PeraturanDaerahinimulaiberlakupadatanggal diundangkan. Agarsetiaporangmengetahui,memerintahkanpengundanganPeraturanDaerahini denganpenempatannya dalamLembaranDaerahKabupatenMelawi. DitetapkandiNangaPinoh pada tanggal BUPATIMELAWI, FIRMANMUNTACO DiundangkandiNangaPinoh pada tanggal SEKRETARISDAERAHKABUPATENMELAWI NOTITUSMULYONO LEMBARAN DAERAH KABUPATENMELAWI TAHUN NOREG. PERATURAN DAERAH KABUPATEN MELAWI,PROVINS!KALIMANTAN BARAT: PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAHKABUPATENMELAWI NOMOR...TAHUN... TENTANG PENGELOLAANCAGAR BUDAYA I.PENJELASANUMUM Upayapelestariancagarbudayayangberadadilingkunganwilayah KabupatenMelawi,baikyangdi daratmaupundiperairandimaksudkanuntuk menjagadanmelindungicagarbudayayangada,sertamengembangkandan memanfaatkannyauntukdanolehberbagaikepentinganyangada.Lebihlanjut, keberadaancagarbudayadenganberbagaipotensiyang dimilikinyadapat dimanfaatkanuntukmeningkatkan kesejahteraanmasyarakatdengantidak mengenyampingkanupayapelindungancagarbudayasesuaidenganperaturan perundanganyang berlaku. Pelestariancagarbudayamerupakanupayabersama,baikpemerintah, pemerintahdaerah,masyarakat,swasta/golongan,maupunperorangandalam rangkamemperta-hankannilai-nilaiyangterkandungdi dalamcagarbudaya danmengoptimalkannilai danpotensinyauntukdimanfaatkansecarabersama- sama.Sinergisitaspelestariancagarbudayaantarapemerintahdengan masyarakatsertaakademisi menjadihalyang sangatpentinguntuklebih mengoptimalkanpotensicagarbudayasebagaiassetbudayayang berdayaguna danberhasilgunademikepentingandankiesejahteraanbersama. Paradigmapelestarianyang mengandungunsurpelidungan, pengembangan,danpemanfaatancagarbudaya,sesuaidenganUUNomor11 Tahun2010 tentangCagarBudaya,memberikanmaknayanglebih dalamdan luasdidalamoperasionalisasikegiatandibandingkandenganparadigmalama sesuaiUUNomor5Tahun1992.Perubahanparadigmainilebih memberikan keseimbanganideologis,akademis, ekologis, danekonomisyang dapat meningkatkankesejahteraan rakyat. KabupatenMelawiyangrelativemasih berusiamudasertaperkembangan pembangunanyang tidaksecepatdi daerah-daerahperkotaan,menjadikan keberadaancagarbudaya,baikyang di daratmaupundi perairan relativelebih amandan terkendali. Dengan kondisi yang demikian,selayaknyapemerintah daerahsegeramembuatdanmenerbitkanperaturandaerah tentangcagar budayasebagaiantisipasi perencanaan-perencanaanpembangunanyang dapat mengganggu danmenghancurkancagarbudaya. Beberapacagarbudayayang adadiwilayahKabupatenMelawisudahdiinventarisasi danditetapkanmelalui SuratKeputusanBupatiKabupatenMelawi, sehingga diharapkan keberadaan cagar budaya tersebutmenjadiamandan terlindungi. Namundemikian, penetapancagarbudaya yangada haruspuladiikuti dengansosialisasi keapda masyarakatsertadidukung puladenganpengaturan-pengaturan pengelolaannya agar pemerintah dan masyarakatlebih mengerti dan memahami perlakuan pengaturan pelestariannya. PeraturanDaerah tentang pengelolaan cagar budaya diharapkan dapat lebih memberikan harapan dalam penanganan pelestarian cagar budaya di masa mendatang. Dengan peraturan daerah ini, Pemerintah Daerah KabupatenMelawi dapat: 1.Mempertahankandanmelindungicagarbudayasebagaiassetbudayadan buktiberbagaiperistiwakehidupanmasalaludengantatacaradan ketentuansesuaiperaturanperundanganyangberlaku; 2.Mengembangkandanmemanfaatkanpotensicagarbudayaagarlebihbernilai ekonomisdemikesejahteraanmasyarakatdengan tetap mempertahankan upayapelindungannya; 3.Memberikandanmeningkatkanmotivasidankesempatankepadamasyarakat untukbersama-samamelindungidanmengembangkansertamemanfaatkan cagarbudayauntukkepentinganpemberdayaanbudaya,sosial,danekonomi