8.Investasi Banten menjadi salah satu daerah tujuan investasi di Indonesia, dengan total nilai investasi yang masuk setiap tahun cenderung mengalami peningkatan. Realisasi nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Banten pada tahun 2015 mencapai 10,70 triliun rupiah. Sedangkan realisasi nilai penanaman modal asing (PMA) pada tahun 2015 mencapai 2,54 miliar USD. Selama periode Desember 2014-Juni 2016, peranan sektor perbankan bagi perekonomian Banten telah meningkat pesat. Kondisi ini terlihat dengan bertambahnya pangsa pasar perbankan, terutama jumlah nasabah. Dana perbankan yang berhasil dihimpun dari masyarakat juga meningkat hingga menjadi 144 triliun rupiah. Adapun pinjaman yang disalurkan oleh kalangan perbankan untuk lokasi proyek di Banten, sampai Juni 2016 mencapai 252 triliun rupiah, jauh lebih tinggi dibandingkan posisi Desember tahun 2014 dan 2015. Operasional perbankan sendiri, didukung oleh asset yang terus meningkat hingga mencapai 169 triliun rupiah pada Juni 2016. Selain sebagai daerah penyangga bagi Ibukota DKI Jakarta, Banten juga memiliki berbagai fasilitas infrastruktur strategis, antara lain pelabuhan Merak dan Cigading, Bandara Soekarno-Hatta dan Jalan Tol Jakarta-Merak, serta memiliki akses yang sangat mudah menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Oleh karena itu, Banten menjadi salah satu daerah utama tujuan investasi di Indonesia, dengan nilai investasi yeng terus bertambah. Realisasi nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Banten sendiri pada tahun 2015 menduduki peringkat keenam di Indonesia dengan nilai investasi sebesar 10,7 triliun rupiah. Adapun realisasi nilai penanaman modal asing (PMA) pada tahun yang sama mencapai 2,5 miliar US$, sehingga menduduki peringkat keempat tertinggi se-Indonesia. 2.2 EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN RKPD SAMPAI TAHUN BERJALAN DAN REALISASI RPJMD Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Banten 2017 mengacu kepada Visi dan Misi RPJMD 2012-2017. Keberhasilan pelaksanaan RKPD 2017 ditunjukkan oleh kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Banten. 2.2.1 Capaian Kinerja RPJMD Pelaksanaan rencana pembangunan sampai dengan Tahun 2017 merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan RPJMD 2012-2017, dimana keberhasilan pembangunan pada Tahun tersebut dapat ditunjukkan oleh realisasi indikator kinerja dalam menjawab target-target yang sudah ditentukan. Realisasi indikator kinerja ditunjukan oleh tabel berikut: Tabel 2.15 Capaian Indikator Kinerja Program Provinsi Banten 2017 No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Pelayanan Dasar, Bukan Pelayanan Dasar, Pilihan, dan Pemerintahan Fungsi Penunjang 1 Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Rasio ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan 100,00 100,00 100,00 42 Perangkat Daerah Rasio ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan 100,00 100,00 100,00 42 Perangkat Daerah 2 Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Rasio Penyediaan Barang dan Jasa Adm. Perkantoran serta Pelayanan Tata Usaha Kerumahtanggaan 100,00 100,00 100,00 43 Perangkat Daerah Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di dalam dan ke Luar Daerah 100,00 100,00 100,00 43 Perangkat Daerah Rasio Pembangunan, Pengadaan, 100,00 100,00 100,00 42 Perangkat Daerah No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Pemeliharaan dan Rehabilitasi Prasarana dan Sarana Aparatur Rasio pembinaan dan peningkatan pelayanan, tata usaha dan administrasi kepegawaian 100,00 100,00 100,00 43 Perangkat Daerah Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Pendidikan 4 Pendidikan Menengah Wajib Belajar 12 Tahun Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/SMA- LB/MA/Paket C 65,92 75,89 115,12 Disdikbud APM Jenjang SD/SDLB/MI/Paket A 99,95 97,56 97,61 Disdikbud Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/SMPLB/P aket B/Wustho 100,00 91,14 91,14 Disdikbud 5 Peningkatan Mutu Tata Kelola dan Pencitraan Pendidikan Rata -rata Lama Sekolah (tahun) 9,65 8,43 87,36 Disdikbud Ketersediaan Sarana Prasarana SMAN CMBBS (%) 10,00 9,50 95,00 Disdikbud Bidang Kesehatan 7 Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Persentase Balita Ditimbang Berat Badannya (D/S) (%) 86,00 72,05 83,78 Dinkes Persentase Ibu bersalin yg ditolong oleh Nakes terlatih (Cakupan PN) (%) 92,00 82,00 89,13 Dinkes Cakupan Kunjungan Neonatal pertama (KN1) (%) 92,50 77,00 83,24 Dinkes 9 Pembinaan Upaya Kesehatan Persentase Rumah Tangga Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) (%) 77,00 75,00 97,40 Dinkes Persentase RSUD dan Swasta yang melayani pasien penduduk miskin 100,00 100,00 100,00 Dinkes No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) (%) Persentase RS yg melaksanakan PONEK (%) 100,00 100,00 100,00 Dinkes Persentase Peningkatan Sarana dan Prasana RS Provinsi & Labkesda Provinsi Banten (%) 100,00 100,00 100,00 Dinkes Persentase Puskesmas Rawat Inap Yang Mampu PONED 100,00 100,00 100,00 Dinkes Persentase Peningkatan Sarana dan Prasarana Barang Medis RSUD Banten (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Persentase Peningkatan Sarana dan Prasarana Barang Non Medis RSUD Banten (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Pasien yang dilayani dan ditangani sesuai dengan indikasi dan kemampuan (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Waktu keberlangsungan pelayanan terpenuhi di semua bagian (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Pasien yang mendapatkan asuhan keperawatan (%) 100,00 100,00 100,00 RSUD Banten Tenaga perawat yang mendapat pembinaan dan pengembangan (%) 70,00 70,00 100,00 RSUD Banten 11 Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan Jumlah Bayi Yang Mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap/UCI (Universl Child Imunization) dibawah 1 tahun di Desa/Kelurahan 100,00 80,10 80,10 Dinkes Prevalensi HIV (%) <0,5 0,03 100,00 Dinkes No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Persentase kasus baru Tuberkulosis Paru (BTA positif) yang disembuhkan (%) 92,00 84,00 91,30 Dinkes Angka penemuan kasus Malaria per 1.000 penduduk <1 <1 100,00 Dinkes Presentasi puskesmas yang melaksanakan program pengendalian Penyakit Tidak Menular (%) 60,00 100,00 166,67 Dinkes Persentase cakupan penduduk yang terakses air minum berkualitas (%) 79,00 76,50 96,84 Dinkes 8 Kefarmasian Dan Perbekalan Kesehatan Persentase ketersediaan obat buffer di Provinsi Banten (%) 100,00 93,74 93,74 Dinkes Persentase Sarana Kesehatan, Produksi dan Distribusi Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang berkualitas (%) 80,00 80,00 100,00 Dinkes 10 Pengembangan dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Kesehatan Prosentase Institusi Pendidikan Kesehatan binaan yang terakreditasi (%) 100,00 96,97 96,97 Dinkes Terlaksananya Puskesmas yg melaksanakan SIKDA (Unit) 222 Unit 222 Unit 100,00 Dinkes Puskesmas Yang Melaksanakan Upaya Kesehatan Kerja (Unit) 60 Unit 161 Unit 268,33 Dinkes Prosentase Sarana dan prasarana Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat Provinsi Banten (%) 100,00 0,00 0,00 Dinkes Persentase Pembinaan Dinas Kesehatan dan RS yang melayani pasien penduduk 100,00 100,00 100,00 Dinkes No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) miskin peserta program