1.Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan nega ra Republik Indonesia yang dibantu oleh \Vakil Presiden dan Menteri sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 2 . Pemerintah Provinsi adalah Pemerintah Provinsi Suma tera Selatan.
3.Kota adalah Kota Prabumulih .
4.Pemerintah Kota adalah Pemerintah Kota Prabumulih.
5.WaliKota adalah Wa likota Prabumulih.
6.Perangkat Daerah adalah Perangkat Daerah di Lingkungan .Pemerintah Kota Prabumulih.
7.Dinos l'crumnhnn dun lfoll"nsa n Pcrmukimanyang s ln11jutnyn di s but Dimt s ndalnlt pcra nglml dncrah yang mcrniliki tn11ggung j nwn b dnlnm pcnyclcnggorann p rumnhan, kawa san pcrmukimun clan pcnun gu nan kawasan kumuh .
8.ctiap rang ocl aloh orang pcrscorongon nlou Badon Hukum .
9.Rumah oclulah bangunon gcclung ya ng bcrfungsi scbagai tcmpa l tin ggal yang lnyak huni, snrana pcmbinnan kcluargn, ccrmin nn hnrknt clan mnrtabnl pcnghuninya, scrta asct bagi pcmiliknya. I 0. Ru mah kom crsial adalah rumnh yang clisclenggarakan dcngan tujuan mcndnpatkan kcuntungan. I I. Rumah umum adalah ruma h yang cliselengga raka n untuk mcmcnuhi kcbutuhan rumah bagi masyarakat bcrpenghasilan renclah. 12 . Rumah khusus aclalah rumah yang cliselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus.
13.Rumah Negara aclalah rumah yang climiliki negara clan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian clan sarana pembinaan keluarga serta penunjang pelaksanaan tugas pejabat clan/atau pegawai negeri.
14.Rumah tunggal aclalah rumah yang mempunyai kaveling sencliri clan salah satu clincling bangunan ticlak clibangun tepat pacla batas kaveling.
15.Rumah cleret aclalah beberapa rumah yang satu atau lebih clari sisi bangunan menyatu clenga n sisi satu atau lebih bangunan lain atau rumah lain, tetapi masing-masing mempunyai kaveling sencliri.
16.Rumah susun aclalah bangunan geclung bertingka t yang clibangun clalam suatu lingkungan yang terbagi clalam bagian-bagian yang clistrukturkan secara fungsional, baik clalam ara h horizontal maupun vertikal, clan merupakan satuan yang masing- masing cla pat climiliki cla n digunaka n secara terpisah, terutama untuk tempat hunia n, yang clilengkapi clengan bagia n bersama, bencla bersama, clan tanah bersama.
17.Rumn h sccicrhnnn odnloh rumnh um um ynng dibangun di ntns tnnoh clcngnn luns lrnvling nnt nrn 6Qrn2 sampai d •ngnn 200ml cl ' ngnn luus lnnl ai bnngunnn paling scclikit 36 ml clcngan hnrgn juul scsuni kclcntuun Pcmcrintuh .
18.Humoh l\lcwnh oda luh rumuh kom rsiul dcngnn hurgn jual lcbih bcsar clari <I (cnpa t) knli hurgo juul rumnh scclcrhnna.
19.Rumah Scdcrh ona 1'unggal aclalnh rumah scclcrhun a ya ng bcrbcntuk rumuh tunggnl.
20.Rumah cdcrhana Ocrct ada lah rumah scclcrhnna yang bcrbcntuk rumah dcrct. 2 I . Rumah Tapak adalah rumnh yang tcrlctak dia tas tanah sccarn langsung.
22.Rumnh 1'npak Umum adalnh rumah umum bcrupa rumah ta pak.
23.Rumah Susun Umum adalah rumah susun yang disclcnggarakan untuk mcmenuhi kebutuhan rumah bagi ma syarakat berpenghasilan rendah. 24 . Rumah kos adalah rumah yang sebagian atau seluruhnya disewakan kepada orang lain sebagai tempat tinggal dalam kurun waktu paling sedikit 1 (satu) bulan.
