Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Februari 2017 Plt. GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, ttd SUMARSONO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 10 Februari 2017 SEKRETARIS DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, ttd SAEFULLAH BERITA DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TAHUN 2017 NOMOR 22006 Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, YAYAN YUHANAH NIP 196508241994032003 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 Lampiran : Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 15 TAHUN 2017 Tanggal 7 Februari 2017 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dokumen "Rencana Kontinjensi Bencana Banjir Tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2017" telah selesai disusun bersama-sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), Lembaga Non Pemerintah, Forum PRB Provinsi DKI Jakarta. Dokumen ini merupakan panduan para pemangku kepentingan Provinsi DKI Jakarta dalam menetapkan Rencana Operasi pada fase Kesiapsiagaan,tanggap darurat dan Transisi ke Pemulihanbanjir Tahun 2017sehingga dapat mengurangi korban dan kerugian yang tidak kita harapkan bersama. Pemerintah Provinsi Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta aktif dalam menyusun Dokumen Rencana Kontinjensi Banjir 2017. Kami menyadari dalam penyusunan Rencana Kontinjensi ini masih terdapat kekurangan, dikarenakan keterbatasan standar data dan waktu maka diperlukan saran dan kritikan dari pembaca. Semoga dokumen ini bermanfaat bagi semua pihak dan terima kasih. Plt. GUBERNUR PROVINSIDAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, ttd SUMARSONO DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN 3 A. Latar Belakang 3 B. Dasar Hukum 3 C. Gambaran Umum Wilayah 4 D. Potensi Kejadian Banjir di Jakarta 5 BAB II. PENETAPAN DAN PENGEMBANGAN SKENARIO 6 A. Penetapan Skenario • 6 B. Pengembangan Skenario 6 BAB III. TUJUAN, KEBIJAKAN DAN STRATEGI 16 A. Tujuan 16 B. Kebijakan 16 C. Strategi 17 BAB IV. PERENCANAAN KLASTER 19
1.Kepulauan Seribu 21 414 23 011 23 340 . 1,74 1,43
2.Jakarta Selatan 2 071 628 2 164 070 2 185 711 1,08 1,00
3.Jakarta Tirriur 2 705 818 2 817 994 2 843 816 1,00 0,92
4.Jakarta Pusat 895 371 910 381 914 182 0,42 0,42.
5.Jakarta Barat 2 292 997 2 430 410 2 463 560 1,45 1,36
6.Jakarta Utara 1 653 178 1 729 444 1 747 315 1,11, 1,03 - DKI jakarta 9 640 406 10 075 310 10 177 924 1,09 1,02 surnber/source: Proyeksi Penduduk Indonesta 2010-2035nndonesia Population Projection 20/0-2035 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 4 Jurniah Penduduk Iribuj Kabupaten/Kota Population (thousand) Regency/City Laju P-erturnbuhan Penduduk per Ta hun Annual Pop ulation Growth note (%) mo2====ikm LAPORAN IMERA11 UMUllt 2.5 5 7.5 km .1 1:.11t.er1.4 kwumkm,. J•11 Kory~ . C.2. Hidrologi Secara hidrologis khususnya mengenai air permukaan, terdapat 13 sungai yang mengalir membelah Jakarta (sebaran 13 sungai yang melintasi wilayah ProvInsi DKlJakarta terlamplr). Kondisi sungai ini cukup memprihatinkan dengan tingkat sedimentasi dan pengangkutan sampah tinggi. Akibatnya, jika hujan tinggi terjadi di hulu, permukaan air sungai dengan cepat meluap, yang pada gilirannya akan mengancam daerah rendah di Jakarta terutama daerah Jakarta Utara. D. Potensi Kejadian Banjir di Jakarta Potensi banjir di Jakarta dipengaruhi tiga aspek utama yaitu :
1.Banjir yang disebabkan oleh curah hujan lokal yang tinggi sehingga saluran drainase dan sungai meluap
2.Banjir kiriman yang disebabkan curah hujan tinggi di daerah hulu, yaitu Depok, Bogor, Puncak dan Cianjur sehingga sungai meluap.
3.Banjir yang disebabkan ROB (meningkatnya tinggi muka air laut) sehingga air tidak bisa terbuang kelaut terutama untuk kawasan di pantai utara DKI Jakarta diantaranya Kamal Muara, Pluit, Penjaringan, Kalibaru, Cilincing dan Marunda. Sejarah banjir di Jakarta pada tahun 2007 sekitar 45% dari wilayah DKI Jakarta2 dan menelan korban meninggal sebanyak 80 jiwa3 Banjir 2007 juga menimbulkan kerusakan dan kerugian terhadap aset terkena banjir yang melanda DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (JABODETABEK) diperkirakan senilai Rp. 5,16 trilyun4. Sementara itu data dari BPBD Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2013 banjir menggenangi 124 kelurahan 538 RW 2014 banjir menggenangi 125 kelurahan 634 RW 2015 banjir menggenangi 70 kelurahan 702 RW 2016 banjir menggenangi 57 Kelurahan 201 RW Peta Sebaran Banjir Bulan Februari 2016 Sumber Peta Pusdalops BPBD ProvInsi DKI Jakarta 2 RPJMD DKI Jakarta 2013-2017 3 Laporan Kajian Banjir 2013 (BPBD DKI Jakarta, 2013) 4 BAPPENAS, Perkiraan kerusakan dan kerugian paska bencana banjir awal februari 2007 di wilayah JABODETABEK, 2007, hal. vii Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 Disepakati perkiraan itu dianalisa berdasarkan :
1.Perkiraan curah hujan lokal wilayah DKI Jakarta
2.Perkiraan curah hujan wilayah Depok, Bogor, Puncak dan Cianjur
3.Perkiraan naiknya muka air laut (ROB) Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan informasi dari Program Studi Meteorologi Institut Teknologi Bandung serta penghitungan kalender munculnya bulan penuh didapat data sebagai berikut :
1.Perkiraan curah hujan lokal di Provinsi DKI Jakarta mencapai puncaknya pada dasarian pertama dan kedua Februari 2017 dengan perkiraan curah hujan mencapai 100 — 200 mm/dasarian;
2.Perkiraan Curah hujan bagian hulu di wilayah Depok, Bogor. Puncak dan Cianjur mencapai puncaknya pada dasarian pertama bulan Februari 2017 dengan perkiraan curah hujan mencapai 100-200 mm/dasarian;
3.Perkiraan naiknya muka air laut yang terjadi pada saat bulan purnama, yaitu sekitar tanggal 11 s.d 12 Februari 2017. Berdasarkan pada analisa potensi bencana banjir sebagaimana disebutkan diatas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan 3 skenario perkiraan darurat banjir yaitu :
1.Skenario Tanggap Darurat diperkirakan pada tanggal 12 Februari 2017 dengan masa 7 (tujuh) hari 12 s.d 18 Februari 2017;
2.Skenario Kesiapsiagaan ditetapkan H-10 sejak tanggal awal skenario tanggap darurat yaitu tanggal 2 s.d 11 Februari 2017;
