2.Berdasarkan cerita rakyat ten tang asal mula nama Sanggau yang berhubungan dengan nama terusan atau sungai buatan yang dibangun oleh Sultan Awwaludin bahwa penamaan terusan atau sungai tersebut dengan nama Sanggau setclah Sultan Awwaludin berhasil memotong akar pohon Sanggau yang merintangi dan menghambat proses pembuatan terusan tersebut. Akar pohon Sanggau tersebut bcrhasil di potong pada tanggal 16 Rabl'ul Awwal Selanjutnya pedang untuk memotong akar pohon Sanggau diukir tanggal dan tahun yang kcbctulan bersamaan pada waktu itu yaitu tahun 1616.
3.Berdasarkan beberapa silsilah Kerajaan Sanggau bahwa Sultan pertama di Sanggau bernama Abang Awa] atau Abang Terka yang bergelar Sultan Awwaludin keturunan Demong Nutub dari Embau Hulu Kapuas memerintah pada periode tahun 1600 - 1700 Masehi. Abang Awai ini membangun Torus atau Terusan yang kemudian dinamakan SUngai Sanggau.
4.Berdasarkan riwayat pedang Tan Cam di Keraton Surya Negara Sanggau bahwa pedang tersebut diukir oleh Sultan pertama Sanggau dengan ukiran tahun 1616 sebagai penanda tahun permulaan berdirinya Sanggau. Pedang Tan Cam ini digunakan untuk memotong akar pohon Sanggau yang menghambat proses pembuatan Torus atau Terusan. Torus atau Terusan ini kemudian diberi nama Sungai Sanggau oleh Sultan Awwaludin pada tahun 1616 bersamaan penobatan Sultan Awwaludin sebagai Sultan Sanggau yang pertama.
5.Berdasarkan dua buah foto yang ditemukan oleh Bapak Gusti Marakarma di Komplek Pemakaman Raja - Raja Girl Kesuma Sanggau bahwa dikedua foto tersebut terdapat tulisan huruf Arab bertuliskan angka 1025 - 16.3.1347 dan 1025 - 3.1349 yang jika diterjemahkan dalam penanggalan tahun Hijriah sebagai tahun 1025 Hijriah - 16 Rabi'ul Awwal 1347 Ir,jriah dan tahun 1025 Hijriah-Rabi'ul Awwal 1349 Hijriah Untuk bulan Rabi'ul Aunwrl memiliki persamaan dengan cerita rakyat asal mula sungai Sanggau yang dibuat oleh Sultan Awwaludin pada bulan Rabi'ul Awwal 1025 Hijriah. Sedangkan jika penanggalan dalam tahun Hijriah tersebut diterjemahkan dalam penanggalan tahun Masehi sebagai tahun 1616 - 31 Agustus hingga 2 Sepumber 1928 Masehi. dan tahun 1616 - Agust:us 1930 Masehi. Dalam penerjemahan tahun masehi ini terdapat persamaan pada ukiran di Pedang Tan Cam di Keraton Surya Negara Sanggau yaitu bertuliskan tahun 1616.
6.Berdasarkan kelima poin tersebut diatas maka waktu berdirinya Sanggau pada tanggal 16 Rabi'ul Awwal 1025 Hljriah atau jika di Masehi kan bertepatan pada tanggal 3 - 7 April 1616 Masehi. 14 Seminar Pembahasan Penetapan Hari Jadi Kola Sanggau dalam rangka rencana penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau tentang Hari Jadi Kola Sanggau dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 14 Desember 2015 bertempat di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau. Seminar ini dihadiri oleh Perwakilan SKPD Kabupaten Sanggau, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Perwakilan Kelompok Masyarakat, serta unsur lain yang terkait yang dianggap memahami sejarah dan dan proses penetapan hari jadi Kota Sanggau, antara lain yaitu: !. Bapak H. Achmad Arief;
2.Bapak Drs. H. Gusti Arman, M. Si.;
3.!bu Hj. Sri Rahmawati;
4.Bapak Gusti Yusri, S.H., Tayan;
5.Bapak Drs. H. Gusti Ahmadi Abidin, Tayan;
6.Bapak Ade Ibrahim, Kantu' Sanggau;
7.Bapak M. Riva'i Napis, Tanjung Sekayam Sanggau;
8.Bapak Gusti Marakarma, Jl. P. H. Ade Sulaiman Sanggau;
9.Bapak H. Syarif Yahya, Ilir Kola Sanggau;
10.Bapak H. Abdurahrnan, Sungai Bangkok Sanggau; 1 1 . Bapak A bang Saka, Sungai Bangkok Sanggau;
12.Bapak Zunaidi, Kepala Desa Mengkiang Sanggau; 15
15.Bapak H. Abu Bakar, Semuntai Sanggau;
16.Bapak Ade Syahrial, Mungguk Badang Sanggau;
17.Bapak Ade Syahminan, Setompak Sanggau;
18.Bapak A bang Khairudin, Jl. H. Abbas, Sanggau;
19.Bapak Abang Masdian, Jupel Makam Mengkiang;
20.Bapak H. M. Thaha Bash, Jupel Batu Sampai; 2 1 . Bapak Gusti Syamsudin, Jupel Makam Giri;
22.Bapak Ade Murjani, Jupel Makam P. H. Sulaiman;
23.Bapak Murjani, llir Kota Sanggau;
24.Bapak Ade Burhanudin, Kantu' Sanggau;
25.Ade Murad, Kantu';
26.Bapak Ahmad Jamani, Tanjung Sekayam Sanggau;
27.Bapak Hardiyanto, Tanjung Sekayam; dan
28.Bapak Husein Khan, Sanggau. Seminar ini dipimpin oleh Wakil Bupati Sanggau, Bapak Drs. Yohanes Ontot, M.Si., dengan Notulisnya Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Bapak Suis, S.Sos., M.Si. Dalam seminar ini menghadirkan 2 (duaJ orang Narasumber, yaitu Bapak Masri Sareb Putra (BudayawanJ dan Bapak Tomy, S.Pd, yang merupakan Penulis Sejarah Sanggau, dengan Moderatornya Sekundus Ritih,SE. Dalam seminar ini membahas 3 [tigaJ materi, yaitu:
1.Pendekatan Konstruksi Sejarah Sosial dan Studi Interteks dalam Penetapan Hari Jadi Kata Sanggau;
2.Sejarah Kata Sanggau dalam rangka Penetapan Hari Jadi Kata Sanggau; dan
3.Penetapan Tanggal Hari Jadi Kota Sanggau. Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap materi atau topik diatas selanjutnya seluruh peserta memutuskan dan dapat menyepakati beberapa ha! yang kemudian ditetapkan dalam Serita Acara yang menjadi Keputusan Akhir Kegiatan Seminar, yaitu : "HARi JADI KOTA SANGGAU DITETAPKAN PADA HARi SENIN TANGGAL 3 APRIL 1616". Penentuan Hari Jadi Kola Sanggau akan menjadi momentum penting bagi semangat merniliki dan rasa cinta masyarakat Sanggau terhadap daerahnya sekaligus sebagai wujud semangat Patriotisme "SABANG MERAH" (Sanggau Bangga Mengukir Sejarah) serta mewujudkan KABUPATEN SANGGAU MAJU DAN TERDEPAN. BUPATI SANGGAU, ttd PAOLUS HAD! Salinan sesuai d ngan aslinya KEPALA BAG!A HUKU DAN HAM 16