,053,31 7 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 602 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.02.05 - PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Presentase Capaian Posyandu Aktif 86 8,007,247,07 0 87 8,092,679,84 8 88 8,179,034,74 8 89 8,266,322,21 9 90 8,743,211,93 7 DINAS KESEHATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 1.03.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 92 5.376.458.57 8 92,5 5.433.822.33 7 93 5.491.805.25 4 93,5 5.550.414.34 5 94 5.870.621.50 2 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.02 - PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR (SDA) Persentase peningkatan perlindungan kawasan permukiman rawan banjir kewenangan Kab/kota 6,51 6,272,535,00 7 8,19 6,339,459,39 4 10,14 6,407,106,12 9 12,38 6,475,483,40 2 15,18 6,849,058,41 9 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase peningkatan perlindungan Kawasan dari abrasi dan banjir rob kewenangan Kabupaten/Kota 47,79 5,774,714,76 9 48,20 5,836,327,69 6 48,69 5,898,605,64 3 49,27 5,961,556,14 8 49,92 6,305,482,35 4 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Luas layanan irigasi kewenangan kab/kota 23,79 6,073,406,91 2 24,21 6,138,206,71 4 24,74 6,203,705,93 5 25,47 6,269,912,50 1 26,52 6,631,627,99 3 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Kondisi baik irigasi kewenangan kab/kota 15,47 5,675,150,72 1 16,95 5,735,701,35 6 18,55 5,796,905,54 6 20,38 5,858,770,69 7 22,54 6,196,767,14 1 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 603 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.03.03 - PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM Persentase peningkatan jumlah penduduk yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui SPAM jaringan perpipaan terlindungi dan bukan jaringan perpipaan terlindungi terhadap jumlah penduduk di kabupaten/kota 76 6,172,970,95 9 79,50 6,238,833,05 4 83 6,305,406,03 2 86,50 6,372,697,95 2 89 6,740,343,20 6 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.05 - PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM AIR LIMBAH Persentase penduduk yang menempati hunian dengan akses sanitasi (air limbah domestik) layak dan aman 66,13 5,973,842,86 4 67 6,037,580,37 5 67,73 6,102,005,83 7 68 6,167,127,05 0 69 6,522,912,78 0 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.06 - PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM DRAINASE Panjang drainase yang terbangun dan dipelihara 350 5,575,586,67 3 350 5,635,075,01 6 350 5,695,205,44 8 350 5,755,985,24 7 350 6,088,051,92 8 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.08 - PROGRAM PENATAAN BANGUNAN GEDUNG Persentase kepatuhan PBG & SLF Kabupaten/Kota 1,78 5,774,714,76 9 1,82 5,836,327,69 6 1,88 5,898,605,64 3 2 5,961,556,14 8 2,5 6,305,482,35 4 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.10 - PROGRAM PENYELENGGARAAN JALAN Tingkat Kemantapan Jalan Kabupaten/Kota 68,39 5,675,150,72 1 68,70 5,735,701,35 6 68,95 5,796,905,54 6 69,10 5,858,770,69 7 69,25 6,196,767,14 1 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.11 - PROGRAM PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI Persentase tenaga kerja konstruksi yang terlatih dan tersertifikasi di wilayah kabupaten/kota yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi kerja kualifikasi operator/teknisi/anal is 17 5,874,278,81 6 19,5 5,936,954,03 5 22 6,000,305,74 0 24,54 6,064,341,59 9 27 6,414,197,56 7 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 604 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.03.12 - PROGRAM PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG Jumlah dokumen layanan Permohonan penerbitan KKPR berusaha/non berusaha 5 5,476,022,62 5 5 5,534,448,67 7 5 5,593,505,35 1 5 5,653,199,79 6 5 5,979,336,71 5 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase penyusunan dokumen Rencana Tata Ruang 40 5,276,894,53 0 50 5,333,195,99 8 60 5,390,105,15 6 80 5,447,628,89 4 100 5,761,906,28 9 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah 100 5,376,458,57 8 100 5,433,822,33 7 100 5,491,805,25 4 100 5,550,414,34 5 100 5,870,621,50 2 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.03.02 - PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR (SDA) Persentase peningkatan perlindungan kawasan permukiman rawan banjir kewenangan Kab/kota 6,51 6,272,535,00 7 8,19 6,339,459,39 4 10,14 6,407,106,12 9 12,38 6,475,483,40 2 15,18 6,849,058,41 9 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase peningkatan perlindungan Kawasan dari abrasi dan banjir rob kewenangan Kabupaten/Kota 47,79 5,774,714,76 9 48,20 5,836,327,69 6 48,69 5,898,605,64 3 49,27 5,961,556,14 8 49,92 6,305,482,35 4 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Luas layanan irigasi kewenangan kab/kota 23,79 6,073,406,91 2 24,21 6,138,206,71 4 24,74 6,203,705,93 5 25,47 6,269,912,50 1 26,52 6,631,627,99 3 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 605 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.04.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 92 5,337,398,83 6 92 5,394,345,85 0 92 5,451,907,52 3 92 5,510,090,82 2 93 5,827,971,68 7 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.04.02 - PROGRAM PENGEMBANGAN PERUMAHAN Persentase warga negara korban bencana kabupaten/kota yang memperoleh rumah layak huni 66,15 4,518,676,01 2 73,83 4,566,887,71 9 81,53 4,615,619,80 0 89,23 4,664,878,15 3 100 4,933,998,12 8 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase warga negara yang terkena relokasi akibat program kabupaten/kota yang memperoleh fasilitasi penyediaan rumah yang layak huni 0,33 4,786,733,06 4 0,50 4,837,804,78 7 0,66 4,889,427,75 4 0,83 4,941,608,21 3 1 5,226,692,93 2 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.04.03 - PROGRAM KAWASAN PERMUKIMAN persentase Luas kawasan permukiman kumuh dibawah 10 ha yang ditangani 35,14 5,246,259,43 8 35,77 5,302,234,04 7 36,71 5,358,812,81 9 37,97 5,416,002,60 2 39,23 5,728,455,45 4 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Rumah Tidak Layak Huni yang Tertangani 54,65 4,710,145,33 5 55,63 4,760,399,91 1 57,10 4,811,196,91 0 59,06 4,862,542,48 2 61,02 5,143,065,84 6 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.04.04 - PROGRAM PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH Terlaksananya peningkatan pencegahan kawasan kumuh 35,14 4,556,969,87 7 35,77 4,605,590,15 8 36,71 4,654,735,22 2 37,97 4,704,411,01 9 39,23 4,975,811,67 2 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 606 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.04.05 - PROGRAM PENINGKATAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS UMUM (PSU) Persentase perumahan yang sudah dilengkapi PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum) 52,06 4,901,614,65 8 52,66 4,953,912,10 2 52,72 5,006,774,02 0 52,79 5,060,206,81 0 52,85 5,352,133,56 3 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 1.04.06 – PROGRAM PENINGKATAN PELAYANAN SERTIFIKASI, KUALIFIKASI, KLASIFIKASI, DAN REGISTRASI BIDANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN 0,70 264,993,542 0,75 267,820,873 0,8 270,678,720 0,85 273,567,431 0,90 289,349,721 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 1.05.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 85,84 2,611,641,56 0 86,34 2,639,506,29 2 86,84 2,667,671,78 3 87,34 2,696,141,44 1 87,84 2,851,683,66 4 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE 1.05.02 - PROGRAM PENINGKATAN KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM Persentase penyelenggaraan Tibumtranmas yang dilaksanakan oleh Satpol PP 100 2,734,181,92 6 100 2,763,354,09 5 100 2,792,841,13 3 100 2,822,646,61 1 100 2,985,487,00 3 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE 607 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase Perda dan Perkada yang ditegakkan 100 2,282,314,32 5 100 2,306,665,32 3 100 2,331,279,15 3 100 2,356,158,79 6 100 2,492,087,19 0 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE Jumlah PPNS pada Satpol PP 12 orang 2,577,177,08 2 12 2,604,674,09 8 12 2,632,467,90 3 12 2,660,561,86 2 12 2,814,051,47 5 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE Presentase SOP yang tersedia dalam penegakan Perda dan perkada serta Penyelenggaraan Tibumtranmas 70% 2,791,622,72 3 70 2,821,407,75 2 80 2,851,514,26 6 80 2,881,945,91 0 80 3,048,207,31 8 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE Persentase Jumlah Sarana prasarana minimal yang digunakan sebagai penunjang dalam penegakan perda dan perkada serta penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat dan perlindungan masyarakat 50% 2,492,930,58 0 50 2,519,528,73 3 60 2,546,413,97 4 60 2,573,589,55 7 70 2,722,061,67 9 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE 1.05.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 91,85 2,356,586,04 1 92,35 2,381,729,47 6 92,85 2,407,144,29 7 93,35 2,432,833,58 0 93,85 2,455,329,72 9 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 608 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.05.02 - PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA Persentase warga negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana 100 2,852,892,90 6 100 2,883,331,65 3 100 2,914,098,94 2 100 2,945,198,49 5 100 3,115,108,98 8 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase warga negara dan aparatur yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana 100 2,247,849,84 7 100 2,271,833,12 8 100 2,296,075,27 3 100 2,320,579,21 7 100 2,454,455,00 1 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase jumlah warga negara yang mendapatkan pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana 95 2,657,594,19 7 95 2,685,949,21 8 95 2,714,610,28 9 95 2,743,580,88 0 95 2,901,859,91 6 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase penyelesaian dokumen kebencanaan sampai dengan dinyatakan sah/legal 100 2,940,968,79 5 100 2,972,347,26 1 100 3,004,064,41 2 100 3,036,124,08 6 100 3,211,280,13 8 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase penanganan pra bencana 100 2,370,390,21 3 100 2,395,680,93 1 100 2,421,244,62 4 100 2,447,084,38 7 100 2,588,258,34 0 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase penanganan pasca bencana 100 2,531,224,44 4 100 2,558,231,17 2 100 2,585,529,39 7 100 2,613,122,42 3 100 2,763,875,22 3 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana 100 2,198,067,82 3 100 2,221,519,95 8 100 2,245,225,22 5 100 2,269,186,49 1 100 2,400,097,39 5 BADAN PENANGGULA NGAN BENCANA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 609 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.05.03 - PROGRAM PENCEGAHAN, PENANGGULANGAN, PENYELAMATAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN NON KEBAKARAN Persentase pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran 1 2,561,859,53 6 1 2,589,193,12 2 1 2,616,821,73 4 1 2,644,748,71 6 1 2,797,326,05 7 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG SOSIAL 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 1.06.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 86,40 1,593,024,76 4 86,90 1,610,021,43 3 87,40 1,627,201,55 7 87,90 1,644,567,21 3 88,40 1,739,443,40 8 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.06.02 - PROGRAM PEMBERDAYAAN SOSIAL Persentase PSKS yang Meningkat Kapasitasnya 0.75 1,470,484,39 7 0.8 1,486,173,63 1 0.85 1,502,032,20 6 0.9 1,518,062,04 3 0.95 1,605,640,06 9 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.06.03 - PROGRAM PENANGANAN WARGA NEGARA MIGRAN KORBAN TINDAK KEKERASAN Persentase WNI Migran Korban yang Terlayani 0.8 1,930,010,77 1 0.85 1,950,602,89 0 0.9 1,971,417,27 1 0.95 1,992,456,43 2 1 2,107,402,59 0 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.06.04 - PROGRAM REHABILITASI SOSIAL Persentase penyandang disabilitas terlantar yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti 1 1,746,200,22 2 1 1,764,831,18 6 1 1,783,663,24 5 1 1,802,698,67 6 1 1,906,697,58 2 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase anak terlantar yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti 1 1,501,119,48 9 1 1,517,135,58 1 1 1,533,324,54 4 1 1,549,688,33 6 1 1,639,090,90 4 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase lanjut usia terlantar yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti 1 1,868,740,58 8 1 1,888,678,98 9 1 1,908,832,59 5 1 1,929,203,84 6 1 2,040,500,92 1 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase gelandangan pengemis yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti 1 1,654,294,94 7 1 1,671,945,33 5 1 1,689,786,23 2 1 1,707,819,79 8 1 1,806,345,07 7 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 610 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase sarana prasarana yang disediakan sesuai standar untuk pelayanan sosial di luar panti 0.85 1,776,835,31 3 0.88 1,795,793,13 7 0.91 1,814,955,58 2 0.94 1,834,324,96 9 0.97 1,940,148,41 7 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Pekerja sosial, tenaga kesejahteraan sosial, dan/atau relawan sosial yang melaksanakan pelayanan sosial di luar panti sesuai standar 0.8 1,899,375,68 0 0.85 1,919,640,94 0 0.9 1,940,124,93 3 0.95 1,960,830,13 9 1 2,073,951,75 6 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) lainnya di luar HIV/AIDS yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti 0.9 1,623,659,85 5 0.925 1,640,983,38 4 0.95 1,658,493,89 4 0.975 1,676,193,50 6 1 1,772,894,24 3 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) perorangan sosial yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar 0.8 1,807,470,40 5 0.85 1,826,755,08 8 0.9 1,846,247,92 0 0.95 1,865,951,26 1 1 1,973,599,25 1 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Pesentase Penerima manfaat yang terpenuhi kebutuhan dasar 0.9 1,409,214,21 4 0.925 1,424,249,72 9 0.95 1,439,447,53 1 0.975 1,454,809,45 8 1 1,538,738,39 9 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.06.05 - PROGRAM PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL Pesentase Penerima manfaat yang meningkat kemandirian ekonomi 0.5 1,684,930,03 9 0.55 1,702,907,28 5 0.6 1,721,078,57 0 0.65 1,739,446,09 1 0.7 1,839,795,91 2 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Jumlah pemutahiran data fakir miskin dan kelompok rentan yang dilakukan selama satu tahun 2 kali 1,960,645,86 3 2 kali 1,981,564,84 1 2 kali 2,002,709,60 8 2 kali 2,024,082,72 4 2 kali 2,140,853,42 5 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 611 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.06.06 - PROGRAM PENANGANAN BENCANA Persentase korban bencana alam, sosial dan non alam yang terpenuhi kebutuhan dasar pada saat dan setelah tanggap darurat bencana kabupaten/kota 1 1,562,389,67 2 1 1,579,059,48 3 1 1,595,909,21 9 1 1,612,940,92 1 1 1,705,992,57 3 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase sarana prasarana bagi korban bencana kabupaten/kota yang disediakan sesuai standar 0.9 1,715,565,13 0 0.925 1,733,869,23 6 0.95 1,752,370,90 7 0.975 1,771,072,38 4 1 1,873,246,74 7 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase pekerja sosial, tenaga kesejahteraan sosial, dan/atau relawan sosial yang melaksanakan penanganan korban bencana kabupaten/kota pada masa tanggap darurat dan pasca bencana sesuai standar 0.85 1,654,294,94 7 0.88 1,671,945,33 5 0.91 1,689,786,23 2 0.94 1,707,819,79 8 0.97 1,806,345,07 7 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 1.06.07 - PROGRAM PENGELOLAAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN Persentase TMP yang Terpelihara 0.75 1,776,835,31 3 0.8 1,795,793,13 7 0.85 1,814,955,58 2 0.9 1,834,324,96 9 0.95 1,940,148,41 7 DINAS SOSIAL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN WAJIB YANG TIDAK BERKAITAN DENGAN PELAYANAN DASAR 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG TENAGA KERJA 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.07.