3.Skenario Transisi ke Pemulihan diperkirakan H+7 sejak tanggal akhir skenario tanggap darurat diperkirakan tanggal 19 s.d 25 Februari 2017 Mengingat kondisi cuaca yang kerap berubah maka rencana kontinjensi ini dapat disesuaikan mengikuti perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi baik itu berupa waktu kejadian ataupun metode pelaksanaannya B. PENGEMBANGAN SKENARIO Perkiraan skenario yang dikembangkan dalam Rencana Kontinjensi ini adalah kejadian banjir Tahun 2017. Pengembangan skenario banjir pada rencana kontinjensi sebagai berikut : B.1. Kondisi Kesiapsiagaan B.1.1. Perkiraan Skenario Kejadian Sesuai dengan analisa resiko bencana pada point A ditetapkanlah Kesiapsiagaan selama 10 (sepuluh hari) pada tanggal 2 Februari s.d 11 Februari 2017. Curah hujan yang terjadi pada kondisi Kesiapsiagaan adalah 100 — 200 mm/dasarian, hal ini mengakibatkan ketinggian muka air di pos pantau Katulampa dan Depok (untuk sungai Ciliwung) serta pintu air yang masuk ke Jakarta mencapai (siaga II), pos-pos pantau ketinggian air di pintu air beberapa hulu sungai lainnya (Pintu air Karet mencapai siaga I, pintu air Manggarai siaga I, dan pintu air Sunter Hulu siaga II), serta ketinggian muka air laut di pos Pasar Ikan mencapai 200-250 cm. Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 6 B.1.2.Skenario Dampak Skenario dampak menjelaskan asumsi dampak terhadap aspek-aspek kehidupan akibat suatu bencana mempertimbangkan kerentanan dan kapasitas masyarakat yang terkena dampak bencana yang meliputi : a) Aspek Kependudukan Perkiraan Risiko Penduduk Wilayah Terdampak (Per Wilayah) pada saat Kesiapsiagaan tahun 2017 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2016, sebagai berikut : 1) Sebaran banjir akan berdampak pada 16 Kecamatan, 25 Kelurahan dan 86 RVV 2) Jumlah penduduk yang terdampak banjir : 327.005 Jiwa 3) Jumlah penduduk yang mengungsi : 9.810 Jiwa. 4) Penduduk yang terancam jiwa : 7 jiwa (rata-rata jumlah korban jiwa per 3 tahun terakhir) 5) Jumlah penduduk risiko tinggi : 491 Jiwa. (asumsi: 5°/0 dari total pengungsi) 6) Jumlah penduduk yang sakit : 981 Jiwa. (asumsi: 10% dari total pengungsi) b) Aspek Kewilayahan Perkiraan Wilayah Terdampak (Per Wilayah) pada saat Kesiapsiagaan tahun 2017 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2015, sebagai berikut : 1 JAKARTA BARAT 1 4CENGKARENG 1 RAWA BUAYA 01, 02, 04, 011 2 5KALI DERES 2 TEGAL ALUR 03, 04, 05, 09, 012 3 KEBON JERUK 3 KEDOYA SELATAN 005 1 24 KEDOYA UTARA 02, 08 4 KEMBANGAN 5 KEMBANGAN UTARA 03, 04, 05, 010 4 JAKARTA SELATAN 1 3 KEBAYORAN BARU 1 CIPETE UTARA 02, 06, 07 22 PETOGOGAN 002, 003 2 KEBAYORAN LAMA 3 CIPULIR 010 1 4 PONDOK PINANG 005 1 3 PANCORAN 5 2RAWAJATI 001, 007 4 PESANGGRAHAN 6 ULUJAMI 005 1 5 5CILANDAK 7 PONDOK LABU 01, 03, 07, 09, 010 6 MAMPANG PRAPATAN 8 BANGKA 02, 03, 04 3 7 8PASAR MINGGU 9 PEJATEN TIMUR 01, 03, 05, 06-010 810 JATI PADANG 02-06, 08-010 JAKARTA TIMUR 1 5JATINEGARA BIDARA CINA 05, 07, 011, 014, 015 82 KAMPUNG MELAYU 01-08 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 7 4 CIRACAS il • PADEMANGAN PENJARINGAN KRAMAT JATI CAWANG 01, 02, 03, 05, 08, 012 CILILITAN CIPINANG MELAYU MAKASAR RAMBUTAN PADEMANGAN BARAT PLUIT PENJARINGAN 06, 07 03, 04 05, 07 02, 03, 06 05 01, 05, 011, 016, 020, 021 017 MAKASAR d'M-a 4 JAKARTA UTARA 2 2 2 3 1 6 Sumber: Hasil Rekapitulasi Data Laporan PUSDALOPS BPBD, Tahun 2015 c) Aspek Obyek Vital Perkiraan Obyek Vital Terdampak pada saat Kesiapsiagaan tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013, sebagai berikut :
1.Jumlah Kantor Pemerintahan terdampak : 29 Unit;
2.Jumlah Puskesmas terdampak : 14 Unit;
3.Jumlah Rumah Sakit terdampak : 4 Unit;
4.Jumlah Sekolah terdampak : 128 Unit;
5.Jumlah Universitas terdampak : 6 Unit;
6.Jumlah Stasiun Kereta Api terdampak : 2 Unit;
7.Jumlah Gardu Listrik Tergenang : 7 Unit. d) Aspek akses Transportasi Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya diperkirakan 25 jalur jalan terganggu akibat genangan banjir dengan ketinggian air mencapai 50 s.d 80 cm dengan lama genangan 2 s.d 4 jam, adapun rincian wilayah yang tergenang antara lain : -: No Wilayah 9 , 1 Jakarta Barat
1.Citraland-Cengkareng,
2.Rawa Buaya 4
3.JI. S. Parman,
4.JI. Kyai Tapa, 2 Jakarta Utara
1.TI. Podomoro,
2.Teluk Gong,
3.Sunter Jaya RT 06/09,
4.Cilincing KBN 4 3 Jakarta Timur
1.JI. DI Panjaitan,
2.JI. Swadaya Duren Sawit,
3.Dpn RS Duren Sawit,
4.Perintis Kemerdekaan,
5.JI. Pinang Ranti 5 4 Jakarta Pusat
1.TL. Coca Cola (Cepu 13),
2.Kolong Lenmark (Dukuh Bawah),
13.Gn. Sahari,
4.JI. Latuharhary,
5.JI. Letjen Suprapto, 5 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, Z017 8 5 Jakarta Selatan
1.JI. Raya Cileduk depan BNI,
2.JI. Bank,
3.Kalibata-Dewi Sartika (Jmbtn Ciliwung),
4.Depan Tarakanita,
5.Deplu-Pesanggrahan,
6.Komplek POLRI pd. Karya,
7.Pd. Karya JI. Bangka 9-11 7 Jumlah lokasi/kawasan yang tergenang 25 B.2. Kondisi Tanggap Darurat B.2.1. Perkiraan Skenario Kejadian Dengan semakin meningkatnya intensitas curah hujan di Wilayah Provinsi DKI Jakarta dan wilayah hulu yaitu Bogor, Depok, Puncak dan Cianjur, menurut informasi BMKG dan Ahli dari ITB diperkirakan mencapai 280-400 mm/dasarian. Berdasarkan analisa resiko bencana dimaksud maka ditetapkanlah Kondisi Tanggap darurat selama 7 (tujuh hari) pada tanggal 12 Februari s.d 18 Februari 2017 dengan indikator :
1.Ketinggian mukai air di pos pemantauan Katulampa dan Depok (untuk sungai Ciliwung) mencapai siaga I, pos pemantauan ketinggian air di beberapa pintu air hulu sungai lainnya meliputi Pintu air Karet, pintu air Manggarai, dan pintu air Sunter Hulu mencapai Siaga I
2.Ketinggian muka air laut di Pos Pasar Ikan yang mencapai >250 cm (siaga I)
3.Meningkatnya gangguan terhadap Akses jalan tergenang
4.Meningkatnya gangguan terhadap obyek vital B.2.2.Skenario Dampak Skenario dampak menjelaskan asumsi dampak terhadap aspek-aspek kehidupan akibat suatu bencana. Skenario dampak berfokus pada aspek-aspek terdampak yang harus segera dipulihkan dalam fase tanggap darurat. Pengembangan asumsi dampak mempertimbangkan kerentanan dan kapasitas masyarakat yang terkena dampak bencana seperti progress pekerjaan mitigasi struktural, pemahaman masyarakat akan risiko, kesiapsiagaan, dan ketersediaan sumberdaya dalam penanggulangan bencana. Aspek-aspek terdampak banjir meliputi : a)Aspek Kependudukan Perkiraan Risiko Penduduk Wilayah Terdampak (Per Wilayah) pada saat Tanggap Darurat tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2015, sebagai berikut : 1) Sebaran banjir akan berdampak pada 22 kecamatan, 49 Kelurahan, 151 RW 2) Jumlah penduduk di seluruh kelurahan terdampak banjir: 606.395 Jiwa. 3) Jumlah penduduk yang mengungsi : 19.497 Jiwa (asumsi: 3% dari total penduduk terdampak). 