Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 sebagai berikut :
(1) Selisih Anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah Rp27.023.085.901,00 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran Pendapatan setelah Perubahan Rp 1.392.149.629.995,00
b. Realisasi Rp 1.365.126.544.094,00 Selisih tambah Rp 27.023.085.901,00
(2) Selisih Anggaran dengan realisasi belanja dan transfer sejumlah Rp37.654.054.135,20 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran Pendapatan setelah Perubahan Rp 1.428.484.207.353,00
b. Realisasi Rp 1.390.830.153.217,80 Selisih tambah Rp 37.654.054.135,20
(3) Selisih Anggaran dengan realisasi surplus/(defisit) sejumlah Rp(10.630.968.234,20) dengan rincian sebagai berikut :
a. Defisit setelah perubahan Rp (36.334.577.358,00)
b. Realisasi Rp (25.703.609.123,80) Selisih lebih Rp (10.630.968.234,20)
(4) Selisih Anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp(525.996.141.97) dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran penerimaan pembiayaan setelah perubahan Rp 26.861.813.916,00
b. Realisasi Rp 27.387.810.057,97 Selisih lebih Rp (525.996.141,97)
(5) Selisih Anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp0,00) dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran pengeluaran pembiayaan setelah perubahan Rp 0,00
b. Realisasi Rp 0,00 Selisih lebih Rp 0,00
(6) Selisih Anggaran dengan realisasi pembiayaan netto sejumlah Rp(525.996.141.97) dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran pembiayaan netto setelah perubahan Rp 26.861.813.916,00
b. Realisasi Rp 27.387.810.057,97 Selisih lebih Rp (525.996.141,97)