a.Pengadaan Barcode Scanner, Printer Label, Kertas Label, TV Display, danThin Client. Pelabelan asset akan mengimplementasikan Teknologi Barcode yang berisi Kode aset yang mengandung beberapa kriteria antara lain:
1.Kode Lokasi (LokasiAset);
2.Kode SKPD (penggunaaset/barang);
3.Kode barang dan tahun barang;
4.Nomor Register barang; Contoh Label Barcode 11.08.00.CM.01.03.04.04 BIRO PERLENGKAPAN DAN ASET 02.03.01.02.04.0011 • 2010 IIEJARAPAT III~~~IIIIIIII~~IIIIIIIIII CQ.al~Ol.~.O&.Oll .. ENNTAH PRav.IS. ~
b.Pembagian tim kerja Sensus.
c.Analisis Database Aset Eksisting yang diperoleh dari SIMDA mulai dari KIB A sampai dengan F. kemudian Aset dikelompokkan berdasarkan lokasi dan jenis barang.
d.Print label aset. -7
e.PengadaanAplikasi perangkat lunak GIS yang terdiri dari ;
1.Operation dashboard;
2.Aplikasi GIS Server;
3.Aplikasi GIS Desktop untukpengolahan data spasial;
4.Aplikasi GIS Mobile.
f.InstalasiAplikasi GIS
g.KonfigurasiAplikasi GIS Infonnasi Data Met ~ Oewll! Riset Oaerah O Promsi lInpung • .' 1, .~' \ oJlnsoatek· Kenlor\./\ • ~~I \ \ '. 8egadIlg ReitQ II ,I J G~GOOm ~ • i ... QIt: Po ~ 8aIKementrilIl Apia e QDan Tala Ruang/bldll_ ~ ~ C - 8
h.Penyiapan Operation Dashboar II ",(, :1',\ 'il \ c e, 1 , 1 < \ • Dna .... OM UN e'O I eONs .... • • Niiai Aset Jumlah Aset IlQllXIlIOO Illl 1.2Q1lXI.IIOO1IOO· 100IlOO.IlOOIlOO .-- 8111111Illl.llOO . 6O.llllllXl.1IOO I 4IJ1lll1lXl,1IOO . ~IlllIlXl.llOO . I.. "1 00I..- Y. ), \. \ '"', ... \': \lIII$ ~" OMP._IIII-" • • I Prosentase Status Aset -9 • Penyusunan SK Tim Pelaksanaan Sensus Peniapaol • Penyusunan Juknis Sensus • Pembagian Tim Kerja Sensus Persiapeal.elang • Penyusunan RencanaUmumPengadaan (RUP) • PenYUSWl8l1 HPS • Penyusunan Kerangka AeuanKerja(KAK) ( Lelong • ..._.._...-......................_...... .................._......) ! ! I !, I 1 I • 1 ! • Analisis Database Aset • Pengadaan BarcodeScanner, Printer Label, Kertas (menyiapkan data banmgLabel,TV Display, danThin Client • Pengadaan Aplikasi GIS inventaris IUB A s.d, IUB F) I 1.. ,.............. ...............................1 M 0 N I T 0 R I N G Repnnaset Clean &; Clear Per KIBIIJPB • Print labelaset • lnstaJasi Aplikasi GIS • Konfigurasi Aplikasi GIS • Penyillpllll Operation Dashboard Sosialisasi, Publikasi, Pembekalan Reportaset Tidal< Ditemukan Per KIBIIJPB .J L Aplikasi SIPKD-Modul _ ~( .J:L PenetapanHasil Sensus Melalui Keputusan Guhemur Lampung .- Bulcu BI .. ! i I, ! i II 1.......................................1 Reportaset Identifikasi Baru PerKIBIIJPB ......." ............. .............................. J........... .................... ...._..._._-_ .. _,. ......- ...._........._............__.............,c·..·..··············.. , i PelaksBDuD K IdentifikasiAset Sensus I I U ! .-*.. S ! Asct I TAsct identitikasi Bam ! tidakditemukan Hosilldentilikosi ! 0 ! ! M i I I; S ~~& i, Clear A• Entri data osct, status,I • PelobeJanAset SkondisiEntri • FOlD Aset • Pnnt label aset I status aset • Entri ........ kondisi dan • PelabelanAsct~ perubaball daIa_ i • FoloAsct A • Updaledata asety P K1BA,c, D Pembuatan I L JenisAsetpolygon asc:t I! KL._.........._...._...._..._...•MM._..._..._•••_••••••••__•__•••_••__.._•• ..._..,....._..._..._...._._...._..._.__................. ..__._..._........_..............._...;- A S I~ <; - 10
a.Identiflkasi aset di lokasinya. Pada proses ini setidaknya terdapat tiga kemungkinan kondisi yakni:
1.ABet clitemukan (Clean and Crear" fisik aset ditemukan sesuai dengan data yang ada di dalam Buku Inventaris
2.ABet tldak clitemukan (Fisik aset tidak ditemukan namun tercatat di dalam Buku Inventaris)
3.ABet IdentiOlm81 ban (ditemukan asset milik Pemerintah Provinsi Lampung di lokasi, namun belum tercatat di dalam Buku Inventaris
b.Jika aset ditemukan sebagaimana ayat (1) huruf a diatas maka dilakukan:
1.Pelabelan Aset (penempelan identitas aset pada obyek surveil
2.Foto aset (me foto aset dimasukkan beserta koordinatnya/ Geotagging)
3.Entri status dan kondisi aset serta perubahan datanya menggunakan aplikasi mobile
4.Untuk jenis aset tanah, gedung dan bangunan, serta jalan, irigasi dan jaringan dibuat penitikan koordinat pada aplikasi mobile sampai terbentuk poligonaset
c.Jika aset tidak ditemukan sebagaimana ayat (1) huruf b diatas, maka dilakukan entri status aset menggunakan aplikasi mobile
d.Jika ditemukan aset identifikasi barn maka dilakukan:
1.Entri data aset beserta status dan kondisinya sebagaimana tampilan dibawah ini : Informasl Data Aset ~ I -------===t===--------j==I=":~=--",,"""'" _.... l.absi: .....,ilrld ......11............. en , -- Ob$p!I'a..;TeWs .sl.epl .... __ - - I ___ '~ t I ....-' ~ I -- a-,..._-.q Ii GDa.n~ ltaMIiSi: - _. - umur-ftalomilii: 16.... , ""'1 Pnal" .. 0l[fJ1fl»4 lllita.PeroIehan:: ... 50......~ I ,..IPuiIII, , to _1IIin: I I~ • 11
2.Print label aset Gambar PeDcetabD barcode I11III - tl I!• t:='-7:::;:'~1 rIfI::i'~~~-.-';:::":;;: • I f~_ I I I I f --- ---- - .. .. .. I - _ - - _. - - - - -I I .' ":!o.:;::~~MD'.'.' . ...:!.:.,:,:,.r':::'MMU I : ;_ I I ! 11IIIir1ll11 ! . I i I __ :...:...:. I I -- I I I ~ u ....... O'N.. J J i .II."I! .I~~_"M::=:-. t::::::===--===-~:~~~
3.Pelabelan Aset
4.Foto Aset Informasi Data Aset ~ IJlDsi: 1 WdI!r.... ·f lID.11'"'-l1li u,.lMlTeII h,iIf "1 I'-Woo<- y/f~ -------------~ I Upload I ) l~ , -~-,_---! I - 12
5.Update Data Aset Infonnasl Data Aset~ 1........ lli-l~ I --.,i........JWIUlI1-· --="'---- ---I T"~""''''''''''' ,==~-c-"""'+=S=i::iWDh:el-I" 11' ...... 71.............
6.Untuk jenis aset tanah, gedung dan bangunan, serta jalan, irigasi dan jaringan dibuat penitikan koordinat pada aplikasi mobile sampai terbentuk polygon aset.
a.Analisis kebutuhan;
b.Desain Aplikasi;
c.Pemrograman;
d.Uji Aplikasi;
e.Implementasi;dan
f.Pembuatan User Manual.
a.Menyiapakan data aset milik Pemerintah Provinsi Lampung yang akan disensus dan diverifikasi yang diklasifikasikan menjadi:
1.Tanah (KIB) A;
2.Mesin dan Peralatan (KIB)B;
3.Gedung dan Bangunan (KIB) C;
4.Jalan, Irigasi dan Jaringan (KIB) D;
5.Aset Tetap Lainnya (KIB E); dan
6.Konstruksi Dalam Pengerjaan (KIB F); - 13
b.Data inventarisasi aset sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatas yang merupakan bahan Inventarisasi, bersumber dari Sistem Informasi Barang Daerah (SIMDA) Provinsi Lampung berdasarkan data audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPKRI) Perwakilan Lampung pada tahun terakhir terhadap masing-masing item aset yang tersebar di Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, sebagai berikut: NO JenisAset Jumlah 1 Tanah 512 219.654 2.204 1.628 Unit Unit Unit Unit 2 MesindanPeralalan 3 GedungdanBangunan 4 Jalan, lrigasi danJaringan 5 AsetTelapLainnya 75.151 Unit 6 KonstruksidalamPengerjaan 106 Unit
c.Bersama-sama dengan petugas pendamping sensus pada masing-masing SKPD, mendampingi pihak ketiga dalam melakukan sensus dan check fisik di lapangan;
d.Inventarisasi aset melalui sensus dan check fisik di lapangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatas, dilakukan mulai dari pelabelan aset, entri data fisik aset, foto fisik aset, dan hasil sensus aset;
e.Menyusun report hasil sensus berdasarkan3 kategori:
1.Clean and Clear Per KIB per UPB.
2.Aset tidak ditemukan Per KIB per UPB.
3.Aset identifikasi bam Per KIB per UPB.
f.Report hasil sensus sebagaimana ayat (5) diatas diisikan ke dalam format KIB A sampai dengan KIB F pada lampiran keputusan ini,
g.Selanjutnya report sebagaimana angka (4) diatas diintegrasikan kedalam aplikasi SIPKD-Modul Aset.
h.Hasil pelaksanaan sensus barang daerah Pemerintah Provinsi Lampung ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Lampung.
i.Menyusun produk sensus dalam bentuk Bulru Inventaris. J. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan sensus yang di1akukan oleh pihak ketiga. Tahapan ini dilakukan dalam waktu bersamaan dengan pelaksanaan survei. Proses utama yang dilakukan antara lain adalah:
1.Monitoring survei harlan: Pemantauan hasil survei dari hari ke hari lewat data yang terkumpul di dalam siatem.