25.Rumah toko adalah rumah yang memiliki fungsi lain di luar fungsi penghunian sebagai sarana atau tempat usaha untuk melakukan penjualan barang secara eceran maupun sub grosiran yang ditujukan langsung kepada konsumen akhir.
26.Rumah kantor adalah rumah yang memiliki fungsi lain di luar fungsi penghunian sebagai tempat usaha seperti usaha jasa, kantor, a tau perdagangan.
27.Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni.
28.Permukiman adalah bagian dari lingkungan hunia n yang terdiri atas lebih dari sa tu satuan perumahan yang mempunyai prasarana , sarana , utilitas umum, serta mempunyai penunjang kegiatan fungsi lain di kawasan pcrkotnn n ntnu knwmm n pcrd csnnn. 2 . p rnm nhnn don knwosnn pcrrmtkirnun ndnlnh satu k sntu on sist m •1111g tcrcliri utns pcmbinuan, pen •clcnggu rn nn p rum nhon, pcnyclcnggnrn nn kmvusan p rmukim nn, p mclihnrn un dun pcrlmikun, pcnccgohon don pcnin •kntun ku ulilos lcrhoclup pcrumuhun kumuh don pcrmukim nn kumuh, pcnycdiuon tunnh, pcnclununn don ·islcm pcmbi nynon, serto pcrnn mosyornkul. 30 . Renconn Pcmbongun nn dun Pcngc mbongon Pcrumohnn don l\mrnsan Pcrmukiman ya ngsclnnjutnyo disingknt RP3KP udnlah dokumcn pcrcnconoon um urn pcnyclcnggo roon pcrumahon dan kawason permukiman yang tcrkoordinasi dan tcrpadu sccara lintas scktoral dan lintos wilayah odministratif. 31 . Kawosan Pcrmukimon ada lah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik bcrupa kawasan perkotaan maupun pcrdcsaan, yang berfungsi scbagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tcmpat kegiatan yang mcndukung pcrikchidupan dan pcnghidupan .
32.Perumahan Kumuh adalah Perumahan yang mengalami penurunan kualitas fungsi sebagai tempat hunian.
33.Permukiman Kumuh adalah Permukiman yang tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat.
34.Penanganan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota dalam upaya meningkatkan kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh .
35.Pencegahan adalah tindakan yang dilakukan untuk menghindari tumbuh dan berkembangnya Perumahan Kumuh clan Permukiman Kumuh baru.
36.Peningkatan Kualitas adalah upaya untuk meningkatkan kualitas bangunan serta prasarana, sarana , clan utilitas umum.
37.Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang selanjutnya -8· rlisingkot MUR ndnloh mm,yarokot yang mcmpunyai kct rllntosnn dnyn l.,•li schinggo pcrlu mcndnpat duk11ngo 11 Pcmcrintuh, Pcmcrintoh Provinsi da n Pcmcrintoh l{oto unluk mcmpcrolch rumoh.
38.l'rosomnn odnloh kclcngkopon dosor lisik Lingkunga n Hunia n yang mcmcnuhi s tondur tcrlcntu untuk kcbutuha n l.Jcrlcmpot Linggul yang luyo k, schul, omon, don n amon.
39.Sarona adoloh fo silitos dolam Lingkungo n Hunian ya ng bcrfungsi untuk mcndukung pcnyclcngga raon clan pcngcmba ngan kehidupa n sosiol, budoyo, don ekonomi.
40.Utilita s umum odola h kclcngkapan pcnunja ng untuk pclayanan Lingkungan Hunion. 41 . Lingkungan Siap Ba ngun, yang selanjulnya clisebut Lisiba adalah scbidang tanah yang lisiknya serta Prasarana, Sarona dan Utilitas Umumnya telah clipcrsiapkan untuk pembangunan Perumahan clengan batas-batas kaveling yang jelas clan merupakan bagian clari Kasiba sesuai clenga n rencana rinei tata ruang.
42.Lingkungan siap bangun yang bercliri sencliri, selanjutnya clisebut Lisiba yang bercliri sencliri, aclalah Lisiba yang bukan merupakan bagian clari Kasiba, yang clikelilingi oleh lingkungan perumahan yang suclah terbangun atau clikelilingi oleh kawasan dengan fungsi Jain.
