Kepala Seksi Pembiayaan Agribisnis, mempunyai tugas: a, merencanakan program/kegiatan dan penganggaran pada Seksi Pembiayaan Agribisnis;
b.membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil bawahan di lingkungan Seksi Pembiayaan Agribisnis;
c.melaksanakan identifikasi, pembinaan dan fasilitasi pelaku utama dan pelaku usaha;
d.melaksanakan pelayanan konsultasi bimbingan pendampingan fasilitasi materi, media dan metodologi kelembagaan pertanian ;
e.merumuskan kebutuhan prasarana dan sarana seperti peralatan dan perlengkapan pada Seksi pembiayaan Agribisnis; f, melaksanakan kerja :.u-o, d'an pemberian konsultasi terkait pembiaYaan agrtbtsnls; g.melaksanakananalisiskebutuhanpembiayaan pengolahan pangan, usaha tani tanaman pangan dan hortikultura;
h.meiaksanakan bimbingan dan pelayanan investasi pengolahan pangan, tanaman pangan dan hortikultura;
i.melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis pembiayaan; j melaksanakan pemantatlan, evaluasi dan membuat laporan peiaksanaan tugas dan kegiatan pada seksi Pembiayaan Agribisnis; dan
k.melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya' Pasal II Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundattgun Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Riau' Ditetapkan di pada tanggal Pekanbaru Diundangkan di Pekanbaru GUBERNUR RIA PROVINSI RIAU YAN AYA BERITA DAERA OVINSI RIAU TAHUN 2O2O NOMOR pada tanggal tt**trARl Et d'E ;il 'ti gl ^- .x ci .;-r VJ A O xz -. d - d. (a-! 3 t'4 o:< ",G c) -. c.) F - -. -. xl t.s 63 CJ 0) V F, C6 (d - ;i rn H v -' 'ti HH^V ti (c Ch d Ir -. -): (!ql 'oA -.- dJ (g :Fr, ! iin4 .!9 F- xn boll :i d'Y =ATT)Y U) a) rr boG QJ bD vc -. H o aJ, Q)L -t .X v '!-tvJ i : do -H (-, a.) (', rd '6r ds 6F ,HV _9tF -9:Xq UJ -J H >\- d (n -. (! l', F -. 'i;6 ri (d+; (d F{ tr bo5 ;J4 fr. tr NL(E n. bOd cnu -. OJ H 0) ci(,,) d> H- d 60- 6 .': Fr 80E oJr (c- H(E x^ d. )4 qJ lr t!- Hti .9- AJ - e. (E bo (EG -vg o' * PD.* vJ (E .'i (EFT u- (sH J'X -. -. (! lr (t 2 ,'. E i-n H(6 6 !- .\Z6- .xv(E OF bo a) g) H (,/] '=;d(6 v'x bo =l-- (n Hs\Yg (tr .l E o) O k c) c') V -. (6 -. d -. (g 0) .v tr 9trii =(E- U) e ^(S.rr a -. -, a -. v < p ) ? a P z IT zZrZV F4Fir^ lr)2t-- H rrl Rtra'{z v <44 3R=:?, ,- ^ i -g 3 slai-fl E E3Z "422? 7,=Za E 3SEF,2Y, ?xi*sJ =1- ,"7232 . = fr,3 c, frZ *,2 )^/,1"u E?98fl5=)=90, 389Tfrfrr933H - a- AT - -. P d € G J4 -. c) V z z rt Z; nld zt <i; >2 s5 -Z(,, 9 {.& =z<? <1 Y7- 535 zlY 3<t <=u ;a\ir