9.Fasilitasi dan Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif; 5.8.2 RENCANA DAERAH PELAYANAN Rencana daerah pelayanan yang akan dikembangkan dan dioptimalkan merupakan daerah pelayanan yang saat ini sudah terlayani oleh sistem SPAM yang dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Kepri dan BLUD UPTD SPAM Kota Tanjungpinang. Daerah pelayanan yang dimaskud adalah wilayah yang akan 5-40 dikejar akses layak dan aman dimana pada dokumen ini tidak semua wilayah yang akan dibahas. Rencana daerah pelayanan ini terdiri dari seluruh kecamatan dan khususnya untuk mengejar akses aman di Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari. Dalam rencana daerah pelayanan di Kecamatan Tanjungpinang Kota dan Bukit Bestari khususnya wilayah pulau Dompak yang akan dilayani oleh SPAM SWRO Batu Hitam yang mana SPAM tersebut dikelola oleh BLUD UPTD SPAM Kota Tanjungpinang. Kemudian rencana daerah pelayanan di Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari yang akan dilayani oleh IPA PCM, RPD dan WK yang mana IPA tersebut dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Kepri. Terdapat rencana jangka panjang dalam mengembangkan wilayah pelayanan dengan memanfaatkan rencana Pembangunan Estuari DAM Busung, yang mana manfaatnya adalah Kota Tanjungpinang dapat mengejar akses layak dan aman untuk wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari. 5.8.3 PROYEKSI JUMLAH PENDUDUK Untuk menentukan kebutuhan air di Kota Tanjungpinang, maka dasar perhitungan kebutuhan air akan mengacu kepada data Proyeksi penduduk hingga 20 tahun mendatang. Baseline data yang digunakan yaitu data penduduk tahun 2023 dan di proyeksikan hingga tahun 2044 dengan mempertimbangkan aspek pertumbuhan penduduk dan juga metode proyeksi yang menggambarkan pola pertumbuhan penduduk di Kota Tanjungpinang. Gambaran proyeksi penduduk Kota Tanjungpinang dari tahun 2024-2044 adalah sebagai berikut: Tabel 5. 15 Proyeksi Penduduk Kota Tanjungpinang Tahun 2024 – 2044 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 Tanjung pinang 237.440 241.631 245.822 250.012 254.203 258.394 262.585 266.775 270.966 275.157 279.348 5.8.4 PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM Gambaran proyeksi kebutuhan air minum di Kota Tanjungpinang hingga tahun 2044 adalah sebagai berikut: 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 Tanjung pinang 283.539 287.729 291.920 296.111 300.302 304.492 308.683 312.874 317.065 321.256 325.446 5-41 Tabel 5. 16 Proyeksi Kebutuhan Air Kota Tanjungpinang Tahun 2024-2044 No Uraian Satuan Tahun EKS 2023 Proyeksi Kebutuhan Air Tahun 2024 2025 2030 2035 2040 2044 1 Proyeksi Penduduk Admnistrasi Jiwa 237.440 241.631 245.822 266.775 287.729 308.683 325.446 2 Cakupan Pelayanan % 97,79% 98,11% 98,42% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% Cakupan Pelayanan JP % 35,30% 37,40% 39,50% 50,00% 58,93% 67,86% 75,00% Cakupan Pelayanan BJP % 62,50% 60,71% 58,93% 50,00% 41,07% 32,14% 25,00% 3 Penduduk Terlayani Penduduk Terlayani JP Jiwa 83.805 90.360 97.091 133.388 169.555 209.464 244.085 Penduduk Terlayani BJP Jiwa 148.393 146.698 144.854 133.388 118.175 99.220 81.362 Total Penduduk Terlayani Jiwa 232.198 237.058 241.945 266.775 287.729 308.683 325.446 4 Jumlah penduduk persambungan jiwa/SR 4 4 4 4 4 4 4 5 Sambungan Rumah Sambungan Rumah JP Unit SR 20.049 22.590 24.273 33.347 42.389 52.366 61.021 Rencana Penambahan SR Unit SR 2.541 1.683 1.903 1.883 2.070 2.220 6 Konsumsi Air Sambungan Rumah Liter/org/hari 140 140 140 140 140 140 140 7 Kebutuhan Air Domestik Liter/detik 376,25 384,12 392,04 432,28 466,23 500,18 527,34 m3/hari 32.507,69 33.188,14 33.872,30 37.348,56 40.282,11 43.215,65 45.562,49 8 Kebutuhan Air Non Domestik = 20% % 0,20 0,20 0,20 0,20 0,20 0,20 0,20 Liter/detik 75,25 76,82 78,41 86,46 93,25 100,04 105,47 m3/hari 6.501,54 6.637,63 6.774,46 7.469,71 8.056,42 8.643,13 9.112,50 9 Kebutuhan Air Domestik+Non Domestik Liter/detik 451,50 460,95 470,45 518,73 559,47 600,22 632,81 m3/hari 39.009,23 39.825,77 40.646,75 44.818,27 48.338,53 51.858,78 54.674,98 10 Kehilangan Air = 41,59% % 41,59% 38,51% 35,42% 20,00% 18,21% 16,43% 15,00% Liter/detik 187,78 177,49 166,64 103,75 101,90 98,61 94,92 m3/hari 16.223,94 15.335,20 14.397,66 8.963,65 8.804,52 8.519,66 8.201,25 11 Kebutuhan Air Rata-rata Liter/detik 639,27 638,44 637,09 622,48 661,38 698,82 727,73 m3/hari 55.233,17 55.160,97 55.044,42 53.781,93 57.143,05 60.378,44 62.876,23 Kebutuhan Air Jam Puncak (Q peak) (1.5) Liter/detik 958,91 957,66 955,63 933,71 992,07 1.048,24 1.091,60 12 Kapasitas Terpasang Liter/detik 401,00 401,00 401,00 751,00 801,00 851,00 851,00 Kapasitas Produksi/Supply Liter/detik 274,00 274,00 274,00 624,00 674,00 724,00 724,00 Rencana Penambahan Kapasitas Liter/detik 50,00 13 Defisit/Surplus Liter/detik -334,16 -333,20 -331,65 35,15 40,42 47,35 14,11 5-42 Berdasarkan tabel data diatas cakupan pelayanan air bersih di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mencapai 97,79% dan diperkirakan pada tahun 2044 cakupan pelayanan air bersih di Kota Tanjungpinang mencapai 100%. Lalu total penduduk yang terlayani air bersih di Kota Tanjungpinang berjumlah 232.198 jiwa, berdasarkan tahun eksisting penduduk di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 berjumlah 237.440 jiwa, sehingga terdapat selisih penduduk yang belum terlayani akses air bersih berjumlah 5.242 jiwa. Pada tahun 2044 diperkirakan penduduk di Kota Tanjungpinang yang berjumlah 325.446 jiwa dapat terlayani akses air bersih. Standar pelayanan air bersih melalui jaringan perpipaan adalah 4 jiwa/SR sehingga jumlah sambungan rumah di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 berjumlah 20.049 SR. Untuk mencapai cakupan pelayanan air bersih sebesar 100% pada tahun 2044, maka diperkirakan jumlah SR di Kota Tanjungpinang mencapai 61.021 SR. Penggunaan air bersih melalui sambungan rumah di Kota Tanjungpinang berdasarkan data mencapai 140 liter/orang/hari. Kemudian kehilangan air di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mencapai 41,59% dan diperkirakan pada tahun 2044 kehilangan air di Kota Tanjungpinang menurun hingga 15%. Lalu kebutuhan air rata-rata di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mencapai 639,27 liter/detik dan diperkirakan pada tahun 2044 kebutuhan air rata-rata di Kota Tanjungpinang akan meningkat sebesar 727,73 liter/detik. Kebutuhan air saat jam puncak di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023 mencapai 958,91 liter/detik dan diperkirakan pada tahun 2044 kebutuhan air saat jam puncak di Kota Tanjungpinang akan meningkat sebesar 1.091,60 liter/detik, maka daripada itu untuk mencapai cakupan pelayanan air bersih di Kota Tanjungpinang pada tahun 2044 butuh adanya peningkatan kapasitas sebesar 450 liter/detik. 6-1 POTENSI DAN RENCANA PENGEMBANGAN AIR BAKU 6.1 POTENSI AIR PERMUKAAN Potensi air permukaan sebagai sumber air baku untuk air minum di Provinsi Kepulauan Riau sangat penting, meskipun kuantitasnya terbatas karena kondisi kepulauan yang mempengaruhi ketersediaan sumber air. Data yang diperoleh dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV dan Dinas PU Bidang Sumber Daya Air di masing-masing kabupaten/kota menunjukkan bahwa meskipun jumlah sumber air terbatas, beberapa sungai dan danau memiliki kualitas yang baik untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Oleh karena itu, pengelolaan yang cermat dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan bahwa potensi ini dapat dimanfaatkan secara efektif, sehingga masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap air minum yang aman dan sehat. 