Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 sebagai berikut:
(1) Selisih anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah Rp.465.967.406.770,81 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran pendapatan setelah perubahan Rp. 2.179.986.446.806,35
b. Realisasi Rp. 2.645.953.853.577,16 Selisih lebih/(kurang) Rp. 465.967.406.770,81
(2) Selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumlah Rp. 318.178.641.921,57 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran belanja setelah perubahan Rp. 2.965.856.282.409,57
b. Realisasi Rp. 2.647.677.640.488,00 Selisih lebih/(kurang) Rp. 318.178.641.921,57
(3) Selisih anggaran dengan realisasi surplus/defisit sejumlah Rp.784.146.048.692,38 dengan rincian sebagai berikut :
a. Surplus/defisit setelah perubahan Rp (785.869.835.603,22)
b. Realisasi Rp. (1.723.786.910,84) Selisih lebih/(kurang) Rp. 784.146.048.692,38
(4) Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp.315.428.551,00 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran penerimaan pembiayaan Rp. 911.869.835.603,22 setelah perubahan
b. Realisasi Rp. 912.185.264.154,22 Selisih lebih/(kurang) Rp. 315.428.551,00
(5) Selisih anggaran dengan pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp. 0,00 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran pengeluaran pembiayaan Rp. 0,00 setelah perubahan
b. Realisasi Rp. 0,00 Selisih lebih/(kurang) Rp. 0,00
(6) Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan sejumlah Rp. 315.428.551,00 dengan rincian sebagai berikut :
a. Anggaran pembiayaan netto Rp. 911.869.835.603,22 setelah perubahan
b. Realisasi Rp. 912.185.264.154,22 Selisih lebih/(kurang) Rp. 315.428.551,00