7.Mengelola Perubahan perubahan pada unit 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak membuat tindakan 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko) meningkatkan efekUfi tas 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi. 4,3 Mampu membuat program yang mengakomodasi p€rbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik
4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi adyol(asi Kebijakan Pengelolaan Pemerintahan dan otonomi daerah;
9.Perekat Bangsa unh rk organisasi 4.3 t4eningkatkan l€pasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan sbategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam firenerapkan Kebijakan Pengelolaan Pemerintahan dan otonomi daerah
11.Manajemen Pengendalian Keb$akan adminishasi pemerintahan dan penataan wilayah serta pemerintahan umum dan tata usaha Mampu mengeyaluasi pelaksanaan Pengendalian KebualGn administrasi pemerintahan dan penataan wilayah seda pemerintahan umum dan tata usaha Mampu mengevaluasi, pelakanaan pembinaan pelaksanaan pengendalian dan Manajemen Kebijakan administasi pemerintahafi dan penatan wilayah, pemerintahan umum dan tatausaha se*a kepegauraian serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen Kebijakan adminishasi pemerintahan dan penataan lvilayah serta pemerintahan umum dan tata usaha Mampu menyusun teknik, metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam menganalisis pengendalian dan Manajemen Kebijakan administrasi pemerintahan dan penataan wilayah serta pemerintahan umum dan tata usaha ; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder hd(ait pengembangan tekni( metode, dan kapasitas SDM dalam hal pengendalian dan Manajemen Kebuakan adminisbasi pemerintahan dan penataan wilayah serta pemerintahan umum dan tata usaha
12.Manajemen Pengendalian Kebijakan pengembangan otonomi daerah dan penataan urusan, administrasi kepala daerah dan dprd serta evaluasi dan pnyelenggaraan pemerintahan 4 Mampu mengevaluasi pelaksanaan Pengendalian Kebijakan pengembangan otonomi daerah dan penataan urusan, adminiskasi kepala daerah dan dprd serta evaluasi dan penyelenggaraan pemerintahan Mampu mengevaluasi pelaksanaan pembinaan, penyelenggaraan, dan efektifitas pelaksanaan kebijakan pengembangan otonomi daerah dan penataan urusan, administrasi kepala daerah dan dprd serta evaluasi dan penyelenggaraan pemerintahan ; Mampu menyusun teknik, metode pembinaan dan evaluasi kebuakan pengembangan otonomi daerah dan penataan urusan/ administras, kepala daerah dan dprd serta evaluasi dan penyelenggaraan pemerintahan; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan otonomi daerah dan penataan urusan, administrasi kepala daerah dan dprd serta evaluasi dan penyelenggaraan pemerintahan.
13.Manajemen Pengendalian Keb[al€n kerjasama pemerintah, kerjasama badan usaha/swasta serta eYaluasi pelaksanaan kerjasama lvlampu mengeYaluasi dan menyusun Kebijakan kerjasama pemerintah, kerjasama badan usaha/swasta serta eYaluasi pelalcanaan kerjasama Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan Kebijakan kerjasama pemerintah, kerjasama badan usaha/swasta serta eyaluasi pelalsanaan kerjasama Mampu menyusun pedoman, petunjuk te*nis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelalcanaan kerjasama pemerintah, kerjasama badan usahalswasta serta evaluasi pelaksanaan kerjasama Mampu meyakinkan dan mempemleh dukungan dari stakeholder te.{(ait Manajemen Pengendalian Kebijakan kerjasama pemerintah, kerjasama badan usaha/swasta serta evaluasi pelaksanaan kerjasama
14.Advokasi kebgakan Otonomi Daerah Mampu mengembangkan strabgi adYokasi keb$akan Otonomi Daerah yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi sbategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah. ; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepenungan untuk mengembangkan shategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.lenjang SarjanalPasca Sarjana
2.Bidang llmu Ilmu Manajemen Pemerintahanl Ilmu Pemerintahan / Administrasi Negara
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat Manajemen Pemerintahar
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Manajemen/administrasi Pemerlntahan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Tingkat Pentingnya thd labatan Pentinq
2.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun D. Pangkat Pembina (IV/a) E. Indikator Kinerja Jabatan 1. Penyelenggaraan tertib administrasi pemerintiahan
2.Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan
3.Terfasiltasinya penyelenggaraan kerjasama pemerintah, badan usaha/swasta Nama.Iabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode labatan Menyusun rumusan kebijakan, mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi, pemantuan dan evaluasi program t<egiatan dan penyelenggaraan pemblnaan teknis, administrasi dan sumber daya di bidang produk hukum dan telaahan hukum, penyusunan peratuEn perundang-undangan bantuan hukum, penyuluhan, dokumentasi dan informasi serta pembinaan dan pengawasn kebijakan Kabupaten/Kota. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etildnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4,3 Mergembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, rnemberikan dukungan I semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran muludimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan Hnerja secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama berbagai informasi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifi tas dan efi siensi Kompetensi Deskriosi Indikator Komrletensi A. Manaierial
2.Kerjasama
5.Pelayanan Publik Mampu rnemonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelakanaan tugas- tugas Flayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompold partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain 4 Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya. serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; ,1.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 l,lemimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. B. Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, rnembuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasill<an solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko)
9.Perekat Bangsa 4 Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meninglGtl€n efektifitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar hlakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi. 4.3 Mampu membuat prcgram yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preErensi politik
10.Advokasi Penyusunan Kebuakan pemb€ntukan Produk Hukum Mampu mengembangkan strategi dalam advokasi penyusunan kebijakan pembentukan Produk Hukum 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuabn clan kekurangan berbagai metode yan0 dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, danlatau petuniuk teknis strategi advokasi kebijakan pembentukan hukum; 4.3 Meningkatkan kapasitas Fmangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan pembentukan hukum.
11.Analisis urgensi pembentukan perundang- undangan dan produk hukum Iain Mampu mengevaluasi metode analish dan menentukan skala prioritas serta naskah akademis pembentukan perundang- undangan dan produk hukum lain smuai kebutuhan instansi 4.1 Mampu melakukan evaluasi temadap teknik metode, identifi kasi, pengumpulan, pengolahan, penyusunan naskah akademis urgensi pembenfu kan peraturan perundangan dan produk hukum lain mengenali kelebihan dan kelemahan, melakukan perbaikan implementasi Analisis urgensi yang lebih efektif dan efisien; 4.2 Mampu menyusun dan menentukan skala prioritas jenis, substansi peraturan perundang-undangan dan produk hukum lain ssuai dengan tunfutan lingkungan sbategi instansi, serta menyusun naskah akademis pembentukan perundangan dan ploduk hukum lain 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap skala prioritas pembentukan perahtran perundangan dan naskah akademis dan tindak lanjut pembentukan p€raturan perundangan dan produk hukum lainnya
12.Perancangan perundang- undangan dan produk hukum lain Mampu mengeYaluasi implimentasi dan norma atau standar dalam peranmngan perundang- undangan dan prcduk hukum lain 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap shtem kerja, mengenali kelebihan dan kelemahan. melakukan perbaikan implementasi perancangan perundang- undangan dan produk hukum lain yang lebih efektif dan efisien 4.2 Mampu melakukan perbaikan teknis metodg penyusunan pedoman teknis yang dijadikan norma standar dalam pelaksanaan perancangan perundang- undangan dan produk hukum lain 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder dalam implementasi pelaksanaan perancangan perundang-undangan dan produk hukum lain, memberikan bimbingan dan Fdsilitasi kepada instansi lain atau stakeholder Mampu mengevaluasi 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap proses dan hasil penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum, mengenali kelebihan dan kelemahan, melakukan perbaikan teknis penyusunan dan bahan pertimbangan bantuan hukum yang lebih efektifdan eflsien 4.2 Mampu melakukan perbaikan prose dan substansi bahan peftimbangan dan bantuan hukum 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap naskah/substansi pertimbangan dan bantuan hukum, memberikan bimbingan dan Fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder dahm pertimbangan dan pemberian bantuan hukum 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan befiagai melode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang hrhda; 4.2 ltlengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis sfategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan sbategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan obnomi daerah. Mampu mengembangkan daerah yang tepat 'I lenianf, Sariana/Dinloma IV Pelatihan Kepemimpinan Pratama
3.Fungsional Diklat Fungsional Analis Hukum Pengalaman Kerja ]. Memilik pengalaman jabatan dalam bidang Kesejahteraan Masyarakat secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun Indikator Kinerja Jabatan Kualitas konsep peraturan perundang-undangan dan produk hukum lain Kualitas bahan pertimbangan dan banhran hukum. Nama Jabatan Kelompok labatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan, melaksanakan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, evaluasi dan pelayanan proses pemilihan penydia barang jasa pemerintah Manajerial menciptakan situasi yang mendorong pada nilai, norma, 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepenUngan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiklnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko. Membangun komitmen tim, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitnsi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai ke{a sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan hrcapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan z+.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi seara percuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinefia secara kseluruhan Kompetensi Level
2.Kerjasama Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kefa sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kefia unitnya agarselaras dengan sasaran strategis instansi. 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencapaian target organisasi
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu- isu jangka panjang, kesempatan. atau kekuabn politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objeKif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhaUan kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan rnengantisipasi dampak terhadap pelakanaan tugas - tugas pelayanan publik seara objeldif, transparan, dan professional dalam lingkup organisasi Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompo$ partai politik; Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memiha( tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadilkelompok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong ma najemen pembelajaran ,1.1 Menyusun program pengembangan janglo panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serba mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 MemastilGn perubahan sudah diteraplGn secara aktif di lingkup unit kedanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-prcgram perubahan selaras antar unit kerja.
7.Mengelola Perubahan 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang komplelG, terkait dengan bidang kedanyd yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko) Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tlndakan pengamanan; mitigasi risiko . Pengambilan Keputusan Mendayagunakan perbedaan untuk meningkatkan efeKifi tas 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk renantiasa meniaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam keh idu pa n bermasya rakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/keperGyaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi. 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik Mampu mengembangkan Pengelolaan Pemerintahan dan 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metde yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosdur, kriteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi Kebijakan Pengelolaan Pemerintahan dan otonomi daerah; ]. Perekat Bangsa 4.3 MeningkatlGn kapasitas Fmangku kepentingan untuk mengembanglGn strategi advokasi yang dapat d'$alankan oleh merel(a sendiri dalam menerapkan Kebijakan Pengelolaan Pemerinhhan dan otonomi daerah
11.Manajemen Pengendalian Kebgakan perumusan, koordinasi, pembinaan, evaluasi dan pelayanan proses pemilihan penyedia barang iasa pemerintah. Mampu mengaraluasi pelaKanaan Pengendalian Kebijakan perumusan, koordinasi, pembinaan, evaluasi clan pelayanan proses pemilihan penyedia barang jasa pemerintah. 4.1 Mampu mengevaluasi, pelaksanaan pembinaan pelaksanaan pengendalian dan Manajemen perumusan, koordinasl pembinaan/ evaluasi dan pelayanan proses pemilihan penyedia barang jasa pemerintah serta menemukenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen perumusan/ koordinasi, pembinaan, evaluasi dan pelayanan proses pemilihan penydia barang jasa pemerintah ; 4.2 Mampu menyusun teknik, metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam menganalisis pengendalian dan Manajemen perumusan, koordinasi, pembinaan, eYaluasi dan pelayanan pross pemilihan penyedia barang jasa pemerintah; 4.3 Mampu meyakinlen dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan teknik, metode, dan kapasitas SDM dalam hal pengendalian dan Manajemen perumusan, koordinasi, pembinaan, evaluasi dan pelayanan prmes pemilihan penyedia barang jasa pemerintah;
12.Manajemen Pengendalian Kebijakan pelayanan konsultasi, pendampingan dan asistensi pengadaan barang dan jasa pemerintah provinsi dan l(abupaten/kota; Mampu mengevaluasi pelaKanaan Pengendalian Kebijakan pelayanan konsultasi, pendampingan dan asistensi pengadaan bamng dan jasa pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota; 4.1 Mampu mengevaluasi pelaKanaan pembinaan, penyelenggaraan, dan efektifitas pelaksanaan kebijal(an pelayanan konsultasi, pendampingan dan asistensi pengadaan barang dan jasa pemerintah provinsi dan lGbupaten/Kota ; 4.2 Mampu menyusun teknik, metode pembinaan dan evaluasi keb'faka n pelayanan konsultasi, pendampingan dan asistensi pengadaan barang dan jasa pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pelayanan konsultasi, pendampingan dan asistensi pengadaan barang dan jasa pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota;
4.I Mamplffi elakt"an evaluasi terhadap teknislmetodelsistem cara keria 63n msnsrnu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan Kebilakan internal dan elGternal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait dengan pelaksanaan Pengadaan barang dan jas. 4.2 Mampu menyusun Pedoman, petuniuk teknis, cara kerja Yang dijadikan norma standarr prosedur, instrumen Pelaksanaan kebiiakan internal dan eksternal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait dengan Pelaksanaan Pengadaan barang dan jasa. 4.3 Mampu meYakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Manajemen kebijakan internal dan elstemal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait dengan Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa' Pem;rintah Provinsi Sumatera UHra terlGit dengan pelalGanaan Pengaclaan barang dan jasa' 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar/ prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah. ; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah. Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan Daerah yang tepat
14.Advokasi kebiiakan Otonomi Daerah Ilmu Manajemen Pemerintahanl Ilmu Pemerintahan / Administrasi Negara
3.Fungsional
1.lenjang SarjanalPasca Sarjana )iklat Pengadaan Barang dan Iasa Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Manajemen administrasi Pengadaan Barang dan Jasa secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pernah menduduki jababn administrator atau iabatan fungsional jenjang ahli madya paling singl€t 2 (dua) tahun D. Pangkat Pembina (IV/a) E. Indikator Kinerja Jabatan 1. Transparannya pengadaan barang dan jasa pemerintah prov. Sumatera Utara ?. Meningkainya kualitas hasil pengadaan barang dan iasa
3.pengadaan barang jasa yang tepat waktu dan tepat sasaran Nama Jabatan Kelompok labatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan uandanevaluasipelaksanaanurusanpemerintahan kebinamargaan oan nina konstruksi, tata ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, sumber daya air, cipta karya dan 4,1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh Pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreki atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etitdnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi mskipun ada resiko. Mampu menciptalcn situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang diPimPin; 4.2 Memfasilitasi kepntingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organ'tsasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai ke{a sama antar unit, memberilon dukungan / semangat untuk memastilon tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. 4.1 Mengintegrasikan informasF informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah krsama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mampu rnengernukakan pemikiran muttidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya Kompetensi Level Deskripsi A- Man:ierial
1.Integritas
2.Kefasama llembangun komitmen tim, rinergi kerja unihYa agar selaras dengan sasaran strategis instansi' 4.3 Mendorong Pemanfaatan sumber bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencaian target organisasi 4l Memahamr dan memberi Perhatian kepada isu-isu jangka Panjang, kesempatan atau kekuatan Politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannYa dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadaP Pelaksanaan tugastugas pelayanan publik secara oOjet tif, transparan, dan professional dalam lingkuP organisasi lElayanan Puolir Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamrrya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihanlpendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitanrya secara konsisten, melakukan lGderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya
6.Pengembangan Diri dan orang Lain
7.Mengelola Perubahan 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara be*ala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-progftm perubahan selaras antar unit kerja. 4l Menyusttn darratau;emutuskan konsep PenYelesaian masalah Yang menyetesaifan masalah Yang mengandung risiko tinggi, menqantisiPasi damPak keptiursan,' membuat tindakan E. Ten-gambi lan KePutusan llfigng1ni5i65i dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehiduPan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi. 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik GioayasGaran perbedaan 4.1 Mengevaluasi sfategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan bebagai metode yang dijalankan dengan kelompok sirsaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosdur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan administrasi pembangunan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan unhJk mengembangkan skategi advokasi yang dapat dualankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebuakan administrasi pembangunan; 11, Manajemen Pengendalian Pelaksanaan Mampu mengevaluasi pelakanaan Manajemen Pengendalian Adminskasi Pelakanaan Pembangunan Daerah APBD Mampu mengevaluasi pelaksanaan Manajemen Adminstrasi Pelakanaan Pembangunan Daerah APBD serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan Manajemen Pengendalian Adminsfasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah APBD ; 4.2 Mampu menyusun teknik' I metode, dan mengembangkan I kaPasitas SDM dalam I menganalisis Manajemen I Pengendalian Adminstrasi i Pelaksanaan Pembangunan Daerah I APBD; I 4.3 Mampu meYakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan teknik, m"t6ae, dan kaPasitas SDM dalam hal Manajemen Pengendalian Adminstrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah APBD, mampu mengeYaluasi pelaksanaan Pengendalian Adminstrasi Felaksanaan I Pembangunan Daerah APBN -41 1u13111pt1 mengevaluasi I pelaksanaan Pembinaan, I penyelenggaraan, dan . I efektifitas PengendalianAdminstrasi I PelaGanaan Pembangunan Daerah I APBN serta menemu kenali kelebihan I dan kelemahan efektifitas I penyelenggaraan danPengendalian I Adminstrasi Pelaksanaan I Pembanounan Daerah APBN; t- I I I q.2 MamPu menyusun teknik, I metode Pembinaan dan I P"ng"rbangan fasilitasi dan I inovasi daerah. serta I mengembangkan kaPasitas ! soN dalam Pengendalian Adminstrasi I Rebxsanaan Pembangunan Daerah I aneru; I q : Mampu meyakinkan dan I memperoleh dukungan dari I stakeholder terkait I p.ng.rnbangan teknik, I metode, dan kapasitas SDM I untuk pembinaan dan I pengembangan Pengendalian I ndminstrasi Pelaksanaan I aemoangunan Daerah APBN. rz r'lanaiernen Pengendalian Adminstrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah APBN
13.Manajemen rekomendasi evaluasi pembangunan daerah Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme Manajemen Rekomendasi evaluasi pemb,angunan daerah 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengemban Manajemen Rekomendasi evaluasi pembangunan daerah; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanaan Manajemen Rekomendasi evaluasi pembangunan daerah; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Manajemen Rekomendasi evaluasi pembangunan daerah dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Manajemen Rekomendasi evaluasi pembangunan daerah @srategi advokasi yung ada saat ini, menganalisis kekuatafl dan kekurangan berbagai metcde Yang dijalankan dengan kelomPok sasaran Yang i uerueda; I c.z Mengembangkan norma I sandar, Prosedur, kiteria, I reOoman, dan/atau Petunjuk I i"mit strategi advokasi kebijakan I otonori daerah. ; I +.: Meningkatkan kapasitas I F*"ngku kePentingan untuk I m"ng"mhangkan strategi I advokasi Yang daPat dflalankan I ohh mereka sendiri dalam I ,*"t"Pkan keb'rjakan otonomi I daerah. ffi-mrrmengembangkan strategi advokasi kebijakan Otonomi Daerah Yang tepat lsesuai kondisi
1.lenjang
1.Manajerial
3.Fungsional . Pengalaman Kerja t"lemiliki pengalaman jabatan dalam bidang Administasi Pembangunan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Z. Sedang ahu pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun
1.Indeks pembangunan daerah yang meningkat Z. Meningkatlcn dampakpembangunan kepada masyarakat Nama Iabatan KelomPok labatan Urusan Pemerintahan Kode 'labatan Mampu menciPtakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan Pada nilai, norma, dan etilc organisasi 41 l4gnslptakan situasi keria yang ] mendorong seluruh Pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma' dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinYa; 4,3 Berani melakukan koreKi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko.
