menetapkan PeraturanGubernur tentang PetunjukTeknisPemberian TunjanganHariRayaDanGajiKetigaBelasYangBersumber DariAnggaranPendapatandanBelanjaDaerahTahun2024; 1.Pasal 18 ayat(6)Undang-UndangDasarNegara RepublikIndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor45Tahun1999tentang Pembentukan ProvinsiIrian JayaTengah,ProvinsiIrian Jaya Barat, KabupatenPaniai,KabupatenMimika, Kabupaten PuncakJayaDanKotaSorong(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun1999Nomor173, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 3894)sebagaimanatelahdiubahdenganUndang- UndangNomor5 Tahun2000tentang PerubahanAtas Undang-UndangNomor45Tahun1999tentang PembentukanProvinsiIrianJayaTengah, ProvinsiIrian JayaBarat,KabupatenPaniai,KabupatenMimika, KabupatenPuncakJayaDanKotaSorong(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2000Nomor72, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 3960); 3.Undang-UndangNomor21 Tahun2001tentang Otonomi KhususBagi ProvinsiPapua(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2001Nomor135,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4151) sebagaimanatelahbeberapakalidiubahterakhir denganUndang-UndangNomor2 Tahun2021tentang PerubahanKeduaAtasUndang-UndangNomor21 Tahun2001tentangOtonomi KhususBagi Provinsi Papua(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2021Nomor155,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6697); 4.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor5587) sebagaimana telahbeberapakalidiubahterakhir denganPeraturanPemerintahPenggantiUndang- UndangNomor2Tahun2022tentangCiptaKerja (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022 Nomor238,LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2022Nomor238); 5.PeraturanPemerintahNomor14Tahun2024tentang PemberianTunjanganHarlRayaDanGajiKetigaBelas KepadaAparaturNegara,Pensiunan, PenerimaPensiun, DanPenerima TunjanganTahun2024(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2024Nomor50, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6911); 6.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentang PembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036) sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturanMenteri DalamNegeriNomor120Tahun2018tentang PerubahanAtasPeraturanMenteriDalamNegeriNomor 80Tahun2015 tentang PembentukanProdukHukum Daerah(BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2019 Nomor157); MEMUTUSKAN: MenetapkanPERATURANGUBERNURTENTANGTEKNISPEMBERIAN TUNJANGANHARiRAYADANGAJIKETIGABELASYANG BERSUMBERDARIANGGARANPENDAPATANDAN BELANJA DAERAHTAHUN2024. BABI KETENTUANUMUM Pasal 1 DalamPeraturanGubernuriniyangdimaksud dengan: 1.PemerintahanDaerah adalahpenyelenggaraanurusanpemerintahanoleh PemerintahDaerahdanDewanPerwakilanRakyatPapuaBaratmenurut asasotonomidan tugas pembantuandenganprinsipotonomiseluas- luasnyadalamsistem danprinsipNegaraKesatuanRepublikIndonesia sebagaimanadimaksuddalamUndang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945. 2.PegawaiNegeriSipilyangselanjutnyadisingkatPNSadalahwarga negara Indonesiayang memenuhi syarat tertentu,diangkatsebagaiAparaturSipil Negarasecara tetapolehPejabatPembinaKepegawaian untuk menduduki jabatanpemerintahan. 3.PejabatNegara adalahGubernurdanWakilGubernur,serta.pejabat negaralainnyayang ditentukanoleh peraturan perundang-undangan,
4.AnggotaDewanPerwakilanRakyatPapuaBaratyangselanjutnya disebut AnggotaDPRPBadalahDewanPerwakilanRakyatDaerah Provinsi Papua Barat se bagai badanlegislatifDaerah Provinsi PapuaBarat.
5.Anggota Majelis Rakyat Papua Barat, yang selanjutnya disebut Anggota MRPB adalah representasi kultural orang asli Papua, yang memiliki wewenang tertentu dalam rangka perlindungan hak-hak orang asli Papua dengan berlandaskan pada penghormatan terhadap adat dan budaya, pemberdayaan perempuan, dan pemantapan kerukunan hidup beragama.
6.Calon Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat CPNS adalah Pegawai yang baru lulus tes seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahap pertama dan Calon Pegawai Negeri Sipil belum mengikuti kewajiban untuk memenuhi syarat sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan gaji 100%.
7.Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang selanjutnya disingkat PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untukjangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan dan/ atau menduduki jabatan pemerintahan.
8.Hari Raya adalah hari raya Idul Fitri.