6.1.1 AIR PERMUKAAN YANG TELAH DIMANFAATKAN/DIKEMBANGKAN Air permukaan di Provinsi Kepulauan Riau memiliki peranan vital dalam menunjang berbagai aspek kehidupan masyarakat, khususnya melalui pemanfaatannya untuk irigasi dan sebagai sumber air baku untuk kebutuhan minum. Pengelolaan air permukaan yang baik telah mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Berbagai bangunan sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV serta Pemerintah Kabupaten/Kota, seperti sistem irigasi, bendung, waduk, intake dan instalasi pengolahan air, telah berkontribusi besar dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air. Infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan akses terhadap air bersih, tetapi juga membantu mengatasi masalah banjir dan memastikan keberlanjutan sumber daya air di daerah tersebut. Dengan demikian, pengelolaan air permukaan yang terpadu menjadi kunci dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kepulauan Riau. BAB 6 6-2 Tabel 6. 1 Air Permukaan yang Telah di Manfaatkan di Provinsi Kepulauan Riau No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 1 Air Baku Sei Bati-Dang Merdu- Kodim IKK Karimun KEPULAUAN RIAU KARIMUN KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 11.492 60 2019 2 Kolong Pongkar IKK Meral dan IKK Tebing KEPULAUAN RIAU KARIMUN KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 3.848 30 2011 3 Tampungan Air Baku Pulau Kundur IKK Kundur Barat KEPULAUAN RIAU SAWANG KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 1.744 10 2013 4 Danau Sentani IKK Sentani KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 12.268 50 5 Kolong Tempan IKK Kundur KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 3.192 20 6 Kolong Sidodadi IKK Moro KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 3.240 20 7 Mata Air Pasir Panjang KPSPAMS Pasir Panjang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KARIMUN 2.208 2 8 Kolong Enam SPAM Kolong Enam KEPULAUAN RIAU DOMPAK KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 10.908 70 9 Waduk Sei Jago SPAM Jago Tanjung Uban KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 10.224 40 10 Sei Gesek SPAM Gesek KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 24.040 100 11 Embung Konservasi Tembeling SPAM IKK Teluk Bintan KEPULAUAN RIAU ANGGUS KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 2.692 10 2021 12 DAS Kampung Bugis SPAM Kel. Tanjung Uban Utara KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 564 5 13 Waduk Seri Kuala Lobam SPAM IKK Seri Kuala Lobam KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 2.240 10 14 Embung Sempang SPAM Kuala Sempang (Kp. Simpang Center) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 480 1,5 15 Kolong Busung SPAM Desa Busung KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 1.140 2 16 Kolong Teluk Sebong SPAM IKK Teluk Sebong KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 2.400 10 17 Air Gunung Demit SPAM Desa Sri Bintan (Pasiran) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 2 18 Kolong Teluk Sebong SPAM Desa Pengudang (Dusun 1) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 200 5 19 Mata Air Kp. Panglong SPAM Desa Berakit (Kp. Panglong) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 260 5 20 Kolong Selat Bintan 1 SPAM Desa Pengujan 1 KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 316 5 6-3 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 21 Kolong Selat Bintan 2 SPAM Desa Pengujan 2 KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 672 5 22 Air Gunung Bintan SPAM Desa Bintan Buyu KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 240 2 23 Kolong Teluk Sebong SPAM Desa Penaga (Kp. Segelap) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 488 2 24 Mata Air Kp. Tanah Merah SPAM Desa Penaga (Kp. Tanah Merah) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 316 2 25 Embung Kawal SPAM IKK Gunung Kijang Kawal KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 4.268 10 26 Embung Mantang Baru SPAM IKK Mantang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 564 5 27 Embung Kelong SPAM IKK Kelong KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 1.380 10 28 Mata Air Kp. Nandiang SPAM Pedesaan Desa Mapur (Kp.Nandiang) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 29 Air Permukaan Tambelan SPAM IKK Tambelan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 1.756 5 30 Kolong Beloreng SPAM IKK Toapaya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 752 10 31 Air Permukaan Kp. Tanjung Sengkuang SPAM Pedesaan Air Glubi (Air Permukaan Kp. Tanjung Sengkuang) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 256 2 32 Air Permukaan Kp. Buton SPAM Pedesaan Air Glubi (Kp. Buton) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 160 1 33 Air Permukaan Numbing SPAM Pedesaan Numbing KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 100 1 34 Air Permukaan Desa Pulau Pinang SPAM Desa Pulau Pinang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 340 2 35 Air Permukaan Mentebung SPAM Desa Mentebung KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 360 2 36 Air Permukaan Mantang Besar KPSPAM Mantang Besar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 168 1,38 37 Mata Air Kp. Pelita Baru SPAM Kuala Sempang (Kp. Pelita Baru) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 280 1,5 38 Waduk Sei Gesek SPAM Gesek KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. BINTAN 24.040 100 39 Serbaguna Sabang Mawang SPAM Desa Mawang KEPULAUAN RIAU LAGONG KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 500 0.8 2019 6-4 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 40 Broncaptering Air Sereh Atas (Sebayar) SPAM Induk Sebayar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 12.740 8 41 Broncaptering Air Sereh Bawah (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 42 Broncaptering Air Hijau Atas (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 10 43 Broncaptering Kayu Ara Atas (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 44 Broncaptering Kayu Ara Bawah (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 10 45 Broncaptering Kayu Ara Kanan (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 46 Broncaptering Nek Inang (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 47 Broncaptering Belian (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 5 48 Serbaguna Pulau Tiga SPAM Desa Pulau Tiga KEPULAUAN RIAU BATANG KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 880 1,5 2017 49 Tampungan Air Baku Selat Lampa KEPULAUAN RIAU TIGA KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 20 2015 50 Serbaguna Sedanau Hulu KEPULAUAN RIAU SENDANAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 5 2017 51 Tampungan Air Baku Teluk Buton KEPULAUAN RIAU KELARIK KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 5 2018 52 Serbaguna Pulau Laut SPAM Pulau Laut KEPULAUAN RIAU SEGERAM KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 5 2017 53 Embung Air Baku Sebayar KEPULAUAN RIAU BUNGURAN TIMUR KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 12.632 65 2022 54 Embung Air Baku Pulau Serasan KEPULAUAN RIAU SERASAN KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 2022 55 Bendung DI Tapau SPAM IKK Tapau KEPULAUAN RIAU BINJAI KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 500 10 2019 56 Bendung DI Kelarik KEPULAUAN RIAU SEGERAM KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 1.500 2017 57 Embung Sedanau KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 5 58 Reservoir Bukit Berangin (Sebayar) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 59 Intake I (Ranai Darat) SPAM Induk Ranai Darat KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 9.792 8 60 Intake II (Ranai Darat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 6-5 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 61 Intake III (Ranai Darat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 6 62 Intake IV (Ranai Darat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 7 63 Intake Air Putih (Ranai Darat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 64 Intake Balau Kawan (Ranai Darat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 8 65 Gunung Air Ranai Darat KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 66 Air Permukaan Desa Pian Tengah SPAM Desa Pian Tengah KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 284 5 67 Air Permukaan Batu Gajah SPAM Batu Gajah KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 1.423 10 68 Sungai Curing SPAM IKK Batubi KEPULAUAN RIAU Curing KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 1.172 10 69 Mata Air Desa Kelarik Air Mali SPAM Desa Kelarik Air Mali KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 280 1 70 Mata Air Desa Ceruk SPAM Desa Ceruk KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 1.344 1,5 71 Air Permukaan Desa Mekar Jaya SPAM Kawasan PPI Desa Mekar Jaya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 104 1,8 72 Air Permukaan Kampung Hilir SPAM Perbatasan Desa Kampung Hilir KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. NATUNA 332 1,5 73 Penyediaan Air Baku Air Gemuruh SPAM IKK Dabo KEPULAUAN RIAU DURSLIN KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 16.744 60 2020 74 Serbaguna Bukit Tumang KEPULAUAN RIAU DURSLIN KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 2020 75 Bendung DI Bukit Langkap KEPULAUAN RIAU KERASING KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 2020 76 Bendung DI Kerandin KEPULAUAN RIAU KERASING KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 2021 77 Bendung DI Pangak Darat KEPULAUAN RIAU SEKARIM KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 2022 78 Air Permukaan Daik SPAM IKK Daik KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 6.820 20 79 Kolong Selayar SPAM IKK Selayar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 1.128 10 80 Air Permukaan Desa Kuala Raya SPAM Desa Kuala Raya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 1.400 2 81 Air Permukaan Desa Sekanah SPAM Desa Sekanah KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 280 5 6-6 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 82 Air Permukaan Desa Paya Luas SPAM Desa Paya Luas KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 840 3 83 Air Permukaan Linau KPSPAM Linau KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 164 2 84 Air Permukaan Singkep Pesisir SPAM IKK Singkep Pesisir KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 2.296 15 85 Air Permukaan Tanjung Kelit KPSPAMS Tanjung Kelit KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 140 1,5 86 Air Permukaan Pulau Batang KPSPAMS Pulau Batang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 208 0,5 87 Mata Air Selayar KPSPAMS Selayar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 600 1,4 88 Air Permukaan Desa Marok Kecil SPAM Desa Maruk Kecil KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 880 5 89 Mata Air Sedamai KPSPAMS Sedamai KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 368 2 90 Air Permukaan Temiang KPSPAMS Temiang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 352 1,5 91 Mata Air Benan KPSPAMS Benan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 200 1 92 Air Permukaan Busung Panjang KPSPAMS Busung Panjang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 240 2 93 Air Permukaan Laboh KPSPAMS Laboh KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 284 2 94 Air Permukaan Belungkur KPSPAMS Belungkur KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 452 2 95 Mata Air Kelumu KPSPAMS Kelumu KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 768 2,8 96 Mata Air Keton KPSPAMS Keton KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 176 3 97 Mata Air Kudung KPSPAMS Kudung KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 872 3 98 Mata Air Mepar KPSPAMS Mepar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 480 2,9 99 Mata Air Bakong KPSPAMS Bakong KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 136 1 100 Mata Air Mentuda KPSPAMS Mentuda KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 488 1 101 Mata Air Musai KPSPAMS Musai KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 596 1 102 Mata Air Nerekeh KPSPAMS Nerekeh KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 432 3 6-7 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 103 Mata Air Sungai Harapan KPSPAMS Sungai Harapan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 720 1 104 Mata Air Tinjul KPSPAMS Tinjul KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 1.184 1,5 105 Air Permukaan Duara KPSPAMS Duara KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 808 2 106 Air Permukaan Merawang KPSPAMS Merawang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 500 3 107 Mata Air Pelakak KPSPAMS Pelakak KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 628 2,3 108 Air Permukaan Sungai Besar KPSPAMS Sungai Besar KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 480 1,52 109 Mata Air Bukit Harapan KPSPAMS Bukit Harapan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 44 1,4 110 Air Permukaan Bukit Langkap KPSPAMS Bukit Langkap KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 20 2 111 Mata Air Kerandin KPSPAMS Kerandin KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 32 2,34 112 Air Permukaan Penaah KPSPAMS Penaah KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 40 2 113 Air Permukaan Persing KPSPAMS Persing KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 648 2,5 114 Air Permukaan Suak Buaya KPSPAMS Suak Buaya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 240 2 115 Mata Air Sungai Raya KPSPAMS Sungai Raya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 952 1,2 116 Air Permukaan Penuba Timur KPSPAMS Penuba Timur KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 460 2 117 Mata Air Posek KPSPAMS Posek KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 464 2,7 118 Mata Air Kuala