2.Verifikasi hasil survei harlan: Tindak lanjut hasil monitoring sensus untuk memastikan data hasil sensus pihak ketiga yang masuk ke dalam sistem adalah data final yang sudah "clear and clean". - 14
3.Dokumentasi monitoring survei harlan. Pembuatan dokumen hasil survei, termasuk di dalamnya pengelompokkan aset berdasarkan status aset (aset ditemukan sesuai data, aset tidak ditemukan dan aset ditemukan namun tanpa data serta aset bermasalah.
k.Monitoring (Pemantauan) terhadap pelaksanaan sensus sebagaimana dimaksud pada ayat (8) diatas, dilakukan via dashboard untuk mengetahui Pergerakan perubahan aset secara real time.
1.Menyusun laporan hasil sensus yang ditetapkan dengan Keputusan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung selaku Pengelola Barang Milik Pemerintah Provinsi Lampung.
a.Terhadap hasil pelaksanaan hasil sensus barang milik Pemerintah Provinsi Lampung, dilakukan hal-hal sebagai berikut:
1.Terhadap aset yang clean and clear: dilakukan studi pemanfaatan tertinggi dan terbaik aset (highest and best use study). antara lain dengan mengetahui aset mana saja yang idle dan dimana saja lokasinya dapat diambil langkah-langkah strategis optimalisasi aset sebagaimana ketentuan yang berlaku antara lain sewa, kerjasama pemanfaatan, Build Transfer Operate (BTO) atau Build Operate Transfer (BOT) serta kerjasama penyediaan infrastruktur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
2.Terhadap aset yang tidak clear (tidak ada fisiknya): dilakukan investigasi dan pelaksanaan penghapusan serta penuntutan ganti rugi.
3.Terhadap aset yang ada fisiknya tapi bermasalah, diIakukan prosedur pengamanan aset sebagaimana ketentuan yang berlaku antara lain pengamanan administrasi, pengamanan fisik dan pengamanan hukum dengan melibatkan instansi terkait.
4.Terhadap aset yang merupakan identifikasi baru (ada fisiknya tapi belum tercatat, dilakukan entri data aset beserta status dan kondisinya ke dalam sistem informasi aset berbasis data spasial dengan melakukan print label aset, pelabelan aset, pengambilan Foto Aset, Update data aset.Untuk jenis aset tanah, gedung dan bangunan, serta jalan, irigasi dan jaringan dibuat penitikan koordinat pada aplikasi mobile sampai terbentuk poligon aset pada sistem informasi data aset berbasis spasial.
b.Melakukan koreksi terhadap pencatatan dan pelaporan barang daerah berdasarkan bukti-bukti fisik keberadaan Barang atas hasil sensus sebagai dasar penyusunan neraca aktiva tetap tahun berikutnya yang akan dituangkan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung; ·15
c.Pelaksanaan alih pengetahuan (Transfer of Knowledge) dan pengembang sistem kepada penggw18: (penggtma sistem dan- adminisbatol" sistem), agar seluruh proses operasional sistem selanjutnya dapat dilakukan tanpa pendampingan, melalui pelatihan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga kepada tiga pengguna utama yaitu:
1.User Swveyer yang berWgati meJaln.Jksm ideMitikasi aeet den i:ftput data, lokasi aset dan opname aset ke dalam sistem serta pelabelan aset (pasca masa serah terima sistem dan data aset dan pihak ketiga).
2.Administrator aset: Pemantauan keseluruhan data aset di dalam sistem dan timIak Ja¥,lt data aset,
3.Administrator sistem: Perawatan Sistem Informasi Manajemen ABet Berbasis Data Spasia 1 Pemerintah Provinsi Lampung termaauk di dalamnya manajemen user, manajemen backup data dan aksesibilitas sistem. BABIV KETENTUAN PENUTUP Pasal 12 Peraturan ini mulai berIaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubemur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Lampung. Ditetapkan di Teblkbetung pada tanggal 30 - 3 - 2016 GUBBR1IUR ~~rR'G, II. RlDBI Diundangkan di Telukbetung pada tanggal 30 - 3 - 2016 SBKRBTARIB DAJtRAII PROVJB8I LAIIPUIIG, ~. Jr. ARIIIAJ, DJUB'AIDI PemblDa UtaIIIa RIP. 19S6061'11985031 005 BBRITA DABRAR PROVIlI8I LAMPURO TARUII 2016 1I01l0R : 16., LAMPIRAN' PERATURAN GUBElUIUR PROVINSI LAMPllNG NOMOR 16 TABlJII 2016 TEBTAl'fG PBTUNJUK TEKlOS PELAKSANAAN SEBSUS BARANG M1LIK PEMERINTAH PROVl1'fSl LAllIPOIIG TAHUB 2016 CONTOH FORMAT BLANGKO PENYUSUNAN REPORT HASIL SENSUS BARANG MILIK PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016 I. Aset Clean and Clear
a.Form 1 (KIB A Tanah) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) A TANAH KodeLokasl Pemerlntah Provo : DB lampulllJ BldalllJ Lobsl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD I Ekstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Jenis Barang/Nama Nomor Luas (M2) Tahun Pengadaan Letak/ Alamat Status Tanah Penggunaan Asal Usul Harga (Rupiah) Ket Kede Registrasi Hak Tanggal Nomor Barang Barang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jumlah...... MENGETAHUI : PEI\IIERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. ·....····tl..··············......· ( PetUDJuk Peagtalan Form 1 Allet Clean and Clear Kolom 1 : Nomor urut pencatatan Kolom 2 : Jenis Barang/Nama Barang.Pada kolorn 2 dituliskan dengan jelas jenis tanah yang merupakan barang inventaris Contoh : - Tanah Perkantoran - Tanah Perkebunan, - Tanah Tegalan, - Tanah Hutan, - Tanah Taman - Dan sebagainya, Kolom 3 Nomor Kode Barang Kolom 4 Nomor Register Kolom 5 Luas tanah Kolom 6 Tahun pengadaan tanah Kolom 7 Letak/ Alamat. Pada Kolom kolom 7 tuliskan letak alamat lengkap lokasi dari tanah tersebut.Contoh : Jalan Kayu Jati II Rawangun atau nama kelurahan, kecamatanj'nama kota dan sebagainya. Kolom 8 Untuk kolom 8 Hak Paksi atau Hak Pengelolaan.Yang dimaksud dengan Hak Pakai adalah apabiia tanah tersebut dipergunakan langsung menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan. Sedangkan Hak Pengelolaan adalah apabila Tanah tersebut dipergunakan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi Kolom9 Tanggal Sertifikat. . Pada kolom 9 tuliskan tanggal dikeluarkannya Sertifikat dari tanah tersebut. Kolom 10 Nomor Sertiflkat Pada kolom 10 tuliskan Nomor Sertifikat dari Tanah tersebut. Kolom 11 Penggunaan. Pada kolom 11 dituliskan dengan jelas peruntukan dari tanah tersebut dalam kolom 1. Misalnya : - Perkampungan - Taman - Perkebunan, dan sebagainya Kolom 12 Asal UsuI. Pada kolom 12 tuliskan asal usul perolehan dari barang tersebut. Misalnya:
1.Dibeli
2.Hibah
3.Dan sebagainya. Kolom 13 Harga. Pada kolom 13 dituliskan nilai pembelian dari tanah tersebut atau perkiraan nilai tanah tersebut apabila berasal dari sumbanganj'hibah, pembukaan hutan dan sebagainya. Kolom 14 Keterangan. Pada kolom 14 tuliskan keterangan yang dianggap perlu dan yang berhubungan dengan tanah tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian] dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan pPenatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah [penyesuaian].