2.Kerjasama 4.1 Mernbangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai ke6a sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target keia organisasi. Flampu mengemukakan Bemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kGepakatan dengan tuiuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasff untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 42 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unihya agar selaras dengan sasaran strategis instansi. 4.3 Mendorong Pemanfaatan sumber bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efi siensi pencaian target organisasi 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka Panjang' kesempatan atau kekuatan Politik yang memFngaruhi organisasi dalam hubungannYa dengan dunia luar, mempetlitungkan dan mengantisipasi dampak terhadaP PelaKanaan urgastugas pelayanan publik secara objektif, hansparan, dan proftssional dalam lingkuP organisasi 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan Yang obiektif, netral, tidak memihah tidak diskiminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadil kelompokl partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada Pemenuhan kebutuhan pemangku kePentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihaK tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok Mampu memonitor, mengevaluasi, isu jangka panjang, dalam hal pelayanan
5.Pelayanan Publik 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihanlpendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaiuasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posrsi- posisi di unit kerjanya Menyusun program pengembangan jangka panjilng dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran
6.Pengembangan Diri dan orang Lain
7.Mengelola Perubahan 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. B. Pengambilan KePutusan Menyelesaikan masalah Yang mengandung risiko tinqgi, mengantisipasi damPak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko Mendayagunakan Perbedaan secara konsbuktif dan kreatif untuk meningkadGn efeKifitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehiduPan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tuiuan organisasi. 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik
4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini/ menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan bidang kesejahteraan rakyat; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan bidang kesejahteraan rakyat. 4.L Mampu mengevaluasi pelaksanaan pengendalian dan Manajemen kKebijakan Bidang Bina Mental Spiritual serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen Kebijakan Bidang Bina Mental Spiritual; 4,2 Mampu menyusun teknik, metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam menganalisis pengendalian dan Manajemen Kebijakan Bidang Bina Mental Spiritual; Mampu mengevaluasi pelaksanaan Manajemen Rakyat Non PelaYanan Dasar 4.1 Mampu mengevaluasi pelaksanaan Pembinaan, penyelenggaraan, dan efektifitas pelaksanaan Manajemen Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan efektifitas penyelenggaraan Pengendalian dan Manajemen Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Non PelaYanan Dasar; 4.2 Mampu menyusun teknik, metode pembinaan dan pengembangan fasilitasi dan inovasi daerah, serta mengembangkan kapasitas SDM dalam Manajemen Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar: 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan teknik, metode, dan kapasitas SDM untuk pembinaan dan pengembangan Manajemen Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar, Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme Manajemen kebuakan kesejahteraan rakyat pelayanan dasar Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Manajemen kebijakan kesejahteraan rakyat pelayanan dasar; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanaan Manajemen kebijakan kesejahteraan rakyat pelayanan dasar;
14.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang hrteda;
1.Jenjang Pelatihan Kepemimpinan Pratama
3.Fungsional Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Ksejaht€raan Masyarakat secara hmulatif paling kurang 5 {lima) tahun
2.Sedang atau pemah menduduki iabatan administrator atau iabatan fungisional jeniang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun Meningkahya indeks kesejahteraan masyarakat Penurunan angka kemiskinan l{ama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Perumusan kebUakan,koordinasi, monitoring, pemantauan, pengendalian dan evaluasi perencanaan dan kepegawaian Sekretariat Daerah, penyiapan maGri dan komunikasi pimpinan, keprotokolan, perjalanan dinas dan pelayanan tamu pemerintah daerah dan pimpinan. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, 4.1 Mencipbakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etilo organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, sefta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kde etik/nilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi mskipun ada risiko. Membangun komitmen tim, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memhrikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk tujuan meningkatkan secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keeluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kega sebelumnya 4.1 Mendorong unit kefia di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; Komoetensi Level Deskripsi A. Manajerial Z. Kerjasama 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengeYaluasi, memperhitunglon dan mengantisipasi dampak dari isu- isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, rnemperhitungkan dan mengantsipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, bansparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggaralon oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihalq tidak diskiminatif, sertn tidak brpengaruh kepentingan pribadi/ kelompokl paftai politik; 4.3 MeneraplGn strategi janglG panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihal! tidak diskiminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain l"lenyusun program pengembangan jangka panjang Calam rangka mendorong mana.iemen pembelaiaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir;
7.Mengelola Perubahan Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin tedadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkar secara aktif di lingkup unit kerjanya secara bel*ala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. Pengambilan Keputusan ian masalah yang E risiko tinggi, )asi dampak membuat tindakan n; mitigasi risiko Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fu ngsi dalam organisasi; Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleb, terlGit dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat kepuhrsan dan mengantisipasi dampak kepuursannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). konsiruktif dan kreatif meningkatkan efektivitas 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persittuan dan kesakran dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyaral<au 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik unfuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat prqram yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, scial ekonomi, preferensi poliUk. Mampu mengembangkan advokasi Kebijakan Pengelolaan Adminishasi Pimpinan
4.1 Mengevaluasi strategi adyokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sas.rran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis sfategi advolG$ Kebijakan Pengelolaan Administrasi Pimpinan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan Kebijakan Pengelolaan Administrasi Pimpinan.
11.Pengendalian dan Manajemen Kebijakan perencanaan dan kepegawaian Seketariat Daerah Mampu mengevaluasi 4,1 Mampu mengevaluasi pelakanaan pengendalian dan Manajemen Kebijakan perencanaan dan kepegawaian Seketariat Daerah serta rnenemu kenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen Kebgal(an pereflcanaan dan kepegawaian Sel$etariat Daerah; 4.2 Mampu menyusun tekni& metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam menganalisis
12.Penyusunan penyiapan materi dan komunikasi pimpinan Mampu mengevaluasi pelaksanaan Penyusunan oenyiapan materi dan Komunikasi pimpinan Mampu mengeYaluasi pelalcanaan pembinaan, penyelenggaraan, dan efiekivitas pelaksanaan kebijakan penyusunan penyiapan materi dan komunikasi pimpinan sefta menemu kenali kelebihan dan kelemahan efeHivitas penyelenggaraan Penyusunan penyiapan materi dan komunikasi pimpinan; Mampu menyusun teknil( metode pembinaan dan pengembangan kebijakan Ketatausahaan Pemerintah Provinsi, serta mengembangkan kapasitas SDM dalam Penyusunan penyiapan materi dan komunilGsi pimpinan; Mampu meyakinkan dan memperoleh dulorngan dari stakeholder te*ait pengembangan teknilg metodg dan lGpasitas SDM unfuk pembinaan dan pengembangan Penyusunan penyiapan materi dan komunikasi pimpinan.
13.Manajemen Keprotokolan Mampu mengevaluasi dan menyusun psangl€t norma, standar prosedur dan pedoman melGnisme Manajemen Keprobkolan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Manajemen Keprotokolan; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur. insbumen pelalaanaan Pengelolaan Manajemen Keprotokolan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Manajemen Keprotokolan dan memberlkan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Manajemen Keprotokolan.
14.Advokasi kebijalon Otonomi Daerah Mampu mengembangkan skategi advokasi kebijakan Otonomi Daerah yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4,2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis sbategi advolosi kebijakan obnomi daerah; 4.3 Meningkatlcn kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi adYolesi yang dapat dijalankan oleh merele sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.Jenjang
2.Bidang Ilmu Pelatihan Kepemimpinan Pratama
3.Fungsional Pengalaman Kerja Pembina (IY1a) fiama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan 4.1 MenciptalGn situasi kerja yang mendorong seluruh Pemangku kepentingan mematuhi nilai, norm4 dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serb berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani nrelakukan koreki atau nrengambil tindakan atas penyimpangan kode etildnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada htaran lingkup kerja setingkat instansi Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan Pada nilai, norma, dan etika organisasi komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup irstansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian taqet kerja organisasi; 4-3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastilGn tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. 4.1 Mengintegrasikan infi0rmasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk rendapatkan Fmahaman yang sama. Berbagai informasi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; 4.2 l\,lenuangkan pemikiranlkonsep yang multidimensi dalam bentuk tslisan formal; 4.3 Menyampaikan infurmasi secara pemuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara llsan dan tertulis untuk mendorong keepakatan dengan tujuan unit kerja mencapai 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hmil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam ranglG meningkatkan efuktifitas dan efisiensi pencapaian target organisasi.
4.Orientasi Pada Hasil
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan Pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian I kepada isu-isu jangka Panjang, I kesempatan atau kekuatan politik yang I mempengaruhi organisasi dalam I hubungannya dengan dunia luar, I memperhitungkandan mengantisipasi I dampak rerhadap pelakanaan tugas - i tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan professional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memiha( tidak diskiminatif, serta tidak terpengaruh keFntingan pribadi/ kelompok/ partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus Pada Pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihalg tidak diskiminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadilkelompok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4,1 Menyusun prcgram pengembangan jangka panjang bersama*ama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasnn dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikanl pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melakanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk po6isi- nosisi di unit kerianva.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang munghn terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diErapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja.
8.Pengambilan Keputusan Menyelesaikan mmalah yang mengandung risiko Snggl mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyeleaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh tungsi dalam organissi; 4-2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan mnam:nannva f mifin^ei riciLnl
9.Perekat Bangsa 4 Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektifi tas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakau B}tsiraBtfIl6ffi$tEtf*:i 4.2 Mampu rnendayagunakan perbedaan latar belalong, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat Program Yang mengakomodasi Perbedaan latar belakang, agama/kePercaYaan, suku, gender, sosial ekonomi, Prefurensi 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metde yang dijalankan dengan kelomPk sasiaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, danlatau petuniuk teknis strategi advokasi Kebijakan pembentukan dan penataan organisasi; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan Kebijakan pemhntukan dan penataan organisasi mengembangkan strategi kebijakan penataan
10.Advokasi Kebijakan pembentukan dan penataan organisa$i 4.1 Mampu melakukan evaluasi teknik metode penyusunan organisasi, memperbaiki metode penyusunan organisasi yang tepat bentulq ukuran, tepat fungsi terhadap penyusunan organisasi, struktur organisasi yang ada saat ini mengenali kelebihan dan kelemahan, melakukan perbaikan penyusunan oganisasi yang tepat penataan organisasi yang lebih efektif dan efis'en; 4.2 Mampu memperbaiki menyusun pedoman teknis Fnyusunan organisasi, memperbaiki metode penyusunan organisasi yang tepat bentu( ukuran, tepat fungsi; 4.3 Mampu meyakinlon dan memperoleh dukungan dari stakeholder dalam implementasi penyusunan organisasi, memperbaiki metode penyusunan organisasi yang tepat bentuk, ukuran.tepat fu ngsi, memberikan bimbinan dan fasilitasi kepada inshnsi lain atau stakeholder. Mampu mengevaluasi penyusunan organisasi, memperbaiki metode organisasi yang tepat ukuran, tepat fungsi
11.Penyusunan organisasi 4.1 Mampu melakukan evaluasi p€nyusunan bisnis prose dan penyusunan sistem dan prcsedur kerja, mengenali kelebihan dan kelemahan, melakukan perbaikan implementasi ketatalakanaan; 4.2 Mampu merryusun dan memperbaiki mebde penyusunan bisnis proses dan penyusunan sistem dan proaedur kerja; 4.3 Mampu rneyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder dalam implementasi penyusunan bisnis proses dan penyusunan sistem dan prceedur kerja memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder. 12^ Penyusunan Ketatalaksanaan mengevaluasi implementasi bisnis proses dan sistem dan prosedur Mampu mengevaluasi hasil analisis jabatan dan menyusun Petunjuk teknis penggunaan analisis jabatan untuk berbagai kePentingan kepegawaian, kelembagaan ketaialaksanaan 4.1 Mampu melakukan evaluasi I pelakanaan dan hasil analisis jabatan, I mengenali kelebihan dan kelemahan, I melakukan perbaikan implementasi dari I pelaksanaan pelaksanaan dan hasil I analisis jabatan agar dapat digunakan I untuk berbagai keperluan organisasi; I 4.2 Mampu rnenyusun dan ] mengembangkan teknik dan metode anallsis jabatan, serta mampu menerapkan hasil analisis jahatan dan penggunaanya untuk keperluan kepegawaian, kelembagaan dan 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder dalam implementasi analisis jabatan untuk berbagai keperluan sertr, memberil(an bimbingan dan fasiliEasi kePada instansi lain atau stakeholder dalam pelaksanaan analisis jabatan dan penggunaannYa. Mampu meng€n aluasi imPlementasi administrasi pelayanan Publik meyusun norma. doman dan standar relayanan Publik 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap sistem administrasi, pedoman, petunjuk dan standar pelayanan publi( mengenali kelebihan dan kelemahan, melakukan Ferbaikan implementasi pelayanan publik yang lebih efektif dan 4.2 Mampu menyusun dan memperbaiki secara terus menerus, pedoman teknis norrna, dan standar pelayanan pelayanan publik; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder dalam implementasi administrasi pelayanan publik, pedoman teknis dan standar pelayanan publik serta memberikan bimbingnn dan fasiitasi kepada instansi lain atau stakeholder dalam imptementasi administrasi dan standar pelayanan publik. 4.1 Menganaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advolosi kebijakan otonomi daerah. ; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh merelqa sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah. Sariana/ Dioloma IV
1.Manaierial Dclafihan l(pnemimninan Pratama l.Diklat Pengadaan Barang dan lasa
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Manajemen administrasi Pengadaan Barang dan Jasa seara kumulatif Paling kurang 5 (lima) tahun 2- Sedang atau pernah menduduki jababn administrabr atau jabatan fungsional jeniang ahli madya paling singkat 2 (dua) tlhr rn Hama fabatan Kelompok labatan Urusan Pemerintahan Kode,Iabatan Menyusun rumusan kebijakan pengelolaan kerumahtanggan, administrasi keuangan dan aset sekretariat daerah, sefta Ketatausahaan pemerintah provinsi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mernatuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreki atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilaF nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setinglct instansi meskipun ada rcsiko. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong pada nilai, norma, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di Iingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Mernfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memasukan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sma; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan rneningkatkan kineda secara kseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan a&u melebihi hasil kerja sebelumnya Kompetensi Deskripsi A. Manaierial
2.Kerjasama
3.Komunikasi 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfuatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efuktivitas dan efisiensi pencapaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu- isu janglG panjang, kesempatan, ahu kekmbn politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional Memahami dan memberi perhatian I kepada isu-isu jangka panjang, I kesempatan atau kekuatan politik yangl mempengaruhi organisasi dalam I hubungannya dengan dunia luar, I memperhitungkan dan mengantisipasi I dampak terhadap pelakanaan tugas- j tugas pelayanan publik secara objektif, I tramparan, dan profusional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskiminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompk/ panai politik; 4.3 Menerapkan strat€i jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif. netral, tidak memihalg tidak diskriminatit transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan ]rang Lain Menyusun program pengembangan ianglc panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengElokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melakanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja.
