menetapkan PeraturanGubernurtentangPemberianInsentifFiskal PajakBahanBakarKendaraanBermotor; 1.Pasal18ayat(6)Unclang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor45Tahun1999tentang PembentukanProvinsiIrianJayaTengah,ProvinsiIrian JayaBarat, KabupatenPaniai,KabupatenMimika, KabupatenPuncakJayaDanKotaSorong(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun1999Nomor173, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 3894)sebagaimanatelahdiubahdenganUnclang-Undang Nomor5 Tahun2000tentangPerubahanAtasUndang- UndangNomor45Tahun1999TentangPembentukan ProvinsiIrianJayaTengah,ProvinsiIrianJayaBarat, KabupatenPaniai,KabupatenMimika, KabupatenPuncak JayaDanKotaSorong(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2000Nomor72,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor3960); 3.Undang-UndangNomor21Tahun2001tentangOtonomi KhususBagi ProvinsiPapua(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2001Nomor135,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor4151)sebagaimana telahbeberapakali diubah terakhirdenganUndang- UndangNomor2 Tahun2021tentang PerubahanKedua AtasUndang-UndangNomor21 Tahun2001ten tang OtonomiKhususBagi Provinsi Papua(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2021Nomor155,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor6697); 4.Undang-UndangNomor12Tahun2011 tentang PembentukanPeraturanPerundang-Undangan(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2011Nomor82, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 5234)sebagaimanatelahbeberapakalidiubah terakhir denganUndang-UndangNomor13Tahun2022tentang PerubahanKeduaAtasUndang-UndangNomor12Tahun 2011ten tangPembentukanPeraturanPerundang- undangan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2022Nomor143,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6801); 5.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana telahbeberapakalidiubah terakhirdenganUndang- UndangNomor6Tahun2023tentangPenetapan PeraturanPemerintahPengganti Undang-UndangNomor2 Tahun2022tentangCiptaKerjaMenjadiUndang-Undang (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2023Nomor 41,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6856); 6.Undang-UndangNomor1Tahun2022tentangHubungan KeuanganAntaraPemerintahPusatDanPemerintahan Daerah(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022 Nomor4,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6757); 7.PeraturanPemerintahNomor35Tahun2023 tentang KetentuanUmumPajakDaerahDanRetribusiDaerah (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2023Nomor 85,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6881);
8.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentang PembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036) sebagaimana telah diubah denganPeraturanMenteri DalamNegeriNomor120Tahun2018tentangPerubahan AtasPeraturanMenteri DalamNegeriNomor80Tahun 2015tentangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2019Nomor157); 9.PeraturanDaerahProvinsiPapuaBaratNomor1Tahun 2024tentangPajakDaerahDanRetribusiDaerah (LembaranDaerahProvinsiPapuaBaratTahun2024 Nomor34,TambahanLembaranDaerahProvinsiPapua BaratNomor139); MEMUTUSKAN: MenetapkanPERATURANGUBERNURTENTANGPEMBERIANINSENTIF FISKALPAJAK BAHANBAKARKENDARAANBERMOTOR. BABI KETENTUANUMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahini yangdimaksuddengan: 1.Daerah adalahProvinsiPapuaBarat. 2.PemerintahDaerah adalahGubernursebagaiunsurpenyelenggara pemerintahandaerahyang memimpinpelaksanaanurusanpemerintahan yang menjadikewenangandaerahotonom. 3.Gubernur adalahGubernurPapuaBarat. 4.PajakDaerahyang selanjutnyadisebutPajakadalahkontribusi wajib kepada Daerahyangterutangolehorang pribadiataubadanyang bersifatmemaksa berdasarkanUndang-Undang,dengan tidakmendapatkanimbalansecara langsungclandigunakan untuk keperluanDaerahbagisebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
5.WajibPajak adalahorang pribadiataubadan,meliputipembayarPajak, pemotong Pajak,danpemungutPajak,yang mempunyai hakdan kewajiban perpajakan sesuaidengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 6.Badanadalahsekumpulanorang dan/ataumodalyang merupakankesatuan, baikyangmelakukanusahamaupunyang tidakmelakukanusahayang meliputiperseroanterbatas,perseroankomanditer,perseroanlainnya,badan usahamiliknegara,badanusahamilikdaerah,ataubadanusahamilikdesa, dengannamadandalambentuk apapun,firma,kongsi,koperasi,dana pensiun,persekutuan,perkumpulan,yayasan,organisasimassa,organisasi sosialpolitik,atauorganisasilainnya,lembagadanbentukbadanlainnya, termasukkontrakinvestasikolektifdanbentukusahatetap.
7.PelakuUsahaadalahsetiaporang perseoranganatauBadanusaha,baikyang berbentukbadanhukum maupunbukanbadanhukumyangdidirikan berkedudukan ataumelakukankegiatandi wilayahNegeraKesatuanRepublik Indonesia,baiksendirimaupunBersama-samamelaluiperjanjian menyelenggarakankegiatan usahadibidangperdaganganmaupunbidang lainnya. 8.KendaraanBermotoradalahsemuakendaraanberodabesertagandengannya yang digunakandi semuajenisjalandaratataukendaraanyang dioperasikan diairyangdigerakkanolehperalatanteknikberupamotoratauperalatan lainnyayang berfungsiuntukmengubahsuatusumberdayaenergitertentu menjaditenagagerakkendaraanbermotoryang bersangkutan. 9.PajakBahanBakarKendaraanBermotoryang selanjutnyadisingkatPBBKB adalahPajakataspenggunaanbahanbakarKendaraanBermotordanAlat Berat. 10.Pemungutan adalahsuaturangkaiankegiatanmulaidaripenghimpunandata objekdansubjekPajak,penentuanbesarnyaPajakyangterutang sampai kegiatanPenagihanPajakkepadaWajibPajaksertapengawasan penyetorannya. BABII PEMBERIANINSENTIFFISKAL BAGIPELAKU USAHA Pasal 2 ( 1) Dalam mendukung kebijakankemudahanberinvestasi,Gubernurdapat memberikaninsentiffiskal kepadapelaku usahadiDaerah.
(2)Insentiffiskalsebagaimanadimaksud pada ayat(1) berupapengurangan, keringanan, dan pembebasan ataupenghapusan atas pokokPajak,pokok Retribusi,dan/atausanksinya.
(3)Insentiffiskalsebagaimanadimaksudpadaayat(1)dapatdiberikanatas permohonanWajibPajakdan/atauWajibRetribusiataudiberikansecara jabatanolehGubernurberdasarkanpertimbangan,antaralain: a.kemampuanmembayarWajibPajakdan/atauWajibRetribusi; b.kondisitertentuobjekPajak,sepertiobjekPajakterkenabencanaalam, kebakaran,dan/ataupenyebablainnyayangterjadibukankarena adanyaunsurkesengajaanyang dilakukanolehWajibPajakdan/atau pihaklainyangbertujuan untukmenghindaripembayaranPajak; c.untukmendukung danmelindungipelakuusahamikrodanultramikro; d.untukmendukungkebijakanDaerahdalammencapaiprogramprioritas Daerah;dan/atau e.untukmendukungkebijakanpemerintahpusatdalammencapai program prioritasnasional.
(4)Pemberianinsentiffiskalsebagaimanadimaksudpadaayat(3)merupakan kewenanganGubernursesuaidengankebijakanDaerahdalampengelolaan keuanganDaerah.
(5)Pemberianinsentiffiskal kepadaWajibPajakdan/atauWajibRetribusi sebagaimanadimaksudpadaayat(3)hurufadan hurufb, dilakukandengan memperhatikanfaktor: a.kepatuhanpembayarandanpelaporanPajakolehWajibPajakselama2 (dua)tahun terakhir; b.kesinambunganusahaWajibPajakdan/atauWajibRetribusi;dan/atau c.kontribusiusahadanpenanamanmodal WajibPajakdan/atauWajib RetribusiterhadapperekonomianDaerahdanlapangan kerjadiDaerah;
(6)PemberianinsentiffiskalkepadaWajibPajakdan/atauWajibRetribusi pelaku usahamikrodan ultramikrosebagaimanadimaksudpadaayat(3) hurufc, dilakukansesuaidengan kriteriausahamikrodanultramikrodalam peraturanperundang-undangandibidangusahamikro,kecil,menengah, dankoperasi.
(7)PemberianinsentiffiskalkepadaWajibPajakdan/atauWajibRetribusi sebagaimanadimaksudpadaayat(3)hurufd, disesuaikandenganprioritas Daerahyangtercantum dalamrencanapembangunanjangkamenengah daerah.
(8)PemberianinsentiffiskalkepadaWajibPajak dan/atauWajibRetribusi sebagaimanadimaksud pada ayat(3)hurufedilakukandalam rangka percepatan penyelesaian proyekstrategis nasional. BABIII BESARANTARIF Pasal 3
(1)DalamrangkapemberianinsentifsebagaimanadimaksuddalamPasal2, GubernurmemberikankeringananpokokpajakatasPBBKBsebesar 33,33%(tigapuluhtigakomatigapuluh tigapersen).
(2)Tarifsebagaimanadimaksuddalamayat(1)berlakubagisemuabahan bakarkendaraan, bahanbakaruntukkendaraanumum,bahanbakar kendaraanpribadidanjenisbahanbakarkendaraan tertentu. BABIV KETENTUANPENUNTUP Pasal 5 PeraturanGubernurinimulaiberlakupadatanggaldiundangkan. Agarsetiaporang mengetahuinya,memerintahkanpengundanganPeraturan GubernurinidenganpenempatannyadalamBeritaDaerahProvinsiPapua Barat. at, S.H.,M.M. I(IV/b) 2012002 DitetapkandiManokwari pada tanggal 28Juni2024 Pj.GUBERNUR PAPUA BARAT, CAP/TTD ALI BAHAMTEMONGMERE DiundangkandiManokwari padatanggal28Juni 2024 Pj.SEKRETARISDAERAH PROVINS!PAPUA BARAT, CAP/TTD JACOB S. FONATABA BERITA DAERAH PROVINS! PAPUA BARAT TAHUN 2024NOMOR17