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 87 3,038,235,21 0 87,5 3,070,651,45 5 88 3,103,417,58 4 88,5 3,136,537,56 5 90 3,317,486,53 8 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 612 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.07.02 - PROGRAM PERENCANAAN TENAGA KERJA Persentase kegiatan yang dilaksanakan yang mengacu ke rencana tenaga kerja 1 1,828,914,96 9 1 1,848,428,45 3 1 1,868,152,55 6 1 1,888,089,66 6 1 1,997,014,83 6 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.07.03 - PROGRAM PELATIHAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Persentase Tenaga Kerja Bersertifikat Kompetensi 7,50 1,921,969,06 0 8,00 1,942,475,37 8 8,20 1,963,203,03 2 8,45 1,984,154,53 0 8,60 2,098,621,74 6 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja 4.000.000.0 00 2,091,993,81 8 4.200.000.0 00 2,114,314,20 4 4.400.000.0 00 2,136,875,50 6 4.600.000.0 00 2,159,680,45 3 4.800.000.0 00 2,284,273,87 9 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.07.04 - PROGRAM PENEMPATAN TENAGA KERJA Persentase Tenaga kerja yang ditempatkan (dalam dan luar negeri) melalui mekanisme layanan Antar Kerja dalam wilayah Kabupaten 0.88 1,685,312,97 7 0.885 1,703,294,31 0 0.89 1,721,469,72 4 0.895 1,739,841,42 0 0.9 1,840,214,04 8 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.07.05 - PROGRAM HUBUNGAN INDUSTRIAL Persentase Perusahaan yang menerapkan tata kelola kerja yang layak (PP/PKB, LKS Bipartit, Struktur Skala Upah, dan terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan) 0.8 1,910,480,90 1 0.82 1,930,864,64 7 0.84 1,951,468,40 5 0.86 1,972,294,67 0 0.88 2,086,077,68 3 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.08.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 92.08 515,818,355 92.10 521,321,844 92.12 526,884,735 92.14 532,507,701 92.16 563,228,430 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. 613 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KEP. SANGIHE 2.08.02 - PROGRAM PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan 45.20 455,314,049 45.22 460,171,991 45.24 465,082,368 45.26 470,045,773 45.28 497,163,032 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase ARG Daerah 27.01 484,417,386 29.45 489,585,844 31.89 494,810,089 34.33 500,090,751 36.77 528,941,325 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.08.03 - PROGRAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN Persentase perempuan korban kekerasan dan TPPO yang mendapatkan layanan komprehensif 100 544,921,692 100 550,735,697 100 556,612,456 100 562,552,679 100 595,006,723 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.08.04 - PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELUARGA Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang berprespektif gender dan hak anak sesuai standar 1 441,145,319 2 445,852,089 3 450,609,662 4 455,418,613 5 481,692,021 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 614 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.08.05 - PROGRAM PENGELOLAAN SISTEM DATA GENDER DAN ANAK Tingkat Pemanfaatan Data Gender dan Anak dalam Perencanaan, Evaluasi, dan atau Penyusunan Kebijakan 100 500,883,748 100 506,227,893 100 511,629,720 100 517,089,883 100 546,921,148 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.08.06 - PROGRAM PEMENUHAN HAK ANAK (PHA) Indeks Pemenuhan Hak Anak 60 472,546,288 60.25 477,588,089 60.50 482,684,308 60.75 487,835,563 61 515,979,126 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.08.07 - PROGRAM PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK Persentase anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan komprehensif 100 414,339,614 100 418,760 ,382 100 423,228,866 100 427,745,607 100 452,422,540 DINAS PEMBERDAYA AN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGA N ANAK DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PANGAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 2.09.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 90 2,509,014,00 3 90,5 2,535,783,75 7 91 2,562,842,45 2 91,5 2,590,193,36 1 92 2,739,623,36 7 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.09.02 - PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA EKONOMI UNTUK KEDAULATAN dan KEMANDIRIAN PANGAN Tingkat Kemandirian Pangan Daerah 20 2,749,499,47 2 25 2,778,835,07 0 30 2,808,487,30 2 35 2,838,459,75 8 40 3,002,212,42 0 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.09.03 - PROGRAM PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT Persentase Jumlah Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten/Kota 10,87 2,361,965,56 3 11,09 2,387,166,39 4 11,31 2,412,639,23 1 11,64 2,438,387,15 7 12,22 2,579,059,36 1 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 615 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Skor Pola Pangan Harapan Kabupaten/Kota 80 2,859,785,80 2 82 2,890,298,09 2 83 2,921,139,71 8 84 2,952,314,41 1 85 3,122,635,42 6 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.09.04 - PROGRAM PENANGANAN KERAWANAN PANGAN Persentase Daerah Rentan Rawan Pangan 4,79 2,280,782,57 0 3,59 2,305,117,22 5 2,99 2,329,714,53 6 1,79 2,354,577,48 1 1,19 2,490,414,64 8 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.09.05 - PROGRAM PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN Persentase pangan segar yang memenuhi persyaratan dan mutu keamanan pangan 30 2,556,498,39 5 30 2,583,774,78 1 40 2,611,345,57 5 40 2,639,214,11 4 50 2,791,472,16 1 DINAS KETAHANAN PANGAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERTANAHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.10.04 - PROGRAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH GARAPAN Persentase penyelesaian kasus tanah garapan belum bersertipikat yang dilakukan melalui mediasi 0.30 264,993,542 0.50 267,820,873 0.6 270,678,720 0.80 273,567,431 1 289,349,721 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 2.10.05 - PROGRAM PENYELESAIAN GANTI KERUGIAN DAN SANTUNAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN Persentase Ganti Kerugian yang Diselesaikan 0.28 300,223,898 0.42 303,427,116 0.57 306,664,909 0,7 309,937,667 1,14 327,818,181 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 2.10.06 - PROGRAM REDISTRIBUSI TANAH, DAN GANTI KERUGIAN PROGRAM TANAH KELEBIHAN MAKSIMUM DAN TANAH ABSENTEE Luas tanah yang ditetapkan menjadi Tanah Objek Landreform dari Tanah Kelebihan maksimum/Absentee dan jumlah subjek yang ditetapkan pada tahun anggaran 0,2 Ha 246,995,426 0,24 Ha 249,630,727 0,25 Ha 252,294,472 0,26 Ha 254,986,984 0,27 Ha 269,697,355 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 616 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Luas tanah potensi TORA untuk ditindaklanjuti kegiatan redistribusi tanah dan jumlah potensi subjek penerima manfaat yang dapat ditindaklanjuti dengan penataan akses melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat pada tahun anggaran 0.15 Ha 276,098,763 0.16 Ha 279,044,580 0.17 Ha 282,022,193 0.18 Ha 285,031,962 0,19 Ha 301,475,648 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Luas tanah yang ditetapkan ganti kerugian untuk ditindaklanjuti kegiatan redistribusi tanah pada tahun anggaran 0.13 Ha 311,329,118 0.14 Ha 314,650,823 0.15 Ha 318,008,381 0.16 Ha 321,402,198 0,17 Ha 339,944,108 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE jumlah subjek penerima tanah yang ditetapkan sebagai subjek redistribusi tanah dan persentase realisasi dari target luas objek redistribusi yang difasilitasi dalam rangka penetapan objek redistribusi tanah dalam tahun anggaran 1 orng 257,717,708 1 orng 260,467,410 1 orng 263,246,790 1 orng 266,056,186 1 orng 281,405,147 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 2.10.07 - PROGRAM PENETAPAN TANAH ULAYAT Luas Tanah Ulayat yang Ditetapkan 0,11 Ha 289,501,616 0,12 Ha 292,590,434 0,13 Ha 295,712,591 0,14 Ha 298,868,465 0,15 Ha 316,110,389 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 617 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.10.08 - PROGRAM PENGELOLAAN TANAH KOSONG Persentase Tanah Kosong yang Dimanfaatkan 41,3 240,868,408 41,35 243,438,337 41,4 246,036,005 41,45 248,661,725 41,5 263,007,188 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 2.10.09 - PROGRAM PENGELOLAAN IZIN MEMBUKA TANAH Persentase Izin Membuka Tanah yang Terbit 0,3 293,713,941 0,5 296,847,702 0,6 300,015,287 0,8 303,217,080 1 320,709,878 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE 2.10.10 - PROGRAM PENATAGUNAAN TANAH Terpetakannya seluruh bidang tanah dalam satu desa atau kelurahan lengkap secara berkualitas 0.7 319,753,769 0.75 323,165,360 0.8 326,613,774 0.85 330,099,429 0.9 349,143,088 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Ditetapkannya Hak Atas tanah dalam penguasaan dan pengelolaan Pemerintah Daerah 0.8 235,124,328 0.85 237,632,971 0.88 240,168,691 0.9 242,731,795 0,95 256,735,157 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Luas Lokasi Konsolidasi Tanah yang mendapat Dukungan Pembangunan Kewenangan Kabupaten/Kota 0.5 268,822,929 0.55 271,691,117 0.6 274,590,263 0.65 277,520,717 0.7 293,531,075 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE Persentase Luas Peta Nilai Tanah yang telah dimanfaatkan dalam pelayanan BPHTB 0.5 241,634,285 0.55 244,212,386 0.6 246,818,313 0.65 249,452,383 0.7 263,843,459 DINAS PERUMAHAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN RAKYAT KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG LINGKUNGAN HIDUP 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 618 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.11.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 85,55 755,920,885 86,55 763,986,132 87,55 772,138,431 88,55 780,378,769 89,55 825,399,348 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.02 - PROGRAM PERENCANAAN LINGKUNGAN HIDUP Persentase Dokumen Lingkungan yang Tersusun 1 Dokumen 644,868,678 1 Dokumen 651,749,061 1 Dokumen 658,703,707 1 Dokumen 665,733,458 1 Dokumen 704,140,072 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.03 - PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN/ATAU KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kabupaten/Kota 74,30% 729,881,058 75,12% 737,668,474 75,26% 745,539,944 75,81% 753,496,420 76% 796,966,138 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.04 - PROGRAM PENGELOLAAN KEANEKARAGAMAN HAYATI (KEHATI) Indeks Keanekaragaman Hayati 1 Dokumen 670,908,506 1 Dokumen 678,066,719 1 Dokumen 685,302,194 1 Dokumen 692,615,807 1 Dokumen 732,573,281 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.05 - PROGRAM PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (LIMBAH B3) Persentase Limbah B3 yang Dikelola 5 Dokumen 705,372,984 5 Dokumen 712,898,913 5 Dokumen 720,506,074 5 Dokumen 728,195,386 5 Dokumen 770,205,471 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.06 - PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP IZIN LINGKUNGAN DAN IZIN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PPLH) Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Kab/Kota 55% 624,189,992 63% 630,849,744 69% 637,581,379 74% 644,385,711 74% 681,560,758 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.07 - PROGRAM PENGAKUAN KEBERADAAN MASYARAKAT HUKUM ADAT (MHA), KEARIFAN LOKAL DAN HAK MHA YANG TERKAIT DENGAN PPLH Jumlah MHA yang Diakui 1 Dokumen 741,369,217 1 Dokumen 749,279,205 1 Dokumen 757,274,571 1 Dokumen 765,356,280 1 Dokumen 809,510,201 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 619 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.11.08 - PROGRAM PENINGKATAN PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENYULUHAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK MASYARAKAT Persentase Masyarakat Peduli Lingkungan 1 Dokumen 684,694,297 1 Dokumen 691,999,597 1 Dokumen 699,383,746 1 Dokumen 706,847,639 1 Dokumen 747,626,157 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.09 - PROGRAM PENGHARGAAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK MASYARAKAT Jumlah Penghargaan Lingkungan yang Diberikan 5 Entitas 716,861,144 5 Entitas 724,509,645 5 Entitas 732,240,700 5 Entitas 740,055,246 5 Entitas 782,749,534 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.10 - PROGRAM PENANGANAN PENGADUAN LINGKUNGAN HIDUP Persentase Pengaduan yang Ditindaklanjuti 5 Pengaduan 656,356,838 5 Pengaduan 663,359,792 5 Pengaduan 670,438,334 5 Pengaduan 677,593,318 5 Pengaduan 716,684,135 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.11.11 - PROGRAM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS) 36,157 Ton 728,349,303 36,273 Ton 736,120,376 36,389 Ton 743,975,327 36,505 Ton 751,915,106 36, 622 Ton 795,293,597 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.12.