8.Pengambilan Keputusan membuat tindakan 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatlGn beberapalseluruh tungsi dalam o€anisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 tvlembuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). men ingkatka n efektifi tas pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan Iatar hlakang, agama/kepercayaan. suku, gender. sosial ekonomi, preftrensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
9.Perekat Bangsa
10.Advokasi Pengelolaan Manajemen Umum mengembangkan advokasi Kebijakan 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan manajemen umum; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan manajemen umum. Manajemen Kebijakan istrasi keuangan dan aset Mampu mengevaluasi pelaksanaan pengendalian dan Manajemen Kebijakan administEtsi keuangan dan aset 4.1 Mampu mengevaluasi pelakanaan pengendalian dan ItlanaFmen kKebuakan administrasi keuangan dan aset sefta menemu kenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen Kebijakan administrasi keuangan dan aseu )engamanan; mitigasi risiko rntr rk ]rganisasi 4.2 Mampu menyusun teknik, rnetode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam menganalisis pengendalian dan Manajemen Kebijal(an administrasi keuangan dan aseu 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terlGit pengembangan teknik, metode, dan kapasitas SDM dalam hal pengendalian dan Manajemen Kebuakan administrasi keuangan dan aset.
12.Manajemen kebijakan Ketatausahaan Pemerintah Provinsi Mampu mengevaluasi pelaksanaan Manajemen kebijakan Ketatausahaan Pemerintah Provinsi 4.1 Mampu mengevaluasi pelaksanaan pembinaan, penyelenggaraan, dan efektivitas pelaksanaan kebijakan Ketatausahaan Pemerintah Provinsi serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan efektivitas pnyelenggaraan Pengendalian dan kebijakan l(etatausahaan Pemerintah Provinsi; 4.2 Mampu menyusun teknil! metode pembinaan dan pengembangan kebijakan Ketatausahaan Pernerintah Provinsi, serta mengembangkan kapasitas SDM dalam Manajemen kebijakan Kebtausahaan Pemerintah Provinsi; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait perqembangan teknilg metode, dan lcpasitas SDM untuk pembinaan dan pengembangan Manajemen kebipkan Ketatausahaan Pemerintah ProYinsi .
13.Manajemen Pengelolaan Kebijakan kerumahtanggan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pdoman melGnisme Pengelolaan Kebijakan kerumahtanggan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengelolaan Kebijakan kerumahtanggan; 4-2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelakanaan Pengelolaan Keb$akan kerumahtanggan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Manajemen Pengelolaan Kebijakan kerumahtanggan dan memberikan bimbingan dan fusilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Manajemen Pengelolaan Kebuakan kerumahtanggan. Daerah Yang tepat Ilmu Ftanajemenj Pemerintahan / Administrasi Negara / Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Kesejahteraan Maryarakat secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau rernah menduduki jabatan administrator atau jabatan tungsional jeniang ahli madya paling singlct 2 (dua) tahun
1.Terpelihara dengan baikaset di Provinsi
2.Peningkatan kualitas layanan keuangan provinsi
3.Kerumahtanggan plmpinan yang terfasilitasi 4.1 Mengevaluasi strategi advolcsi "- yung-uO. saat ini, menganalisis iekuatan dan kekurangan n**ug"i metode Yang diialankan dengan kelomPok sasaran Yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, Prosedur, kiteria, pedoman, danlatau Petunjuk ieknis stratqi advolcsi keb'tjakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitrs pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi Yang daPat dijalankan oleh mereka sendiri dalam meneraPkan kebijakan otonomi daerah' I{ama Jabatan l(elompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode labatan Melakanakan perumusan kebijakan koordinasi, pembinaan, monitoring,pemantauan dan evaluasi pelakanaan urusan sumber daya alam, non sumber daya alam,pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, pertambangan, A. itlanajerial Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang rnendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada rsiko. Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; Mengembangkan sistem yang mengharyai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikimn multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong k*epakatan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan 4.1 lvlengintegrasikan infurmasF infurmasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandang/ multidinrensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan infurmasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepalGt pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya Kompetensi Deskripsi Indikator Kompetensi Z. Kerjasama [embangun komitmen tim, ;inergi 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selams dengan sasaran strategis instansi. ,1.3 Hendorong pemanfuatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efi siensi pencapaian target organisasi
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluast memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu- isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profeional Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelakanaan tugastugas pelayanan publik secara objektif, kansparan, dan profussional dalam lingkup organisasi 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memiha& tidak diskiminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompok/ partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskiminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun prryram pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun prognm pengembangan jangka panjang bercama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serb mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melakanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarrrya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan program-prcgram perubahan selaras antar unit kerja. Pengambilan Keputusan Menyelsail€n masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat Undakan pengamanan; mitigasi risiko Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyeleaian masalah yang melibatkan beberapa,/seluruh fungsi dalam organisa$i; Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang komplek terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko)
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan keatif untuk meningkatkan efektifi tas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, prefurersi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi, 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, prefurensi politik
10.Advokasi Kebijakan Pemerintahan dan mengembangkan advokasi Kebijakan Pemerintahan dan 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok strarafi yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedomarL dan/atau petunjuk teknis shategi advokasi Kebijakan Pengelolaan Pemerintahan dan otofiomi daerah; 4.3 lvleningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menempkan Keb'rjakan Pengelolaan Pemerintahan dan obnomi daerah f,tonomi Daerah
11.Manajemen Pengendalian kebijakan bidang ekonomi makro dan mikro daerah Mampu mengevaluasi pelalcanaan Pengendalian Kebijakan kebijakan bidang ekonomi mako dan mikro daerah Mampu rnengevaluasi, pelalsanaan pembinaan pelakanaan pengendalian dan Manajemen Kebijakan kebijakan bidang ekonomi mako dan mikro daerah serta menemu kenali kelebihan dan kelemahan pengendalian dan Manajemen Kebijakan bidang ekonomi mako dan mikro daerah ; Mampu menyusun teknik, metodg dan mengembangkan kapasihs SDM dalam menganalisis pengendalian dan Manajemen Kebijakan bidang ekonomi makro dan mikro daerah ; Mampu mryakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan tekni( metode, dan kapasitas SDM dalam hal pengendalian dan Manajemen kebijakan bidang ekonomi makro dan mikro daerah
12.Manajemen Kebijakan pengendalian inflasi daerah Mampu mengevaluasi pelaksanaan Keb'rjakan pengendalian infl asi daerah 4.1 Mampu mengevaluasi pelakanaan pembinaan, perryelenggaraan, dan efuktifitas pelakanaan kebiiakan pengendalian inffasi daerah ; 4.2 Mampu menyusun teknih metode pembinaan dan evaluasi kebil"kan pengendalian inflasi daenh; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terlGit kebijakan pengendalian inflasi daerah.
13.ManajemenPengendalian Kebijakan percepatan alce jasa keuangan Mampu mengevaluasi dan menyusun Kebuakan percepatan al€es jasa keuangan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislrnebde/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan Kebijakan percepatan akes jma keuangan 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelalsanaan percepatan akesjasa keuangan 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Manajemen Pengendalian KebualGn percepatan alss jasa keuangan
14.Advokasi kebuakan Otonomi Daerah Mampumengembangkan strategi advokasi kebijakan Otonomi Daerah yang tepat sesuai kondisi 4,1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prceedur, kiteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan obnomi daerah. ; 4.3 Menangkatlon kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonorni daerah.
1.Jenjang Sarjana/Pasca Sarjana
2.Bidang Ilmu Ilmu Manajemen Pemerintahan/Ekonomi /Sosial/ Hukum/ Ilmu Pemerintahan / Administrasi Negara
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat Perekonomian
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Perekonomian/administrasi Pemerintahan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
7.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun D. Pangkat Pembina (IV/a) E. Indikator Kinerja Jabatan I. Penyelenggaraan tertib administrasi perBerintahan Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan Inffasi daerah yang terkendali 2_ Tingkat Pentingnya thd labatan Pentinq Perlu Nama labatan KelompokJabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Memimpin, mengoordinasikan, menyelenggarakan, mengevaluasi dan pelaporan kegiatan kesekretariatan DPRD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mampu menciptakan mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasidan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etil(a yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreKi atau mengambil tindakan atas pnyimpangan kode etilVnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko. 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup inshnsi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga terciph sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan teftulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatlcn kinerja secara kseluruhan
4.1 Mengintegmsikan informasi- informasi penting dari berbagai sumkr dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuanglon pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandangl multidimensi dalam bentuk Komoetensi Level Deskriosi Indikator Komnetensi A. Manaierial Z. Kerjasama Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasll kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat in$ansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pmanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efeKifitas dan efisiensi pencapain target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuahn politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objeldif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi prhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, kansparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak" tidak diskiminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompokl paftai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang beffokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objet<tif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadilkelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waKu untuk mengikuti pelatihan/pend idi ka nl pengembangan kompetensi dan karir; Melakanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 MemaSikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kefianya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kprie
8.Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi. mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). L Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruKif dan kreatif untuk meningkatkan efeKifitas organisasi z+.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kefla dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk prbedaan dalam kehidupan bermasyarakat: 4.2 Mampu mendalagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan hukum dan persidangan yang tepat sesuai kondisi
4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, mengenalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar prosedur, kiteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan hukum dan persidangan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan hukum dan persidangan. sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi strategi Manajernen ASN yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompk sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, shandar prosedur, kriteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi Manajemen ASN; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangka n strategi Manajemen ASN yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan penyusunan perencanaan pembangunan daerah. 12, Penyusunan risalah dan kegiatan persidangan seda pendokumentasian produk-produk hukum Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosdur instrumen penyusunan risalah dan kegiaEn persidangan sefta pendokumentasian 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem ca ra kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja penyusunan risalah dan kryiatan persidangan serta pndokumentasian produk- produk hukum yang lebih efektiflefisien; .1.2 Mampu menyusun pedoman, Ftunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen pelaksanaan penyusunan risalah dan kegiatan persidangan sefta pendokumentasian produk- produk hukum;dan 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelakanaan penyusunan risalah dan kegiatan persidangan serta pendokumentasian produk- produk hukum dan memberilon bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait penyusunan risalah dan kegiatan persidangan seda pendokumentasian produk- produk hukum.
13.Pengelolaan Keuangan Daerah Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen Pengelolaan BMD Mampu melakukan evaluasi terhadap teknik/metodelsistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melalukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengelolaan keuangan daerah yang lebih efelGif/efisien; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan normar standar prosedur, instrumen pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pela ksa naan pengelolaan keuangan daerah dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau s,takeholder terkait Pengelolaan Keuangan Daerah.
14.Pengelolaan BMD Mampu mengevaluasi dan menyusun prangkat norma standar prosdur instrumen Pengelolaan BMD 4.1 Mampu melakukan penyelarasan (harmonisasi) dengan peraturan perundang- undangan yang lain; mampu merumuslon intisan dari suatu kebijakan yang akan memberilon dampak positif dari maksud dan tujuan kebijakan bagi instansi dan masyarakat serLa mampu menetapkan untuk menjadi drafl/naskah fi nal kebijakan penyusunan Pengelolaan BMD; 4.2 Menguasai kunci-kunci sukses dalam implementasi suatu kebijakan. dan menerapkan praktek terba i k pendekatan implementasi kebijaka n, mampu merumuskan solusi terhadap hambatan dalam implementasi suatu kebijakan dan mengembangkan pendekatan baru dalam implementasi, dan ampu memberikan dorongan dan mengambil keputusan untuk men ing katkan efektivitas implementasi suatu kebijakan penyusunan Pengelolaan BMD; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukunagn dari stakeholder dalam penetapan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan penyusunan perenanaan pembangunan daerah dan memberikan bimbingan dari fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait kebijakan Pengelolaan BMD.
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen 4.1 Mengevaluasistrategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan lopasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan
1.leniano Sariana/Diploma IV
2.Bidang Ilmu Ilmu Pemerintaha n/ Hu kum/ Ad mi n istrasi Nega ra1 Ad ministrasi PublilV Kebijakan Publild Sosial dan Politip Manajemen
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat legal drafting Diklat teknik terkait kesekretariatan C. Pengalaman Kerja pengalaman jabatan dalam bidang keseketariatan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) fahrrn
2.Sedang atau pernah menduduki jabaan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun E. Indikator Kineia labatan 1. Kualitas hasil kajian yang digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan penganggaran, lqislasi dan pengawasan;
2.Presentase aspirasi masyarakat yang ditindaklanjuti sebagai keputusan kebijakan DPRD; 3 Presentase perda yang terlcjilditetapkan; Presentase penurunan jumlah pelanggaran kode etik DPRD. Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan ffialammelaksanakanpemerintahandibidangpendidikandankebudayaanserta tugas pembantuan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam rangka mendukung pencapaian sasaran program serta visidan misi Pemerintahan Daerah 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasidalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja dilingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memtasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargaikerja sama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Level Deskripsi lndikator Kompetensi A. Manaierial
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasildiskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. Berbagi informasidengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapaitarget yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihitarget yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efi siensi pencapain target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasidalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objektif , transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadii kelompokl partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyu$un kebijakan dengan mengikuti standar objektit netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihanlpendidikan/ pengembangan kompetensidan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan tennasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala, 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. L Pengambilan Keputusan 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagaimasalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan pe$edaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
10.Advokasi kebijakan bidang Pendidikan strategi penyusunan pendidikan yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi strategi bidang pendidikan yang ada saat ini, menganalisis kekuata dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi bidang pendidikan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang dapat dijalankan eleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan pendidikan.
11.Perencanaan Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Mampu mengevaluasi perencanaan penyediaan sarana pendidikan 4.1 Mengevaluasi sarana dan prasarana yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria pedoman, dan/atau petunjuk teknis penyediaan sarana dan prasarana pendidikan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
12.Perencanaan SDM Pendidik dan Kependidikan dan Pemenuhannya Mampu mengevaluasi perencanaan SDM pendidik dan kependidikan dan pemenuhannya Mampu mengevaluasi Perencanaan SDM Pendidik dan Kependidikan yang ada sesuai dengan jumlah dan sebaran serta proyeksi anak usia sekolah; 4.2 Mampu menyusun pedoman dan petunjuk teknis Perencanaan SDM Pendidik dan Kependidikan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperolah dukungan dari pemangku kepentingan terhadap Perencanaan SDM Pendidik dan Kependidikan dan pemenuhannya.
13.Pembinaan Bahasa dan Sastra Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur Pembinaan Bahasa dan Sastra Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen pelaksanaan Pemhinaan Bahasa dan Sastra; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Pembinaan Bahasa dan Sastra
14.Analis Kelayakan Pemberian lzin Pendidikan Menengah dan Dukungan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen Analisis Kelayakan Pemberian lzin pendidikan Menengah dan Khusus Mampu melakukan evaluasi, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan Analisis Kelayakan Pemberian lzin Pendidikan Menengah dan Khusus yang lebih efektiflefisien; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis dan cara kerja pelaksanaan Analis Kelayakan Pemberian lzin pendidikan Menengah dan Khusus; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan daristakeholder pelaksanaan Analis Kelayakan Pemberian lzin Pendidikan Menengan dan Khusus.
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangan strategi advokasi kebijakan otanom daerah yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah. . Jeniano SarianalDiploma lV
2.Bidang llmu llmu Pendidikani llmu Kesenianl Ilmu kebudaani Manajemen Pendidikan
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Diklat Pendidikan dan Kebudayaan
3.Funssional C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang pendidikan secara kumulatif paling kurang 5 (limaltahun Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun: D. Panokat E. lndikator Kinerja Jabatan 1 Peningkatan kualitas Pendidik, Sarana dan Prasarana untuk Pendidikan dan Kebudayaan Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Menyusun rencana program, membagitugas, mengarahkan dan mengoordinasikan melaksanakan urusan pemerintahan bidang Penanaman Modal Mampu menciptakan i kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan ka organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya, 4.3 Berani melakukan koreksiatau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etilqinilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko.
