9.Pekebun adalan orang perseordge warga Negda Indonesia ,eg melal<ukan usana perkebunan dengan skala usana tidak mencapai
10.Pekebun swadaya adalah pekebun yeg memulai dd nembdgun sendiri usana perkebunan se.da mddiri. ll. Pekebun mitra adalah pekebun yang tehn bergabung dald k-lcmbaAatu pekebun da .e an m"njal,n ke,jasda/kemitrad dald hal pengolahm TBs serta penegdd produksi mit a plasma dan ftitra swadaya dengd perusanad perkebunan secra petumen.
12.Kelembagad pekebun adabn lembaga yang ditumbuh kembdgkd ddi de oleh pekebun untuk mempeikuar dd memperjueekd kepe.tingan pekebE dd dikerahui oleh Dinas sesuai dengd kewenangannya_
13.Perusahaan perkebund adalah badm usaha ydg beibadan hukum, didirikd menurut hukuft Indonesia dd berkedudukd di wihyan lndonesia, ydg mengelola usana pe.kebund dengd skala
14.Perusanad perkebund mitra adalah perusaiaan perkebund ydg melal<sdakd kemitrd usaha perkebunan di bidang pengohnd dd/atau pemasa.an Tandan Buah Segar (TES) dengan kelembagad pekebun be.dasarkan perjanjid kerjasama kemitrad.
15.Pabrik Kelapa Sawlt yang selanjutnya disingkat PKs adalah usaha industri yang mengolah TBS kelapa sawit menjadi CPO, PK, serta menchasilkm produk sdpingd ydg salai satunya berupa
16.Kemitrm usaha perkeburan selanjutnya disebut kerja sama kemitra@ adalah kerjasama yang saling menguntungk@, sallrg menghargai, saling bertanggung jawab, serta saling memperkuat dm saling ketersantungan antara Perusahaan Perkebune dengm pekebun. 4
17.Tdnda BjJ Sr€ar ketao" sdwir yrg setdjuL ra or..Bkar TBS aozran und& bLdn seSd ketap. oawr yang dihaoitke olFh pek-bu. mrrra v.nS die ima PdbFq Kctdpa sdvir. Ia. Minva} scwir kasar'crud. patd Oitr.alB"-lanjJ!rl)a disingkar CpO aoard n- vax ddSrng bud]r j,- g d jhdsilke ote' pKs. lo. lnu sawi {Pdlm Kernett Jdng spldlJrnva o\rng\a,pK addl€n Inri b!i sawLt yang dih, silkd oteh p(S.
20.Rendemen CPO adalan berat Cpo ydg dihasitkd pKS, dibagi dengd berat TBS yeg diolah dh dikatikd dence toQ% (se€tus 2-. R-ndercn PK dddid}l be zr pK ydg drhasrtka pKS, d.oagi .lFn8an be €r TBS v&s diola,h dan dikdlitan dengd toooo rser-.Ls;Frse.).
22.Cmgkang ddi inti sawit adabn hasit pengol"an@ biji kelapa sawit. Cdgkd8 adalan orodrk smpjngd vang drmdfaaLkm 5eba8a
23.Sisa cMgkang adakn cangkdg yang tidak dieunakd sebagai band baka. boiler dan memitiki njtai juat.
24.Indeks "K' adatah indeks p.oporsi yeg dinyaraLd dalm persentase (%) yang menunjuklan bagre ydg diterima oleh
25.Tim Penetapan Hdga Pembelid .rBS di proviosi Riau yds selanjutnya disebut Tim Penetapd Hdga Pembelid TBS a.lalah tim yang ditetapk@ oleh Gubemur untuk menetapkan ha€a penbelian TBS di Provinsi Riau.
26.Asosiasi pekebun kelapa sawir adabn tembaga ydg mewalili
27.Asosiasi petani kelapa sawit ydg berbadan hukum di rndonesia seldjutnya disebut APKASINDO merupakd perydjange regd pekebun secara professional untuk henjembatdi hat hat ydg b, rk"it-n o-nAd I and -"-. pek-bdn d-ngd pemeantai.
24.Asosiasi Petdi Kelapa Sawit Perusahad Inti Raktat selanjutnya disebut ASPEKPIR merupakan perpejdgd tangd pekebun kelapa sawit pola PIR untuk menjembatani hal-hal ydg be.kaitd dengm usana tani pekebun dengd pemerintan.
29.Asosiasi pengusana kelapa sawit adalah lembaga yang mewatjli perusahaan perkebunan.
30.Gabungd Pengusalia Perkebunm Kelapa Sawit Indonesia yang seidjutnya disebut GAPKI adalall lehbaga yds mewzkili perusanam perkebund.
31.Izin usana perkebunm untuk budidaya ymg seldjutnya disebut IUP B adalal bin tertulis ddi pejabat yang beMenans dan wajib dimiliki oleh perusahad perkebunan yang melakukd usana budidaya perkebunm
32.Izin usana perkebund untuk pengobnan seldjutnya disebut IUP'P adalah izin tertulis dari pejabat yans besenmg dd wajib dimiliki oleh peiusahaan perkebund ydg mela-L.ukd industri pengolahd hasii perkebund
33.Izin perusaiaan perkebuna selmjutnya disebut IUP adalah izin terlulis dari pejabat yang beMenans dan wajib dimiliki oleh Perusrnad Pe*ebune ydg pengolanan hasil perkebunan melalake usaha industri
34.lT. Kharisma Pemasdm Bersama NusdtaE (pT.KpBNt adabn dal< peiusahad dari holding perkebund prpN III {persero) brrkedudukd di Jdkstu ydng mr djakdn ppnJuata oa; pemasdan komoditas perkebuan keiapa sawit, kdet dan komoditas perkebund lainnya nelalui proses lelans telbut{a.
2.Ketentuan Pasal s ayat (1), ayat (5), ayat (6) diuban, dan ayat (2) djhapus sehingga Pasal 5 berbunyi sebagai be.ikut;