menetapkan PeraturanGubernurtentangRencanaAksiPengelolaan PerikananBerkelanjutanTahun2023-2028. Mengingat1.Pasal18ayat(6)Undang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor31Tahun2004 tentang Perikanan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2004Nomor118,TambahanLembaranNegaraNomor 4433)sebagaimanatelahdiubahbeberapakaliterakhir denganUndang-UndangNomor6 Tahun2023tentang PenetapanPeraturanPemerintahPenggantiUndang- UndangNomor2Tahun2022 tentangCiptaKerja menjadiUndang-Undang(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2023Nomor41,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor6856); 3.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana telahdiubahbeberapakali terakhirdenganUndang- UndangNomor6 Tahun2023tentangPenetapan PeraturanPemerintahPenggantiUndang-UndangNomor 2 Tahun2022tentangCiptaKerjamenjadiUndang- Undang(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2023Nomor41,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6856); 4.Undang-UndangNomor7Tahun2016tentang PerlindungandanPemberdayaanNelayan,Pembudidayan IkandanPetambak(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2016Nomor68,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor5870)sebagaimana telahdiubahbeberapakaliterakhirdenganUndang- UndangNomor6Tahun2023 tentangPenetapan PeraturanPemerintahPenggantiUndang-UndangNomor 2Tahun2022 tentangCiptaKerjamenjadiUndang- Undang(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2023Nomor41,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6856); 5.Undang-UndangNomor5Tahun2022tentangProvinsi SulawesiUtara(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2022Nomor65,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor6776); 6.PeraturanPemerintahRepublikIndonesiaNomor60 tahun2007 tentangKonservasiSumberdayaIkan (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2007 Nomor134,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor4 77); 7.PeraturanPemerintahRepublikIndonesiaNomor27 Tahun2021TentangPenyelengaraBidangKelautandan Perikanan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun 2021Nomor37,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6639); 8.PeraturanPemerintahNomor22Tahun2023 tentang PerikananTerukur(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2023Nomor36,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor6853); 9.PeraturanMenteriKelautanDanPerikananRepublik IndonesiaNomor18Tahun2021TentangPenempatanAlat PenangkapanIkanDanAlatBantuPenangkapanIkanDi WilayahPengelolaanPerikananNegaraRepublikIndonesia DanLautLepasSertaPenataanAndonPenangkapanIkan (BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2021Nomor 628); 10.PeraturanMenteriKelautanDanPerikananRepublik IndonesiaNomor22Tahun2021TentangPenyusunan RencanaPengelolaanPerikananDanLembagaPengelola PerikanandiWilayahPengelolaanPerikananNegara RepublikIndonesia(BeritaNegaraRepublikIndonesia Tahun2021Nomor631); MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURAN PENGELOLAAN 2023-2028. GUBERNURTENTANGRENCANA PERIKANANBERKELANJUTAN AKSI TAHUN BABI KETENTUANUMUM Pasal 1 DalamPeraturanGubernuriniyangdimaksuddengan: 1.DaerahadalahProvinsiSulawesiUtara. 2.PemerintahDaerahadalahKepalaDaerahsebagai unsur penyelenggaraPemerintahanDaerahyangmemimpin pelaksanaan urusanpemerintahanyangmenjadikewenangan daerahotonom. 3.GubernuradalahGubernurSulawesiUtara. 4.DinasKelautandanPerikananyangselanjutnyadisingkatDKP adalahDinasKelautandanPerikananDaerahProvinsi Sulawesi Utara. 5.Perikanan adalahsemuakegiatanyangberhubungan denganpengelolaandanpemanfaatansumberdayaikan danlingkungannyamulaidari praproduksi,produksi, pengolahansampai denganpemasaran,yangdilaksanakan dalamsuatusistembisnisperikanan. 6.Sumberdayalkanadalahpotensisemuajenisikan. 7.Ikanadalahsegalajenisorganismeyang seluruha tau sebagiandari siklushidupnyaberadadidalamlingkungan perairan. 