masyarakat; 4.Meningkatkankecintaankepadacagarbudayadalamrangkapembinaan kepribadiandanjatidiri daerahMelawi; 5.Memberikansanksiataspelanggaranperaturanini;dan 6.Memberikanpenghargaanbagimasyarakatyangpedulidanberperanserta dalampelestariancagarbudaya. II.PENJELASANPASAL DEMI PASAL Pasal 1 Cukupjelas Pasal 2 Cukupjelas Pasal 3 hurufa Maksudcagarbudayadidaratdandiperariran adalahseluruhcagar budayayangadadidaratyangsudahdiinvetarisasidanditetapkan dan/atauyangbelumditetapkanmaupuncagarbudayayangdiduga masihbanyakterpendamdi bawahperairanwilayahKabupatenMelawi, namunbelum diinventarisasidanditetapkan. Pasal 4 Ayat(1)C ukupjelas Ayat(2) Cukupjelas Ayat(3) KoordinasidenganBalaiPelestarianPeninggalan Purbakala(BP3) Samarindadimaksudkansebagailangkahkoordinatifdankonsultatif dalampelestariancagarbudaya,mengingatsumberdayamanusiadi bidangcagarbudayabelumoptimal, baiksecara kuantitaif maupun kualitatif.Disampingitu,sesuai cakupanwilayah kerjanya,maka KabupatenMelawimerupakanwilayahBP3 Samarindasampai saatini. Perubahanwilayahkerjamaupunperubahan namadan tugas pokok bidang pelestariancagarbudayadimasamendatang disikapi dengan perubahanpada ayatini. Pasal 5 hurufa Pembuatan rekomendasidalampenetapandanpenghapusandilakukan melalui kegiatan awal berupapendataan benda,lokasi, dan satuan ruang geografis yang diduga sebagai cagar budaya. Langkahberikutnya dilakukanverifikasi data untuk memastikan benda, lokasi, dansatuan ruang georafis tersebut sebagaicagar budaya atau bukan. Apabila berdasarkanverifikasi data cagar budaya tersebut,ternyata benda, lokasi, dan satuan ruang geografis sebagai cagar budaya, maka kemudian diusulkan kepada Bupati(melalui Dinas teknis)untuk ditetapkan sebagai cagr budaya kabupaten. Namunapabiladalampenetapanyangsudahdilakukan terdapatbenda yangbukancagarbudaya,makaBupatiberwenang menghapusnyadari daftarcagarbudaya.Penghapusan jugadapatdilakukan terhadapcagar budayayanghilangdanmusnah atausebablainyangmenjadikannya layakuntukdihapuskanberdasarkankajianyangdapat dipertanggungjawabkan. hurufb RekomendasiuntukpenetapandilakukanolehsebuahTimyang ditunjukdandibentukolehDinasTeknisyangmembidangi kebudayaan,yang meliputitenagaahlidibidangcagarbudayadan tenaga ahlilainyang diperlukansebagaipendukungTimahlicagar budaya hurufc Cukupjelas hurufd Penyelamatandanpengamanancagarbudayadibawah tanah dilakukanmelalui kegiatanpenggalian arkeologis(ekskavasi)sesuai dengan tatacaradanketentuanyang berlaku. hurufe Cukupjelas huruff Cukupjelas hurufg Cukupjelas hurufh Cukupjelas Pasal 6 Cukupjelas Pasal 7 Pelindungancagarbudayayang bersifatfisik adalah kegiatanmenjaga keberadaandanketerpeliharaancagarbudaya tujuanmempertahankan, melindungi,danmengantisipasikemungkinankerusakanlebihlanjut yang dilakukansecaralangsungterhadapfisikcagarbudayamkaupun lingkungansekitarnya.Beberapakegiatanpelindunganfisik meliputi pembuatanfasilitaspelindungan(cungkup,pagar,turap, dsb), pemeliharaanfasilitascagarbudaya(perbaikan-perbaikanfasilitasdan lingkungannya),pemeliharaanmellauiperawatan(pembersihancagr budayasecara tradisionalmaupundenganbahankimia),pemugaran (penggantiankomponencagarbudayayangrusakdenganbahansesuai aslinyadengan tatacarasesuaiperaturanyang berlaku,penyelamatan (memindahkancagarbudayadaridaerah rawanbencana,penggalian penyelamatan, dsb).Semua kegiatanfisik tsb didahului dengan kajian/studi pelestarian terkaitdengan permasalahancagar budaya yang ada).Sedangkanpelindungan nonfisik meliputi kegiatan pendokumentasiandanpengarsiapandata-datacagarbudaya serta pelindungan secara hukum(penetapan dan pengaturan pengeolaannya)