b.Form 2 (KIB B Peralatan dan Mesin) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) B PERALATAN DAN MESIN Kode Lobs! Pemerlntah Prov. : 08 Lampuna Bldana Lolcasl Kualifikasi : Intra Accountable UnIt/SICPD I Ekstra Accountable UPS Tahun Cut Off No Kode Barang Jenis Barang/Nama Nomor Registrasi Merk/ Type Ukuran Icc Bahan Tahun Pembelia Nomor Asal Usul cara Ruang Kondisi Harga (Rupiah) Ket Pabrik Rangka Mesin Polisi BPKB Barang n perolehan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Jumlah....... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................ . . ( Petunjuk hnglslan Form 2 A8et Clean and Clear KIB iDi tercUrl cIarl 18 kolom yang cara ~ftJfalannyaadaJah eebagal berUmt. Kolom 1 : Nomor Urut. Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang. Kolom 2 : Nomor Kode Barang. Pada kolom 2 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan, Kolom 3: Nama Barang/denis Barang. Pada kolom 3 tuliskan jenis barang atau nama secara jelas seperti: kendaraan, alat besar, mesin ketik, filling cabinet dan sebagainya. Untuk barang-barang yang mempunyai nomor pabrik, cara pencatatannya harus saru persatu, Jadi satu baris untuk satu barang saja, sedangkan barang-barang yang tidak mempunyai nomor pabrik, seperti: kursi, meja dan sebagainya dapat digabungkan daIam satu baris dengan syarat barang tersebut mempunyai karakteristik yang sarna (ukuran, bahan baku, tahun pembelian, dsb). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan, Dalam hal KIB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 sid nomor register terakhir dari barang dimaksud. Kolom 5: Merk/Tipe Pada kolom 5 tuliskan merk dan tipe barang yang dimaksud. Apabila tidak ada tipenya kolom ini diberi tanda strip (-). Contoh: - Mobil: merk Toyota Kijang dengan tipe LOX - Komputer: Merk IBM dengan tipe Pentium 4, dan sebagainya Kolom 6 : Ukuran/CC Pada kolom 6 tuIiskan ukuran atau cc dari barang yang bersangkutan, kalau tidak ada ukurannya diberi tanda strip H Contoh: - Mobil: 2000 cc - Komputer: dengan spesiflkasi besaran Iayar, kapasitas, dan sebagainya Kolom 7 : Bahan Pada kolom 7 tuliskan dari bahan apa barang yang bersangkutan dibuat. Apabila bahan yang digunakan lebih dari 1 [satu] macam, maka tuliskan bahan atau bahan yang paling banyak digunakan. Contoh : besi (untuk filling cabinet). besi, plastik (untuk kursi). Kolom 8 : Tahun PembeIian. Pada kolom 8 tuliskan tahun pembeIian dari barang yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui tahun pembeIiannya supaya tuliskan tahun penerimaan/unit pemakaiannya. Kolom 9 : Nomor Pabrik. Pada kolom 9 tuliskan nomor pabrik barang yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui nomor pabrik maka kolom ini diberi tanda strip (-). Kolom 10: Nomor Rangka. Pada kolom 10 tuliskan Nomor Rangka/chasie dari alat Angkutan yang bersangkutan kalau tidak ada nomor chasis berikan tanda ( ( strip (-). Contoh: K.357608 dan sebagainya. Kolom 11: Nomor Mesin. Pada kolom II tuliskan nomor mesin dari alat angkutan yang bersangkutan, nomor ini dapat dilihat pada alat angkutan yang bersangkutan pada faktur/kuitansi pembeliannya, kalau tidak ada nomor mesin berikan tanda strip H. Kolom 12: Nomor Polisi. Pada kolom 12 tuliskan nomor polisi alat angkutan yang bersangkutan, Contoh: B 8165 LE dan seterusnya. Untukjenis alat angkutan tertentu yang tidak mempunyai Nomor Polisi, maka kolom ini diberi tanda strip (-). Kolom 13: BPKB. Pada kolom 13 tuliskan nomor BPKB. Kolom 14: Asal-usul, Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan. Contoh : Pembelian, hadiah dan sebagainya. Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KlR dan kode ruangan yang ditetapkan kepala SKPD Kolom 16 : Kondisi Pada kolom ini dituliskan kondisi peralatan dan mesin, apakah termasuk katagori kondisi baik, rusak ringan atau rusak berat Kolom 17: Harga. Pada kolom 17 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan faktur/kuitansi pembelian apabila barang yang bersanglrutan berasal dari pembelian. Apabila barang yang bersangkutan berasal dari sumbangan/ hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya dalam ribuan rupiah. Contoh: Suatu barang harganya: Rp 253.200,- maka pada kolom ini dituliskan 253. Rp 253.750,- maka pada kolom ini dituliskan 254. Kolom 18: Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan. Contoh: dipinjamkan dan sebagainya. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah] oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
c.Form 3 (KIB C Bangunan Dan Gedung) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) C GEDUNG DAN BANGUNAN KodeLokasl Pemerintah Provo : 08 Lampung Blelang Lokasl Kualifikasi : Intra Acceunta Unlt/SKPD I EkstraAccoU'1 UPS Tahun Cut Off No JenJs Barons/Nama Barons Penggunaan Nomor Kede Registrasi Barang Kondist Banngsunan Kontribusl Ban.unan Tingkat! Beten/ Tidak Tidak Luas Lantal Letak/ Lokasl Alamat Dokumen bangunan Tanggal Nemer Luas (M2) Status ranah Nomor Kode Tanah Asal Usul Tahun Ha'lla (Rupiah) Ket 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Jumlah...................... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. . . PetUD,juk Peugt.lau Form 3 Aaet Cleau aud Cleu KIB GeduDg daD Bauguusu ID.I terdlrl dari 19 kolom yang cara pengta'aDuya adalah sebap! berUmt : Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis barangjnama barang Pada kolom 2 tuliskan jenis gedung/ monumen. Pengisian tentang gedung diartikan sebagai bangunan yang berdiri sencliri atau dapat pula merupakan suatu kesatuan bangunan yang tidak dapat dipisahkan, Misalnya: Gedung kantor gubemur, kabupaten, kecamatan, kelurahan, gedung sekolah, puskesmas, gedung olah raga, monumen dan sebagainya. Kolom 3 Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan gedung dan bangunan misalnya gedung kantor UPfD, gazebo, garasi dll. Kolom4 Diisi Nomor Kode Barang Kolom 5 Diisi Nomor Register Kolom 6 Kondisi Bangunan. Pada kolom 6 tuliskan kondisi daripada bangunan gedung /bangunan monumen pada saat pelaksanaan inventrisasi. Kondisi flsik bisa dalam keadaan baik, rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Kolom 7 Konstruksi Bangunan. Pada kolom 7 tuliskan "bertingkat" apabila bangunan tersebut bertingkat. Sebaliknyajika tidak bertingkat tuliskan "tidak", Kolom8 Pada Kolom 8 tuliskan: "beton" apabila bangunan tersebut seluruhnya berkonstruksi beton. Sebaliknya apabila tidak berkonstruksi beton isikan "tidak" Kolom 9 Luas Lantai (M2) Pada kolom 9 tuliskan luas dari bangunan yang tercantum dalam kolom 1, dengan bilangan bulat. Perhitungan luas lantai tersebut termasuk luas teras dan untuk gedung bertingkat dihitung dari luas lantai satu dan dijumlah dengan luas lantai bertingkat berikutnya. Kolom 10 Letak/Lokasi. Pada kolom 10tuliskan letak/ alamat lengkap lokasi dari bangunan tersebut. Misalnya: - JI. Merdeka Selatan 8-9 - JI. Pemuda No. 9 - JI. Pahlawan No. 18; dan sebagainya. Kolom 11, 12 Dokumen Gedung. Yang dimaksud dengan dokumen gedung dapat berupa surat-surat pemilikan. Seperti: sertifikat atas tanah bangunan gedung, Surat Ijin Bangunan dan sebagainya. Pada kolom 11 diisikan tanggal dikeluarkannya dokumen tersebut di atas, sedangkan pada kolom 12 diisikan Nomor Dokumen. Kolom 13, Tanah Bangunan 14, 15 Pada kolom 13 tuliskan luas dari tanah bangunan dengan ukuran M", dengan bilangan bulat. Kalau memang ada batas maka bisa digunakan sebagai dasar perhitungan luas tanah bangunan. Pada kolom 14 isikan status ta.nah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa:
a.Tanah mi1ik Pemda
b.Tanah Negara (Tanah yang dikuasai langsung oleh Negara).
c.Tanah Hale Ulayat (Tanah masyarakat Hukum Adat)
d.Tanah Hale (Tanah kepunyaan perorangan atau Badan Hukum), Hak Guna Bangunan, Hale Pakai atau Hale Pengelolaan Pada kolom 15 isikan Nomor Kode Tanah. Kolom 16 Asal Vsul Pada kolom 16 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misalnya:
a.dibeli
b.hibah
c.dan lain-lain Dalam hal bangunan/barang yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misalnya bangunan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda. Kolom 17 Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun dibangunnya gedung dan bangunan tersebut Kolom 18 Harga Pada kolom 18 tuliskan harga yang sebenarnya untuk bangunan gedung/monumen tersebut. Apabila nilai gedung/monumen tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakan nilai gedung berdasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan. Kolom 19 Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan bangunan tersebut. Setelah selesai diisi seluruhnya malta pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani Pengurus Barang dan diketahui oleh Kepala SKPD. Setelah diisi seluruhnya malta pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
d.Form 4 (KIB D Jalan,Irigasi Dan Jaringan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) 0 JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN Kode Lalcasl Pemerlntah Provo : 08 LampUIlI Bldalll Lalcasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD /Elcstra Accountable UPB Tahun Cut Off No lenl' BaranglNama Barang Penggunaan Nomor I<onstruksl Palliang (KM) lebar (M) Luas (M2) letak/ loka,1 Alamat Dokumen bangunan Statu, Tanah NomorKede Tanah Asal Usul Tahun Harp (Rupiah) 1<0001,1 (B,KB,RB) Kat Kede Barang Regis trasi Tanggal Nomer 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Jumlah............... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSILAMPUNG, .................................. . . ( PetuDjuk PeJllieIan Form 4 ABet Clean and Clear KIB bIJ terdiri darl19 Imlom 7&111 cara pengip1aDD7& .dalab sebapi berlkut: Kolom I Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis Barang Pada kolom 2 tuliskan jenis Jalan, Irigasi Dan Jaringan yang merupakan Barang Inventaris. Misalnya: Jalan, jembatan, terowongan, Bangunan Air Irigasi, Bangunan Air Pasang, Bangunan Air Pengembangan Rawa dan Polde, Bangunan Air Pengaman Surya dan Penanggul, Bangunan Air Minum, Bangunan Air Kotor, Instalasi Air Minum, Instalasi Air Kotor, Instalasi Pengolahan Sampah, Instalasi Pengolahan Bahan Bangunan, Instalasi Pembangkit Listrik, Instalasi Gardu Listrik, Jaringan Air Minum, Jaringan Listrik dan lain-lain sejenisnya. Kolom3 Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan misalnyajalan lingkungan, jalan parkir, instalasi listrik dll. Kolom4 Pada kolom 4 diisi nomor kode barang KolomS : Pada kolom 5 diisi nomor register (pencatatan) Kolom6 : Konstruksi Pada kolom 6 tuliskan konstruksi dan Jalan, lrigasi Dan Jaringan. Misalnya: aspal, beton, dan lain sebagainya Kolom 7 Panjang Pada kolom 7 tuliskan panjangnya Jalan, Irigasl dan Jaringan. Kolom8 Lebar Pada Kolom 8 tuliskan lebar dati JaIan, lrigasi Dan Jaringan Kolom 9 Luas Pada kolom 9 tuliskan luas dan Jalan, Irigasi Dan Jaringan. Kolom 10 Letak/Lokasi Pada kolom 10 tuliskan letak/lokasi luas dari Jalan, Irigasi dan Jaringan. Kolom II, 12 Dokumen dati Jalan, Irigasi Dan Jaringan. Yang dimaksud dengan dokumen dati Jalan, lrigasi Dan Jaringan adalah berupa surat-surat pemilikan. Kolom 13 Status tanah Pada kolom 13 diisikan status atas tanah, jalan, irigasi dan jaringan berupa:
1.Tanah milik Pemerintah daerah
2.Tanah Negara (tanah yang dikuasai langsung oleh negara). ( (
3.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat)
4.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan. Kolom 14 : Nomor kode tanah Pada kolom 14 isikan Nomor Kode Barang (tanah). Kolom 15 : Asal Usul Pada kolom 15 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misalnya:
1.Dibeli
2.Hibah
3.dan lain-lain. Dalam haljalan, irigasi dan jaringan yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misalnyajalan, irigasi danjaringan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda. Kolom 16 : Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun perolehan jalan, irigai dan jaringan tersebut Kolom 17 : Harga Pada kolom 17 tuliskan harga yang sebenarnya untuk jalan, irigasi dan jaringan. Apabila nilai jalan, irigasi dan jaringan tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakanlah nilai jalan, irigasi dan jaringan berclasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan. Kolom 18 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 19 : Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya denganjalan, irigasi dan jaringan tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepa1a Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
e.Form 5 (KIB E Aset Tetap Lainnya) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) E ASET TETAP LAINNYA Kode Lokasl Pemerlntah Prov. : 08 lampunc BldanB Lokasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt!SKPD IEkstra Accountable UPB Tahun Cut Off No 1 Jenis Barans/Nama Barans 2 Nomor Kode ReBistrasi Barang 3 4 Buku/Perpustakaan Judul/Pen Spesifikasi clpta 5 6 BaransBercorak Kesenian/Kebudayaan Asal Penc Bahan daerah ipta 7 8 9 Hewan/Ternak dan Tumbuhan Jenis Ukuran 10 11 Jumlah 12 Tahun Cetak/Pembellan 13 Asal Usul cara Perolehan 14 Ruans 15 Kondisi 16 Harga (Rupiah) 17 Kel 18 Jumlah.......... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. . .. ( PetullJuk PengilliaD. Form IS ARt ClolUl lUld Clear KlB ini torcUrl cIari 18 kolom yang can pengilllaDDya acla1ab sebagai berUmt: Kolom 1 : Nomor Urut. Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang, dimulai dari Nomor Urut 1,2,3 dan seterusnya. Kolom 2 : Jenis Barang/Nama Barang. Pada kolom 2 tuliskan jenis barang atau nama seeara jelas seperti: Buku dan perpustakaan, barang bereorak kebudayaan, hewanj temak dan tumbuh-tumbuhan dan sebagainya. Buku/barang bercorak kesenianyhewan dan tumbuhan peneatatannya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat bahwa barang tersebut mempunyai karakteristik yang sarna (judul, ukuran, bahan baku, tahun pembelian dan sebagainya) Kolom 3 : Nomor Kode Barang. Pada kolom 3 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan (lihat tabel Kode Barang). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nornor register dari barang yang bersangkutan. KIB ini dipergunakan untuk meneatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 s/ d nomor register terakhir dari barang dimaksud. Kolom 5,6 : Buku dan perpustakaan Pada kolom 5 tuliskan judul/pencipta buku. Kolom 6 diisi mengenai bahan pembuatan buku (kertas, CD dan lain sebagainya) Kolom 7,8,9: Barang bercorak kesenian/kebudayaan. Pada Kolom 7 diisi mengenai asal daerah Kolom 8 diisi nama pencipta Kolom 9 diisi spesifikasi bahan Kolom 10,11: Hewan/Temak dan Tumbuhan. Pada kolom 10 diisi mengenaijenis hewan/ternak atau tumbuhan Kolom 11 diisi ukuran (kg, em, m, dan sebagainya). Kolom 12 : Jumlah. Pada kolom 12 diisijumlah barang. ( Kolom 13 : Tahun cetak/pembelian Pada kolom 13 diisi tahun cetak dan pembelian. Apabila tidak diketahui diberi tanda strip (-). Kolom 14 : Asal-usul. Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan. Contoh : Pembelian, hadiah dan sebagainya. Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KIR dan kode ruangan yang ditetapkan kepala SKPD Kolom 16 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 17 : Harga. Pada kolom 17 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan faktur/kuitansi pembelian apabila barang yang bersangkutan berasal dari pembelian, Apabila barang yang bersangkutan berasal dari sumbangan/hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya dalam ribuan rupiah. Kolom 18 : Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan. Contoh: Dipinjamkan dan sebagainya, Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). ( (
f.Form 6 (KIB F Kontruksi Dalam Pengerjaan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) F KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN Kode I.oIcasl Pemerlntah Prov. : 08 LamPUIII Bldalll Lokasl Kualifilcasi : Intra Accountable unlt/SKPD I Ekstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Jenls Penaunaan Bangunan Kontrlbusl Luas Letak/ lokasl Dokumen bangunan Tgl,Bln, Stalus Nomor AsalUsul Tahun Harga Kel Barang/Nama (P,SP,D) Bangunan tantal Alamat Tahun Tanah Kede (Rupiah) Barang Tingkat/ Beton/ Tanggal Nomor Mulai Tanah Tidak Tidak 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1D 11 12 13 14 15 16 17 Jumlah............. MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. ( ( PetWJ,juk Pea.glsiaD. Form 6 ABet Clean and Clear K1B iDi terdirt darI 17 kolom yang can peDgisiaDDya aclalah Beltapl berllmt: Kolom I Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis Barang/Narna Barang Pada kolom I diisi jenis barang dalarn proses pengerjaan, Misalnya: Gedung, Bangunan, Jalan, Irigasi, Instalasi, Jaringan, dan lain sebagainya. Kolom3 Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan konstruksi dalam pengerjaan.misalnya untuk pembangunn jalan dll. Kolom4 Bangunan Pada kolom 4 diisi fisik bangunan (permanen, semi permanen, darurat] Kolom 5, 6 KonstruksiBangunan Pada kolom 5 diisi bentuk bangunan (bertingkat atau tidak) Pada kolom 6 diisi bahan bangunan (beton atau tidak) Kolom 7 Luas Pada kolom 7 diisi luas dari bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Kolom8 Letak/Lokasi Pada kolom 8 diisi letak/Iokasi, alamat dari bangunan jalan, irigasi dan jaringan dan lain sebagainya. Kolom 9,10 : Dokurnen. Pada kolom 9, 10diisi tanggal dan nomor dokumen kontrak kerja (SPK, Surat Perjanjian, kontrak dan lain sebagainya). Kolom II Tanggal, Bulan, dan Tahun mulai Pada kolom II diisi tanggal, bulan dan tahun dimulainya pekerjaan. Kolom 12 Status tanah Pada kolom 12 diisi status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa :
a.Tanah milik Pemerintah Daerah.
b.Tanah Negara (tanah yang dikuasai langsung oleh negara].
c.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat).
d.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukurn], Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan Kolom 13 Nomor kode tanah Pada kolom 13 diisi Nomor Kode Tanah [lihat Tabel Kode Barang). ( Kolom 14 : Asal Usul Pada kolom 14 diisi asal usul pembiayaan dari barang tersebut, misalnya dari APBD, APBN, bantuan, hibah dan lain sebagainya. Kolom 15 : Tahun pelaksanaan Pada kolom 15 diisi tahun dilaksanakannya konstruksi dalam pengerjaan Kolom 16 : Nilai Kontrak Pada kolom 16 diisi nilai/harga sesuai dengan kontrak. Kolom 17 : Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang dalam proses pengeIjaan. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). II. Aset Tidak Ditemukan
a.Form 1 (KIB A Tanah) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) A TANAH KodeLokasl Pemertntah Provo : 08 Lampunl Blda"l Lokasl Kualiflkasi : Intra AccountalJle Unlt/SKPD I Ekstra Acco~ ntable UPB Tahun Cut Off No Jenis Baranl!Nama Nomor luas (M2) Tahun Pengadaan letak/ Alamat Status Tanall Penggunaan Asal Usul Harga (Rupiah) Ket Kede Registrasi Hak Tanlllal Nomor Barang Barang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 lot Jumlah...... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................... .................................. ( ( Petwquk PeJ1gjslen Form. 1 Aaet Tidak Dttemuba Kolom 1 Nomor urut pencatatan Kolom 2 Jenis Barang/Nama Barang.Pada kolom 2 dituliskan denganjelasjenis tanah yang merupakan barang inventaris Contoh : - Tanah Perkantoran - Tanah Perkebunan, - Tanah Tegalan, - Tanah Hutan, - Tanah Taman - Dan sebagainya. Kolom 3 Nomor Kode Barang Kolom 4 Nomor Register Kolom 5 Luas tanah Kolom 6 Tahun pengadaan tanah Kolom 7 Letak/Alamat. Pada Kolom kolom 7 tuliskan letak alamat lengkap lokasi dari tanah tersebut.Contoh: Jalan Kayu Jati 11 Rawangun atau nama kelurahan, kecamatanj'nama kota dan sebagainya. Kolom8 Untuk kolom 8 Hale Pakai atau Hale Pengelolaan.Yang dimaksud dengan Hale Pakai adalah apabila tanah tersebut dipergunakan langsung menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan. Sedangkan Hale Pengelolaan adalah apabila Tanah tersebut dipergunakan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi Kolom9 Tanggal Sertifikat. Pada kolom 9 tuliskan tanggal dikeluarkannya Sertifikat dari tanah terse but. Kolom 10 Nomor Sertifikat Pada kolom 10 tuliskan Nomor Sertifikat dari Tanah tersebut. Kolom 11 Penggunaan, Pada kolom 11 dituliskan dengan jelas peruntukan dari tanah tersebut dalam kolom 1. Misalnya : - Perkampungan -Taman - Perkebunan, dan sebagainya Kolom 12 Asal Usul. Pada kolom 12 tuliskan asal usul perolehan dari barang tersebut, Misalnya:
1.Dibeli
2.Hibah 30 Dan sebagainya. Kolom 14 Kolom 13 Harga. Pada kolom 13 dituliskan nilai pembelian dari tanah tersebut atau perkiraan nilai tanah tersebut apabila berasal dari sumbangan/hibah, pembukaan hutan dan sebagainya. Keterangan. Pada kolom 14 tuliskan keterangan yang dianggap perlu dan yang berhubungan dengan tanah tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). {