Raya KPSPAMS Kuala Raya KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 508 2,7 119 Air Permukaan Batu Belubang KPSPAMS Batu Belubang KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. LINGGA 140 2,6 120 Embung Air Baku Pulau Nyamuk KEPULAUAN RIAU BATU BELAH KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 2021 121 Bendung DI Dapit SPAM IKK Jemaja KEPULAUAN RIAU PANAI KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 3.040 10 6-8 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 122 Bendung DI Jelis KEPULAUAN RIAU PANAI KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 123 Embung Gunung Lintang SPAM Siantan Timur KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 2,724 12 124 Broncaptering Mata Air Sungai Bandung (SPAM Pedesaan Bayat) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 125 Broncaptering Mata Air Matak SPAM Ladan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 2.676 10 126 Broncaptering Mata Air Candi I SPAM Desa Candi KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 808 2 127 Broncaptering Mata Air Candi 2 KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 128 Sumber Air Nangak SPAM Desa Air Nangak KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 232 2 129 Sumber Air Batu Tabir SPAM IKK Siantan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 3.072 20 130 Sumber Air Gunung Samak (IKK Siantan) SPAM IKK Siantan Selatan KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 1.260 8 131 Sumber Air Neraja SPAM Jemaja Timur KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 1.028 15 132 Air Permukaan Desa Piabung SPAM Desa Kampung Baru (Desa Piabung) KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 764 2 133 Air Gunung SPAM Desa Air Asuk KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 1.080 5 134 Air Permukaan Desa Rewak SPAM Desa Rewak KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 468 2 135 Air Permukaan Desa Air Biru SPAM Desa Air Biru KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 104 1,5 6-9 No Nama Sistem Air Baku Nama Objek Infrastruktur (Sub Sistem) Informasi Wilayah Sungai Lokasi Manfaat Tahun PembangunanNama WS Nama Sungai Provinsi Kabupaten/Kota Jiwa Debit (l/det) 136 Air Permukaan Desa Mapok SPAM Desa Mapok KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 824 1,5 137 Air Permukaan Desa Telaga SPAM Desa Telaga KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 600 1,5 138 Air Permukaan Batu Berapit SPAM Desa Batu Berapit KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 588 2 139 Air Permukaan Desa Bukit Padi SPAM Desa Bukit Padi KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 432 3 140 Air Permukaan Desa Putik SPAM Desa Putik KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 1.720 1 141 Air Permukaan Desa Langir SPAM Desa Langir KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KAB. KEPULAUAN ANAMBAS 484 1,5 142 Kebun Raya Batam KEPULAUAN RIAU NONGSA KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM ± 14.000 10 2015 143 Pulau Nipa KEPULAUAN RIAU SERAYA CUNDUNG KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 3,2 2013 144 Air Baku Pulau Abang SPAM Pulau Abang KEPULAUAN RIAU ABANG BESAR KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 1.124 2 2017 145 Serbaguna Pulau Setokok SPAM Setokok KEPULAUAN RIAU GATA KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 444 2 2019 146 Tampungan Air Baku Pulau Pelampong KEPULAUAN RIAU KATUBI KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 2015 147 Tampungan Air Baku Sekanak Belakang Padang KEPULAUAN RIAU SERAYA CUNDUNG KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 9.092 20 2015 148 Embung Pulau Pecung SPAM Pecung KEPULAUAN RIAU GADING KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM 956 2,5 2020 149 Embung Pulau Karas KEPULAUAN RIAU GALANG KEPULAUAN RIAU KOTA BATAM ± 28.000 2,5 2020 150 Sei Pulai SPAM PCM, RPD, WK, PSAB KEPULAUAN RIAU KEPULAUAN RIAU KOTA TANJUNGPINANG 48.596 230 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayang Sungai Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 6-10 6.1.2 POTENSI AIR PERMUKAAN YANG TELAH DIMANFAATKAN/DIKEMBANGKAN Provinsi Kepulauan Riau memiliki berbagai sumber air permukaan, termasuk sungai, danau, dan waduk, yang secara signifikan berkontribusi sebagai sumber air baku untuk kebutuhan air bersih. Beberapa sungai utama yang tersebar di Kepulauan Riau telah dipetakan dan dikelola dengan baik untuk memastikan kualitas dan kuantitas air yang dapat dimanfaatkan. Melalui teknologi pengolahan yang modern, air permukaan ini diolah untuk memenuhi standar baku mutu air bersih, sehingga dapat disalurkan kepada masyarakat dengan aman. Pemerintah daerah juga telah menerapkan sistem pengelolaan terpadu yang menggabungkan konservasi sumber daya air dengan pengembangan infrastruktur. Proyek-proyek pembangunan waduk, bertujuan untuk menyimpan air selama musim hujan dan memastikan pasokan yang stabil selama musim kemarau. Selain itu, pengawasan kualitas air secara berkala dilakukan untuk mencegah pencemaran dan menjaga keberlanjutan sumber air. Dengan pendekatan ini, Provinsi Kepulauan Riau dapat memastikan bahwa potensi air permukaan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. 6-11 Tabel 6. 2 Rencana Waduk/Bendungan No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 1 Estuari DAM Karimun Kab. Karimun 1,387 2 Bendung Kundur Kab. Karimun 0,287 3 Embung Sungai Kundur Kab. Karimun 0,032 4 Embung Air Terjun Hitam Kab. Karimun 0,072 5 Embung Pasir Panjang Kab. Karimun 0,047 6 Embung Pulau Asam Kab. Karimun 0,012 7 Embung Pulau Belat Kab. Karimun 0,118 8 Embung Pulau Buru Kab. Karimun 0,197 9 Embung Pulau Karimun Kab. Karimun 0,029 10 Embung Sungai Selangat Kab. Karimun 0,439 11 Embung Pulau Papan Kab. Karimun 0.027 12 Embung Pulau Sebele Kab. Karimun 0,134 13 Embung Pulau Ungar Kab. Karimun 0,081 14 Embung Sanglar Kab. Karimun 0,031 15 Embung Sungai Darussalam Kab. Karimun 0,007 16 Embung Sungai Kundur Kab. Karimun 0,073 17 Kolong Canggai Putri Kab. Karimun 0,047 18 Kolong Dang Merdu Kab. Karimun 0,112 19 Kolong Gemuruh Kab. Karimun 0,164 20 Kolong Kodim Kab. Karimun 0,169 21 Kolong Kundur Kab. Karimun 0,055 22 Kolong Layang Kab. Karimun 0,016 23 Kolong Parit Kab. Karimun 0,016 24 Kolong Paya Cincin Kab. Karimun 0,013 25 Kolong Paya Manggis Kab. Karimun 0,281 PE 6-12 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 26 Kolong Pongkar 1 Kab. Karimun 0,125 27 Kolong Prayon Kab. Karimun 0,166 28 Kolong Sawang Kab. Karimun 0,543 29 Kolong Sidodadi Kab. Karimun 0,059 30 Kolong Sidomoro Kab. Karimun 0,021 31 Kolong Tebias Kab. Karimun 0,012 32 Estuari Dam Busung Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 4.000 33 Estuari Dam Teluk Bintan Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 10.000 34 Estuari Dam Dompak Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 1.600 35 Danau SBP Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,225 36 Danau Sei Timun Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,033 37 Embung Kawal 2 Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,017 38 Embung Kelong Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,015 39 Embung Lapangan