( 1) Dalam keadaan darurat termasuk keperluan mendesak, Pemerintah Daerah dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya dan/ atau pengeluaran melebihi pagu yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah ini, yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2)Keadaan darurat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a.bencana alam, bencana non-alam, bencana sosial, dan/ atau kejadian luar biasa;
b.pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan; dan/atau
c.kerusakan sarana/prasarana yang dapat mengganggu kegiatan pelayanan pu blik.
(3)Keperluan mendesak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a.kebutuhan Daerah dalam rangka pelayanan dasar masyarakat yang anggarannya belum tersedia dalam tahun anggaran berjalan;
b.belanja Daerah yang bersifat mengikat dan belanja yang bersifat wajib;
c.pengeluaran Daerah yang berada di luar kendali Pemerintah Daerah dan tidak dapat diprediksikan sebelumnya, serta amanat peraturan perundang-undangan; dan/atau ._ fl f',I.... Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 sesuai dengan ketentuan
d.pemberian pinjaman daerah 1.semula
2.bertambah/ (berkurang) jumlah pemberian pinjaman daerah setelah perubahan
e.pengeluaran pembiayaan lainnya peraturan perundang-undangan l.semula
2.bertambah/ (berkurang) jumlah pengeluaran pembiayaan lainnya sesua dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah perubahan Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00
(2)Pengeluaran pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b, terdiri atas:
a.pembentukan dana Cadangan l.semula
2.bertambah/(berkurang) jumlah pembentukan dana cadangan setelah perubahan
b.penyertaan modal daerah 1.semula
2.bertambah/ (berkurang) jumlah penyertaan modal daerah setelah perubahan
c.pembayaran cicilan pokok utang yangjatuh tempo l.semula Rp0,00
2.bertambah/ (berkurang) Rp0,00 jumlah pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo setelah perubahan Rp0,00 8 Ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diklasifikasi menurut kelompok dan jenis pendapatan, belanja dan pembiayaan; Ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diklasifikasi menurut Urusan Pemerintahan Daerah dan Organisasi; Rincian Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi, Program, Kegiatan, Sub Kegiatan Kelompok, Jenis, Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan; Rekapitulasi Perubahan Belanja Menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi, Program, Kegiatan Beserta Hasil dan Sub Kegiatan Beserta Keluaran; Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah Untuk Keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintah Daerah dan Fungsi Dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara; Rekapitulasi Perubahan Belanja Untuk Pemenuhan SPM; Sinkronisasi Program pada RPJMD dengan Perubahan APBD; Sinkronisasi Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan pada Perubahan RKPD dan Perubahan PPAS dengan Perubahan APBD; Sinkronisasi Program Prioritas Nasional dengan Program Prioritas Provinsi; Daftar Perubahan Jumlah Pegawai Per Golongan dan Per Jabatan; dan Daftar Piutang Daerah.LampiranXI11 Lampiran X10 Lampiran IX9.
8.Lampiran VIII
7.Lampiran VII
6.Lampiran VI
5.Lampiran V
4.Lampiran IV
3.Lampiran III
2.Lampiran II
1.Lampiran I