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 88,5 453,016,417 89 457,849,845 89,5 462,735,443 90 467,673,801 90,5 494,654,219 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE .12.02 - PROGRAM PENDAFTARAN PENDUDUK Persentase Kepemilikan Kartu Identitas Anak 0.93 370,684,608 0.94 374,639,603 0.95 378,637,285 0.96 382,678,140 0.97 404,755,101 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 620 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase Kepemilikan Identitas Kependudukan Digital 0.4 436,167,117 0.5 440,820,772 0.6 445,524,657 0.7 450,279,340 0.8 476,256,260 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.12.03 - PROGRAM PENCATATAN SIPIL Persentase Akta Kematian yang diterbitkan bagi yang melaporkan 100 392,129,173 100 396,312,968 100 400,541,922 100 404,816,545 100 428,170,685 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Akta kelahiran yang diterbitkan 100 481,353,877 100 486,489,649 100 491,680,855 100 496,928,122 100 525,596,241 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Akta perkawinan yang diterbitkan bagi yang melaporkan 100 494,373,791 100 499,648,478 100 504,980,098 100 510,369,292 100 539,812,846 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Akta perceraian yang diterbitkan bagi yang melaporkan 100 411,659,044 100 416,051,212 100 420,490,787 100 424,978,306 100 449,495,592 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.12.04 - PROGRAM PENGELOLAAN INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Persentase informasi kependudukan yang dimanfaatkan 0.3 457,994,620 0.5 462,881,162 0.7 467,820,448 0.9 472,813,074 1 500,089,980 DINAS KEPENDUDUK AN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 621 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.13.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 87 1,982,090,42 7 87,10 2,003,238,20 6 87,20 72,5 87,30 2,046,221,12 9 87,40 2,164,269,00 9 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE 2.13.02 - PROGRAM PENATAAN DESA Persentase peningkatan status desa mandiri 19,64 1,740,073,20 3 19,84 1,758,638,79 6 20,4 1,777,404,77 7 20,24 1,796,373,41 8 20,44 1,900,007,41 5 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE Persentase Fasilitasi Penataan Desa 2,75 2,080,122,72 0 4,13 2,102,316,44 8 5,51 2,124,749,72 5 6,89 2,147,425,26 5 7,90 2,271,311,68 1 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE Persentase Fasilitasi Kerjasama Desa 66,66 1,864,145,32 4 75 1,884,034,69 6 80 1,904,138,74 5 83,33 1,924,459,90 3 86,34 2,035,483,29 6 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE 2.13.03 - PROGRAM PENINGKATAN KERJASAMA DESA Jumlah Kerjasama Antar Desa 2 1,796,748,12 3 4 1,815,918,40 5 6 1,835,295,60 2 8 1,854,882,05 9 10 1,961,891,45 9 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE 622 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.13.04 - PROGRAM ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA Persentase Desa dengan Tata Kelola Baik 19,64 2,116,884,83 0 19,84 2,139,470,78 9 20,4 2,162,300,53 0 20,24 2,185,376,81 6 20,44 2,311,452,68 2 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE 2.13.05 - PROGRAM PEMBERDAYAAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN, LEMBAGA ADAT DAN MASYARAKAT HUKUM ADAT Persentase Fasilitasi Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa 80 1,631,318,62 8 85 1,648,723,87 2 85 1,666,316,97 9 85 1,684,100,07 9 85 1,781,256,95 1 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE Persentase Fasilitasi Pemberdayaan Lembaga Adat Desa dan Lembaga Masyarakat Hukum Adat 40 2,106,162,54 8 60 2,128,634,10 6 70 2,151,348,21 2 80 2,174,307,61 4 90 2,299,744,89 0 DINAS PEMBERDAYA AN MASYARAKAT DAERAH DAN DESA KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA - - - - - 2.14.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 89,95 659,803,286 90,45 666,843,012 90,95 673,958,722 91,45 681,151,276 91,95 720,447,354 DINAS PENGENDALIA N PENDUDUK DAN KB DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.14.02 - PROGRAM PENGENDALIAN PENDUDUK Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 Tahun 2.18 606,574,814 2.16 613,046,623 2.14 619,588,285 2.12 626,200,593 2,1 662,326,528 DINAS PENGENDALIA N PENDUDUK DAN KB DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.14.03 - PROGRAM PEMBINAAN KELUARGA BERENCANA (KB) Proporsi kebutuhan KB yang terpenuhi menurut alat/cara KB modern 85,2 628,785,255 85,9 635,494,037 86,6 642,275,230 87,3 649,129,655 88 686,578,384 DINAS PENGENDALIA N PENDUDUK DAN KB DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 623 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.14.04 - PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN KELUARGA SEJAHTERA (KS) Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) 24,5 1,401,360,00 0 23,5 1.401.360.00 0 22,5 1.401.360.00 0 21,5 1.401.360.00 0 20,5 1.401.360.00 0 DINAS PENGENDALIA N PENDUDUK DAN KB DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Indeks Pembangunan Keluarga (iBangda) 61 62 62 63 63 DINAS PENGENDALIA N PENDUDUK DAN KB DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.15.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 84,90 1,644,338,54 2 85,4 1,661,882,70 1 85,9 1,679,616,22 2 86,4 1,697,541,25 3 86,9 1,795,473,55 6 DINAS PERHUBUNGA N DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.15.02 - PROGRAM PENYELENGGARAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (LLAJ) Konektivitas Kabupaten/Kota 0.79 1,449,039,83 3 0.79 1,464,500,26 5 0.79 1,480,127,57 0 0.79 1,495,923,63 8 0.79 1,582,224,48 5 DINAS PERHUBUNGA N DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase kelengkapan Jalan yang telah terpasang terhadap kondisi ideal pada jalan Kabupaten/Kota 65 1,559,326,16 3 70 1,575,963,28 8 75 1,592,779,98 5 80 1,609,778,29 1 85 1,702,647,49 0 DINAS PERHUBUNGA N DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase angkutan umum yang tersertifikasi sistem manajemen keselamatan 50 1,519,500,54 4 55 1,535,712,75 2 60 1,552,099,94 6 65 1,568,664,11 1 70 1,659,161,40 4 DINAS PERHUBUNGA N DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.15.03 - PROGRAM PENGELOLAAN PELAYARAN Tingkat Keselamatan Pelayaran 5 1,486,567,82 0 7 1,502,428,65 5 9 1,518,460,68 3 11 1,534,665,84 7 13 1,623,201,75 7 DINAS PERHUBUNGA N DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 624 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.16.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 88,5 2,290,892,15 1 89,0 2,315,334,66 9 89,5 2,340,041,00 8 90,0 2,365,014,15 8 90,5 2,501,453,42 4 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.16.02 - PROGRAM PENGELOLAAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK Persentase Perangkat Daerah (PD) dan/atau unit pelaksana teknis daerah yang terhubung dengan akses internet yang disediakan oleh Dinas Kominfo 1 925,945,644 1 935,824,958 1 945,810,905 1 955,904,693 1 1,011,051,48 1 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.16.03 - PROGRAM PENGELOLAAN APLIKASI INFORMATIKA Persentase Perangkat Daerah (PD) di tingkat Kabupaten/Kota yang terhubung dengan Jaringan Intra Pemerintah Daerah 0.8 992,576,968 0.85 1,003,167,20 1 0.9 1,013,871,73 9 0.95 1,024,691,87 9 1 1,083,807,04 6 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Perangkat Dearah yang Memanfaatkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah Daerah (SPLPD) 0.25 887,268,841 0.4 896,735,495 0.55 906,304,329 0.7 915,976,498 0.85 968,819,802 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KOPERASI, USAHA KECIL, DAN MENENGAH 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.17.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 89,85 410,893,166 90,35 415,277,163 90,85 419,708,478 91,35 424,187,649 91,85 448,659,321 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.02 - PROGRAM PELAYANAN IZIN USAHA SIMPAN PINJAM Persentase Koperasi Simpan Pinjam Berizin 53 360,728,204 58 364,576,969 64 368,467,276 89 372,399,595 100 393,883,579 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.03 - PROGRAM PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN KOPERASI Persentase Koperasi yang Diawasi 278 431,954,792 278 436,563,504 279 441,221,961 281 445,930,725 283 471,656,770 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 625 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.17.04 - PROGRAM PENILAIAN KESEHATAN KSP/USP KOPERASI Persentase KSP/USP Sehat 75 343,113,026 78 346,773,847 79 350,474,181 80 354,214,477 80 374,649,349 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.05 - PROGRAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN PERKOPERASIAN Persentase Pengurus Koperasi Terlatih 5 402,468,516 8 406,762,627 11 411,103,086 15 415,490,419 20 439,460,342 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.06 - PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN KOPERASI Persentase Koperasi Aktif 73,79 377,960,443 78,50 381,993,066 83,85 386,069,215 94,79 390,189,385 100 412,699,674 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.07 - PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MENENGAH, USAHA KECIL, DAN USAHA MIKRO (UMKM) Persentase UMKM yang Diberdayakan 13.751 446,123,522 15.125 450,883,406 16.639 455,694,667 18.302 460,557,885 18.302 487,127,781 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE 2.17.08 - PROGRAM PENGEMBANGAN UMKM Pertumbuhan Volume Usaha Koperasi 82 319,370,830 82 322,778,335 81 326,222,620 81 329,704,100 82 348,724,952 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE Usaha Mikro yang Bertransformasi dari Informal ke Formal 0,5 390,214,479 0,5 394,377,846 0,8 398,586,151 0.9 402,839,902 0.10 426,080,008 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE Pertumbuhan Wirausaha 2 346,559,474 3 350,257,067 3 353,994,569 4 357,772,435 4 378,412,568 DINAS KOPERASI DAN UKM KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENANAMAN MODAL 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.18.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 86,05 571,344,459 87,05 577,440,379 88,05 583,602,097 89,05 589,830,356 90,05 623,858,068 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 626 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.18.02 - PROGRAM PENGEMBANGAN IKLIM PENANAMAN MODAL Persentase peningkatan investasi di kabupaten/kota 0.08 508,542,521 0.1 513,968,381 0.12 519,452,805 0.14 524,996,457 0.16 555,283,857 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE Realisasi Total terhadap Target Investasi 0.85 600,064,857 0.88 606,467,208 0.91 612,938,663 0.94 619,480,006 0.97 655,218,226 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 2.18.03 - PROGRAM PROMOSI PENANAMAN MODAL Jumlah Investor yang Tertarik 5 480,205,061 7 485,328,576 9 490,507,392 11 495,742,136 13 524,341,835 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 2.18.04 - PROGRAM PELAYANAN PENANAMAN MODAL Rata-rata Waktu Penyelesaian Izin Investasi 3 hari 551,048,710 2.5 hari 556,928,087 2 hari 562,870,923 1.5 hari 568,877,937 1 hari 601,696,890 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 2.18.05 - PROGRAM PENGENDALIAN PELAKSANAAN PENANAMAN MODAL Persentase Kepatuhan Investor 0.8 606,191,875 0.85 612,659,598 0.9 619,197,131 0.95 625,805,264 1 661,908,393 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 2.18.06 - PROGRAM PENGELOLAAN DATA DAN SISTEM INFORMASI PENANAMAN MODAL Persentase Data Investasi Terintegrasi 0.85 511,988,969 0.9 517,451,600 0.95 522,973,193 1 528,554,414 1 559,047,076 DINAS PENANAMAN MODAL PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KAB. KEP. SANGIHE 627 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.19.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 83 761,588,377 83,5 769,714,093 84 777,927,513 84,5 786,229,633 85 831,587,752 DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.19.02 - PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS DAYA SAING KEPEMUDAAN Persentase Pemuda yang pernah mengikuti pelatihan/kursus/tra ining dan memperoleh sertifikat 2,53 794,367,925 3,35 802,843,380 5,07 811,410,315 6,57 820,069,766 8,25 867,380,146 DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.19.03 - PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS DAYA SAING KEOLAHRAGAAN Jumlah peningkatan prestasi olahraga 50 medali 719,005,600 55 medali 726,676,982 60 medali 734,431,164 62 medali 742,269,086 70 medali 785,091,092 DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.19.04 - PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS KEPRAMUKAAN Jumlah anggota pramuka yang aktif 2750 788,547,258 3000 796,960,609 3250 805,464,771 3500 814,060,771 3750 861,024,487 DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG STATISTIK 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.20.02 - PROGRAM PENYELENGGARAAN STATISTIK SEKTORAL Indeks Pembangunan Statistik (IPS) 1 395,422,445 1 399,641,378 1 403,905,848 1 408,216,371 1 431,766,650 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERSANDIAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.21.02 - PROGRAM PENYELENGGARAAN PERSANDIAN UNTUK PENGAMANAN INFORMASI Tingkat kesiapan pengamanan informasi pemerintah daerah 65 1,017,850,91 9 70 1,028,710,81 0 75 1,039,687,91 8 80 1,050,783,57 0 85 1,111,403,98 5 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KEBUDAYAAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 628 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 2.22.02 - PROGRAM PENGEMBANGANKEBUDA YAAN Persentase Jumlah Warisan Budaya yang dilestarikan 1 350,848,387 1 354,591,740 1 358,375,497 1 362,200,116 1 383,095,685 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.22.03 - PROGRAM PENGEMBANGAN KESENIAN TRADISIONAL Persentase Jumlah Tenaga Kebudayaan yang memperoleh sertifkasi profesi dibidang kebudayaan 25 405,532,025 30 409,858,822 35 414,232,319 40 418,653,048 45 442,805,425 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.22.04 - PROGRAM PEMBINAAN SEJARAH Persentase Situs Sejarah yang Terpelihara 15 342,117,386 20 345,767,584 25 349,457,180 30 353,186,622 35 373,562,197 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.22.05 - PROGRAM PELESTARIAN DAN PENGELOLAAN CAGAR BUDAYA Persentase Jumlah Cagar budaya dan warisan budaya tak benda yang didaftarkan 0.9 416,790,421 0.925 421,237,338 0.95 425,732,253 0.975 430,275,710 1 455,098,607 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.22.06 – PROGRAM PENGELOLAAN PERMUSEUMAN Jumlah Pengunjung Museum 0 0 0 0 250 500,000,000 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERPUSTAKAAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.23.