dan PAH Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 1.000 40 Embung Lower Gesek Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,053 41 Embung Madong Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,007 42 Embung Penaga Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,008 43 Embung Pengundang Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,092 44 Embung Pulau Dendun Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,016 45 Embung Pulau Dompak Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,010 PE 6-13 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 46 Embung Pulau Mapur Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,038 47 Embung Pulau Numbing Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,019 48 Embung Pulau Pangkil Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,005 49 Embung Pulau Tambelan Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,064 50 Embung Senggarang Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,076 51 Embung Taman Buah Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,052 52 Embung Tanjung Duku Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,019 53 Embung Teluk Sebong Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,092 54 Estuari Dam Teluk Bintan Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 1.909 55 Kolong Beloreng Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,007 56 Kolong Katen Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,016 57 Kolong Keter Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,008 58 Kolong Nyirih Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,146 59 Kolong Sei Tocang Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,066 60 Waduk Anculai Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,110 61 Waduk Ekang Anculai Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,023 62 Waduk Hulu Bintan Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,150 63 Waduk Kangboi Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,068 PE 6-14 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 64 Waduk Kawal Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,400 65 Waduk Sekuning Kab. Bintan dan Kota Tanjungpinang 0,002 66 Waduk Lagoi Kabupaten Bintan 6,2 0,128 67 Bendungan Selat Lampa Kab. Natuna 1 0,02 68 Bendungan Sei Binjai Kab. Natuna 0,400 69 Embung Air Baku Sebayar Kab. Natuna 0,068 70 Air Terjun Ceruk Kab. Natuna 0,068 71 Bendung Batubi Kab. Natuna 0,017 72 Bendung Gunung Putri Kab. Natuna 0,029 73 Bendung Tapau Kab. Natuna 0,676 74 Embung Air Baku Pulau Midai 1 Kab. Natuna 0,049 75 Embung Air Baku Pulau Midai 2 Kab. Natuna 0,035 76 Embung Batu Gajah Kab. Natuna 0,118 77 Embung Bunguran Selatan Kab. Natuna 0,284 78 Embung Curing Kab. Natuna 6.985 79 Embung Jermalik Kab. Natuna 0.055 80 Embung Kelanga Kab. Natuna 0,069 81 Embung Pengadah Kab. Natuna 0,779 82 Embung Pian Tengah Kab. Natuna 0,179 83 Embung Pulau Laut Kab. Natuna 0,090 84 Embung Sabang Mawang Kab. Natuna 0,008 85 Embung Sedanau Kab. Natuna 0,007 86 Embung Sedarat Baru Kab. Natuna 0,142 87 Embung Sei Geram Kab. Natuna 0,023 88 Embung Serantas Kab. Natuna 0,034 89 Embung Subi Kab. Natuna 0,012 PE 6-15 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 90 Embung Subi Kecil Kab. Natuna 0,020 91 Embung Tingung Kab. Natuna 0,053 92 Tampungan Air Baku Nusa Kab. Natuna 0,027 93 Tampungan Air Baku Batu Berian Kab. Natuna 0,007 94 Tampungan Air Baku Payak Kab. Natuna 0,011 95 Tampungan Air Baku Kerdau Kab. Natuna 0,018 96 Tampungan Air Baku Sededep Kab. Natuna 0,021 97 Tampungan Air Baku Pulau Seluan Kab. Natuna 0,014 98 Tampungan Air Baku Sekatung Kab. Natuna 0,003 99 Tampungan Air Baku Selat Lampa Kab. Natuna 0,007 100 Tampungan Air Baku Selaut Kab. Natuna 0,014 101 Tampungan Air Baku Semiun Kab. Natuna 0,007 102 Tampungan Air Baku Serasan Kab. Natuna 0,023 103 Tampungan Air Baku Tanjung Batang Kab. Natuna 0,048 104 Tampungan Air Baku Tanjung Kumbik Kab. Natuna 0,015 105 Tampungan Air Baku Teluk Buton Kab. Natuna 0,011 106 Tampungan Air Baku Kampung Hilir Kab. Natuna 0,021 107 Estuari Dam Jelutung Kab. Lingga 0,200 108 Embung Resun Kab. Lingga 0,306 109 Air Terjun Batu Ampar Kab. Lingga 0 110 Air Terjun Bukit Bendera Batu Beganjal Kab. Lingga 0,006 111 Air Terjun Cik Latif 1 Kab. Lingga 0,171 112 Air Terjun Gunung Tanda Kab. Lingga 0,214 113 Air Terjun Kado Kab. Lingga 0,304 114 Air Terjun Pak Mentok Kab. Lingga 0,143 PE 6-16 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 115 Air Terjun Panggak Darat Kab. Lingga 0,062 116 Air Terjun Terjun Tande Kab. Lingga 0,041 117 Embung Bukit Belah Kab. Lingga 0,394 118 Embuk Cik Latif 3 Kab. Lingga 0,039 119 Embung Gemuruh 2 Kab. Lingga 0,035 120 Embung Gemuruh Sebangka Kab. Lingga 0,211 121 Embung Gunung Pancur Kab. Lingga 0,037 122 Embung Lanjut Kab. Lingga 0,191 123 Embung Menserai Kab. Lingga 0,040 124 Embung Metunda Kab. Lingga 0,062 125 Embung Pasirkuning Kab. Lingga 0,415 126 Embung Raya 2 Kab. Lingga 0,027 127 Embung Sei Pinang Kab. Lingga 0,028 128 Embung Sungai Centeng Kab. Lingga 0,150 129 Embung Tajur Biru Kab. Lingga 0,005 130 Embung Tanjung Keriting Kab. Lingga 0,039 131 Embung Tebing Kab. Lingga 0,201 132 Kolong Air Merah Kab. Lingga 0,287 133 Kolong Air Panas 1 Kab. Lingga 0,145 134 Kolong Air Panas 2 Kab. Lingga 0,160 135 Kolong Bandung Kab. Lingga 0,004 136 Kolong Berindang Kab. Lingga 0,198 137 Kolong Bukit Tumang Kab. Lingga 0,030 138 Kolong Desa Penggambil Kab. Lingga 0,092 139 Kolong Kuala Raya Kab. Lingga 0,015 140 Kolong Marok Kecil Kab. Lingga 0,031 141 Kolong Merak Tua Kab. Lingga 1.048 PE 6-17 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 142 Kolong Sei Raya Kab. Lingga 0,292 143 Kolong Selayar Kab. Lingga 0,030 144 Kolong Seraya Kab. Lingga 0,228 145 Kolong Tanah Sejuk Kab. Lingga 0,129 146 Mata Air Centeng Kab. Lingga 0,015 147 Mata Air Gunung Daik Kab. Lingga 0,578 148 Mata Air Gunung Mancung Kab. Lingga 0,098 149 Mata Air Kerandin Kab. Lingga 0,052 150 Mata Air Kudung Kab. Lingga 0,033 151 Mata Air Limbung Kab. Lingga 0,043 152 Mata Air Sinempek Kab. Lingga 0,019 153 Telaga Hijau Kab. Lingga 0,228 154 Waduk Sungai Besar Kab. Lingga 0,215 155 Estuari Dam Temburun Kab. Kepulauan Anambas 1.500 156 Estuari Dam Matak Kab. Kepulauan Anambas 1.500 157 Air Baku Desa Langir Kab. Kepulauan Anambas 0,017 158 Air Terjun Neraja Kab. Kepulauan Anambas 0,158 159 Bendung Dapit Kab. Kepulauan Anambas 0,208 160 Bendung Jelis Kab. Kepulauan Anambas 0,067 161 Bendung Matan Kab. Kepulauan Anambas 0,025 162 DAS Airabu Kab. Kepulauan Anambas 0,015 163 DAS Bajau Kab. Kepulauan Anambas 0,014 164 DAS Jemaja Kab. Kepulauan Anambas 0,038 165 DAS Matak Kab. Kepulauan Anambas 0,065 166 DAS Mubur Kab. Kepulauan Anambas 0,013 167 DAS Siantan Kab. Kepulauan Anambas 0,020 168 Embuk Air Baku Asuk Kab. Kepulauan Anambas 0,002 PE 6-18 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 169 Embung Air Baku Layar Batu Ampar Kab. Kepulauan Anambas 0,022 170 Embung Air Baku Nyamuk Kab. Kepulauan Anambas 0,011 171 Embung Air Bini Kab. Kepulauan Anambas 0,004 172 Embung Air Nangak Kab. Kepulauan Anambas 0,025 173 Embung Batu Tabir Kab. Kepulauan Anambas 0,009 174 Embung Bayat Kab. Kepulauan Anambas 0,055 175 Embung