huruf c, terdiri atas belanja tidak terduga, yaitu: 0,00 5.063.263.050,00 138.233.065.718,00 e. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya. 1) Semula Rp. 1.398.558. 700,00 2) Bertambah / (berkurang) Rp. 3.664.704.350,00 Jumlah belanja modal setelah perubahan Rp. f. Belanja Modal Aset lainnya; 1) Semula Rp. 5.000.000.000,00 2) Bertambah/ (berkurang) Rp. (5.000.000.000,00} Jumlah belanja modal setelah perubahan Rp. Rp 122.844.137.162,00 Rp. 15.388.928.556,00 Rp. d. Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi. 1) Semula 2) Bertambah/(berkurang)Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan- 11 - 0,00 Rp.Rp. 59.511.835.529,00 Rp. 35.680.391.000,00 Rp. 59.511.835.529,00 Rp. 304.288.653.500,00 b. Pembentukan dana cadangan1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) .::...R=p 0::::...,,=0-=0 Jumlah Pencairan dana cadangan setelah peru bahan 34.346.567.615,0025.165.267.914,00 Rp.Rp.
(1)Penerimaan pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf a, terdiri atas: a. Sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya 1) Semula 2) Bertambah/(berkurang)J umlah penerimaan setelah peru bahan