4) Penduduk yang terancam jiwa : 12 jiwa (rata rata jumlah korban jiwa per 3 tahun terakhir) 5) Jumlah penduduk risiko tinggi : 975 Jiwa. (asumsi: 5 % dari total pengungsi) 6) Jumlah penduduk yang sakit : 1.950 Jiwa. (asumsi: 10% dari total pengungsi) Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 b)Aspek Kewilayahan Perkiraan Wilayah Terdampak (Per Wilayah) pada saat Tanggap Darurat tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2015, sebagai berikut : 1 JAKARTA BAFtAT 1 CENGKARENG CENGKARENG BARAT 09, 10, 11, 14 4 2 DURI KOSAMBI 04, 05, 06 3 3 KAPUK 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 11, 12, 13, 15,16 14 4 KEDAUNG KALI ANGKE 01, 04, 05, 08 4 5 RAWA BUAYA 01, 02, 04, 11 4 2 GROGOL PETAMBURAN 6 JELAMBAR 01, 04 2 7 WIJAYA KESUMA 05 1 3 KALI DERES 8 TEGAL ALUR 03, 04, 05, 09, 12 5 4 KEBON JERUK 9 KEDOYA SELATAN 05 1 10 KEDOYA UTARA 02, 08 2 5 KEMBANGAN 11 KEMBANGAN UTARA 03, 04, 05, 10 4 2 JAKARTA SELATAN 1 KEBAYORAN BARU 1 CIPETE UTARA 02, 06, 07 3 2 PETOGOGAN 02, 03 2 2 KEBAYORAN LAMA 3 CIPULIR 10 1 4 KEBAYORAN LAMA UTARA 11 1 5 PONDOK PINANG 05 1 3 PANCORAN 6 KALIBATA 05 1 7 RAWAJATI 01, 07 2 4 PESANGGRAHAN 8 ULUJAMI 05 1 5 TEBET 9 BUKIT DURI 10, 11, 12 3 10 MANGGARAI 04 1 6 CILANDAK 11 PONDOK LABU 01, 03, 07, 09, 10 5 12 CILANDAK TIMUR 01, 03 2 7 MAMPANG PRAPATAN 13 BANGKA 02, 03, •04 3 14 MAMPANG PRAPATAN 01, 04, 05, 06 4 15 TEGAL PARANG 03, 04, 05 3 8 PASAR MINGGU 16 PEJATEN TIMUR 011 03, 05, 06, 07, 08, 09, 10 8 17 JATI PADANG 02, 03, 04, 05, 06, 08, 09, 10 8 3 JAKARTA TIMUR JATINEGARA 1 BIDARA CINA 05, 07, 011, 14, 5 15 Rencana Kontinjenst Banjir DKIJakarta, 2017 10 2 KAMPUNG MELAYU 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08 8 2 KRAMAT JATI 3 CAWANG 01, 02, 03, 05, 08, 012 6 4 CILILITAN 06, 07 2 5 DUKUH 03, 04, 05, 06 4 3 MAKASAR 6 CIPINANG MELAYU 03, 04 2 7 HALIM PERDANA KUSUMA 05, 07, 08 3 8 MAKASAR 05, 07 2 9 RAMBUTAN 02, 03, 06 3 4 CIRACAS 1,0 CIRACAS 03, 04, 05, 06, 08, 09 6 4 JAKARTA UTARA 1 CILINCING 1 MARUNDA 07 1 2 SEMPER BARAT 03, 04 2 3 SEMPER TIMUR 03 1 4 SUKAPURA 02, 08, 010 3 3 PADEMANGAN 5 PADEMANGAN BARAT 05 1 4 PENJARINGAN 6 KAPUK MUARA 01 1 7 PLUIT 01, 05, 011, 16, 20, 21 6 8 PENJARINGAN 017 1 9 TUGU SELATAN 03 1 10 RAWA BADAK SELATAN 01, 02, 05 3 5 TANJUNG PRIOK 11 WARAKAS 014 1 Sumber: Hastl Rekapitulasi Data Laporan P(JSDALOPS BPBD, Tahun 2016 c) Aspek Obyek Vital Perkiraan obyek vital terdampak pada saat Tanggap Darurat tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013, sebagai berikut :
1.Jumlah Kantor Pemerintahan terdampak : 88 Unit;
2.Jumlah Puskesmas terdampak : 42 Unit;
3.Jumlah Rumah Sakit dan Klinik terdampak : 12 Unit;
4.Jumlah Sekolah terdampak : 388 Unit;
5.Jumlah Universitas terdampak : 19 Unit;
6.Jumlah Stasiun Kereta Api terdampak : 6 Unit;
7.Jumlah Gardu Listrik Tergenang : 21 Unit. d) Aspek Akses Transportasi Untuk kondisi tanggap darurat diperkirakan jalur jalan yang terganggu akibat genangan banjir 82 lokasi, dengan ketinggian air mencapai 50 s.d 100 cm dengan lama genangan diatas 4 jam, adapun rincian wilayah yang tergenang antara lain : N' A, , 0$!!: !er ena Jumlah 1 Jakarta 1. JI. Daan Mogot, 13 Barat 2. Puri Kembangan, Rencana Kontinjensi Banjir DKI jakarta, 2017 11
3.Depan Walikota Jakarta Barat,
4.Citraland-Cengkareng,
5.Kebun Jeruk- Tangerang,
6.Depan SAMSAT Barat,
7.Rawa Buaya,
8.Latumenten-Empang,
9.JI. Asirot Sukabumi Selatan RT1/5 Kb. Jeruk,
10.Keluar Tol Puri Kembangan,
11.JI. S. Parman,
12.JI. Kyai Tapa,
13.Pos Pengumben 2 Jakarta Utara •
1.TI. Podomoro,
2.Tl. Plumpang,
3.JI. Perintis Kemerdekaan,
4.JI. Kapuk Muara,
5.Cakung Priuk dpn KBN,
6.Kelapa Gading,
7.Teluk Gong,
8.JI. Yos Sudarso,
9.Justus,
10.Gaya Motor,
11.Sunter Jaya RT 06/09,
12.Pegangsaan,
13.JI. Hibrida,
14.Cilincing KBN 14 3 Jakarta Timur
1.JI. DI Panjaitan,
2.JI. Asem Baris, Kp. Melayu,
3.Tol Kolong Cawang/Terowongan Mina,
4.JI. Otista Raya,
5.Underpass Cawang,
6.Cipinang Melayu,
7.Dari RS. Carolus-Matraman,
8.JI. Swadaya Duren Sawit, • 15
9.Dpn RS Duren Sawit,
10.Bidara Cina,
11.Perintis Kemerdekaan,
12.JI. Kolonel Sugiono,
13.Jatinegara Barat,
14.JI. Kebon Pala Halim,
15.JI. Pinang Ranti 4 Jakarta 1. Lampu Merah Coca Cola (Cepu 13) f 17 Pusat 2. Gambir
3.RS. Carolus-Matraman
4.Kolong Landmark (Dukuh Bawah)
5.St. Tanah Abang -Jatibaru
6.Gn. Sahari, Pintu Besi depan Hotel Golden • ,
7.JI. Latuharhary
8.• JI. Biak
9.Depan Sarinah Lajur Kiri ,
10.Kampung Bencong , ,
11.Rawa Sari
12.31. Letjen Suprapto Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 12
13.Petojo Selatan
14.Roxy
15.Kemayoran
16.Petamburan
17.31. Caringin , 5 Jakarta Selatan
1.Tl. Bangka,
2.JI. Raya Cileduk dpn BNI,
3.Tl. Kostrad Tn. Kusir,
4.dpn Pom Bensin Pertanian,
5.31. Bank,
6.Kalibata-Dewi Sartika (Jmbtn Ciliwung),
7.Depan Htl Four Season,
8.Depan Tarakanita,
9.Kemang Bawah,
10.Abdul Majid,
11.Kemang Puri Sakti,
12.jl. Gatot Subroto dpn Pajak,
13.Kemang Selatan,
14.Deplu-Pesanggrahan,
15.Tl. Jeruk Purut,
16.Tl. Blok 0,
17.J1. Raya Pd Indah,
18.Komplek POLRI pd. Karya, 19.31. P. Antasari,
20.Pd. Pinang Timur 2,
21.Kemang Utara,
22.Pd. Karya 31. Bangka 9-11,
23.Kalibata Jambul 23 Jumlah lokasi/kawasan yang tergenang 82 B.3. Perkiraan Kronologis Kejadian Transisi ke Pemulihan B.3.1.Skenario Kejadian 1) Dengan berakhirnya masa tanggap darurat maka ditetapkan masa Transisi ke Pemulihan ke pemulihan selama 7 hari pada tanggal 19 s.d 25 Februari 2017 2) Ketinggian muka air di pos pantau Katulampa dan Depok (untuk sungai Ciliwung) serta pintu air yang masuk ke Jakarta sudah mengalami penurunan mencapai siaga III, pos-pos pemantauan ketinggian air di pintu air beberapa hulu sungai lainnya (Pintu air Karet mencapai siaga I, pintu air Manggarai siaga I, dan pintu air Sunter Hulu siaga II) 3) Ketinggian muka air laut di Pasar Ikan sudah mencapai 170 - 200 cm (siaga III) 4) Curah hujan < 100 mm/dasarian 5) Akses Jalan Yang Terganggu, dengan tinggi genangan berkisar >10 s/d 75cm. B.3.2.Skenario Dampak Skenario dampak menjelaskan asumsi dampak terhadap aspek-aspek kehidupan akibat suatu bencana. Skenario dampak berfokus pada aspek-aspek terdampak yang harus segera dipulihkan dalam fase Transisi ke Pemulihan. Pengembangan asumsi dampak mempertinnbangkan kerentanan dan kapasitas masyarakat yang terkena dampak bencana seperti pemahaman masyarakat akan risiko, kesiapsiagaan, dan ketersediaan sumberdaya dalam penanggulangan bencana. Aspek-aspek terdampak banjir meliputi : Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 13 a) Aspek