8.PengelolaanPerikanan adalahsemuaupaya,termasuk prosesyangterintegrasidalampengumpulaninformasi, analisis,perencanaan,konsultasi, pembuatankeputusan, alokasi sumberdayaikan,danimplementasiserta penegakanh ukumdariperaturanperundang-undangandi bidangperikanan,yangdilakukanolehpemerintahatau otoritaslainyangdiarahkanuntukmencapaikelangsungan produktivitassumberdayahayati perairandan tujuanyang telahdisepakati. 9.KonservasiSumberDayaIkan adalahupayaperlindungan, pelestarian, danpemanfaatansumberdayaikan,termasuk ekosistem,jenis,dangenetikuntukmenjaminkeberadaan, ketersediaan,dankesinambungannyadengan tetap memeliharadanmeningkatkankualitasnilai dan keanekaragamansumberdayaikan. 10.KapalPerikananadalahkapal,perahu, atau alatapung lainyangdigunakanuntukmelakukanpenangkapanikan, mendukungoperasi penangkapanikan,pembudidayaan ikan, pengangkutanikan,pengolahanikan,pelatihan perikanan, danpenelitian/eksplorasi perikanan. 11.Nelayan adalahorangyang matapencahariannya melakukanpenangkapanikan. 12.NelayanKecil adalahorangyang matapencahariannya melakukanpenangkapanikan untukmemenuhi kebutuhan hidup sehari-hariyang menggunakan kapal perikanan berukuranpalingbesar5(lima)gross ton(GT). 13.RencanaPengelolaanPerikananadalahdokumenresmi yangmemuatstatusperikanandanrencanastrategis pengelolaanperikanandibidang penangkapanikanyang disusunberdasarkanpotensi, distribusi,komposisijenis, tingkatpemanfaatansumberdayaikan,lingkungan,sosial- ekonomi,isupengelolaan,tujuanpengelolaanperikanan, danrencanalangkah-langkahpengelolaan,yang merupakankesepakatanantaraPemerintahdanpara pemangkukepentingansebagaiarahdanpedomandalam pelaksanaanpengelolaansumberdayaikandibidang penangkapanikan. 14.WilayahPengelolaanPerikananNegaraRepublikIndonesia, yang selanjutnyadisingkatWPPNRImerupakanwilayah pengelolaanperikananyang meliputi perairankepulauan, lautteritorial,zonatambahan,danZonaEkonomi EksklusifIndonesia. 15.RencanaAksiadalahtindaklanjutRencanaPengelolaan Perikananun tukmemberikanarahandanacuanbagipara pihakuntukmenentukanprioritaskegiatanpengelolaan perikanan,sertamerancangprogramyangselarasdengan kebutuhanmenjagakeberlanjutansumberdayaikan sehinggakondisi stokikandialammenjadilebihbaik dalam5tahunmendatang. 16.RencanaAksiPerlindungandanPengendalian PenangkapanIkanBerkelanjutanselanjutnyadisebut RAP3IBadalahtindaklanjutrencanapengelolaan perikanandiWPPNRIdan/ataujenisikanyangmemuat statusperikanan,tantanganpengelolaan, startegi pemanfaatanperikanan,danevaluasistrategipengelolaan, yangmerupakankesepakatanpemerintahdaerahdanpara pemagkukepentinganlainnyauntukdilaksanakanguna mencapaihasil pengelolaanperikanandisetiap kawasan perencanaan. 17.KearifanLokaladalahnilai-nilailuhuryangmasihberlaku dalamtatakehidupanmasyarakat. 18.Orangadalahperseorangan ataubadan usahayang bertindaksebagaipribadiatauwakilmasyarakatyang mampumelaksanakan hakdan kewajiban, baikyang berbadanhukummaupunyangtidakberbadanhukum. BABII PENYUSUNAN PENGELOLAANSUMBERDAYAIKAN BagianKesatu Umum Pasal 2
(1)Dalam rangkapengelolaan sumberdayaikan berkelanjutan,PemerintahdaerahmenetapkanRencana Aksi PengelolaanPerikananBerkelanjutan.
(2)Maksud Rencana Aksi Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan adalah sebagai arah dan pedoman bagi pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya ikan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
(3)Rencana Aksi Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan bertujuan:
a.meningkatkan pengelolaan perikanan secara berkelanjutan;
b.meningkatkan koordinasi pengelolaan perikanan dalam upaya meningkatkan manfaat ekonomi; dan
c.meningkatkan partisipasi aktif dan kepatuhan pemangku kepentingan dalam rangka mencegah dan memberantas kegiatan perikanan yang merusak ekosistem ( destructive fishing) serta mitigasi dan a tau penanganan hasil tangkapan yang tidak sengaja terhadap biota laut dilindungi (by catch).