2.Kerjasama Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kefa di lingkup instansiyang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberlkan dukunganlsemangat untuk memasti kan tercapainya sinerg i dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Level Deskriosi lndikator Kompetensi l.lntegritas
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan
4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yeng sama. Berbagi informasi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; 4,2 Menuangkan pemikiranlkonsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihihasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja ditingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka mening katkan efektivitas dan efisiensi pencapain target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan prihadi/ kelompok/ pafiai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk d idalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pend id i kan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-p!'og!'am perubahan selaras antar unit kerja.
8.Pengambilan Keputusi Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan, mitigasi risiko Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang mel i batkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; Menghasilkan solusi dari berbagaimasalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasidan merepresentasi kan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi ; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
10.Advokasi Kebijakan Penanaman Modal Mampu mengembangkan strategi Kebijakan Penanaman Modal yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mampu mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganalisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi Kebijakan Penanaman Modal yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mampu mengembangkan norma, standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelaksanaan advokasi yang efektif serta monitoring dan evaluasi advokasi Kebijakan Penanaman Modal. 4.3 Memampukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advokasi Kebijakan Penanaman Modalyang tepat untuk diri mereka sendiri, mengindentifikasi hambatan dilingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebijakan, serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan Kebijakan Penanaman Modal. Mampu mengembangkan perangkat noffna standar prosedur dan mengevaluasi proses perijinan koperasi 4.1 Mampu melakukan evaluasi proses perijinan koperasi yang ada saat ini pada tingkat instansi, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja proses perijinan pendirian koperasi menjadi lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman petunjuk teknis Pemetaan Potensi lnvestasi; 4.3 Mampu meyakinkan dan mampu memperoleh dukungan dari stakeholder terkait Pemetaan Potensi lnvestasi.
12.Promosi Penanaman Modal Mampu mengevaluasi, menyusun pemgkat norma standar prosedur, Ystem/proses Promosi Penanaman Modal 4.1 Mampu mengevaluasi tekn is/metodelsistem Promosi Penaneman Modal menemukenlai kelebiham dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan Promosi Penanaman Modal yang lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman , petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen pelaksanaan Promosi Penanaman Modal; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Promosi Penansman Modalserta rnemberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Promosi Penanaman Modal,
13.Analisis kelayakan perizinan dan nonperizinan penanaman modal Mampu mengevaluasi teknis dan metode analisis kelayakan perijinan nonperizinan penanaman modal Mampu mengevaluasi teknik metode analisis kelayakan perizinan dan nonperizinan, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan teknik metode analisis kelayakan; Mampu mengembangan teknik pengumpulan pengolahan dan penyajian data perizinan dan nonperizinan di bidang penanaman modaldan pemanfaatannya yang lebih efisien; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap hasil analisis kelayakan perizinan dan nonperizinan serta memberlkan bimbingan dan fasiitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait perizinan dan nonperizinan penanaman modal.
14.Pengendalian pelaksanaan Penanaman Modal Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen pengendalian pelaksanaan penanaman modal 4.1 Mampu mengevaluasi teknis/metode/sistem pengendalian pelaksanaan penanaman modal menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembngan atau perbaikan cara kerja pengendalian pelaksanaan penanaman modal yang efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dujadikan norma, standar prosedur, instrumen pengendal ian pelaksanaan penanaman modal; 4,3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap sistem pengendalian penanaman modalserta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait penanaman modal. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalarn menerapkan kebijakan otonomi daerah. C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Penanaman Modalsecara kumulatif paling kurang 5 {lima) tahun
15.Advokasi kebijakan Gtonomi Daerah Ekonomi Pembangunani Manajemen/ llmu Pemerintahanl llmu Administrasi/ Hukum
1.Jeniano Sariana/Dioloma lV
2.Bidang llmu Pelatihan Kepemimpinan Pratama
3.Funosional 2 Sedang atau I i pemah I menduduki I jabatan I administrator I atau jabatan I fungsional I jenjang ahli I madya paling I singkat 2 (dua)[ tahun: I Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan anKepemudaandanOlahragayangmenjadikewenangan Pemerintah Daerah agar terlaksana secara efisien dan efektif 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh Pemangku kepentingan mematuht nilai, norma, dan etika organrsasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan meneraPkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4,3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/ni lai-ni lai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kePatuhan pada nilai, norma, dan Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehrngga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Deskripsi lndikator KomPetensl _ d llirnaiarial . lntegritas
2.Kerjasama @rmasi- inioii,uti P*nting hasil diskusi dengan Pihak lain untuk mendaPat Pemahaman Yang sama. bernagi informasi dengan pemangku kePentingan untuk iujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; Menuangkan PemiktranlkonseP yang multidimensi dalam bentuk tulrsan formal, Menyamparkan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kePentingan sePakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. tVakafi
3.Komunikasi lampu llltil lYErilur\u'- emikiran multidimenst ecara lisan dan tertulis ntuk mendorong ,esepakatan dengan uriuan meningkatkan linerja secara ieseluruhan Mendorong unit kerja mencapaitarget yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi, 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektrvitas dan efisiensi pencapaln target. Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan I pelaYanan Publik Yang ^ i dise[enggarakan oleh instanstnYa 1 telah selaras dengan standar I pelayanan yang objektif netral', . I iiOa[ meminak, tidak diskrimrnatif i serta tidak terPengaruh kePentingan Pribadi/ kelomPot</ partai Politik; 4.3 MeneraPkan strategi jangka panjang Yang berfokus Pada pemenuhan kebutuhan Pemangku kePentingan dalam menyuSUn kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral' tidak memihak, iidak diskriminatif, transparan, tidak ierPengaruh kepentingan Pribadi/kelomPok
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.'1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir', 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaiuasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.'1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi, 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara akiif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 MemimPin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. @umemutuskan konseP PenYelesaian masalah yang melibatkan beberaPa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 MenEhasilkan solusi dari berbagai masalah Yang komPleks. terkait dengan bidang kerjanYa Yang berdamPak Pada Pihak lain; 4.3 Membuat kePutusan dan mengantisiPasi damPak kePutusannya serta rnenYiaPkan tindakan PenanganannYa (mitigasi risiko). yang mengandung risiko tinggi, mengantisiPasi dampak kePutusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan Pemerintah dt lingkungan keria dan masYarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi. preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamaikepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif meningkatkan . Perekat Bangsa kekuatan dan kekurangan berbagai metode Yang dijalankan dengan kelomPok sasaran Yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, Pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan kePemudaan dan olahraga; 4.3 Meningkatkan kaPasitas pemangku kePentingan untuk mengembangkan strategi advokasi Yang daPat dijalankan oleh mereka sendlri dalam menerapkan kePemudaan dan olahraga. strategi advokasi kebijakan kePemudaan dan olahraga Kepemudaan dan olahraga 4.1 Mampu melakukan evaluasi perencanaan, PenYadaran, pelaksanaan dan pengelolaan kepemudaan daerah serta menemukenali kelebihan dan kelemahan pelaksanaan dan pengelolaan kepemudaan. 4.2 Mampu menyusun meiode/teknik pelaksanaan dan pengelolaan kepemudaan serta rencana pengembangan pemuda dan organisasi kepemudaan; dan 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait metode/teknik pelaksanaan dan pengelolaan kepemudaan serta rencana pengembangan pemuda dan organisasi kepemudaan. Mampu mengembangkan perangkat ilorma standar prosedur dan mengevaluasi teknik pengelolaan kepemudaan
11.Pengelolaan Kepemudaan
12.Pengelolaan Keolahragaan Mampu mengevaluasi pelaksanaan dan pengelolaan keolahragaan 4.1 Mampu melakukan evaluasi perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, dan pembinaan keolahragaan serta menemukenali kelebihan dan kelemahan pelaksanaan dan pengelolaan keolahragaan; 4.2 lVlampu menyusun metode/teknik pengelolaan dan pembinaan serta rencana pengembangan olahraga dan organisasi keolahragaan: dan 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkaii metodeiteknik pengelolaan dan pembinaan serta rencana pengembangan olahraga dan organisasi keolahraEaan 4.'1 MamPu mengevaluasi teknik metode Pembinaan Organisasi Kepemudaan, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan Pengembangan atau perbaikan teknik metode analisis kelayakan Pembinaan Organisasi Kepemudaan; 4.2 MamPu mengembangkan teknik pengumpulan Pengelolaan dan penyajian data Pembinaan Organisasi KePemudaan dan pemanfaatannYa Yang lebih efisien. 4.3 MarnPu meYakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadaP hasil Pembinaan Organisasi Kepemudaan serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kePada instansi lain atau stakeholder terkait Pembinaan Organisasi Kepemudaan. Mampu mengevaluasi teknis dan metode analisis kelaYakan Pembinaan Organisasi Kepemudaan
13.Pembinaan Organisasi Kepemudaan
14.Pembinaan Organisasi Kepramukaan Mampu mengevaluasidan menyusun norma, standar prosedur pedoman, dan petunjuk teknis ,inaan Organisasi Kepramukaan 4,'1 Mampu melakukan evaluasi Kegiatan Pembinaan Organisasi Kepramukaan yang ada saat ini, menemukenali kelebihan dan kekurangan dalam melakukan kegiatan Pembinaan Organisasi Kepramukaan; 4,2 Mampu menyusun norma, standar prosedur, pedoman, dan petunjuk teknis serta mengembangan Pembinaan Organisasi Kepramukaan; dan Mampu mengembangan strategi advokasi kebi.iakan otonom daerah yang tePat sesuai kondisi OtonomiDaerah llmu Keolahragaanl Manajemen/ Ilmu Pariwisata Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Pelatihan pengembangan dan pemberdayaan pemuda 3 Pelatihan Pengembangan pariwisata daerah 4 Pelatihan manajemen pariwisata daerah 5 Diklat pengadaan barang/jasa pemerintah 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode Yang dijalankan dengan kelomPok sasaran Yang berbeda, 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, Pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kaPasitas pemangku kePentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang daPat dijalankan oleh mereka sendiri dalam meneriaPkan kebijakan otonomi daerahr. C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Kepemudaan dan Olahraga secara kumulatil paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pernah menduduki jabatan administraior atau jabatan fungsional jeniang ahli madYa paling singkat 2 (dua) tahun: L lndikator Kinerja Jabatan Pembina TK.l (lVlb pemuda Peningkatan kualitas pemberdayaan dan pengembangan olahraga Peningkatan Prestasi olahraga Peningkatan kualitas pengembangan infrastruktur dan kemiiraan olahraga Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Memimpin, membina, mengawasi, mengoordinasikan, merumuskan dan melaksanakan kebiiakan teknis di bidang Koperasidan Usaha Mikro Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasidan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit keria lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Level lndikator Kompetensi A. Manaierial
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan M en gi nte g rasikan i nformasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. Berbagi informasi dengan pemangku kepenUngan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal, Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja seeara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objeKif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objeKif, netral, tidak memihalg tidak diskriminatif, sefta tidak terpengaruh kepentingan pribadil kelompok/ patai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang beffokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, nekal, tidak memihalq tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun prugram pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waKu untuk mengikuti pelatihan/pendidi ka n/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melakanakan manajernen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitarnya scara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 MengarahlCIn unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berlcla; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja.
8.Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun clan/atau memutuskan konsep penyelesaian maxlah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang komplek, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organ isasi 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbdaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomdasi perbedaan lahr belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mampu mengembanglcn strategi advokasi bidang koperasi dan UKM yang tepat sesuai kondisi Mampu mengevaluasi teknilq metode strategi advokasi yang ada saat ini menganalisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknil(, metode strategi advolCIsi yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; Mampu mengembangkan norma, standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelakanaan advokaasi yang efeKif serta monitoring dan evaluasi advokasi kebijakan bidang koperasi dan UKM; Memampukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advokasi bidang koperasi dan UKM yang tepat untuk diri mereka sendiri, mengindentifikasi menemukan akes ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan bidang koperasi dan UKM. Mampu mengembangkan perangkat norma standar prosedur dan mengevaluasi proses perijinan koperasi 4.1 Mampu melakukan evaluasi proses perijinan koperasi yang ada saat ini pada tingkat instansi, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja proses perijinan pendirian koperasi menjadi lebih efektif/efi sien; Mampu menyusun pdoman petunjuk teknis, standar dan prosedur proses perijinan koperasi di tingkat instansi; 4.3 Mampu meyakinkan dan mampu memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pedoman petunjuk teknis, standar dan prosedur proses perijinan koperasi.
12.Penilaian Koperasi Mampu mengevaluasi, menyusun perangkat norma, standar prosedur, sistemlproses penilaian kesehatan koperasi Mampu melakukan evaluasi sistemlproses penilaian kesehatan koperasi (permodalan, kualitas, aktiva produktif, manajemen, efisien, likuiditas, kemandirian dan peftumbuhan koperasi), menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja proses penilaian kesehatan koperasi menjadi lebih efektifefisien; Mampu menyusun pedoman petunjuk teknis, standar dan prosedur, sistem/proses penilaian kesehatan koperasi; Mampu meyakinkan dan mampu memperoleh dukungan dari stakeholder terkait sistem/proses penilaian kesehatan koperasi;
13.Pengawasan dan Pemeriksa Koperasi Mampu mengevaluasidan menyusun norma, standar prosedur, pedoman dan petunjuk, mengoordinasikan proses pengawasan dan pemerikaan koperasi Mampu melakukan evaluasi sistem/proses pemeriksaan terhadap penghimpun dana, keseimbangan ana dan kinerja keungan koperasi yang ada saat ini, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan proses pengewasan dan pemeriksaan menjadi efeKif/efisien; Mampu menyusun dan mengembangkan pedoman petunjuk teknis sistem/proses pengawasan dan pemeriksaan koperasi; 4.2 4.3 Mampu mengoordinasikan, meyakinkan dan mamPu mempenrleh dukungan dari stakeholder terkait sistem/proses pengawasan dan pemeriksaan koPerasi;
14.Pemberdaayaan dan Pengembangan UKM Mampu mengevaluasi, menyusun norma, standar prosedur, pedoman dan petunjuk teknis strategi pemberdayaan dan pengembangan UKM Mampu mengevaluasi strategi pengembangan UKM yang ada, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan strategi pemberdayaan dan pengembangan Usaha Miko; Mampu menyusun mengembangkan norma, standar prosedur, pdoman dan petunjuk teknis strategi pemberdayaan dan pengembangan UKM; Mampu mengordinasikan meyakinkan dan mampu memperoleh dukungan dari stakeholder terkait strateg i pemberdayaan UKM. Mengevaluasi stratqi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan stmtegi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah. Nama Jabatan KelomPok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan rmasidengan cara merencanak"n, *"ngoordiiasikan, melaksanakai Otn *"ngendalikan tugas dibidang komunikasidan informasi agar tereapai dengan perencanaan' + fi;ngPtafan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kePentingan memaiuhi nilai, norma, dan etika organisasidalam segala situasi dan kondisi, 4.2 Mendukung dan menerapkan PrinsiP moral dan standar etika Yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. lVtampu menciPtakan situasi keria Yang mendorong kePatuhan nilai, norma, dan organisasi Memhangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target keria organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai keqa sama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi, 4 1 6g'ntegtasikan informasi- informasi Penting hasil diskusi dengan Pihak lain untuk mendaPat pemahaman Yang sama' Berbagi informasi dengan pemangku kePentingan untuk tuiuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; 4.2 Menuangkan pemikiranlkons€P Yang muttidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 MenyamPaikan informasi secara Persuasif untuk mendorong Pemangku kepentingan sePakat Pada langkah{angkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. MarnPu mengemukakan secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesePakatan dengan meningkatkan 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatka n efektivitas dan efisiensi pencapain target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan plitik dalam hal pelayanan kebutuhan pernangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 l4emahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan plitik yang mempengaruhi organisasidalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas pelayanan publik secara objeKif, transparan, dan profesionaldalam lingkup organisasi; 4.ft*eniaga agar keb'riakan pelayanan Publik Yang disetenggarakan oleh instansinYa telah selaras dengan s,tandar Pelayanan yang objeKif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kePentingan pribadi/ kelomPok/ Partai politik; 4t mzuarahkan unit kerja untuk lebih siaP dalam menghadaPi Perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan Perubahan sudah diteraPkan secara alcif di lingkup unit keqanYa secara berkala; 4,3 Memimpin dan memastikan penerapan program- program perubahan selaras antar unit keria. MemimPin Perubahan pada unit kerja
7.Mengetota Perubahan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko Unggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang ke4anya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya sefta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
8.Pengambilan
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan keatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keEragaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakaU 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kePercaYaan, suku, gender. sosial ekonomi' Preferensi Politik untuk mencaPai kelancaran pencaPaian tujuan organisasi; 4.3 MamPu membuat Program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kePercaYaan, suku, gender. sosial ekonomi. preferensi Politik. Mampu melakukan penyelaras (harmonisasi) dengan peraturan perundang-undangan Yang lain, mampu merumuskan intisari dari suatu kebijakan yang akan memberikan dampak positif dari maksud dan tujuan kebijakan bagi instansi dan masyarakat serta mampu menetaPkan untuk menjadi dratflnaskas final suatu kebijakan; Menguasai kunci-kunci sukses dalam implementasi suatu kebijakan, dan menerapkan praktek terbaik pendekatan implementasi kebijakan. mampu merumuskan solusi terhadap hambatan dalam implementasi suatu kebijakan dan mengembangkan pendekatan baru dalam implementasi, dan mampu rnemberikan dorongan dan mengambil keputusan untuk meningkatkan efektivitas implementasi suatu kebijakan: Mampu menetapkan upaya perbaikan dan menetapkan langkah-langkah tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi. Mampu melakukan harmonisasi kebijakan, meningkatkan Bidang dan lnformatika @tuasi terhadaP teknislmetodelsistem cara kerla, menemukenali kelebihan dan kekurangan metakukan Pengembangan atau Perbaikan cara kerja Pengelolaan komunikasi dan informasi Publik Yang lebih efektif/eflsien; 4.2 MamPu menyusun pedoman, Petunjuk teknis, cara kerja Yang dijalankan norma, standar Prosedur, instrumen Pelaksanaan Pengelolaan komunikasi dan informasi Publik; 4.3 Mampu meYakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan. Pengelolaan komunikasi dan informasiPublik. perangkat norma' standar Prosedur, instrumen Pengelolaan komunikasi informasi fr-ampu me[,evaluasi TlFengelolaan komunikasi dan informasi 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengelolaan nama domain dan sub domain yang lebih efektif/eflsien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen pelaksanaan Pengelolaan nama domain dan sub domain; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Pengelolaan nama domain dan sub domain. Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen Pengelolaan nama domain dan sub domain
12.Pengelolaan nama dan sub domain terhadaP teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan Pengembangan atau Perbaikan cara kerja pengelolaan teknologi, informasi dan manajemen data yang lebih efeKiflef,sien; 4.2 MamPu menYUSUn pedoman, Petunjuk teknis, cara kerja Yang dijadikan norma, siandar Prosedur, instrumen Pelaksanaan pengelolaan teknologi, informatika dan manajemen data, 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan pengelolaan teknologi, informatika dan manajemen data dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkart pengelolaan teknologi, informatika dan manajemen data. perangkat norma standar Prosedur instrumen Pengelolaan Mampu mengevaluasi Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen pengembangan e- govemment 4,1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem/cara keria menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengelolaan Distribusi Pangan yang lebih efektiflefisien; 4,2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen pelaksanaan pengembangan e- govemment;
14.Pengembangan E- government a.ilampu meyakinkan dan ''- memperoleh dukungan dari stakeholderPelaksanaan l pengembangan e- govemment dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kePada instansi lain atau stakeholder terkait pengembangan e- govemment. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi Yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode Yang dijalankan dengan kelomPok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar Prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strateg i advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasttas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiridalam menerapkan kebijakan otonomidaerah. Mampu mengembangan straiegi advokasi daerah yang tepat sesuai kondisi tS. ROvoXasikebijakan OtonomiDaerah
2.Bidang llmu SosiallTeknik lnformatika/Teknik EleKro/llmu Komunikasiffeknologi lnformasi/Manajemen I nformatikalTelekom uni kasi Diklai Teknologi lnformasidan Komunikasi Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang komunikasidan informasi publik, statistik secara kumulatif Paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun: 1 Kualitas kepuasan penyelenggaraan TIK dalam pelayanan publik administratif Kualitas pemanfaatan layanan publik administratif berbasis TIK; 3 Tingkat Pemanfaatan publik terhadap berbagai saluran komunikasi informasi dan media massa yang digunakan oleh Pemerintah. E. lndikator Kinerja Jabatan . lntegritas Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan memaluhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi: Mendukung dan menerapkan prinsip morai dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya: Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai nilai yang dilakukan oleh orang lain. pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko.