b.Form 2 (KIB B Peralatan dan Mesin) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) B PERALATAN DAN MESIN KodeLobsi Pemerintah Prov. : 08 Lampu"l B1dqLakasI Kualifiltasi : Intra Accountable Unlt/SKPO / Ekstra Accou ntable UPB Tahun Cut Off No Kode Barang Jenis Barang/Nama Nomor Registrasi Merk/ Type Ukuran Icc Bahan Tahun Pembelia Nomor Asal Usul cara Ruang Kondisi Harga (Rupiahl Ket Pabrik Ranglta Mesin Polisi BPKB Barang n perolehan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Jumlah....... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................ ................................ ( PetunJuk Peogialan Form 2 ARt Tldak Ditemukan KIB lnl tercUrl cIarl 18 Irolom yang care peDgJ.fannya ad.lab eebapi berlkut. Kolom 1: Nomor Urut. Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang. Kolom 2 : Nomor Kode Barang. Pada kolom 2 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan, Kolom 3: Nama Barang/Jenis Barang. Pada kolom 3 tuliskan jenis barang atau nama secarajelas seperti: kendaraan, alat besar, mesin ketik, filling cabinet dan sebagainya. Untuk barang-barang yang mempunyai nomor pabrik, cara pencatatannya hams satu persatu. Jadi satu baris untuk satu barang saja, sedangkan barang-barang yang tidak mempunyai nomor pabrik, seperti: kursi, meja dan sebagainya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat barang tersebut mempunyai karakteristik yang sama (ukuran, bahan baku, tahun pembelian, dsb). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan. Dalam hal KIB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 s/dnomor register terakhir dari barang dimaksud. Kolom 5: Merk/Tipe Pada kolom 5 tuliskan merk dan tipe barang yang dimaksud. Apabila tidak ada tipenya kolom ini diberi tanda strip (-). Contoh: - Mobil: merk Toyota Kijang dengan tipe LGX - Komputer: Merk IBM dengan tipe Pentium 4, dan sebagainya Kolom 6: Ukuran/CC Pada kolom 6 tuliskan ukuran atau cc dari barang yang bersangkutan, kalau tidak ada ukurannya diberi tanda strip H Contoh : - Mobil: 2000 cc - Komputer: dengan spesifikasi besaran layar, kapasitas, dan sebagainya Kolom 7 : Bahan Pada kolom 7 tuliskan dari bahan apa barang yang bersangkutan dibuat. Apabila bahan yang digunakan lebih dari 1 (satu) macam, maka tuliskan bahan atau bahan yang paling banyak digunakan. Contoh : besi (untuk filling cabinet). besi, plastik (untuk kursi). Kolom 8 : Tahun Pembelian. Pada kolom 8 tuliskan tahun pembelian dari barang yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui tahun pembeliannya supaya tuliskan tahun penerimaanrunit pemakaiannya. Kolom 9: Nomor Pabrik. Pada kolom 9 tuliskan nomor pabrik barang yang bersangkutan, Apabila tidak diketahui nomor pabrik maka kolom ini diberi tanda strip (-). ( ( Kolom 10: Nomor Rangka. Pada kolorn 10 tuliskan Nomor Rangka/chasis dari alat Angkutan yang bersangkutan ka1au tidak ada nomor chasis berikan tanda strip (-). Contoh: K.357608 dan sebagainya. Kolom 11: Nomor Mesin. Pada kolom 11 tuliskan nomor mesin dari alat angkutan yang bersangkutan, nomor ini dapat dilihat pada alat angkutan yang bersangkutan pada faktur/kuitansi pembeliannya, kalau tidak ada nomor mesin berikan tanda strip (-). Kolom 12: Nomor Polisi. Pada kolom 12 tuliskan nomor polisi alat angkutan yang bersangkutan. Contoh: B 8165 LE dan seterusnya. Untukjenis alat angkutan tertentu yang tidak mempunyai Nomor Polisi, maka kolom ini diberi tanda strip (-). Kolom 13: BPKB. Pada kolom 13 tuliskan nomor BPKB. Kolom 14: Asal-usul. Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan. Contoh : Pembelian, hadiah dan sebagainya. Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KlR dan kode ruangan yang ditetapkan kepala SKPD Kolom 16 : Kondisi Pada kolom ini dituliskan kondisi peralatan dan mesin, apakah termasuk katagori kondisi baik, rusak ringan atau rusak berat Kolom 17: Harga Pada kolom 17 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan fakturj'kuitanai pembelian apabila barang yang bersangkutan berasal dari pembelian. Apabila barang yang bersangkutan berasal dari sumbangan/ hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya dalam ribuan rupiah. Contoh: Suatu barang harganya: Rp 253.200,- maka pada kolom ini dituliskan 253. Rp 253.750,- maka pada kolom ini dituliskan 254. Kolom 18: Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan. Contoh: dipinjamkan dan sebagainya. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). ( <
c.Fonn 3 (KIB C Bangunan Dan Gedung) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) C GEDUNG DAN BANGUNAN KacIe Lokasl Pemerlntah Prov. : 08 LamPUI1l BldangLokasl Kualifikasi :Intra Accountal Unlt/SKPD I EIcstra Accou n UPB Tahun Cut Off No lenls Barang/Nama Barang Penggunaan Nomor Kede Registrasi Barang Kondlsi Bannggunan kontribusl Bangunan Tingkat/ Beton/ Tidak Tidak Luas lantal letak/ lekasi Alamat Dokumen bangunan Tanggal Nomor Luas (M2) Status Tanah Nomor Keele Tanah Asal Usul TaMln Halia (Rupiah) Ket 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Jumlah...................... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. . . ( PetUIIJIlk PeDgisIaD Form 3 A8et Tidall: DltemukaD KIB Gedung dan Baoguaao In.I terdlrt cIari 19 kolom yu.g cara peUgfeiRDDy& .d.l.b llebagal berlkut : Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis barang/riama barang Pada kolom 2 tuliskan jenis gedung/ monumen. Pengisian tentang gedung diartikan sebagai bangunan yang berdiri sendiri atau dapat pula merupakan suatu kesatuan bangunan yang tidak dapat dipisahkan. Misalnya: Gedung kantor gubernur, kabupaten, kecamatan, kelurahan, gedung sekolah, puskesmas, gedung olah raga, monumen dan sebagainya. Kolom 3 Penggunaan Pada kolom ini c1ituliskan penggunaan gedung dan bangunan misalnya gedung kantor UPI'D, gazebo, garasi dll. Kolom 4 Diisi Nomor Kode Barang Kolom 5 Diisi Nomor Register Kolom 6 Kondisi Bangunan, Pada kolom 6 tuliskan kondisi daripada bangunan gedung /bangunan monumen pada saat pelaksanaan inventrisasi. Kondisi fisik bisa dalam keadaan baik, rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Kolom 7 Konstruksi Bangunan, Pada kolom 7 tuliskan "bertingkat" apabila bangunan tersebut bertingkat. Sebaliknya jika tidak bertingkat tuliskan "tidak", Kolom 8 Pada Kolom 8 tuliskan: "beton" apabila bangunan tersebut seluruhnya berkonstruksi beton. Sebaliknya apabila tidak berkonstruksi beton isikan "tidak" Kolom9 Luas Lantai (M2) Pada kolom 9 tuliskan luas dari bangunan yang tercantum dalam kolom I, dengan bilangan bulat. Perhitungan luas lantai tersebut termasuk luas teras dan untuk gedung bertingkat dihitung dari luas lantai satu dan dijumlah dengan luas lantai bertingkat berikutnya. Kolom 10 Letak/Lokasi. Pada kolom 10tuliskan letakj'alamat lengkap lokasi dari bangunan tersebut. Misalnya: - Jl. Merdeka Selatan 8-9 - Jl. Pemuda No.9 - Jl. Pahlawan No. 18; dan sebagainya. .( ( Kolom 11, 12 Dokumen Gedung, Yang dimaksud dengan dokumen gedung dapat berupa surat-surat pemilikan. Seperti: sertifikat atas tanah bangunan gedung, Surat ljin Bangunan dan sebagainya. Pada kolom 11 diisikan tanggal dikeluarkannya dokumen tersebut di atas, sedangkan pada kolom 12 diisikan Nomor Dokumen. Kolom 13, Tanah Bangunan 14,15 Pada ko1om 13 tuIiskan luas dari tanah bangunan dengan ukuran M', dengan bilangan bulat. Kalau memang ada batas maka bisa digunakan sebagai dasar perhitungan luas tanah bangunan. Pada ko1om 14 isikan status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa:
a.Tanah milik Pemda
b.Tanah Negara (Tanah yang dikuasai langsung oleh Negara).
c.Tanah Hak Ulayat [Tanah masyarakat Hukum Adat)
d.Tanah Hak (Tanah kepunyaan perorangan atau Badan Hukum], Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan Pada kolom 15 isikan Nomor Kode Tanah. Kolom 16 Asal Usul Pada kolom 16 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misaInya:
a.dibeli
b.hibah
c.dan lain-lain Dalam hal bangunan/barang yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misaInya bangunan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda, Kolom 17 Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun dibangunnya gedung dan bangunan tersebut Kolom 18 Harga Pada kolom 18 tuliskan harga yang sebenarnya untuk bangunan gedung/monumen tersebut. Apabila nilai gedung/rnonumen tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakan nilai gedung berdasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan. Kolom 19 Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap per1u yang ada hubungannya dengan bangunan tersebut. Setelah selesai diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani Pengurus Barang dan diketahui oleh Kepala SKPD. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah [penyesuaian] dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian PenyiInpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
d.Form 4 (KIB D Jalan,Irigasi Dan Jaringan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) D JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN lCode LDkasI Pemerfntah Prov. : 08 Lampullfl Blelanl LokasI kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD IEkstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Jenb Ba",ng/Nama Barang Penggunaan Nornor Konstruksl Panjans (KM) Lebar (M) Luas (M2) Letak/ Lokasi A1amal Ookumen banaunan Status Tanah NomorKede Tanah Asal Usul Tahun Harga (Rupiah) Kendlsl (B,KB,RB) Ket kede Barang Regis trasi Tanggal Nomar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Jumlah............... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................... . . ( PetUDjuk Pengtalan Form 4 ARt Ttdak c:Utemulam KIB iDi terdlri darl19 kolom yang can penglst8uDya ad.llh eebepi berikut : Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis Barang Pada kolom 2 tuliskanjenis Ja1an, lrigasi Dan Jaringan yang merupakan Barang Inventaris. Misalnya: Jalan, jembatan, terowongan, Bangunan Air lrigasi, Bangunan Air Pasang, Bangunan Air Pengembangan Rawa dan Polde, Bangunan Air Pengaman SUlYa dan Penanggul, Bangunan Air Minum, Bangunan Air Kotor, Instalasi Air Minwn, Instalasi Air Kotor, Instalasi Pengolahan Sampah, Instalasi Pengolahan Bahan Bangunan, Instalasi Pembangkit Listrik, Instalasi Gardu Listrik, Jaringan Air Minum, Jaringan Listrik dan lain-lain sejenisnya. Kolom 3 Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan misalnyajalan lingkungan, jalan parkir, instalasi listrik dll, Kolom 4 Pada kolom 4 diisi nomor kode barang Kolom 5 : Pada kolom 5 diisi nomor register (pencatatan) Kolom 6 : Konstruksi Pada kolom 6 tuliskan konstruksi dari Jalan, lrigasi Dan Jaringan. Misalnya: aspal, beton, dan lain sebagainya Kolom 7 Panjang Pada kolom 7 tuliskan panjangnya Jalan, lrigasi dan .Jaringan. Kolom 8 Lebar Pada Kolom 8 tuliskan lebar dari Jalan, lrigasi Dan Jaringan Kolom 9 Luas Pada kolom 9 tuliskan luas dari Jalan, Irigasi Dan Jaringan. Kolom 10 Letak/Lokasi Pada kolom 10 tuliskan letak/lokasi luas dari Jalan, lrigasi dan Jaringan. Kolom 11, 12 Dokumen dari Ja1an, lrigasi Dan Jaringan. Yang dimaksud dengan dokumen dari Jalan, lrigasi Dan Jaringan adalah berupa surat-surat pemilikan. Kolom 13 Statustanah Pada kolom 13 diisikan status atas tanah, jalan, irigasi danjaringan berupa:
1.Tanah milik Pemerintah daerah
2.Tanah Negara [tanah yang dikuasai langsung oleh negara).
3.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat] ( (
4.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan. Kolom 14 : Nomor kode tanah Pada kolom 14 isikan Nomor Kode Barang (tanah). Kolom 15 : Asal Usul Pada kolom 15 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misa.lnya:
1.Dibeli
2.Hibah
3.dan lain-lain. Dalam haljalan, irigasi danjaringan yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misa.lnya jalan, irigasi dan jaringan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda. Kolom 16 : Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun perolehan jalan, irigai dan jaringan tersebut Kolom 17 : Harga Pada kolom 17 tuliskan harga yang sebenarnya untuk jalan, irigasi dan jaringan. Apabila nilai jalan, irigasi dan jaringan tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakanlah nilai jalan, irigasi danjaringan berdasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan. Kolom 18 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 19 : Keterangan, Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan jalan, irigasi dan jaringan tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
e.Form 5 (KIB E Aset Tetap Lainnya) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) E ASET TETAP LAINNYA KDcIe Lokasl Pemerlntah Provo :08 Lampwtl BlUng Lolcasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD IEkstra Accountable UPB Tahun Cut Off No 1 Jenis Barang/Nama Sarang 2 Nomor Kode Registrasi Barang 3 4 Buku/ Perpustakaan Judul/Pen 5pesiflkasi cipta 5 6 Sarang Bercorak Kesenian/Kebudavaan /\sal Penc Bahan daerah ipta 7 8 9 HewanlTemak danTumbuhan Jenis Ukuran 10 11 Jumlah 12 Tahun Cetak/Pembelian 13 Asal Usul Cara Perolehan 14 Ruang 15 Kondisl 16 Harp (Rupiah) 17 ICet lB Jumlah.......... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG• .................................. .. .. ( ( PetuDJuk Pellgtslan Form 5 ABet Tldak Dltemukall KlS iDJ. terdirl dad 18 Imlom yang cara peqiaialmya ad_Jab IMb-..' berUmt: Kolom 1 : Nomor Urut, Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang, dimulai dari Nomor Urut 1,2,3 dan seterusnya. Kolom 2 : Jenis Barang/Nama Barang. Pada kolom 2 tuliskan jenis barang atau nama secara jelas seperti: Buku dan perpustakaan, barang bercorak kebudayaan, hewan/ temak dan tumbuh-tumbuhan dan sebagainya. Buku/barang bercorak kesenian/hewan dan tumbuhan peneatatannya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat bahwa barang tersebut mempunyai karakteristik yang sarna [judul, ukuran, bahan baku, tahun pembelian dan sebagainya] Kolom 3 : Nomor Kode Barang, Pada kolom 3 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan (lihat tabel Kode Barang). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan. KIB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 sl d nomor register terakhir dari barang dimaksud. Kolom 5,6 : Buku dan perpustakaan Pada kolom 5 tuliskan judul/pencipta buku. Kolom 6 diisi mengenai bahan pembuatan buku (kertas, CD dan lain sebagainya) Kolom 7,8,9: Barang bereorak kesenianj kebudayaan. Pada Kolom 7 diisi mengenai asal daerah Kolom 8 diisi nama pencipta Kolom 9 diisi spesifikasi bahan Kolom 10,11: Hewarr/Ternak dan Tumbuhan. Pada kolom 10 diisi mengenai jenis hewan/ternak atau tumbuhan Kolom 11 diisi ukuran (kg, em, m, dan sebagainya). Kolom 12 : Jumlah. Pada kolom 12 diisi jumlah barang. Kolom 13 : Tahun cetak/pembelian Pada kolom 13 diisi tahun cetak dan pembelian. Apabila tidak diketahui diberi tanda strip (-). Kolom 14 : Asal-usul. Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan. Contoh : Pembelian, hadiah dan sebagainya. Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KIR dan kode ruangan yang ditetapkan kepala SKPD Kolom 16 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 17 : Harga, Pada kolom 17 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan faktur/ kuitansi pembelian apabila barang yang bersangkutan berasal dari pembelian. Apabila barang yang bersangkutan berasal dari sumbanganj hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya dalam ribuan rupiah . Kolom 18 : Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan. Contoh: Dipinjamkan dan sebagainya. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
f.Form 6 (KIB F Kontruksi Dalam PengeIjaan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) F KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN KodeLokasl Pemerlntah Provo : 08 Lampun8 Bldana LoIcasI Kualifikisi : Intra Accountable Unlt/SKPO / Ekstra Accountable UPS Tahun Cut Off No Jenis Penl!8unaan Bangunan Kontribusi tuas letik/ Lokasl Dokumen bangunan Tgl.Bln, Status Nomor AsaIUsul Tahun Harga Kel Barang/Nama (P,SP,D) Banaunan Lantal Alamat Tahun Tanah Kede (Rupiah) Barang Tingkat/ Beton/ Tanggal Nomor Mulal Tanah Tidak Tidak 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Jumlah............. MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ..... . ..................................~ ( PetuDJuk PeDgiaIan Form 6 .ABet Tidak Ditemukaa KlB tal tercUri dad 17 kolom yaag cara pengis'pnnya edplp' aebagai berlkut: Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis Barang!Nama Barang Pada kolom 1 diisi jenis barang dalam proses pengerjaan. Misalnya: Gedung, Bangunan, Jalan, Irigasi, Instalasi, Jaringan, dan lain sebagainya. Kolom 3 Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan konstruksi dalam pengeIjaan.misaInya untuk pembangunn jalan dll. Kolom 4 Bangunan Pada kolom 4 diisi fisik bangunan [permanen, semi permanen, darurat) Kolom 5, 6 KonstruksiBangunan Pada kolom 5 diisi bentuk bangunan (bertingkat atau tidak] Pada kolom 6 diisi bahan bangunan (beton atau tidak) Kolom 7 Luas Pada kolom 7 diisi luas dari bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Kolom 8 Letak/Lokasi Pada kolom 8 diisi letak/Iokasi, alamat dari bangunan jalan, irigasi dan jaringan dan lain sebagainya. Kolom 9,10 : Dokumen. Pada kolom 9, lOdiisi tanggal dan nornor dokumen kontrak kerja (SPK, Surat Perjanjian, kontrak dan lain sebagainya). Kolorn 11 Tanggal, Bulan, dan Tahun mulai Pada kolom 11 diisi tanggal, bulan dan tahun dimulainya pekerjaan, Kolom 12 Status tanah Pada kolom 12 diisi status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa :
a.Tanah milik Pemerintah Daerah,
b.Tanah Negara (tanah yang dikuasai langsung oleh negara).
c.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat).
d.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan Kolom 13 Nomor kode tanah Pada kolom 13 diisi Nomor Kode Tanah (lihat Tabel Kode Barang). ( ( Kolom 14 : Asal Usul Pada kolom 14 diisi asal usul pembiayaan dari barang tersebut, misalnya dari APBD, APBN, bantuan, hibah dan lain sebagainya. Kolom 15 : Tahun pelaksanaan Pada kolom 15 diisi tahun dilaksanakannya konstruksi dalam pengeIjaan Kolom 16 : Nilai Kontrak Pada kolom 16 diisi nilai/harga sesuai dengan kontrak. Kolom 17 : Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang dalam proses pengeIjaan. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). ( III. Aset Tidak Ditemukan
g.Form 1 (KIB A Tanah) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) A TANAH ICode Lokasl Pemerlntah Prov. : 08 Lampuns Bldans LokasI Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SICPD I Ekstra Accountable UPS Tahun Cut Off No Jenis Barang!Nama Nomor Luas (M2) Tahun Pengadaan Letak/ Alamat StatusTanah Penggunaan Asal Usul Harga (Rupiah) ket Keele Registrasi Hak Tanggal Nomor Barang Barang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jumlah...... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .................................. ( Petunjuk Penglslan Form 1 ABet Tldak Dltemulaul Kolom 1 Nomor urut pencatatan Kolom 2 Jenis Berang/Nama Barang.Pada kolom 2 dituliskan dengan jelas jenis tanah yang merupakan barang inventaris Contoh : - Tanah Perkantoran - Tanah Perkebunan, - Tanah Tegalan, - Tanah Hutan, - Tanab Taman - Dan sebagainya. Kolom 3 Nomor Kode Barang Kolom 4 Nomor Register Kolom 5 Luas tanah Kolom 6 Tahun pengadaan tanab Kolom 7 Letak/Alamat. Pada Kolom kolom 7 tuliskan letak alamat lengkap lokasi dari tanah tersebut.Contoh : Jalan Kayu Jati II Rawangun atau nama kelurahan, kecamatanj'nama kota dan sebagainya. Kolom 8 Untuk kolom 8 Hak Pakai atau Hak Pengelolaan.Yang dimaksud dengan Hak Pakai adalah apabila tanah tersebut dipergunakan langsung menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan. Sedangkan Hak Pengelolaan adalah apabila Tanah tersebut dipergunakan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi Kolom9 Tanggal Sertifikat. Pada kolom 9 tuliskan tanggal dikeluarkannya Sertiflkat dari tanah tersebut. Kolom 10 Nomor Sertiftkat Pada kolom 10 tuliskan Nomor Sertiftkat dari Tanah tersebut. Kolom 11 Penggunaan. Pada kolom 11 dituliskan dengan jelas peruntukan dari tanah tersebut dalam kolom 1. Misalnya : - Perkampungan -Taman - Perkebunan, dan sebagainya Kolom 12 Asal Usul. Pada kolom 12 tuliskan asal usul perolehan dari barang tersebut. Misalnya:
1.Dibeli
2.Hibah
3.Dan sebagainya. ( Kolom 13 Harga. Pada kolom 13 dituliskan nilai pembelian dari tanah tersebut atau perkiraan nilai tanah tersebut apabila berasal dari sumbangan/hibah, pembukaan hutan dan sebagainya. Kolom 14 Keterangan. Pada kolom 14 tuliskan keterangan yang dianggap perlu dan yang berhubungan dengan tanah tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset DDaerah(penyesuaian). ( (
h.Form 2 (KIB B Peralatan dan Mesin) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) B PERALATAN DAN MESIN Kode LokasI Pemerlntah Prov. : 08 LampulII Bld...S LoIcasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD I Ekstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Kode Barang Jenis Barang/Nama Barang Nomor Registrasi Merk/ Type Ukuran Icc Bahan Tahun Pembelia n Nomor AsalUsul cara perolehan Ruang Kondisi Harp (Rupiah) Ket Pabrik Rangka Mesin Polisi BPKB 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Jumlah..•...• MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................ ( Pet~uk PeDgialan Form :I A8et Tidak DltemukaD. KIB lDl terdlrl cIarl18 kolom JIU1I can pengtetpnny& pdpllb eebapJ berllmt. Kolom 1: Nomor Urut, Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang, Kolom 2 : Nomor Kode Barang. Pada kolom 2 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan, Kolom 3 : Nama Barang/Jenis Barang. Pada kolom 3 tuliskan jenis barang atau nama secarajelas seperti: kendaraan, alat besar, mesin ketik, filling cabinet dan sebagainya, Untuk barang-barang yang mempunyai nomor pabrik, cam pencatatannya harus satu persatu, Jadi satu baris untuk satu barang saja, sedangkan barang-barang yang tidak mempunyai nomor pabrik, seperti: kursi, meja dan sebagainya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat barang tersebut mempunyai karakteristik yang sama (ukuran, bahan baku, tahun pembelian, dsb). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan. Dalam hal KIB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 sid nomor register terakhir dari barang dimaksud, Kolom 5: Merk/Tipe Pada kolom 5 tuliskan merk dan tipe barang yang dimaksud. Apabila tidak ada tipenya kolom ini diberi tanda strip (-). Contoh: - Mobil: merk Toyota Kijang dengan tipe LGX - Komputer: Merk IBM dengan tipe Pentium 4, dan sebagainya Kolom 6 : Ukuran/CC Pada kolom 6 tuliskan ukuran atau cc dari barang yang bersangkutan, kalau tidak ada ukurannya diberi tanda strip (-) Contoh: - Mobil: 2000 cc - Komputer: dengan spesifikasi besaran layar, kapasitas, dan sebagainya Kolom 7 : Bahan Pada kolom 7 tuliskan dari bahan apa barang yang bersangkutan dibuat. Apabila bahan yang digunakan lebih dari 1 (satu) macam, maka tuliskan bahan atau bahan yang paling banyak digunakan, Contoh : besi (untuk filling cabinet). besi, plastik (untuk kursil, Kolom 8 : Tahun Pembelian. Pada kolom 8 tuliskan tahun pembelian dari barang yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui tahun pembeliannya supaya tuliskan tahun penerimaan/unit pemakaiannya. Kolom 9 : Nomor Pabrik. Pada kolom 9 tuliskan nomor pabrik barang yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui nomor pabrik maka kolom ini diberi tanda strip (-). I Kolom 10: Nomor Rangka. Pada kolom 10 tuliskan Nomor Rangka/chaeis dari alat Angkutan yang bersangkutan ka1au tidak ada nomor chasis berikan tanda strip (-). Contoh: K.357608 dan sebagainya. Kolom 11: Nomor Mesin. Pada kolom 11 tuliskan nomor mesin dati alat angkutan yang bersangkutan, nomor ini dapat dilihat pada alat angkutan yang bersangkutan pada faktur/kuitansi pembeliannya, kalau tida1c ada nomor mesin berikan tanda strip (-). Kolom 12: Nomor Polisi. Pada kolom 12 tuliskan nomor polisi alat angkutan yang bersangkutan. Contoh: B 8165 LE dan seterusnya. Untukjenis alat angkutan tertentu yang tidak mempunyai Nomor Polisi, maka kolom ini diberi tanda strip (-). Kolom 13: BPKB. Pada kolom 13 tuliskan nomor BPKB. Kolom 14: Asal-usul, Pada kolom 14 tuliskan asal usul dati barang yang bersangkutan, Contoh : Pembelian, hadiah dan sebagainya. Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KIR dan kode ruangan yang ditetapkan kepala SKPD Kolom 16 : Kondisi Pada kolom ini dituliskan kondisi peralatan dan mesin, apakah termasuk katagori kondisi baik, rusak ringan atau rusak berat Kolom 17: Harga. Pada kolom 17 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan fakturykuitansi pembelian apabila barang yang bersangkutan berasal dari pembe1ian. Apabila barang yang bersangkutan berasal dati sumbangan/ hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya da1am ribuan rupiah. Contoh: Suatu barang harganya: Rp 253.200,- maka pada kolom ini dituliskan 253. Rp 253.750,- maka pada kolom ini dituliskan 254. Kolom 18: Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan. Contoh: dipinjamkan dan sebagainya. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tangga1 pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah [penyesuaian] dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). I (
i.Form 3 (KIB C Bangunan Dan Gedung) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) C GEDUNG DAN BANGUNAN Kode LDIcasI Pemerlntah Provo : 08 Lampung B1dang Lokasl Kualifikasi : Intra Account Unlt/SKPD I Ekstra Accou' UPS Tahun Cut Off No 1 Jenls Barang/Nama Barang 2 Penaunaan 3 Nomor Kede Registrasi Barang 4 5 Kendlsl Banngsunan 6 Kentribusl Bangunan Tingkat/ Beton/ Tidak Tidak 7 8 Luas Lantal 9 Leta'" Lokasi Alamat 10 Dokumen bangunan Tanggal Nomor 11 12 luas (M21 13 Status Tanah 14 Namor Kede Tanah 15 Asal Usul 16 Tahun 17 Harsa (RupiaII) 18 ket 19 Jumlah...................... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG• .................................... . ,.. . ( ( Petunjuk PengiaiaD Form 3 ABet Tidak DitemuIraD KlB Gedung daD Bangu.nan iDl tercHrl darl19 kolom yang can pt'ngiaianny& adplpb aebagal. berlkut : Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom 2 Jenis barang/nama barang Pada kolom 2 tuliskan jenis gedung/monumen, Pengisian tentang gedung diartikan sebagai bangunan yang berdiri sendiri atau dapat pula merupakan suatu kesatuan bangunan yang tidak dapat dipisahkan. Misainya: Gedung kantor gubernur, kabupaten, kecamatan, kelurahan, gedung sekolah, puskesmas, gedung olah raga, monumen dan sebagainya. Kolom3 Penggunaan Pada kolom ini ditu1iskan penggunaan gedung dan bangunan misalnya gedung kantor UPTD, gazebo, garasi dll. Kolom4 Diisi Nomor Kode Barang Kolom 5 Diisi Nomor Register Kolom 6 Kondisi Bangunan, Pada kolom 6 tuliskan kondisi daripada bangunan gedung Ibangunan monumen pada saat pelaksanaan inventrisasi. Kondisi fisik bisa da1am keadaan baik, rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Kolom 7 Konstruksi Bangunan. Pada kolom 7 tuliskan "bertingkat" apabila bangunan tersebut bertingkat. Sebaliknyajika tidak bertingkat tuliskan "tidak". Kolom8 Pada Kolom 8 tuliskan: "beton" apabila bangunan tersebut seluruhnya berkonstruksi beton. Seba1iknya apabila tidak berkonstIuksi beton isikan "tidak" Kolom9 Luas Lantai (M2) Pada kolom 9 tuliskan luas dari bangunan yang tercantum dalam kolom 1, dengan bilangan bulat. Perhitungan luas lantai tersebut termasuk luas teras dan untuk gedung bertingkat dihitung dari luas lantai satu dan dijumlah dengan luas lantai bertingkat berikutnya. Kolom 10 Letak/Lokasi. Pada kolom 10tuliskan letakj'alamat lengkap lokasi dari bangunan tersebut. Misainya: - JI. Merdeka Selatan 8-9 - JI. Pemuda No.9 - JI. Pahlawan No. 18; dan sebagainya. ( ( Kolom II, 12 Dokumen Gedung. Yangdimaksud dengan dokumen gedung dapat berupa surat-surat pemilikan. Seperti: sertifikat atas tanah bangunan gedung, Surat Ijin Bangunan dan sebagainya. Pada kolom 11 diisikan tanggal dikeluarkannya dokumen tersebut di atas, sedangkan pada kolom 12 diisikan Nomor Dokumen. Kolom 13, Tanah Bangunan 14, 15 Pada kolom 13 tuliskan luas dari tanah bangunan dengan ukuran W, dengan bilangan bulat. Kalau memang ada batas maka bisa digunakan sebagai dasar perhitungan luas tanah bangunan. Pada kolom 14 isikan status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa:
a.Tanah milik Pemda
b.Tanah Negara (Tanah yang dikuasai langsung oleh Negara).
c.Tanah Hak Ulayat (Tanah masyarakat Hukum Adat)
d.Tanah Hak (fanah kepunyaan perorangan atau Badan Hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Paksi atau Hak Pengelolaan Pada kolom 15 isikan Nomor Kode Tanah, Kolom 16 Asal Usul Pada kolom 16 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misalnya:
a.dibeli
b.hibah
c.dan lain-lain Dalam hal bangunarr/barang yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misaInya bangunan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda, Kolom 17 Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun dibangunnya gedung dan bangunan tersebut Kolom 18 Harga Pada kolom 18 tuliskan harga yang sebenarnya untuk bangunan gedung/rnonumen tersebut. Apabila nilai gedung/rnonumen tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakan nilai gedung berdasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan, Kolom 19 Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan bangunan tersebut. Setelah selesai diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani Pengurus Barang dan diketahui oleh Kepala SKPD. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaianl dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). ( (
j.Form 4 (KIB D Jalan,Irigasi Dan Jaringan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) D JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN Kode Lokasl Pemerlntah Prov. : 08 Lampung B1dana Lokasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPD /Ekstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Jenls Barang!Nama Barani Penggunaan Nomar Konslruksl Panjang (KM) lebar (Mj Luas (M21 letak/ lokasl AJamat Dokumen bangunan Status Tanah NomorKede Tanah Asal Usul Tahun Harp (Rupiah) Kondlsl (B.I(Jl,RB) Ket Kede Barang Regis trasi Tanggal Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Jumlah............... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, ................................... .................................. ( ( Petunjuk PeDliaIan Form. 4 ABet Tldak dltemukaD. KIB IDi tercUri dart 19 kolDm yang cara pengJatennya adpJpb eebapi berikut : Kolom 1 Diisi nomor urut Kolom2 Jenis Barang Pada kolom 2 tuliskan jenis Jalan, lrigasi Dan Jaringan yang merupakan Barang Inventaris. Misalnya: Jalan, jembatan, terowongan, Bangunan Air Irigasi, Bangunan Air Pasang, Bangunan Air Pengembangan Rawa dan Polde, Bangunan Air Pengaman Surya dan Penanggul, Bangunan Air Minum, Bangunan Air Kotor, Instalasi Air Minum, Instalasi Air Kotor, Instalasi Pengolahan Sampah, Instalasi Pengolahan Bahan Bangunan, Instalasi Pembangkit Listrik, Instalasi Gardu Listrik:, Jaringan Air Minum, Jaringan Listrik dan lain-lain sejenisnya. Kolom 3 Penggunaan Pada kolom ini dituIiskan penggunaan misalnya jalan lingkungan, jalan parkir, instalasi listrik dll, Kolom4 Pada kolom 4 diisi nomor kode barang Kolom 5 : Pada kolom 5 diisi nomor register (pencatatan) Kolom6 : Konstruksi Pada kolom 6 tuliskan konstruksi dari Jalan, Irigasi Dan Jaringan. Misalnya: aspal, beton, dan lain sebagainya Kolom 7 Panjang Pada kolom 7 tuIiskan panjangnya Jalan, Irigasi dan Jaringan. Kolom B Lebar Pada Kolom a tuIiskan lebar dari Jalan, Irigasi Dan Jaringan Kolom 9 Luas Pada kolom 9 tuliskan luas dari Jalan, lrigasi Dan Jaringan. Kolom 10 Letak/Lokasi Pada kolom 10 tuliskan letak/Iokasi luas dari Jalan, Irigasi dan Jaringan. Kolom 11, 12 Dokumen dari Jalan, Irigasi Dan Jaringan. Yang dimaksud dengan dokumen dari .Jalan, Irigasi Dan Jaringan adalah berupa surat-surat pemilikan. ( ( Kolom 13 : Status tanah Pada kolom 13 diisikan status atas tanah, jalan, irigasi dan jaringan berupa:
1.Tanah milik Pemerintah daerah
2.Tanah Negara (tanah yang dikuasai langsung oleh negara).
3.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat]
4.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Penge1olaan. Kolom 14 : Nomor kode tanah Pada kolom 14 isikan Nomor Kode Barang (tanah). Kolom 15 : Asal Usul Pada kolom 15 tuliskan asal perolehan dari barang tersebut, misalnya:
1.Dibeli
2.Hibah
3.dan lain-lain. Dalam hal jalan, irigasi dan jaringan yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misalnya jalan, irigasi danjaringan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda. Kolom 16 : Tahun Pada kolom ini dituliskan tahun perolehanjalan, irigai danjaringan tersebut Kolom 17 : Harga Pada kolom 17 tuliskan harga yang sebenarnya untuk ja1an, irigasi dan jaringan. Apabila nilai jalan, irigasi dan jaringan tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakanlah niIai jalan, irigasi dan jaringan berdasarkan harga yang berlaku dilinglrungan tersebut pada waktu pencatatan. Kolom 18 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 19 : Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan jalan, irigasi dan jaringan tersebut. Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian] dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). ( (
k.Fonn 5 (KIS E Aset Tetap Lainnya) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) E ASET TETAP LAINNYA Kode LokasI Pemerlntah Prov. : 08 lampung Bldang Lokasl Kualifikasi : Intra Accountable UnIt/SKPD IEkstra Aceountable UPS Tahun Cut Off No 1 lenis Barang/Nama Barang 2 Nomor Koele Registrasl Barang 3 4 Bukul Perpustakaan JuduljPen Spesifikasi cipta 5 6 Barang Bercorak Kesenian/Kebudavaan Asal Pene Bahan daerah ipta 7 8 9 Hewan/Ternak danTumbuhan lenis Ukuran 10 11 lumlah 12 Tahun Cetak/Pembelian 13 AsalUsul Cara Perolehan 14 Ruang 15 Kondlsi 16 Harp (Rupiah) 17 Ket 18 lumlah.......... MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSILAMPUNG, .................................. . .. ( ( Pet~uk PeagislaD Form 5 ARt Ticlak Dltemakaa. KIB iDl tercUrl cIarl 18 kolom yaug eara pengtllpooya adplph eebapl berlkut: Kolom 1 : Nomor Urut. Pada kolom 1 tuliskan Nomor Urut dari setiap jenis barang, dimulai dari Nomor Urut 1,2,3 dan seterusnya. Kolom 2 : Jenis Barang/Nama Barang, Pada kolorn 2 tuliskan jenis barang atau nama secarajelas seperti: Buku dan perpustakaan, barang bereorak kebudayaan, hewan/ternak dan tumbuh-tumbuhan dan sebagainya. Buku/barang bercorak kesenianyhewan dan tumbuhan peneatatannya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat bahwa barang tersebut mempunyai karakteristik yang sama ijudul, ukuran, bahan baku, tahun pembelian dan sebagainya) Kolom 3 : Nomor Kode Barang. Pada kolom 3 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan (lihat tabel Kode Barang). Kolom 4 : Nomor Register. Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan. KlB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis, diberi nomor register mulai dari 0001 sid nomor register terakhir dari barang dimaksud. Kolom 5,6 : Buku dan perpustakaan Pada kolom 5 tuliskan judul/pencipta buku. Kolom 6 diisi mengenai bahan pembuatan buku (kertas, CD dan lain sebagainya) Kolom 7,8,9: Barang bereorak kesenian/kebudayaan. Pada Kolom 7 diisi mengenai asal daerah Kolom 8 diisi nama pencipta Kolom 9 diisi spesifikasi bahan Kolom 10,11: Hewan/Ternak dan Tumbuhan. Pada kolom 10 diisi mengenaijenis hewan/fernak atau tumbuhan Kolom 11 diisi ukuran (kg, em, m, dan sebagainya). Kolom 12 : Jumlah. Pada kolom 12 diisijumlah barang, ( ) ( Kolom 13 : Tahun cetakjpembelian Pada kolom 13 diisi tahun cetak dan pembeIian. Apabila tidak diketahui diberi tanda strip (-). Kolom 14 : Asal-usul, Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan. Contoh ; Pembelian, hadiah dan sebagainya, Kolom 15 : Ruang Pada kolom 15 ini dituliskan ruangan penggunaan barang dimaksud berdasarkan KlR dan kode ruangan yang ditetapkan kepaIa SKPD Kolom 16 : Kondisi Baik, kurang baik dan rusak berat Kolom 17 : Harga, Pada kolom 17 tullskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan faktur/kuitansi pembelian apabila barang yang bersangkutan berasaI dati pembelian. Apabila barang yang bersangkutan berasaI dati sumbanganjhadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar. Pencatatannya daIam ribuan rupiah. Kolom 18 : Keterangan. Pada kolom 18 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan, Contoh: Dipinjamkan dan sebagainya, Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah (penyesuaian) dan diketahui (kin bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). (
1.Fonn 6 (KIB F Kontruksi Dalam Pengerjaan) KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) F KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN KodeLokasi Pemerlntah Provo : 08 Lampuns Bldans Lokasl Kualifikasi : Intra Accountable Unlt/SKPO / Ekstra Accountable UPB Tahun Cut Off No Jenls Penggunaan Bangunan Kontribusi Luas Letak/ tokasl Dokumen bangunan Tgl,Bln, Status Nomor Asal Usul Tahun Harga Kel Barang/Nama (P,SP,D) Bangunan Lanta; Alamat Tahun Tanah Kede (Rupiah) Barang Tingkat/ Beton/ Tan8/lil1 Nomor Mulai Tanah Tidak Tidak 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Jumlah............. MENGETAHUI : PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG, .... . ...................................~ ~ ( ( Petu~uk Peagialaa Form 6 ABet Tlclak DltemuJam XlB IDI terdlrl dart 17 kolom yaag cam pengisl8llaya aclalah sebapl berUNt: Kolom 1 Kolom 2 Kolom3 Kolom4 Kolom 5, 6 Kolom 7 Kolom8 Kolom 9,10 : Kolom 11 Kolom 12 Kolom 13 Diisi nomor urut Jenis Barang/ Nama Barang Pada kolom 1 diisi jenis barang dalam proses pengerjaan. Misalnya: Gedung, Bangunan, Jalan, Irigasi, Instalasi, Jaringan, dan lain sebagainya. Penggunaan Pada kolom ini dituliskan penggunaan konstruksi dalam pengerjaan.misalnya untuk pembangunn [alan dll, Bangunan Pada kolom 4 diisi fisik bangunan (permanen, semi permanen, darurat] Konstruksi Bangunan Pada kolom 5 diisi bentuk bangunan [bertingkat atau tidak) Pada kolom 6 diisi bahan bangunan (beton atau tidak) Luas Pada kolom 7 diisi luas dari bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Letak/ Lokasi Pada kolom 8 diisi letak/lokasi, alamat dari bangunan jalan, irigasi dan jaringan dan lain sebagainya. Dokumen. Pada kolom 9, l Odiisi tanggal dan nornor dokumen kontrak kerja (SPK, Surat Perjanjian, kontrak dan lain sebagainya). Tanggal, Bulan, dan Tahun mulai Pada kolom 11 diisi tanggal, bulan dan tahun dimulainya pekerjaan, Status tanah Pada kolom 12 diisi status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa :
a.Tanah milik Pemerintah Daerah.
b.Tanah Negara (tanah yang dikuasai langsung oleh negara],
c.Tanah Hak Ulayat (tanah masyarakat hukum adat).
d.Tanah Hak (tanah kepunyaan perorangan atau badan hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan Nomor kode tanah Pada kolom 13 diisi Nomor Kode Tanah (Hoot Tabel Kode Sarang). '( ) \ Kolom 14 : Asal Usul Pada kolom 14 diisi asal usul pembiayaan dari barang tersebut, misalnya dari APED, APBN, bantuan, hibah dan lain sebagainya. Kolom 15 : Tahun pelaksanaan Pada kolom 15 diisi tahun dilaksanakannya konstruksi dalam pengerjaan Kolom 16 : Nilai Kontrak Pada kolom 16 diisi nilai/harga sesuai dengan kontrak. Kolom 17 : Keterangan. Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang dalam proses pengerjaan, Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kasubbag Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah [penyeeuaian] dan diketahui [kiri bawah) oleh Kepala Bagian Penyimpanan dan Penatausahaan Barang Daerah Biro Perlengkapan dan Aset Daerah(penyesuaian). I( (