Laporan arus kas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf f untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
c.sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran (SiLPA/SiKPA) Rp 605.260.697.136,10 sub total Rp 605.260.729.161,10
d.koreksi kesalahan pembukuan tahun sebelumnya Rp (32.025,00)
e.lain-lain Rp 0,00
f.saldo anggaran lebih akhir Rp 605.260.697.136,10
a.pendapatan laporan operasional Rp 2.819.387.686.744,35 2.314.4
b.beban laporan operasional Rp 1.841.645.086.855,83 1.480.3
c.surplus dari kegiatan nonoperasi Rp (20.913.685.245,13) 11.1
d.defisit dari pos luar biasa Rp (1.532.071.856,00) (2.4
e.surplus laporan operasional Rp 955.296.842.787,39 842.6
a.ekuitas awal Rp 5.461.930.846.704,18
b.surplus laporan operasional Rp 955.296.842.787,39
c.dampak kumulatif perubahan kebijakan/kesalahan mendasar: 1) koreksi nilai persediaan Rp 0,00 2) selisih revaluasi aset tetap Rp 0,00 3) koreksi ekuitas lainnya Rp 9.477.385.945,00
d.ekuitas akhir Rp 6.426.705.075.436,57
a.jumlah aset Rp 6.471.529.611.231,57 5.485.41
b.jumlah kewajiban Rp 44.824.535.795,00 23.48
c.jumlah ekuitas dana Rp 6.426.705.075.436,57 5.461.93
a.saldo kas awal per 1 Januari 2023 Rp 396.412.531.479,74 109.
b.koreksi saldo awal kas Rp 0,00
c.arus kas bersih dari aktivitas operasi Rp 894.588.678.318,36 603.
d.arus kas bersih dari aktivitas investasi Rp (660.740.296.737,00) (249.6
e.arus kas bersih dari aktivitas pendanaan Rp (25.000.000.000,00) (20.0
f.arus kas bersih dari aktivitas transitoris (non anggaran) Rp 0,00
g.saldo kas akhir di BUD, BLUD, BOS, dan Kapitasi per 31 Desember Tahun 2023 Rp 605.260.697.136,10 396.
a.saldo anggaran lebih (awal) Rp 396.412.347.579,74
b.penggunaan saldo anggaran lebih sebagai penerimaan pembiayaan tahun berjalan Rp (396.412.315.554,74) sub total Rp 32.025,00