menetapkan Peraturan Gubemur tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Provinsi Papua Barat;
1.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 ten tan g Konservasi Sumberdaya Alam Dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3419); Menimbang SISTEM PENGENDALIANKEBAKARANHUTANDAN LAHAN DI PAPUABARAT PERATURANGUBERNUR PAPUABARAT NOMOR 10 TAHUN2019 GUtlERNUR PAPUA b.A:t<AT SALINAN 2 S. Urlda.f1g-UmlaIlg NUIIiO.c 18 TahuIl 2013 ttIltaiig Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5432);
9.Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
5.Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);
6.Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
7.TTnnanp-llnnans;r Nornnr .12 'l':~.hlm ?.OOq +errtarigOJ ..... _ Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059); Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahuri 2008 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4884); Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3960) sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 018/PUU-I/2003;
4.Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi TTt... .. ~.,~ D~""": n-.~.,...:_~; n__.,~ (T ~_ t...~_~~ lI.T~_~ __ D __ •• t...l;l~ .J.1J.J..u.~u..Q LJCl.5.L ..L ~VVJ..J..&.~.J.. .J. Gl.pu.a.. \..IJ\..;J..L.1_JJc:LlO •.Ll .L'I\""'5Q...1_Q. J.'-'-''p\,..I.UJ....l.....O._ Indonesia Tahun 2001 Nomor 135, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4151) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nemer 1 Tahun 2008 tentang 3894) sebagaimana telah diubah dengan Undang- TT._...l l\_T~_~_ c:: '1"~1- ... _ ~C\.r.'" "'__ "___ ._ T.'> 1..._"1- __ A.~_ U.lH.J.a.J..l5 .l~V.i.l.lV.i V .ia..l.iu..i.i ,£,vvv L\....l.iLa..l.i5 .i \....l u.Ua..J..ia..L.i£1LGl..::I Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Provinsi Irian Jaya Tengah, Provinsi IrianJaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya Dan Kota Sorong (Lembaran l\TQ.ot"Yn~-"'" O'O' ......:I~hl.;l_,. T~rl_ .......~o.;,... 'l'"t....~.,.~ f')(lf\_O l\T<"'o---='-__ rrr». ..............bc.A...L"-"- ..L'-"".t-'-- .......L........ ~ .L.L..L""-L.....,..L.L_'-I.L4.A. .L"'-"-'-.L"-"L..L..L _.....,.....,'" ..&.,"""'..L..L ...._..a.. '_, Pemanfaatan Hutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4814);
14.Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang o __._~__ I'J'_ .. _ 0 .. lTT;l_~~_1- 1\T__ ~ l IT __ 1- . 1\l _ .l'-\"".l.l\....a..J.U1 .la.La. .l'-Ua..J..lo yy llQ.'ya..J..l .l.a.';UV.l.la..J. \l.J\.....l.l.lUGLlc:u.J. .lH ....Oa..J.c:l. Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4833);
15.Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4828);
16.Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2008 ten tang Pendanaan Dan Pengelolaan Bencana [Lembaran Negara Repuhlik Indonesia Tahun 2008 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4829); n_...... n__"'~-"_""1 __ "'" O __ A___ Tl l_1___ u .....+-__ 0_-4-_ iJCl....L..L .J.. \..,; .... .1..) u.-::;\A..1...LQ..J.J.. J.. '-'-'.1...L\...-GL.1..1.Cl. .1. \""-..L.L5'-'..Lv.J.Q.Cl..J..1. .1..1. UI...Q...LJ. U\.,.,J. LGl. Indonesia Nomor 5056);
13.Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan Dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4696) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 Tentang Tata Hutan
10.Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 308, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5613);
11.Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2001 tentang Pengendalian Kerusakan dan atau Pencemaran Lingkungan Hidup yang Berkaitan Dengan Kebakaran Hutan dan Lahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4076);
12.Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 147, Tambahan Lembaran 1\T_____ 0 __ .. 1-1;1_ T_,.1 ;_ 1\T /I /I 1:'>\ _~1-_~_; _ 1.-.. \.....6GU. a. J. '-'-' pu..Ul.J....n.. .J..LJ.u..VJ..J.V~.1.a.. .L'V1.J.J.Vl. "'''',-",V J ~\""uct.6c::u.J.J..,.l.Gl...l..LGl. telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Hutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun f)()()O l\Trv ,..,,.,... 1 ~7 'T'Q.,..,..,'hQ'h", T ....,..,..,'hQ....", hl ...NQ..-Q J;).o....,,'hl;lT oAJ_""""" ......""'..L ......,..L ..a.......", ... ""'""" .....L,..,,~ ............&. ~V..L..L ... ...,~II.4..L A.."'h.........,_"'" ... '''.t-''"'''- ..........L.l.~ Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran 1\T ~ 0 __ .?1-1~1_T_,.1 ~_ 1\T 1:&:'7("'\\• .1'" ~5GLL Gl .L '-\..." 1-' U U.i_.Ln.._ ..L.1...LUV..L..L,",,~.LGl. J. .. V.LJ..1V.1. VV I =' J, 4 Pasall Dalam Peraturan Gubemur ini yang dimaksud dengan:
1.Gubemur adalah Gubemur Papua Barat.