Kependudukan Perkiraan Risiko Penduduk Wilayah Terdampak (Per Wilayah) pada saat Transisi ke Pemulihan tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2015, sebagai berikut : 1) Sebaran banjir akan berdampak pada 11 kecamatan, 16 Kelurahan, 69 RW 2) Jumlah penduduk yang terdannpak banjir : 254.316 Jiwa 3) Penduduk yang terancam jiwa : 0 jiwa. 4) Jumlah penduduk yang mengungsi : 7.629 Jiwa. 5) Jumlah penduduk risiko tinggi : 381 Jiwa. (5°A) dari total pengungsi) 6) Jumlah penduduk yang sakit : 763 Jiwa. (10% dari total pengungsi) b) Aspek Kewilayahan Perkiraan wilayah terdampak pada saat Transisi ke Pemulihan tahun 2017 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013 sampai dengan 2016, sebagai berikut : 1 JAKARTA BARAT j J 1 1 CENGKARENG 1 RAWA BUAYA 01, 02, 04, 011 4 2 KALI DERES 2 TEGAL ALUR 03, 04, 05, 09, 012 5 3 KEMBANGAN 3 KEMBANGAN UTARA 03, 04, 05, 010 4 JAKARTA SELATAN 1 KEBAYORAN LAMA 1 CIPULIR 010 1 2 PONDOK PINANG 005 1 2 CILANDAK 3 PONDOK LABU 01, 03, 07, 09, 010 5 3 MAMPANG PRAPATAN 4 BANGKA 02, 03, 04 3 4 PASAR MINGGU 5 PEJATEN TIMUR 01, 03, 05, 06- 010 8 6 JATI PADANG 02-06, 08-010 8 JAKARTA TIMUR 1 JATINEGARA 1 BIDARA CINA 05, 07, 011, • 014, 015 5 2 KAMPUNG MELAYU 01-08 8 2 KRAMAT JATI 3 CAWANG 01, 02, 03, 05, 08, 012 6 4 CILILITAN 06, 07 2 3 MAKASAR 5 CIPINANG MELAYU 03, 04 2 JAKARTA UTARA 1 P ENJARI NGAN 1 PLUIT 01, 05, 011, 016, 020, 021 6 2 PENJARINGAN 017 1 JUMLAH „.. Sumber: Hasil Rekapitulasi Data Laporan PUSDALOPS BPBD, Tahun 2015 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 14 c) Aspek Obyek Vital Perkiraan obyek vital terdampak pada saat Transisi ke Pemulihan tahun 2016 berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, hasil analisa data kejadian dari tahun 2013, sebagai berikut :
1.Jumlah Kantor Pemerintahan terdampak : 8 Unit;
2.Jumlah Puskesmas terdampak : 4 Unit;
3.Jumlah Rumah Sakit terdampak : 1 Unit;
4.Jumlah Sekolah terdampak : 39 Unit;
5.Jumlah Universitas terdampak : 2 Unit;
6.Jumlah Stasiun Kereta Api terdampak : 0 Unit;
7.Jumlah Gardu Listrik Tergenang : 2 Unit. d)Aspek Akses Transportasi Untuk kondisi tanggap darurat diperkirakan jalur jalan yang terganggu akibat genangan banjir sama dengan kondisi tanggap darurat yaitu 82 lokasi, namun ketinggian air hanya 30 s.d 50 cm dengan lama genangan dibawah 2 jam. s.d 4 jam, adapun rincian wilayah yang tergenang antara lain : (), ena _. . , 1 Jakarta Barat
1.Citraland-Cengkareng,
2.Rawa Buaya 4
3.JI. S. Parman,
4.JI. Kyai Tapa, 2 Jakarta Utara
1.TI. Podomoro,
2.Teluk Gong,
3.Sunter Jaya RT 06/09,
4.Cilincing KBN 4 3 Jakarta Timur
1.JI. DI Panjaitan,
2.JI. Swadaya Duren Sawit,
3.Dpn RS Duren Sawit,
4.Perintis Kemerdekaan,
5.JI. Pinang Ranti 5 4 Jakarta Pusat
1.TL. Coca Cola (Cepu 13),
2.Kolong Lenmark (Dukuh Bawah),
3.Gn. Sahari,
4.JI. Latuharhary,
5.JI. Letjen Suprapto, 5 5 Jakarta Selatan
1.JI. Raya Cileduk dpn BNI,
2.JI. Bank,
3.Kalibata-Dewi Sartika (Jmbtn Ciliwung),
4.Depan Tarakanita,
5.Deplu-Pesanggrahan,
6.Komplek POLRI pd. Karya,
7.Pd. Karya JI. Bangka 9-11 7 Jumlah lokasi/kawasan yang tergenang 25 Rencana Kontinjensi Banjir DK1Jakarta, 2017 15 A. Tujuan Dokumen rencana kontinjensi ini disusun sebagai pedoman penanganan bencana banjir tahun 2017 yang diaktifkan sesuai syarat, kriteria dan aturan yang telah ditetapkan. Selain itu dokumen ini menjadi dasar memobilisasi sumber daya para pemangku kepentingan pada saat siaga, tanggap dan Transisi ke Pemulihan bencana dalam melakukan penanggulangan bencana yang cepat dan efektif. B. Kebijakan Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana pasal 7 ayat 1 dicantumkan mengenai Pemerintah atau Pemerintah Daerah menyatakan status darurat. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dinyatakan siapa yang menyatakan status darurat, tanpa indikasi. Di UU Nomor 24 Tahun 27 tentang PB itu disebutkan indikator status keadaan darurat pada Pasal 7 ayat 2, yaitu:
1.Jumlah korban;
2.Kerugian harta benda;
3.Kerusakan prasarana dan sarana;
4.Cakupan luas wilayah yang terkena dampak;
5.Dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan. Status darurat baru dinyatakan setelah kaji cepat telah dilakukan dan memberikan analisis kaji cepat, menyangkut peristiwa bencana dan dampak bencana yang terjadi. Dalam kaji cepat itu, sesuai dengan amanah UU No. 24 Tahun 2007 pasal 49, yang perlu dikaji adalah:
1.cakupan lokasi bencana;
2.jumlah korban;
3.kerusakan prasarana dan sarana;
4.gangguan terhadap fungsi pelayanan umum serta pemerintahan;
5.kemampuan sumber daya alam maupun buatan. Berdasarkan Peraturan Kepala BNPB nomor 13 Tahun 2014 tentang Pengarusutamaan gender di Bidang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Kepala BNPB nomor 14 tahun 2014 tentang Penanganan, Perlindungan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Dalam Penanggulangan Bencana maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didalam melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana banjir memperhatikan perlindungan, pemenuhan hak, kemudahan akses dan partisipasi penanyandang disabilitas serta responsif gender dengan memperhatikan pemenuhan hak-hak kebutuhan laki-laki dan perempuan secara adil . Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 16 PELA KSANA DARURAT , Leading Sektor: Dinas PKPSupporting:Satpol PP, Dinkes, PMI, SARJakarta,Leading Sektor: BPBDSupporting:Dinas Sosial, Satpol PP,KODAM Jaya, PMJ, Koops AU1, KoArmabar, Dinas Pendidikan, DinasLingkungan Hidup, Dinas Pemuda danORLeading Sektor: Dinas KesehatanSupporting:RSUD, AGD Dinkes, BidokkesPMJ, Kodam Jaya, Dinas Sumber DayaAir, PMI 11.1 1111.1SirkaiaW1 1111111511 ffi lMigliiigiMingeipri041111101~. :0*:4: 4t= 1‹. 0:g:k0 Tik04 Alffli fil Lea d ing sektor: Sudin . Penanggulangan Kebakaran danPenyelamatanSupporting : Satgaspol PP, Sudinkes,PMILeading Sektor:BPBDSupporting:Sudin Sosial, SatgaspolPP, Sudin Pemuda dan OR, SudinPendidikan, POLRES, KODIM, SudinLingkungan HidupLeading Sektor: Sudin KesehatanSupporting:PKM Kecamatan &Kelurahan PMI, RSUD, AGD, Bido kke s PMJ, Sudin Sumber Daya Air 'M 1.3 w! .< r. LU