2.Kerjasama Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit ker1a di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerjasama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan
4.1 Mengintegrasikan informasi-informasi penting dari berbagai sumberdengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemlkiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kefia mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil keda sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 43 lt4endorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meninglotkan efeKifitas dan efisiensi pencapaian target organisasi. isu-isu iangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memPrhitungkan dan mengantisipasi damPak terhadaP plaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objektif, transParan, dan professional dalam lingkup organisasi ; 4.2 Menjaga agar kebUalon pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objeKif, netral, tidak memihalq tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadil kelompoU partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebUakan dengan mengikuti standar objekif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok. Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi damPak dari isu- isu jangka Panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal PelaYanan kebutuhan Pemangku ngan yang transparan, , dan profeional
5.Pelayanan Publik 4.1 Menyusun program Fngembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waKu untuk mengikuU pelatihanlpendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unft kerjanya. Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerya 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastilon perubahan sudah diterapkan secara aktifdi lingkup unit ke(anya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras anrnr unit kerja. Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fu ngsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya sefta menyiapkan tindalan penanganannya (mitigasi risiko). Mendayagunakan perbedaan untuk men ingkatka n efektifi tas organisas 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Perekat Bangsa 4.1 Mengevaluasi tekni( metode strategi advokasi yang ada saat ini menganailisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelakanaan advokasi yang efektif sefta monitoring evaluasi advokasi kebijaka n pemberdayaan masyarakat dan desa; 4.3 Memampukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advokasi yang tepat untuk diri mereka sendiri; mengidentifikasi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebijaka n ; serta meng identifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan pemberdayaan masyarakat dan desa,
10.Advokasi Kebijakan Bidang Pemhrdayaan
11.Pemetaan potensi Desa Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, prosedur, instrumen Pemetaan Potensi Desa 4.L Mampu mengevaluasi hasil pemetaan potensi desa (potensi alam, ekonomi, sosial, budaya), teknik metode pemetaan dan menemukenali kelemahan dan kelebihan proses pemetaan potensi desa; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, membuat perbaikan teknik metode pemetaan potensi desa dan menyusun petunjuk teknis/prosedur pemetaan potensi desa; vlampumengembangkan ;trategi advokasi remberdayaan nasyarakat desa yang iepat sesuai kondisi Mampu mengevaluasi dan menyusun peranglct norma, sbndar prosedur dan pedoman mekanisme pelakanaan kerjasama antar desa 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengelolaan fasilitasi keriasama antar desa; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan fasilitasi kerjasama antar desa; 4.3 Meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait dengan program kerjasama antar desa, sefta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi terkait dengan kerjasama antar desa.
13.Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan konstruksi 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa yang lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunluk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa; 4.3 Meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait dengan program kerjasama antar desa, serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi terkait dengan pembinaan dan pengavYasan penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa.
14.Pemberdayaan lembaga masyarakat desa Mampu mengevaluasi pelaksanaan dan menyusun petunj uk tekn is pemberdayaan lembaga masyarakat desa 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kefi a menemukenali kelebihan dan kekurangan, rnelakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pemberdayaan lembaga masyarakat desa yang lebih efekif/efisien; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan pemberdayaan lembaga masyarakat desa; fleyaNntan dan memPeroleh dukungan dari shkeholder terlGit dengan Program kerjasama antar d6a, se*a memberikan bimbingan dan fusilitasi kePada instansi terkait dengan PemberdaYaa n lembaga masYarakat desa' +.t Uengeratuasi strategi advokasi yang ada ] saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode Yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebrjakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strateqi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah. SarjanalDiploma W I i Ilmu Manajemen I Pemerintahan / Administrasi Negara / Hukum/ Sosiologi/ Sosiatri/ Kesejahteraan Sosial
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat Masyarakat Desa
3.Fungsional C. Pengalaman Ke{a 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan desa secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 lrir ra) tahr rn Peningkatan kesejahteraan masyarakat dea; Peningkatan Kualibs pengelolaan keuangan dan aset desa Tingkat efektiFrtas pemberdayaan lembaga masyarakat desa. Nama Jabatan Kelompok Jahatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Membantu Gubernur dalam memimpin dan melaksanakan urusan pemerintah di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana untuk melaksanakan tugas pembantuan berdasarkan program kerja yang telah ditetapkan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran program serta visidan misi Pemerintah Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan nilai, norma, dan organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhinilai, norma, dan etika organisasi segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiklnilai- nilaiyang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerjasama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Level Deskripsi lndikator Kompetensi A. Manajerial
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mengintegrasikan informasi-informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencapaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dariisu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektil dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu*isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi arganisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugastugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan professional dalam lingkup organisasi; 4,2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompok/ partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif , netral, tidak memihak, tidak diskriminatif transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pend idi kan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembe I ajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan mpin perubahan unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya sec€tra berkala; 4.3 Memimpin dan memaslikan penerapan pKlgEm-program perubahan selaras antar unit kerja.
8.Pengambilan Keputusa Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko)- L Perekat Bangsa [dendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreaiif untuk meningkatkan efeKifrtas organisasi Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakai untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. 4.2
10.Advokasi Kebijakan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mampu mengembangkan straiegi advokasi kebijakan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana 4.1 Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganailisis kelemahan dan kekurangan serla mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasl kebijakan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang lebih efektif dan etisien dari berbagai kondisi stakeholder, 4.2 Mengembangkan norma standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelaksanaan advokasi yang efektif serta monitoring evaluasi advokasi kebijakan Bidang Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana; 4.3 Memampukan untuk mengembangkan strategi advokasi yang tepat urtuk diri mereka sendiri; mengidentifikasi hambatan di Iingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebijakan; serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
11.Penyusunan Program Reproduksi Mampu mengevaluasi dan menyusun pemflgkat norma, slandar prosedur, instrumen Program Kesehatan Reproduksi Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetodeisistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara keia Penyusunan Program Kesehatan reproduksi yang lebih efektifiefl sien ; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara keria yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Penyusunan Program Kesehatan Reproduksi;
12.Komunikasi, lnformasidan Edukasi KKBPK Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat, norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan Komunikasi, lnformasi dan Edukasi KKBPK 4.1 Mampu melakukan evaluasi te*radap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan Komunikasi, lnformasidan Edukasi KKBPK; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, eara keda yang dujadikan norma, standar pedoman, instrumen pelaksanaan Komunikasi, lnformasi dan Edukasi KKBPK; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Komunikasi, lnformasidan Edukasi KKBPK.
13.Pengembangan Fungsi Keluarga Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat, norma, standar prosedur dan pedoman makanisme pelaksanaan Pengembangan FungsiKeluarga 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan Fungsi Keluarga; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norrna standar, prosedur, instrumen Pelaksanaan Pengembangan Fungsi Keluarga; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan daristakeholder pelaksanaan Pengambangan Fungsi Keluarga.
14.Perencanaan Pengendalian Penduduk Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen Perencanaan Pengendalian Kependudukan dan pemetaan potensi pengendalian penduduk 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara keria menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengendalian kuantitas penduduk dan pemetaan potensi pengendalian penduduk yang lebih efektiflefisien; 4.2 Mampu menyusun pedornan, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanan perencanaan pengendalian penduduk, kuantitas penduduk dan pemetaan potensi Pengendalian penduduk; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Perencanaan Pengendalian Penduduk dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait perencanaan pengendalian kuantitas penduduk dan pemetaan potensi pengendalian penduduk.
15.Advokasikebijakan OtonomiDaerah Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan otonsmi daerah yang tepat sesuaikondisi. 4.'t Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomidaerah; Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomidaerah. Sarjana/DiplomalV I I I Psikologil llmu Kesehatan Masyarakat/ llmu Pendidikanl llmu Manajemenl llmu Pemerintah/ Hukum/ llmu Sosial Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Pelatihan Pengendalian penduduk 2 Pelatihan Penyuluh Keluarga berencana
3.Funosional C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang pengendalian penduduk dan KB secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun D. Panqkat Terkendalinya jumlah pertumbuhan penduduk; Kualitss pengelolaan dan pembinaan keluarge berencana. Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan mengoordinasikan, melaksanakan, dan mengendalikan tugas di bidang ketahanan pangan agar tercapai sesuaidengan visidan misi Pemerintah Daerah Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasidan kondisi' 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Beranimelakukan koreksiatau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansimeskipun ada risiko. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansiyang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargaikerja sama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Level lndikator Kompetensi
1.lntegritas
2.Kerjasama Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. Berbagi informasidengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; Menuangkan pemikiranlkonsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit keria mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil karja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompokl partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektil netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihanlpendidikani pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisl posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. L Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membual tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun daniatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesaluan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, : suku, gender, sosial : , ekonomi, preferensi politik.
10.Advokasi kebijakan Bidang Ketahanan Pangan strategi advokasi Ketahan Pangan 4.'l Mampu melakuakn evaluasi terhadap teknik/metode/sistem cara kerja, mengetahui kelebihan dan kekurangan, serta melakukan pengembangan alau perbaikan teknitdmetodelsislem cara kerja penyusunan kebijakan Kelahanan Pangan yang lebih efektif dan efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknik, cara kerja yang dijadikan notma, standar prosedur, kriteria pelaksanaan penyusunan kebijakan Ketahanan Pangan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Kemandiaan Pangan. 1 1. Perencanaan Penyediaan Mampu mengevaluasi pelaksanaan Perencanaan Penyediaan !nfrastruktur Kemandiaan Pangan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Penyediaan lnfrastruktur Kemandiaan Pangan efektif/efisien; 4.2 Marnpu memberikan petunjuk teknis dan memecahkan permasalahan dalam pelaksanaan Perencanaan Penyediaan lnfrastruktur Kemadiaan Pangan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Perencanaan Penyediaan lnfraslruktur Kemandirian Pangan,
12.Pemetaan Potensi Ketahanan Pangan Mampu mengevaluasi dan memecahkan masalah dalam pelaksanaan Pemetaan Potensi Ketahanan Pangan Mampu melakukan evaluasi terhadap teknisimetodeisistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pemetaan Potensi Ketahanan Pangan yang lebih efektif/efisien termasuk; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen Pemetaan Potensi Ketahanan Pangan; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Pemetaan Potensi Ketahanan Pangan.
13.Pengawasan Keamanan Pangan Mampu mengevaluasi dan memecahkan masalah dalam pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengawasan Keamanan Pangan yang lebih efektif/efisien; Mampu menyusun pedoman, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen Pengawasan Keamanan Pangan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari satakeholder pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan.
14.Pengelolan Distribusi Pangan Mampu mengevaluasi dan memecahkan masalah dalm pelaksanaan Pengelolaan Distribusi Pangan 4,1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem/ca ra kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara keda Pengelolaan Distribusi Pangan yang lebih efektif/efisien; 4,2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen Pengelolaan Distribusi Pangan; 4,3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Pengelolaan Distribusi Pangan. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonom daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonom daerah.
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangan slrategi advokasi kebijakan otonom daerah yang tepat sesuai kondisi
1.Jeniang Pertanian /Teknologi Pertanian/ penyuluh dan Komunikasi/ Pertanianl Teknologi lndustri Benihl Teknologi lndustri Petanian/ llmu Hama dan Penyakit Tumbuhan/ Agrobisnis/ Mikrobiologi Pertanian/ Agronomi dan Holtikultura Pelatihan Kepemimpinan Pratama 2 Diklat Pemeberdayaa n Nelayanan kecil dan usaha kecil perikanan
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja 1 Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Pangan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun: D. Pangkat E. lndikator Kinerja Jabatan 'l Menurunnya kerawanan pangan 2 Meningkatnyastabilitasketersediaanpangan Nama Jabatan KelomPok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan KEPALA DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA .neAfnf'l PIMPINAN TINGGI l i?[iu*to" DAN KETAHANAN PANGAN 4T M6ncrfiakA situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kePentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasidalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan meneraPkan PrinsiP moral dan standar etika Yang tinggi, serla berani menanggung konsekuensinYa; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilaiyang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu metlc'lpdlran situasi kerja Yang mendorong kepatuhan Pada nilai, norma, Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dariunit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargaikerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinefla secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang saina; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi ; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifi tas dan efisiensi pencapaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu. isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasidalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan professionaldalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar keb'rjakan I pelayanan Publik Yang I diselenggarakan oleh I instansinYa telah selaras I dengan standar PelaYanan I yang objektif, netral, tidak i memihak, tidak diskriminatif' I serta tidak terPengaruh I kepentingan Pribadii i kelompoU Partai Politik; ' l 4.3 MeneraPkan strategi jangka panjang Yang berfokus Pada pemenuhan kebutuhan pemangku kePentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kePentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan Perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkuP unit kerjanYa secaml berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program- program perubahan selaras antar unit kerja. 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konseP penyelesaian masalah yang melibatkan beberap#seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagaimasalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya {mitigasi risiko). Menyelesaikan masalah Yang mengandung risiko tinggi, , membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko
8.Pengambilan Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektvitas 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan keria dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
9.Perekat Bangsa 4l Mampu melakukan evaluasi tekniimetode/sistem cara keria, mengetahui kelebihan dan kekurangan, serta melakukan Pengembangan atau perbaikan tekniUmetodelsistem cara keda penyusunan kebijakn Petanian dan Ketahanan Pangan yang lebih efektif dan efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petuniuk teknis, cara kerja yang diiadikan norma, standar prosedur, kriteria pelaksanaan penyususunan keb'tjakan Pertanian dan Ketahanan Pangan;; Mampu mengembangkan strategi advokasi kebiiakan bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan
11.Analisis Kelayakan lzin Usaha Pertanian 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja analisis kelayakan izinusaha pematian dan peternakan yang lebih efektif/efisien ; 4.2 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan analisis perizinan; 4.3 MamPu meYakinkan dan I memPeroleh dukungan dari I stakeholderPelaksanaan 1 analisis kelaYakan izin I usaha Pertanian dan petemakan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kePada instansi lain atau stakeholder terkait analisis kelaYakan izin usaha Pertanian dan petemakan.