2.Daerah adalah ProvinsiPapua Barat.
3.Pemerintah Daerah adalah Gubemur, dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. BABI KETENTUANUMUM T7QD" Tl" 1\ D I\.1\T TJT T'T''' 1\T n I\.1\T T "IJ" 1\T nT n" rnT 1\ D 1\ D 1\ 'T' J.",-.LJ.LJL J..1.:LI: J,.J.\...,l}._j_ • .J. J. \...I .l_ l.l.J.. .. J_Jl.l...J. ~ J..Ji. 1...1 .1.L J..,J. , .1...-'.1. .1 J..LJ. LllJ.. .J.....,I.l. J..J..~ J..1. • MEMUTUSKAN: PERATURANGUBERNURTENTANGSISTEM PENGENDALIANMenetapkan
21.Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua Barat Tahun 2013- 2033 (Lembaran Daerah Provinsi Papua Barat Tahun 2013 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Papua Barat Nomor 74);
22.Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Papua Barat Tahun 2016 Nomor 7~ Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Papua Barat Nomor 91);
23.Peraturan Gubemur Papua Barat Nomor 40 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penanggulangan Bencana (Berita Daerah Provinsi Papua Barat Tahun 2014 Nomor /lr\\. 'V/,
17.Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan lI.cl.~_~_ n -c> ..... I ....I(.~_T 1:JTZ IC~ .....~__ lI[TT".._,J 1 10 1f").fi1 c:_ ....~_ ....~_~ .nvuJ.vJ. J.. VL.,I J.VL\.-J.J.LlJ.J.H..1V\'-!J\'-J.J./ n ..uiY1.• .l.1 vI L.,V.l.V 1.\"J..ll.CUJ.5 Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan;
18.Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.8jMenLHKjSe1jenjKUM.1j3j2018 tentang Pro- sedur Tetap Pengecekan Lapangan Informasi Titik Panas danjatau Informasi Kebakaran Hutan dan Lahan;
19.Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.9jMenLHKjSetjenjKUM.1j3j2018 tentang Kriteria Teknis Status Kesiagaan dan Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan;
20.Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 ten tang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah Di Provinsi Papua Barat {Lembaran Daerah Provinsi Papua Barat Tahun 2012 Nomor 58, Tambahan Lembaran ~ - ~-------- 5 :1 (') T h,_.~. __ ...3._4- _A_l"..._t... -....."0:,-..., ........,. _".,...........__ ...: .:. 1_,_. "",._. __ 1...._+ A._...."",. ._ A.~ .......__ .... ,_l....- ..1...~. J.....t\........1..l..1.ua..5Gl. auQ..l. Gl.uc::u.Gl..l...LOU.a.LU UJ.5Gl...lJ.J.,:::)Gl.i>.1. n.\"'O.iJ.J.Cl.~J"a...L~a..Lc:LL.1. a.ya.L 'yCl....1..L5 UJ.U\...-.L.1.LU.n.. oleh suatu masyarakat hukum adat tertentu mempunyai wilayah tertentu dan mempunyai harta kekayaan tersendiri serta berhak dan berwenang untuk mengatur dan mengurus serta menyelesaikanhal-hal yang berkaitan dengan adat Papua Barat.