Gunung Samak Kab. Kepulauan Anambas 0,024 176 Embung Impol Kab. Kepulauan Anambas 0,005 177 Embung Munjan Kab. Kepulauan Anambas 0,009 178 Embung Palmatak Kab. Kepulauan Anambas 0,014 179 Embung Payalaman Kab. Kepulauan Anambas 0,042 180 Embung Piabung Kab. Kepulauan Anambas 0,008 181 Embung Pian Pasir Kab. Kepulauan Anambas 0,002 182 Embung Sarung Belanau Kab. Kepulauan Anambas 0,072 183 Embung Serat Kab. Kepulauan Anambas 0,002 184 Embung Tebang Ladan Kab. Kepulauan Anambas 0,001 185 Embung Telaga Kab. Kepulauan Anambas 0,023 186 Embung Ulu Baru Kab. Kepulauan Anambas 0,070 187 Tampungan Air Baku Gunung Lintang Kab. Kepulauan Anambas 0,030 188 Waduk Baloi Kota Batam - 0,03 189 Waduk Rempang Kota Batam 4,8 0,232 190 Waduk Tembesi Kota Batam 56,82 0,6 191 Waduk Piayu Kota Batam - 0,3 192 Waduk Bulang Lintang Kota Batam 0,01 193 Waduk Pemping Kota Batam 0,005 194 Waduk Pulau Mecan I dan II Kota Batam 0,002 PE 6-19 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 195 Waduk Air Batang Kota Batam 0,002 196 Waduk Sungai Lumba Kota Batam 0,004 197 Waduk Tanjung Kerang Kota Batam 0,002 198 Waduk Subang Mas Kota Batam 0,002 199 Waduk Rempang Cate Kota Batam 0,002 200 Waduk Pulau Riang Kota Batam 0,002 201 Waduk Ngenang Kota Batam 0,002 202 Waduk Pulau Jaloh Kota Batam 0,005 203 Waduk Pulau Temoyong Kota Batam 0,005 204 Waduk Pulau Bertam Kota Batam 0,005 205 Waduk Tanjung Banon Kota Batam 0,002 206 Waduk Petong Barat Kota Batam 0,005 207 Waduk kalok Tengah Kota Batam 0,002 208 Bendungan Sei Gong Kota Batam 16,95 0,4 209 Waduk Tembesi Kota Batam 0,300 210 Waduk Rempang Kota Batam 0,232 211 Estuari Dam Galang-Galang Baru Kota Batam 0,400 212 Estuari DAM Pulau Kepala Jeri Kota Batam 1.500 213 Embung Sembulang 2 Kota Batam 0,035 214 Embung Rempang 2 Kota Batam 0,063 215 Embung Air Raja Kota Batam 0,005 216 Embung Sei Temiang Kota Batam 0,039 217 Embung Sembulang Kota Batam 0,070 218 Embung Galang Timur Kota Batam 0,132 219 Embung Pulau Kasu Kota Batam 0,004 220 Embung Bulang Kota Batam 0,013 PE 6-20 No Nama Bendungan Lokasi Total Tampungan (jtm3) Irigasi (Ha) Air Baku (m3/det) PLTA (MW) Perkiraan Biaya (Milyar Rp) 221 Embung Sei Cia Kota Batam 0,064 222 Embung Sei Raya Kota Batam 0,204 223 Embung Sei Tatas Kota Batam 0,031 224 Embung Galang Kota Batam 0,061 225 Embung Pulau Abang Kota Batam 0,016 226 Embung Galang Utara Kota Batam 0,020 227 Embung Sei Curus Kota Batam 0,010 228 Embung Sei Batas Kota Batam 0,033 229 Embung Pulau Terung Kota Batam 0,003 230 Embung Galang Baru Kota Batam 0,028 231 Embung Pulau Pemping Kota Batam 0,010 232 Embung Pulau Lumba Kota Batam 0,014 208 Embung Rempang Utara Kota Batam 0,024 209 Embung Pulau Karas Kota Batam 0,004 210 Embung Lapangan dan PAH Kota Batam 1.500 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 E 6-21 6.1.3 POTENSI AIR TANAH Provinsi Kepulauan Riau terletak di antara semenanjung Malaysia dan Pulau Semuatera. Salah satu ciri khas dari wilayah ini adalah ketiadaan Cekungan Air Tanah (CAT) yang umumnya banyak di temukan di daerah lain. Cekungan Air Tanah (CAT) biasanya terbentuk di daerah dengan lapisan tanah dan batuan tertentu yang mampu menyimpan dan mengalirkan air tanah. Tetapi, kondisi geologis di Kepulauan Riau memiliki banyak batuan granitik dan tanah pasir sehingga tidak memungkinkan terjadinya akumulasi air dalam jumlah besar. Dampak dari tidak adanya Cekungan Air Tanah (CAT) di Provinsi Kepulauan Riau adalah dalam pengelolaan sumber daya air. Masyarakat, terutama yang berada di pulau-pulau kecil bergantung pada sumber air permukaan seperti Sungai, danau, dan penggunaan air hujan. Dengan minimnya Cadangan air tanah, sehingga tantangan dalam penyediaan air bersih menjadi lebih kompleks terutama saat musim kemarau. Maka daripada itu, penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya air dengan bijak dan mengembangkan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan. Selain itu, Cekungan Air Tanah (CAT) juga memiliki dampak pada resiko pencemaran dan pemanfaatan yang berlebihan. Di daerah yang memiliki CAT, sering terjadi penurunan kualitas air akibat aktivitas dari masyarakat. Tetapi, di Provinsi Kepulauan Riau memiliki tantangan dalam pengelolaan air permukaan dan upaya konservasi lingkungan. Dengan tindakan yang tepat, Provinsi Kepulauan Riau mampu mengatasi masalah ketersediaan air dan ekosistemnya, serta mampu tetap memenuhi kebutuhan masyarakat dalam ketersediaan air bersih. 6.2 NERACA AIR Neraca air di Provinsi Kepulauan Riau memiliki dinamika yang cukup rumit, mengingat karakteristik geografis dan hidrologis Provinsi Kepulauan Riau yang memilik banyak Pulau. Neraca air di wilayah ini dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi, tetapi memiliki resapan yang rendah karena didominasi oleh tanah pasir dan batuan granit sehingga air hujan langsung mengalir ke laut dan dapat mengurangi ketersediaan air tanah. Menurut data dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, sumber air baku di Provinsi Kepulauan Riau berasal dari waduk, muara, embung, kolong, mata air, sumur, dan sumber lainnya yang telah teridentifikasi dan termanfaatkan di Provinsi Kepulauan Riau. Sumber air tersebut dimanfaatkan melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kapasitas yang telah terpasang sebesar 6,72 m3/dt, tetapi yang 6-22 termanfaatkan baru sebesar 4,74 m3/dt. Berdasarkan data tersebut, Provinsi Kepulauan Riau mengalami defisit air baku sebesar 5,22 m3/dt hingga 6,57 m3/dt. Neraca air Provinsi Kepulauan Riau dapat dilihat pada gambar sebagai berikut. Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 1 Neraca Air Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 6.2.1 PROYEKSI NERACA AIR PROVINSI KEPULAUAN RIAU Proyeksi neraca air Provinsi Kepulauan Riau diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun kedepan. Kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau akan meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan intensifikasi sektor industry, khususnya di Kota Batam yang merupakan pusat ekonomi. Namun tantangan utama adalah penurunan ketersediaan air akibat konversi lahan dan kerusakan lingkungan. Berdasarkan data dari BWS Sumater IV Batam, kebutuhan air RKI di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2043 diprediksi mencapai 37,606 m3/dt. Kebutuhan air RKI terbesar berada di Kota Batam dikarenakan besarnya rencana pengembangan kawasan industri di Kota Batam. Lalu kebutuhan air RKI dan irigasi pada tahun 2043 mencapai 46,972 m3/dt. Berikut rincian kebutuhan RKI dan irigasi serta grafik kenaikan kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau. Kebutuhan (m3/dt) 30 25 20 15 10 Jan Feb Mar Apr ME Domestik BE Non Domestik “@-Kapasitas Terpasang-@-Kapasitas Aktual Mei MB Industri —0801x Jun Jul MM Pariwisata —090K Ags Sep BB Hankam — 0954 Okt Nov ma Irigasi 450 400 350 300 250 200 150 bco0 50 Debit Andalan (m3/dt) 6-23 Tabel 6. 