43.Kawasan Siap Bangun yang selanjutnya disebut Kosiba adalah sebidang tanah yang fisiknya serta Prasarana, Sarona dan Utilitas Umumnya telah dipersiapkan untuk pembangunan Lingkungan Hunian skala besar sesuai dengan rencana tata ruang. 44 . Hunian Berimbang adalah perumahan dan kawasan permukiman yang dibangun secara berimbang dengan komposisi tertentu dalam bentuk ruma h tunggal dan rumah deret antara rumah sederhana, rumah menengah dan rumah mewah, atau dalam bentuk rumah susun antara rumah susun umum dan rumah susun komersial, atau clalam bentuk rumah tapak cla n rumah susun umum. .9.
45.I' mugnrn 11 11d11l11h k gintn11 yn 11g clilnkukRn untuk p rllniku11 dn11 /ntnu p •111llu11gu 11n11 k •mbuli pcrumnhnn clnn p rrnukirnnn 111 njndi pcrumnh n11 dun pcnnukimun yn11g lnyok huni. 116 . P rcmajnon ocloloh kcgiotnn pcrornbnku11 dn11 pcnuluon mc11clasar sccarn 111 nycluruh mclipuli rumuh dun Prosorono, Sarona, clan Ulililos Urnum Pcrumuhnn dnn P rmukiman.
47.Pcnnukiman l,cmlla li nduluh kcgiutun mcmindohknn mo ynrnkat tcrclumpak dori loknsi Pcruma han Kumuh ntau Pcrmukiman Kumuh yang tidak mungkin diba ngun kcmbali karcna tidak scsuni dcngan rcncana tala ruang dan/atnu rawan bcncann.
48.Pcrsctujunn Bangunan Gcdungyang sclanjutnya clisingkat PBG adalah pcrizinan yang dibcrikan kepada Pcmilik Bangunan Gcdung untuk mcmbangun baru, mcngubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gcdung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung.
49.lzin lokasi adalah izin yang diberikan kepada perusahaan untuk memperoleh tanah yang diperlukan dalam rangka penanaman modal yang berlaku sebagai izin pemindahan hak, clan untuk menggunakan tanah tersebut guna keperluan usaha penanaman modalnya.
50.Rencana Tata Ruang Wilayah yang selanjutnya disingkat RTRW adalah hasil perencanaan tata ruang pada wilayah yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif.
51.Rencana Detail Tata Ruang yang selanjutnya disingkat RDTR adalah rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah tingkat kecamatan yang dilengkapi dengan peraturan zonasi yang merupakan penjabaran dari Rencana Tata Ruang Wilayah dengan peta skala 1:5.000. 52.Rencana Tata Bangunan dan Lingkunga n yang selanjutnya disingkat RTBL adalah panduan rancang bangun suatu kawasan/lingkungan yang dimaksudka n untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan ba ngu non don lingkungon, sc rta mcmuat materi pokok kct ntuan progrn rn brmgunan clan lingkungun, rcncana umum dnn pnndunn runcun g11n, rcnco nu invcstasi, k I 111\J Otl pcngc 11d a li11n rcn cnnn, dnn pcdoman p ngcnda lian r nca no, dnn pcdoman pcngcndulion pclnk sanoan pcngcmbango n lingkun gon/ kmvu sa n.
53.Pcloku pcmbangun on udo luh sctiup orang dun/ntnu pcmcrintah ya ng mclak uka n pcmbangunun pcrumuhun clan pcrmukiman.
54.Bnda n hukum oda loh bodan hukum ya ng didirika n olch worgo ncgoro Indonesia ya ng kcgiatnnnyo di biclang I cnyclcnggoroan pcru mohon don knwosa n pcrmukiman .
55.Kclompok swadaya masyarokat adola h kumpulan orang ya ng mcnyo tukon cliri sccara sukarcla clalam kelompok dikarcnakan adanyo ikatan pcmersatu, yaitu adanya visi, kcpcntin gon, clan kebutuhan yang sama, sehingga kclompok tcrsebut mcmiliki kesarnaan tujuan yang ingin dica pai bersama.