13.Masyarakat hukum adat adalah kelompokmasyarakat yang secara turun temurun bermukimdi wilayahgeografistertentu karena adanya ikatan pada asal usul leluhur, adanya hubungan yang kuat dengan lingkungan hidup, serta adanya sistem nilai yang menentukan pranata ekonomi,politik,sosial dan hukum.
14.Kawasan Hutan adalah wilayah tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannyasebagaihutan tetap.
15.Kebakaran Hutan dan Lahan adalah suatu keadaan dimana hutan dan lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan ...t~_ I~ ...~" t...~.~;1 l-..,"'~_ ....:I~_ 1.~l-.~_ ~.~_~ _~_; __ t...•• l1Y~_ lY~ .... _; lY __ ~_;.~. \...I.GL1..1./ GLI..Gl.U .1...Lc:t..Q.1..1. .J.J.U.LGl •.L1. UQ..1..1. .l.a...1..I.Gl..L.l. .J~.L5 .L.I...L\_""~.I.~J..LU""".J....l"'I.A,.Gl.J..L.n..\,...J. U.5.LGl...1..L \,_...n.V.LJ.VJ..1..1..J.O danj atau nilai lingkungandan nilai sosial budaya.
16.Sistem PengendalianKebakaran Hutan dan Lahan adalah suatu kesatuan prosedur atau komponenyang saling berkaitan satu dengan yang lainnya dalam semua usaha, pencegahan, pemadaman, penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan, serta penyelamatan secara terpadu untuk mencapaitujuan pengelolaanhutan dan lahan. r7 T""- _ ., _ . "'""" _ _ _. ., • •. _ ~_ _ _.. _ r--o. ., _ 'I _ • __ .. _ ~ • • _ . 'I "T""'I. ~~ T""'Io._ I. .DC:t.UCUlreIlculgguIC:t.ugcul neIlCCUIC:t. uC:t.erC:t.ll yCUlg ~elCUlJuulyC:t. Ul~lIlgKC:t.L .Dr.DU adalah Badan PenanggulanganBencana Daerah Provinsidan Kabupatenj Kota.
8.Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya,yang satu dengan lainnyatidak dapat dipisahkan.
9.Lahan adalah suatu hamparan ekosistem daratan di luar kawasan hutan yang peruntukkannya untuk usaha dan atau kegiatan ladang dan atau kebun bagimasyarakat.
10.PenanggungJawab Usaha adaiah orang yang bertanggungjawabatas nama perseorangan,badan hukum, perserikatan,yayasan atau organisasi.
11.Setiap Orang adalah perseorangan, kelompokorang termasuk masyarakat hukum adat atau badan hukum.
6.Perangkat Daerah adalah urusan pembantu kepala Daerah dan Dewan PerwakilanRakyatDaerahyang menjadikewenanganDaerah
5.Pemerintahan daerah adalah penyelenggara urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan dewan perwakilan daerah menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-UndangDasar NegaraRepublikIndonesiaTahun 1945.
4.Pemerintah KabupatenjKota adalah BupatijWalikota dan perangkat daerah _~1-..~~~~ •• _~ •• __ ~ __ .~t ~.~ _~ __ ~~ .._t...~_ A~~~t... "' .....UCl.5CU u.~~",u.~ p .....~~y.....~.....J.J.55cu Cl. p.....J.J.J......J. j_j_J."'CUJ.CUJ. UCl. .....J.CLU. 6
27.Sistem Peringatan Dini adalab merupakan serangkaian sistem untuk memberitahukan akan timbulnya kejadian kebakaran hutan dan laban suatu sistem informasi yang diandalkan sedini mungkin oleh pengguna informasi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
28.Pasca Kebakaran Hutan dan Laban adalah suatu kondisi atau situasi/ keadaan yang ada setelab selesainya kebakaran hutan dan laban.
29.Pemulihan adalab upaya untuk mengembalikan kondisi lingkungan yang ... ~.....,.....t'!\4"lr"'t.ft,.. "1~~.,.,_1.,.. .....tn.4"'t ,/~+""1 ~~,.~ __.1 """J.,..~ ........__ ~, ...l._._ lr .l-.......J:.~_. __ <"'-: .... 1...._* L~.1. \....\,_.,.l_.1..1.CL1, .J. '-'l~a..n. UGl..1.J../ Cl.LGl.u. "':'VOJ.GLl, \...-.n..V.1J..VJ.1.J..J.. UCl..J..L n...\.;\:)VJ.J.Gll.Cl..J..1. J.J.J.Cl.~"y Q..l. a.n.a.L setelab terjadi kebakaran.
25.Sekat BakClI' adalah satu oentuk isulasi bahan bakar, yang bel upa satu jalur bersih (dibersihkan dari baban bakar) dengan lebar tertentu yang berfungsi untuk menghambat penjalaran api dari luar ke dalam kawasan hutan atau sebaliknya dan dari blok/petak hutan dan lainnya.
26.Pemadaman Kebakaran adalab kegiatan yang difokuskan kepada upaya "~+'1~lr ~~, ...........n~-n..."....l.rn""'_ ~ ......; ",l:r'"":h--. .. lr~h,""'--ll".n .. ""'......__l... ':\+_ ...... U~J.l.u..fi_ .1~J.L-.1J...la..UGl.J,.J.J...n..a...&.J..Glp.1 Cl..t"'&.....lUCl.L .('\..\...-ua....n...a...lGLJ..L _J_.l ~J... l ................."'-......__. • t...._,.".-l.__ . _,~.c<'.~.('':_';l .... l"..,:,~.~_ ~ __ ,_'*'"_"""- 1-_ ......-.+;. 1_.:.__ 1.....,~ t......:.....t~..._ "'''''__ -ror J..Cl..LJ.5,:)U.J.J..5 L\,..,.J..J..I.GLUGlp O.L.LGLL .I..I.OJ....n.., n....L.J..J.JJ.et., u.a...J.J./ Ct.LGl.u.. J..LCl.Ya...L.1. ..l.l..1..I.5n...U.LJ.5Gl..lJ. .J..LJ.\....Lu.p .)' CL.L.1.5 melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup.
23.Pengelola Kawasan Hutan adalab suatu badan usaba atau lembaga pemerintah yang melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang bertujuan menggali dan memanfaatkan sumber daya hutan yang dimiliki negara secara etektif untuk mencapai tujuan organisasi yang telab ditentukan.
24.Penanggungjawab Lahan adalah orang atau badan yang memiliki dan Zatau bertanggungjawab terhadap kegiatan yang dilakukan pada suatu laban. f"'~ T". __. ,_•.. "t_.~ _.1_,_t 't. __ '" _ .1." 1.1. _ ~.1. rtIlCtHlclH:U1 11ll~KUll~i::Ul 11lUUP ClUCUi::UI IUCl~UK a.ta.u UllUCl~UKKi::UlllyCl mahkluk hidup, zat, energi, dan/ atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia, sehinggga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telab ditetapkan.
22.Kerusakan lingkungan hidup adalab perubaban langsung darr/atau tidak
20.Penanganan Pasca Kebakaran Hutan dan Laban adalab semua usaba, tindakan atau kegiatan yang meliputi inventarisasi, monitoring, dan evaluasi serta koordinasi dalam rangka menangani suatu areal hutan dan laban setelah terbakar. --+~ ...., a.La.u.atau kcgiatan yang dilakukan untuk mcnccgah kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan laban.
19.Pemadaman Kebakaran Hutan dan Laban adalab semua usaba, tindakan atau kegiatan yang dilakukan untuk menghilangkan atau mematikan api yang membakar hutan dan atau lahan.
17.Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan adalah pengelolaan kebakaran 1...... ~_ ...l~_ ~ ...~~ .• 1~1...~_ ._~ ~l.:.t.._ ..l~~_ ~.~_~ t..~...1~_ t....j~,_ _~~~.~ __ 1__ .. U.U.LCU..l uc:u..l a.La.u. l.c:u..lc:u..1yc:u..l5 .lU,,",.ll.Ua.Ln..a..l.l V.1CU.l5, Ua.UQ..l.l .l.lU.n..U.Ul., .l.l.la.i3YCUa.n..a.L dan pemerintah daerah yang mempunyai keterlibatan penting dalam memutuskan sasaran dan keterlibatan dalam pencegahan, pengendalian api.
18.Pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah semua usaba, tindakan 7