3 Proyeksi Kebutuhan Air Rumah Tangga No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,495 0,514 0,533 0,547 0,555 2 Bintan 0,447 0,465 0,484 0,500 0,512 3 Natuna 0,142 0,149 0,157 0,164 0,193 4 Lingga 0,192 0,199 0,206 0,212 0,217 5 Kepulauan Anambas 0,082 0,086 0,091 0,095 0,098 6 Batam 3,547 3,765 4,022 4,263 4,487 7 Tanjungpinang 0,316 0,333 0,351 0,366 0,379 Provinsi Kepulauan Riau 5,221 5,511 5,844 6,147 6,442 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 4 Proyeksi Kebutuhan Air Perkantoran No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,149 0,154 0,160 0,164 0,167 2 Bintan 0,134 0,139 0,145 0,150 0,154 3 Natuna 0,043 0,045 0,047 0,049 0,058 4 Lingga 0,058 0,060 0,062 0,064 0,065 5 Kepulauan Anambas 0,025 0,026 0,027 0,028 0,029 6 Batam 1,064 1,130 1,1207 1,279 1,346 7 Tanjungpinang 0,095 0,100 0,105 0,110 0,114 Provinsi Kepulauan Riau 1,556 1,653 1,753 1,844 1,933 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 5 Proyeksi Kebutuhan Air Industri No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,090 0,715 1,341 2,591 4,259 2 Bintan 0,625 0,783 1,256 2,517 3,779 3 Natuna 0,000 0,141 0,282 0,564 0,940 4 Lingga 0,000 0,028 0,055 0,110 0,184 5 Kepulauan Anambas 0,000 0,119 0,238 0,476 0,794 6 Batam 1,703 2,470 3,237 4,772 6,818 7 Tanjungpinang 0,000 0,018 0,072 0,216 0,316 Provinsi Kepulauan Riau 2,418 4,274 6,481 11,247 17,134 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 6 Proyeksi Kebutuhan Air Pariwisata No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,079 0,173 0,202 0,242 0,281 2 Bintan 0,200 0,291 1,163 3,490 5,817 3 Natuna 0,375 0,824 0,965 1,152 1,340 4 Lingga 0,031 0,375 0,439 0,525 0,610 5 Kepulauan Anambas 0,262 0,575 0,673 0,804 0,935 6 Batam 0,813 1,667 1,952 2,331 2,711 7 Tanjungpinang 0,004 0,005 0,020 0,059 0,099 Provinsi Kepulauan Riau 1,763 3,910 5,414 8,604 11,793 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 6-24 Tabel 6. 7 Proyeksi Kebutuhan Air Pertanahan dan Keamanan No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 2 Bintan 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 3 Natuna 0,063 0,129 0,151 0,181 0,210 4 Lingga 0,000 0,001 0,001 0,001 0,001 5 Kepulauan Anambas 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 6 Batam 0,028 0,058 0,068 0,081 0,094 7 Tanjungpinang 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Provinsi Kepulauan Riau 0,092 0,188 0,220 0,262 0,305 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 8 Proyeksi Kebutuhan Air Irigasi No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,313 0,313 0,313 0,313 0,313 2 Bintan 0,062 0,125 0,188 0,314 0,482 3 Natuna 0,467 1,002 1,537 2,607 4,034 4 Lingga 0,325 0,821 1,317 2,310 3,634 5 Kepulauan Anambas 0,075 0,200 0,324 0,572 0,903 6 Batam 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 7 Tanjungpinang 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Provinsi Kepulauan Riau 1,242 2,460 3,679 6,116 9,366 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 9 Proyeksi Kebutuhan RKI Provinsi Kepulauan Riau No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 0,813 1,557 2,2366 3,544 5,262 2 Bintan 1,406 1,678 3,049 6,658 10,262 3 Natuna 0,622 1,288 1,602 2,110 2,741 4 Lingga 0,280 0,662 0,763 0,912 1,077 5 Kepulauan Anambas 0,369 0,8006 1,029 1,403 1,856 6 Batam 7,155 9,089 10,485 12,276 15,456 7 Tanjungpinang 0,415 0,456 0,548 0,752 0,952 Provinsi Kepulauan Riau 11,060 15,535 19,712 28,104 37,606 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Tabel 6. 10 Proyeksi Kebutuhan RKI dan Irigasi Provinsi Kepulauan Riau No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Karimun 1,126 1,870 2,549 3,857 5,575 2 Bintan 1,468 1,803 3,237 6,972 10,744 3 Natuna 1,089 2,289 3,138 4,717 6,774 4 Lingga 0,605 1,483 2,081 3,222 4,711 5 Kepulauan Anambas 0,444 1,006 1,353 1,975 2,759 6 Batam 7,155 9,089 10,485 12,726 15,456 7 Tanjungpinang 0,415 0,456 0,548 0,752 0,952 Provinsi Kepulauan Riau 12,302 17,996 23,391 34,220 46,972 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 6-25 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 2 Proyeksi Kebutuhan Air Provinsi Kepulauan Riau 6.2.2 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Provinsi Kepulauan Riau Rencana pemenuhan kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat dan sektor industri yang terus berkembang. Mengingat kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari banyak pulau dengan keterbatasan sumber daya air, maka strategi utama untuk pemenuhan kebutuhan air dengan cara melakukan Pembangunan fasilitas penampungan air hujan, pengembangan embung, serta peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA), maka perlu adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan Perusahaan air minum setempat untuk memenuhi kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau. Berikut rekapitulasi dan grafik rencana pemenuhan kebutuhan air setiap kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Tabel 6. 11 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Karimun No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 0,495 0,514 0,533 0,547 0,555 2 Non Domestik 0,149 0,154 0,160 0,164 0,167 3 Industri 0,090 0,715 1,341 2,591 4,259 4 Pariwisata 0,079 0,173 0,202 0,242 0,281 5 Hankam 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Kebutuhan Air WS Kepulauan Riau 50.0 - 46.972 450 - 40.0 - 35.0 - 2 30.0 - B 2 R 25.0 £ 2 2 & 20.0 - 15.0 10.0 - Kapasitas Terpasang 2023: 6.72 m?/i 5.0 , Kapasitas Aktual 2023: 4.74 m?/dt 0.0: 2024 2028 2033 2038 2043 Irigasi 1.242 2.460 3.679 6.116 9.366 RKI 11060 15.535 19.712 28.104 37.606 Kapasitas Aktual 2023 4.740 4.740 4.740 4.740 4.740 Kapasitas Terpasang 2023 6.720 6.720 6.720 6.720 6.720 Total Kebutuhan 12.302 17.996 23391 34,220 46972 maan RKI mama Irigasi — -Kapasitas Aktual 2023 — — Kapasitas Terpasang 2023 220 391 6-26 No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 6 Irigasi 0,313 0,313 0,313 0,313 0,313 7 Total RKI 0,813 1,557 2,236 3,544 5,262 8 Potensi 47,642 47,642 47,642 47,642 47,642 9 Upaya Pemenuhan 0,221 1,634 3,267 4,151 5,384 10 Kapasitas Terpasang 0,284 0,284 0,284 0,284 0,284 11 Kapasitas Aktual 0,221 0,221 0,221 0,221 0,221 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 3 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Minum Kabupaten Karimun Tabel 6. 12 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 0,763 0,798 0,835 0,866 0,891 2 Non Domestik 0,229 0,239 0,250 0,260 0,267 3 Industri 0,625 0,801 1,328 2,734 4,139 4 Pariwisata 0,204 0,296 1,183 3,550 5,916 5 Hankam 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 6 Irigasi 0,062 0,125 0,188 0,314 0,482 7 Total RKI 1,821 2,134 3,597 7,409 11,214 8 Potensi 54,702 54,702 54,702 54,702 54,702 9 Upaya Pemenuhan 0,609 2,684 4,856 8,546 11,559 10 Kapasitas Terpasang 1,340 1,340 1,340 1,340 1,340 11 Kapasitas Aktual 0,609 0,609 0,609 0,609 0,609 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 100.0 - Debit (m3/detik) Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Karimun Potensi 4804: 30.30 m?/dt 10.0 - 5.38 2033 2038 20432024 2028 4.15 3.27 1.63 mama Domestik mem Non Domestik ms Industri mmm Pariwisata mm Hankam —e— Upaya ----- Potensi « — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 6-27 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 4 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang Tabel 6. 13 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Natuna No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 0,142 0,149 0,157 0,164 0,193 2 Non Domestik 0,043 0,045 0,047 0,049 0,058 3 Industri 0,000 0,141 0,282 0,564 0,940 4 Pariwisata 0,375 0,824 0,965 1,152 1,340 5 Hankam 0,063 0,129 0,151 0,181 0,210 6 Irigasi 0,467 1,002 1,537 2,607 4,034 7 Total RKI 0,622 1,288 1,602 2,110 2,741 8 Potensi 125,715 125,715 125,715 125,715 125,715 9 Upaya Pemenuhan 0,148 1,508 1,804 2,378 3,438 10 Kapasitas Terpasang 0,275 0,275 0,275 0,275 0,275 11 Kapasitas Aktual 0,148 0,148 0,148 0,148 0,148 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Debit (m3/detik) Pemenuhan Kebutuhan Air Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan 100.0 Potensi A80X: 48.92 m'/dt 10.0 Kapasitas Terpasang 2023: 1.34 m'/d Kapasitas Aktual 2023: 0.60 m?/d O.1 2024 2028 2033 WES Domestik IEEE Non Domestik 2 IndustriMB Pariwi:MS Hankam —e—Upaya ---- Potensi — — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 2038 2043 11.56 6-28 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 5 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Natuna Tabel 6. 14 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Lingga No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 0,192 0,199 0,206 0,212 0,217 2 Non Domestik 0,058 0,060 0,062 0,064 0,065 3 Industri 0,000 0,028 0,055 0,110 0,184 4 Pariwisata 0,031 0,375 0,439 0,525 0,610 5 Hankam 0,000 0,001 0,001 0,001 0,001 6 Irigasi 0,325 0,821 1,317 2,310 3,634 7 Total RKI 0,280 0,662 0,763 0,912 1,077 8 Potensi 63,654 63,654 63,654 63,654 63,654 9 Upaya Pemenuhan 0,246 1,054 2,021 3,066 3,329 10 Kapasitas Terpasang 0,277 0,277 0,277 0,277 0,277 11 Kapasitas Aktual 0,246 0,246 0,246 0,246 0,246 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Debit (m3/detik) Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Natuna 625.0 - 125.0 - 250 - 5.0 - 10: 0.2.8 0.0 ' 2024 2028 2033 TS Domestik ME Non Domestik (eat Industri mem Pariwisata BEE Hankam —0— Upaya Potensi 0804: 57.73 m?/dt Kapasitas Terpasang 2023: 0.27 m?/dt Kapasitas Aktual 2023: 0.14 m'/dt 2038 2043 ..... Potensi — — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 3.44 1.5 6-29 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 6 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Lingga Tabel 6. 15 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Kepulauan Anambas No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 0,082 0,086 0,091 0,095 0,098 2 Non Domestik 0,025 0,026 0,027 0,028 0,029 3 Industri 0,000 0,119 0,238 0,476 0,794 4 Pariwisata 0,262 0,575 0,673 0,804 0,935 5 Hankam 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 6 Irigasi 0,075 0,200 0,324 0,572 0,903 7 Total RKI 0,369 0,806 1,029 1,403 1,856 8 Potensi 33,632 33,632 33,632 33,632 33,632 9 Upaya Pemenuhan 0,121 0,858 1,405 2,941 3,487 10 Kapasitas Terpasang 0,124 0,124 0,124 0,124 0,124 11 Kapasitas Aktual 0,121 0,121 0,121 0,121 0,121 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Debit (m3/detik) 100.0 - 10.0 : 1.0 Oo1 2024 2028 Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Lingga Potensi 98006: 61,43 m/dt 3.07 3.33 Kapasitas Aktual 2023: 0.24 m?/d 2033 2038 2043 ma Domestik mas Non Domestik mmm Industri mmm Pariwisata mmm Hankam —e—Upaya ----. Potensi — — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 2.02 6-30 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 7 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Kepulauan Anambas Tabel 6. 16 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kota Batam No Kabupaten/Kota Debit m3/dt 2024 2028 2033 2038 2043 1 Domestik 3,547 3,765 4,022 4,263 4,487 2 Non Domestik 1,064 1,130 1,207 1,279 1,346 3 Industri 1,703 2,470 3,237 4,772 6,818 4 Pariwisata 0,813 1,667 1,952 2,331 2,711 5 Hankam 0,028 0,058 0,068 0,081 0,094 6 Irigasi 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 7 Total RKI 7,155 9,089 10,485 12,726 15,456 8 Potensi 26,854 26,854 26,854 26,854 26,854 9 Upaya Pemenuhan 3,396 9,455 11,049 13,153 15,592 10 Kapasitas Terpasang 4,421 4,421 4,421 4,421 4,421 11 Kapasitas Aktual 3,396 3,396 3,396 3,396 3,396 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Debit (m3/detik) Pemenuhan Kebutuhan Air Kabupaten Kepulauan Anambas 100.0 - 10.0 : O. Kapasitas Aktual 2023: 0.12 m?/dt Potensi 4804: 18.38 m'/dt 2.94 4 Kapasitas Terpasang 2023: 0.12 m'/df PN AN ML OK LA TM AI ML OR LA MT AI MA TN A0 PTN 0.0 2024 2028 2033 2038 2043 maa Domestik ES Non Domestik @eas Industri memm Pariwisata BEI Hankam —e—Upaya ---.. Potensi — — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 3.49 1.40 1.0 6-31 Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 8 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Kota Batam Dalam memenuhi kebutuhan air irigasi, pada data BWS Sumatera IV direncanakan sama pada tabel 6.8 dengan kapasitas sebesar 9,366 m3/dt. Berikut grafik rencana dalam pemenuhan kebutuhan air irigasi. Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 9 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Provinsi Kepulauan Riau Debit (m3/detik) 100.0 - 10.0 - 0.1 2024 Pemenuhan Kebutuhan Air Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan Potensi 48096: 48.92 m?/dt Kapasitas Terpasang 2023: 1.34 m?/d Kapasitas Aktual 2023: 0.60 m/, 2028 2033 2038 2043 WS Domestik MEEB Non Domestik as Industri mmm Pariwisata me Hankam —0—Upaya ----- Potensi — — Kapasitas Terpasang 2023 — - Kapasitas Aktual 2023 11.56 Debit (m3/detik) Potensi 0804: 352 m?/dt 130 1 110 7.0 5.0 : ud 2024 1.0 Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Provinsi Kepulauan Riau 2028 2033 2038 @irigasi Bintan wirigasi Karimun wirigasiLingga m irigasi Anambas irigasi Natuna 2043 6-32 Berdasarkan data diatas, maka untuk memenuhi kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2043 mencapai 46,975 m3/dt. Rencana untuk memenuhi kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau menurut data dari BWS Sumatera IV, pada tahun 2043 pemenuhan kebutuhan air di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 51,10 m3/dt dengan grafik kebutuhan air sebagai berikut. Sumber: Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Kepulauan Riau/BWS Sumatera IV, 2024 Gambar 6. 10 Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air WS Kepulauan Riau 6.3 ALTERNATIF SUMBER AIR BAKU Provinsi Kepulauan Riau menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan air bersih karena kondisi sumber air baku yang terbatas. Meskipun demikian, terdapat potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional. Beberapa sungai dan danau di wilayah ini, meskipun kecil, masih dapat diolah untuk menjadi sumber air baku yang berkualitas. Selain itu, pengembangan teknologi pengolahan air, seperti desalinasi dari air laut, bisa menjadi solusi inovatif mengingat banyaknya pulau di provinsi ini. Upaya konservasi dan perlindungan terhadap sumber air yang ada juga sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pasokan air. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, Provinsi Kepulauan Riau dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber air baku yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih secara efektif. Kebutuhan Air WS Kepulauan Riau 60.0 | 51.10 500 : 46.972 39.66 40.0 : z Hj .220 s 3 300 : 27.67 2 & .391 19.38 20.0 - “17. 10.0 j