1.Klaster Pencar'ian dan Penyelamatan A. Situasi Untuk menekan jatuhnya korban jiwa maka personil dan peralatan pendukung Tim Penyelamatan dan Evakuasi disiagakan selama 24 jam penuh sejak ditetapkan masa Kesiapsiagaan banjir. Jumlah personil dan peralatan akan ditambah saat diakifkannya masa tanggap darurat. Perkiraan jumlah petugas dari Klaster Pencarian dan Penyelamatan pada masing-masing Kelurahan disesuaikan dengan jumlah pengungsi pada setiap Kelurahan. Tim Evakuasi perlu memperhatikan aspek gender dan pelayanan bagi kelompok rentan terutama bagi penyandang disabilitas. B. Pola Komando dan Kegiatan Pendukun Menyediakan personil dan sarana pencarian dan penyelamatan 2 Melakukan operasi pencarian dan penyelamatan serta pengamanan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Tim Rescue Satpol PP, Tim Kantor SAR Jakarta, Tim Rescue PMI Jakarta Tim AGD Dinkes Tim Rescue Satgaspol PP, Tim Kantor SAR Jakarta, Tim Rescue PMI Jakarta Tim AGD Dinkes Kasudin PKP (Penanggulanga n Kebakaran dan Penyelamatan) Kasudin PKP (Penanggulanga n Kebakaran dan Penyelamatan) Sudin Kesehatan3 Memfasilitasi kelancaran tindakan rujukan Tim AGD Sudinkes Tim Rescue Sudin PKP Tim Rescue PMI Jakarta Kasudin Kesehatan Rencana Kontinjensi Ranjir DKI Jakarta, 2017 19 Proyeksi Kebutuhan 4, 2) <4-k 41. ,T Kantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor KelurahanKantor Kelurahan E n3., N 17 (0 _c 1-1 •r..... re _c r-I •1: CD 1-1 •r_ rt3 T-1 •r_ n".3 1-1 •rz ra ..-1 _c ra 1-11 hari T.: 1 hari a] 1-1 3. 77 Personil 175 unit1.467 pcs143 unit371 pcs 2 .,.-1 .4-84 Unit57 unit1.617 personil 1.206 Personil ( 6 pers / tim) 201 unit603 pcs49 unit49 unit603 pcs603 set ..i= 0-1 `4" = 01 Cr E . .i. - , 49 unit 1-1 C) N CL 0- C = (J)Sudin PKP Sudin PKP CL CL C = cr)Satpol PP KelurahanSudin PKPdanKelurahanSudin PKP danKelurahanAGD + PuskesmasKecamatan puskes kecamatan C CO -C ra 1_. a) _.Binmas / babinsa dan satgas pol PP a‘ , ;<.•tim penyelamat danperlengkapannyaPerahu dan perlengkapannyaJaket Plampung untukkorbanHTKendaraan PersonilRing Bouy / Ban Dalam Tali Carmante l/ Penyelamat Ambulance, Supir danParamedisTanduKendaraan PersonilPersonil patroli + HT ,-1 N rr) ,:t" Ln l0 N. (D 01 1-1 NI C C (13 n3 'D cm E .— ru 7") (..) ›.... = = QJ (I) 0_ CL 2 Patroli pengamananwilayah dan per lin dungan kelompok rentan 1-1 1 Melakukan kaji cepat dan pendataan 3 Melakukan piket siaga banjir 5 Menyiapkan sarana penanganan sampah/ lumpur akibat banjir. 6 Menyiapkan sarana pendampingan sosial & psikososial untuk warga terdampak yang dewasa, disesuaikan dengan adat istiadat setempat. Patroli pengamanan wilayah dan perlindungan kelompok rentan 2 Bimas Mitra Polres Babinsa Satgaspol PP Kasatgaspol PP Menyiapkan tempat/ tenda pengungsian yang mengakomodir kelompok rentan BPBD4 Sudin Sosial, Sudin Olah Raga, Sudin Pendidikan, Sudin Kehutanan BPBD BPBD Bimas Mitra Polres Babinsa, Satgaspol PP Kalak BPBD Satgaspol PP Polres, Kodim, Kasatgaspol PP Sudin Lingkungan Hidup Sudin Sumber Daya Air Kasudin Lingkungan Hidup Sudin Sosial PMI DKI Jakarta Kasudin Sosial
2.Klaster Pengungs'ian dan Perlindungan A. Situasi Apabila terjadi bencana banjir maka diperkirakan junnlah penduduk di 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi Provinsi DKI Jakarta yang terdampak sebanyak 649.910 jiwa dan yang mengungsi dikarenakan bencana tersebut sebanyak 19.497 jiwa. Jumlah pengungsi tersebut tersebar di 72 tempat pengungsian. Diperkirakan sekitar 25°/0 dari warga yang mengungsi tersebut termasuk kelompok rentan, diantaranya adalah ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, balita, kaum disabilitas, lansia, dan sejumlah warga yang sedang menderita sakit atau mempunyai riwayat penyakit yang sensitive dengan bencana banjir. B. Pola Komando dan Kegiatan Rencana Kontinjenst Banjir DKI Jakarta, 2017 21 Proyeks i Ke butuhan BPBDSudin SosialDPEDPESudinLingkunganHidupSudinLingkunganHidup _c = -JLurahLurah ra .= -4.-I ro -C 1-1 ro -C ri fiEi -C 1--1 CCI ...0 ..--1 (Z3 -C 1-11 hari CCI ..0 1-1 11:1 ..= 1-1 •,30 unit26 unit 110 buah75buah 1000 buah 15 set57 unit .„, 804 pcs201 set201 unit201 set49 unit201 set :I-. C = 1-1 0 C•1 49 set49 unit ;- " k - • , --:',:,,,e,,,,,, ,,,,k,,,,,,-,.,,p4 ,.4 .4 ., :; .0 ,1k.n,• :., -n 41 ,„,. ..k,-,7,-- KR, " ,,~ • BPBDSudin Sosial LLI a LLJ 0Sudin ' Lingkungan HidupSudinLingkunganHidup ..0 rcs 7 -J SudinLingkunganHidupKecamatan % z ; ' t.":•-',, . ".. ,: i# '1 ',,f4 -s -6 -'*'", < ,.''';'.4.,,,,-k t ':',.,-‹ .., .--,,-„,,,,,= „:N, .,,,,,. ,,,.,, ,„• -,, .„,--} ;--.: ,, ,,,7,:i< i;.. .;4 •N", ,w..-: ;',, - ,,. .^..&, , Alas tidurTenda dan personilGenset dan personilLampu peneranganTruck sampah dan personilKantong plastik tempatsampahGerobak sampah E = E = u 3 A ir Bersi h 1 Cadangan air bersih,-.1 r.i rn 1.- 1--1 rsi m d- SVV:4 ",";"'' Z '4;•J , - peralatan dasar C ITS CT C 2 -Y Cfl C z---. Cfl C = -Y -0 C a) CL fII C r0 1- C6 <J) 1-1 cv Rencana Kon tinjensf Banjir DKI Jakarta, 2017
3.Klaster Kesehatan A. Situasi Apabila terjadi bencana Banjir di Provinsi DKI Jakarta, diperkirakan akan terdapat masyarakat yang menjadi korban. Terdapat lebih dari 92 rumah sakit/sarana kesehatan yang tersebar diwilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yang tergabung dalam IKS (Ikatan Kerja Sama) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Untuk menjamin kesehatan korban banjir dan pengungsi maka dipersiapkan pos kesehatan sejumlah 1 Pos Pelayanan Kesehatan jika terdapat minimal 100 orang yang mengungsi. Pos Pelayanan Kesehatan beroperasi 24 jam penuh dibagi dalam 3 shift selama Kesiapsiagaan bencana. Setiap Pos Pelayanan Kesehatan yang diaktifkan mampu melayani 100 orang dalam waktu 24 jam. Pos kesehatan didirikan ketika pengungsi di suatu wilayah melebihi 100 orang. Pembiayaan untuk korban bencana banjir menggunakan anggaran bencana yang melekat di UPT Jamkesda Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. B. Pola Komando dan Kegiatan tOr<lirtatOrii
1.Mendata jumlah korban Sudin Kesehatan PKM Kecamatan, PKM Kepala Sudin dan pengungsi (kelompok rentan dan berkebutuhan khUsus) Kelurahan, PMI Jakarta Kesehatan
2.Membentuk Pos Sudin Kesehatan PMI Jakarta, PKM Kepala Sudin Kesehatan Kecamatan, PKM Kelurahan Kesehatan 3 Menyiapkan paket obat, bahan habis pakai, dan alat kesehatan Sudin Kesehatan PMI Jakarta, PKM Kecamatan, PKM Kelurahan, RSUD Kepala Sudin Kesehatan
4.Memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar Sudin Kesehatan Koops AU1, Kodam Jaya, RSUD, Bidokkes Polda, Ko Kepala Sudin Kesehatan Armabar, PKM (Kel & Kec), AGD Dinkes, PMI Jakarta,
5.Menyiapkan Tenaga Medis dan Non Medis Sudin Kesehatan Koops AU1, Kodam Jaya, Bidokkes Polda, Ko Kepala Sudin Kesehatan Armabar, PKM (Kel & Kec), AGD Dinkes, PMI Jakarta, RSUD
6.Menyiapkan Pelayanan Rujukan Sudin Kesehatan AGD, PKM Kec, RS (RSUD, RS TNI POLRI) Kepala Sudin Kesehatan