12.Pengendalian dan penaganan hama serta bencana pertanian fr4ampu melakukan evaluasi I terhadap I teknis/metode/sistem cara keria dan menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengendalian dan cara kerja pengendalian dan penanggulan hama serta bencana pertanian yang lebih efektiflefisien termasuk pengawasan internal dan khusus; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan nonta standar, prosedur, instrumen pengendalian dan penanggulan hama serta bencana pertanian; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pengendalian dan penanggulangan hama serta bencana pertanian dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instasi lain atau stakeholder tekait pengendalian dan penggulan hama dan bencana pertanian.
13.Pengawasan penggunaan sarana prasarana pertanian Mampu mengevaluasidan memecahkan masalah dalam pelaksanaan pengawasan penggunaan sarana prasarana pertanian 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara keria dan menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara keria pengawasan penggunaan sarana prasarana efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanaan pengawasan penggunaan sarana prasarana petanian; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan pengewasan penggunaan sarana prasarana pertanian dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansilain atau stakeholder terkait pengawasan pengunaan sarana prasarana pertanian.
14.Peningkatan produksi peftanian dan pangan Mampu mengevaluasidan memecahkan masalah dalam pelaksanaan penyediaan sarana dan pra$arana, penyediaan pertanian dan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja peningkatan produksi pertanian dan pangan yang lebih efektifiefisien ; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan instrumen peningkatan produksipertanian dan pangan; Mampu mengembangkan strategi advakasi kebijakan otonomi daerah yang tepat sesuaikondisi. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiridalam menerapkan kebijakan otonomidaerah. Pertanianl Teknologi Pertanian/ Penyuuh dan Komunikasi/ Pertanianl Teknologi lndustri Benih/ Teknologi lndustri Pertanian/ llmu Tumbuhan/ Agrobisnisl Mikrobiologi Pertanianl Agronomi dan Holtikultura Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Diklat Budidaya Perikanan Diklat Pemberdayaan Nelayan kecildan usaha kecil perikanan
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Pertanian/ Teknologi Pertanianl Penyuluh dan Komunikasi/ Pertanian/ Teknologi lndustriBenihl Teknologi lndustri Pertanian/ Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhanl Agrobisnis/ Mikrobiologi Pertanianl Agronomi dan Holtikultura secara kumulatif paling kurang 5 {lima) tahun 2- Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahlimadya paling singkat 2 (dua) tahun D. Pangkat Pembina (lV/a) E. lndikator Kinerja Jabatan Presentase peningkatan produksi pertanian dan pangan; Kecepatan pengendalian bencana terkait pertanian dan pangan. Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan MembantUGubernurdalammelaksanakanpenyelenggaraanurusanpemerin kewenangan deerah dan tuges-tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. menciptakan situasi yang mendorong pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan memaluhi nilai, norma, dan eiika oEanisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta bereni menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko. 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga iercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. mengemukakan multidimensi secara mendorong kesepakatan tujuan meningkatkan secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandangl multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif unluk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kifierja secara keseluruhan. 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapken; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agarselaras dengan Kompetensi Level Deskripsi lndikator Kompetensi A. Manajerial
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi 4,3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempaian atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terfi adap pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objeKil lransparan, dan profesional dalam lingkup organisasi, 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objeKif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, seda tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompold partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objeKif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatiharlpendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan lermasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di Iingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras anlar unit kerja.
8.Pengarnbilan Keputusan Menyelesaikan maselah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risika 4.1 Menyusun Oaryatau memuiusLan - konsep penyelesaian maselah yeng melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). L Perekat Bangsa secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektifitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. 4.'1 Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganailisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma standar. kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelaksanaan advokasi yang effektif serta monitoring evaluasi advokasi bidang perkebunan; 4.3 Memampukan siakeholder untuk mengembangkan strategl advokasi yang tepat untuk diri mereka sendiri; mengidentifikasi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebtakan; serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan bidang perkebunan. 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan pelaksanaan Pengendalian kebijakan produksi perkebunan: 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis. cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan produksi perkebunan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan pemetaan peluang inves*asi usaha perkebunan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada imtansi lain atau stakeholder terkait produksi perkebunan serta mampu mengambil kepufusan dalam pemecahan masalah teknis operasional yang timbul dalam peningkatan produksi perkebunan.
12.Perlindungan Perkebunan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan kebijakan perlindungan perkebunan. 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan pelaksanaan kebijakan perlindungan perkebunan; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, inskumen pengelolaan kebijakan perlindungan perkebunan, 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait perlindungan perkebunan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait kebijakan perlindungan perkebunan. 1 3. Usaha tani perkebunan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan usaha tani perkebunan
14.Sarana Usaha Perkebunan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan sarana usaha perkebunan. 4.'t Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemu kenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja peningkatan sarana usaha perkebunan; 4.2 Mampu menyusun pedoman, pefunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instumen pelaksanaan peningkatan sarana usaha perkebunan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait usaha tani perkebunan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi Iain atau stakeholder terkait kebijakan peningkatan sarana usaha perkebunan.
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangkan sf ategi advokasi kebijakan otonomi daerah yang tepat sesuai kondisi. 4.1 Mengevaluasi stategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kiteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan stategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi
1.Jenjang Sarjana/Diploma lV
2.Bidang llmu llmu Kehutanan / Hukum / Manajemen / Pertanian
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama .l Diklat Perkebunan {
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang perkebunan/pertanianlpeter nakan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pemah menduduki jabatan administatar atau jabatan fungsionaljenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun D. Pangkat Pembina (lV/a) E. lndikator Kinerja Jabatan 1. Meningkahya kesejahteraan petani perkebunan
2.Meningkatuiya perlindunganperkebunan
3.Optimalnya produksi perkebunan Jenis Persyaratan t rngkat Pentingnya thd Jabatan Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Membantu Gubernur dalam melaksana pengusahaan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan, perlindungan hutan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas tugas dekonsentrasidan pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya ; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilaiyang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansiyang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target keda organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unil, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3.Komunikasi 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. tserhagi informesi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja semra keseluruhan; Kompetensi Level Deskripsi lndikator Kompetensi
1.lntegritas
2.Kerjasama 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja ditingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapain target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektil transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompoU partai potitik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikanl pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasidan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan semra aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. L Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berclampalr pacla pihak lain, 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamaftepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
10.Advokasi Kebijakan Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Mampu mengembangkan strategi penyusunan kebijakan bidang Kebudayaan dan Pariwisata yang tepat sesuaikondisi 4.1 Mengevaluasi strategi bidang pendidikan yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi bidang Kebudayaan dan Pariwisata; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan Kebudayaan dan Pariwisata. Mampu mengevaluasi Pengel*laan Destinasi Wisata Mengevaluasi sarana dan prasa!"ana yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, teknis Pengelolaan Destinasi \Msata; Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam Pengelolaan Wisata.
12.Pemasaran Pariwisata Mampu mengevaluasi Pemasaran Parawisata 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap Pemasaran Pariwisata, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan Pemasaran Paravyisata yang lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis dan cara kerja pelaksanaan Pemasaran Pariwisata; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Pemasaran Pariwisata. Mampu mengevaluasidan menyusun perangkat norma standar prosedur Perencanaan sarana dan Prasarana kota kreatif Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan Perencanaan sarana dan prasarana kota kreatit Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanaan Perencanaan sarana dan prasarana kota kreatif; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder perencanaan sarana dan prasarana kota kreatif.
14.Pembinaan Kesenian dan pengelolaan Cagar budaya Mampu mengevaluasidan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen pembinaan kesenian dan pengelolaan cagar budaya Mampu melakukan evaluasi terhadap pembinaan kesenian dan pengelolan cagar budaya, menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan pembinaan kesenian dan pengelolaan cagar budaya yang lebih efektif/efisien ; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis dan cara keria pelaksanaan pembinaan kesenian dan pengelolaan cagar budaya; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan pembinaan kesenian dan pengelolaan cagar budaya dan memberikan bimbingan dan fasilitas kepada instansi lain atau stakeholder terkait pembinaan kesenian terkait pembinaan kesenian dan pengelolaan cagar budaya. ] I Mengevaluasi strategi aOvot<asi l yang ada saat ini, menganalisis I kekuatan dan kekurangan i berbagai metode yang I dijalankan dengan kelompok i sasaran yang berbeda; I I Mengembangkan norma I standar, prosedur, kriteria, I pedoman dan/atau petunjuk I teknis strategiadvokasi I kebijakan otonomidaerah; I Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
15.Advokasi Kebijakan 0tonomiDaerah Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan otonomi daerah yang tepat sesuai kondisi.
1.Jeniano
2.Bidang llmu llmu Kesenianl llmu Kebudayaanl Manajemen paravrrtsata
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama
3.Funosional C. Pengalaman Kerja 1 MemilikiPengalaman jabatan dalam bidang kebudayaan dan Pariwisata $ecara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahlimadya paling singkat 2 (dua) tahun: D. Panqkat E. lndikator Kinerja Jabatan 1. Kuatitas hasil penyusunan kebijakan kebudayaan
2.Pengelolaan Kebudayaan dan Pembinaan Kesenian Dan Pengeloaan Cagar Budaya
3.Meningkatkan Pariwisata lokal Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Memimpin, membina, mengoordinasikan, memfasilitasi, menyelenggarakan, mengawasidan mengendalikan kegiatan di bidang perhubungan berdasarkan kebijakan Gubemur dan Peraturan Perundangan-Undangan yang berlaku Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4,3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etit</nilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Membangun komitmen 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargaikerja sama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Kompetensi Level Deskripsi lndikator Komoetensi A. Manajerial
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mengintegrasikan informasi- informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. Berbagi informasi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; Menyampaikan informasi segara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Orientasi Pada Hasil Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasilkerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapaikinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sa$aran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efekivitas dan efi siensi pencapain target.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadil kelompokl partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi&elompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka paniang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waKu untuk mengikuti pelatihanlpendidikanl pengembangan kompetensidan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang- orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aKif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. 4.2 Mampu perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi;
8.Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko i, mengantisipasi membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagaimasalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan perhubungan 4.'l Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganalisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi yang lebih efektif dan efisien dari berbagaikondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi yang efekiif serta monitoring evaluasi advokasi kebijakan Perhubungan; 4.3 Memampukan stakeholder untuk mengembangan strategi advokasi yang tepat untuk diri mereka sendiri; mengindentifikasi hambatan dilingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebUakan; serta mengindentifi kasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan Kebijakan Perhubungan.
11.Manajemen lalu lintas Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur manajemen lalu lintas Mampu melakukan evaluasi manajemen lalu lintas yang ada, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan manajemen keda menjadi lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman petunjuk teknis, standar dan prosedur, untuk rencana induk iaringan LLA^I, perlengkapan jalan, manajemen dan rekayasa lalu lintas, analisa dampak lalu lintas serta audit dan inspeksi keselamatan LI-AJ; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait perubahan manajemen Ialu lintas dan memberikan bimbingan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait dalam menerapkan perubahan dimaksud.
12.Pengelolaan Angkutan Jalan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen upaya pengelolaan angkutan jalan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap pengelolaan angkutan jalan yang ada, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan manajemen kerja menjadilebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman petunjuk teknis, standar dan prosedur, untuk pengelolaan terminal, jaringan trayek, pengelolaan angkutan umum; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait perubahan dan memberikan bimbingan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait dalam menerapkan perubahan dimaksud.
13.Pengelolaan Pelabuhan dan Dermaga Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen upaya pengelolaan pelabuhan dan dermaga Mampu melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pelabuhan dan dermaga yang ada menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan manajemen kerja menjadilebih efektif/efisien; Mampu menyusun pedoman petunjuk teknis, standar dan prosedur, untuk infrastruKur dan operasi pelabuhan dan dermaga; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait perubahan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait dalam menerapkan perubahan dimaksud.
14.Analisis Kelayakan Perizinan terminal Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkai norma, standar prosedur instrumen analisa kelayakan perizinan terminal pelabuhan Mampu melakukan evaluasiteknis metode analisa kelayakan perizinan terminal, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan teknis metode analisa kelayakan perizinan terminal; Mampu mengembangkan teknik pengumpulan pengelolaan penyajian data perizinan terminal dan pemanfaatannya yang lebih efisien; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap hasil analisa kelayakan perizinan terminal serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait perizinan terminal.
15.Advokasikebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangan strategi advokasi kebijakan otonom daerah yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda, 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiridalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.Jeniano
2.Bidang llmu llmu Transportasil llmu Sosiall llmu Manajemenl llmu Perencanaan Wilayahl llmu Teknik atau Rekayasa/ llmu Hukum
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Diklat Manajemen Angkutan Umum 2 Diklat Penyusunan Analisis Dampak Lalu lintas 3 Diklat Manajemen Transportasi Perkotaan { 4 Diklat Pengelola Perengkapan Jalan 5 Diklat Rencana lnduk Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 6 Diklat Transport Oriented development ^/ Diklat Sistem Manjemen Keselamatan Angkutan Umum manajemen Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan 1 Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang perhubungan secara kumulatif palrng kurang 5 {lima) tahun Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan tungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun: E. lndikator Kinerja Jabatan Kualitas manajemen perhubungan laut dan angkutan sungai, danau dan penyebrangan Kualitas manajemen perhubungan darat Kualiias Pengelolaan sarana prasarana Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan garaan urusan Pemerintahan bidang Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang Manajerial 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh Pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya: 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong pada nilai, norma, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimPin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak Iain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan- Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secera keseluruhan KompetensilLevellDe!!!!!i- lndikator Kompetensi
1.lntegritas
2.Kerjasama
3.Komunikasi target Yang ditetaPkan: 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit keria dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencaPaian target organisasi' yang ditetaPkan atau meteuitri hasil kerja sebelumnYa +Srientasi Pada Hasil ?l Memahatni dan memberi Perhatian kepada isu-isu jangka Panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannYa dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif' transparan, dan professional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif , serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompoU partai politik: 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objeKif, netral. tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok. Mampu memonitor, yang kansparan,
5.Pelayanan Publik rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.'l Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya. . Pengembangan Diri dan 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi;
7.Mengelola Perubahan ivlemimpin perubahan pada unil kerja 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala: 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit ker.ia. 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi ; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya seria menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). Menyelesaikan masalah Yang keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko
8.Pengambilan KePutusan 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan keria dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehiduPan bermasyarakal; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mendayagunakan perlredaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektvitas
9.Perekat Bangsa
10.Advokasi Kebuakan sumber daya air, cipta Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan bidang sumber daya air, cipta karya dan tata ruang yang 4.1 Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganalisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strategi komunikasi dan pelaksanaan advokasi yang efektif serta monitoring evaluasi advokasi kebijakan bidang sumber daya air, cipta karya dan tata ruang; 4.3 MemamPukan stakeholder - - ;.i;G;.gembangkan stratesi advokasi yang tepat untuk diri mereka sendiri; merigiOentilfasi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam Penerapan kebijakan; serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daYa Yang dibutuhkan untuk meneiapfan kebijakan bidang sumber daya air, cipta karya dan tata ruang yang tepat sesuai kondisi' Mar1p, me"se"aluasi dan menyusun Perangkat norma, standal Prosedur. instrumen terkait kebijakan sumber daYa air. air minum. air limbah, ldrainase @asiterhadaP teknislmetode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan pelaksanaan Pengendalian Kebijakan sumber daya air, air minum, air limbah' drainase; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan n0rma slandar, prosedur, instrumen Kebijakan sumber daya air, air minum, air limbah, drainase; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Kebijakan sumber daya air, air minum, air limbah, drainase dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Kebijakan sumber daya air, air minum, air limbah, drainase serta mampu mengambil keputusan dalam pemecahan masalah teknis operasional yang timbul. 1t Kebuakan aumberdaYa air, air minum, air limbah' drainase
12.Penataan Pemukiman, Bangunan Gedung Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar pmsedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan kebijakan Penataan Pemukiman, Bangunan Gedung 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan pelaksanaan kebijakan Penataan Permukiman, Bangunan Gedung; 4.2 Mampu menyusun pedoman. petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan kebijakan penataan permukiman, bangunan gedung; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait petanaan pemukiman, bangunan gedung dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkaii kebijakan penataan permukiman, bangunan gedung.
13.penataan bangunan lingkungan, penataan ruang Mampu mengeYaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme penataan bangunan lingkungan, perataan ruang 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja penataan bangunan lingkungan, penataan ruang; @etunjuk- - i"x"ii, cara keria yang dijadikan norma ;;;J;t prosedur' instrumen pelaksanaan "p.Jn;; bangunan tingkungan' Penataan ruang; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait p"n"tJun bangunan lingkungan' penataan iuang dan memberikan bimbingan dan fasiliiasi kepada instansi lain atau stakeholderterkait kebijakan penataan bangunan lingkungan, penataan ruang' teknislmetodelsistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara keria Pengembangan jaringan air dan jaringan Pemanfaatan air: 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunluk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pelaksanaan peningkatan pengembangan jaringan sumber air dan jaringan pemanfaatan air, 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait usaha iani perkebunan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait kebijakan pengembangan.iaringan sumber air dan jaringan pemanfaatan air. @aluasi terhadaP menyusun Perangkat norma' standar Prosedur dan Pedoman mekanisme Pelaksanaan pengembangan jaringan dan jaringan Pemanfaatan Mampu mensevaluasi dan rZ. PenSemnangan Jaringan air dan Jaringan pemanfaatan airi 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode Yang dijalankan dengan keiompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar' prosedur, kriteria, pedoman dan/atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah, 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah' mengembangkan advokasi kebijakan daemh yang tepal
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah
1.Jenjang Sarjana/Diploma lV llmu Teknik Sipil / Pengairan / Manajemen I Arsitektur Diklat Pengairan Diklat Ketataruangan
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja I Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Keciptakaryaan/ Pengairanl Tata Ruang secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) iahun
1.Meningkatnya pengelolaan air minum, air limbah dan drainase
2.meningkatnya kesesuaian guna lahan dengan reneana tata ruang
3.Meningkatnya infrastrukturdasar publik yang sesuai standar Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan i kan urusan pemerintah di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk melaksanakan tuoas P-emb-a::::l^i.:1T::::,^"0:T3 *n" 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu meneiptakan situasi keria yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansiyang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target keria organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerjasama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi. trlampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan ltujuan meningkatkan lrineria secara lkeseluruhan 4l Mengtntegraskan informasi- | informasi Penting dari I berbagaisumberdengan I pihak lain untuk mendaOatkanl pemahaman Yang sama; I I 4.2 Menuangkan I pemikiran/konseP dari berbagai sudut Pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 MenyamPaikan informasi secara persuasif untuk mendorong Pemangku kepentingan sePakat Pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kineria secara keseluruhan.
3.Komunikasi Mendorong unit keria mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit keria di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4,2 Memantau dan mengevaluasi hasil keria unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifi tas dan efisiensi pencaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu*isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam halpelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugastugas pelayanan publik secara objektif , transparan, dan professionaldalam lingkup organisasi; Menjaga agar kebiiakan I pelayanan Publik Yang I diselenggarakan oleh I instansinYa telah selaras I dengan standar PelaYanan I yang objektif, netral, tidak i memihak, tidak diskriminatif, l serta tidak terPengaruh kepentingan Pribadi/ kelompoU Partai Politik; MeneraPkan strategi jangka panjang yang berfokus Pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadilkelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendid ikan/ pengembangan kompetensi dan karir; Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; Mengembangkan orang- orang disekitamya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kerja. Menyusun danlatau memutuskan konseP penyelesaian masalah Yang melibatkan beberaPa/seluruh fungsi dalam organisasi; Menghasilkan solusi dari berbagai masalah Yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya Yang berdampak Pada Pihak lain; 4.3 Membuat kePutusan dan mengantisiPasi damPak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisiPasi dampak kePutusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko B. Pengambilan KePutusan 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektifitas organisasi
9.Perekat Bangsa
10.Advokasi Kebijakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganailisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi kebijakan Bidang Pemberdayaan Peremmpuan Anak yang lebih efektif dan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma ] standar, kriteria, Pedoman, petuniuk teknis strategi komunikasi dan Pelaksanaan advokasi Yang efektif serta monitoring evaluasi advokasi kebijakan PernherdaYaan PeremPuan dan Perlindungan Anak; 4.3 MemamPukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advokasi Yang tePat untuk diri mereka sendiri; mengidentifikasi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebijakan; serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 1 1. Pengembangan Fungsi Keluarga Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen Pengembangan Fungsi Keluarga 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja Pengembangan Fungsi Keluarga yang lebih efektif/efisien, 4.2 Mampu menyusun pedcman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen Pengembangan Fungsi Keluarga; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder Pengembangan Fungsi Keluarga; Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat, norma, standar pmsedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan Pengembangan Pola Asuh Anak 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan Pengembangan Pola Asuh Anak yang lebih efektiflefisien; 4.2 MamPu menyusun Pedoman' petunjuk teknis, cara kerja yang dujadikan norma' standar Pedoman, instrumen pelaksanaan Pengembangan Pola Asuh Anak; 4.3 MamPu meYakinkan dan memPeroleh dukungan dari stakeholder Pelaksanaan Pengembangan Pola Asuh Anak dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Pengembangan Pola Asuh Anak.
13.Perencanaan Kekerasan kepada Perempuan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan Pencegahan Kekerasan Kepada Perempuan 4.1 Mampu melakukan evaluasi tefiadap teknislmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara keria Studi Kelayakan Pencegahan Kekerasan Kepada Perempuan yang lebih efektiflefisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pencegahan Kekerasan Kepada Perempuan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Pencegahan Kekerasan Kepada Perempuan.
14.Perencanaan Pengendalian Kependudukan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen Perencanaan Pengendalian Kependudukan dan pemetaan potensi pengendalian penduduk 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan cara keria Perencanaan pengendaalian Kependudukan dan pemetaan potensi pengendalian penduduk yang lebih efektif/efisien ; 4.2 MamPu menyusun Pedoman' petunjuk teknis, cara keria yang diiadikan norma standar, Prosedur, instrumen pengelolaan Pelaksanaan Perencanaan Pengendalian Kependudukan dan pemetaan Potensi Pengendalian Penduduk; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pelaksanaan Perencanaan Pengendalian Kependudukan. Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan otonomi daerah yang tepat sesuai kondisi. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasiyang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan keb'ljakan otonomi daerah. Perlu
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama 1 Pelatihan Pengendalian penduduk 2 Pelatihan Penyuluh berencana Diklat teknis pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan masyarakat, perempuan dan perlindungan anak Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang pemberdayaan perempuan dan pedindungan anak secara kumulatif paling kurang 5 (lirnai tahun Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun E. lndikator Kinerja Jabatan 1. Terkendalijumlahpertumbuhanpenduduk 2 Persentase apeningkatan Kualitas Hidup Anak dan Perempuan Nama Jabatan KelomPok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan t, tKtlrlstT:t'4ll:+:: ; an penyelenssaraan urusan pemerinrahan bbidang perumahan,H::1Jii;;k*'; dan vang menjadi kewenangan daerah -;;ffi ffi ;;nlr* vrng-ditugaskan kepala daerah ZTffi ncrptara*ituasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kePentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan PrinsiP moral dan standar etika Yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilaiyang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup keria setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu menciPtakan situasi keria Yang mendorong kePatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi Membangun komitmen tim, sinergi 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerjasama antar unit, memberikan dukungan/semangat untuk memastikan tercapainya sinergidalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikimn multidimensi secaftr lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan Itujuan meningkatkan lrine4a secara lkeseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasipenting dari berbagaisumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiran/konsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat Pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapaikinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencaian target organisasi. 4 lMampu memonitor, lmengevaluasi, lmemperhitungkan dan I mengantisipasi dampak lOari isu-isu jangka lpanjang, kesempatan, latau kekuatan politik ldalam halpelayanan lkenutuhan pemangku lkepentingan yang Itransparan, objektif, dan lprofesional 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan Publik Yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar PelaYanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kePentingan pribadil kelomPoU Partai politik; 4.3 MeneraPkan strategi jangka paniang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan Pemangku kepentingan dalam menyusun kebiiakan dengan mengikuti standar objeKif, netral, tidak memihak, tidak diskiminatif, transParan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manaiemen pembelalaran Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk ldidalamnya penetaPan Ituluan, bimbingan, lpenugasan dan I Fengalaman lainnYa, serta lmengalokasikan waktu luntuk mengikuti I pelatihan/pendidikanl I pengembangan kompetensi ldan karir;
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin teiadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit lrerjanya secara berkala; 4.3 MemimPin dan memastikan peneEpan program- program Perubahan selaras antar unit keria. L Pengambilan KePutusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisiPasi dampak kePutusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi risiko 4.1 MenYusun danlatau memutuskan konseP penyelesaian masalah Yang melibatkan beberaPa/seluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagaimasalah Yang kompleks, terkait dengan r bidang kerjanYa Yang i UerOampak pada Pihak lain; 4.3 Membuat kePutusan dan mengantisipasi damPak keputusannYa serta menyiapkan tindakan penanganannYa (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektifitas organisas 4.1 Menginisiasidan merepresentasikan pemerintah di lingkungan keria dan masYarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi Yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelomPok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar Prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi advokasiPerumahan dan Kawasan; 4.3 Meningkatkan kaPasitas pemangku kePentingan untuk mengembangkan strategi advokasi Yang dapat dijalankan oleh mereka sendiridalam menerapkan kebijakan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Mampu mengembangkan strategi advokasi kebijakan advokasi kebijakan Perumahan dan Kawasan Permukiman yang tepat sesuai kondisi l0Sdvofasi Keb'rjakan Perumahan dan Kawasan Permukiman 4.1 Mengevaluasi efektivitas penerapan prosedur di bidang Perencanaan Pembangunan Kawasan Pemukiman; 4.2 Menguji subtansi dasar perumahan dalam pelaksanaan kegiatan di unit kedanya; 4.3 Menjaga pelaksanaan prosedur dan kebijakan di bidang Perencanaan Pembangunan Kawasan Permukiman dapat terselenggara sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Mampu mengevaluasi konsep dan prosedur di bidang Perencanaan Pembangunan Kawasan Permukiman 1 1. Perencanaan Pembangunan Kawasan Permukiman Mampu mengevaluasi dan prosedur di pembangunan, kawasan permukiman, dan perumahan 4.1 Mampu melakukan evaluasi konsep dan prosedur dibidang pengawasan pembangunan, kawasan permukiman, dan perumahan serta menemukenali kelebihan dan kekurangan pengewasan pembangunan, kawasan permukiman, dan perumahan;
12.Pengawasan pembangunan, kawasan permukiman, dan perumahan 4.2 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap rencana konsep dan prosedur di bidang pengawasan pembangunan, kawasan pennukiman, dan perumahan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terhadap rencana konsep dan prosedur di bidang pengewasan pembangunan, kawasan permukiman.
13.Analis Kelayakan Pembangunan Kawasan dan Pendirian Bangunan Mengembangan konsep, teori, kebijakan, dan menjadisumber runjukan untuk implementasi serta pemecahan masalah pembangunan sarana dan prasarana Mengindentifikasi, menganalisis, teori, konsep, kebijakan pembangunan sarana dan prasarana serta menemukenali kelebihan dan kekurangan dan rekomendasi perbaikannya ; Mengembangkan teori, konsep dan kebijakan pembangunan sarana dan prasarana, meyakinkan stakeholder dan shareholdder terkait untuk meneriman konsep, teori dan kebijakan yang dikembangkan; Menjadisumber rujukan utama (nasional) dalam pembangunan sarana dan prasarana.
14.Penataan Perumahan dan Kwasan Permukiman Kumuh Mampu mengevaluasi penataan perumahan dan pemukiman kumuh Mampu mengevaluasi penataan perumahan dan kawasan permukiman kumuh serta menemukenali kelebihan dan kelemahan evaluasi penataan perumahan dan kawasan permukiman kumuh; Mampu menyusun teknik, metode dalam mengevaluasi penataan perumahan dan kawasan permukiman kumuh; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan teknik, metode mengevaluasi penataan perumahan dan kawasan permukirnan kumuh.
15.Advokasikebijakan OtonomiDaerah Teknik Sipill Planologi/ Agraria/ Arsitekturl Geodesi Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsicnal jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun lndikator Kinerja Jabatan Kualitas Penataan Kawasan Perumahan Persentase Peningkatan Rumah Layak Huni Kualitas Penyelesaian Sangketa Tanah Mampu mengembangkan strategi advokasi otonomidaerah tepat sesuai kondisi. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomidaerah. Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Memimpin, merumuskan, mengafur,membina,mengendalikan, mengoordinasikan, menyelenggarakan dan mempertanggung jawabkan kebiiakan teknis pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan sesuai dengan ketentuan perafuran perundang- undangan A. Manajerial Mampu menciptakan sifuasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi 4.1 Meneiptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan memafuhi nilai, norma, dan etika organlsasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etiUnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada resiko. Membangun komitmen tim, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian krget kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan / semangat unfuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. mengemukakan lisan dan tertulis untuk tu.iuan meningkatkan secara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain unfuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiranftonsep dari berbagai sudut pandang/ muftidimensi dalam bentuk fulisan formal; 4,3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepenlingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan fujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkat instansi unfuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efeKifitas dan efisiensi pencapain target organisasi. . Pelayanan Publik .isu jangka panjang, dalam hal pelayanan gan yang transparan, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan menganfi sipasi dampak terhadap pelaksanaan fugas pelayanan publik secara objektif, kansparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; Kompetensi Level Deskripsi lndikator Kompetensi
2.Kerjasama 3" Komunikasi pada pemenuhan kebutuhan pemangku dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objehif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif , transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok. Pengembangan Diri dan 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan fujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan wakfir untuk mengikuti pelatiharlpendidikanl pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orangrorang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi unfuk posisi. posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unlt kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program- program perubahan selaras antar unit kerja. Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak kepufusan, membuat pengamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keptrtusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). . Perekat Bangsa yagunakan perbedaan konstrukif dan kreatif 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat unfuk senantiasa menjaga persatuan dan kesafuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agamalkepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. Mampu mengembangkan bidang Bina Marga dan Bina Konskuksi 4.1 Mampu melakdkan evaluasi terhadap teknislmetode/sistem cara kerja menemu kenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja advokasi kebijakan bina marga dan bina konstruksi yang lebih efekbT dan efisien; uenyusun program rengembangan jangka ranjang dalam rangka nendorong manajemen rembelajaran i:,JflH;Y:il'"'"'igiJ;irit'asi menemukan akses #'ffi;;; ;;ng di[utuhkan untuk meneraPkan r.'uii"i* riioi"giin" *"'gu dan bina konstruksi' @iterhadaP teknislmetodelsistem cara ker'ia menemu kenali kelebihan dan kekurangan, melakukan f"ng"*uungun atau perbaikan cara kerja penieroraun p.mbangunan jalan dan jembatan yang lebih efektif/ efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis' cara kerja yang d'riadikan norma standar' prosedur' insirumen pengelolaan pembangunan jalan dan jembatan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder, pelaksanaan pengembangan e- govemment serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada stakeholder terkait pembangunan jalan dan jembatan. Mampu men@valuasi dan standar Prosedur, instumen pembangunan dan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengelolaan pemeliharaan jalan dan jembatan yang lebih efektiflefisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan pemeliharaan jalan dan jembatan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan stakeholder, pelaksanaan pengembangan e- govemment serta memberikan bimbingan dan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme peiaksanaan pemeliharaan jalan dan jembatan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, shndar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan konstruksi 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis;/metode/sistem cara kerja menemu kenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengelolaan konstuksi yang lebih efektif/efisien; 4.2 Mampu menlrusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, inskumen pengelolaan konstuksi; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder, pelaksanaan pengembangan e- govemmerf serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada stakeholder terkait konstruksi. 4.1 Mengevaluasi strategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma stanOar, proseOur, t<*eria, pedoman dan atau pefunjuk teknis stategi advokasi kebija kan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan stategi advokasi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat Kebinamargaan dan Konstruksi
3.Fungsional C. Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang Pekerjaan Umum secara kumulatif paling kurang 5 {lima) tahun
2.Sedang atau pemah menduduki jabatan administator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) D. Pangkat Pembina Tk. I (lv/b) E. lndikator Kinerja Jabatan Perlu Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan Membantu Gubernur dalam melalaanakan penyelenggaraan urumn pemerintah di bidang penatagunaan hutan, pengusahaan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan, perlindungan hutan yang menjadi keurerangan claerah dan tugas tugas dekonsentrasi dan pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. Mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etilc organi$si 4.1 MenciptalGn situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepefltingan mematuhi nilai, norma, dan etil6 organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan meneraplcn prinsip moral dan standar etilG yang tinggl, ser& berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Bemni melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etilvnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi mskipun ada risiko. Membangun komitmen tim/ sinergi 4.1 Membangun sineqi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga terciFta sinergl dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberil(an dukunga n/semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi. multidimensi secara dan tertulis untuk tujuan meningkatkan sffara keseluruhan 4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandangl multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara pesuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kineia ssara keseluruhan. Komoetensi Level Deskripsi A, Manaierial
2.Kerjasama
3.Komunikasi Mendorong unit kerja mencaPai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencaian target organisasi. Mampu memonibr, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu- isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku , kepentingan yang transparan, I objeKif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu iangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelal€anaan tugas- tugas pelayanan publik secara objeKif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, Udak dbkiminatif, sefta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompo( padai politik; 4.3 Menenpkan strategi jangka panjang yang bedokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakafl dengan mengikuti standar objektif, netral, tidak memihak, tidak diskiminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribad i/kelom pok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun pmgram pengembangan janglo panjang dalam ranglG mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan rlan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan/pendidikanl pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melal6aflakan manaiemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan 4.2 Memastal€n perubahan sudah diterapkan ssara aKif di lingkup unit kerjanya secara berlGla; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan prcgram-prcgram perubahan selaras anEr unit kerja. Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pefigamanan; mitigasi risiko 4.1 Menyusun danlatau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatlen beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta meny,apl€n tindakan penanganannya (mitigasi risiko).
9.Perekat Bangsa Mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatlGn efektivitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepreentasilGn pemerinbh di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga perT,atuan dan kesatuan dalam kebeHgaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyaral€t; 4.2 Mampu mendayagunalan perbedaan lahr belakang. agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik. mengemb,angkan advokasi bidang yang tepat sesuai 4.3 Memampukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advolGsi yang tepat untuk diri mereka sendiri; mengidentifilosi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam penempan keb{akan; serta mefigidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhl€n untuk menempkan kebijakan bidang kehutanan.
11.Kebfakan pengelolaan hutan konseruasi sumber daya hayati dan ekosistem Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosdur, instrumen te*ait kebual(afl pengeblaan hutan konservasi sumber daya hayati dan ekosbtem Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metde/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan plaksanaan Pengendalian keb[akan pengelolaan huhn konseruasi sumber daya hayati rlan FkarcictFm. Mampu menyusun tekni( metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam Pengendalian kebijakan pengelolaan hutan konservasi sumber daya hayati dan ekosistem; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait KebUakan peng€lolaan hutan konsenrasi sumber daya hayati dan eko,sistem dan memberil€n bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait Kebijakan pengelolaan hutan konservasi sumber daya hayati dan ekosistem.
12.Pendidikan dan pelaUhan penyuluhan dan pemberdayaan masyaral€t kehutanan Mampu mengeYaluasi dan menyusun perangl€t norma, standar prosedur dan pdoman mekanisme pelakanaan pendidikan dan pelatihan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat kehutanan Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan pelalcanaan pendidikan dan pelatihan penyuluhan dan pemberdalaan masyaralot kehutanan; Mampu menyusun tekni( metode, dan mengembangkan lcpasitas SDM dalam pendidikan dan pelatihan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat kehutanan; Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakehoHer terkait pendidikan dan pelatihan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat kehutanan dan memberikan bimbingan dan FasiliElsi kepada instansi lain atau shkeholder terkait pendidit<an dan pelatihan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat kehutanan.
13.Pengelolaan daerah aliran sungai dan pengawasian kehutanan Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pdoman mekanisme pelaksanaan pengelolaan daerah aliran sungai dan Fngawasan kehutanan 4.1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja dan menemukenali kelebihan dan kekurangan pelaksanaan pengelolaan daerah aliran sungai dan pengawasan kehutanan; 4.2 Mampu menyusun tekni& metode, dan mengembanglan kapasitas SDM dalam pengelolaan daerah aliran sungai dan Fngawarian kehutafian; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pendidilGn dan pelatihan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat kehutanan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi lain atau stakeholder terkait engelolaan daerah aliran sungai dan pengawasan kehutanan. 4.1 Mengaaluasi strategi advol(asi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dflalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar prosedur, kiteria, pedoman dan atau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dijalanlcn oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.Meningkatnya luas tutupan hutan
2.Meningkatnya pemberdayaan masilrarakat di kawasan hutan merencanakan, liatan mengoordinasikan, membiria, mengarahkan, *"nvur"nggararan.-mengevaluasi dan melaporkan keg kesehatan sesuai dengan peraturan-perunoang-unia-n:il**::11i aoar tugas pokok dan fungsi dinas trrtenciptafan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kePentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi, Mendukung dan meneraPkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinYa, 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etil(nilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat meskipun ada risiko. fu--menciPtakan 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukunganlsemangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3.Komunikasi Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan Mengintegrasikan informasi- inlormasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapat pemahaman yang sama. Berbagi informasi dengan pemangku kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan; Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal; Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentingan sepakat pada langkah-langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kega mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya 4.1 Mendorong unit kerja di tingkal instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang ditetapkan; 4.2 Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi; 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivilas dan efisiensi pencapaian target.
5.Pelayanan Publik 4 Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu iangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang lransparan, objektil dan profesional 4-1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profesional dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansinya lelah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadil kelompoU parlai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif, netEl, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatiharlpendidikanl pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitamya $ecara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan 4 Memimpin perubahan pada unii kerja 4.1 Mengarahkan unit kefia untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin teiadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4.3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kefia.
8.Pengambilan Keputusan Menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasirisiko 4.1 Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapalseluruh fungsi dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanya yang berdampak pada pihak lain; 4.3 Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan penanganannya (mitigasi risiko). IliTenginisiasi dan merePresentaslkan pemerintah di lingkungan dan masyarakat untuk senantiasa meniaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehiduPan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agamalkePercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi Politik untuk mencaPai kelancaran peneaPaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat Program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kePercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi Politik. 4.1 Mengevaluasi strategi bidang kesehatan yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, dan/atau petunjuk teknis strategi bidang kesehatan; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang dapat dijalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan kesehatan. Mampu mengambangkan strategi penyusunan kesehatan yang sesuai kondisi 'l 'l . Pengelolaan sarana dan mengevaluasi dan menyusun perangkat standar prosedur sarana dan prasarana kesehatan serta mengoordinasikan penyelenggaraan pelayanan yang komprehensif 4.1 Mampu melakukan evaluasi cara kerja, menemukenali kelebihan dan kekurangan melakukan pengembangan atau perbaikan pengelolaan sarana dan prasarana yang lebih efektiflefisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen dalam standar pengelolaan sarana dan prasarana kesehatan; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder pada pengelolaan sarana dan prasarana kesehatan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi setiap unit lainnya atau stakeholder terkait pengelolaan sarana dan prasarana kesehatan.
12.Analisis Kelayakan Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan 4.1 Mampu melakukan evaluasi I terhadap teknis/metode/sistem I cara kerja, menemukenali I kelebihan dan kekurangan I melakukanpengembangan I atau perbaikan cara kerja I Studi Kelayakan Pelatihan danl produktivitas Tenaga Kerja i yang lebih efektiflefisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar prosedur, instrumen prosedur kelayakan rumah sakit dan fasilitas kesehatan; 4.3 Mampu meyakinkan dan mampu memperoleh dukungan dari stakeholder terkait prosedur kelayakan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dan memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada inslansi setiap unir lainnya atau stakeholder terkait kelayakan rumah sakil dan fasiliias kesehatan.
13.Analisis Kelayakan lzin Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan Minuman Mampu mengevaluasi dan menyusun pemgkat norma slandar prosedur instrumen 4"1 Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metodelsistem cara kerja menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melakukan pengembangan alau perbaikan cara keda kelayakan lzin Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan Minumsn yang lebih efektiff efisien; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang duadikan norma standar prosedur, instrumen Kelayakan lzin Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan Minuman; 4ffiampu meyakinkan dan I mampu memPeroleh I dukungan dari stakeholder, I pelaksanaanPengembangan I e-govemment, serta i memberikan bimbingan dan fasilitasi kePada instansi lain atau stakeholder terkait kelayakan lzin Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan Minuman;
14.Perencanaan dan Pengembangan SDM Kesehatan Mampu ] mengevaluasi dan menyusun perangkat norma standar prosedur instrumen perencanaan dan pengembangan SDM kesehatan +.t fUamPu melakukan evaluasi perencanean dan pengembangan SBM kesehatan, menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melakukan perencanaan dan pengembangan SDM kesehatan; 4.2 Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar prosedur, instrumen perencanaan dan pengembangan SDM Kesehatan; 4.3 Mampu mengordinasikan pelaksanaan perencanaan dan pengembangan SDM Kesehatan. Mengevaluasi straiegi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbegai metode yang d'rjalankan dengan kelompok sasaran yang berbeda; Mengembangkan norma, standar prosedur, kriteria, pedoman, danlatau petunjuk teknis strategi advokasi kebijakan otonom daerah; Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat d[alsnkan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonom daerah. 4.2
15.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangan strategi advokasi kebijakan otonom daerah yang tepat sesuai kondisi 1 Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang kesehatan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun Sedang atau pemah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun: Kualitas penyelenggaraan urusan dibidang kesehatan meliputi kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan sumberdaya kesehatan. Jenis Persyar4len
2.Bidang llmu
1.Manajerial . Funosional C. Pengalaman Kerja Panokat Nama Jabatan Kelompok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan lkhtisar Jabatrn Memimpin, merumuskan, mengatur, membina, mengendalikan,mengoordinasikan dan mempertanggung kebijakan teknis penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang penegakan peraturan daerah 4.1 Menciptakan situasi kerja yang mendorong seluruh pemangku kepentingan mematuhi nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi; 4.2 Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya; 4.3 Berani melakukan koreksi atau mengambil lindakan atas penyimpangan kode etiMnilai- nilai yang dilakukan oleh orang lain, pada tataran lingkup kerja setingkat instansi meskipun ada risiko. Mampu menciptakan situasi yang mendorong pada nilai, norma, 4.1 Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin; 4.2 Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi; 4.3 Mengembangkan sistem yang menghargai kerja sama antar unit, memberikan dukungan I semangat untuk memastikan tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian taryet kerja organisasi. Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan
4.1 Mengintegrasikan informasi- informasi penting dari berbagai sumber dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; 4.2 Menuangkan pemikiranlkonsep dari berbagai sudut pandang/ multidimensi dalam bentuk tulisan formal; 4.3 Menyampaikan informasi secara persuasif untuk mendorong pemangku kepentiflgan sepakat pada langkah- langkah bersama dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang clitetapkan; Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar $elaras dengan sasaran strategis instansi; Level Deskripsi lndikator Kompetensi A. Manajerial
1.lntegritas
2.Kerjasama 3, Komunikasi 4.3 Mendorong pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efi siensi pencapaian target organisasi.
5.Pelayanan Publik Mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu. isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objeKif, dan profesional 4.1 Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan profeslonal dalam lingkup organisasi; 4.2 Menjaga agar kebijakan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh inslansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serte tidak terpengaruh kepentingan pribadi/ kelompoU partai politik; 4.3 Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif , netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok.
6.Pengembangan Diri dan Orang Lain Menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran 4.1 Menyusun progrem pengembangan jangka panjang bersama-sama dengan bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihanipendidikan/ pengembangan kompetensi dan karir; 4.2 Melaksanakan manajemen pembelajaran termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi; 4.3 Mengembangkan orang-orang disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi- posisi di unit kerjanya.
7.Mengelola Perubahan Memimpin perubahan pada unit kerja 4.1 Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi; 4.2 Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aKif di lingkup unit kerjanya secara berkala; 4-3 Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan selaras antar unit kega. frlf enVetesaif an masalah Yang mengandung risiko tinggi, mengantisiPasi damPak keputusan, membuat tindakan pengamanan; mitigasi rislko 4l Menyusun danlatau memutuskan I konsep penyelesaian masalah yang I melibatkanbeberapalseluruhfungsi I dalam organisasi; 4.2 Menghasilkan solusi dari berbagai masalah yang kompleks, terkait dengan bidang kerjanYa Yang berdampak Pada Pihak lain; 4.3 Membuat kePutusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiaPkan tindakan penanganannYa (mitigasi risiko). L Pengambilan KePutusan L Perekat Bangsa Mendayagunakan Perbedaan secara konstruKif dan kreatif untuk meningkatkan efektifitas organisasi 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan pemerintah di lingkungan kerja dan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan menerima segala bentuk perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat; 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk mencapai kelancaran pencapaian tujuan organisasi; 4.3 Mampu membuat program yang mengakomodasi perbedaan latar belakang, agama/kepercayaan, suku, gender, sosial ekonomi, preferensi politik.
10.Advokasi Kebijakan Bidang Kepamong Prajaan Mampu mengembangkan strategi advokasi kepamongprajaan yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi teknik, metode strategi advokasi yang ada saat ini menganalisis kelemahan dan kekurangan serta mengembangkan berbagai teknik, metode strategi advokasi yang lebih efektifdan efisien dari berbagai kondisi stakeholder; 4.2 Mengembangkan norma standar, kriteria, pedoman, petunjuk teknis strateg i komunikasi dsn pelaksanaan advokasi yang efeKif serta monitoring evaluasi advokasi kebijakan kepamongprajaan ; 4.3 Memampukan stakeholder untuk mengembangkan strategi advokasi yang tepat untuk diri mereka sendiri, mengidentifikasi hambatan di lingkungan mereka sendiri dalam penerapan kebijakan, serta mengidentifikasi menemukan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan kebijakan kepamongprajaan.
11.Pengendalian Ketertiban Umum Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur, instrumen Pengendalian Ketertiban Umum +f wtampu melakukan evaluasi terhadap I teknis/metode/sistem I cara kerja dan menemukenali I kelebihan dan kekurangan I pelaksanaan Pengendalian Ketertiban I Umum; I I 4.2 Mampu menyusun teknik, metode, dan mengembangkan kapasitas SDM dalam Pengendalian Ketertiban Umum; 4.3 Mampu meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait pengembangan teknik, metode, dan kaPasitas SDM Pengendalian Ketertiban Umum.
12.Pemetaan Polensi Kerawanan Pelanggaran Ketertiban Umum Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan Pedoman mekanisme pelaksanaan Pemetaan Potensi Kerawanan Pelanggaran Ketertiban Umum +.i mampu melakukan evaluasi lerhadap teknis/metodelsistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan cara kerja pengelolaan Pemetaan Potensi Kerawanan Pelanggaran Ketertiban Umum; 4.2 Mampu menyusun pedoman, p€tuniuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan Pemetaan Potensi Kerawanan Pelanggaran Ketertiban Umum; 4.3 Meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait dengan pemetaan Potensi Kerawanan Pelanggaran Ketertiban Umum, serta memberikan bimbingan dan fasllitasi kepada instansi terkait dengan Pemetaan Potensi Keravuanan Pelanggaran Ketertiban Umum.
13.Menegakkan Petaturan Daerah dan Perlindungan Masyarakat Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar prosedur dan pedoman mekanisme pelaksanaan Penegakan Peraturan Daerah dan Perlindungan Masyarakat Mampu melakukan evaluasi terhadap tekniVmetode/sistem cara kerja menemukenali kelebihan dan kekurangan, melakukan pengembangan atau perbaikan sara kerja Penegakan Peraturan Daemh dan Perlindungan Masyarakat; Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma standar, prosedur, instrumen pengelolaan Penegakan Peraturan Daerah dan Perlindungan Masyarakal; Meyakinkan dan memperoleh dukungan dari stakeholder terkait dengan program kefiasama antar desa, serta memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada instansi tertaitdengan Penegakan Peraturan Daerah dan Perlindungan Masyarakat.
14.Advokasi kebijakan Otonomi Daerah Mampu mengembangkan strategi advokasi kebuakan otonomi daerah yang tepat sesuai kondisi 4.1 Mengevaluasi s{rategi advokasi yang ada saat ini, menganalisis kekuatan dan kekurangan berbagai metode yang dijalankan dengan kelompok sesaran yang berbeda; 4.2 Mengembangkan norma standar, prosedur, kriteria, pedoman dan atau petunjuk teknis stralegi advokasi kebijakan otonomi daerah; 4.3 Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi advokasi yang dapat dilalankan oleh mereka sendiri dalam menerapkan kebijakan otonomi daerah.
1.Jenjang Sarjana/Diploma lV Pelatihan Kepemimpinan Pratama Diklat Pengendalian Massa
3.Fungsional . Pengalaman Kerja 1. Memiliki pengalaman jebetan dalam bidang kepamongprajaan secara kumulatif paling kurang 5 (lima) tahun
2.Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun D. Pangkat
1.Peningkatan Ketertiban Umum;
2.Penurunan Pelanggaran Perda. Nama Jabatan KelomPok Jabatan Urusan Pemerintahan Kode Jabatan