Jamkesmas (%) Jumlah Tenaga Kesehatan RS Malingping yang ditingkatkan kemampuannya (orang) 27 Orang 28 Orang 103,70 RSUD Malingping 12 Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan Masyarakat Jumlah industri formal dan informal yang mendapatkan promosi kesehatan kerja 200 Industr i 332 Industri 166,00 Dinkes Prosentase pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat pekerja (%) 80,00 80,00 100,00 Dinkes Ketersediaan Obat, Bahan dan Alat Penunjang RSUD Malingping (%) 100,00 100,00 100,00 RSUD Malingping Jumlah Pasien Mendapat Layanan Kesehatan Gratis 200 Orang 1.200 Orang 600,00 RSUD Malingping Lengkapnya pengisian rekam medik 24 jam setelah selesai pelayanan (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Tersedianya data dan informasi sesuai kebutuhan dan kemampuan (%) 90,00 90,00 100,00 RSUD Banten Terselenggaranya kegiatan peningkatan pelayanan kesehatan BLUD 100,00 100,00 100,00 RSUD Banten Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 13 Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Prosentase jaringan jalan provinsi dalam kondisi mantap (%) 100,00 84,28 84,28 DPUPR Prosentase panjang jembatan provinsi dalam kondisi mantap (%) 96,00 83,00 86,46 DPUPR No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) 15 Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Air Cakupan pelayanan pencegahan, penanggulangan dan pemulihan banjir dan abrasi (%) 12,11 11,80 97,44 DPUPR Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Teknis (ha) 5.151,1 Ha 4.734 Ha 91,90 DPUPR 14 Penataan Ruang Wilayah dan Kawasan Peningkatan Kualitas Penataan Ruang Kota (paket) 1 Paket 1 Paket 100,00 DPUPR Rasio Rencana Kawasan Strategis yang Tersusun (%) 2,50 2,50 100,00 DPUPR Cakupan ketersediaan regulasi dan dokumen rencana tata ruang wilayah (dok) 3 Dokum en 3 Dokumen 100,00 BAPPEDA Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman 17 Pengembangan dan Revitalisasi Infrastuktur Permukiman Tingkat ketersediaan air bersih dan sanitasi (m3) 1.983,7 5 m3 734,40 m3 37,02 DPRKP Pembangunan Infrastruktur Perumahan dan Pemukiman desa/kel (lokasi) 113 Lokasi 71 Lokasi 62,83 DPRKP Penyelesaian Gedung KP3B 1 Gedung 1 Gedung 100,00 DPRKP Pembangunan Gedung Kantor sebanyak 15 gedung 3 Gedung 3 Gedung 100,00 DPRKP 16 Pembinaan dan Penataan Perumahan Rasio Pembinaan dan Penataan Perumahan (%) 20,00 6,40 32,00 DPRKP Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat 23 Pembinaan, kerukunan, Kesatuan Bangsa dan Politik Cakupan Pembinaan lembaga yang sadar politik 363 Lembag a 363 Lembaga 100,00 Badan Kesbangpol Cakupan Pembinaan Lembaga Yang Terbina Sadar Kerukunan 426 Lembag a 426 Lembaga 100,00 Badan Kesbangpol No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Cakupan Kegiatan Pemeliharaan Stabilitas Daerah 100,00 100,00 100,00 Badan Kesbangpol 24 Pemeliharaan Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Rasio Pengamanan, Pengawalan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris daerah 100,00 100,00 100,00 Satpol PP Rasio Penegakan Peraturan Perundang- undangan 100,00 98,18 98,18 Satpol PP Rasio Pendataan dan Tindaklanjut Pelanggaran Peraturan Perundang- undangan 100,00 100,00 100,00 Satpol PP Rasio Pemeliharaan Ketenteraman dan Ketertiban Umum 100,00 100,00 100,00 Satpol PP 25 Penanggulangan Bencana Rasio Mitigasi dan Pengurangan Resiko Bencana (%) 100,00 100,00 100,00 BPBD Rasio Ketersediaan Peralatan dan Logistik, Pos Bencana dan Tanggap Darurat Bencana. (%) 100,00 100,00 100,00 BPBD Rasio Bantuan dan Rehabilitasi Pemulihan Kondisi Pasca Bencana (%) 100,00 100,00 100,00 BPBD Rasio Pelaksanaan Penanggulangan Bencana 100,00 100,00 100,00 BPBD Rasio Ketersediaan Sarana Prasarana Penanggulangan Bencana 100,00 100,00 100,00 BPBD Rasio Pelaksanaan Monitoring Rekontruksi Fisik di Kab. Lebak 100,00 60,00 60,00 BPBD Bidang Sosial 27 Penanganan Kemiskinan Jumlah masyarakat miskin yang memperoleh pemberdayaan sosial 1.420 KK 1.420 KK 100,00 Dinsos No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Jumlah Fakir Miskin Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang diberdayakan 1.370 KK 1.370 KK 100,00 Dinsos 29 Rehabilitasi Sosial Jumlah Lanjut Usia yang dilayani dan dilindungi 3.500 Orang 3.500 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Anak yang dilayani, dilindungi dan direhabilitasi 2.210 Orang 2.210 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Penyandang Disabilitas yang direhabilitasi 530 Orang 530 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Lembaga sosial anak yang dibina 40 Lembag a 40 Lembaga 100,00 Dinsos Jumlah tuna sosial yang direhabilitasi 680 Orang 680 Orang 100,00 Dinsos Jumlah PMKS yang memperoleh pelayanan, perlindungan dan bimbingan lanjut Balai Perlindungan Sosial (BPS) 307 Orang 307 Orang 100,00 Dinsos Jumlah PMKS yang memperoleh bimbingan sosial dan keterampilan dan bimbingan lanjut pada Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BP2S) 550 Orang 550 Orang 100,00 Dinsos 28 Perlindungan dan Jaminan Sosial Jumlah Korban Tindak Kekerasan/Pekerja Migran yang dilindungi (Orang) 366 Orang 366 Orang 100,00 Dinsos Jumlah bantuan untuk korban bencana (Orang) 6.300 Orang 6.300 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Taruna Siaga Bencana (TAGANA) yang dilatih (Orang) 1.452 Orang 1.452 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Masyarakat yang mendapat jaminan Sosial (Orang) 366 Orang 366 Orang 100,00 Dinsos No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) 26 Pemberdayaan Sosial Pelestarian Nilai- Nilai Kepahlawanan, Keperintisan, Kejuangan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial (K3KRS) 400 Orang 400 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Tenaga Kesejahteraan Sosial yang dibina 604 Orang 604 Orang 100,00 Dinsos Jumlah Penyuluhan Sosial yang dilaksanakan 640 Orang 640 Orang 100,00 Dinsos Cakupan Kegiatan peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai- nilai keagamaan 12 Kegiata n 12 Kegiatan 100,00 Biro Kesra Cakupan kelembagaan kelompok/badan/Le mbaga/ Oranganisasi keagamaan yang terfasilitasi 600 Lembag a 600 Lembaga 100,00 Biro Kesra Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Ketenagakerjaan 30 Pengembangan kelembagaan, Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Tingkat Hubungan Industrial,Kesejahte raan Pekerja dan Perlindungan Tenaga Kerja (%) 5,17 5,10 98,57 Disnakertrans 31 Peningkatan Produktivitas, Perluasan, Kesempatan Kerja dan Berusaha Menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka 0,5% setiap Tahunnnya (%) 10,06 10,06 100,00 Disnakertrans 32 Peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja Cakupan Kegiatan peningkatan Keterampilan dan Kesempatan Tenaga Kerja 688 Orang 1.812 Orang 263,37 Disnakertrans Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 34 Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengembangan Kota Layak Anak Kab/Kota (Forum Kader, POKJANAL) 1 Kab/Ko ta 2 Kab/Kota 200,00 DP3AKKB No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Rasio Pembinaan dan Pengembangan Jaringan kerja Lembaga masyarakat (TP. PKK Prov, Kab/Kota, Kec, HARGANAS) (%) 100,00 100,00 100,00 DP3AKKB Rasio Peningkatan Kapasitas Pengelola P2TP2A dan Lembaga lainnya (%) 20,00 20,00 100,00 DP3AKKB Rasio Peningkatan Kapasitas kelembagaan PUG TKP3, PSW (AP,PPRG) (%) 100,00 100,00 