7.Menyiapkan Ruang Triage Sudin Kesehatan RSUD, RS Swasta, Puskesmas Kecamatan Kepala Sudin Kesehatan Rencana Kontinjenst Banjir DKI Jakarta, 2017 22 oordinator
8.Mendirikan RS Lapangan Sudin Kesehatan RSUD, Kesdam Jaya, KoArmabar, Koops AU1, RS Swasta Kepala Sudin Kesehatan
9.Pendampingan Psiko- Sosial • Kegiatan rekreasional • Kegiatan kerja bakti • Kegiatan olah raga atau kesenian Sudin Sosial Puskesmas Kecamatan, PMI, Polwan Polda Metro Jaya, Kesdam Jaya, Lapesi KoArmabar, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa DKI Jakarta Kepala Sudin Sosial
10.Melakukan pengawasan dan pengendalian kualitas gizi bagi korban dan pengungsi Sudin Kesehatan PKM Kecamatan, PKM Kelurahan, Kepala Sudin Pertanian
11.Memberikan pelayanan kesehatan reproduksi Sudin Kesehatan Puskesmas Kec, Sudinkes, Dinkes Kepala Sudin Kesehatan 12 Menyediakan sarana penampung air limbah domestik di tempat pengungsian Sudin Lingkungan Hidup Sudin Tata Kota, Sudin Sumber Daya Air Kepala Sudin Lingkungan Hidup Rencana Kontinjensi Ranjir DKI Jakarta, 2017 24 u") rsJ 00 '15 Antisipasi penyakit menular saatAi -nbulance, personil dan sarana sarana pendukungPosko kesehatan, personil dan Pos Kesehatan 1-1 CI) Sudin Kesehatan Proyeksi Kebutuhan Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017
4.Klaster Logistik A. Situasi Bencana banjir yang diperkirakan akan melanda lima wilayah kota di Provinsi DKI Jakarta pada dasarian ketiga bulan Februari 2015 memaksa sekitar 56.113 jiwa mengungsi. B. Pola Komando dan Kegiatan Kegiatan sektor Logistik bertugas untuk memberikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, petugas pertolongan kedaruratan dalam bencana banjir selama masa tanggap darurat yang diasumsikan 7 hari Koordina 1 Mendirikan Pos Dapur Umum Sudin Sosial PMI, KODIM, PKPU, Tagana, POLRES, Koops AU1, Ko Armabar, BPBD, Satgaspol PP Kasudin Sosial 2 Mendirikan Pos Logistik Sudin Sosial PMI, KODIM, PKPU, Tagana, POLRES, Koops AU1, Ko Armabar, BPBD, Satgaspol PP Kasudin Sosial 3 Menghimpun, dan menyortir bantuan logistik BPBD PMI, KODIM, PKPU, Tagana, POLRES, Koops AU1, Ko Armabar, Sudin Sosial, Satgaspol PP BPBD 4 Melaksanakan pendistribusian makanan siap saji Sudin Sosial PMI, KODIM, PKPU, Tagana, POLRES, Koops AU1, Ko Armabar, BPBD, Satgaspol PP Kasudin Sosial 5 Melaksanakan pendistribusian log istic Sudin Sosial PMI, KODIM, PKPU, Tagana, POLRES, Koops AU1, Ko Armabar, BPBD, Satgaspol PP Kasudin Sosial Rencana Kontinjensi Ranjir DKI Jakarta, 2017 26 C. Proyeksi Kebutuhan : .ra
5.Klaster Sarana dan Prasarana A. Situasi Bencana Banjir tersebut akan menyebabkan bangunan, jalan, jembatan serta fasilitas umum lainnya berpotensi tergenang air. Beberapa sarana dan prasarana vital yang rusak akibat diterjang banjir harus diperbaiki dengan segera sehingga dapat berfungsi kembali. B. Pola Komando dan Kegiatan 1 Sudin Kominfo dan Statistik Menyiapkan alat komunikasi, Informatika & Multimedia Kasudin dan Statistik Satgaspol PP, ORARI, POLRES, KODIM, Senkom, Telkom Menyusun tata kelola sarana transportasi jalur evakuasi dan jalur logistik 2 Satgaspol PP, POLRES, KODIM, Sudin Sosial, Sudin PKP Kasudin Perhubungan Sudin Perhubungan 3 Menyiapkan sarana transportasi Sudin Perhubungan Satgaspol PP, POLRES, KODIM, Sudin PKP Kasudin Perhubungan 4 Menyiapkan sarana prasarana untuk memenuhi pasokan energy Sudin Perindustrian dan Energi PLN, Sudin PU, Sudin PKP, KODIM, POLRES Kasudin Perindustrian dan Energi 5 Menyiapkan Sarana Penampung Air Limbah Domestik Pengungsi. 6 Menyediakan Sarana Air bersih, dan Sanitasi. Sudin Lingkungan Hidup Sudin Sumber Daya Air Sudin Sumber Daya Air, KLH, Sudin PKP, Sudin PU Sudin PKP, Sudin Sosial, Satgaspol PP, PAM Jaya Kasudin Lingkungan Hidup Kasudin Sumber Daya Air 7 Sudin Sumber Daya Air Kasudin Sumber Daya Air Sudin PKP, Sudin Sosial, Satgaspol PP, PAM Jaya Menyiapkan sarana untuk meminimalisir debit genangan air di lokasi banjir 8 Sudin Sumber Daya Air Kasudin Sumber Daya Air • Menyiapkan sarana prasarana vital untuk pelayanan public Satgaspol PP, KODIM, POLRES, ORARI, PLN, Sudin Sosial Menyiapkan sarana untuk pemulihan kebersihan lingkungan Sudin Lingkungan Hidup Satgaspol PP, KODIM, Sudin Kesehatan Kasudin Lingkungan Hidup Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 28 Polsek + su din E :1=, 01 Polsek + sudin Rekayasa lalu lintas 4-. Q) tr) ON •:1- Data dasar kejadian bencana 1-1 N N C. Proyeksi Kebutuhan Rencana KontInjenst Banjir DKI Jakarta, 2 017 Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 30 Rencana Kont inj ens
6.Klaster Pendidikan A. Situasi Apabila terjadi bencana banjir maka diperkirakan jumlah penduduk di 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi Provinsi DKI Jakarta yang mengungsi sebanyak 19.497 jiwa. Jumlah pelajar di jenjang sekolah dasar yang terganggu kegiatan belajar mengajarnya diperkirakan 10% (1.950 jiwa). B. Kegiatan - , r- • , , „ I 4 '' orr i i Ofi. . it. i : , -:, ..' ,,! • , n u u •, riian - 1 Menyiapkan sarana belajar mengajar baik secara formal dan non formal Sudin Pendidikan Lurah, Camat, BPBD, Sudin Sosial, PMI, • Kasudin Pendidikan 2 MelakSanakan -proses belajar mengajar pada saat darurat Sudin Pendidikan • Lurah, Camat, BPBD, Sudin Sosial, PMI Kasudin Pendidikan 3 Memberikan pelayanan bimbingan dan penyuluhan bagi anak anak dewasa. Sudin Pendidikan Lurah, Camat, BPBD, Sudin Sosial, PMI Kasudin Pendidikan 4 Memberikan penguatan kerohanian bagi korban dan pengungsi. Sudin Pendidikan • Lurah, Camat, BPBD, Sudin Sosial, PMI • Kasudin Pendidikan
7.Klaster Peran Serta Masyarakat A. Situasi Apabila terjadi bencana banjir maka diperkirakan kemampuan Pemerintah perlu ditunjang oleh peran serta masyarakat, oleh karean itu klaster pada peran serta masyarakat bertujuan untuk menutupi kekurangan dari sumber daya daerah dalam hal penyelenggaraan penanggulangan bencana. • B. Pola Komando dan Kegiatan _. 1 Menghimpun dan mendata kekurangan Sumberdaya di Posko Lapangan BPBD Forum PRB dan Organisasi penggiat penanggulangan bencana Kepala Pelaksana BPBD 2 Melakukan pendampingan bersama petugas di Posko Lapangan BPBD Forum PRB dan Organisasi penggiat penanggulangan bencana Kepala • Pelaksana BPBD 3 Memfasilitasi terpenuhinya kebutuhan penyelenggaraan • penanggulangan bencana BPBD • Forum PRB dan Organisasi penggiat penanggulangan bencana , Kepala Pelaksana BPBD Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 32
1.Rencana Kontinjensi ini diaktivasi menjadi Rencana Operasi beberapa saat sebelum terjadi bencana (sesuai skenario yang telah ditetapkan pada Bab IV) setelah dilakukan penilaian awal secara cepat dan penyesuaian komponen kebutuhan sesuai kondisi dan intensitas bencana.
2.Dokumen Rencana Kontinjensi Banjir Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017 dilengkapi dengan Rencana Operasional (Lampiran VI.1) yang menggambarkan tentang mekanisme pemenuhan kebutuhan 7 (tujuh) klaster, meliputi klaster :
1.Pencarian dan Penyelamatan
2.Pengungsian dan Perlindungan
3.Kesehatan
4.Logistik
5.Sarana dan Prasarana
6.Pendidikan
7.Peran serta masyarakat
3.Skenario vvaktu pada dokumen tidak mengikat sehingga apabila terdapat potensi cuaca extrem diluar waktu yang telah ditetapkan maka dapat disesuaikan mengikuti perkembangan situasi dan kondisi dan SKPD terkait dan Lurah wilayah terdampak melakukan langkah kesiapsiagaan antisipasi banjir.
4.Perlu dibangun jejaring yang lebih luas (termasuk dengan lembaga usaha / melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi DKI Jakarta agar seluruh sumber daya di Provinsi DKI Jakarta dapat dioptimalkan dalam penanggulangan bencana baik dalam tahap pra- bencana, saat tanggap darurat, maupun pasca bencana. Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 34 Jumlah anggaran biaya yang muncul dari beberapa klasteryang termuat dalam Rencana Kontinjensi ini bukan merupakan Daftar Isian Kegiatan/Dokumen Pelaksanaan Anggaran tetapi merupakan proyeksi kebutuhan apabila bencana seperti yang diskenariokan benar-benar terjadi. Kebutuhan ini dipenuhi dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada, baik dari pemerintah, lembaga usaha, maupun masyarakat. Rencana kontinjensi ini masih perlu penyempurnaan dan review secara berkala untuk pemutakhiran data dan informasi. Plt. GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, ttd SUMARSONO Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 35 KEPALA BPI3D Lampiran 1 : STRUKTUR KOMANDO KESIAPSIAGAAN Komandan Kesiapsiagaan Sekretariat :
1.Perencanaan
2.Media Center
3.Penghubung Admin Keu :
10.1. Bendahara
2.Administrasi Keamanan Tim Reaksi Cepat Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Penyelamatan Kesehatan Pengungsian Logistik Sarana Pendidikan Peran Serta dan Evakuasi & Perlindungn Prasarana Masyarakat Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator BPSD Ka. Sudin PKP Ka. Sudin Kes Ka. Sudin TA Ka. Sudin Sos Ka. Sudin PU Ka. Sudin Dik Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 36 Lampiran 2: UFtAIAN TUGAS KOMANDO KESIAPSIAGAAN
1.Kepala , BPBD 1. Memberikan arahan umum mengenai kebijakan penanganan Kesiapsiagaan
2.Memberikan masukan dalam pelaksanaan operasional siaga darurat
3.Mengevaluasi pelaksanaan siaga darurat
2.Komandan Pos Komando Lapangan
1.Mengaktitkan Pos Komando Siaga Daruat Bencana
2.Membuat rencana operasi, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan operasi Kesiapsiagaan bencana
3.Menempatkan petugas perwakilan instansi/ lembaga/organisasi terkait kedalam Bidang dan Klaster yang relevan
4.Memimpin rapat — rapat untuk memerintahkan, mengkoordinasikan, mensinergikan dan mensingkronisasikan operasi Klaster
5.Melaksankana evaluasi melalui rapat koordinasi
3.Sekretariat 1. Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi tentang kronologis dan dampak bencana serta menilai kerugian bencana secara cepat
2.Membentuk jaringan informasi dan komunikasi serta menyebarkan informasi tentang bencana tersebut serta penanggulangannya ke tingkat Kecamatan, dan BPBD
3.Menyelenggarakan administrasi umum
5.Klaster Pencarian Penyelamatan dan Mengkoordinir personil dan sarana pencarian dan penyelamatan untuk mendukung klaster di Kelurahan
6.Klaster Pengungsian dan Perlindungan Mengkoordinir penyediaan lokasi evakuasi dan perlindungan serta pengamanan untuk mendukung klaster Kelurahan
7.Klaster Kesehatan Mengkoordinir penyediaan pelayanan kesehatan untuk mendukung klaster Kelurahan
8.Klaster Logistik Mengkoordinir pelayanan penyediaan logistik untuk mendukung Klaster Kelurahan
9.Klaster Sarana Prasarana dan Mengkoordinir penyediaan sarana dan prasarana komunikasi, sarana transportasi, pasokan energy, sarana lain untuk mendukung klaster Kelurahan
10.Klaster Pendidikan Mengkoordinir pelayanan pendidikan untuk mendukung klaster Kelurahan 11. , Klaster Peran Masyarakat Serta Mengkoordinir ketersediaan SDM dari unsur masyarakat untuk mendukung klaster Kelurahan Rencana Kontinjensi Banjir DKI jakarta, 2017 37 Lampiran 3 : BAGAN STRUKTUR POS KOMANDO TANGGAP DARUFtAT BENCANA TINGKAT PROVINSI Gubernur Kepala BPBD Provinsi SKPDILembaga Teknis/ Organisasi terkait Komandan Wakil Komandan Sekretariat Humas Perwakilan SKPD/ Lembaga Teknis/ Organisasi terkait Koordinator Keselamatan & Keamanan Bidang Bidang Badan Logistik, Bidang Perencanaan Iffi=1•111 Operasi Peralatan Administrasi Keuangan Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi --1Seksi Seksi Seksi Keterangan : Garis Komando • Ketentuan leb'ih lanjut terkait struktur Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Tingkat Provinsi mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 03 Tahun 2016 Tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 38 Lampiran 4 : BAGAN STRUKTUR POS KOMANDO TANGGAP DARURAT BENCANA TINGKAT KOTA ADMINISTRASI Gubernur Walikota UKPD/Lembaga Teknis/ Organisasi terkait Komandan Wakil Komandan Sekretariat Humas Perwakilan UKPD/ Lembaga Teknis/ Organisasi terkait Koordinator Keselamatan & Keamanan Bidang Perencanaan Seksi Seksi Bidang Operasi Seksi —1Seksi Badan Logistik, Peralatan Seksi Seksi Bidang Administrasi Keuangan Seksi Seksi Keterangan : Garis Komando • Ketentuan lebih lanjut terkait struktur Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Tingkat Provinsi mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 03 Tahun 2016 Tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana Rencana Kontiniensi Ranfir DKI Jakarta, 2017 39 Lampiran 5 : BAGAN STRUKTUR POS KOMANDO LAPANGAN TINGKAT KELURAHAN Komandan LURAH Wakil Komandan Sekretaris Lurah SEKRETAR1AT Subbag Data, Informasi dan Komunikasi Subbag Data, Administrasi lr Koordinator Koordinator Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Klaster Pengungsian Logistik Sarana Pendidikan Peran Serta Penyelamatan dan Evakuasi Kesehatan & Perlindungn Prasarana Masyarakat Rencana Kontinjensi Ranjir DKI jakarta, 2017 40 Lampiran 6: URAIAN TUGAS POS KOMANDO LAPANGAN TINGKAT KELURAHAN a
1.Pos Komando Lapangan .
4.Melanjutkan kegiatan assesmen cepat terhadap kejadian bencanayang telah dilakukan oleh tim kaji cepat
5.Melakukan kegiatan pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban bencana
6.Memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana
7.Memberikan perlindungan terhadap korbam bencana yang rentan
8.Memberikan pelayanan kepada korban bencanayang mengungsi
9.Melakukan perbaikan prasarana dan sara vital dengan segera
2.Komandan Pos Komando 6. Mengaktifl<an Pos Komando Lapangan sebagai Lapangan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di satu titik lokasi bencana
7.Membuat rencana operasi, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan operasi darurat bencana
8.Menempatkan petugas perwakilan instansi/ lembaga/organisasi terkait kedalam Bidang dan Klaster yang relevan
9.Memimpin rapat — rapat Posko untuk memerintahkan, mengkoordinasikan, mensinergikan dan mensingkronisasikan operasi bidang-bidang
10.Melaksankana evaluasi melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan minimal 1 (satu) kali dalam sehari untuk menyusun rencana kegiatan berikutnya
3.Wakil Komandan Pos Komando Lapangan
1.Membantu Komandan Posko Lapangan dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan operasi darurat bencana
2.Mengkoordinir tugas-tugas bagian Sekretariat mencakup Sub Bagian Data serta Informasi dan Komunikasi
3.Mewakili Komandan Posko Lapangan apabila berhalangan
4.Sekretariat 4. Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi tentang kronologis dan dampak bencanaserta menilai kerugian bencana secara cepat
5.Membentuk jaringan informasi dan komunikasi serta menyebarkan informasi tentang bencana tersebut serta penanggulangannya ke tingkat Kecamatan, dan BPBD Rencana Kont'injensi Banjir DKI Jakarta, 2017 41
6.Menyelenggarakan administrasi umum, keuangan dan personil•
7.Pelayanan akomodasi dan konsumsi bagi personil Klaster Pos Komando Lapangan Darurat Bencana
5.Klaster Pencarian dan 1. Menyediakan personil dan sarana pencarian Penyelamatan dan penyelamatan
2.Melakukan operasi pencarian dan penyelamatan serta pengamanan
3.Memfasilitasi kelancaran tindakan rujukan
6.Klaster Pengungsian dan 1. Melakukan kaji cepat dan pendataan Perlindungan
2.Patroli pengamanan wilayah dan perlindungan kelompok rentan ,
3.Melakukan piket siaga banjir
4.Menyiapkan tempat/ tenda pengungsian yang mengakomodir kelompok rentan
5.Menyiapkan sarana penanganan sampah/ lumpur akibat banjir.
6.Menyiapkan sarana pendampingan sosial & psikososial untuk warga terdampak yang dewasa, disesuaikan dengan adat istiadat setempat.
7.Klaster Kesehatan 1. Mendata jumlah korban dan pengungsi (kelompok rentan dan berkebutuhan khusus)
2.Membentuk Pos Kesehatan
3.Menyiapkan paket obat, bahan habis pakai, dan alat kesehatan
4.Memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar
5.Menyiapkan Tenaga Medis dan Non Medis
6.Menyiapkan Pelayanan Rujukan
7.Menyiapkan Ruang Triage
8.Mendirikan RS Lapangan
9.Pendampingan Psiko-Sosial • Kegiatan rekreasional • Kegiatan kerja bakti • Kegiatan olah raga atau kesenian
10.Melakukan pengawasan dan pengendalian kualitas gizi bagi korban dan pengungsi
11.Memberikan pelayanan kesehatan reproduksi
12.Menyediakan sarana penampung air limbah domestik di tempat pengungsian
8.Klaster Logistik 1. Mendirikan Pos Dapur Umum
2.Mendirikan Pos Logistik
3.Menghimpun, dan menyortir bantuan logistik
4.Melaksanakan pendistribusian makanan siap saji
5.Melaksanakan pendistribusian logistic
9.Klaster Sarana dan 1. Menyiapkan alat komunikasi, Informatika & Prasarana Multimedia Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 42
2.Menyusun tata kelola sarana transportasi jalur evakuasi dan jalur logistik
3.Menyiapkan sarana transportasi
4.Menyiapkan sarana prasarana untuk memenuhi pasokan energy
5.Menyiapkan Sarana Penampung Air Limbah Domestik Pengungsi.
6.Menyediakan Sarana Air bersih, dan Sanitasi.
7.Menyiapkan sarana untuk meminimalisir debit genangan air di lokasi banjir
8.Menyiapkan sarana prasarana vital untuk pelayanan public
9.Menyiapkan sarana untuk pemulihan kebersihan lingkungan
10.Klaster Pendidikan 1. Menyiapkan sarana belajar mengajar baik secara formal dan non formal
2.Melaksanakan proses belajar mengajar pada saat darurat
3.Memberikan pelayanan bimbingan dan penyuluhan bagi anak anak dewasa.
4.Memberikan penguatan kerohanian bagi korban dan pengungsi.
11.Klaster Peran Serta 1. Menghimpun dan mendata kekurangan Masyarakat sumberdaya di Posko Lapangan
2.Melakukan pendampingan bersama petugas di Posko Lapangan
3.Memfasilitasi terpenuhinya kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 43 LAMPIRAN 7 RENCANA OPERASI KESIAPSIAGAAN BANJIR PER KELUFtAHAN TERDAMPAK DI PROVINSI DKI JAKARTA Rencana Kontinjensi Banjir DKI Jakarta, 2017 44 TrtKK iPUL KQ IVIA WDO/NAP4WTEI.. 1) ' ' 1 Alas bdur KPBK 4 pcs / RW terdampa k 1 hari KPBK .... 2 Tenda dan personi l Sudin Sosia l 1set / RW terdampa k 1 har i Sudin Sosial 3 Genset dan personi l DPE 1unit / RW terdampa k 1 hari DPE 4 Lampu penerangan DPE 1 set / RW terdampa k 1 hari DPE 1 Truck sampah dan person il Sudin Kebersihan 1 unit / kelurahan 1 hari Sudin Kebersihan 2 Kantong plastik tempat sampa h Sudin Kebersihan 1 set / RW terdampa k 1 hari Sudin Kebers ihan 3 Gerobak sampa h Lurah 1 unit / RW terdampa k 1 hari Lurah Ai i 1.. ; x , 1415. 0, '! `0L , ....; - , * N" i ,..I ' < LiJ 'C).Z i 1 , 1 ' i • . .. ,l0 : -tk , e: 1 9, :z: