menetapkan PeraturanDaerah tentangPenyelenggaraanPelayanan TerpaduSatuPintudiKotaBitung; Mengingat:1.Pasal18ayat(6)Undang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 1 2.Undang-UndangNomor7Tahun1990tentangPembentukan KotamadyaDaerahTingkatIIBitung(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun1990Nomor52,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 3421); 3.Undang-UndangNomor25Tahun2007tentangPenanaman Modal(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2007 Nomor67, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor4724);
4.Und�g-UndangNomor25Tahun2009tentangPelayanan Publik(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2009 Nomor112,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor5038);
5.Undang-UndangNomor28Tahun2009tentangPajakDaerah danRetribusi Daerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2009Nomor130,TambahanLembaran Negara RepublikIndonesiaNomor5049); 6.Undang-UndangNomor12Tahun2011 tentang PembentukanPeraturanPerundang-undangan(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2011Nomor82,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor5234); 7.Undang-UndangNomor5Tahun2014 tentangAparatur SipilNegara(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2014Nomor6,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor5494);
8.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia. Tahun2014Nomor244,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana telahdiubah beberapakaliterakhirdenganUndang-UndangNomor9 Tahun2015 tentangPerubahanKeduaatasUndang-Undang Nomor23Tahun2014tentang Pemerint.ahanDa.erah (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor58, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor· 5679); 9.PeraturanPemerintahNomor97Tahun2012 tentang RetribusiPengendalianLaluLintasdanRetribuai PerpanjanganIzinMempekerjakanTenagaAsing(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2012Nomor216, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 5358);
10.PeraturanPemerintahNomor18Tahun2016 tentang PerangkatDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2016Nomor114,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5887); 11.PeraturanPresidenNomor97Tahun2014 ten tang PenyelenggaraanPelayananTerpaduSatuPintu(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2014Nomor221); 12.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor24Tahun2006 tentangPedomanPenyelenggaraanPelayananSatuPintu;
13.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentang PembentukanProdukHukumDaerah(BeritaNegara RepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036);
14.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor19Tahun2017 tentang PencabutanPeraturanMenteriDalamNegeriNomor 27Tahun2009tentang PedomanPenetapanIzinGangguandi Daerah sebagaimana telah diubahdenganPeraturanMenteri 2 ... DalamNegeriNomor22Tahun2016tentang Perubahan atas PeraturanMenteriDalamNegeriNomor27Tahun2009 tentangPedomanPenetapanIzinGangguandiDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2017Nomor 481);
15.PeraturanKepalaBadanKoordinasiPenanamanModalNomor 14Tahun2009tentangSistemPelayananInformasidan PerizinanInvestasisecaraElektronik(BeritaNegaraRepublik IndonesiaTahun2009Nomor510); 16.PeraturanDaerahKotaBitungNomor8Tahun2016 tentang PembentukandanSusunanPerangkatDaerahKota Bitung (LembaranDaerahKotaBitungTahun2016Nomor 8); DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILANRAKYAT DAERAHKOTABITUNG dan WALIKOTABITUNG MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURANDAERAH TENTANGPENYELENGGARAAN PELAYANANTERPADUSATUPINTU DIKOTABITUNG. BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahini,yang dimaksuddengan: 1.KotaadalahKotaBitung. 2.WalikotaadalahWalikotaBitung. 3.PemerintahKota adalahWalikotadanPerangkatDaerah sebagaiunsur PenyelenggaraanPemerintahanDaerah.
4.PerangkatDaerah adalah unsurpembantuWalikotadalam penyelenggaraan pemerintahandaerah. 5.Dinas adalahDinasyangmenyelenggarakanurusanpemerintahanbidang PenanamanModal. 6.KepalaDinas adalahKepalaDinasyangmenyelenggarakan urusan pemerintahanbidangPenanamanModal. 7.PelayananTerpaduSatuPintu, yangselanjutnyadisingkatPTSPadalah pelayanansecara terintegrasidalamsatu kesatuanprosesdimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap penyelesaianprodukpelayanan melalui satupintu.
8.PenyelenggaraPTSPadalahPemerintah, PemerintahKota,Badan PengusahaanKawasanPerdaganganBebasdanPelabuhanBebas serta AdministratorKawasanEkonomi Khusus. 3 9.PenanamanModaladalahsegalabentukkegiatanmenanammodal,baik olehpenanammodaldalamnegerimaupunpenanammodalasing,untuk melakukanusahadi wilayahnegaraRepublikIndonesia. 10.PenanamModaladalahperseoranganataubadan usahayangmelakukan penanamanmodalyang dapatberupapenanammodaldalamnegeridan penanammodalasing. 11.Perizinan adalahsegalabentukpersetujuanyangdikeluarkanoleh PemerintahdanPemerintahKotayangmemilikikewenangansesuai dengan ketentuanperaturanperundang-undangan. 12.NonPerizinanadalahsegalabentukkemudahanpelayanan,fasilitasfiskal, daninformasisesuaidenganketentuanperaturanperundang-undangan. 13.PendelegasianWewenangadalahpenyerahantugas,hak,kewajibandan pertanggungjawabanPerizinandanNonPerizinan,termasuk penandatanganannyaatas namapemberiwewenang.
14.PelimpahanWewenangadalahpenyerahan tugas,hak,kewajibandan pertanggungjawabanPerizinandanNonPerizinan,termasuk penandatanganannyaatas namapenerimawewenang. 15.PelayananSecaraElektronik,yangselanjutnyadisingkatPSEadalah pelayananPerizinandanNonPerizinanyangdiberikanmelaluiPTSPsecara elektronik. 16.SistemPelayananInformasidanPerizinanInvestasiSecaraElektronik,yang selanjutnyadisingkatSPIPISEadalahsistem pelayananPerizinandanNon PerizinanyangterintegrasiantaraPemerintahyang memilikikewenangan PerizinandanNonPerizinandenganPemerintahKota. 17.KawasanEkonomi Khusus,yang selanjutnyadisingkatKEKadalahkawasan denganbatastertentu dalamwilayah hukumNegaraKesatuanRepublik Indonesiayangditetapkan untukmenyelenggarakanfungsiperekonomian danmemperoleh fasilitas tertentu. 18.AdministratoradalahbagiandariDewanKawasanyangdibentuk untuk setiapKEKgunamembantuDewanKawasandalampenyelenggaraanKEK. 19.AparaturSipilNegara,yangselanjutnyadisingkatASNadalahAparaturSipil NegaradiLingkunganPemerintahKotaBitung, BABII TUJUAN,PRINSIPDANRUANOLINGKUP Pasal 2 TujuanPenyelenggaraanPTSPadalah: a.memberikanperlindungandankepastian hukum kepadamasyarakat; b.memperpendekprosespelayanan; c.mewujudkanprosespelayananyang cepat,mudah,murah,transparan,pasti danterjangkau;dan d.mendekatkandanmemberikanpelayananyanglebihluas kepadamasyarakat.