100,00 DP3AKKB Rasio Pembinaan Oranganisasi Wanita (BKOW dan lainnya) (%) 100,00 100,00 100,00 DP3AKKB Rasio Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan(P2WKSS ,GSI,APE) (%) 100,00 100,00 100,00 DP3AKKB Prosentase penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terlaporkan (Dalam dan Luar Provinsi) (%) 100,00 100,00 100,00 DP3AKKB Bidang Pangan 35 Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat Ketersediaan pangan yang cukup, aman dan merata 3 Dokum en 3 Dokumen 100,00 Dinas Ketapang Ketersediaan dokumen kebijakan infrastruktur dan pemberdayaan pangan 2 Dokum en 2 Dokumen 100,00 Dinas Ketapang Jumlah daerah rawan pangan yang tertangani (Kecamatan) 11 Kecama tan 11 Kecamata n 100,00 Dinas Ketapang Ketersediaan dokumen pasokan dan harga pangan lokal 1 Dokum en 1 Dokumen 100,00 Dinas Ketapang No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Jumlah cadangan pangan pemerintah (CPP) 200 Ton 125,67 Ton 62,84 Dinas Ketapang Cakupan layanan fasilitasi program bantuan Raskin/Rastra 100,00 100,00 100,00 Dinas Ketapang Jumlah cadangan pangan pemerintah dan masyarakat (CPP dan CPM) 807 Ton 780,10 Ton 96,67 Dinas Ketapang Jumlah Lembaga cadangan pangan masyarakat (Lembaga) 82 Lembag a 112 Lembaga 136,59 Dinas Ketapang Penganekaragaman Konsumsi Pangan Masyarakat (Skor PPH) 96,00 85,70 89,27 Dinas Ketapang Cakupan layanan penyuluh pada daerah sentra produksi (%) 80,00 80,00 100,00 Dinas Pertanian Bidang Lingkungan Hidup 36 Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Persentase kualitas air yang terpantau dan terinformasikan menurut SPM (%) 20,00 20,00 100,00 DLHK Rasio tindak lanjut terhadap jumlah pengaduan masyarakat akibat dugaan pencemaran/kerusa kan lingkungan hidup (%) 20,00 20,00 100,00 DLHK 38 Rehabilitasi dan Konservasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup Luas area rehabilitasi hutan dan lahan (ha) 8.000 Ha 5.236 Ha 65,45 DLHK Persentase peningkatan fungsi hutan dan kawasan lindung (%) 20,00 20,00 100,00 DLHK Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 44 Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga Perdesaan Rasio Desa/Kel Yang Mengalami peningkatan kapasitas kelembagaan 100,00 100,00 100,00 DPMD No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) masyarakat desa/kelurahan Rasio Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam pembangunan desa/kel (%) 13,00 13,00 100,00 DPMD Cakupan Pengembangan Inovasi dan Pemasyarakatan Teknologi Tepat Guna 2 Posyant ek 10 Posyantek 500,00 DPMD Rasio Penguatan Kemandirian Masyarakat Desa (Lembaga Keuangan Mikro Desa (BUMDes) (%) 100,00 100,00 100,00 DPMD Rasio Jumlah Kelompok Usaha Ekonomi Keluarga Pedesaan setiap desa terhadap jumlah desa keseluruhan (Pasar Desa, UED-SPP, UPPKS, Lumbung Desa) (%) 5,00 5,00 100,00 DPMD Rasio pembinaan dan pengembangan Ekonomi masyarakat (BKM, peralihan pengelolaan PNPM (%) 6,38 6,38 100,00 DPMD Cakupan Pembinaan Pemerintah Desa/Kel (pemerintah desa dan BPD) 6 Desa/K el 5 Desa/Kel 80,81 DPMD Cakupan pengembangan Pemerintahan Desa 1.261 Desa 1.238 Desa 98,18 DPMD Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana 33 Kependudukan dan Keluarga Berencana Cakupan Peningkatan integrasi pengelolaan layanan Keluarga Berencana 890,00 890,00 100,00 DP3AKKB No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) (orang) Cakupan Peningkatan Tata Kelola Administrasi Kependudukan (%) 100,00 57,78 57,78 DP3AKKB Bidang Perhubungan 45 Pengelolaan dan Penyelenggaraan Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian Rasio Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas Perhubungan melalui penyediaan sarana dan prasasarana lalu lintas angkutan menjadi 100% tahun 2017 48,91 48,91 100,00 Dinas Perhubungan Tingkat pembinaan dan pemantauan angkutan darat laut dan udara sejumlah 100% tahun 2017 60,63 59,30 97,81 Dinas Perhubungan Bidang Komunikasi dan Informatika 46 Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Telematika Meningkatnya penyelenggaraan dan pelayanan aksesbilitas serta kapasitas Telekomunikasi, informasi dan teknologi informatika sejumlah 100% tahun 2017. (%) 100,00 98,52 98,52 Diskominfo SP Cakupan Peningkatan Kapasitas dan Pembinaan Lembaga Penyiaran (%) 75,00 75,00 100,00 Diskominfo SP Cakupan Pemantauan Isi Siaran Radio dan Televisi (%) 75,00 75,00 100,00 Diskominfo SP Cakupan Penyelenggaraan Perizinan Penyiaran (%) 100,00 100,00 100,00 Diskominfo SP No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah 48 Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan K- UMKM Persentase Koperasi dan UMKM yang terakses sumber- sumber permodalan (%) 18,28 18,28 100,00 Dinkop UKM Tingkat pertumbuhan usaha masyarakat yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan (%) 18,28 18,28 100,00 Dinkop UKM 47 Pengembangan Produk dan Pemasaran K- UMKM Tingkat layanan teknologi, inovasi, daya saing, dan mutu produk koperasi dan UMKM (%) 29,00 29,00 100,00 Dinkop UKM Tingkat layanan akses akses pasar dan pemasaran bagi produk koperasi dan UMKM (%) 29,00 29,00 100,00 Dinkop UKM 49 Peningkatan Daya Saing, Kapasitas kelembagaan dan SDM K-UMKM Pesentase peningkatan kapasitas kelembagaan dan produktivitas Koperasi dan UMKM (%) 20,66 20,66 100,00 Dinkop UKM Persentase peningkatan kompetensi pelaku usaha KUMKM (%) 20,66 20,66 100,00 Dinkop UKM Bidang Penanaman Modal 50 Peningkatan Iklim Investasi Cakupan layanan regulasi perijinan bidang Penanaman Modal (%) 15,00 15,00 100,00 DPMPTSP 51 Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Nilai Realisasi Investasi PMA (Rp) 10,34 Triliyun 40,68 Triliyun 393,00 DPMPTSP Nilai Realisasi Investasi PMDN (Rp) 4,47 Triliyun 15,14 Triliyun 339,00 DPMPTSP Bidang Kepemudaan dan Olah Raga 52 Kepemudaan dan Kepramukaan Jumlah Organisasi pramuka yang mendapatkan 9 Kwartir 9 Kwartir 100,00 Dispora No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) pelayanan Kepramukaan (Kwartir) Jumlah Kelompok/ Organisasi Kepemudaan yang berperan dalam kewirausahaan (kel) 10 Kelomp ok 25 Kelompok 250,00 Dispora 53 Pembinaan, Pembudayaan dan Pengembangan Olahraga Rasio Cabang Olahraga Berprestasi terhadap jumlah kejuaraan tingkat nasional/regional (Event) 20 cabor/ 18 event 19 cabor/ 17 event 94,72 Dispora Tingkat pemenuhan prasarana dan sarana olahraga (Unit) 1 unit 1 unit 100,00 Dispora Bidang Statistik 3 Penyediaan Data Pembangunan Daerah Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan 40 Paket 40 Paket 100,00 40 Perangkat Daerah Bidang Kebudayaan 6 Pengelolaan dan Pengembangan Keragaman, Kekayaan dan Nilai Budaya Meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan (%) 20,00 18,00 90,00 Disdikbud Meningkatnya pelestarian tradisi masyarakat adat (%) 15,00 14,00 93,33 Disdikbud Meningkatnya pelestarian nilai- nilai tradisi dan kearifan lokal (%) 20,00 18,00 90,00 Disdikbud Meningkatnya pelestarian dan perlindungan cagar budaya, museum dan kesejarahan (%) 20,37 19,00 93,27 Disdikbud Meningkatnya Jumlah Pengunjung Museum 20,00 18,00 90,00 Disdikbud Bidang Perpustakaan 61 Pengembangan Minat dan Budaya Baca Tingkat kunjungan perpustakaan per hari (%) 500 (100%) 500 (100%) 100,00 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Meningkatnya kunjungan ke website BPAD (%) 125 (100%) 125 (100%) 100,00 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 60 Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan Peningkatan Jumlah Perpustakaan sesuai standar (%) 42 (100%) 42 (100%) 100,00 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bidang Kearsipan 59 Pembinaan Kearsipan Daerah Persentase SKPD Provinsi yang pengelolaan arsipnya sesuai dengan ketentuan (%) 41 (100%) 41 (100%) 100,00 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Persentase cakupan koneksi Jaringan Informasi Kearsipan Provinsi (JIKP) dengan seluruh SKPD, Kab/Kota (%) 41 (100%) 41 (100%) 100,00 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Urusan Pilihan Bidang Kelautan dan Perikanan 42 Pengelolaan sumberdaya laut, pesisir dan pulau- pulau kecil Luas Areal Konservasi Laut (Ha) 1 Ha 1 Ha 100,00 DKP Jumlah Tindak Pidana Kelautan dan Perikanan yang Diselesaikan (Kasus) 12 Kasus 13 Kasus 108,33 DKP Bidang Pariwisata 68 Pengelolaan dan Pengembangan Pariwisata Meningkatnya pengembangan daya tarik wisata (%) 20,00 20,00 100,00 Dinas Pariwisata Meningkatnya kualitas pengelolaan destinasi wisata (%) 23,08 23,08 100,00 Dinas Pariwisata Meningkatnya pengembangan produk dan usaha pariwisata (%) 20,00 20,00 100,00 Dinas Pariwisata Meningkatnya promosi wisata dalam negeri dan luar negeri (%) 20,11 20,11 100,00 Dinas Pariwisata 69 Pengembangan Kemitraan Kepariwisataan Tingkat penguatan kemitraan pariwisata, usaha ekonomi kreatif dan Lembaga/instansi pemerintah (%) 20,00 20,00 100,00 Dinas Pariwisata No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Rasio peningkatan kapasitas kelembagaan pariwisata (%) 19,67 19,67 100,00 Dinas Pariwisata Rasio peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dan instansi lainnya (%) 18,75 18,75 100,00 Dinas Pariwisata Bidang Pertanian 43 Peningkatan Produksi, Produktivitas Peternakan, Perikanan, Pertanian dan Perkebunan Peningkatan Produksi Padi (GKG) (ton) 2.396.6 99 Ton 2.405.501 Ton 100,37 Dinas Pertanian Surplus Beras (ton) 88.270 Ton 102.314 Ton 115,91 Dinas Pertanian Penyediaan Benih Sumber Padi (ha) 34.000 Ha 90.205 Ha 265,31 Dinas Pertanian Penyediaan Cadangan Benih Daerah (CBD) Padi (ha) 100.00 0 Ha 128.600 Ha 128,60 Dinas Pertanian Produksi Hortikultura (Durian, Manggis, Melon, Cabe Besar) (ton) 28.263 Ton 44.209 Ton 156,42 Dinas Pertanian Produksi Daging (sapi dan kerbau) (ton) 37.069, 66 Ton 55.729,84 Ton 150,34 Dinas Pertanian Cakupan peningkatan upaya- upaya rehabilitasi, diversifikasi, intensifikasi dan peremajaan tanaman perkebunan (ha) 500 Ha DLHK Cakupan ketersediaan sumber benih tanaman perkebunan (Unit) 3 Unit 3 Unit 100,00 DLHK Jumlah Unit usaha perkebunan terpadu (agrowisata) (Unit) 1 Unit DLHK cakupan ketersediaan sarana dan prasarana 3 Unit DLHK No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) pendukung pengembangan perkebunan (Unit) Cakupan ketersediaan benih tanaman perkebunnan yang berkualitas (batang) 107.00 0 Batang 200.000 Batang 186,92 DLHK Jumlah Produksi Perikanan Tangkap (Ton) 70.050 Ton 56.222 Ton 80,26 DKP Nilai Tukar Nelayan (NTN) >100 106,77 106,00 DKP Jumlah Produksi Benih Ikan (Milyar Ekor) 1,7 Milyar 6 Milyar 342,00 DKP Jumlah Produksi Perikanan Budidaya (Ton) 190.00 0 Ton 105.426 Ton 55,49 DKP 41 Peningkatan Daya Saing dan Pemasaran Produk Peternakan, Perikanan, Pertanian dan Perkebunan Nilai Tukar Petani (NTP) 106,00 99,73 94,98 Dinas Pertanian Cakupan Penerapan Good Agricultural Practice (GAP) / Standar Operational Procedure (SOP) Hortikultura (Unit) 3 Unit 4 Unit 133,33 Dinas Pertanian Cakupan kemitraan Kelompok Tani dan Dunia Usaha (Unit) 11 Unit 11 Unit 100,00 Dinas Pertanian Tingkat perkembangan jumlah aneka usaha kehutanan dan perkebunan (Unit) 6 Unit 6 Unit 100,00 DLHK Cakupan tingkat kemantapan tata usaha dan pembinaan industri kehutanan dan perkebunan (Unit) 250 Unit 250 Unit 100,00 DLHK Kontribusi Sektor Perikanan Terhadap PDRB 0,85 0,53 62,35 DKP Jumlah Ekspor Perikanan (Ton) 5.000 Ton 4.122 Ton 82,44 DKP No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Tingkat Kosumsi Ikan (Kg/Kapita) 30 Kg/Kap ita 33 Kg/Kapita 110,00 DKP 39 Pemberdayaan kelembagaan dan Sumberdaya Peternakan, Perikanan, Pertanian dan Perkebunan Cakupan Penumbuhan dan Pengembangan kelembagaan Pertanian (Unit) 5 Unit 5 Unit 100,00 Dinas Pertanian Cakupan Peningkatan Akses Kelompok tani terhadap Perbankan (Unit) 30 Unit 30 Unit 100,00 Dinas Pertanian Cakupan tingkat pemanfaatan teknologi terapan bidang kehutanan dan perkebunan (Unit) 2 Unit 2 Unit 100,00 Dinas Pertanian Peningkatan jumlah kelompok usaha mandiri (Unit) 30 Unit 26 Unit 86,67 Dinas Pertanian 40 Peningkatan Daya Dukung Sumberdaya Pertanian Cakupan ketersediaan Traktor (Unit) 200 Unit 228 Unit 114,00 Dinas Pertanian Cakupan ketersediaan Rice Milling Unit (RMU) (Unit) 5 Unit 11 Unit 220,00 Dinas Pertanian Cakupan Pengembangan Jaringan Irigasi (Ha) 4.000 Ha 1.500 Ha 37,50 Dinas Pertanian Bidang Kehutanan 37 Peningkatan Daya Dukung Sumber Daya Hutan dan Lahan Cakupan pengendalian penggunaan kawasan hutan (Unit) 6 Unit 6 Unit 100,00 DLHK Peningkatan jumlah kelompok pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan (kelompok) 10 Kelomp ok 15 Kelompok 150,00 DLHK Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral 63 Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Tingkat penambahan jumlah Instalasi dan 7.045 SS 6.903 SS 97,98 Dinas ESDM No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Sambungan Rumah Terpasang (SS) Tingkat penambahan jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit) 2 Unit 2 Unit 100,00 Dinas ESDM Persentase tingkat pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%) 100,00 100,00 100,00 Dinas ESDM Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen) 18 Dokum en 18 Dokumen 100,00 Dinas ESDM Cakupan keterselenggaraanny a Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan) 17 Lapora n 17 Laporan 100,00 Dinas ESDM 62 Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Cakupan ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen) 13 Dokum en 13 Dokumen 100,00 Dinas ESDM Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (Unit) 31 Unit 31 Unit 100,00 Dinas ESDM Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi) 5 Lokasi 5 Lokasi 100,00 Dinas ESDM No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Cakupan keterselenggaranya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 7 Lapora n 7 Laporan 100,00 Dinas ESDM 64 Pengembangan, Pengusahaan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Cakupan layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (ijin) 193 Ijin 193 Ijin 100,00 Dinas ESDM Cakupan layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen) 1 Dokum en 1 Dokumen 100,00 Dinas ESDM Cakuman layanan informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (Paket) 1 Paket 1 Paket 100,00 Dinas ESDM Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan) 4 Kegiata n 4 Kegiatan 100,00 Dinas ESDM Cakupan keterselenggaraanny a Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan) 1 Kegiata n 1 Kegiatan 100,00 Dinas ESDM Bidang Perdagangan 65 Peningkatan dan Pengembangan Perdagangan Cakupan Peningkatan Prasarana dan Sarana Kelancaran Distribusi Perdagangan/Pasar tradisional (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Cakupan Pemberdayaan dan Perlindungan Konsumen, dan Pengawasan Barang Beredar/Jasa (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag Bidang Industri 66 Peningkatan Daya Saing Industri Cakupan Penataan Kawasan dan Penguatan Struktur industri (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag Cakupan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Bidang Industri (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag Cakupan Peningkatan Mutu/Daya Saing, Stadarisasi dan Sertifikasi Produk (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag Cakupan Kemitraan Usaha dan Pengembangan klaster industri (%) 20,00 20,00 100,00 Disperindag Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Administrasi Pemerintahan 55 Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Jumlah Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat yang Terakomodir dalam Rencana Pembangunan Daerah 100,00 98,88 98,88 Sekretariat DPRD Jumlah Kegiatan Pembahasan dan Penetapan RAPERDA Serta Keputusan DPRD 100,00 63,72 63,72 Sekretariat DPRD Jumlah Dukungan Layanan Komunikasi, Informasi, Publikasi Alat Kelengkapan DPRD dan Sosialisasi Produk Hukum DPRD 100,00 88,88 88,88 Sekretariat DPRD Jumlah Kegiatan Pembahasan Rapat- rapat DPRD 100,00 99,77 99,77 Sekretariat DPRD No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Jumlah Kegiatan Pengawasan Oleh DPRD Terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah 100,00 80,11 80,11 Sekretariat DPRD Jumlah Kegiatan Peningkatan Kapasitas, Profesionalisme dan Ketersediaan Tenaga Ahli pendukung AKD 100,00 100,00 100,00 Sekretariat DPRD 22 Pembinaan, Pemantapan Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum Rasio Fasilitasi Penyelenggaraan Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum (%) 100,00 95,83 95,83 Biro Pemerintahan, Biro ARTP, Biro Umum Rasio Fasilitasi Administrasi Pertanahan (%) 100,00 100,00 100,00 Biro BISDA Jumlah Dokumen Pedoman Pelaksanaan Pembangunan dan Standarisasi Harga Satuan Barang dan Jasa 2 Dokum en 2 Dokumen 100,00 Biro Adpem terserenggara layanan barang dan jasa secara terpusat 100,00 100,00 100,00 Biro Adpem rasio ketersedian dokumen ketatausahaan Biro 100,00 100,00 100,00 Biro Adpem Rasio Kegiatan Fasilitasi LPSE Provinsi Banten (%) 100,00 100,00 100,00 Diskominfo SP Koordinasi Pengendalian Inflasi daerah (%) 100,00 Biro Bina Perekonomian Pengembangan dan Peningkatan Lembaga Keuangan daerah 15 Unit Biro Bina Perekonomian Penyusunan Bahan Kebijakan Pengembangan Perekonomian Daerah 10 Dokum en 5 Dokumen 50,00 Biro Bina Perekonomian No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Pengembangan Pelayanan Publikasi, Kerjasama Jaringan Media dan Informasi 100,00 100,00 100,00 Badan Penghubung Peningkatan Pengelolaan Informasi Komunikasi dan Dokumentasi 100,00 100,00 100,00 Badan Penghubung Pengelolaan Sistem layanan Informasi Promosi 100,00 100,00 100,00 Badan Penghubung Meningkatnya kualitas dan kuantitas kebijakan bidang kesejahteraan rakyat 16 Dokum en 16 Dokumen 100,00 Biro Kesra 58 Peningkatan Kesadaran dan Pengembangan Produk Hukum dan HAM Rasio ketersediaan Dokumen Produk Hukum (%) 20,00 20,00 100,00 Biro Hukum Cakupan Kegiatan Peningkatan Kesadaran Hukum dan HAM (%) 100,00 100,00 100,00 Biro Hukum 56 Penataan kelembagaan dan Ketatalaksanaan Perangkat Daerah Rasio ketersediaan Dokumen penataan kelembagaan Perangkat Daerah, Lembaga lain bagian perangkat daerah, Ketatalaksanaan, Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja Perangkat Daerah. (%) 100,00 95,00 95,00 Biro Organisasi Bidang Pengawasan 70 Pembinaan, Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Rasio Peningkatan kualitas pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur.(%) 100,00 95,00 95,00 INSPEKTORAT Bidang Perencanaan 19 Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah Cakupan ketersediaan Dokumen perencanan dan 100,00 100,00 100,00 BAPPEDA No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) penganggaran pembangunan (%) 18 Pengendalian Pembangunan Daerah Cakupan Hasil Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pembangunan (%) 100,00 100,00 100,00 BAPPEDA Rasio Pelaporan Pengendalian Pelaksanaan APBD (%) 100,00 100,00 100,00 Biro Adpem 21 Kerjasama Pembangunan Daerah Perencanaan Kerjasama Pembangunan Daerah 3 dokum en 3 dokumen 100,00 BAPPEDA, Biro Pemerintahan Koordinasi dan Fasilitasi Kerjasama Antar Daerah dan Luar Negeri 100,00 83,33 83,33 Biro Pemerintahan Bidang Keuangan 54 Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Jumlah Pendapatan Asli Daerah (Rp.) 4.431 T 5.695 T 129,00 BAPENDA Ketersediaan jumlah sistem/data/Dokum en/informasi penunjang peningkatan pendapatan daerah (Unit) 2 Unit 2 Unit 100,00 BAPENDA, BPKAD Ketersediaan Sistem/Data/Inform asi Pengelolaan Keuangan Daerah (Unit) 3 Unit 3 Unit 100,00 BAPENDA, BPKAD Persentase ketepatan waktu pelaksanaan pembinaan, fasilitasi dan evaluasi pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten/Kota (%) 100,00 100,00 100,00 BAPENDA, BPKAD No Program Indikator Kinerja Tahun 2017 Perangkat Daerah Target Realisasi Capaian (%) Cakupan fasilitasi, monitoring, dan evaluasi pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi (%) 100,00 100,00 100,00 BAPENDA, BPKAD 57 Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah Rasio fasilitasi pengelolaan perlengkapan dan aset daerah (%) 100,00 31,66 31,66 Biro Umum Persentase Pengelolaan Perlengkapan Asset 100,00 100,00 100,00 BPKAD Jumlah Kekayaan Daerah (Rp) 7.256 T BPKAD Bidang Kepegawaian 71 Pembinaan Karier dan Layanan Administrasi Kepegawaian Daerah Rasio Pembinaan dan Kesejahteraan PNS Provinsi Banten .(%) 100,00 100,00 100,00 BKD Rasio Pelayanan Administrasi Kepegawaian .(%) 100,00 95,00 95,00 BKD Rasio Pengembangan Sumber Daya Aparatur. (%) 100,00 95,00 95,00 BKD Bidang Pendidikan dan Pelatihan 67 Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Rasio Penyelenggaraan Diklat dan Bimtek Aparatur .(%) 100,00 96,29 96,29 BPSDM Rasio Ketersediaan Bahan Penunjang Kediklatan dan Bimtek Aparatur .(%) 100,00 100,00 100,00 BPSDM Bidang Penelitian dan Pengembangan 20 Penelitian, Pengembangan Kebijakan Strategis, Inovasi Daerah, dan IPTEK Ketersediaan Dokumen kebijakan hasil Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah (%) 100,00 100,00 100,00 BAPPEDA 71 Program 254 Indikator Rata-rata (%) 108,30 43 PD Berdasarkan capaian Indikator Kinerja Daerah diatas secara umum pelaksanaan kinerja program sudah berjalan baik, namun masih terdapat 15 indikator kinerja program yang belum tercapai, kondisi tersebut karena beberapa permasalahan yang akan dijelaskan pada sub bab 2.3 Permasalahan Pembangunan Daerah. 