seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya a_larn, daya dukung lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan.
14.Perwilayahan Pembangunan Destinasi Pariwisata adalah hasil perwilayahan pembangunan kepai-iwisataan yang diwujudkan dalam bentuk Destinasi Pariwisata Sragen, Kawasan Pengembangan Pariwisata Sragen, dan Kawasal Strategis Pariwisata Sragen.
15.Daya Tarik Wisata yang selanjutnya disingkat DTW ada.lah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, da_n nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dal hasil buatan malusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan.
16.Daya Tarik Wisata Sejarah dan Budaya adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dar nilai yang berdimensi sejarah dan budaya yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan.
17.Daya Tarik Wisata Alam adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keaneka-ragaman kekayaan alarn yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan.
18.Daya Tarik Wisata Buatan adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujual kunjungan wisatawan.
19.Aksesibilitas Pariwisata adalah semua jenis sarana dan prasarana transportasi yang mendukung pergerakan wisatawan dari wilayah asal wisatawan dan pergerakan di dalam wilayah DPS dalam kaitan dengan motivasi kunjungan wisata.
20.Infrastruktur Pariwisata adalah semua fasilitas yang memungkinkan semua proses dan kegiatan kepariwisataan dapat bedalan dengan lancar sedemikian rupa, sehingga dapat memudahkan Wisatawan memenuhi kebutuhannya.
21.Prasarana Umum adalah kelengkapan dasar fisik suatu lingkungan yang pengadaannya memungkinkan suatu lingkungan dapat heroperasi dan berfungsi sebagaimana semestinya yang menunjang kegiatan kepariwisataan.
22.Fasilitas Umum adalah sarana pelayanan dasar fisik suatu lingkungan yang diperuntukkan bagi masyarakat umum dalam melakukan al<tifitas kehidupan keseharian guna menunjang kegiatan kepariwisataan.
23.Fasilitas Pariwisata adalah semua jenis sarana dan prasarana ya-ng secara khusus ditujukan untuk mendukung penciptaan kemudahan, kenyanEnar, keselamatan wisatawan dalam melakukan kunjungan ke DPS.
24.Pemasaran Pariwisata adalalr serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, mengenalkan dan menyampaikan produk wisata serta mengelola relasi dengan wisatawan untuk mengembangkan kepariwisataan dan seluruh pemangku kepentingannya.
25.Industri Pariwisata adalah kumpulan usaha pariwisata vang saling terkait dalam ralgka menghasilkan barang dan/atau jasa bagr pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
26.Kelembagaan Kepariwisataan adalah kesatuan unsur beserta mitranya yarg dikembangkan secara terorganisasi, meliputi Pemerintah Daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, regulasi dan mekanisme operasional, yajrg secara berkesinambungan guna menghasilkan perubahan ke arah pencapaian tujuan di bidang Kepariwisataan.
27.Organisasi Kepariwisataan adalai institusi baik di lingkungan Pemerintah daerah maupun swasta yang berhubungan dengan penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan.
28.Sumber Daya Marusia Pariwisata yang selanjutnya disingkat SDM Pariwisata ada.lah tenaga kerja yang pekerjaannya terkait secara lalgsung dan tidal< langsung dengan kegiatan kepariwisataan.
29.Usaha Pariwisata adalah usaha yang menyediakan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata.
30.Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, darl dikuasai oleh SDM pariwisata untuk mengembangkar profesionalitas keda.
31.Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha dan SDM pariwisata untuk mendukung peningkatan mutu produk pariwisata, pelayanan dan pengelolaa! Kepariwisataan.
32.Pemberdayaan Masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, atses, dan peran masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, dalam memajukan kualitas hidup, kemandirian, darr kesejahteraan melalui kegiatan kepariwisataan
33.Masyarakat t okal adalah masyaral<at yang hidup dan tinggal didalam DPS yang memiliki ketergantungan baik larrgsung maupun tidak langsung terhadap aktivitas kepariwieataan.
34.Wawasan lingkungan adalah konsep pembangunan kepariwisataan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya maausia denga{r cara menyelaraskan al<tiyitas manusia dengan kemampuan sumber daya alarn untuk menopangnya.