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 80 989,896,398 80,5 1,000,458,03 0 81 1,011,133,66 0 81,5 1,021,924,57 8 82 1,080,880,09 8 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.23.02 - PROGRAM PEMBINAAN PERPUSTAKAAN Nilai Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat 69 473,312,165 70 478,362,137 71 483,466,616 72 488,626,220 73 516,815,397 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 629 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 78 500,500,809 80 505,840,869 82 511,238,566 84 516,694,555 86 546,503,013 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.23.03 - PROGRAM PELESTARIAN KOLEKSI NASIONAL DAN NASKAH KUNO Jumlah Naskah Kuno yang Dilestarikan 50 454,739,641 60 459,591,455 70 464,495,637 80 469,452,780 90 496,535,829 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KEARSIPAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 2.24.02 - PROGRAM PENGELOLAAN ARSIP Indeks Hasil Pengawasan Kearsipan pada lingkup Pemerintahan Daerah 0.8 458,760,497 0.85 463,655,211 0.9 468,602,756 0.95 473,603,731 1 500,926,251 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.24.03 - PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PENYELAMATAN ARSIP Persentase Arsip Vital yang Terlindungi 1 482,119,754 1 487,263,698 1 492,463,163 1 497,718,779 1 526,432,512 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 2.24.04 - PROGRAM PERIZINAN PENGGUNAAN ARSIP Persentase Layanan Arsip Tepat Waktu 100 470,057,187 120 475,072,430 140 480,141,805 160 485,265,927 180 513,261,246 DINAS PERPUSTAKAA N DAN KEARSIPAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN PILIHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 3.25.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 94 3,026,747,05 1 94,5 3,059,040,72 3 95 3,091,682,95 8 95,5 3,124,677,70 5 96 3,304,942,47 5 DINAS PERIKANAN KAB. KEP. SANGIHE 630 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 3.25.03 - PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP Produksi Perikanan Tangkap 19.875 3,268,764,27 5 20.471 3,303,640,13 3 21.085 3,338,892,42 5 21.718 3,374,525,41 7 22.369 3,569,204,07 0 DINAS PERIKANAN KAB. KEP. SANGIHE 3.25.04 - PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA Produksi Perikanan Budi Daya 318,32 ton 2,898,079,66 6 320,54 ton 2,929,000,53 1 322,78 ton 2,960,255,14 0 325,03 ton 2,991,847,27 7 327,3 ton 3,164,448,96 9 DINAS PERIKANAN KAB. KEP. SANGIHE 3.25.05 - PROGRAM PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN Persentase Kepatuhan Pelaku Usaha Perikanan 86 3,144,692,15 4 87 3,178,244,23 3 90 3,212,158,45 8 92 3,246,438,93 2 95 3,433,728,18 9 DINAS PERIKANAN KAB. KEP. SANGIHE 3.25.06 - PROGRAM PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN Jumlah Pendapatan Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan 3.414.500 2,979,262,65 9 3.585.125 3,011,049,70 0 3.764.281 3,043,179,83 4 3.952.496 3,075,656,95 2 4.150.121 3,253,093,68 1 DINAS PERIKANAN KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PARIWISATA 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 3.26.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 81 399,596,476 81,5 403,859,944 82 408,169,429 82,5 412,525,454 83 436,324,326 DINAS PARIWISATA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.26.02 - PROGRAM PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA Pertumbuhan Investasi Penyediaan Akomodasi, Makan, Minum 0.25 368,195,507 0.3 372,123,944 0.35 376,094,783 0.4 380,108,504 0.45 402,037,220 DINAS PARIWISATA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.26.03 - PROGRAM PEMASARAN PARIWISATA Pertumbuhan Tamu Wisatawan Asing (Hotel Berbintang non Bintang) -0.15 412,807,859 -0.1 417,212,285 0 421,664,250 0.1 426,164,292 0.2 450,749,998 DINAS PARIWISATA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.26.04 - PROGRAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MELALUI PEMANFAATAN DAN PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Persentase pelaku ekonomi kreatif yang memiliki Kekayaan Intelektual 0.05 354,026,777 0.053 357,804,042 0.055 361,622,077 0.058 365,481,343 0.06 386,566,209 DINAS PARIWISATA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.26.05 - PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Jumlah SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tersertifikasi 100 380,066,605 125 384,121,700 150 388,220,564 175 392,363,692 200 414,999,419 DINAS PARIWISATA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 631 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 3.27.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 86,5 4,680,276,12 1 87 4,730,212,00 9 87,5 4,780,686,88 1 88 4,831,706,84 6 88,5 5,110,451,28 2 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.27.02 - PROGRAM PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN SARANA PERTANIAN Peningkatan produksi tanaman pangan 7 5,114,528,54 4 9 5,169,097,65 9 12 5,224,255,76 7 14 5,280,009,54 4 17 5,584,616,86 5 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Peningkatan Produksi Hortikultura 4 4,428,302,49 2 6 4,475,549,96 5 9 4,523,307,40 4 11 4,571,580,59 0 15 4,835,318,16 6 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Peningkatan Produksi komoditas Peternakan 10.36 5,312,890,76 2 20.72 5,369,576,29 0 31.08 5,426,873,65 3 51.8 5,484,789,78 8 62.16 5,801,211,02 0 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Peningkatan Produksi komoditas Perkebunan 0.65 4,540,886,45 4 0.80 4,589,335,13 4 0.95 4,638,306,74 5 1.10 4,687,807,21 5 1.25 4,958,249,98 3 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.27.03 - PROGRAM PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA PERTANIAN Persentase Prasarana Pertanian yang Berfungsi 65 4,728,526,39 0 70 4,778,977,08 1 75 4,829,972,31 3 80 4,881,518,25 7 85 5,163,136,34 6 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.27.04 - PROGRAM PENGENDALIAN KESEHATAN HEWAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER Persentase Hewan Ternak yang Sehat 90 5,173,501,09 6 90.16 5,228,699,41 4 90.43 5,284,493,51 7 90.66 5,340,890,15 7 90.84 5,649,009,72 1 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase wilayah yang terkendali dari penyakit hewan menular strategis (diperoleh dari surveylance penyakit dari 5 PHMS) 53 4,497,997,32 6 60 4,545,988,40 3 66 4,594,497,47 2 73 4,643,530,40 6 80 4,911,418,81 5 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.27.05 - PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA PERTANIAN Luas areal pengendalian dan penanggulangan bencana DPI Tanaman Pangan, Hortikultura dan 6.25 Ha 4,921,527,46 7 8.5 Ha 4,974,037,37 0 10.75 Ha 5,027,114,04 0 12 Ha 5,080,763,90 0 14.25 Ha 5,373,876,60 5 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 632 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Perkebunan 3.27.06 - PROGRAM PERIZINAN USAHA PERTANIAN Persentase Usaha Pertanian Berizin 16 5,023,389,14 7 33 5,076,985,85 6 33 5,131,161,06 3 33 5,185,921,32 3 33 5,485,100,63 1 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.27.07 - PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN Persentase Petani yang Terlayani Penyuluhan 57 5,189,584,51 9 62 5,244,954,43 8 67 5,300,921,99 4 72 5,357,493,96 0 77 5,666,571,41 0 DINAS PERTANIAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHEF URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN 3.30.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 88,5 1,169,494,62 2 89 1,181,972,46 6 89,5 1,194,584,98 9 90 1,207,333,71 9 90,5 1,276,985,61 7 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.30.02 - PROGRAM PERIZINAN DAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN Persentase Izin Usaha Perdagangan yang difasilitasi 0.75 583,598,495 0.8 589,825,160 0.85 596,119,032 0.9 602,480,873 0.95 637,238,402 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.30.03 - PROGRAM PENINGKATAN SARANA DISTRIBUSI PERDAGANGAN Persentase Sarana Distribusi Perdagangan yang ditingkatkan kualitasnya 0.6 556,409,851 0.65 562,346,428 0.7 568,347,082 0.8 574,412,539 0.9 607,550,786 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.30.04 - PROGRAM STABILISASI HARGA BARANG KEBUTUHAN POKOK DAN BARANG PENTING Persentase Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting 0.1 493,607,914 0.09 498,874,430 0.08 504,197,790 0.07 509,578,639 0.06 538,976,575 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 633 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 3.30.05 - PROGRAM PENGEMBANGAN EKSPOR Nilai Ekspor Barang 0.05 572,493,274 0.1 578,601,453 0.15 584,775,559 0.2 591,016,342 0.25 625,112,475 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.30.06 - PROGRAM STANDARDISASI DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN Persentase alat ukur takaran timbangan dan perlengkapannya (UTTP) bertanda tera sah yang berlaku 1 513,520,723 1 518,999,698 1 524,537,809 1 530,135,729 1 560,719,618 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.30.07 - PROGRAM PENGGUNAAN DAN PEMASARAN PRODUK DALAM NEGERI Persentase Promosi Produk Lokal yang difasilitasi 0.7 582,832,618 0.75 589,051,111 0.8 595,336,723 0.85 601,690,216 0.9 636,402,131 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 3.31.02 - PROGRAM PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN INDUSTRI Pencapaian sasaran pembangunan industri daerah 0.08 664,398,549 0.1 671,487,305 0.12 678,652,572 0.14 685,895,220 0.16 725,464,979 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.31.03 - PROGRAM PENGENDALIAN IZIN USAHA INDUSTRI Persentase Penerbitan Izin Usaha Industri yang difasilitasi 1 609,638,323 1 616,142,818 1 622,717,519 1 629,363,222 1 665,671,612 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 634 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase jumlah Perusahaan Industri dan Kawasan Industri yang telah menindaklanjuti hasil rekomendasi pengawasan dibandingkan dengan jumlah Perusahaan Industri dan Kawasan Industri yang telah dilakukan pengawasan 0.85 621,892,360 0.88 628,527,598 0.91 635,234,454 0.94 642,013,739 0.97 679,051,946 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE Persentase jumlah Perusahaan Industri dan Kawasan Industri yang memiliki tingkat kepatuhan minimal 'Baik' dibandingkan seluruh jumlah Perusahaan Industri dan Kawasan Industri yang sudah dilakukan pembinaan 0.8 682,779,604 0.85 690,064,475 0.9 697,427,975 0.95 704,870,996 1 745,535,480 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE 3.31.04 - PROGRAM PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI INDUSTRI NASIONAL Tersedianya informasi industri secara lengkap, akurat, dan terkini 1 608,106,568 1 614,594,720 1 621,152,902 1 627,781,907 1 663,999,070 DINAS PERINDUSTRIA N DAN PERDAGANGA N KAB. KEP. SANGIHE URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG TRANSMIGRASI 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 3.32.02 - PROGRAM PERENCANAAN KAWASAN TRANSMIGRASI Jumlah Kawasan Transmigrasi yang Direncanakan 2 932,838,540 3 942,791,397 4 952,851,681 5 963,020,609 6 1,018,577,91 9 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 3.32.03 - PROGRAM PEMBANGUNAN KAWASAN TRANSMIGRASI Jumlah Kawasan Transmigrasi yang Dibangun 50 1,017,850,91 9 100 1,028,710,81 0 150 1,039,687,91 8 200 1,050,783,57 0 250 1,111,403,98 5 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 635 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 3.32.04 - PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN TRANSMIGRASI Persentase Kawasan Transmigrasi Berkembang 0.6 889,949,411 0.65 899,444,666 0.7 909,042,408 0.75 918,743,799 0.8 971,746,750 DINAS TENAGA KERJA DAERAH KAB. KEP. SANGIHE UNSUR PENDUKUNG URUSAN PEMERINTAHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - SEKRETARIAT DAERAH 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 4.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 91,5 6,561,653,68 4 92 6,631,662,80 3 92,5 6,702,427,56 6 93 6,773,956,53 9 93,5 7,164,750,67 2 SEKRETARIAT DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 4.01.02 - PROGRAM PEMERINTAHAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Indeks Kesejahteraan Masyarakat 70 6,297,426,01 9 72 6,364,615,97 8 74 6,432,531,15 4 76 6,501,179,76 5 78 6,876,237,22 2 SEKRETARIAT DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 4.01.03 - PROGRAM PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN Laju Pertumbuhan Ekonomi 0.046 6,287,852,55 3 0.048 6,354,940,36 9 0.05 6,422,752,29 8 0.052 6,491,296,54 9 0.054 6,865,783,83 6 SEKRETARIAT DAERAH KAB. KEP. SANGIHE SEKRETARIAT DPRD 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 4.02.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 89 1,292,417,92 7 89,5 1,306,207,29 3 90 1,320,145,49 4 90,5 1,334,234,21 8 91 1,411,207,09 2 SEKRETARIAT DPRD DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 4.02.02 - PROGRAM DUKUNGAN PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI DPRD Ketepatan Penetapan Perda APBD Tahun N 0.85 1,308,118,41 2 0.9 1,322,075,29 2 0.95 1,336,182,81 7 1 1,350,442,69 2 1 1,428,350,64 5 SEKRETARIAT DPRD DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Penetapan RanPerda Tahun N 0.9 1,228,850,11 2 0.925 1,241,961,24 5 0.95 1,255,213,89 3 0.975 1,268,609,66 0 1 1,341,796,61 0 SEKRETARIAT DPRD DAERAH KAB. KEP. SANGIHE UNSUR PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - PERENCANAAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 636 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 5.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 91 4,381,201,03 9 92 4,427,945,96 6 93 4,475,195,43 5 94 4,522,955,16 5 95 4,783,887,50 7 BADAN PERENCANAA N PEMBANGUNA N, PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.01.02 - PROGRAM PERENCANAAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PEMBANGUNAN DAERAH Persentase Program Prioritas Nasional yang didukung Program Daerah 100 4,044,980,90 8 100 4,088,138,55 8 100 4,131,762,03 0 100 4,175,856,60 4 100 4,416,764,59 6 BADAN PERENCANAA N PEMBANGUNA N, PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.01.03 - PROGRAM KOORDINASI DAN SINKRONISASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Tingkat Sinkronisasi Perencanaan 100 3,711,824,28 7 100 3,751,427,34 4 100 3,791,457,85 8 100 3,831,920,67 3 100 4,052,986,76 8 BADAN PERENCANAA N PEMBANGUNA N, PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE KEUANGAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 5.02.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 92 1,756,922,50 4 92,5 1,775,667,86 9 93 1,794,615,56 3 93,5 1,813,767,87 9 94 1,918,405,37 4 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.02.02 - PROGRAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Persentase Belanja Pegawai di Luar Tunjangan Guru yang dialokasikan Melalui TKD 38.5 1,651,231,43 8 35 1,668,849,13 9 33 1,686,656,99 8 32 1,704,657,16 9 30 1,802,999,99 4 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 637 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Persentase Realisasi Anggaran Belanja Urusan Wajib Pelayanan Dasar 96.2 1,521,032,29 8 97.3 1,537,260,84 9 98.6 1,553,664,56 3 98.8 1,570,245,42 6 98.2 1,660,833,94 6 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Alokasi Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik 22 1,576,175,46 3 27 1,592,992,36 0 32 1,609,990,77 1 35 1,627,172,75 2 40 1,721,045,44 9 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase Penurunan SiLPA 1,936,137,79 0 8.94 1,956,795,28 0 8.94 1,977,675,73 8 8.94 1,998,781,69 0 8.94 2,114,092,75 7 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.02.03 - PROGRAM PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH Persentase Penambahan Nilai Aset Tetap 100 1,816,660,93 2 100 1,836,043,67 3 100 1,855,635,62 1 100 1,875,439,14 9 100 1,983,634,50 2 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.02.04 - PROGRAM PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH Persentase Target Pendapatan yang Tercapai 9.19 1,741,604,95 8 9.22 1,760,186,89 4 9.24 1,778,969,39 4 9.28 1,797,954,73 2 9.31 1,901,679,95 7 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE Persentase PAD terhadap Pendapatan Daerah 100 1,861,081,81 5 100 1,880,938,50 1 100 1,901,009,51 1 100 1,921,297,27 3 100 2,032,138,21 2 BADAN PENGELOLA KEUANGAN & PENDAPATAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE KEPEGAWAIAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 5.03.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 86 3,058,530,95 9 86,5 3,091,163,74 7 87 3,124,148,75 8 87,5 3,157,489,98 4 90 3,339,647,71 6 BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANG AN SDM DAERAH KAB. 638 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KEP. SANGIHE 5.03.02 - PROGRAM KEPEGAWAIAN DAERAH Nilai Indeks Implementasi NSPK manajemen ASN 70,97 1,754,241,93 3 70,98 1,772,958,69 9 70,99 1,791,877,48 3 71,00 1,811,000,57 8 71,01 1,915,478,42 6 BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANG AN SDM DAERAH KAB. KEP. SANGIHE PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 5.04.02 - PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Persentase ASN yang Mengikuti Pengembangan Kompetensi 100 931,306,785 100 941,243,299 100 951,287,064 100 961,439,294 100 1,016,905,37 7 BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANG AN SDM DAERAH KAB. KEP. SANGIHE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 5.05.02 - PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH Persentase Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Daerah yang dijadikan sebagai landasan dalam implementasi pembangunan daerah 100 626,679,093 100 633,365,403 100 640,123,882 100 646,955,347 100 684,278,639 BADAN PERENCANAA N PEMBANGUNA N, PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.05.03 - PROGRAM RISET DAN INOVASI DAERAH Rasio Produk Inovasi yang Dimanfaatkan Pemerintah, Masyarakat, Industri, dan Badan Usaha di Daerah 1 638,167,252 1 644,976,134 1 651,858,508 1 658,815,207 1 696,822,702 BADAN PERENCANAA N PEMBANGUNA N, PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE PENGELOLAAN PERBATASAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 639 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 5.06.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 88,30 734,169,970 88,80 742,003,147 89,30 749,920,871 89,80 757,924,101 90,30 801,649,255 BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE 5.06.02 - PROGRAM PENGELOLAAN PERBATASAN Indeks Pengelolaan Perbatasan 0,56 797,584,610 0,57 806,094,385 0,58 814,696,010 0,59 823,390,527 0,60 870,892,483 BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH KAB. KEP. SANGIHE UNSUR PENGAWASAN URUSAN PEMERINTAHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - INSPEKTORAT DAERAH 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 6.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 90,25 1,124,307,86 2 90,75 1,136,303,58 8 91,25 1,148,428,79 1 91,75 1,160,684,93 7 92,25 1,227,645,63 6 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE 6.01.02 - PROGRAM PENYELENGGARAAN PENGAWASAN Opini Laporan Keuangan (10 tahun terakhir) WTP 1,014,787,41 0 WTP 1,025,614,61 5 WTP 1,036,558,68 4 WTP 1,047,620,94 1 WTP 1,108,058,90 2 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) 3 1,181,748,65 9 3.25 1,194,357,24 6 3.5 1,207,101,92 4 3.75 1,219,984,23 6 4 1,290,365,95 1 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) 3 993,342,845 3.25 1,003,941,24 9 3.5 1,014,654,04 8 3.75 1,025,482,53 6 4 1,084,643,31 7 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE Manajemen Risiko Indeks 3,00 1,084,482,24 3 3,10 1,096,053,05 3 3,20 1,107,748,75 2 3,30 1,119,570,75 7 3,40 1,184,159,55 1 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE Tindaklanjut Rekomendasi BPK Tahun Anggaran N-1 37,93 1,209,320,24 1 50,00 1,222,223,00 2 52,25 1,235,265,02 8 55,00 1,248,447,89 9 57,25 1,320,471,70 2 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE 6.01.03 PROGRAM PERUMUSAN KEBIJAKAN, PENDAMPINGAN DAN ASISTENSI Prersentase OPD yang difailitasi 0.85 1,124,307,86 2 0.88 1,136,303,58 8 0.91 1,148,428,79 1 0.94 1,160,684,93 7 0.97 1,227,645,63 6 INSPEKTORAT KAB. KEP. SANGIHE UNSUR KEWILAYAHAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - KECAMATAN 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 640 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 7.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 80 2,005,832,62 3 80,5 2,027,233,71 8 81 2,048,865,80 6 81,5 2,070,731,50 6 82 2,190,193,40 6 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE 7.01.02 - PROGRAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN PUBLIK Indeks Kepuasan Masyarakat 3.9 1,818,575,62 6 4 1,837,978,79 5 4.1 1,857,591,39 2 4.2 1,877,415,79 2 4.3 1,985,725,17 9 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE 7.01.03 - PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN Persentase Desa/Kelurahan Berdaya 0.2 1,942,647,74 7 0.25 1,963,374,69 5 0.3 1,984,325,36 0 0.35 2,005,502,27 7 0.4 2,121,201,06 0 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE 7.01.04 - PROGRAM KOORDINASI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM Angka Gangguan Ketertiban Umum 0.65 1,718,628,63 9 0.7 1,736,965,43 1 0.75 1,755,500,14 1 0.8 1,774,235,01 3 0.85 1,876,591,83 0 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE 7.01.05 - PROGRAM PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN UMUM Persentase Penanganan Urusan Pemerintahan Umum 2.5 2,093,142,63 4 3 2,115,475,27 7 3.5 2,138,048,96 8 4 2,160,866,43 9 4.5 2,285,528,28 6 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE 7.01.06 - PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PEMERINTAHAN DESA Persentase Desa dengan Akuntabilitas Baik 72 1,909,332,08 5 74 1,929,703,57 4 76 1,950,294,94 3 78 1,971,108,68 4 80 2,084,823,27 7 15 KECAMATAN KAB. KEP. SANGIHE UNSUR PEMERINTAHAN UMUM 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - KESATUAN BANGSA DAN POLITIK 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 8.01.01 - PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Nilai SAKIP Perangkat Daerah 85,40 633,380,519 86,40 640,138,329 87,40 646,969,080 88,40 653,873,599 90 691,596,009 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE 8.01.02 - PROGRAM PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA DAN KARAKTER KEBANGSAAN Indeks Karakter Pancasila 75 685,077,236 77 692,386,621 79 699,774,900 81 707,242,967 83 748,044,292 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE 641 BIDANG URUSAN / PROGRAM INDIKATOR OUTCOME 2026 2027 2028 2029 2030 PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG JAWABTARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU TARGET PAGU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 8.01.03 - PROGRAM PENINGKATAN PERAN PARTAI POLITIK DAN LEMBAGA PENDIDIKAN MELALUI PENDIDIKAN POLITIK DAN PENGEMBANGAN ETIKA SERTA BUDAYA POLITIK Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat 75 600,064,857 77 606,467,208 79 612,938,663 81 619,480,006 83 655,218,226 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE 8.01.04 - PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN Persentase Ormas yang Dibina 50 698,097,150 60 705,545,450 70 713,074,144 80 720,684,142 90 762,260,897 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE 8.01.05 - PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KETAHANAN EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA Indeks Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya 56 590,108,452 58 596,404,574 60 602,768,654 62 609,201,461 64 644,346,705 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE 8.01.06 - PROGRAM PENINGKATAN KEWASPADAAN NASIONAL DAN PENINGKATAN KUALITAS DAN FASILITA Indeks Kewaspadaan Nasional 0.91 622,658,237 0.93 629,301,647 0.95 636,016,762 0.97 642,804,396 0.99 679,888,217 BADAN KESATUAN BANGSAL DAN POLITIK KAB. KEP. SANGIHE TOTAL 765,877,290, 253 774,048,765, 997 782,308,440, 703 790,657,314, 096 836,270,869, 198 ` 642 4.2. Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah 4.2.1. Target keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD Tahun 2025-2029 melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan alat ukur kuantitatif yang digunakan untuk menilai keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran strategisnya. Dalam konteks pemerintahan daerah, IKU berfungsi sebagai parameter yang memungkinkan pemerintah daerah mengukur dan mengevaluasi capaian program pembangunan secara terukur, sistematis, dan berkelanjutan. IKU menjadi instrumen penting dalam siklus manajemen kinerja, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi kinerja. Tabel IV-2 Indikator Kinerja Utama Kab. Kep. Sangihe IKU Satua n Baselin e 2024 Targe t 2025 Targe t 2026 Targe t 2027 Targe t 2028 Targe t 2029 Targe t 2030 Indeks Reformasi Birokrasi Skala 69,57 70 70,37 71,5 72 72,5 73 Kontribusi sektor-sektor unggulan terhadap PDRB % NA 35 36 37 38 39 40 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Skala 74,43 75,0 75,5 76,0 76,5 77,0 77,5 Indeks Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penduduk Skala NA 70 71,5 73 74,5 76 77,5 ` 643 IKU Satua n Baselin e 2024 Targe t 2025 Targe t 2026 Targe t 2027 Targe t 2028 Targe t 2029 Targe t 2030 Rasio ketergantunga n (dependency ratio) Rasio 43 42 41 40 39 38 37 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Skala 67,73 74,95 75,50 76,50 78,88 80,00 81,00 Indeks Keharmonisan Sosial Masyarakat Skala NA 75 75,5 76 76,5 77 77,5 Sumber: Bapelitbang Kab. Kep. Sangihe Reformasi birokrasi menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan dengan target peningkatan dari 70 pada 2025 menjadi 73 pada 2030. Target ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel. Daerah kepulauan menghadapi tantangan khusus dalam reformasi birokrasi, terutama terkait aksesibilitas layanan antar pulau dan standardisasi kualitas pelayanan. Peningkatan yang ditetapkan realistis dengan rata-rata 0,5-0,6 poin per tahun, memungkinkan transformasi bertahap namun berkelanjutan yang akan berdampak langsung pada efektivitas implementasi program pembangunan lainnya, peningkatan kepercayaan masyarakat, dan daya tarik investasi ke daerah. Target peningkatan kontribusi sektor unggulan dari 35% menjadi 40% mencerminkan strategi diversifikasi ekonomi berbasis keunggulan komparatif daerah kepulauan. Sektor perkebunan, perikanan, dan pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi yang dikembangkan secara terintegrasi dengan memanfaatkan posisi strategis Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia ` 644 Pasifik. Kekayaan sumber daya kelautan dan biodiversitas tinggi memberikan peluang besar untuk pengembangan sektor unggulan yang berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi signifikan. Pencapaian target memerlukan investasi dalam teknologi, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur pendukung, dan penguatan rantai nilai komoditas unggulan dengan kenaikan konsisten 1% per tahun yang menunjukkan komitmen realistis namun progresif. Indeks Pembangunan Manusia sebagai indikator komprehensif kualitas hidup menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan manusia yang berkualitas dengan target peningkatan dari 74,6 menjadi 76,4. Target ini mencerminkan ambisi untuk mencapai kategori "tinggi" dalam klasifikasi IPM melalui sinergi antara peningkatan layanan kesehatan, akses pendidikan berkualitas, dan peningkatan daya beli masyarakat. Sebagai daerah kepulauan, tantangan utama terletak pada pemerataan akses layanan dasar antar pulau yang memerlukan intervensi strategis dalam pengembangan SDM, peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran untuk mencapai peningkatan rata-rata 0,3-0,4 poin per tahun. Indeks Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penduduk dengan target peningkatan dari 70 menjadi 77,5 menunjukkan prioritas tinggi pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, listrik, telekomunikasi, dan ketahanan pangan. Karakteristik geografis kepulauan menciptakan tantangan unik dalam penyediaan infrastruktur dasar, namun target peningkatan rata-rata 1,25 poin per tahun tetap achievable dengan investasi infrastruktur yang tepat. Pemenuhan kebutuhan dasar akan meningkatkan produktivitas masyarakat, mengurangi disparitas antar wilayah, dan menciptakan fondasi kuat untuk pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. ` 645 Optimalisasi bonus demografi melalui penurunan rasio ketergantungan dari 43 pada baseline 2024 menjadi 37 pada 2030 menunjukkan upaya strategis mengoptimalkan struktur demografis yang menguntungkan. Penurunan konsisten 1 poin per tahun mencerminkan keberhasilan dalam memanfaatkan window of opportunity demografis dimana proporsi penduduk usia produktif mencapai puncaknya. Semakin rendah rasio ketergantungan, semakin besar potensi produktivitas ekonomi daerah yang memerlukan fokus pada peningkatan kualitas SDM usia produktif, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kewirausahaan lokal. Target ini menjadi kunci keberlanjutan pembangunan jangka panjang, terutama dalam menghadapi tantangan aging population di masa depan dan memerlukan investasi dalam pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Target peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dari 68 pada 2025 menjadi 75,72 pada 2030 mencerminkan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan yang sangat penting bagi daerah kepulauan dengan ekosistem rentan. Pelestarian lingkungan menjadi prasyarat keberlanjutan ekonomi yang memerlukan implementasi kebijakan konservasi ketat, pengembangan ekonomi hijau, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Peningkatan rata-rata 1,3 poin per tahun menunjukkan transformasi ambisius namun diperlukan untuk meningkatkan ketahanan daerah terhadap dampak perubahan iklim, mendukung sektor pariwisata berkelanjutan, dan menjaga produktivitas sektor perikanan dan perkebunan. Indeks Keharmonisan Sosial Masyarakat dengan target peningkatan dari 75 menjadi 77,5 menunjukkan pentingnya kohesi sosial sebagai modal pembangunan. Harmoni sosial menjadi prasyarat stabilitas dan keberhasilan implementasi program pembangunan, terutama sebagai daerah perbatasan dengan keragaman budaya dan agama yang kaya. Penguatan harmoni sosial menjadi kunci menjaga ` 646 stabilitas kawasan melalui program pemberdayaan masyarakat yang inklusif dengan peningkatan 0,4-0,5 poin per tahun yang akan meningkatkan daya tarik investasi, mendukung pengembangan pariwisata, dan menciptakan iklim kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketujuh IKU memiliki hubungan saling menguatkan dimana reformasi birokrasi menjadi enabler bagi pencapaian IKU lainnya, pemenuhan kebutuhan dasar menciptakan fondasi untuk peningkatan IPM, pengembangan sektor unggulan mengoptimalkan bonus demografi melalui penciptaan lapangan kerja produktif, sementara harmoni sosial dan kelestarian lingkungan menjamin keberlanjutan pembangunan. Optimalisasi rasio ketergantungan yang konsisten menurun setiap tahun akan menciptakan dividend demografis yang mendukung percepatan pencapaian seluruh IKU lainnya. Setiap peningkatan dalam satu IKU akan berdampak positif pada IKU lainnya, menciptakan spiral positif pembangunan yang komprehensif dan berkelanjutan yang memerlukan pendekatan lintas sektor dengan koordinasi kuat antara OPD, sinergi program pusat-daerah, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan visi Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. 4.2.2. Target penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun 2025-2029 melalui indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (IKD) Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah menetapkan berbagai target capaian penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk periode 2025-2029. Target ini dirumuskan berdasarkan Indikator Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (IKD) yang mencakup berbagai aspek pembangunan, termasuk geografi dan demografi, kesejahteraan ` 647 masyarakat, daya saing daerah, pelayanan umum, serta indikator kinerja kunci di berbagai sektor. IKD berfungsi sebagai instrumen utama dalam mengukur kinerja pembangunan daerah secara kuantitatif dan kualitatif. Setiap indikator mencerminkan pencapaian tujuan pembangunan yang telah dirancang dalam dokumen perencanaan daerah, serta menjadi dasar evaluasi efektivitas kebijakan yang telah diterapkan. Dengan adanya target yang terukur, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Pada periode 2025-2029, berbagai indikator utama yang menjadi fokus dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah meliputi peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), pengendalian laju pertumbuhan penduduk, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), penurunan tingkat pengangguran terbuka, serta optimalisasi reformasi birokrasi melalui peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi. Selain itu, aspek daya saing daerah juga menjadi perhatian utama, dengan target peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan konektivitas wilayah. Target-target yang telah ditetapkan dalam berbagai aspek pembangunan ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah guna mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Berikut adalah tabel yang menyajikan target penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk tahun 2025-2029 berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan: ` 648 Tabel IV-3 Indikator Kinerja Daerah Kab. Kep. Sangihe Tahun 2025-2029 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 ASPEK GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Angka 67,73 74,95 75,5 76,5 78,88 80 81 Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Angka - 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,522 Penurunan Emisi GRK (%) - Kumulatif % - 3 6 9 12 13,5 14,66 Penurunan Emisi GRK (%) - Tahunan % - 3 15 18 21 23 24,69 Penurunan Intensitas Emisi GRK % 48 51 53 55 56,93 58 Indeks Risiko Bencana (IRB) Angka - 135 133 131 130,5 130 129,62 Persentase Rumah Tangga dengan Akses Sanitasi Aman % - 5 5,5 6 6,5 7 7,5 Persentase Timbulan Sampah Terolah di Fasilitas Pengolahan Sampah % 75,33 76 77 78 79 80 82 Proporsi Rumah Tangga (RT) dengan Layanan Penuh Pengumpulan Sampah % - 35 38 41 44 47 49,17 Indeks Kualitas Air Angka 55 57 58 59 60 62 65 Luas tutupan hutan % 32 33 34 35 36 37 38 Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak % 70 72 73 74 75 80 85 Konsumsi Listrik per Kapita kWh - 1.200 1.300 1.400 1.500 1.550 1.580 Intensitas Energi Primer SBM/Rp milyar - 140 137 133 130 128 127 Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan % 12,6 10 9 8 7 6,5 6,22 Kapasitas Air Baku m2/detik - 0,45 0,5 0,55 0,58 0,6 0,61 Akses Rumah Tangga Perkotaan terhadap Air Siap Minum Perpipaan % - 25 28 31 34 35,5 37,06 Porsi EBT dalam bauran energi primer % - 5 6 7 8 9 10 Kota dan Desa Maju, Inklusif, dan Berkelanjutan - Jumlah desa mandiri % - 80 85 90 95 98 100 ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Tingkat Pertumbuhan Ekonomi % 5,32 5,40- 5,80 5,70- 6,10 5,90- 6,30 6,00- 6,50 6,05- 7,05 6,10- 7,10 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) % 2,5 2,4 2,32 2,27 2,2 2,15 2 Indeks Gini Angka 0,32 0,31 0,3 0,29 0,28 0,27 0,26 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Angka 74,43 75 75,5 76 76,5 77 77,5 Angka Harapan Hidup (UHH) Tahun 74,7 75 75,3 75,6 75,9 76,2 76,5 Prevalensi Stunting % 10,39 9,5 8,5 7,5 6,5 5,5 4,5 Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Tahun 8,65 9 9,3 9,6 9,8 10,1 10,29 Harapan Lama Sekolah (HLS) Tahun 12,61 12,8 13 13,2 13,4 13,6 13,8 Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Angka % 95 95,2 95,4 95,6 95,8 96 96,2 Indeks Ketimpangan Gender Angka 0,476 0,45 0,43 0,42 0,415 0,41 0,41 Tingkat kemiskinan % 10,84 9,5 8,2 7 6,2 5,42- 5,82 5,00- 5,40 Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan Tinggi % - 10 10,4 10,8 11,2 11,4 11,48 Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Angka - 55,39 55,4 55,41 55,42 55,42 55,43 ` 649 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase Pekerja Lulusan Pendidikan Menengah dan Tinggi yang Bekerja di Bidang Keahlian Menengah Tinggi % - 54 56 58 60 61 61,63 Cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional % - 98 98,2 98,4 98,6 98,8 99 Proporsi penduduk dengan aktivitas fisik cukup % - 25,25 27 29 31 33 35 Cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi % - 80 82 84 86 88 90 Angka Kematian Bayi Per 1.000 kelahiran hidup - 15 14,5 14 13,5 13 12,5 Angka Kematian Ibu (AKI) Per 100.000 kelahiran hidup 180 170 165 160 155 150 145 Cakupan penemuan dan pengobatan kasus tuberkulosis (treatment coverage) % 101,12 87 87,5 88 88,5 88,7 89 Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate) % 58,71 92,86 93,2 93,4 93,6 93,8 94 Rasio tempat tidur rumah sakit per 1.000 penduduk Per 1.000 penduduk 1,2 1,3 1,4 1,5 1,6 1,8 2 Persentase puskesmas dengan ketersediaan obat esensial % 80 82 83 84 85 87 90 Persentase fasilitas kesehatan yang terakreditasi % 75 77 78 79 80 82 85 Rasio tenaga kesehatan per 1.000 penduduk Per 1.000 penduduk 2 2,1 2,3 2,5 2,7 2,8 3 Penuntasan TBC % - 85 87 89 91 93 95 Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk Literasi Membaca % - 20,45 21 21,5 22 22,2 22,45 Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk Numerasi % - 11,97 12,5 13 13,5 13,7 13,97 Persentase kab/kota yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional - Nilai Literasi Membaca % - 9,09 9,5 10 10,5 10,8 11,09 Persentase kab/kota yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional - Nilai Numerasi % - 0,5 0,8 1,2 1,5 1,8 2 Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang pendidikan menengah % 82 83 84 85 86 88 90 Persentase guru bersertifikasi % 70 72 73 74 75 80 85 Persentase sekolah dengan akses internet % 65 67 68 69 70 77 85 Cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan % - 50 53 56 58 59 60,36 Persentase penyandang disabilitas bekerja di sektor formal Kab/Kota % - 5 6 7 7,5 7,8 8 ` 650 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase rumah tangga yang mendapatkan bantuan sosial tepat sasaran % 80 82 83 84 85 87 90 Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga Indeks - 68 68,2 68,4 68,6 68,7 68,78 ASPEK DAYA SAING DAERAH Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja % 63,25 65 67 69 71 73 75 Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) % - 33,5 34,2 34,9 35,6 36,2 36,9 Rasio Pajak Daerah terhadap PDRB % - 1,05 1,06 1,07 1,08 1,09 1,1 Tingkat Inflasi % 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 0,75 Proporsi Rumah Tangga dengan Akses Hunian Layak % 45,1 50 55 60 65 70 76,81 Rasio PDRB Industri Pengolahan % 4,54 6 7,5 8,5 9,5 10,1 10,73 PDRB per kapita Juta rupiah 43,19 49,25 55,5 61 66 70,90- 71,43 72,00- 73,00 Rasio PDRB Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum % 0,64 1,2 1,4 1,6 1,8 2 2,08 Jumlah tamu wisatawan (ribu Orang) Ribu Orang 32,073 50 70 90 110 125 138,36 Kontribusi pariwisata terhadap PDRB % 3,8 4 4,2 4,4 4,5 5,2 6 Persentase Tingkat Hunian Hotel % - 25 30 35 40 42 45 Proporsi Nilai Tambah Ekonomi Kreatif terhadap PDRB Kab/Kota % - 4,8 5 5,2 5,4 5,6 5,8 Proporsi Jumlah Usaha Mikro Non Pertanian pada Level Kab/Kota % - 11,53 11,6 11,7 11,8 11,9 12 Persentase UMKM yang naik kelas % 3 4 5 6 7 8 10 Proporsi Jumlah Industri Kecil dan Menengah pada Level Kab/Kota % - 1,4 1,5 1,6 1,7 1,8 1,89 Proporsi Jumlah Industri Kecil dan Menengah pada Level Provinsi % - 1,4 1,5 1,6 1,7 1,8 1,89 Rasio Kewirausahaan Daerah Kab/Kota % - 2,1 2,3 2,5 2,7 2,8 2,98 Nilai investasi PMDN dan PMA Miliar rupiah 100 110 130 150 180 210 250 Rasio Volume Usaha Koperasi terhadap PDRB % - 1,1 1,11 1,12 1,13 1,13 1,14 Return on Asset (RoA) BUMD % - 0,25 0,3 0,33 0,36 0,37 0,39 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (TPAK Perempuan) % 45,18 47 47,5 48 48,5 49,2 49,9 Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal % - 35 40 45 50 55 60 Produktivitas tenaga kerja Juta rupiah/pekerja/tahu n 38 40 43 46 50 55 60 Indeks Inovasi Daerah Angka 26,68 32 36 40 44 48 52 Kontribusi Sektor PDRB diluar Sektor Pertambangan dan Penggalian % 96,26 97 97,5 98 98,5 99 99,5 Kontribusi PDRB Terhadap PDRB Provinsi % 0,7 0,72 0,74 0,76 0,78 0,8 0,82 Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Angka - 5,5 5,6 5,7 5,8 5,85 5,9 Koefisien harga antar wilayah tingkat kabupaten Angka - 6,5 6,2 6 5,9 5,88 5,86 Ekspor barang dan jasa % - 10 12 13 14 15 15,8 Proporsi Kontribusi PDRB Kab/Kota terhadap PDRB Kawasan Metropolitan % - 0,45 0,48 0,51 0,55 0,56 0,58 ` 651 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Proporsi kontribusi PDRB wilayah metropolitan terhadap nasional % - 0,45 0,48 0,51 0,55 0,56 0,58 Kredit UMKM ke bank umum/PDRB % - 25 26 27 28 29 30,1 Total Kredit/PDRB % - 25,5 26,5 27,5 28,5 29,5 30,1 Inklusi Keuangan % - 88 89 90 91 91,6 92,31 Indeks Daya Saing Daerah Angka - 3,6 3,7 3,8 3,9 4 4,1 Indeks Ekonomi Hijau Daerah Angka - 25 28 31 33 35 36 Tingkat Penerapan Ekonomi Hijau: Indeks Ekonomi Hijau Daerah Angka - 50 60 65 70 73 75,91 Total Dana Pihak Ketiga/PDRB % - 25 26 27 27,5 28 28,1 Aset Dana Pensiun/PDRB % - 0,08 0,09 0,1 0,11 0,115 0,12 Nilai Transaksi Saham Per Provinsi Berupa Nilai Rata-rata Tahunan Nilai - 1.000 1.200 1.400 1.500 1.580 1.634 ASPEK PELAYANAN UMUM Indeks Reformasi Birokrasi Angka 68 69,57 70 70,37 71,5 72 72,5 Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Opini WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP Indeks Demokrasi Indonesia Angka 79,5 80 80,5 81 81,5 82 82,5 Indeks Reformasi Hukum Angka - 40 41 42 43 43,5 43,91 Indeks SPBE Angka 2,46 2,6 2,8 3 3,2 3,4 3,6 Indeks Pelayanan Publik Angka 4,22 4,3 4,4 4,5 4,6 4,7 4,8 Indeks Integritas Nasional Angka 71,53 73 74 75 76 76,4 76,79 Maturitas SPIP Nilai 3,047 3,2 3,3 3,4 3,5 3,6 3,7 Nilai SPI Nilai 72,46 74 75 76 77 78 79 (Persentase konflik sosial yang tertangani) Jumlah Kasus yang tertangani (%) Kasus 78 82 84 86 88 90 92 Proporsi Penduduk yang Merasa Aman Berjalan Sendirian di Area Tempat Tinggalnya % - 55 56 57 58 59 59,99 Persentase Penegakan Hukum Peraturan Daerah % - 85 87 89 91 93 95 Persentase Kasus Trantibum yang tertangani % - 85 87 89 91 93 95 Persentase Penanganan Tingkat Kejahatan % - 80 82 84 86 88 90 Persentase jalan dalam kondisi baik % 55 57 58 59 60 65 70 Rasio elektrifikasi % 92 93 94 94,5 95 95,5 96 Persentase rumah tangga dengan akses internet % 60 62 63 64 65 70 75 INDIKATOR KINERJA KUNCI A. PENDIDIKAN Tingkat partisipasi warga negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD % 84,16 93,2 93,5 93,8 94,1 94,4 94,7 Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar % 95,85 98,65 98,7 98,75 98,8 98,85 98,9 Tingkat partisipasi warga negara usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan menengah pertama % 87,34 95,4 95,65 95,9 96,15 96,4 96,65 Tingkat partisipasi warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan % 85,81 86,2 86,6 87 87,4 87,8 88,2 ` 652 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase guru yang memenuhi kualifikasi % - 85 87 89 91 93 95 Persentase satuan pendidikan berizin % - 90 92 94 96 98 100 Nilai literasi membaca Nilai 68,24 68,5 68,75 69 69,25 69,5 69,75 B. KESEHATAN Rasio daya tampung RS terhadap Jumlah Penduduk Rasio 0,58 0,59 0,6 0,61 0,62 0,63 0,64 Persentase RS Rujukan Tingkat kabupaten/kota yang terakreditasi % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil % 92,1 92,3 92,5 92,7 92,9 93,1 93,3 Persentase ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan % 100 99,15 99,2 99,25 99,3 99,35 99,4 Persentase bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir % 100 98,75 98,8 98,85 98,9 98,95 99 Cakupan pelayanan kesehatan balita sesuai standar % 86,19 86,5 86,8 87,1 87,4 87,7 88 Persentase anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar % 97,74 97,8 97,85 97,9 97,95 98 98,05 Persentase orang usia 15- 59 tahun mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar % 84,71 85 85,3 85,6 85,9 86,2 86,5 Persentase warga negara usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar % 90,1 90,2 90,4 90,6 90,8 91 91,2 Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar % 90 100 100 100 100 100 100 Persentase penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase ODGJ berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan TBC sesuai standar % 92,39 100 100 100 100 100 100 Persentase orang dengan resiko terinfeksi HIV mendapatkan pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase tenaga kesehatan yang memenuhi standar kompetensi % - 80 82 84 86 88 90 Persentase ketersediaan obat dan alat kesehatan sesuai standar % - 85 87 89 91 93 95 C. PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG Rasio luas kawasan permukiman rawan banjir yang terlindungi oleh infrastruktur pengendalian banjir % 54,28 55 56 57 58 59 60 Rasio luas kawasan permukiman sepanjang pantai rawan abrasi, erosi, dan akresi yang terlindungi % 0 2 4 6 8 10 12 Rasio luas daerah irigasi kewenangan kabupaten/kota yang dilayani oleh jaringan irigasi % 74,12 74,5 75 75,5 76 76,5 77 ` 653 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase jumlah rumah tangga yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui SPAM % 67,2 67,8 68,4 69 69,6 70,2 70,8 Persentase jumlah rumah tangga yang memperoleh layanan pengolahan air limbah domestik % 70,5 71 71,5 72 72,5 73 73,5 Rasio kepatuhan IMB kab/kota % 100 100 100 100 100 100 100 Tingkat Kemantapan Jalan kabupaten/kota % 67,86 68,2 68,6 69 69,4 69,8 70,2 Rasio tenaga operator/teknisi/analisis yang memiliki sertifikat kompetensi % 74,72 75,2 75,7 76,2 76,7 77,2 77,7 Rasio proyek yang menjadi kewenangan pengawasannya tanpa kecelakaan konstruksi % 100 100 100 100 100 100 100 Cakupan layanan sistem drainase % - 65 67,5 70 72,5 75 77,5 Cakupan Ketersediaan Rumah Layak Huni % 45,1 46 47 48 49 50 51 Indeks Kualitas Lingkungan Permukiman Indeks - 60 62 64 66 68 70 Persentase kesesuaian pemanfaatan ruang dengan RTRW % - 80 82 84 86 88 90 D. PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN Hunian untuk Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota % 50,76 100 100 100 100 100 100 Fasilitasi hunian penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat terdampak relokasi % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase kawasan permukiman kumuh dibawah 10 ha di Kab/Kota yang ditangani % 34,51 63,5 64,5 65,5 66,5 67,5 68,5 Berkurangnya jumlah unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) % 53,68 45 35 25 20 15 10 Jumlah perumahan yang sudah dilengkapi PSU % 52,47 59 60 61 62 63 64 Indeks Kualitas Permukiman Indeks - 65 67 69 71 73 75 Persentase bangunan perumahan berizin % - 75 78 81 84 87 90 E. KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT Persentase Gangguan Trantibum yang dapat diselesaikan % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Perda dan Perkada yang ditegakkan % 100 100 100 100 100 100 100 Jumlah warga negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana % 100 100 100 100 100 100 100 Jumlah warga negara yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana % 0,31 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 Jumlah warga negara yang memperoleh layanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana % 100 100 100 100 100 100 100 ` 654 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran % 100 100 100 100 100 100 100 Waktu tanggap (response time) penanganan kebakaran Menit 6,82 6,7 6,5 6,3 6,1 5,9 5,7 Proporsi Penduduk yang Merasa Aman % - 70 72 74 76 78 80 Tingkat Kesiapsiagaan Bencana Indeks - 65 67,5 70 72,5 75 77,5 F. SOSIAL Persentase penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar dan gelandangan pengemis yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase korban bencana alam dan sosial yang terpenuhi kebutuhan dasarnya % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase korban tindak kekerasan yang tertangani % - 90 92 94 96 98 100 Cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan % - 45 48 51 54 57 60 Tingkat kelayakan taman makam pahlawan % NA 85 87 89 91 93 95 INDIKATOR KINERJA KUNCI - URUSAN WAJIB TIDAK BERKAITAN DENGAN PELAYANAN DASAR A. TENAGA KERJA Persentase kegiatan yang dilaksanakan yang mengacu ke rencana tenaga kerja % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Tenaga Kerja Bersertifikat Kompetensi % 4,35 4,7 5,1 5,5 5,9 6,3 6,7 Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja Rupiah ######## ####### # ####### # ####### # ####### # ####### # ####### # Persentase Perusahaan yang menerapkan tata kelola kerja yang layak % 78,05 78,5 79 79,5 80 80,5 81 Persentase Tenaga kerja yang ditempatkan melalui mekanisme layanan Antar Kerja % 87,67 87,8 88 88,2 88,4 88,6 88,8 B. PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Persentase ARG pada belanja langsung APBD % 22,13 12,5 13 13,5 14 14,5 15 Persentase anak korban kekerasan yang ditangani instansi terkait kabupaten % NA 100 100 100 100 100 100 Rasio kekerasan terhadap perempuan, termasuk TPPO (per 100.000 penduduk perempuan) Per 100.000 69,86 18 17,5 17 16,5 16 15,5 Persentase pemenuhan hak anak % NA 80 82,5 85 87,5 90 92,5 C. PANGAN Persentase ketersediaan pangan (Tersedianya cadangan beras/jagung sesuai kebutuhan) % 40,18 96,8 97 97,2 97,4 97,6 97,8 Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Skor 76 85 87 89 91 93 95 Persentase daerah rawan pangan yang tertangani % 48 80 82,5 85 87,5 90 92,5 D. PERTANAHAN ` 655 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase pemanfaatan tanah yang sesuai dengan peruntukkan tanahnya diatas izin lokasi % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase penetapan tanah untuk pembangunan fasilitas umum % 96,38 96,5 96,7 96,9 97,1 97,3 97,5 Tersedianya lokasi pembangunan dalam rangka penanaman modal % 100 100 100 100 100 100 100 Tersedianya Tanah Obyek Landreform (TOL) yang siap diredistribusikan % 100 100 100 100 100 100 100 Tersedianya tanah untuk masyarakat % 100 100 100 100 100 100 100 Penanganan sengketa tanah garapan yang dilakukan melalui mediasi % 0 5 10 15 20 25 30 Persentase ganti kerugian yang terealisasi % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 Luas tanah ulayat (tanah bengkok) yang ditetapkan Ha - 50 75 100 125 150 175 Jumlah izin pembukaan tanah Izin - 25 30 35 40 45 50 Persentase bidang tanah bersertifikat % - 70 73 76 79 82 85 Persentase tanah yang terpetakan % - 75 78 81 84 87 90 Persentase SDM pertanahan yang kompeten % - 80 82,5 85 87,5 90 92,5 Persentase wilayah pesisir yang tertata % - 60 65 70 75 80 85 Persentase informasi pertanahan terintegrasi % - 70 75 80 85 90 95 Persentase konflik pertanahan yang terselesaikan % - 75 78 81 84 87 90 E. LINGKUNGAN HIDUP Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) - IKA (Indeks Kualitas Air) Indeks 57,39 57,8 58,2 58,6 59 59,4 59,8 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) - IKU (Indeks Kualitas Udara) Indeks 93,07 93,2 93,35 93,5 93,65 93,8 93,95 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) - IKL (Indeks Kualitas Lahan) Indeks 24,64 25 25,5 26 26,5 27 27,5 Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan % 0 5 10 15 20 25 30 Persentase pengendalian pencemaran air % - 70 73 76 79 82 85 Persentase pengelolaan limbah B3 % - 75 78 81 84 87 90 Jumlah MHA yang terlindungi haknya Jumlah - 2 3 4 5 6 7 Jumlah kelompok masyarakat peduli lingkungan Jumlah - 25 30 35 40 45 50 Jumlah penghargaan lingkungan hidup yang diberikan Jumlah - 5 7 9 11 13 15 Persentase pengaduan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 F. ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL Perekaman KTP elektronik % 99,28 99,35 99,4 99,45 99,5 99,55 99,6 ` 656 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase anak usia 0- 17 tahun kurang 1 (satu) hari yang memiliki KIA % 91,93 92,2 92,5 92,8 93,1 93,4 93,7 Kepemilikan akta kelahiran % 95,93 96,1 96,3 96,5 96,7 96,9 97,1 Jumlah Perangkat Daerah (PD) yang telah memanfaatkan data kependudukan % 13,33 15 17 19 21 23 25 Ketersediaan data penduduk yang akurat % - 90 92 94 96 98 100 G. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA Persentase pengentasan desa tertinggal % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase peningkatan status desa mandiri % 79,25 79,5 80 80,5 81 81,5 82 Jumlah kerja sama antar desa Jumlah - 15 18 21 24 27 30 Persentase desa dengan administrasi yang tertib % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 Persentase lembaga masyarakat yang aktif % - 80 82,5 85 87,5 90 92,5 H. PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA TFR (Angka Kelahiran Total) Angka 2,28 2,26 2,24 2,22 2,2 2,18 2,16 Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (mCPR) % 84,71 84,8 85 85,2 85,4 85,6 85,8 Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) % 7,24 7,1 6,95 6,8 6,65 6,5 6,35 I. PERHUBUNGAN Konektivitas Kabupaten/Kota Rasio 0.9 0.92 0.94 0.96 0.98 1 Persentase perusahaan angkutan umum yang tersertifikasi sistem manajemen keselamatan % 65 70 75 80 85 90 Tingkat Keselamatan Pelayaran % 80 85 87.5 90 92.5 95 Rasio konektivitas kabupaten/kota Rasio 0.9 0.91 0.92 0.93 0.94 0.95 Kinerja lalu lintas kabupaten/kota (V/C Ratio di Jalan Kabupaten/Kota) Rasio 0.36 0.36 0.35 0.35 0.34 0.34 Jumlah trayek pelayaran yang terlayani Jumlah 4 5 6 7 8 9 J. KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Persentase Perangkat Daerah (PD) dan/atau unit pelaksana teknis daerah yang terhubung dengan akses internet yang disediakan oleh Dinas Kominfo % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Perangkat Daerah (PD) di tingkat Kabupaten/Kota yang terhubung dengan Jaringan Intra Pemerintah Daerah % - 80 85 87.5 90 92.5 95 Persentase Perangkat Dearah yang Memanfaatkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah Daerah (SPLPD) % 10,127 11 20 30 40 50 60 Persentase Perangkat Daerah (PD) yang terhubung dengan akses internet % 100 100 100 100 100 100 100 ` 657 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase Layanan Publik yang diselenggarakan secara online dan terintegrasi % 10,13 11 12 13 14 15 16 Persentase masyarakat yang menjadi sasaran penyebaran informasi publik % 64,04 64.5 65 65.5 66 66.5 67 K. KOPERASI, USAHA KECIL, DAN MENENGAH Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Persentase Koperasi Simpan Pinjam Berizin % 100 75 80 85 90 95 100 Persentase Koperasi yang Diawasi % 100 70 75 80 85 90 95 Persentase KSP/USP Sehat % 62,5 63 65 67.5 70 72.5 75 Persentase Pengurus Koperasi Terlatih % 18 65 70 75 80 85 90 Persentase Koperasi Aktif % 45 65 70 75 80 85 90 Persentase UMKM yang Diberdayakan % 49 55 60 65 70 75 80 Pertumbuhan Volume Usaha Koperasi % 1,09 3 5 7.5 10 12.5 15 Usaha Mikro yang Bertransformasi dari Informal ke Formal % 48,825 49.5 52 56 60 64 68 Pertumbuhan Wirausaha % 41,88 42 42,5 43 43,5 44 45 Meningkatnya Koperasi yang berkualitas % 62,5 63 63.5 64 64.5 65 65.5 Meningkatnya Usaha Mikro yang menjadi wirausaha % 48,83 49.5 50 50.5 51 51.5 52 Jumlah koperasi yang berizin Jumlah 126 45 50 55 60 65 70 Jumlah pengurus koperasi yang terlatih Jumlah 30 150 175 200 225 250 275 Tingkat Pengembangan UMKM % 41,88 70 72.5 75 77.5 80 82.5 Persentase koperasi berbadan hukum % 100 85 87.5 90 92.5 95 97.5 L. PENANAMAN MODAL Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Persentase peningkatan investasi di kabupaten/kota % 6,373 6.6 8 10 12 14 16 Realisasi Total terhadap Target Investasi % 33 75 80 85 90 95 100 Jumlah Investor yang Tertarik Jumlah 8 8 10 12 15 18 20 Rata-rata Waktu Penyelesaian Izin Investasi Hari 5 5 5 5 5 5 5 Persentase Kepatuhan Investor % 80 80 85 87.5 90 92.5 95 Persentase Data Investasi Terintegrasi % 75 75 80 90 95 100 100 Jumlah kegiatan promosi investasi Jumlah 6 12 15 18 21 24 27 Rata-rata waktu penyelesaian perizinan (hari) Hari 5 5 5 5 5 5 5 Persentase realisasi investasi terhadap komitmen % 40 80 82.5 85 87.5 90 92.5 Persentase keterpaduan data penanaman modal % 70 75 80 85 90 95 100 M. KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 60,25 61.5 65 67.5 70 72.5 75 Persentase Pemuda yang pernah mengikuti pelatihan/kursus/trainin g dan memperoleh sertifikat % 1,693 1.8 3 4.5 6 7.5 9 ` 658 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Persentase Atlet yang berasal dari kab/kota yang masuk Pelatda Provinsi % 10 11 12 15 18 20 25 Persentase Gugus Depan Aktif % 4,459 25 50 60 70 80 90 Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri % 1,69 1.8 1.95 2.1 2.25 2.4 2.55 Tingkat partisipasi pemuda dalam organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan % 4,46 4.6 4.8 5 5.2 5.4 5.6 Peningkatan Prestasi Olahraga Medali 10 11 12 13 14 15 16 Jumlah anggota pramuka aktif Orang - 2,5 2,75 3 3,25 3,5 3,75 N. STATISTIK Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Indeks 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Perangkat Daerah (PD) yang menggunakan data statistik dalam menyusun perencanaan % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase PD yang menggunakan data statistik dalam melakukan evaluasi pembangunan daerah % 100 100 100 100 100 100 100 O. PERSANDIAN Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Tingkat kesiapan pengamanan informasi pemerintah daerah Indeks 60,93 61.5 65 70 75 80 85 Tingkat keamanan informasi pemerintah Indeks 60,93 61.5 62 62.5 63 63.5 64 P. KEBUDAYAAN Persentase Jumlah Warisan Budaya yang dilestarikan % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Situs Sejarah yang Terpelihara % 70 75 80 85 90 95 100 Persentase Jumlah Cagar budaya dan warisan budaya tak benda yang didaftarkan % 65 70 75 80 85 90 95 Jumlah Pengunjung Museum Orang - - - - - - - Terlestarikannya Cagar Budaya % 100 100 100 100 100 100 100 Jumlah sanggar seni tradisional Jumlah 20 25 30 35 40 45 50 Jumlah situs sejarah yang terdata Jumlah 14 15 18 21 24 27 30 Jumlah kunjungan museum Orang - - - - - - - Q. PERPUSTAKAAN Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Indeks 70,94 71,2 71,5 72,2 73,4 74,1 75 Nilai Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Nilai 68,24 68.5 70 72 74 76 78 Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Indeks 76,57 76.8 78 80 82 84 86 Jumlah Naskah Kuno yang Dilestarikan Jumlah - 8 10 12 15 18 20 Nilai tingkat kegemaran membaca masyarakat Nilai 68,24 68.5 68.8 69.1 69.4 69.7 70 Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Indeks 76,57 76.8 77.1 77.4 77.7 78 78.3 Jumlah naskah kuno yang didigitalisasi Jumlah - 20 25 30 35 40 45 R. KEARSIPAN ` 659 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Indeks Hasil Pengawasan Kearsipan pada lingkup Pemerintahan Daerah Indeks 75,43 75.8 78 80 82 84 86 Persentase Arsip Vital yang Terlindungi % 100 100 100 100 100 100 100 Persentase Layanan Arsip Tepat Waktu % - 85 90 92.5 95 97.5 100 Tingkat ketersediaan arsip sebagai bahan akuntabilitas kinerja % 75,43 75.8 76.2 76.6 77 77.4 77.8 Tingkat keberadaan dan keutuhan arsip sebagai bahan pertanggungjawaban % 100 100 100 100 100 100 100 Jumlah penggunaan arsip yang terdata Jumlah - 150 175 200 225 250 275 INDIKATOR KINERJA KUNCI - URUSAN PILIHAN A. KELAUTAN DAN PERIKANAN Jumlah Total Produksi Perikanan (Tangkap dan Budidaya) kabupaten/kota % 97,48 97,6 97,75 97,9 98,05 98,2 98,35 Produksi perikanan budidaya (ton) Ton - 15.000 16.500 18.000 19.500 21.000 22.500 Persentase penanganan pelanggaran % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 B. PARIWISATA Persentase pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara per kebangsaan % -32,5 -28 -24 -20 -16 -12 -8 Persentase peningkatan perjalanan wisatawan nusantara yang datang ke Kabupaten/Kota % 1,85 2 2,2 2,4 2,6 2,8 3 Tingkat hunian akomodasi % 18,69 19 19,5 20 20,5 21 21,5 Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB harga berlaku % 2,57 2,6 2,65 2,7 2,75 2,8 2,85 Kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD % 2,72 2,75 2,8 2,85 2,9 2,95 3 Jumlah SDM pariwisata tersertifikasi Orang - 200 250 300 350 400 450 C. PERTANIAN Produktivitas pertanian per hektar per tahun Ton/Ha/Tahun 6,39 3,76 3,78 3,8 3,82 3,84 3,86 Persentase Penurunan kejadian dan jumlah kasus penyakit hewan menular % 0 (Tidak Ada Kasus) -0,15 -0,1 -0,05 0 0,05 0,1 Tingkat ketersediaan prasarana pertanian % 30 40 50 60 70 80 90 Persentase penanganan bencana pertanian % 0 (Tidak Ada bencana Pertanian ) 85 87,5 90 92,5 95 97,5 Jumlah usaha pertanian berizin Jumlah 0 300 350 400 450 500 550 Jumlah petani yang mendapat penyuluhan Orang 831 8.000 9.000 10.000 11.000 12.000 13.000 E. PERDAGANGAN Nilai Total Penjualan Perdagangan Antar Wilayah pada kab/kota Ha - 80 100 150 200 250 300 Tingkat Stabilitas Harga Bahan Pokok % - 55 60 65 70 75 80 Persentase Produk Dalam Negeri di Pasar Modern % - 100 100 100 100 100 100 Persentase pelaku usaha yang memperoleh izin sesuai dengan ketentuan % - 65 70 75 80 85 90 F. PERINDUSTRIAN % - Tersedianya informasi industri secara lengkap, akurat, dan terkini % - 100 100 100 100 100 100 ` 660 Indikator Satuan Base Line 2024 Target 2025 Target 2026 Target 2027 Target 2028 Target 2029 Target 2030 Pertambahan jumlah industri kecil dan menengah di kab/kota % 7.1 7.25 7.4 7.55 7.7 7.85 Persentase pencapaian sasaran pembangunan industri % - 72.6 73 73.4 73.8 74.2 74.6 Persentase jumlah hasil pemantauan dan pengawasan dengan jumlah Izin Usaha Industri (IUI) % - 100 100 100 100 100 100 Tersedianya informasi industri secara lengkap dan terkini % - 100 100 100 100 100 100 INDIKATOR KINERJA KUNCI - FUNGSI PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN A. SEKRETARIAT DAERAH Indeks Reformasi Birokrasi Indeks 68,3 70,37 71,5 72 72,5 73 73,5 B. SEKRETARIAT DPRD Persentase Perda yang ditetapkan tepat waktu % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 C. PERENCANAAN Kesesuaian dokumen perencanaan dengan dokumen anggaran % - 90 92 94 96 98 100 Tingkat keselarasan perencanaan pusat, provinsi dan kabupaten % - 85 87,5 90 92,5 95 97,5 D. KEUANGAN Opini BPK atas laporan keuangan Status WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP Persentase aset daerah yang terdokumentasi % - 90 92,5 95 97,5 100 100 E. KEPEGAWAIAN Indeks Profesionalitas ASN Indeks - 70 72,5 75 77,5 80 82,5 F. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Persentase ASN yang telah mengikuti diklat % - 80 82,5 85 87,5 90 92,5 G. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Jumlah penelitian yang dimanfaatkan Jumlah - 15 18 21 24 27 30 H. INSPEKTORAT DAERAH Maturitas SPIP Nilai - 3,2 3,4 3,6 3,8 4 4,2 Nilai SPI Nilai - 76 77,5 79 80,5 82 83,5 I. KECAMATAN Indeks Pelayanan Publik Indeks - 3,9 4 4,1 4,2 4,3 4,4 Persentase Desa Mandiri % - 25 30 35 40 45 50 Indeks Transformasi Digital Pemerintahan Indeks - 2,5 2,75 3 3,25 3,5 3,75 Indeks Pembangunan Desa (IPD) Indeks - 65 67,5 70 72,5 75 77,5 J. KESATUAN BANGSA DAN POLITIK Indeks Keharmonisan Kehidupan Beragama Indeks - 75 76,5 78 79,5 81 82,5 Jumlah organisasi masyarakat yang aktif & terdaftar Jumlah - 150 165 180 195 210 225 Indeks Pembangunan Kebudayaan Indeks - 56 58 60 62 64 66 INDIKATOR REFORMASI BIROKRASI PERANGKAT DAERAH (SEMUA URUSAN) Indeks reformasi birokrasi perangkat daerah Indeks 69,57 70 70,37 71,5 72 72,5 73 Sumber: Bapelitbang Kab. Kep. Sangihe ` 661 Secara substansial, RPJMD Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025-2029 telah merumuskan visi " Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera Dan Berbudaya " dengan 7 (tujuh) misi yang akan menjadi arah pembangunan. Misi-misi tersebut mencakup reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, pengembangan sektor-sektor unggulan, peningkatan pelayanan sosial dasar, penguatan tatanan sosial masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, dan persiapan generasi muda menuju bonus demografi. Untuk mencapai visi dan misi tersebut, telah ditetapkan berbagai tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas yang diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan dan isu strategis daerah. Dalam pelaksanaannya, RPJMD ini akan diterjemahkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan yang memuat prioritas pembangunan daerah, rancangan kerangka ekonomi daerah, serta program dan kegiatan prioritas beserta pendanaannya. Selanjutnya, RKPD akan menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang akan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterkaitan dokumen perencanaan dan penganggaran ini akan memastikan konsistensi dalam implementasi program dan kegiatan pembangunan. Kaidah pelaksanaan yang menjadi landasan dalam implementasi RPJMD meliputi prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efisien, efektif, dan berorientasi pada ` 662 hasil. Pelaksanaan RPJMD juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan, keadilan, dan pemerataan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Koordinasi dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antar tingkatan pemerintahan, serta dengan pihak swasta dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi RPJMD. Pengendalian terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah akan dilakukan melalui mekanisme pemantauan dan supervisi yang terstruktur dan sistematis. Pemantauan dilakukan untuk mengamati perkembangan pelaksanaan rencana pembangunan, mengidentifikasi permasalahan yang muncul, serta mengantisipasi dan mengatasi permasalahan tersebut. Supervisi dilakukan untuk menjamin pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Hasil pemantauan dan supervisi akan menjadi bahan untuk melakukan tindakan korektif jika terjadi penyimpangan. Evaluasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah akan dilakukan secara berkala, meliputi evaluasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan. Evaluasi pada tahap perencanaan dilakukan untuk menilai kesesuaian antara rancangan RPJMD dengan RPJPD dan RTRW, serta untuk menilai tingkat keterukuran dan ketercapaian target-target yang telah ditetapkan. Evaluasi pada tahap pelaksanaan dilakukan untuk menilai kemajuan implementasi program dan kegiatan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan. Evaluasi pascapelaksanaan dilakukan untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan, serta untuk mendapatkan umpan balik bagi perencanaan pembangunan berikutnya. Berbagai indicator kinerja telah ditetapkan untuk mengukur keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan, baik melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (IKD). Indikator-indikator ini mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar, pengembangan sektor unggulan, pelayanan sosial dasar, tatanan social masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, hingga persiapan generasi muda. Target yang telah ditetapkan untuk ` 663 masing-masing indikator menjadi acuan dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah. Keberhasilan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025-2029 tidak hanya bergantung pada peran pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, swasta, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi dan kolaborasi antar pihak ini akan memperkuat upaya pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Dengan komitmen bersama dan implementasi yang konsisten, diharapkan RPJMD ini dapat mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat pada tahun 2029. Sebagai penutup, dokumen RPJMD Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025-2029 ini merupakan dokumen hidup yang adaptif terhadap perubahan dan dinamika pembangunan. Revisi dan penyesuaian dapat dilakukan sepanjang tidak mengubah visi, misi, dan arah kebijakan yang telah ditetapkan, serta memperhatikan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, RPJMD ini diharapkan dapat menjadi panduan yang efektif dan relevan dalam mengarahkan pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe selama lima tahun ke depan. ` 664 Daftar Pustaka Buku • Levin, H. M. (2019). The Economics of Education. Stanford University Press, Stanford. • Marmot, M., & Wilkinson, R. (2018). Social Determinants of Health: The Solid Facts. Oxford University Press, Oxford. • Musgrave, R. A., & Musgrave, P. B. (1989). Public Finance in Theory and Practice (5th ed.). McGraw-Hill. • Myrdal, G. (1971). Economic Theory and Underdeveloped Regions. University Paperbacks, London. • Pauli, G. (2010). The Blue Economy: 10 Years, 100 Innovations, 100 Million Jobs. Paradigm Publications. • Pauli, G. (2020). The Blue Economy 3.0: The Marriage of Science, Innovation and Entrepreneurship Creates a New Business Model That Transforms Society. XLIBRIS. • Porter, M. E. (2018). The Competitive Advantage of Nations. Free Press. • Rogers, E. M. (2015). Diffusion of Innovations. Free Press, New York. • Sachs, J. D. (2022). The Age of Sustainable Development: Integrated Approaches for Island Communities. Columbia University Press. • Schick, A. (1998). A Contemporary Approach to Public Expenditure Management. World Bank Institute. • Schultz, T. W. (2018). Investment in Human Capital: The Role of Education and of Research. Free Press. • Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press. • Stull, R. B. (2017). An Introduction to Boundary Layer Meteorology. Springer Science & Business Media. • Tietenberg, T., & Lewis, L. (2018). Environmental and Natural Resource Economics (11th ed.). Routledge. • Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th ed.). Pearson. Jurnal • Kruk, M. E., Myers, M., Varpilah, S. T., & Dahn, B. T. (2017). What is a resilient health system? Lessons from Ebola. The Lancet, 385(9980), 1910-1912. • Kumar, P., Hama, S., Omidvarborna, H., Sharma, A., Sahani, J., Abhijith, K. V., & Debele, S. E. (2021). Small island developing states: Air quality and implications for human health. Atmospheric Environment, 267, 118873. ` 665 • Marcos, M., & Woodworth, P. L. (2021). Observed changes in global mean and extreme coastal sea levels. Annual Review of Marine Science, 13, 115-138. • Marfai, M. A., Sunarto, S., Khakim, N., Cahyadi, A., Rosaji, F. S. C., & Fatchurohman, H. (2023). Coastal landslide susceptibility mapping in small island developing regions: A case study from Eastern Indonesia. Natural Hazards, 115(2), 1237-1255. • McElroy, J. L., & Parry, C. E. (2012). The long-term propensity for political affiliation in island microstates. Commonwealth & Comparative Politics, 50(4), 403-421. • McElroy, J. L., & Pearce, K. B. (2006). The advantages of political affiliation: Dependent and independent small-island profiles. The Round Table, 95(386), 529-539. • Muis, S., Irazoqui Apecechea, M., Dullaart, J., de Lima Rego, J., Madsen, K. S., Su, J., Yan, K., & Verlaan, M. (2022). A high- resolution global dataset of extreme sea levels, tides, and storm surges, including future projections. Scientific Data, 9(1), 47. • Omran, A. R. (2015). The epidemiologic transition: A theory of the epidemiology of population change. The Milbank Quarterly, 93(4), 731-757. • Pinsky, M. L., Selden, R. L., & Kitchel, Z. J. (2020). Climate- driven shifts in marine species ranges: Scaling from organisms to communities. Annual Review of Marine Science, 12, 153-179. • Pontee, N. (2013). Defining coastal squeeze: A discussion. Ocean & Coastal Management, 84, 204-207. • Psacharopoulos, G., & Patrinos, H. A. (2018). Returns to investment in education: A decennial review of the global literature. Education Economics, 26(5), 445-458. • Reid, H., & Ahamed, T. (2021). Emissions from diesel generators in small island communities: Measurement and mitigation strategies. Energy for Sustainable Development, 60, 102-112. • Ravallion, M. (2018). Inequality and globalization: A review essay. Journal of Economic Literature, 56(2), 620-642. • Rumengan, A. P., & Lumentut, W. (2023). Nilai tambah pengolahan hasil perikanan skala desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 11(1), 47-62. Laporan dan Peraturan Pemerintah • Kemenristekdikti. (2023). Laporan Kinerja Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2023. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. • Kemendikbudristek. (2023). Statistik Pendidikan Tinggi 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2019). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor ` 666 P.28/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2019 tentang Indeks Kualitas Lingkungan Hidup. KLHK. • Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2022). Kajian Dampak Kenaikan Muka Air Laut di Wilayah Pesisir Indonesia Bagian Timur. Jakarta: LIPI. • Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri. (2023). Analisis Faktor Keberhasilan Pembangunan di Kabupaten Kepulauan di Indonesia. Jakarta: Kemendagri. • Lembaga Penelitian Ekonomi Regional Indonesia. (2023). Indeks Daya Saing Daerah Indonesia 2023. LPERI Press. • Ombudsman Perwakilan Sulawesi Utara. (2022). Laporan Tahunan Ombudsman Sulawesi Utara 2022. Ombudsman RI. • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. (2023). Laporan Aktivitas Gunung Awu 2020-2023. Bandung: PVMBG. Laporan dan Publikasi Organisasi Internasional • FAO. (2018). Sustainable Food Systems - Concept and Framework. Food and Agriculture Organization. • UNDP. (2022). Human Development Report 2021-22: Uncertain Times, Unsettled Lives: Shaping Our Future in a Transforming World. United Nations Development Programme. • UNICEF. (2022). Situation Analysis of Children in Indonesia. United Nations International Children's Emergency Fund. • WHO-UNICEF Joint Monitoring Programme. (2021). Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2000-2020: Five Years into the SDGs. World Health Organization. • World Bank. (2021). The Potential of the Blue Economy: Increasing Long-term Benefits of the Sustainable Use of Marine Resources for Small Island Developing States and Coastal Least Developed Countries. The World Bank Group. ` 667 Lampiran MATRIKS KERTAS KERJA PENENTUAN ISU STRATEGIS PRIORITAS KAB. KEP. SANGIHE 2025-2029