2.2.2 Evaluasi Pelaksanaan RKPD sampai Tahun Berjalan Tabel 2.16 Rekapitulasi Kemajuan Pelaksanaan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2018 No Perangkat Daerah Pagu Realisasi TW I TA 2018 Fisik Keuangan 1 Badan Kepagawaian Daerah 26.846.714.000 14.08 11.39 2 Badan Kesbangpol 23.656.362.000 13.76 12.92 3 Badan Penanggulangan Bencana Daerah 23.641.985.500 18.12 13.03 4 Badan Pendapatan Daerah 262.910.514.000 15.87 13.60 5 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah 4.946.759.806.528 2.47 2.47 6 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia 67.890.963.000 13.84 9.97 7 Badan Penghubung 10.302.880.000 26.50 20.36 8 Badan Perencanaan Pembangunan 62.154.400.000 14.79 11.57 9 Biro Administrasi Pembangunan 8.945.000.000 16.66 14.76 10 Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan 41.422.852.000 13.88 5.51 11 Biro Infrastruktur 2.384.210.000 14.71 14.24 12 Biro Perekonomian 3.880.000.000 16.32 9.48 13 Biro Hukum 4.247.257.000 25.84 20.11 14 Biro Kesra 5.947.186.000 15.70 9.61 15 Biro Organisasi 2.719.438.000 12.52 5.07 16 Biro Pemerintahan 2.816.260.000 21.46 7.19 17 Dinas Energi Sumber Daya Mineral 49.746.832.000 11.64 10.58 18 Dinas Kelautan dan Perikanan 50.776.220.200 12.24 11.45 19 Dinas Pemuda dan Olahraga 44.599.800.000 13.32 5.88 20 Dinas Kesehatan RSUD Banten RSUD Malingping 203.747.378.000 263.581.241.931 77.534.174.069 2.12 11.10 13.61 2.29 6.61 6.90 21 Dinas Ketahanan Pangan 23.519.207.000 22.47 15.18 22 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 78.800.074.800 20.24 10.22 23 Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian 52.995.396.500 15.51 6.42 24 Dinas Koperasi dan UMKM 27.650.973.200 2.60 2.60 25 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan 66.501.100.000 15.96 14.95 26 Dinas Pariwisata 31.261.920.000 13.05 12.69 27 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 29.038.400.000 11.36 9.69 28 Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana 40.613.841.000 9.11 8.59 29 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 32.685.775.000 11.46 4.20 30 Dinas Pendidikan 1.898.308.177.909 14.05 10.31 31 Dinas Perhubungan 77.077.000.000 14.56 7.08 32 Dinas Perindustrian 117.371.093.080 6.34 3.63 dan Perdagangan 33 Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah 31.133.270.000 21.65 12.17 34 Dinas Pertanian 83.392.038.000 19.50 12.26 35 Dinas Sosial 49.295.680.000 12.16 11.22 36 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman 482.357.545.000 4.21 1.03 37 Inspektorat 51.892.076.000 14.67 12.05 38 Satpol PP 28.358.400.000 16.44 15.71 39 Sekretariat DPRD 733.578.000.000 18.20 17.23 40 Biro Umum 143.719.959.000 17.01 16.56 41 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 1.399.559.844.000 1.595 0.707 Berdasarkan tabel diatas Dinas Pekerjaan Umum realisasi fisik dan keuangan yang paling rendah yaitu 1.59% dan 0.707%, dan yang paling tinggi realisasinya yaitu Badan Penghubung dengan realisasi fisik 26.50% dan realisasi keuangan 20.36%. Rencana Pembangunan di Provinsi Banten tidak hanya didanai dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten, terdapat juga pendanaan yang bersumber dari APBN. Adapun perkembangan pendanaan pembangunan yang bersumber dari APBN berupa dana dekonsentrasi, tugas pembantuan dan DAK (Dana Alokasi Khusus) yang dikelola oleh Perangkat Daerah Provinsi maupun Perangkat Daerah Kabupaten/Kota. Rekapitulasi Alokasi APBN di Provinsi Banten Tahun 2017 dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2.17 Rekapitulasi Pelaksanaan Dana Dekonsentrasi Menurut Perangkat Daerah Triwulan IV Tahun 2017 No Perangkat Daerah Pagu Penyerapan (Rp) Penyerapan (Fisik) 1 BAPPEDA Provinsi Banten 583.546.000,00 100 92,00 100 95,50 100 92,00 100 95,50 2 Biro Pemerintahan SETDA Provinsi Banten 429.052.000,00 100 56,60 100 60,10 3 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten 2.048.111.000,00 100 87,14 100 90,64 4 Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten 3.209.321.000,00 100 99,29 100 100 5 Dinas Kesehatan Provinsi Banten 32.956.499.000,00 100 86,18 100 89,68 6 Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten 24.750.180.000,00 100 99,83 100 100 7 Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Banten 3.293.519.000,00 100 99,15 100 100 8 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten 1.354.760.000,00 100 94,54 100 98,04 9 Dinas Pariwisata Provinsi Banten 1.719.200.000,00 100 80,79 100 84,29 10 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten 27.508.220.000,00 100 86,60 100 90,10 11 Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten 2.300.000.000,00 100 97,71 100 100 12 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten 300.000.000,00 100 94,54 100 98,04 13 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten 17.078.445.000,00 100 94,89 100 98,39 14 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten 2.756.129.000,00 100 96,55 100 100 15 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten 1.166.191.000,00 100 94,10 100 97,60 16 Dinas Pertanian Provinsi Banten 26.465.940.000,00 100 97,89 100 100 17 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi 874.211.000,00 100 78,21 100 81,71 Banten 18 Dinas Sosial Provinsi Banten 16.971.858.000,00 100 98,43 100 100 19 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten 6.960.080.000,00 100 87,83 100 91,33 TOTAL 172.725.262.000,00 100 92,94 100 96,44 Dari tabel di atas realisasi dana dekonsentrasi sudah cukup baik, untuk realisasi keuangan sebesar 92.94% dan realisasi fisik sebesar 96.44%. Berikut ini Rekapitulasi Alokasi APBN di Provinsi Banten Tahun Anggaran 2018: Tabel 2.18 Rekapitulasi Alokasi Dekonsentrasi Provinsi Banten Tahun Anggaran 2018 Perangkat Daerah/Kegiatan Pagu Realisasi Rp (%) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Dan Keluarga Berencana Provinsi Banten 2.200.000.000,00 - - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten 304.900.000,00 - - BAPPEDA Provinsi Banten 1.026.431.000,00 - - Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Banten 2.609.274.000,00 - - Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Banten 3.352.342.000,00 - - Dinas Kesehatan Provinsi Banten 28.056.802.000,00 156.195.000,00 0.56 Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten 17.362.900.000,00 3.156.224.989,00 18.18 Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Banten 3.510.232.000,00 - - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten 1.315.259.000,00 - - Dinas Pariwisata Provinsi Banten 2.369.665.000,00 - - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi 30.432.189.000,00 1.961.276.190,00 6.44 Banten Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten 953.008.000,00 - - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten 12.264.718.000,00 2.296.000,00 0.02 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten 2.866.565.000,00 - - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten 1.028.568.000,00 - - Dinas Pertanian Provinsi Banten 19.119.151.000,00 532.900.000,00 2.79 Dinas Sosial Provinsi Banten 18.889.672.000,00 - - Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Banten 5.453.463.000,00 - - Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten 223.940.000,00 - - Total 153.339.079.000,00 5.804.300.179,00 3.79 Dari tabel tersebut penyerapan Triwulan I TA 2018 masih rendah (3.79%) dari pagu Rp153.339.079.000,00 dengan realisasi sebesar Rp5.804.300.179,00 Tabel 2.19 Rekapitulasi Alokasi APBN di Provinsi Banten Tahun Anggaran 2018 No Uraian Pagu Realisasi Rp (%) 1 DEKONSENTRASI 153.339.079.000,00 5.804.300.179,00 3,79 2 DESENTERALISASI 1.570.105.138.000,00 47.876.639.400,00 3,05 - DANA ALOKASI KHUSUS FISIK 629.188.785.000,00 - - - DANA DESA 940.916.353.000 ,00 47.876.639.400,00 5,09 3 KANTOR DAERAH 7.598.890.960.000,00 533.500.811.386,00 7,02 4 KANTOR PUSAT 1.703.155.695.000,00 44.775.053.066,00 2,63 5 TUGAS PEMBANTUAN 213.851.276.000,00 1.390.458.297,00 0,65 Grand Total 11.239.342.148.000,00 633.347.262.328,00 5,64 2.3 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DAERAH Pemerintah Provinsi Banten pada Tahun 2017 telah melaksanakan 35 bidang urusan, yaitu 6 Urusan Wajib Pelayanan Dasar, 15 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar, 7 Urusan Pilihan, dan 7 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang. Penyelenggaraan Urusan tersebut dilaksanakan melalui 71 program dan 1.109 kegiatan yang dilaksanakan oleh 43 Perangkat Daerah (PD) sesuai tugas pokok dan fungsinya. Penyelenggaraan Urusan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun 2017 mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 13 ayat (1) Pembagian Urusan Pemerintahan Konkuren antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi, serta Daerah Kabupaten/Kota. 2.3.1 Penyelenggaraan Urusan Wajib Penyelenggaraan Urusan Wajib Pelayanan Dasar melaksanakan 6 Urusan Bidang 22 program dan 307 kegiatan yang tersebar di 11 (sebelas) Perangkat Daerah, yaitu: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Dinas Kesehatan; RSUD Malingping; RSUD Banten; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik; Satuan Polisi Pamong Praja; Badan Penanggulangan Bencana Daerah; dan Dinas Sosial Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar sebesar Rp2.355.073.727.839,00 dan realisasi sebesar Rp1.935.179.191.946,00 atau sebesar 82,17% dengan realisasi fisik sebesar 94,64%. Adapun Urusan Wajib Pelayanan Dasar yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun 2017, sebagai berikut : 2.3.1.1 Urusan Wajib Bidang Pendidikan Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Pendidikan didukung oleh 4 program dan 50 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp592.449.296.232,00 dan realisasi sebesar Rp490.219.131.468,00 atau sebesar 82,74% dengan realisasi fisik sebesar 86,37%. 2.3.1.2 Urusan Wajib Bidang Kesehatan Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Kesehatan didukung oleh 8 program dan 66 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten, RSUD Malingping, dan RSUD Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp394.646.517.690,00 dan realisasi sebesar Rp293.677.690.064,00 atau sebesar 74,42% dengan realisasi fisik sebesar 93,26%. 2.3.1.3 Urusan Wajib Bidang Pekerjaan Umum Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang didukung oleh 5 program dan 84 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Badan Perencanaan Pembangnan Daerah Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp1.001.898.774.684,00 dan realisasi sebesar Rp903.624.178.223,00 atau sebesar 90,19% dengan realisasi fisik sebesar 94,32%. Permasalahan dan Solusi pada Urusan Wajib Bidang Pekerjaan Umum yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman Provinsi Banten, adalah: 2.3.1.4 Urusan Wajib Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman didukung oleh 4 program dan 29 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp256.470.604.638,00 dan realisasi sebesar Rp144.205.431.394,00 atau sebesar 56,23% dengan realisasi fisik sebesar 90,99%. 2.3.1.5 Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat didukung oleh 5 program dan 47 kegiatan yang dilaksanakan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp62.912.608.000,00 dan realisasi sebesar Rp57.532.443.425,00 atau sebesar 91,45% dengan realisasi fisik sebesar 97,60%. 2.3.1.6 Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Sosial Pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar Bidang Sosial didukung oleh 6 program dan 31 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Sosial Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp46.695.926.595,00 dan realisasi sebesar Rp45.920.317.372,00 atau sebesar 98,34% dengan realisasi fisik sebesar 99,85%. 2.3.2 Penyelenggaraan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Penyelenggaraan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar melaksanakan 15 Urusan Bidang 25 program dan 290 kegiatan yang tersebar di 40 (empat puluh) Perangkat Daerah, sedangkan 3 (tiga) Perangkat Daerah lainnya tidak melaksanakan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar adalah : RSUD Malingping, RSUD Banten, dan Dinas Sosial Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar sebesar Rp361.175.238.217,00 dan realisasi sebesar Rp324.918.285.875,00 atau sebesar 89,96% dengan realisasi fisik sebesar 90,42%. 2.3.2.1 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Ketenagakerjaan. Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Ketenaga Kerjaan didukung oleh 5 program dan 25 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp63.628.690.600,00 dan realisasi sebesar Rp55.406.482.806,00 atau sebesar 87,08% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.2.2 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak didukung oleh 3 program dan 13 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp14.194.733.600,00dan realisasi sebesar Rp13.054.070.140,00 atau sebesar 91,96% dengan realisasi fisik sebesar 99,07%. 2.3.2.3 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pangan Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pangan didukung oleh 3 program dan 18 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp9.838.485.000,00 dan realisasi sebesar Rp9.143.252.523,00 atau sebesar 92,93% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.2.4 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Lingkungan Hidup Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Lingkungan Hidup didukung oleh 4 program dan 39 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp42.713.347.250,00 dan realisasi sebesar Rp39.625.790.500,00 atau sebesar 92,77% dengan realisasi fisik sebesar 99,36%. 2.3.2.5 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa didukung oleh 3 program dan 16 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp8.677.192.800,00 dan realisasi sebesar Rp7.391.717.850,00 atau sebesar 85,19% dengan realisasi fisik sebesar 98,07%. 2.3.2.6 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana didukung oleh 1 program dan 9 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp2.951.566.200,00 dan realisasi sebesar Rp2.243.011.264,00 atau sebesar 75,99% dengan realisasi fisik sebesar 87,45%. 2.3.2.7 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Perhubungan Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Perhubungan didukung oleh 3 program dan 24 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perhubungan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp56.548.788.215,00 dan realisasi sebesar Rp53.259.341.889,00 atau sebesar 94,18% dengan realisasi fisik sebesar 98,41%. 2.3.2.8 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Komunikasi dan Informatika Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Komunikasi dan Informatika didukung oleh 3 program dan 17 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp40.976.956.153,00 dan realisasi sebesar Rp36.373.395.158,00 atau sebesar 88,77% dengan realisasi fisik sebesar 98,40%. 2.3.2.9 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah didukung oleh 5 program dan 23 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp17.025.619.550,00 dan realisasi sebesar Rp14.802.718.871,00 atau sebesar 86,94% dengan realisasi fisik sebesar 98,87%. 2.3.2.10 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Penanaman Modal Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Penanaman Modal didukung oleh 4 program dan 18 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp20.855.061.750,00 dan realisasi sebesar Rp17.539.661.856,00 atau sebesar 84,10% dengan realisasi fisik sebesar 90,01%. 2.3.2.11 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kepemudaan dan Olah Raga Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kepemudaan dan Olah Raga didukung oleh 4 program dan 26 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp39.513.373.900,00 dan realisasi sebesar Rp36.953.791.234,00 atau sebesar 93,52% dengan realisasi fisik sebesar 97,81%. 2.3.2.12 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Statistik Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Statistik didukung oleh 1 program dan 41 kegiatan yang dilaksanakan pada 40 Perangkat Daerah Provinsi Banten, sedangkan 3 (tiga) Perangkat Daerah lainnya yang tidak melaksanakan Urusan di Bidang Statistik adalah RSU Malingping dan RSUD Banten, dan Dinas Sosial Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp17.773.347.000,00 dan realisasi sebesar Rp14.384.550.378,00 atau sebesar 80,93% dengan realisasi fisik sebesar 97,42%. 2.3.2.13 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kebudayaan Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kebudayaan didukung oleh 1 program dan 5 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp7.029.378.049,00 dan realisasi sebesar Rp6.540.063.400,00 atau sebesar 93,04% dengan realisasi fisik sebesar 96,00%. 2.3.2.14 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Perpustakaan Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Perpustakaan didukung oleh 4 program dan 12 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp15.852.965.650,00 dan realisasi sebesar Rp14.773.785.006,00 atau sebesar 93,19% dengan realisasi fisik sebesar 98,87%. 2.3.2.15 Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kearsipan Pada Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar Bidang Kearsipan didukung oleh 1 program dan 4 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp3.595.732.500,00 dan realisasi sebesar Rp3.426.653.000,00 atau sebesar 95,30% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.3 Penyelenggaraan Urusan Pilihan Penyelenggaraan Urusan Pilihan melaksanakan 7 Urusan Bidang 15 program dan 189 kegiatan yang tersebar di 6 (enam) Perangkat Daerah, yaitu: Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung pada Urusan Pilihan sebesar Rp137.159.121.419,00 dan realisasi sebesar Rp125.288.963.312,00 atau sebesar 91,35% dengan realisasi fisik sebesar 97,88%. 2.3.3.1 Urusan Pilihan Bidang Kelautan dan Perikanan Pada Urusan Pilihan Bidang Kelautan dan Perikanan didukung oleh 3 program dan 30 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp15.867.814.050,00 dan realisasi sebesar Rp12.886.214.027,00 atau sebesar 81,21% dengan realisasi fisik sebesar 94,25%. 2.3.3.2 Urusan Pilihan Bidang Pariwisata Pada Urusan Pilihan Bidang Pariwisata didukung oleh 4 program dan 19 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp21.490.544.470,00 dan realisasi sebesar Rp19.608.547.122,00 atau sebesar 91,24% dengan realisasi fisik sebesar 95,25%. 2.3.3.3 Urusan Pilihan Bidang Pertanian Pada Urusan Pilihan Bidang Pertanian didukung oleh 6 program dan 78 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp49.983.086.124,00 dan realisasi sebesar Rp47.263.987.082,00 atau sebesar 94,56% dengan realisasi fisik sebesar 98,32%. 2.3.3.4 Urusan Pilihan Bidang Kehutanan Pada Urusan Pilihan Bidang Kehutanan didukung oleh 1 program dan 2 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp1.016.000.000,00 dan realisasi sebesar Rp971.512.500,00 atau sebesar 95,62% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.3.5 Urusan Pilihan Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral Pada Urusan Pilihan Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral didukung oleh 5 program dan 28 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp30.256.976.000,00 dan realisasi sebesar Rp26.932.350.780,00 atau sebesar 89,01% dengan realisasi fisik sebesar 99,74%. 2.3.3.6 Urusan Pilihan Bidang Perdagangan Pada Urusan Pilihan Bidang Perdagangan didukung oleh 1 program dan 11 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp3.801.070.950,00 dan realisasi sebesar Rp3.541.279.846,00 atau sebesar 93,17% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.3.7 Urusan Pilihan Bidang Industri Pada Urusan Pilihan Bidang Industri didukung oleh 3 program dan 21 kegiatan yang dilaksanakan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp14.743.629.825,00 dan realisasi sebesar Rp14.085.071.955,00 atau sebesar 95,53% dengan realisasi fisik sebesar 100%. 2.3.4 Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang melaksanakan 7 Urusan Bidang 15 program dan 323 kegiatan yang tersebar di 17 (tujuh belas) Perangkat Daerah, yaitu: Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Penghubung, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Inspektorat Provinsi, Biro Administrasi Pembangunan Daerah, Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan, Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam, Biro Bina Perekonomian, Biro Hukum, Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Umum, Biro Organisasi, Biro Pemerintahan dan Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung pada Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang sebesar Rp718.349.233.721,00 dan realisasi sebesar Rp586.327.145.530,00 atau sebesar 81,62% dengan realisasi fisik sebesar 97,35%. Adapun Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun 2017, sebagai berikut : 2.3.4.1 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Administrasi Pemerintahan Pada Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Administrasi Pemerintahan didukung oleh 6 program dan 144 kegiatan yang dilaksanakan pada Badan Penghubung, Biro Pemerintahan, Biro Umum, Biro Hukum, Biro Organisasi, Biro Administrasi Pembangunan Daerah, Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan, Biro Bina Perekonomian, Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam, Biro Kesejahteraan Rakyat, dan Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp393.291.522.074,00 dan realisasi sebesar Rp353.474.491.952,00 atau sebesar 89,88% dengan realisasi fisik sebesar 97,60%. 2.3.4.2 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pada Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Pendidikan dan Pelatihan didukung oleh 3 program dan 16 kegiatan yang dilaksanakan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp49.932.228.652,00 dan realisasi sebesar Rp46.308.207.555,00 atau sebesar 92,74% dengan realisasi fisik sebesar 98,96%. 2.3.4.3 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Penelitian dan Pengembangan Pada Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Bidang Penelitian dan Pengembangan didukung oleh 1 program dan 2 kegiatan yang dilaksanakan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten. Alokasi Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp3.399.387.000,00 dan realisasi sebesar Rp2.039.748.000,00 atau sebesar 60,00% dengan realisasi fisik sebesar 87,32%. 2.3 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DAERAH 2.3.1 Permasalahan Bidang Pendidikan Permasalahan dan Solusi pada Urusan Wajib Bidang Pendidikan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten, adalah: