2.Ketentuan dalam Lampiran diubah sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Pasal II Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. jdih.pu.go.id Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Februari 2024 MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, ttd M. BASUKI HADIMULJONO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 20 Februari 2024 DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA ttd ASEP N. MULYANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024 NOMOR 118 jdih.pu.go.id RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT TAHUN 2020-2024 BAB 1 PENDAHULUAN Visi pembangunan nasional di dalam RPJMN 2015 – 2019, yaitu Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong telah dijabarkan dalam tiga dimensi strategi pembangunan nasional, yaitu Dimensi Pembangunan Manusia dan Masyarakat, Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan, serta Dimensi Pemerataan dan Kewilayahan, yang didukung oleh kondisi yang terkait dengan aspek politik, hukum, pertahanan dan keamanan. Di dalam pencapaian visi tersebut, selama periode 2015-2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) telah memberikan kontribusi yang signifikan pada upaya pencapaian kedaulatan pangan, ketahanan air, kedaulatan energi, konektivitas, penyediaan perumahan dan permukiman yang layak dan produktif, dengan memperhatikan pengarusutamaan pembangunan yang berkelanjutan, gender serta berlandaskan tata kelola pemerintahan yang baik dalam proses pencapaian tujuan pembangunan nasional serta peningkatan daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas serta kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Pengarusutamaan pembangunan berkelanjutan merupakan upaya penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan secara seimbang dan sinergis dalam memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR 3 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR 23 TAHUN 2020 TENTANG RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT TAHUN 2020–2024 1.1 KONDISI UMUM jdih.pu.go.id kebutuhan generasi masa depan, dengan mempertimbangkan pada arah pembangunan yang pencegahan dan adaptif perubahan iklim, serta pengurangan resiko bencana. Dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan diperlukan keterpaduan antara 3 (tiga) pilar yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang kemudian diperkuat dengan dimensi kelembagaan. Pelaksanaan pembangunan berkelanjutan secara umum tercermin dalam indikator–indikator antara lain: (1) indikator ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi dan dampak ekonomi; (2) tingkat partisipasi masyarakat pelaku pembangunan, partisipasi masyarakat marginal/minoritas (kaum miskin dan perempuan), dampak terhadap struktur sosial masyarakat, serta tatanan atau nilai sosial yang berkembang di masyarakat; dan (3) dampak terhadap kualitas air, udara dan lahan serta ekosistem (keanekaragaman hayati). Selanjutnya, Pengarusutamaan Gender (PUG) diartikan sebagai strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang memperhatikan kualitas hidup, pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan laki-laki dan perempuan (orang lanjut usia, anak-anak, penyandang disabilitas, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, serta kelompok rentan lainnya) yang diperoleh dari indikator kesetaraan akses, kontrol, partisipasi dalam pembangunan dalam memperoleh manfaat hasil-hasil pembangunan. Upaya-upaya tersebut dilaksanakan melalui berbagai program pembangunan infrastruktur beserta dukungan bagi penyelenggaraan pembangunan yang terdiri dari pengelolaan Sumber Daya Air (SDA), penyelenggaraan jalan, pembangunan permukiman, pembangunan perumahan, fasilitasi pembiayaan perumahan, pembinaan jasa konstruksi, penelitian dan pengembangan, pembinaan SDM, pengendalian dan pengawasan serta tata kelola penyelenggaraan pembangunan. Secara makro pembangunan infrastruktur secara keseluruhan telah memberikan dampak ekonomi, baik pada tahap konstruksi pembangunan infrastruktur maupun pada operasi infrastruktur. Dampak ekonomi pada tahap konstruksi terlihat misalnya dari peningkatan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan nilai tambah yang dihasilkan. Investasi infrastruktur pada tahun 2017 sebesar Rp 126,8 Triliun telah memberikan konstribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 1,06% dengan nilai tambah yang dihasilkan Rp 146,9 Triliun. Sedangkan pada tahun 2018 investasi infrastruktur sebesar Rp 157,8 Triliun telah memberikan konstribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 1,28% dengan nilai tambah yang dihasilkan Rp 184,4 Triliun. Adapun dampak ekonomi pada tahap opersi infrastruktur yaitu Investasi infrastruktur pada tahun 2017 sebesar Rp 49,3 Triliun telah memberikan konstribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,38% dengan nilai tambah yang dihasilkan Rp 52,2 Triliun. Sedangkan pada tahun 2018 investasi infrastruktur sebesar Rp 92,3 Triliun telah memberikan konstribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,65% dengan nilai tambah yang dihasilkan Rp 94,8 Triliun. jdih.pu.go.id Selama periode 2015 – 2019, pengelolaan SDA secara umum ditujukan bagi tercapainya sasaran-sasaran untuk mendukung kedaulatan pangan, ketahanan air dan kedaulatan energi. Pengelolaan SDA dilaksanakan melalui konservasi SDA untuk menjaga fungsi dan kapasitas tampung sumber- sumber air serta peningkatan kapasitas sumber-sumber air, pendayagunaan SDA untuk memenuhi kebutuhan air bagi kehidupan sehari-hari masyarakat serta kebutuhan sosial dan ekonomi produktif, dan pengendalian daya rusak air untuk peningkatan ketangguhan masyarakat dalam mengurangi risiko daya rusak air, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan regulasi dalam pengelolaan SDA. Konservasi SDA yang dilaksanakan melalui pembangunan dan rehabilitas/peningkatan bendung/waduk/embung/bangunan penampung air lainya serta restorasi sungai, revitalisasi danau dan konservasi rawa. Capaian hingga akhir tahun 2019 meliputi: Bendungan/waduk yang telah terbangun sebanyak 61 buah, terdiri dari 16 bendungan lanjutan periode sebelumnya dan 45 bendungan baru; Embung dan bangunan penampung air lainnya yang telah terbangun sebanyak 1.212 buah; Bendungan/ waduk yang telah direhabilitasi/ditingkatkan sebanyak 16 buah; Embung dan bangunan penampung air lainnya yang telah direhabilitasi/ditingkatkan sebanyak 240 buah; dan Danau yang direvitalisasi sebanyak 21 buah. Pendayagunaan SDA yang dilaksanakan melalui pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi sarana prasarana air baku, beserta peningkatan, operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Capaian hingga akhir tahun 2019 meliputi: Sarana prasarana pengelolaan air baku yang yang terbangun dan telah ditingkatkan fungsinya sebanyak 30,70 m³/detik; Sarana dan prasarana pengelolaan air baku yang telah direhabilitasi sebanyak 11,07 m³/detik; Jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pusat telah dibangun sepanjang 2163,87 Km; Jaringan irigasi rawa yang telah dibangun sepanjang 1.080,20 Km; Jaringan irigasi tambak yang telah dibangun sepanjang 119,90 Km; Jaringan irigasi air tanah yang telah dibangun sepanjang 295,80 Km; Jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pusat telah direhabilitasi sepanjang 6.329,95 Km; Jaringan irigasi rawa yang telah direhabilitasi sepanjang 5.139,62 Km; Jaringan irigasi tambak yang telah direhabilitasi sepanjang 764,83 Km; Jaringan irigasi air tanah yang telah direhabilitasi sepanjang 720,11 Km; Jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pusat yang dilakukan operasi dan pemeliharaan sepanjang 51.312 Km; Jaringan irigasi rawa yang dilakukan operasi dan pemeliharaan sepanjang 14.770 Km; Jaringan irigasi air tanah yang dilakukan operasi dan pemeliharaan sepanjang 478 Km. Pengendalian daya rusak air telah dilaksanakan melalui penanganan pada kawasan yang terkena dampak banjir, sedimen/lahar gunung berapi, dan abrasi pantai. Capaian hingga akhir tahun 2019 meliputi: Breakwater / seawall dan bangunan pengamanan pantai lainnya yang dipelihara sepanjang 174,30 Km; Jumlah sungai yang telah dinormalisasi dan tanggul 1.1.1 Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) jdih.pu.go.id yang telah dibangun/ditingkatkan sepanjang 810,94 Km; dan kawasan yang terlindungi dari daya rusak air seluas 61.904,03 Ha. Hasil pembangunan telah meningkatkan ketersediaan air, baik untuk kebutuhan irigasi maupun air baku, antara lain meliputi:
1.Kapasitas/daya tampung bangunan air sebanyak 13,80 miliar m³;
2.Ketersediaan air irigasi yang bersumber dari waduk mencapai 12,32%;
3.Kapasitas air baku nasional sebanyak 30,70 m³/detik. Konstribusi hasil pembangunan SDA bagi pencapaian kedaulatan pangan, ketahanan air dan kedaulatan energi tercermin dari pemanfaatan hasil pembangunan SDA, antara lain:
1.Peningkatan luas panen padi, menurut data BPS luas panen padi di Indonesia tahun 2018 diperkirakan mencapai sebesar 10,90 juta hektar.
2.Peningkatan kapasitas terpasang pada IPA SPAM yang disediakan melalui sarana dan prasarana air baku telah memberikan dampak bagi peningkatan cakupan pelayanan air minum bagi penduduk (Rumah Tangga/RT).
3.Pengembangan potensi PLTA pada waduk-waduk telah meningkatkan kapasitas PLTA pada waduk dan meningkatkan konstribusi pada kapasitas pembangkit terpasang. Secara keseluruhan kapasitas pembangkit terpasang pada tahun 2014 sebasar 53 GW meningkat menjadi 62,6 GW pada tahun 2018.
4.Sejumlah kawasan yang terlindungi dari bahaya dampak banjir, sedimen/lahar gunung berapi, dan abrasi pantai telah memberikan kontribusi bagi terlindunginya sejumlah lahan produktif, kawasan wisata, industri, perumahan, permukiman dan bangunan serta properti lainnya, termasuk perlindungan terhadap penduduk dalam melaksanakan aktivitas sosial dan ekonominya. Selama periode 2015 – 2019, penyelenggaraan jalan yang meliputi pembangunan serta pemeliharaan jalan dan jembatan secara umum ditujukan bagi peningkatan konektivitas dan memperkuat daya saing infrastruktur, dan lebih khusus ditujukan untuk mempercepat pembangunan transportasi yang mendorong penguatan industri nasional mendukung sislognas dan konektivitas nasional serta membangun sistem dan jaringan transportasi yang terintegrasi untuk mendukung investasi pada koridor ekonomi, kawasan industri prioritas, kawasan strategis pariwisata nasional, dan pusat-pusat pertumbuhan lainnya di wilayah non-koridor ekonomi. 1.1.2 .1 Penyelenggaraan Jalan jdih.pu.go.id Pencapaian pembangunan penyelenggaraan jalan hingga akhir tahun 2019 meliputi:
1.Jalan Nasional yang dipelihara sepanjang 47.017 km.
2.Jalan Nasional yang ditingkatkan kapasitasnya sepanjang 3.277,21 Km.
3.Jalan Nasional baru yang dibangun berupa jalan paralel perbatasan, jalan akses ke kawasan strategis, dan jalan akses membuka isolasi di beberapa wilayah sepanjang 3.843,38 km.
4.Jembatan yang dipelihara sepanjang 445.875,00 m.
5.Jembatan yang ditingkatkan sepanjang 15.068,23 m.
6.Jembatan baru yang dibangun mencapai sepanjang 58.002,55 m
7.Jalan Bebas Hambatan (Jalan Tol) yang telah dibangun sepanjang 1.298,49 Km, sepanjang 115,53 km dikerjakan oleh Pemerintah dan selebihnya dikerjakan oleh swasta. Pembangunan dan pemeliharaan jalan hingga akhir tahun 2019 telah menghasilkan kondisi mantap jalan nasional mencapai 92,81% dan tingkat aksesibilitas jalan nasional mencapai 87%. Dengan kondisi tersebut maka arus transportasi, logistik, barang dan jasa antar wilayah semakin efisien. Di sisi lain dengan adanya pembangunan jalan baru, sejumlah wilayah telah memiliki akses transportasi yang dapat mempercepat arus dan menurunkan biaya logistic, di samping membuka isolasi beberapa wilayah. Gambaran singkat tentang hasil pembangunan jalan dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.Sejumlah Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) yang telah terkoneksi Jalan Nasional dan Jalan Bebas Hambatan
2.Sejumlah Kawasan Strategis untuk kepentingan ekonomi, seperti Kawasan Ekonomi Khusus, telah memiliki akses langsung dan/atau lebih cepat ke jalan nasional.
3.Hasil pembangunan jalan meningkatkan kontribusi terhadap daya saing global. Laporan yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF) tahun 2019, Indonesia berada pada peringkat ke 50 dari 141 negara dalam indeks daya saing global. Pencapaian di dukung oleh salah satu pilar Infrastruktur yaitu Quality of Roads pada peringkat 60, meningkat dari tahun 2014 yang berada pada peringkat 72. Hasil pembangunan jalan meningkatkan kontribusi terhadap Logistic Performance Indeks (LPI). Laporan yang dirilis oleh World Bank tahun 2018, Indonesia berada pada peringkat 46 dari 161 negara dengan peringkat infrastruktur pada peringkat ke 54, meningkat dari tahun 2014 yang berada pada peringkat ke 53 dengan infrastruktur pada posisi ke 56. jdih.pu.go.id Selama periode 2015 – 2019, pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman ditujukan untuk pemenuhan layanan infrastruktur dasar yang layak guna mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia sejalan dengan prinsip “infrastruktur untuk semua”. Untuk mencapai tujuan tersebut, pengembangan infrastruktur permukiman difokuskan pada pemenuhan akses layanan air minum yang layak bagi masyarakat, pengembangan kawasan permukiman yang layak huni bagi masyarakat melalui penataan permukiman kumuh, dan pemenuhan akses layanan sanitasi yang layak bagi masyarakat. Usaha pencapaian tujuan melalui fokus pembangunan tersebut dilakukan oleh kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, meliputi pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta. Pencapaian pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman hingga akhir tahun 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.Cakupan pelayanan air minum nasional meningkat sebesar 5,21% yaitu dari 84,06% pada akhir tahun 2014 menjadi 89,27% (BPS, 2019 diolah Bappenas) di akhir tahun 2019. Dari angka tersebut, akses air minum layak pada jaringan perpipaan (JP) sebesar 20,18% secara nasional di akhir tahun 2019. Selain melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pemenuhan akses layanan air minum yang layak bagi masyarakat juga didukung dari peningkatan jumlah PDAM yang sehat. Sampai akhir tahun 2019, jumlah PDAM sehat meningkat dari 196 (53,3%) PDAM sehat di tahun 2015 menjadi 224 (58,9%) PDAM sehat pada tahun 2019.
2.Sampai akhir tahun 2019 kegiatan pengembangan kawasan permukiman telah mampu menurunkan luas kawasan permukiman kumuh perkotaan sebesar 32.222 hektar (83,84%) dari 38.431 hektar permukiman kumuh pada tahun 2014. Pembangunan dan pengembangan kawasan permukiman juga dilaksanakan di kawasan Perdesaan Prioritas Nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pada kawasan permukiman perdesaan. Selain itu telah dilaksanakan pula dukungan pembangunan dan pengembangan infrastruktur permukiman di perbatasan negara, kawasan strategis pariwisata nasional, pulau-pulau kecil terluar, dan kawasan rawan bencana. Pembangunan infrastruktur permukiman di perkotaan dan perdesaan juga dilakukan melalui pendampingan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat.
3.Pemenuhan akses layanan sanitasi yang layak bagi masyarakat dilakukan melalui pengembangan penyehatan lingkungan permukiman yang berupa pengelolaan air limbah, persampahan, dan drainase lingkungan. Pembangunan infrastruktur air limbah melalui kolaborasi multistakeholder telah berkontribusi bagi peningkatan cakupan pelayanan air limbah secara nasional sebesar 11,21% dari baseline 66,23% (BPS, 2014 diolah Bappenas) menjadi 77,44% (BPS, 2019 diolah Bappenas) di akhir tahun 2019. Selaras dengan pembangunan infrastruktur air limbah, akses persampahan perkotaan juga mengalami peningkatan dari baseline 46,40% (BPS, 2013 diolah Bappenas) menjadi 1.1.3 Pembangunan Permukiman jdih.pu.go.id 60,63% (BPS, 2016 diolah Bappenas). Selain itu, capaian penanganan drainase lingkungan juga telah mencapai 100% dari target luas genangan yang tertangani sebesar 4.655 hektar.
4.Kegiatan pembinaan dan pengembangan penataan bangunan dan lingkungan bertujuan untuk mencapai terwujudnya bangunan gedung yang tertib dan andal meliputi pembinaan dan pengawasan penataan bangunan pada 507 Kabupaten/Kota, Penyelenggaraan Bangunan Gedung terdiri dari Bangunan Gedung Hijau, Bangunan Mitigasi Bencana serta Bangunan Pusaka, Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan, Fasilitasi Ruang Terbuka Publik, serta Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Penataan Bangunan dalam rangka dukungan pengembangan infrastruktur strategis antara lain Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Pendukung Asian Games 2018, dan penugasan strategis lainnya.
5.Dalam pencapaian tujuan pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman, pada tahun 2019 terdapat amanat pengembangan sarana prasarana pendidikan, olahraga dan pasar untuk mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia selaras dengan tujuan pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman. Dukungan tersebut terdiri atas jumlah atas sarana prasarana sekolah sebanyak 1.467 sekolah, sarana prasarana madrasah sebanyak 143 sekolah, 14 lembaga PTN, 1 lembaga PTKIN, 4 venue olahraga PON Papua, 8 gedung pasar, dan 7.175 m2 penanganan pasca bencana di Papua dan Maluku. Selama periode 2015 – 2019, pembangunan perumahan ditujukan untuk memperluas akses terhadap tempat tinggal yang layak yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk seluruh kelompok masyarakat secara berkeadilan, melalui pengembangan multi-sistem penyediaan perumahan secara utuh dan seimbang. Pencapaian pembangunan perumahan hingga akhir tahun 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.Penyediaan rumah baru sejumlah 107.967 unit melalui kegiatan pembangunan rumah susun, pembangunan rumah khusus, dan bantuan stimulan pembangunan baru rumah swadaya;
2.Peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sejumlah 700.641 unit;
3.Bantuan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) yang melayani 119.612 unit rumah MBR; serta
4.Penurunan backlog rumah MBR dilakukan melalui fasilitasi pembiayaan hunian layak, melalui pemberian pemberian subsidi dan bantuan pembiayaan perumahan yang meliputi FLPP, SSB, BP2BT, dan SBUM. Fasilitasi Penyaluran Bantuan Hunian Layak mencapai 1.014.825 unit (FLPP, SSB dan BP2BT) dan SBUM sejumlah 707,212 unit. 1.1.4 Pembangunan Perumahan jdih.pu.go.id Kegiatan pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR merupakan bagian dari capaian Program Sejuta Rumah yang di- launching oleh Presiden pada tahun 2015. Secara kumulatif, dengan peran serta seluruh stakeholder, melalui pelaksanaan Program tersebut tercatat telah dilakukan penyediaan 4.800.170 unit rumah layak huni di Indonesia pada periode tahun 2015 – 2019, 71,56% (3.434.804 unit) diantaranya merupakan rumah yang diperuntukkan bagi kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Di samping melaksanakan pembangunan fisik, Kementerian PUPR juga melakukan upaya pengoptimalan peran stakeholder non-Pemerintah dan Pemda dalam melaksanakan penyediaan perumahan di Indonesia. Diantara upaya tersebut adalah pembentukan dan pembinaan Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pembinaan perencanaan perumahan dan kawasan permukiman yang dilaksanakan oleh pemda, pendampingan penerapan kebijakan kemudahan perizinan pembangunan perumahan, pembinaan dan pemberdayaan kelompok masyarakat yang melaksanakan pembangunan perumahan, pembinaan kepada pemda yang melaksanakan pembangunan perumahan dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK), serta mendorong implementasi kebijakan hunian berimbang. Pada periode tahun 2015-2019, antara lain terdapat 34 pemerintah provinsi dan 322 pemerintah kabupaten/kota yang telah membentuk/menerbitkan SK Pokja PKP, 19 pemerintah provinsi dan 136 pemerintah kabupaten/kota yang telah menyusun dokumen RP3KP yang merupakan acuan Daerah dalam melaksanakan pembangunan PKP, serta telah dilaksanakan pembangunan 229.156 unit oleh pemerintah daerah melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang terdiri atas pembangunan 654 unit Rumah Khusus dan dukungan penanganan 228.502 unit Rumah Swadaya. Selama Periode 2015 – 2019 program pengembangan infrastruktur wilayah secara umum telah menjabarkan sasaran-sasaran kegiatan dalam mendukung pembangunan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat secara terpadu melalui pendekatan perencanaan Wilayah Pengembangan Strategis yang telah menghasilkan berbagai masterplan/development plan sebagai acuan pembangunan infrastruktur bidang PUPR untuk kemudian dibahas secara detail melalui agenda Pra Konsultasi Regional. Adapun pencapaian Program Pengembangan Infastruktur Wilayah hingga akhir tahun 2019 meliputi:
1.BPIW sebagaimana tercantum dalam Revisi Renstra Kementerian PUPR 2015 -2019 memiliki kontribusi terhadap pencapaian Sasaran Program untuk tahun 2019 Meningkatnya keterpaduan perencanaan, 1.1.5 Pengembangan Infrastruktur Wilayah jdih.pu.go.id pemrograman, dan penganggaran dengan indikator tongkat keterpaduan kebijakan, perencanaan, pemrograman terhadap penganggaran pembangunan bidang PUPR dengan capaian kinerja Sasaran Program tahun 2019 sebesar 96,77% dari target 100%.
2.Renstra Kementerian PUPR Tahun 2015-2019 yang merupakan acuan perencanaan, penganggaran, evaluasi kinerja, pengendalian dan pengawasan penyelenggaraan pembangunan infrastruktur PUPR pada tahun 2015 hingga 2019 dalam rangka menjalankan amanat RPJMN 2015 – 2019;
3.Rancangan Teknokratis Renstra PUPR Tahun 2020-2024 sebagai acuan perencanaan, penganggaran, evaluasi kinerja, pengendalian dan pengawasan penyelenggaraan pembangunan infrastruktur PUPR pada tahun 2020 hingga 2024 dalam rangka menjalankan amanat RPJMN 2020 – 2024;
4.Rencana induk pengembangan infrastruktur PUPR sebagai arahan dan acuan dalam keterpaduan pengembangan infrastruktur PUPR di Pulau Kepulauan dalam rangka mendukung pencapaian agenda prioritas pembangunan nasional untuk jangka menengah dan panjang dengan memperhatikan potensi dan keunggulan Wilayah Pulau Kepulauan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan. Adapun Rencana induk pengembangan infrastruktur PUPR yang telah disusun yaitu: (a). Pulau Sumatera; (b). Pulau Jawa-Bali (c). Pulau Kalimantan; (d). Pulau Sulawesi; (e). Pulau Nusa Tenggara; (f). Pulau Maluku; (g). Pulau Papua.
5.35 MP dan DP Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) yang digunakan sebagai tools dalam mengarahkan pengembangan infrastruktur wilayah, dimana pendekatan pembangunan yang memadukan antara pengembangan wilayah dengan market driven yang mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan serta memfokuskan pengembangan infrastruktur pada suatu wilayah strategis dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan kawasan strategis dan mengurangi disparitas antar kawasan;
6.22 MP dan DP Kawasan Strategis sebagai arahan kebijakan dan strategi pembangunan infrastruktur PUPR secara efektif dalam rangka mendukung Kawasan Industri (KI), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan lain-lain dengan menterpadukan pengembangan konektivitas, sumber daya air, keciptakaryaan, dan perumahan, berdasarkan pengembangan wilayah;
7.69 MP dan DP Kawasan Perkotaan yang merupakan kebijakan dan strategi pengembangan infrastruktur PUPR dalam rangka menciptakan keseimbangan kota dan meningkatkan kualitas hidup di perkotaan pada Kota Besar, Kota Sedang, Kota Baru, Kota Metropolitan, dan Kawasan Perkotaan sesuai potensi dan karakteristik kawasan dengan tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan. jdih.pu.go.id
8.20 MP dan DP Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) merupakan kebijakan dan strategi perwujudan KPPN berbasis pengembangan wilayah yang berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya alam dan kebutuhan pengembangan kawasan sebagai bagian dari pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi dengan kota-kota outlet sekitarnya dan hinterland-nya dengan dukungan infrastruktur PUPR dan Non- PUPR;
9.2 Anjungan Cerdas (Gilimanuk-Denpasar-Padang Bai (Bali) dan Jogja- Prigi-Blitar-Malang) sebagai inkubasi kawasan dimana selain sebagai tempat beristirahat bagi pengguna jalan nasional juga diperuntukkan untuk memacu percepatan pengembangan wilayah melalui pengembangan pariwisata, pertanian, perikanan tangkap, agroindustri berbasis pemberdayaan masyarakat, dan industri sedang-kecil.
10.Integrated Tourism Master Plan (Danau Toba, Lombok dan Borobudur) sebagai kebijakan dan strategi pengembangan infrastruktur wilayah untuk meningkatkan kualitas dan akses dari infrastruktur dasar dan layanan pariwisata, dalam rangka memperkuat ekonomi lokal yang terkait dengan pariwisata, dan menarik investasi swasta di destinasi wisata pada kawasan Danau Toba, Lombok, dan Borobudur.
11.Beberapa Sistem Informasi antara lain Sibas RIPI (Sistem Informasi Database Online Rencana Induk Pengembangan Infrastruktur PUPR), SIPRO (Sistem Informasi Pemrograman), Simonah (Sistem Monitoring Pengadaan Tanah) serta Bank data BPIW yang dibangun untuk mengintegrasikan pemrograman yang tajam dan efektif. Beberapa dokumen perencanaan BPIW tersebut di atas merupakan rumusan Kebijakan Teknis yang digunakan sebagai arahan pemrograman pembangunan infrastruktur PUPR berbasis pengembangan wilayah yang setiap tahunnya dilakukan melalui agenda Pra Konreg yang telah diinisiasi BPIW sejak tahun 2016 hingga 2019 dengan turut melibatkan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR, Ditjen Bina Marga, Ditjen SDA, Ditjen Cipta Karya, dan Ditjen Penyediaan Perumahan serta perwakilan Pemerintah Daerah dari Bappeda dan Dinas PUPR untuk menghasilkan keterpaduan rencana dan sinkronisasi program yang sinergis antarsektor, antardaerah, dan antarpemerintahan. Selama periode 2015–2019, pembinaan konstruksi difokuskan pada upaya peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi dan badan usaha jasa konstruksi (man), pendayagunaan supply and demand material, dan peralatan konstruksi (machine and material), tertib penyelenggaraan jasa konstruksi (methodology), serta peningkatan investasi infrastruktur dan pasar konstruksi melalui rasio kapitalisasi konstruksi (money). Pada tahun 2019, terdapat perubahan struktur organisasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang berdampak pada 1.1.6 Pembinaan Jasa Konstruksi jdih.pu.go.id penyesuaian atau perubahan sasaran kegiatan program pembinaan konstruksi, yaitu berpindahnya sasaran kegiatan peningkatan investasi infrastruktur dan pasar konstruksi kepada Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, serta munculnya sasaran kegiatan baru yaitu peningkatan kualitas pelaksanaan pengadaan barang/jasa konstruksi (metodologi) pada program pembinaan konstruksi. Pencapaian pembinaan konstruksi hingga akhir tahun 2019 meliputi:
1.Investasi Infrastruktur dan Pasar Konstruksi yang diukur dari tingkat rasio kapitalisasi konstruksi selama kurun waktu 2015 –2018 telah mencapai 2.953 triliun (tercapai 88,2% dari target 88%).
2.Kualitas pelaksanaan pengadaan barang/jasa konstruksi PUPR di tahun 2019 mencapai 97,23% dari target 70%.
3.Peningkatan penerapan manajemen mutu, Keselamatan Ddan Kesehatan Kerja (K3), dan administrasi kontrak yang diukur melalui kenaikan tingkat tertib penyelenggaraan konstruksi pada 339 satker (tercapai 43,57% dari target 40%).
4.Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) yang berkinerja baik sebanyak 1.749 BUJK (tercapai 256,83% dari target 184%).
5.Utilitas produk unggulan berupa produk industri beton pracetak yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur telah mencapai 41,28 juta m³ (baru tercapai 12,62% dari target 15%).
6.Kerjasama dan pemberdayaan dalam pelatihan tenaga kerja konstruksi terlaksana sebanyak 23.346 angkatan (tercapai 304,79% dari target 159%).
7.SDM penyedia jasa konstruksi yang kompeten mencapai 1.158.818 orang (tercapai 42,08% dari target 27%). Selama periode 2015 – 2019, pembangunan infrastruktur bidang PUPR telah dilaksanakan secara maksimal untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan efek berganda (multiplier effects) untuk produktivitas sektor ekonomi dan kelancaran kegiatan sektor pembangunan lainnya. Inspektorat Jenderal mempunyai tugas dan fungsi untuk membantu tercapainya tujuan tersebut melalui penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya. Pencapaian peningkatan pengawasan dan akuntabilitas hingga akhir tahun 2019, antara lain:
1.Level Internal Audit Capability Model (IA-CM) telah mencapai Level 3 dengan catatan berdasarkan Quality Assurance oleh BPKP.
2.Kualitas pengawasan kinerja dan keuangan di Kementerian PUPR telah mencapai 88,43%. 1.1.7 Pengawasan dan Akuntabilitas jdih.pu.go.id Pencapaian tersebut diukur dari rata-rata hasil Skor Hasil Peer Review Internal proses AREPP terhadap Inspektorat, Skor Hasil Evaluasi PKPT, LHA (Audit Kinerja) yang ditindaklanjuti tepat waktu, LHA (Audit Kinerja) yang ditindaklanjuti tuntas, Persentase jumlah satker di wilayah Inspektorat dengan Nilai Temuan Kerugian Negara < 1% Nilai DIPA pada LHA (Audit Kinerja/Audit Ketaatan), Persentase jumlah satker dengan hasil Evaluasi Pelaksanaan SPIP "memadai" berdasarkan Form 10, KMA Audit Kinerja, Rata-Rata Skor Hasil Evaluasi SAKIP terhadap Unit Eselon I. Selama periode 2015 – 2019, penelitian dan pengembangan difokuskan pada upaya untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan bidang PUPR dalam menciptakan dan mengembangkan teknologi dan rekomendasi kebijakan untuk digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur PUPR seiring dengan tuntutan pembangunan infrastruktur PUPR yang semakin meningkat. Kondisi capaian penelitian dan pengembangan hingga akhir tahun 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.Peningkatan pemanfaatan teknologi dan rekomendasi kebijakan mencapai 75%
2.Peningkatan pemanfaatan teknologi terapan sebanyak 147 unit
3.Peningkatan pemanfaatan rekomendasi kebijkan sebanyak 53 naskah
4.Peningkatan kualitas layanan teknis kepada stakeholders mencapai 80%. Selama periode 2015 – 2019, pengembangan sumber daya manusia ditujukan bagi terwujudnya ASN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang kompeten, profesional, qualified, dan berintegritas melalui pengembangan karir dan kompetensi. Pengembangan difokuskan pada upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sesuai dengan Persyaratan Jabatan. Pencapaian pengembangan sumber daya manusia hingga akhir tahun 2019 meliputi:
1.Peningkatan ASN yang Terdidik telah mencapai 894 orang;
2.Peningkatan ASN yang Terlatih telah mencapai 29.619 orang;
3.Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja telah mencapai 15.874 orang. 1.1.8 Penelitian dan Pengembangan 1.1.9 Pengembangan Sumber Daya Manusia jdih.pu.go.id Selama periode 2015 – 2019, peningkatan dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya difokuskan peningkatan kualitas administrasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien untuk mendukung kinerja penyelenggaraan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Pencapaian peningkatkan dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya hingga akhir tahun 2019 meliputi:
1.Nilai Laporan Kinerja Pemerintah sebesar 72,90 yang merupakan hasil penilaian dari Kementerian PAN dan RB tahun 2019.
2.Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Kementerian mendapatkan Opini WDP pada tahun 2015 dan 2018, serta Opini WTP pada tahun 2016, 2017, dan 2019.
3.Transparansi Pelaksanaan Program mencapai 100% dengan outcome yang diukur dari publikasi profil informasi anggaran Kementerian PUPR di website www.pu.go.id berupa Midterm Review Renstra Kementerian PUPR Tahun 2015-2019, Renstra Kementerian PUPR Tahun 2015-2019, Rencana Kerja, DIPA, Perjanjian Kinerja, RKA-KL dan Laporan Kinerja Kementerian PUPR yang dapat diakses oleh semua pihak.
4.Pengelolaan dan Pengadministrasian Pegawai mencapai 96,54% dengan outcome yang diukur dari adanya sistem informasi pegawai yang bisa diakses oleh semua pegawai, keterbukaan dalam seleksi jabatan, tingkat ketepatan layanan mutasi pegawai, dan sistem rekruitmen pegawai secara terbuka.
5.Fasilitasi Produk Hukum dan Bantuan Hukum mencapai 95,47% dengan outcome yang diukur dari persentase peraturan yang berhasil diproses melalui mekanisme yang telah diatur dan perrosentase perkara yang menang di pengadilan
6.Tingkat layanan informasi publik mencapai 143,79% dengan outcome yang diukur dari Penilaian Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat, Survey persepsi publik, Survey Kepuasan Pengguna Layanan Informasi Publik Kementerian PUPR, Survey persepsi publik terhadap kinerja Kementerian PUPR, dan Media Monitoring". Pada akhir tahun 2019, pencapaian peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kementerian PUPR meliputi:
1.Tingkat kenyamanan bekerja mencapai 92,80% dengan outcome yang diukur dari survei yang telah dilakukan kepada para pegawai sebagai pengguna sarana dan prasarana mengenai 4 (empat) kriteria yaitu kepuasan kebersihan, kepuasan keamanan, ketertiban parkir, serta Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya1.1.10 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kementerian PUPR 1.1.11 jdih.pu.go.id penggunaan energi dan air. Untuk tahun 2020 -2024, ditambahkan 1 (satu) kriteria yaitu Pemanfaatan Ruang Kerja Kantor untuk mengukur IKP/IKU (Outcome) Tingkat Kenyamanan Bekerja"
2.Tingkat Layanan Data dan Teknologi Informasi mencapai 131.84% yang diukur dari tingkat pemanfaatan data (spasial, statistik dan audio visual) dan tingkat layanan teknologi informasi (Virtual Private Server, email PU- Net, PU-Net Hotspot, pengunjung domain pu.go.id, aplikasi yang dilakukan asesmen). Pencapaian tersebut melebihi dari target 100% disebabkan adanya himbauan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi kepada setiap Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi di seluruh provinsi agar seluruh pelaku pengadaan wajib menggunakan email resmi @pu.go.id dan semakin banyak Unit Organisasi yang menggunakan PU-Net Hotspot sebagai media aplikasi yang dikembangkan. jdih.pu.go.id
1.Pertambahan Jumlah Penduduk dan Urbanisasi Berdasarkan proyeksi BPS, penduduk Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai 284,829,000 jiwa dengan populasi terbanyak masih tetap berada di Pulau Jawa yang diperkirakan akan mencapai 158,738,000 jiwa, disusul oleh Pulau Sumatera (62,898,600 jiwa), Pulau Sulawesi (21,019,800 jiwa), Pulau Kalimantan (18,082,600 jiwa), Pulau Bali dan Nusa Tenggara (15,932,400 jiwa), Pulau Papua (4,793,900 jiwa), dan Kepulauan Maluku (3,363,700 jiwa). Penduduk Indonesia diprediksi akan berkembang di wilayah perkotaan, artinya proporsi penduduk yang tinggal di perkotaan akan tumbuh lebih banyak dibanding penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan. Penduduk perkotaan pada tahun 2025 akan mencapai 60% dari seluruh populasi. Hal ini juga sebagai dampak adanya pertumbuhan urbanisasi di Indonesia yang saat ini mencapai 4,1%. Urbanisasi diklaim dapat mendorong konsumsi rumah tangga, investasi, hingga pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi. Namun demikian urbanisasi harus terkelola dengan baik, pertumbuhan urbanisasi yang relatif tinggi harus diiringi dengan kemampuan tata kelola dan infrastruktur yang memadai.
2.Indeks Daya Saing yang Masih Rendah Indeks Daya Saing Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun demikian indeks daya saing infrastruktur mengalami sedikit penurunan yaitu pada peringkat 50 di tahun 2019 bila dibandingkan pada tahun 2014 -2015 yang berada pada peringkat 34. Di Kawasan ASEAN saja, indek daya saing infratsruktur masih tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Perkembangan Peringkat Ease of Doing Business Indonesia terus meningkat sejak tahun 2015 yang berada pada peringkat 114 menjadi peringkat 72 pada tahun 2018 dan mengalami sedikit penurunan di tahun 2019 pada peringkat 73. Berdasarkan World Happiness Report yang diterbitkan oleh UN SDSN (United Nation Sustainable Development Solutions Network) pada tahun 2015, Indeks Kebahagiaan Masyarakat Indonesia masuk dalam peringkat 74. Namun pada tahun 2016 peringkat Indonesia menurun menjadi peringkat 79. Hingga pada tahun 2018, peringkat Indonesia semakin menurun pada peringkat 96 dan mengalami peningkatan pada tahun 2019 yaitu peringkat 92. 1.2 POTENSI DAN PERMASALAHAN 1.2.1 Lingkungan Strategis dan Amanat Pembangunan jdih.pu.go.id
3.Perubahan Iklim dan Kerentanan Bencana Perubahan iklim yang terus terjadi telah menimbulkan berbagai bencana yang berdampak lebih luas dan trennya terus mengalami peningkatan, seperti banjir, longsor, kekeringan, badai dan kebakaran lahan. Sebagai contoh, banjir di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan tahun 2019 dipicu oleh cuaca ekstrem, yaitu curah hujan yang sangat tinggi (di atas 300 milimeter per hari). Dampak perubahan iklim terhadap kejadian bencana juga ditambah dengan perubahan tutupan lahan di daerah hulu yang mengakibatkan banjir bandang dan perubahan pola debit aliran sungai. Di sisi lain, posisi Indonesia yang berada pada Ring of Fire (Cincin Api Pasifik atau Lingkaran Api Pasifik) yang merupakan area tumbuhnya 75% seluruh gunung api di dunia menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang sangat rentan terhadap bencana dari aktivitas geologi yaitu gempa bumi, tsunami dan gunung meletus. Gambar 1.1 Indonesia 'Center of Excellence' Geologi Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukan sejak tahun 2015 hingga tahun 2018 jumlah kejadian bencana sebanyak 7.996 kejadian. yaitu tahun 2015 (1.694 kejadian), 2016 (2.306 kejadian), 2017 (2.862 kejadian), 2018 (1.134 kejadian), terdiri dari bencana Banjir, Tanah Longsor, Gelombang Pasang/Abrasi, Puting Beliung, Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gempa Bumi, Tsunami, dan Letusan Gunung Api. Laporan dari Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNISDR) berdasarkan data dari Center for Researh on The Epidemiology of Disasters (CRED), International Disaster Database (EM-DAT) menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah korban jiwa akibat bencana alam tertinggi sepanjang tahun 2018. Dari total 10.373 korban jiwa di seluruh dunia, 4.535 orang diantaranya dari Indonesia. Data Dampak Positif ▪ Tanah yang subur, 128 Cekungan Sedimen, ▪ 329 Manifestasi Panas Bumi, ▪ 421 Cekungan Air Tanah, 5 Jalur Metallogenik ▪ Potensi Sumber Energi Dampak Negatif ▪ Erupsi Gunungapi (69 Gunungapi Aktif), ▪ Gempa Bumi (3 Lempeng Tektonik Aktif), ▪ Tsunami dan Gerakan Tanah ▪ Potensi Bencana Geologi INDONESIA: “Center of Excellence” Geologi Lempeng Indo-Australia Lempeng Eurasia Lempeng Pasifik Sumber: Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi, 2018 jdih.pu.go.id ini menunjukkan tingginya kerentanan bencana di Indonesia sekaligus masih lemahnya upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana. Kejadian bencana alam tidak hanya merenggut korban jiwa namun juga menimbulkan kerusakan infrastruktur yang telah terbangun yang berdampak pada terganggunya kehidupan masyarakat baik secara sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan. Terlebih, bencana yang terjadi di Indonesia tidak hanya bencana alam, namun juga bencana non alam seperti wabah penyakit, kegagalan teknologi serta bencana sosial seperti kerusuhan, dan lainnya.
4.Pengarusutamaan Gender Pengarusutamaan Gender dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang memperhatikan kualitas hidup, pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan laki-laki dan perempuan (termasuk orang lanjut usia, pemuda, anak-anak, penyandang disabilitas, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, serta kelompok rentan lainnya), yang diperoleh dari indikator kesetaraan akses, kontrol, partisipasi dalam pembangunan dalam memperoleh manfaat hasil-hasil pembangunan. Tujuan umum dari pelaksanaan PUG-PUPR adalah memastikan bahwa penyelenggaraan pembangunan infrastruktur bidang PU dan Perumahan Rakyat telah responsif gender, artinya tidak adanya kesenjangan antara laki- laki dan perempuan dalam mengakses dan mendapatkan manfaat dari hasil- hasil pembangunan infrastruktur PU dan Perumahan Rakyat serta dalam meningkatkan partisipasi dan ikut mengontrol proses pembangunan infrastruktur PU dan Perumahan Rakyat. Kementerian PUPR telah melaksanakan pemenuhan 7 prasyarat pelaksanaan PUG, yang terdiri dari: (1) Komitmen; (2) Penyusunan Kebijakan; (3) Penyusunan Kelembagaan; (4) Peningkatan Sumber Daya (SDM dan PPRG);
2025.RPJMN 2020-2024 dilaksanakan pada periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin dengan visi “Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Visi tersebut diwujudkan melalui 9 (sembilan) Misi yang dikenal sebagai Nawacita Kedua:
1.Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia;
2.Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing;
3.Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan;
4.Mencapai Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan;
5.Kemajuan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian Bangsa;
6.Penegakan Sistem Hukum yang Bebas Korupsi, Bermartabat, dan Terpercaya;
7.Perlindungan bagi Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman pada Seluruh Warga;
8.Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya;
9.Sinergi Pemerintah Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan. Agenda Pembangunan Di dalam RPJMN 2020-2024 terdapat 7 (tujuh) Agenda Pembangunan yang merupakan Prioritas Pembangunan (PN) yang akan dilaksanakan selama periode 5 (lima) tahun kedepan: PN_1. Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkeadilan. Peningkatan inovasi dan kualitas Investasi merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata. PN_2. Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan. Pengembangan wilayah ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemenuhan pelayanan dasar dengan harmonisasi rencana pembangunan dengan pemanfaatan ruang. 3.1 ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI NASIONAL jdih.pu.go.id PN_3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing. Manusia merupakan modal utama pembangunan nasional untuk menuju pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah. PN_4. Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan. Revolusi mental sebagai gerakan kebudayaan memiliki kedudukan penting dan berperan sentral dalam pembangunan untuk mengubah cara pandang, sikap, perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemodernan. PN_5. Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar. Perkuatan infrastruktur ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian serta mendorong pemerataan pembangunan nasional. PN_6. Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim. Pembangunan nasional perlu memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, kerentanan bencana, dan mitigasi perubahan iklim. PN_7. Memperkuat Stabilitas Polhukhankam dan Transformasi Pelayanan Publik. Negara wajib hadir dalam melayani dan melindungi segenap bangsa, serta menegakan kedaulatan negara. Sasaran Makro Pembangunan 2020 – 2024 RPJMN ke IV tahun 2020 – 2024 diformulasikan dengan menjadikan faktor kesejahteraan masyarakat sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan lima tahun kedepan. Komitmen pemerintah untuk memberikan akses pelayanan dasar yang merata kepada seluruh masyarakat menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan yang tercermin dari peningkatan dan perbaikan beragam indikator sosial dan budaya masyarakat.
1.Tingkat Inflasi 2,7%;
2.Pertumbuhan Investasi 6,6 – 7,0%;
3.Pertumbuhan Ekspor Non Migas 7,4%;
4.Share Industri Pengolahan 21,0%;
5.Pertumbuhan Industri Pengolahan Non Migas 6,6 – 7,0%;
6.Defisit Transaksi Berjalan (persen PDB) 1,7%;
7.Rasio Pajak (persen PDB) 10,7 – 12,3%;
8.Tingkat Kemiskinan 6,0 - 7,0%;
9.Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 3,6 – 4,3%;
10.Rasio Gini 0,360-0,374;
11.Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 75,54;.
12.Penurunan Emisi GRK 27,3%. jdih.pu.go.id Prinsip Dasar Pembangunan Nasional Dalam pelaksanaan pembangunan nasional tahun 2020-2024 terdapat beberapa prinsip dasar yaitu:
1.Membangun Kemandirian, yaitu dengan melaksanakan pembangunan berdasarkan kemampuan dalam negeri sesuai dengan kondisi masyarakat, pranata sosial yang ada dan memanfaatkan kelebihan dan kekuatan bangsa Indonesia.
2.Menjamin Keadilan, dimana pembangunan dilaksanakan untuk memberikan manfaat yang sesuai dengan apa yang menjadi hak warganegara, bersifat proporsional dan tidak melanggar hukum dalam menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
3.Menjaga Keberlanjutan, yaitu dengan memastikan bahwa upaya pembangunan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri pada saatnya nanti. Pengarusutamaan Dalam RPJMN 2020 – 2024 Untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, RPJMN IV tahun 2020 - 2024 telah ditetapkan 4 (empat) pengarustamaan (mainstreaming) sebagai bentuk pendekatan inovatif yang akan menjadi katalis pembangunan nasional yang berkeadilan dan adaptif.
1.Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan generasi masa depan, dengan mengedepankan kesejahteraan tiga dimensi (sosial, ekonomi dan lingkungan).
2.Pengarusutamaan gender (PUG) yang merupakan strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender di dalam pembangunan, mulai dari penyusunan kebijakan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi.
3.Pengarusutamaan modal sosial budaya merupakan internalisasi nilai dan pendayagunaan kekayaan budaya untuk mendukung seluruh proses pembangunan.
4.Pengarusutamaan transformasi digital merupakan upaya untuk mengoptimalkan peranan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing bangsa dan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. jdih.pu.go.id Proyek Prioritas Strategis (Major Project) Di dalam melaksanakan agenda pembangunan (prioritas nasional) RPJMN 2020-2024 disusun Proyek Prioritas Strategis (Major Project). Proyek ini disusun untuk membuat RPJMN lebih konkrit dalam menyelesaikan isu-isu pembangunan, terukur dan manfaatnya langsung dapat dipahami dan dirasakan masyarakat. Proyek-proyek ini merupakan proyek yang memiliki nilai strategis dan daya ungkit tinggi untuk mencapai sasaran prioritas pembangunan. Berikut daftar Major Project yang dalam penyusunan dan pelaksanaannya, melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Tabel 3.1 Kontribusi Kementerian PUPR dalam Major Project RPJMN 2020-2024 No Major Project Manfaat Proyek Indikasi Pendanaan (Triliun) Pelaksana MENDORONG PERTUMBUHAN 1 10 Destinasi Pariwisata Prioritas: Danau Toba, Borobudur Dskt, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, Manado- Likupang, Wakatobi, Raja Ampat, Bromo- Tengger-Semeru, Bangka Belitung, dan Morotai • Meningkatnya devisa sektor pariwisata menjadi 30 miliar USD (2024) • Meningkatnya jumlah wisatawan nusantara 350-400 juta perjalanan dan wisatawan mancanegara 22,3 juta kedatangan (2024) 161 (APBN, KPBU, BUMN, Swasta) a.l Kemenparekraf, KemenPUPR, Pemda, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 2 Revitalisasi Tambak di Kawasan Sentra Produksi Udang dan Bandeng • Meningkatnya produksi perikanan budidaya (ikan menjadi 10,32 Juta ton) • Meningkatnya pertumbuhan ekspor udang 8% per tahun 25 • APBN: 3,3 • Swasta: 21,7 a.l KemenKP, KemenPUPR, Kemendag, KemenKUKM, KemenESDM, Pemda, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 3 Integrasi Pelabuhan Perikanan dan Fish Market Bertaraf Internasional ▪ Meningkatkan produksi perikanan tangkap bernilai ekonomi tinggi menjadi 10,10 Juta ton pada tahun 2024 • Meningkatnya nilai ekspor hasil perikanan menjadi USD 8,2 miliar pada tahun 2024 30 • APBN: 7,2 • KPBU dan Swasta: 22,8 a.l Kemen KP, KemenPUPR, Kemenperin, Pemda, Badan Usaha (BUMN/Swasta) 4 Pembangunan Wilayah Batam– Bintan ▪ Mendorong pertumbuhan industri dan pariwisata Batam- Bintan 69,9 ▪ APBN: 6,4 ▪ KPBU: 9,5 ▪ Badan Usaha 54,0 a.l BP Batam, KemenPUPR, Pemda, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 5 Pengembangan Wilayah Metropolitan: Palembang, Banjarmasin, Makassar, Denpasar ▪ Meningkatnya share PDRB wilayah Metropolitan luar Jawa terhadap Nasional ▪ Menigkatkan Indeks Kota Berkelanjutan (IKB) untuk kabupaten/kota didalam wilayah metropolitan 229,9 (APBN, KPBU & Swasta) a.i KemenPUPR, Kemenhub, Kominfo, Kemen ESDM, Kemendagri, BPS, Badan Usaha (BUMN/Swasta) 6 Ibu Kota Negara (IKN) ▪ Meningkatnya pembangunan KTI untuk pemerataan wilayah 466,04 ▪ APBN: 90,35 ▪ KPBU: 252,46 ▪ Badan Usaha: 123,33 a.l KemenPPN/ Bappenas, KemenATR/BPN, KemenPUPR, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 7 Pengembangan Kota Baru: Maja, Tanjung Selor, Sofifi, dan Sorong ▪ Meningkatnya Indeks Kota Berkelanjutan untuk Kab. Lebak (Maja), Kab. Bulungan (Tanjung Selor), Kota Tidore Kepulauan (Sofifi), Kota Sorong (Sorong) 134,6 (APBN, Badan Usaha & Swasta) a.l KemenPUPR, Kemenhub, Badan Usaha (BUMN/Swasta) 8 Wilayah Adat Papua: Wilayah Adat Laa Pago dan Wilayah Adat Domberay ▪ Meningkatnya pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat pada 10 Kabupaten di Wilayah 27,5 (APBN) a.l KemenPUPR, Kemen ESDM, Kemendes, Kementan, Kementerian jdih.pu.go.id No Major Project Manfaat Proyek Indikasi Pendanaan (Triliun) Pelaksana Adat Laa Pago dan 11 Kabupaten di Wilayah Adat Domberay ▪ Meningkatnya aksesibilitas transportasi dan distribusi komoditas unggulan PDTT, Kemenhub, Pemda 9 Pemulihan Pascabencana: (Kota Palu dan Sekitarnya, Pulau Lombok dan Sekitarnya, serta Kawasan Pesisir Selat Sunda) ▪ Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ▪ Percepatan pemulihan infrastruktur pendukung ekonomi, peningkatan kondisi ekonomi, serta mendorong peningkatan ekonomi lokal masyarakat pada daerah terdampak bencana 15,2 • APBN: 14,8 • APBD: 0,4 a.l BNPB, Kemensos, KemenPUPR, Masyarakat, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 10 Pusat Kegiatan Strategis Nasional: PKSN Paloh-Aruk, PKSN Nunukan, PKSN Atambua, PKSN Kefamenanu, PKSN Jayapura, & PKSN Merauke ▪ Sebagai Pusat perkotaan yang berpotensi sebagai pos pemeriksaan lintas batas dengan negara tetangga ▪ Sebagai Pusat perkotaan yang berfungsi sebagai pintu gerbang internasional yang menghubungkan dengan negara tetangga ▪ Sebagai Pusat perkotaan yang merupakan simpul utama transportasi yang menghubungkan wilayah sekitarnya ▪ Sebagai Pusat perkotaan yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong perkembangan kawasan di sekitarnya 3,4 ▪ APBN: 3,0 ▪ KPBU: 0,4 a.l KemenPUPR, Kemenhub, Kemen KP 11 Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Stunting ▪ Menurunkan angka kematian lbu hingga 183 per 100.000 kelahiran hidup ▪ Menurunnya prevalensi stunting hingga 14% 87,1 (APBN) a.l Kemenkes, BKKBN, KemenPUPR, Kemendagri, Kemendikbud, Pemda 12 Jalan Tol Trans Sumatera Aceh-Lampung ▪ Berkurangnya waktu tempuh Lampung – Aceh dari 48 jam menjadi 30 jam 308,5 ▪ APBN: 105,5 ▪ KPBU: 203,0 a.l KemenPUPR, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 13 KA Kecepatan Tinggi Pulau Jawa (Jakarta – Semarang dan Jakarta –Bandung) Berkurangnya waktu tempuh: • Jakarta – Semarang dari 5 jam menjadi 3,5 jam. ▪ Jakarta-Bandung dari 3 jam menjadi 40 menit 63,6 ▪ APBN: Rp 58 ▪ Badan Usaha: Rp42 a.l Kemenhub, KemenPUPR, BPPT, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 14 Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan di 6 Wilayah Metropolitan: Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan Makassar ▪ Berkurangnya potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan di wilayah metropolitan 118,8 (APBN, APBD, Badan Usaha). a.l Kemenhub, KemenPUPR, Pemda, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 15 Pembangkit Listrik 27.000 MW dan Transmisi 19.000 KMS dan Gardu Induk 38.000 MVA ▪ Berlanjutnya penyelesaian target program 35.000 MW ▪ Mendukung target EBT pada bauran energi primer pada akhir tahun 2024 sebesar 19,5% ▪ Tersedianya pasokan listrik untuk target penggunaan listrik 1.400 kWh per kapita di 2024 ▪ Penurunan Emisi CO2 Pembangkit sebesar 3,5 juta ton CO2 pada 2024 ▪ Menurunnya tingkat pemadaman listrik (SAIDI) menjadi 1 jam/pelanggan di 2024 • Terpenuhinya kebutuhan listrik di kawasan prioritas nasional 1.121,0 ▪ (Badan Usaha) a.l KemenPUPR, Kementan, Kemen ESDM, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) 16 Pengamanan Pesisir 5 Perkotaan Pantura Jawa ▪ Mengatasi bencana banjir rob di DKI Jakarta, Semarang, Pekalongan, Demak, dan Cirebon • Menurunkan waktu tempuh Semarang – Demak (1 jam menjadi 25 menit) 54,9 ▪ APBN: 31,4 ▪ KPBU: 18,7 ▪ APBD: 4,8 a.l KemenPUPR, KemenESDM, KemenLHK, Pemda, Badan Usaha (BUMN/ Swasta) jdih.pu.go.id No Major Project Manfaat Proyek Indikasi Pendanaan (Triliun) Pelaksana 17 18 Waduk Multiguna ▪ Tersedianya pasokan air baku dari waduk 23,5 m3/detik dan pasokan listrik 2.438 MW ▪ Tersedianya pasokan air di 51 daerah irigasi premium sebesar 20% guna mendukung ketahanan pangan ▪ Meningkatnya efisiensi dan kinerja irigasi di atas 70% yang didukung oleh pemanfaatan teknologi di 9 DI 92,9 ▪ APBN: 12,9 ▪ KPBU: 24,0 ▪ Swasta: 60,0 a.l KemenPUPR, Swasta 18 Jalan Trans pada 18 Pulau Tertinggal, Terluar, dan Terdepan ▪ Meningkatnya konektivitas dan mobilitas barang dan penumpang untuk menurunkan harga komoditas 12,4 (APBN) a.L KemenPUPR, Pemda 19 Jalan Trans Papua Merauke - Sorong ▪ Meningkatnya konektivitas dan aksesibilitas bagi wilayah perdalaman, terutama wilayah Pegunungan Tengah Papua ▪ Berkurangnya biaya logistik angkutan bahan pokok mencapai 50%. 15,4 (APBN) a.L KemenPUPR, 20 Akses Sanitasi (Air Limbah Domestik) Layak dan Aman (90% Rumah Tangga) ▪ Meningkatnya rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak menjadi 90% 140 ▪ APBN: 73,5 ▪ APBD: 1,7 ▪ Masyarakat:/Swasta 65,7 a.l KemenPUPR, Kemkes, Kemendagri, Pemda, Badan Usaha (BUMN/Swasta), dan Masyarakat 21 Akses Air Minum Perpipaan (10 Juta Sambungan Rumah) ▪ Meningkatnya akses air minum layak pada tahun 2024 menjadi 100% 123,5 ▪ APBN: 77,9 ▪ APBD: 15,6 ▪ KPBU: 29,9 a.l KemenPUPR, Pemda, dan Badan Usaha 22 Rumah Susun Perkotaan (1 Juta) ▪ Meningkatnya akses masyarakat terhadap perumahan layak, aman dan terjangkau untuk sejuta rumah tangga perkotaan dan mencegah terbentuknya permukiman kumuh 397,9 ▪ APBN: 18,0 ▪ APBD: 109,2 ▪ BUMN: 28,0 ▪ Swasta: 237,5 ▪ Masyarakat: 5,0 a.l Kemen PUPR, Pemda, BUMN, Swasta dan Masyarakat 23 Pemulihan Empat Daerah Aliran Sungai Kritis ▪ Penurunan erosi di wilayah DAS kritis dengan penghijauan lahan kritis 150.000 Ha ▪ Reduksi dampak bencana banjir di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Utara 30,9 (APBN) ▪ a.l. KemenPUPR, Kemen LHK, Sasaran Pembangunan Memperkuat Infrastruktur Untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi & Pelayanan Dasar Pada Bidang Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Sesuai dengan arahan RPJMN 2020-2024, pembangunan infrastruktur diprioritaskan pada infrastruktur untuk mendukung pelayanan dasar, pembangunan ekonomi, dan perkotaan. Sasaran yang akan dicapai dalam 5 tahun mendatang oleh Kementerian PUPR dalam mendukung pencapaian pembangunan infrastuktur nasional adalah: Tabel 3.2 Sasaran Pembangunan PN 1 & PN 5 (Kementerian PUPR) dalam RPJMN 2020-2024 PN Sasaran/Indikator Baseline 2019 Target 2024 1 Peningkatan kuantitas/ketahanan air untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
1.Peningkatan Persentase Irigasi Premium (%) 12,3 16,4
2.Pembangunan Jaringan Irigasi Baru (Ha) 1.000.000 500.000 jdih.pu.go.id PN Sasaran/Indikator Baseline 2019 Target 2024
3.Peningkatan Ketersediaan Air Baku Domestik dan Industri (m3/detik) 81,4 131,4
4.Pembangunan Bendungan Multiguna (kumulatif) (unit) 46 64 5 Meningkatnya penyediaan infrastruktur layanan dasar
5.Rumah Tangga yang menemppati hunian layak dan terjangkau (%) 54,1 (2018) 70
6.Rasio KPR terhadap PDB (%) 2,9 (2017) 4%
7.Rumah Tangga yang menempati hunian dengan akses air minum layak dan aman (%) 87,8 layak dan 6,7 aman
a.Pengembangan komoditas ungggulan Wilayah Papua yaitu sagu, pala, lada, cengkeh, kakao, kopi, emas, tembaga, batubara, minyak, dan gas bumi, serta perikanan tangkap. Pengembangan sektor unggulan seperti perkebunan (sentra produksi jagung dan sagu), pertanian, pertambangan dan mineral, serta perikanan;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang tersebar di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), kawasan transmigrasi, dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN);
c.Pengembangan sentra perikanan di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT). 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong dan Kawasan Industri (KI) Teluk Bintuni;
b.Pengembangan destinasi pariwisata alam, budaya, dan sejarah Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) antara lain DPP Raja Ampat, dan DPP Biak – Teluk Cenderawasih;
c.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan Jalan Baru di jalan Trans Papua, jalan jdih.pu.go.id akses KEK Sorong, jalan akses DPP Raja Ampat, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Moor, Pelabuhan Merauke, Bandara Rendani Manokwari, Bandara Nabire Baru, Bandara Elelim, Bandara Sobaham, dan Bandara Oksibil. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan: Pengembangan kawasan perkotaan di Kota Jayapura dan Kota Baru Sorong, serta Penguatan keterkaitan desa – kota dalam pengembangan ekonomi lokasl berbasis ekonomi digital. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: KPPN Jayapura, KPPN Manokwari, KPPN Raja Ampat, dan KPPN Merauke. Pengembangan ekonomi Kawasan perbatasan di PKSN Jayapura, PKSN Tanah Merah, dan PKSN Merauke. B. Kepulauan Maluku. Kebijakan pembangunan Wilayah Maluku dalam tahun 2020-2024 diarahkan pada optimalisasi keunggulan wilayah sebagai lumbung ikan nasional dan kawasan pariwisata yang mengutamakan pendekatan gugus pulau. Strategi pembangunan Wilayah Kepulauan Maluku yaitu peningkatan pelayanan dasar (layanan kesehatan dan pendidikan), penguatan pusat – pusat pertumbuhan wilayah, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi, serta pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim. Prioritas pembangunan Wilayah Maluku dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan : 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas ungggulan Wilayah Maluku yaitu kelapa, lada, cengkeh, emas, batubara, minyak, dan gas bumi, nikel, dan perikanan tangkap dan budidaya yang berpotensi memiliki nilai tambah tinggi;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang tersebar di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), kawasan transmigrasi, dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN);
c.Pengembangan sentra perikanan di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di SKPT Morotai, SKPT Moa, dan SKPT Saumlaki. 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan kawasan strategis dan pengeolahan sumber daya alam, berupa pertambangan yang difokuskan pada KI Teluk Weda;
b.Pengembangan destinasi pariwisata alam, budaya, dan sejarah sebagai salah satu motor penggerak pengembangan ekonomi lokal melalui sektor jasa yaitu DPP/KEK Morotai;
c.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan Konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain pembangunan jalan lingkar/Trans Pulau Morotai, jalan lingkar/Trans Seram, jalan lingkar/Trans Pulau Kei Besar, jalan lingkar/Trans Pulau Buru, jalan jdih.pu.go.id lingkar/Trans Moa, jalan lingkar/Trans Pulau Wetar, Pelabuhan Ambon, Bandara Taliabu, dan Bandara Weda. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan: Pengembangan kawasan perkotaan di Kota Ambon, Kota Tual, Kota Ternate, dan pembangunan Kota Baru Sofifi serta Penguatan keterkaitan desa – kota yang mendukung pusat pertumbuhan wilayah. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di PKSN Saumlaki, dan PKSN Daruba, KPPN Maluku Tengah, dan KPPN Morotai. C. Pulau Nusa Tenggara. Kebijakan dan prioritas pembangunan wilayah Nusa Tenggara dalam tahun 2020 – 2024 diarahakan pada optimalisasi keunggulan wilayah dalam perikanan, perkebunan, peternakan, pertambangan, dan pariwisata yang mengutamakan pendekatan gugus pulau. Kebijakan pembangunan Wilayah Nusa Tenggara diarahkan untuk mendorong transformasi perekonomian dengan memperkuat peran sebagi pintu gerbang pariwisata ekologis melalui pengembangan industri Meeting, Incentive, Convention, Exihibition (MICE), industri kreatif berbasis budaya, percepatan pembangunan perekonomian berbasis maritim (kelautan) melalui optimalisasi keunggulan wilayah dalam perikanan, garam, dan rumput laut; pengembangan industri berbasis peternakan sapi dan perkebunan jagung, serta pengembangan industri mangan dan tembaga. Strategi pembangunan Wilayah Nusa Tenggara yaitu peningkatan pelayanan dasar (layanan Pendidikan dan Kesehatan, pendidikan vokasional pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata), penguatan pusat – pusat pertumbuhan wilayah, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi, serta pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim. Prioritas pembangunan Wilayah Nusa Tenggara dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan : 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan Wilayah Nusa Tenggara yaitu kelapa, lada, pala, cengkeh, kopi, tebu, garam, tembaga, emas, perikanan budidaya, dan perikanan tangkap;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang tersebar di KPPN, kawasan transmigrasi, dan PKSN;
c.Pengolahan sumber daya alam dihasilkan dari sentra produksi perikanan di SKPT Sumba Timur, SKPT Rote Ndao. 2) Pengembangan Kawasan Strategis
a.Pengembangan kawasan strategis dan pengolahan sumber daya alam berupa perkebunan dan pertambangan yang difokuskan pada KI Sumbawa Besar;
b.Destinasi pariwisata alam, budaya, dan sejarah sebagai salah satu motor jdih.pu.go.id penggerak pengembangan ekonomi lokal melalui sektor jasa yaitu DPP Lombok – Mandalika/KEK Mandalika dan DPP Labuan Bajo;
c.Pengembangan kawasan Bandar Kayangan sebagai pusat pertumbuhan baru dengan bertumpu pada skema investasi swasta;
d.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan Konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain Jalan Akses Samota, Jalan Akses KEK Mandalika, Jalan Akses DPP Labuan Bajo, Jalan Paralel Perbatasan Sektor Timur Pos Perbatasan Motaain dan Motamasin, pembangunan Jalan Perbatasan Sektor Barat NTT, pengembangan Pelabuhan Gili Trawangan, Pelabuhan Labuan Bajo, dan Bandara Labuan Bajo. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan di Kota Mataram dan Kota Kupang, penguatan keterkaitan desa-kota yang mendukung pusat pertumbuhan wilayah. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di PKSN Atambua dan Kefamenanu, Pengembangan KPPN di Manggarai Barat, Sumbar Timur, Sumbawa, Dompu, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. D. Pulau Sulawesi. Kebijakan dan prioritas pembangunan wilayah Sulawesi tahun 2020-2024 diarahkan menjadi salah satu pintu gerbang Indonesia dalam perdagangan internasional dan pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia; lumbung pangan nasional dan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi berbasis kakao, padi, jagung; pengembangan industri berbasis logistik; pengembangan industri berbasis rotan, aspal, nikel dan bijih besi dan gas bumi; percepatan pembangunan ekonomi berbasis maritim (kelautan) melalui pengembangan industri perikanan dan wisata bahari. Strategi pembangunan Wilayah Sulawesi yaitu peningkatan pelayanan dasar (layanan Pendidikan dan Kesehatan, pendidikan vokasional pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata), penguatan pusat – pusat pertumbuhan wilayah, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi, peningkatan ketersediaan air melalui pengamanan air tanah dan air baku berkelanjutan, pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim, serta pembangunan desa terpadu yang mencakup peningkatan kapasitas aparatur desa. Prioritas pembangunan Wilayah Sulawesi dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan : 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan Wilayah Sulawesi antara lain kelapa, kelapa sawit, lada, cengkeh, pala, kakao, kopi, tebu, emas, nikel, bijih besi, batu bara, minyak dan gas bumi, perikanan tangkap dan jdih.pu.go.id budidaya;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang tersebar di KPPN, kawasan transmigrasi, dan PKSN;
c.Pengolahan sumber daya alam dihasilkan dari sentra produksi perikanan di SKPT Talaud. 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan dan industri pengolahan (hilirisasi) sumber daya alam (pertanian, perkebunan, logam dasar, dan kemaritiman) melalui pemanfaatan dan keterpaduan pembangunan infrastruktur yang difokuskan di KEK dan KI antara lain KEK/KI Palu, KEK Bitung, dan KI Takalar;
b.Pengembangan kawasan strategis prioritas berbasis pariwisata, yaitu DPP dan/atau KEK antara lain : DPP Manado – Likupang/KEK Likupang, DPP Baru Toraja – Makassar – Selayar, dan DPP Wakatobi;
c.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain pembangunan Jalan Lintas Gorontalo, Jalan Trans Sulawesi, Tol Manado Bitung, Jalan Lintas Tengah dan Tenggara Sulawesi, Jalan Trans/Lingkar Pulau Buton, Jalan Trans/Lingkar Pulau Muna, Jalan Lingkar Pulau Wangi – Wangi (Wakatobi), Jalan Akses Wisata Likupang, Pengembangan Pelabuhan Bitung, Pengembangan Bandara Pohuwato, Bandara Bolaang Mongondow, Bandara Banggal Laut, Bandara Bumbu Kunik, dan Pengembangan Sistem Angkutan Umum Massal di Metropolitan Makassar. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan di Wilayah Metropolitan Makassar dan WM Manado sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi Pulau Sulawesi serta Kota Palu, Pare – Pare, Palopo, Kendari, Mamuju, dan Gorontalo. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di PKSN Tahuna dan PKSN Melonguane, Pengembangan KPPN Buol, Poso, Mamuju, Pinrang, Morowali, Mamuju Tengah, Konawe Selatan, Wakatobi, Muna, Barru, Luwu Timur, Bone, Minahasa Utara, Gorontalo, Boalemo, dan KPPN Gorontalo. E. Pulau Kalimantan. Kebijakan dan prioritas pembangunan wilayah Pulau Kalimantan dalam 5 (lima) tahun mendatang antara lain mempertahankan fungsi Kalimantan sebagai paru–paru dunia (Heart of Borneo) dengan menjaga Kawasan berfungsi pelestarian lingkungan dan ekologis; hilirisasi pertanian (sentra produksi padi), perkebunan (sentra produksi jagung), dan pertambangan untuk mempercepat transformasi ekonomi di wilayah Kalimantan dan sekaligus meningkatkan daya ekonomi wilayah terhadap fluktuasi harga komoditas; penguatan kesiapsiagaan, mitigasi, dan adaptasi terhadap bencana kebakaran hutan dan banjir; pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan timur; percepatan pembangunan kawasan perbatasan. Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Pulau Jawa ke Pulau Kalimantan diharapkan dapat membantu mendorong diversifikasi ekonomi dan jdih.pu.go.id peningkatan output sektor ekonomi non tradisional seperti pemerintahan, transportasi, perdagangan, pengolahan akan terpacu untuk menopang pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan. Strategi pembangunan Wilayah Kalimantan yaitu peningkatan pelayanan dasar (layanan Pendidikan dan Kesehatan, pendidikan vokasional pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata), penguatan pusat – pusat pertumbuhan wilayah, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara, pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim. Prioritas pembangunan Wilayah Kalimantan dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan: 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan Wilayah Kalimantan antara lain kelapa, kelapa sawit, lada, cengkeh, pala, kakao, kopi, tebu, emas, nikel, bijih besi, batu bara, minyak dan gas bumi, perikanan tangkap;
b.Pengembangan sentra produksi perkebunan yang tersebar di beberapa KPPN Kotawaringin Barat, Berau, Kutai Timur, Kubu Raya, Mempawah, Bengkayang, Barito Kuala, Banjar, Nunukan, dan KPPN Sambas;
c.Pengolahan sumber daya alam dihasilkan dari sentra produksi perikanan di SKPT Sebatik. 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan dan industri pengolahan (hilirisasi) sumber daya alam perkebunan dan hasil tambang serta pertambangan yang difokuskan pada KI Ketapang, KI Surya Borneo, KI Jorong, KI Batulicin, KI Tanah Kuning, dan KI Batanjung dan/atau KEK MBTK;
b.Pengembangan kawasan strategis prioritas berbasis pariwisata alam, budaya, dan sejarah antara lain DPP Baru Sambas – Singkawang dan DPP Baru Derawan – Berau;
c.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain pembangunan Jalan Akses KIPI Tanah Kuning, Jalan Akses KI Ketapang, Jalan Paralel Perbatasan Kalimantan (Kalbar, Kaltim, dan Kaltara), Jalan Akses Pelabuhan Pelaihari, Jalan Akses KI Batu Licin, Tol Balikpapan – Jembatan Penajam, Jalan Tol Samarinda – Bontang, Jalan Akses KEK Maloy, Pengembangan Pelabuhan Pelaihari, Pelabuhan Tanjung Selor, Bandara Baru Singkawang, Pengembangan Bandara Tanjung Harapan, dan KA IKN. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan di Wilayah Metropolitan Banjarmasin, pembangunan Kota Baru Tanjung Selor, serta pengembangan Kota Pontianak, Singkawang, Palangka Raya, Balikpapan, Samarinda, Tarakan dan Pembangunan IKN di Kalimantan Timur. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di PKSN Long Nawang, Tou Lumbis, Paloh Aruk, Jagoi Babang, Nunukan, dan PKSN Long Midang. jdih.pu.go.id F. Pulau Sumatera. Kebijakan pembangunan wilayah Sumatera tahun 2020-2024 diarahkan untuk menjadi salah satu pintu gerbang Indonesia dalam perdagangan internasional; dan menjadi lumbung energi nasional dan salah satu lumbung pangan nasional seperti Segitiga Pertumbuhan Indonesia – Malaysia – Thailand (Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle) dan masyarakat ekonomi ASEAN akan memperluas investasi perdagangan, serta diversifikasi pasar regional dan global. Strategi pembangunan Wilayah Sumatera yaitu peningkatan pelayanan dasar (layanan Pendidikan dan Kesehatan, pendidikan vokasional pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata), penguatan pusat – pusat pertumbuhan wilayah, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara, pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim. Prioritas pembangunan Wilayah Sumatera dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan: 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan Wilayah Sumatera antara lain kakao, kelapa sawit, karet, kopi, lada, pala, tebu, emas, timah, batubara, perikanan tangkap, dan perikanan budidaya;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang tersebar di KPPN dan PKSN;
c.Pengembangan sentra produksi perikanan SKPT Sabang, Natuna, dan SKPT Mentawai. 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan dan industri pengolahan dibeberapa KEK seperti KEK Arun Lhokseumawe, KEK Tanjung Api – Api, rencana pengembangan KEK Pulau Baai, KEK/KI Sei Mangke, KEK/KI Galan Batang, KI Kuala Tanjung, KI Bintan Aerospace, KI Tanjung Enim, KI Kemingking, KI Sadai, KI Tenayan, KI Tanjung Buton, KI Tanggamus, KI Pesawaran, KI Way Pisang, KI Katibung, dan KI Ladong, serta Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) antara lain KPBPB Batam – Bintan – Karimun dan KPBPB Sabang;
b.Pengembangan pariwisata daerah sebagai penggerak ekonomi lokal melalui pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Danau Toba, DPP Baru Padang – Bukittinggi, DPP Baru Batam – Bintan, DPP Bangka Belitung/KEK Tanjung Kalayang;
c.Preservasi, Penanganan Jalan Eksisting, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Penanganan Lalu Lintas Timur Riau, Penanganan Lintas Barat Sumatera, Jalan Lintas Tengah Lampung, Jalan Akses DPP Sabang, Jalan Trans Pulau Simelu, Jalan Akses DPP Danau Toba. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan di Wilayah Metropolitan Palembang dan Medan sevafai pemacu pertumbuhan ekonomi Pualu Sumatera dan Peningkatan kualitas transpotasu perkotaan multimoda di WM Medan (Mebidangro) serta penguatan keterkaitan desa – kota yang mendukung jdih.pu.go.id pusat pertumbuhan wilayah. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di PKSN Sabang, Bengkalis, dan PKSN Ranai, KPPN Aceh Timur, Toba Samosir, Samosir, Agam, Banyuasin, Muaro Jambi, Belitung, Bangka Selatan, Belitung Timur, Bintan Kepulauan, Karimun, Tulang Bawang, dan KPPN Mesuji. G. Pulau Jawa dan Bali. Arah Pembangunan wilayah Pulau Jawa dan Bali yang relatif maju dan berkembang diarahkan untuk memantapkan peran sebagai pusat ekonomi modern dan bersaing di tingkat global dengan bertumpu pada industri manufaktur, ekonomi kreatif dan jasa pariwisata, penghasil produk akhir dan produk antara yang berorientasi ekspor dengan memanfaatkan teknologi tinggi menuju industri 4.0, serta pengembangan destinasi pariwisata berbasis alam, budaya. Pembangunan wilayah Jawa akan bertumpu pada peran swasta yang semakin besar dengan dukungan fasilitasi pemerintah secara terpilih untuk menjamin terciptanya iklim investasi yang terbuka dan efisien. Strategi pembangunan Wilayah Jawa - Bali yaitu pemindahan pusat pemerintahan dan Ibu Kota Negara (IKN) ke luar Pulau Jawa, peningkatan pelayanan dasar (layanan Pendidikan dan Kesehatan, pendidikan vokasional pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata), pertahanan pertumbuhan Jawa – Bali, pelaksanaan otonomi daerah, penguatan konektivitas dilakukan melalui konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara, pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim. Prioritas pembangunan Wilayah Jawa - Bali dalam tahun 2020-2024 mencakup kegiatan: 1) Pengembangan Sektor Unggulan, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan Wilayah Jawa - Bali antara lain kakao, kelapa sawit, karet, kopi, lada, pala, tebu, emas, timah, batubara, perikanan tangkap, dan perikanan budidaya;
b.Pengembangan sentra produksi pertanian dan perkebunan, yang tersebar di KPPN dan PKSN;
c.Pengembangan agropolitan Kawasan Selingkar Wilis dan pertahanan peran sebagai lumbung pangan nasional. 2) Pengembangan Kawasan Strategis, melalui:
a.Pengembangan komoditas unggulan dan industri pengolahan dibeberapa KEK seperti KEK Kendal, Singhasari, dan KEK Tanjung Lesung dan di beberapa KI seperti KI Batang, Brebes, Madura, dan kawasan ekonomi kreatif dan digital;
b.Pengembangan pariwisata DPP Baru Bandung – Halimun – Ciletuh, DPP Borobudur, DPP Bromo – Tengger – Semeru, DPP Banyuwangi, dan DPP Revitalisasi Bali;
c.Preservasi, Penyiapan Readiness Criteria, dan Pengembangan Jaringan konektivitas antarmoda laut, sungai, darat, dan udara yang terintegrasi antara lain pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang, Jalan Tol jdih.pu.go.id Yogya – Bawen, Solo – Yogyakarta, Cilacap – Yogyakarta, Tol Probolinggo – Banyuwangi, Jalan lintas Pansela, dan Jalan lintas Penghubung Utara. 3) Pengembangan Kawasan Perkotaan di Wilayah Metropolitan Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, serta WM Denpasar, pembangunan Kota Baru Maja. 4) Pengembangan Daerah Tertinggal, Kawasan Perbatasan, Perdesaan dan Transmigrasi: pengembangan ekonomi perbatasan berbasis komoditas unggulan di KPPN Pandeglang, Sukabumi, Magelang, Kendal, Pamekasan, Banyuwangi, Klungkung, dan KPPN Buleleng. Dalam rangka mewujudkan kebijakan dan strategi per pulau, diperlukan keterpaduan infrastruktur PUPR antar sektor di Lingkungan Kementerian PUPR (keterpaduan perencanaan, keterpaduan program, dan keterpaduan pelaksanaan), keterpaduan spasial (antar daerah) dan Keterpaduan antar tingkat pemerintah. Keterpaduan kebijakan dan strategi per pulau diharapkan dapat mewujudkan harmonisasi dan sinkronisasi serta dapat memberikan manfaat untuk dapat meningkatkan kehandalan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat.
2.Arah Kebijakan dan Strategi Pengarusutamaan Gender Pengarusutamaan Gender di bidang pekerjaan umum dan perumahan dilaksanakan sesuai arahan pengarusutamaan pembangunan di dalam RPJMN 2020 – 2024, di mana strategi pembangunan nasional harus memasukan perspektif gender untuk mencapai pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia. Kebijakan pengarusutamaan gender akan meliputi: (1) Perkuatan komitmen Kementerian PUPR dalam pelaksanaan PUG; (2) Peningkatan integrasi gender menjadi dimensi integral dari perencanaan, pengganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang Kementerian PUPR; (3) Peningkatan pelaksanaan “infrastructure for all” yang memenuhi kebutuhan dasar (basic needs), dengan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan, ramah lingkungan dan berkelanjutan” bagi semua kelompok baik perempuan dan laki-laki-laki, termasuk anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, masyarakat berpenghasilan rendah, generasi muda, suku-suku terasing dan kelompok rentan lainnya secara setara dan adil; (4) Peningkatan pemenuhan 7 (tujuh) prasyarat pelaksanaan PUG yang terdiri dari peningkatan di bidang: komitmen, kebijakan responsif gender, kelembagaan (POKJA dan Focal Point) di tingkat pusat dan daerah; kapasitas sumber daya, baik sumber daya manusia sumber dana; data terpilah; alat analisa gender (Gender Analysist Pathway/GAP) untuk penyusunan PPRG; peran serta masyarakat dengan melalui peningkatan koordinasi dan kerjasama dengan multi pihak; (5) Peningkatan lingkungan dan fasilitas kerja yang responsif gender; dan (6) Peningkatan monitoring dan evaluasi kegiatan responsif gender terutama dalam aspek manfaat hasil-hasil pembangunan, termasuk melakukan audit gender untuk memperkuat akuntabilitas pelaksanaan PUG. jdih.pu.go.id Kebijakan tersebut akan dilaksanakan melalui strategi: (1) Peningkatan penyusunan produk kebijakan/pengaturan yang responsif gender (NSPK); (2) Peningkatan dan pengembangan penyediaan dan pemanfaatan data terpilah sebagai alat pemetaan data, identifikasi isu dan analisis gender untuk mengurangi kesenjangan gender dan membuat kebijakan/program/kegiatan pembangunan yang responsif gender; (3) Peningkatan penyusunan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG); (4) Pengembangan kelembagaan dengan pembentukan Kelompak kerja (POKJA) dan Focal Point, serta peningkatan kapasitas SDM, melalui berbagai program pelatihan gender, PUG dan PPRG di tingkat pusat dan daerah; (5) Peningkatan penyebarluasan informasi dan kerjasama dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas sektor dengan melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui media cetak, elektronik, pameran, pertemuan-pertemuan, dan lain-lain; (6) Pengembangan inovasi-inovasi kegiatan-kegiatan yang responsif gender berdasarkan penelitian, kajian- kajian dan fakta-fakta lapangan; (7) Peningkatan kerjasama dengan multi pihak (K/L), pemerintah provinsi, kabupten/kota, lembaga-lembaga nasional dan internasional, donor, pihak swasta, masyarakat sipil dan pihak pemangku kepentingan lainnya) melalui perjanjian Kesepakatan Bersama/Memorandum of Understanding (MoU), dan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS); dan (8) Peningkatan pemantauan dan evaluasi kegiatan responsif gender secara berkala sebagai masukan dan umpan balik untuk penyusunan kebijakan serta keberlangsungan program kegiatan yang responsif gender.
3.Arah Kebijakan dan Strategi Pengarusutamaan Infrastruktur PUPR Tangguh Bencana Arah kebijakan dalam pengarusutamaam infrastruktur PUPR tangguh bencana ditempuh upaya untuk mengakomodasi kondisi kebencanaan di Indonesia yang ditujukan untuk menghasilkan infrastruktur PUPR yang tangguh dan bisa mengurangi risiko bencana serta dapat mengurangi jumlah kerusakan infrastruktur dan lingkungan, yang akan dilaksanakan melalui:
2.Direktorat Jenderal Bina Marga PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total UNIT ORGANISASI: DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA 40.120.99 9 56.230.77 5 60.940.50 5 83.247.434 63.638.594 304.178.29 8 PROGRAM : INFRASTRUKTUR KONEKTIVITAS SASARAN STRATEGIS (SS) : Meningkatnya Konektivitas Jaringan Jalan Nasional 1 INDIKATOR KINERJA SASARAN STATEGIS (IKSS) : Waktu Tempuh pada jalan lintas utama pulau (dalam jam per 100 km) Jam/ 100Km 2,21 2,19 2,09 2,08 1,90 1,90 37.225.70 2 53.122.80 7 57.588.64 0 80.817.008 61.206.086 252.734.53 3 SASARAN PROGRAM (SP) : Meningkatnya Kinerja Pelayanan Jalan Nasional INDIKATOR KINERJA PROGRAM (IKP) : 1 Tingkat Aksesibilitas Jalan Nasional (persentase pusat kegiatan dan simpul strategis nasional yang diakses jalan nasional) % 81,8 82,8 84,6 83,75 83,95 83,95 2 Rating Kondisi Jalan Nasional (Nilai gabungan antara nilai IRI, PCI, umur struktur jalan, dan drainase jalan pada seluruh ruas jalan nasional) Nilai 2.70 2.63 2.61 2.57 2.50 2.50 3 Rating keselamatan jalan nasional (Nilai gabungan antara angka kecelakaan per populasi dan dan jumlah titik blackspot per populasi) Nilai 3,51 3,14 2,95 2,89 2,82 2,82 KEGIATAN 1: Pelaksanaan Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan Nasional SASARAN KEGIATAN (SK 1): Peningkatan pelaksanaan preservasi dan tingkat kapasitas jalan INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK 1): Tingkat pencapaian kinerja pelaksanaan preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional % 100 100 100 100 100 100 35.585.70 8 50.314.33 3 55.497.06 9 79.788.641 58.505.192 279.690.94 3 KOORDINATOR: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan PELAKSANA: Balai Pelaksana Jalan PARAMETER INDIKATOR KINERJA KEGIATAN 1
1.Tingkat Aksesibilitas Jalan Nasional % 81,8 82,8 84,6 83,75 83,95 83,95
2.Rating kondisi jalan nasional Nilai 2,7 2,75 2,61 2,57 2,50 2,50
3.Rating keselamatan jalan nasional Nilai 3,512 3,14 2,95 2,89 2,82 2,82 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total OUTPUT KEGIATAN 1: 1 Perencanaan, pengendalian dan pengawasan preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional 2.010.673 2.151.420 2.302.020 2.773.554 2,635,582 11.562.856 1.1. Jumlah dokumen perencanaan penyelenggaraan jaringan jalan dan jembatan Dok 33 33 33 33 33 165 1,2 Jumlah dokumen pelaksanaan preservasi dan peningkatan kapasitas jalan dan jembatan Dok 33 33 33 33 33 165 1,3 Jumlah dokumen pengendalian sistem pelaksanaan pengujian dan peralatan Dok 26 26 26 26 26 130 2 Pemeliharaan, Peningkatan dan Pembangunan jalan nasional 2,1 Panjang jalan yang terpelihara km 47.017 47.017 47.017 47.603 47.603 47.603 5.037.345 5.389.959 5.821.261 3.619.697 3.696.397 23.564.659 2,2 Panjang jalan yang ditingkatkan km 6.717 11.910 5.520, 40 7.276, 28 2.501, 90 33.926,23 14.918.260 18.357.710 19.362.880 30.636.108 14.068.460 97.343.419 2,3 Panjang jembatan yang terpelihara meter 436.94 7 435.70 9 511.24 1,4 511.24 1,4 511.24 1,4 511.241,4 492.923 519.456 504.567 434.080 437.511 2.388.537 2,4 Panjang Jembatan yang ditingkatkan meter 83.162 102.26 5 47.129 123.03 5,62 102.92 1,7 458.515,2 2.898.904 4.290.245 4.449.598 2.923.361 2.228.761 16.790.869 2,5 Panjang Jalan Strategis Lintas Utama Pulau yang dibangun km 396 495,4 620,9 603,4 526,7 2.642,4 4.054.310 5.736.329 8.749.634 9.060.699 8.691.748 36.292.722 2,6 Panjang Jalan yang mendukung Kawasan Prioritas yang dibangun km 46,5 68,6 52,8 50,2 35,1 253,2 765.082 1.221.018 589.677 799.850 691,850 4.067.477 2,7 Panjang Jalan Akses simpul transportasi yang (Pelabuhan, Bandara) yang dibangun km 16,1 26,9 21,6 46,99 21,5 104,5 224.287 416.600 353.320 308.120 318.360 1.620.687 2,8 Panjang jalan bebas hambatan yang akan dibangun dengan dukungan pemerintah km 4,71 7,83 30,4 31,02 20,64 94,6 596.352 4.422.396 4.422.396 7.454.910 4.544.841 21.440.895 2,9 Panjang Jembatan yang Dibangun meter 7.354, 19 3.374, 9 5.090, 2 10.881 ,36 5.109, 31 31.809,96 3.976.705 1.859.960 3.049.190 3.743.359 3.155.567 15.784.781 2,10 Panjang Flyover dan Underpass yang dibangun meter 2.815, 00 8.948, 9 8.705, 9 141,66 472,66 21.083,6 610.867 2.693.240 2.636.526 750.902 193.741 6.885.276 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2,11 Dukungan Jalan Daerah km 0 250 250 3.155, 93 2.956, 07 6.612,00 3.256.000 3.256.000 17.594.394 17.842.372 41.948.767 KEGIATAN 2: Pengaturan, Pengusahaan dan Pengawasan Jalan Tol SASARAN KEGIATAN (SK 2): Pencapaian pengaturan, pengusahaan dan pengawasan jalan tol INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK2): Tingkat pencapaian pembangunan jalan bebas hambatan % 100 100 100 100 100 100 789.073 849.708 10.387 61.864 61.702 1.772.734 KOORDINATOR: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan PELAKSANA: Badan Pengatur Jalan Tol PARAMETER INDIKATOR KINERJA KEGIATAN 2
1.Panjang Jalan Tol yang beroperasi km 338,41 346,15 262,8 646,82 919,27 2513,45 OUTPUT KEGIATAN 2: 1 Pengaturan, Pengusahaan, Pengawasan Jalan Tol 9.073 9.708 10.387 61.864 61.702 152.734 1 Jumlah Dokumen Kajian dan evaluasi Penyiapan Pengusahaan Jalan Tol Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pengaturan, Penyiapan, Pelayanan dan Pengendalian Pengusahaan Jalan Tol Dok 1 1 1 1 1 5 *780,000 *840,000 3 Jumlah Dokumen Pengawasan dan Pemantauan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah Laporan Ketatausahaan, Kepegawaian, Keuangan, Hukum dan Humas Laporan 12 12 12 12 12 60 KEGIATAN 3: Pengaturan dan Pembinaan Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan SASARAN KEGIATAN (SK3): Peningkatan Pengaturan dan Pembinaan Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK3) : KOORDINATOR: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan PELAKSANA: Sekretariat Direktorat Jenderal IKK3 .1 Tingkat layanan penanggulangan darurat akibat bencana % 100 100 100 100 100 100 200.000 204.000 208.000 75.650 196.245 883.895 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.1 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total
1.Tingkat Penyaluran Bantuan Tanggap Bencana % 100 100 100 100 100 100 PELAKSANA: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan IKK3 .2 Tingkat kualitas perencanaan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan jalan % 100 100 100 100 100 100 82.677 88.464 94.657 111.470 921.733 1.299.001 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.2
1.Tingkat implementasi perencanaan penyelenggaraan jalan % 95 95 95 95 95 95
2.Tingkat implementasi penyelenggaraan SAKIP Nilai 80 81 82 84 85 85 PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jalan IKK3 .3 Tingkat pencapaian pembangunan jalan % 100 100 100 100 100 100 28.121 30.089 32.196 48.183 18.853 157.443 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.3
1.Panjang jalan yang dibangun km 458,6 590,9 672.0 428,66 583.3 3,000.1
2.Panjang jalan yang dilebarkan (14 m) km 38 49,4 39.1 14,34 66.9 246.7 PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I IKK3 .4 Tingkat pencapaian kualitas kondisi jalan dan jembatan wilayah 1 % 100 100 100 100 100 100 29.978 32.076 34.321 13.858 16.297 126.530 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.4
1.Rating kondisi jalan 2,73 2,64 2,61 2,50 2,49 2,49
2.Presentase jembatan dalam kondisi baik % 90 94 96 97.0 99.0 99.0 PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jembatan IKK3 .5 Tingkat pencapaian pembangunan jembatan % 100 100 100 100 100 100 27.606 37.606 39.500 171.485 821.190 1.097.387 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.5
1.Panjang jembatan yang dibangun m 18.624 ,3 3.374, 9 5.090, 2 10.881 ,36 5.109, 31 43080,07
2.Panjang Fly Over/Underpass Terbangun M 2.815, 00 8.948, 90 8.705, 90 141,66 472,14 21.083,60 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total PELAKSANA: Direktorat Jalan Bebas Hambatan IKK3 .6 Tingkat pencapaian pembangunan jalan bebas hambatan % 100 100 100 100 100 100 381.704 1.457.935 1.555.612 355.836 504.653 4.255.740 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.6
1.Panjang Jalan Tol yang beroperasi km 338,41 346,15 262,8 646.82 919.27 2.513,45 PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II IKK3 .7 Tingkat pencapaian kualitas kondisi jalan dan jembatan wilayah 2 % 100 100 100 100 100 100 32.043 34.986 38.136 14.598 15.262 135.025 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.7
1.Rating kondisi jalan 2,65 2,63 2,62 2,62 2,51 2,51
2.Presentase jembatan dalam kondisi baik % 82 90 92 95.0 98.0 98.0 PELAKSANA: Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan IKK3 .8 Tingkat kualitas layanan keteknikan bidang jalan dan jembatan % 100 100 100 100 100 100 35.222 37.688 40.326 135.053 105.615 353.904 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.8
1.NSPK bidang Jalan dan Jembatan yang diterbitkan Jumlah 10 10 10 10 10 50
2.Pencapaian rating keselamatan jalan Nilai 3,5 3,1 3 2,9 2,8 2,8
3.Tingkat kualitas data dan sistem informasi jalan dan jembatan % 100 100 100 100 100 100 - Tingkat Kematangan Penyelenggaraan Statistik Sektoral - Indeks SPBE - Tingkat Penerapan Transformasi Digital
4.Tingkat fasilitasi layanan peningkatan kompetensi fungsional % 100 100 100 100 100 100 PELAKSANA: Balai Bina Teknik Jalan dan Jembatan IKK3 .9 Tingkat pelayanan keteknikan bidang jalan dan jembatan % 100 100 100 100 100 100 18.565 19.864 21.255 28.452 28.748 116.884 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.9 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total
1.Teknologi bidang jalan dan jembatan yang dikembangkan Jumlah 4 4 4 4 4 20
2.Tingkat fasilitasi pengujian laboratorium dan advis teknik % 100 100 100 100 100 100 PELAKSANA: Balai Bina Teknik Jalan dan Jembatan IKK3 .10 Tingkat kepatuhan intern dalam penyelenggaraan jalan % 100 100 100 100 100 100 15.000 16.050 17.173 11.918 10.596 70.737 Parameter Indikator Kinerja Kegiatan 3.10
1.Presentase NSPK pembinaan dan pengendalian kepatuhan intern yang diterbitkan % 100 100 100 100 100 100
2.Tingkat fasilitasi penyusunan dokumen SPIP Jumlah 30 30 30 30 30 30
3.Tingkat pelayanan penanganan pengaduan masyarakat % 100 100 100 100 100 100 PELAKSANA: Sekretariat Direktorat Jenderal OUTPUT KEGIATAN 3: 1 OUTPUT KEGIATAN 3.1: Penanggulangan Darurat Akibat Bencana 1 Jumlah bantuan tanggap darurat kebutuhan mendesak yang disalurkan Dok 12 12 12 12 12 60 PELAKSANA: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan OUTPUT KEGIATAN 3.2: 1 Pengaturan dan pembinaan sistem dan strategi penyelenggaraan jalan dan jembatan 1 Jumlah Dokumen Keterpaduan Sistem Jaringan Jalan dan Jembatan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Penyusunan Strategi, Program, dan Anggaran Dok 1 1 1 1 1 5 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Jalan Daerah Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah Dokumen Pengelolaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri Dok 1 1 1 1 1 5 5 Jumlah Dokumen Pemantauan dan Evaluasi Dok 1 1 1 1 1 5 2 Pengelolaan Pengendalian Pelaksanaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri 1 Layanan pengendalian pelaksanaan pinjaman dan hibah luar negeri Layanan 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jalan OUTPUT KEGIATAN 3.3: 1 Pengaturan dan pembinaan pembangunan jalan 1 Jumlah Dokumen Pembinaan Perencanaan Teknis Pembangunan Jalan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jalan Wilayah I Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jalan Wilayah II Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jalan Wilayah III Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I OUTPUT KEGIATAN 3.4: 1 Pengaturan dan pembinaan preservasi jalan dan jembatan wilayah I 1 Jumlah DokumenPembinaan Perencanaan Teknis Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I.A Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I.B Dok 1 1 1 1 1 5 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 4 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I.C Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jembatan OUTPUT KEGIATAN 3.5: 1 Pengaturan dan pembinaan pembangunan jembatan 1 Jumlah Dokumen Pembinaan Perencanaan Teknis Pembangunan Jembatan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jembatan Wilayah I Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jembatan Wilayah II Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jembatan Wilayah III Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Jalan Bebas Hambatan OUTPUT KEGIATAN 3.6: 1 Pembinaan Teknik Penyelenggaraan jalan bebas hambatan 48.154 51.525 55.132 51.346 31.616 237.773 1 Jumlah Dokumen Pembinaan Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pembinaan Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Operasi dan Pemeliharaan Jalan Bebas Hambatan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Layanan Pengadaan Tanah 333.550 1.406.410 1.500.480 304.489 473.037 4.017.966 1 Jumlah Hektar Pembebasan Tanah Ha 13 43 43 43 43 185 2 Jumlah Dokumen Pengadaan Tanah Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II OUTPUT KEGIATAN 3.7: 1 Pengaturan dan pembinaan preservasi jalan dan jembatan wilayah II jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah Dokumen Pembinaan Perencanaan Teknis Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II.A Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II.B Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah Dokumen Pembinaan Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II.C Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan OUTPUT KEGIATAN 3.8: 1 Pembinaan Teknik Bidang Jalan dan Jembatan 1 Jumlah Dokumen pelaksanaan pengelolaan aset dan laboratorium jalan dan jembatan Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah Dokumen penyusunan dan diseminasi norma, standar, prosedur dan kriteria Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah dokumen pelaksanaan keselamatan dan keamanan jalan dan jembatan Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah dokumen pengaturan data dan pengembangan sistem informasi jalan dan jembatan Dok 1 1 1 1 1 5 5 Jumlah dokumen pengembangan keahlian dan profesi dan pengelolaan jabatan fungsional Dok 1 1 1 1 1 5 PELAKSANA: Balai Bina Teknik Jalan dan Jembatan OUTPUT KEGIATAN 3.9: 1 Layanan keteknikan bidan jalan dan jembatan jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah dokumen pengembangan teknologi bidang Jalan dan Jembatan Dok 4 4 4 4 4 20 2 Jumlah dokumen layanan pengujian laboratorium dan advis teknik bidang jalan dan jembatan Dok 4 4 4 4 4 20 PELAKSANA: Direktorat Kepatuhan Internal OUTPUT KEGIATAN 3.10: 1 Penyusunan Norma, Standar, Prosedur, Kriteria, perencanaan pemantauan dan evaluasi pembinaan dan pengendalian kepatuhan internal 1 Jumlah dokumen penyusunan dan pembinaan teknis pelaksanaan NSPK pembinaan dan pengendalian kepatuhan internal Dok 1 1 1 1 1 5 2 Jumlah dokumen pembinaan dan pengendalian kepatuhan internal Dok 1 1 1 1 1 5 3 Jumlah dokumen pemantauan dan pengendalian kepatuhan internal Dok 1 1 1 1 1 5 4 Jumlah dokumen pelaporan pembinaan dan pengendalian kepatuhan internal Laporan 12 12 12 12 12 60 PROGRAM: DUKUNGAN MANAJEMEN SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR % 72,39 75,61 77,97 84,50 87,81 87,81 SASARAN PROGRAM : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA PROGRAM : Tingkat kualitas dukungan manajemen Kementerian PUPR dan tugas teknis lainnya % 55.92 63.35 71.54 90,44 94,58 94,58 KEGIATAN 1: Dukungan Manajemen Ditjen Bina Marga SASARAN KEGIATAN: Peningkatan efektivitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan jalan 2.895.296 3.107.968 3.351.864 2.370.430 2.391.431 14.116.989 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total Nilai SAKIP (masuk ke Dit SSPJJ program konektivitas) 1 Tingkat pengelolaan perencanaan, keuangan, BMN & Umum % 98,69 99,3 98,58 99,80 100 100 Indikator kinerja pelaksanaan anggaran ( Tingkat pengelolaan Keuangan) Nilai 93,7 94,3 94,6 94,08 95 95 Tingkat Kualitas Layanan Perbendaharaan dan PNBP (Indikator Berupa Ketepatan Waktu Penyampaian Proposal PNBP) % 100 100 100 100 100 100 Tingkat Kualitas Laporan Keuangan (Opini tingkat Kementerian, indikator berupa ketepatan waktu penyampaian laporan) % 100 100 100 100 100 100 Tingkat Kualitas Laporan Penyelenggaraan SPIP (hanya ada di Kementerian, di tingkat unor: Penilaian Mandiri Maturitas SPIP). Jika dimasukan, masuk IKK Kepegawaian Nilai n.a. n.a. 3,75 4 4 4 2 Tingkat fasilitasi produk hukum dan advokasi hukum jumlah 2 8 7 2 3 22 Tingkat layanan penyusunan rancangan peraturan perundang- undangan, pembinaan hukum dan pemberian bantuan hukum % 100 100 100 100 100 100 Tingkat efektifitas penyelesaian produk hukum % 100 100 100 100 100 100 Tingkat efektifitas advokasi hukum % 100 100 100 100 100 100 Jumlah laporan layanan komunikasi publik Tindak lanjut Pengaduan Masyarakat SP4N LAPOR % 70 72 73 74 100 100 Tingkat Persepsi/sentimen positif dan netral pemberitaan di media massa % 65 67 69 71 72 72 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 3 Persentase Tingkat Pengelolaan Barang Milik Negara % 100 100 100 100 100 100 Jumlah dokumen pengelolaan Barang Milik Negara Tingkat Efektifitas Pengelolaan BMN (Penatausahaan, Pemanfaatn, dan Penertiban) 4 Persentase Tingkat Pelayanan Kepegawaian DJBM % 100 100 100 100 100 100 Jumlah laporan kepegawaian dan umum Kualitas Layanan Manajemen SDM (Ditjen BM dapat mengeluarkan angka di tahun 2022-2023-2024) % n.a. n.a. n.a. 83 86 86 Tingkat Kesesuaian Kelembagaan (Ditjen BM dapat mengeluarkan angka di tahun 2022-2023-2024) % n.a. n.a. n.a. 84 85 85 Tingkat Maturitas SPIP (hanya ada di Kementerian, di tingkat unor: Penilaian Mandiri Maturitas SPIP) Tingkat Digitalisasi Arsip (DPSI) KOORDINATOR : Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Marga PELAKSANA: Balai Pelaksana Jalan OUTPUT KEGIATAN : 2.377.989 2.544.449 2.722.560 1.209.607 3.117.059 11.971.664 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total PELAKSANA: Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan - OUTPUT KEGIATAN : 45.339 48.513 51.909 55.543 59.431 260.735 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Sekretariat Direktorat Jenderal - OUTPUT KEGIATAN : 206.750 231.223 173.747 281.945 945.550 1.839.215 1 Layanan dukungan manajemen Eselon 1 - 1 Jumlah laporan kepegawaian dan umum Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Jumlah laporan keuangan - 3 Jumlah dokumen penyusunan rancangan peraturan perundang- undangan, pembinaan hukum dan pemberian bantuan hukum Layanan 1 1 1 1 1 - 4 Jumlah laporan layanan komunikasi publik - 5 Jumlah dokumen pengelolaan Barang Milik Negara - 2 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - 1 Jumlah Layanan Perkantoran - PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jalan OUTPUT KEGIATAN : 24.019 25.701 27.500 7.100 31.485 115.805 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I OUTPUT KEGIATAN : 10.429 11.157 11.940 6.482 13.670 53.678 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Pembangunan Jembatan - OUTPUT KEGIATAN : 21.230 22.716 24.306 16.669 27.828 112.749 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Jalan Bebas Hambatan - OUTPUT KEGIATAN : 61.160 65.441 70.022 77.864 80.169 354.656 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total OUTPUT KEGIATAN : 14.601 15.623 16.716 5.684 19.139 71.763 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan - OUTPUT KEGIATAN : 42.022 44.963 48.111 48.752 55.082 238.930 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Balai Bina Teknik Jalan dan Jembatan - OUTPUT KEGIATAN : 27.874 29.826 31.913 15.410 36.538 141.561 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Direktorat Kepatuhan Internal - OUTPUT KEGIATAN : 5.000 5.350 5.724 7.166 6.554 29.794 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - PELAKSANA: Badan Pengatur Jalan Tol - OUTPUT KEGIATAN : 58.879 63.000 67.410 15.451 77.178 281.918 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal - 1 Jumlah Layanan Sarana dan Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 - 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker - jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUA N TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 Total 2020 2021 2022 2023 2024 Total 1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 - 3 Layanan Perkantoran - 1 Jumlah Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 - jdih.pu.go.id
3.Direktorat Jenderal Cipta Karya PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) UNIT ORGANISASI: DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA PROGRAM: PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SASARAN STRATEGIS: Meningkatnya Penyediaan Akses Perumahan dan Infrastruktur Permukiman yang Layak, Aman, dan Terjangkau INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS: Persentase peningkatan penyediaan akses perumahan dan infrastruktur permukiman yang layak, aman, dan terjangkau 1 Persentase peningkatan pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living % 47,00 60,29 70,08 80,07 89,17 98.57 98.57 22.009.965 31.334.951 26.107.819 8.705.122 24.117.392 122.275.250 SASARAN PROGRAM: Meningkatnya pelayanan infrastruktur perumahan dan permukiman yang layak dan aman 20.714.714 29.973.350 24.637.455 17.789.719 23.025.024 116.140.261 INDKATOR KINERJA PROGRAM: Persentase peningkatan pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 47.00 60,29 70.08 80.07 89,17 98.57 98.57 1 Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak % 89,27 (JP: 20,18) 91,80 (JP: 23,60) 93,80 (JP: 25,40) 95,90 (JP: 27,10) 97,90 (JP: 28,90) 100 (JP: 30,40) 100 (JP: 30,40) 2 Persentase rumah tangga dengan akses air limbah domestik layak dan aman % 77,44 Akses Layak (Termas uk 7,5% 78,1 Akses Layak (Terma suk 9,65% 79,43 Akses Layak (Terma suk 11% 82,07 Akses Layak (Termas uk 13% 86,03 Akses Layak (Termas uk 14% 90 Akses Layak (Terma suk 15% 90 Akses Layak (Termas uk 15% jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Akses Aman) Akses Aman) Akses Aman) Akses Aman) Akses Aman) Akses Aman) Akses Aman) 3 Persentase rumah tangga dengan akses sampah yang terkelola di perkotaan % 60.64 (BPS 2016, diolah Bappenas) 76.62 79.21 84.41 92.21 100.00 100.00 4 Persentase luasan kawasan permukiman yang ditingkatkan kualitasnya % 1.62 17.35 41.15 64.41 82.03 100.00 100.00 5 Persentase kab/kota yang terfasilitasi implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal % 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 6 Persentase inisiasi penerapan bangunan gedung hijau % 0,00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 100.00 7 Persentase sarana prasarana strategis yang ditingkatkan kualitasnya % 0,00 38,18 56,94 73,68 86,04 100,00 100.00 KEGIATAN 1: PENYELENGGARAAN PERMUKIMAN DAN BANGUNAN GEDUNG 7.729.038 8.090.086 7.039.657 7.241.763 11.855.105 41.955.649 SASARAN KEGIATAN 1.1: Meningkatnya keterpaduan perencanaan dan kualitas kawasan permukiman 3.353.895 4.003.429 4.134.775 4.982.363 2.851.016 19.325.478 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan keterpaduan perencanaan dan kualitas kawasan permukiman ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 16,37 41,73 62,98 82,03 100 100 1 Persentase dokumen keterpaduan perencanaan kawasan permukiman % 0 15 42 62 80.77 100 100 2 Persentase peningkatan kualitas kawasan permukiman % 1.62 17.35 41.15 64.41 83.29 (ditamba h 245.32 Direktif) 100.00 (ditamb ah 269 direktif) 100.00 (ditamba h 269 Direktif) jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) SASARAN KEGIATAN 1.2: Meningkatnya kualitas penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan 2,527,526 3,302,022 2,149,216 941.455 7.242.346 16.162.565 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kualitas penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 60.00 70.00 80.00 89.25 97.50 97.50 1 Persentase kab/kota yang terfasilitasi implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal % 100 100 100 100 100 100 100 2 Persentase dukungan pengembangan penyelenggaraan bangunan gedung % 0 20.00 40.00 60.00 80.00 (Ditamba h 1452.26 direktif) 100.00 (Ditam bah 1452.9 5 direktif) 100.00 (Ditamb ah 1452.95 direktif) 3 Persentase dukungan pengembangan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan % 0 20.00 40.00 60.00 77.00 90.00 90.00 SASARAN KEGIATAN 1.3: Meningkatnya kualitas sarana prasarana olahraga dan pasar 1.847.617 784.635 755.666 1.317.945 1.761.743 6.467.606 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kualitas sarana prasarana olahraga dan pasar yang tertib dan andal --- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 50,74 66,67 79,26 83,20 100,00 100.00 1 Persentase sarana prasarana olahraga yang tertib dan andal % 90.00 100.00 100.00 71,43 100.00 100.00 2 Persentase sarana prasarana pasar yang tertib dan andal % 42.22 60.00 77.78 78,18 100.00 100.00 3 Persentase sarana prasarana strategis lainnya yang tertib dan andal % 20,00 40,00 60,00 100,00 100,00 100,00 KOORDINATOR: DIREKTORAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) PELAKSANA: DIREKTORAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Kawasan Permukiman Jumlah kab/kota yang mendapatkan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan kawasan permukiman Kab/Kota 509 509 509 509 509 509 101,837 106,929 112.275 242,778 90,247 654,066 2 Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Jumlah dokumen perencanaan pembangunan infrastruktur permukiman Dok 8 14 10 6 10 48 32.000 56.000 40.000 13,740 20,000 161,740 3 Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Luas pembangunan dan pengembangan kawasan permukiman Hektar 920 2.471 2.385 440 5,174 11,390 2,059,888 3.090.500 3.232.500 3,740,096 2,205,564 14,328,548 4 Pembangunan Infrastruktur Permukiman Berbasis Masyarakat Luas pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat Hektar 1.813 1.280 1.280 1,410 1,410 7,193 1,160,170 750,000 750,000 985,749 535,205 4,181,124 PELAKSANA: DIREKTORAT BINA PENATAAN BANGUNAN OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Penataan Lingkungan Jumlah kab/kota yang mendapatkan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Kab/Kota 509 509 509 509 509 509 216,049 236,048 236,048 50.432 55.743 794.320 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) bangunan gedung dan penataan bangunan 2 Pembinaan dan Pengelolaan Rumah Negara Jumlah unit rumah negara yang mendapatkan pembinaan dan pengelolaan Unit Rumah Negara 1.800 1.800 1.800 1.818 1.800 9.018 13,575 15,231 15,679 15.211 16.459 76.155 3 Pengembangan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Luas pengembangan penyelenggaraan bangunan gedung M2 10.000 10.000 10.000 11.534 10.348 51.882 1,039,806 1,809,175 972,675 368.655 636.050 4.826.362 4 Pengembangan Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan Jumlah kawasan pengembangan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan Kawasan 20 20 20 16 20 96 1,258,096 1,241,567 924,815 507.157 6.534.094 10.465.729 PELAKSANA: DIREKTORAT PRASARANA STRATEGIS OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Olahraga Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana olahraga Gedung 9 1 0 30 16 56 260,717 28,969 - 776.724 600.706 1.667.116 2 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Pasar Jumlah pasar yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana pasar Pasar 19 8 8 8 12 55 1.581.900 750.666 750.666 520.718 1.161.037 4.764.987 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 3 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Strategis Lainnya Bidang Permukiman Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana strategis lainnya Bidang Permukiman Gedung 2 2 2 0 0 6 5.000 5.000 5.000 20.504 0 35.504 KEGIATAN 2: PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI PRASARANA PENDIDIKAN 4,418,000 3.498.411 2.887.474 3.068.637 3.149.607 17.022.128 SASARAN KEGIATAN 2.1: Meningkatnya kualitas sarana prasarana pendidikan 4,418,000 3.498.411 2.887.474 3.068.637 3.149.607 17.022.128 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan yang tertib dan andal --- dihitung dari indikator: % 25,63 47,21 68,11 88,87 100,00 100,00 1 Persentase sarana prasarana pendidikan yang tertib dan andal % 25,63 47,21 68,11 88,87 100,00 100,00 KOORDINATOR: DIREKTORAT PRASARANA STRATEGIS PELAKSANA: DIREKTORAT PRASARANA STRATEGIS OUTPUT KEGIATAN : 1 Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Pendidikan Dasar dan Menengah Jumlah sekolah yang mendapatkan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana pendidikan dasar dan menengah Sekolah 1.191 1.000 998 406 412 4007 2.487.441 2.088.532 2.084.532 1.058.558 1.246.728 8.965.791 2 Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan Dasar dan Menengah Baru jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah sekolah yang mendapatkan pembangunan sarana prasarana pendidikan dasar dan menengah baru Sekolah 0 0 2 46 0 48 - - 4.000 167.829 - 171.829 3 Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Madrasah dan Sekolah Keagamaan Jumlah sekolah yang mendapatkan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana madrasah dan sekolah keagamaan Sekolah 171 150 128 75 90 614 379.880 333.228 284.798 607.477 444.378 2.049.762 4 Pembangunan Sarana Prasarana Madrasah dan Sekolah Keagamaan Baru Jumlah sekolah yang mendapatkan pembangunan sarana prasarana madrasah dan sekolah keagamaan baru Sekolah 0 0 2 0 0 2 - - 4.000 - - 4.000 5 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Perguruan Tinggi Negeri Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana perguruan tinggi negeri Gedung 33 30 15 52 34 164 874,317 794,834 397,417 1.183.294 1.329.145 4.579.006 6 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana perguruan tinggi keagamaan islam negeri Gedung 12 5 2 2 2 23 676,361 281,817 112,727 51.478 21.987 1.144.370 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 7 Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Strategis Lainnya Bidang Pendidikan*** Jumlah Gedung yang Mendapatkan Pembangunan, Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Strategis Lainnya Bidang Pendidikan Gedung N/A N/A N/A N/A 3 3 107.369 107.369 KEGIATAN 3: PENYELENGGARAAN AIR MINUM YANG LAYAK 5,470,862 12,151,782 6,793,351 3,498,628 3,573,579 31,488,202 SASARAN KEGIATAN 3.1: Meningkatnya kontribusi pemenuhan akses air minum jaringan perpipaan 5,470,862 12,151,782 6,793,351 3,498,628 3,573,579 31,488,202 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kontribusi pemenuhan akses air minum jaringan perpipaan---- dihitung dari indikator: % 20,97 22,02 22,92 22,42 22,82 22,82 1 Persentase rumah tangga dengan akses air minum Jaringan Perpipaan (JP) % 20,18 20,97 22,02 22,92 22,42 22,82 22,82 KOORDINATOR: DIREKTORAT AIR MINUM PELAKSANA: DIREKTORAT AIR MINUM OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan dan Pengawasan Pengembangan SPAM Jumlah kab/kota yang mendapatkan pembinaan dan pengawasan pengembangan sistem penyediaan air minum Kab/Kota 509 509 509 509 509 509 241,597 280,300 294,294 209,644 179,780 1,205,615 2 Pembangunan SPAM jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah kapasitas SPAM yang dibangun Liter/detik 1.530 4.600 1.530 765 765 9.190 2,677,500 8,050,000 2,677,500 1,338,750 1,338,750 16,082,500 3 Peningkatan SPAM Jumlah peningkatan kapasitas SPAM eksisting Liter/detik 75 375 375 187 188 1.199 90,000 449,600 449,600 224.700 224.900 1.438.800 4 Perluasan SPAM Jumlah sambungan rumah (SR) yang mendapatkan perluasan SPAM SR 110.000 192.000 192.000 2.480 19.888 516.368 1,261,765 2,162,369 2,162,369 1,232,075 1,275,439 8,094,017 5 SPAM Berbasis Masyarakat Jumlah sambungan rumah (SR) yang mendapatkan layanan SPAM berbasis masyarakat SR 400.000 400.000 400.000 170.080 189.256 1.559.336 1,200,000 1,200,000 1,200,000 486,211 544,111 4,630,322 6 Pembinaan Teknis Bidang Air Minum* Jumlah orang yang mendapatkan pembinaan teknis bidang air minum Orang 0 800 800 800 800 3,200 0 8,513 8,538 4,740 7,712 29,503 7 Fasilitasi PengembanganTeknologi dan Pengelolaan Peralatan Bidang Air Minum* Jumlah laporan fasilitasi pengembangan teknologi dan pengelolaan peralatan bidang air minum Laporan 0 1 1 1 1 4 0 1,000 1,050 2,508 2,887 7,445 *) Target kinerja dan pendanaan pada TA 2020 berada di Sekretariat Direktorat Jenderal dan dialihkan pada Direktorat Air Minum sejak TA 2021. Belum diamanatkan dalam Tugas dan Fungsi Direktorat Air Minum sesuai Permen PUPR No. 13 Tahun 2020 KEGIATAN 4: PENYELENGGARAAN SANITASI YANG LAYAK 2,946,892 6,005,185 7,688,319 3,769,354 3,806,915 24,216,668 SASARAN KEGIATAN 4.1: Meningkatnya kontribusi pemenuhan akses sanitasi 2,946,892 6,005,185 7,688,319 3,769,354 3,806,915 24,216,668 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kontribusi pemenuhan akses sanitasi ---- dihitung pada masing-masing indikator: 1 Persentase rumah tangga yang terlayani prasarana dan sarana air limbah domestik layak dan aman % 77,44% Akses Layak (Termasuk 7,5% Akses Aman) 77,50 Akses Layak (Termasu k 7,88% Akses Aman) 77,57 Akses Layak (Termasu k 8,31% Akses Aman) 77,64 Akses Layak (Termasuk 8,77% Akses Aman) 78,25 Akses Layak (Termasuk 8,67% Akses Aman) 78,35 Akses Layak (Termasu k 8,68% Akses Aman) 78,35 Akses Layak (Termasuk 8,68% Akses Aman) 2 Persentase rumah tangga yang sampahnya terkelola (baik melalui penanganan maupun pengurangan) di perkotaan % 60,64% (BPS 2016, diolah Bappenas) 63,20% 64,46% 65,96% 66,58% 66,97% 66,97% 3 Persentase rumah tangga yang terlayani infrastruktur drainase lingkungan % 0 15% 35% 55% 45,40% 46,42% 46,42% KOORDINATOR: DIREKTORAT SANITASI PELAKSANA: DIREKTORAT SANITASI OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan dan Pengawasan Pengembangan Sanitasi Jumlah kab/kota yang mendapatkan pembinaan dan pengawasan pengembangan sanitasi Kab/Kota 509 509 509 509 509 509 464.704 487.940 512.337 172,003 165,160 1,802,144 2 Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah kepala keluarga (KK) yang mendapatkan layanan sistem pengelolaan air limbah KK 104.000 331.000 407.000 45.732 2.000 889.732 973.000 3.116.000 3.835.119 1,955,137 2,237,221 12,116,477 3 Sistem Pengelolaan Drainase Lingkungan Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan layanan sistem pengelolaan drainase lingkungan KK 2.625 3.500 3.500 100 100 9.825 48.563 64.750 64.750 8,214 8,214 194,492 4 Sistem Pengelolaan Persampahan Jumlah kepala keluarga (KK) yang mendapatkan layanan sistem pengelolaan persampahan KK 411.000 684.000 1.003.000 739.390 91.000 2.928.390 1.199.000 2.000.000 2.934.699 331,485 355,778 6,820,962 5 Sanitasi Berbasis Masyarakat Jumlah kepala keluarga (KK) yang mendapatkan layanan sanitasi berbasis masyarakat KK 50.800 62.800 62.800 22.319 86.820 285.539 261.625 327.415 327.415 1,293,129 1,015,542 3,225,126 6 Pembinaan Teknis Bidang Sanitasi* Jumlah orang yang mendapatkan pembinaan teknis bidang sanitasi Orang 0 240 300 350 450 1.340 0 4.581 6.000 4,324 15,000 29,905 7 Fasilitasi Pengembangan Teknologi dan Pengelolaan Peralatan Bidang Sanitasi* Jumlah laporan fasilitasi pengembangan teknologi dan pengelolaan peralatan bidang sanitasi Laporan (2020- 2022) Layanan (2023- 2024) 0 18 27 1 1 45 / 1 0 4.500 8.000 5,062 10,000 27,562 *) Target kinerja dan pendanaan pada TA 2020 berada di Sekretariat Direktorat Jenderal dan dialihkan pada Direktorat Sanitasi sejak TA 2021. Belum diamanatkan dalam Tugas dan Fungsi Direktorat Sanitasi sesuai Permen PUPR No. 13 Tahun 2020 KEGIATAN 5: PENYELENGGARAAN PEMBINAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN 149.922 227.885 228.653 211,337 639,818 1,457,613 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) SASARAN KEGIATAN 5.1: Meningkatnya kinerja perencanaan, pemrograman, dan evaluasi infrastruktur permukiman 35.896 36.837 35.105 66,040 401,740 575,618 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kinerja perencanaan, pemrograman, dan evaluasi infrastruktur permukiman ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 73,33 80,00 86,67 85,16 86 86 1 Tingkat implementasi perencanaan penyelenggaraan infrastruktur permukiman % 100 100 100 90 90 90 2 Nilai kinerja anggaran % 100 100 100 95,43 96 96 3 Nilai realisasi penyiapan kegiatan kerjasama dan bantuan luar negeri % 20 40 60 80 80 80 4 Tingkat Implementasi Penyelenggaraan Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Ditjen Cipta Karya % N/A N/A N/A 75,21 76,11 76,11 SASARAN KEGIATAN 5.2: Terlaksananya Dukungan Layanan Kebencanaan Bidang Permukiman 57,380 122,500 122,500 100,000 165,000 567,380 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase dukungan layanan kebencanaan bidang permukiman ---- dihitung dari indikator: % 4,76 28,57 52,38 94,56 100 100.00 1 Persentase dukungan layanan tanggap bencana bidang permukiman % 4.76 28.57 52.38 94,56 100.00 100.00 SASARAN KEGIATAN 5.3: Meningkatnya kualitas pembinaan teknis dalam penyelenggaraan perumahan dan infrastruktur permukiman 41.646 53.548 56.048 36,100 60,820 248,161 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kualitas pembinaan teknis dalam penyelenggaraan perumahan dan infrastruktur permukiman - -- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 39,63 54,72 70,28 91,68 100,00 100,00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Persentase NSPK bidang permukiman dan perumahan % 19 39 61 80 100 100 2 Persentase rekomendasi teknis keandalan bangunan gedung dan kawasan permukiman % 20 40 60 80 100 100 3 Persentase penyediaan data dan sistem informasi yang berkualitas % 100 100 100 100 100 100 4 Persentase dukungan pengembangan kompetensi dan kontribusi jabatan fungsional bidang permukiman % 20 40 60 89 100 100 SASARAN KEGIATAN 5.4: Meningkatnya kepatuhan intern dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman 15,000 15,000 15,000 7,765 12,258 66,454 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peningkatan kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman --- dihitung dari rerata gabungan indikator: % 20.00 40.00 60.00 80.00 100 100 1 Persentase pembinaan dan pengembangan kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman % 20.00 40.00 60.00 80.00 100 100 2 Persentase pengendalian kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman % 20.00 40.00 60.00 80.00 100 100 Indikator Kinerja Kegiatan: Nilai Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko --- Dihitung dari hasil penilaian efektivitas penerapan manajemen risiko Nilai N/A N/A N/A 73 75 75 KOORDINATOR: DIREKTORAT BINA TEKNIK PERMUKIMAN DAN PERUMAHAN jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) PELAKSANA: DIREKTORAT SISTEM DAN STRATEGI PENYELENGGARAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN OUTPUT KEGIATAN : 1 Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan perencanaan pembangunan infrastruktur permukiman Laporan 1 1 1 1 1 5 6,250 6,250 7,500 5,929 135,810 161,739 2 Program dan Anggaran Pembangunan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan program dan anggaran pembangunan infrastruktur permukiman Laporan 1 1 1 1 1 5 6,250 6,250 7,500 36,175 177,160 233,335 3 Pengelolaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri Pembangunan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan penyusunan program dan pengelolaan PHLN bidang pembangunan infrastruktur permukiman Laporan 1 1 1 1 1 5 17,146 18,087 12,605 17,791 15,223 80,852 4 Pengendalian Pelaksanaan, Kinerja Program, dan Koordinasi Pengadaan Tanah Pembangunan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan pengendalian pelaksanaan, kinerja program dan koordinasi pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur permukiman Laporan 2 2 2 2 2 10 6,250 6,250 7,500 6,145 73,547 99,692 PELAKSANA: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) OUTPUT KEGIATAN : 1 Tanggap Darurat/Kebutuhan Mendesak Jumlah paket/laporan tanggap darurat/kebutuhan mendesak Paket/ Laporan 7 35 35 35 35 147 57,380 122,500 122,500 100,000 165,000 567,380 PELAKSANA: DIREKTORAT BINA TEKNIK PERMUKIMAN DAN PERUMAHAN OUTPUT KEGIATAN : 1 Peraturan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman* Jumlah NSPK penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman NSPK 15 10 11 12 6 11 50 9,913 11,048 11,048 6,700 9,947 48,655 2 Peningkatan Kompetensi Teknis dan Profesi Bidang Permukiman dan Perumahan Jumlah laporan pengembangan profesi bidang permukiman dan perumahan Laporan 0 2 2 2 2 2 10 4,500 5,000 5,500 9,000 6,588 30,588 3 Fasilitasi Keandalan Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Jumlah rekomendasi teknis keandalan bangunan gedung dan kawasan permukiman Rekomen dasi Teknis 0 40 40 40 55 40 215 6,233 9,000 9,500 2,500 10,900 38,133 4 Fasilitasi Pengembangan Teknologi Dan Pengelolaan Peralatan Infrastruktur Permukiman Dan Perumahan Jumlah laporan fasilitasi pengembangan teknologi dan pengelolaan peralatan infrastruktur Permukiman dan Perumahan Laporan 0 5 5 5 5 5 25 4,000 4,000 4,500 6,200 5,445 24,145 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 5 Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Infrastruktur Permukiman ** Jumlah laporan pengolahan data dan pengembangan sistem informasi Laporan 0 3 4 4 4 4 19 2,000 5,000 5,500 5,000 6,650 24,150 6 Bimbingan Teknik Bidang Permukiman dan Perumahan Jumlah bimbingan teknik bidang permukiman dan perumahan Angkatan 0 9 9 9 9 9 45 6,000 9,500 10,000 2,500 11,390 39,390 7 Penyelenggaraan Habitat** Jumlah laporan penyelenggaraan habitat Laporan 0 1 1 1 1 1 5 9.000 10.000 10.000 4,200 9,900 43,100 *) Pendanaan pada TA 2020 berada di direktorat sektor dan dialihkan pada Dit. Bina Teknik Permukiman dan Perumahan sejak TA 2021 sesuai dengan tugas, fungsi, dan penugasan unit kerja terkait. **) Pendanaan pada TA 2020 berada di Dit. SSPIP dan dialihkan pada Dit. Bina Teknik Permukiman dan Perumahan sejak TA 2021 sesuai dengan tugas, fungsi, dan penugasan unit kerja terkait. PELAKSANA: DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan Teknis Kepatuhan Intern dan Manajemen Risiko Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan pembinaan teknis kepatuhan intern dan manajemen risiko penyelenggaraan infrastruktur permukiman Laporan 1 1 1 1 1 5 7,500 7,500 7,500 3,710 6,531 33,741 2 Pengendalian Kepatuhan Intern dan Manajemen Risiko Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman Jumlah laporan pengendalian kepatuhan intern dan manajemen risiko penyelenggaraan infrastruktur permukiman Laporan 1 1 1 1 1 5 7,500 7,500 7,500 4,055 5,727 32,282 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) PROGRAM 5: DUKUNGAN MANAJEMEN SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR 72,39 75,61 77,97 84,50 87,81 87,81 SASARAN PROGRAM: Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA PROGRAM : Tingkat kualitas dukungan manajemen Kementerian PUPR dan tugas teknis lainnya % 55,92 63,35 71,54 90,44 94,58 94,58 KEGIATAN 1: DUKUNGAN MANAJEMEN PENYELENGGARAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN 1,295,252 1,361,601 1,470,364 915,403 1,092,368 6,134,988 SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya efektivitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan infrastruktur permukiman 1,295,252 1,361,601 1,470,364 915,403 1,092,368 6,134,988 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: % 1 Tingkat Kualitas Pembinaan dan Pengelolaan Tata Naskah Dinas, Kearsipan, Penatausahaan Barang Milik Negara, dan Pengelolaan Ketatausahaan % 90 90 90 90 90 90 2 Tingkat Layanan Pembentukan Produk Hukum % 100 100 100 100 100 100 3 Tingkat Layanan Pengelolaan Kelembagaan dan Pengadministrasian Pegawai % 87,50 87,60 87,70 87,80 87,90 87,90 4 Tingkat Kinerja Pelaksanaan Anggaran % 100 100 100 91 91 91 5 Tingkat Layanan Komunikasi Publik % N/A N/A N/A 100 100 100 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) KOORDINATOR: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA PELAKSANA: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA 1,000,998 1,044,626 1,122,652 693,786 735,954 4,598,016 OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan Teknis Bidang Cipta Karya Jumlah orang yang mendapatkan pembinaan teknis bidang cipta karya Orang 5.261 4.380 4.480 2.752 2.752 19.625 60,749 49,204 50,327 13,091 13,091 186,462 2 Layanan Dukungan Manajemen Eselon I Jumlah layanan dukungan manajemen eselon I Layanan 1 1 1 1 1 5 11,897 12,135 12,377 48,830 57,492 142,730 3 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 37,807 37,333 39,200 32,907 66,413 213,659 4 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 377,179 396,038 415,840 62,635 62,635 1,314,328 5 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 513,366 549,917 604,908 536,323 536,323 2,740,837 PELAKSANA: DIREKTORAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN 28,652 31,358 34,327 22,453 22,450 139,239 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,523 1,599 1,679 1,298 1,298 7,397 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 1,650 1,733 1,819 1,000 1,000 7,202 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 25,478 28,026 30,829 20,155 20,152 124,640 PELAKSANA: DIREKTORAT BINA PENATAAN BANGUNAN 53,073 24,573 25,801 28,258 33,910 165,615 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,564 1,564 1,642 1,000 1,200 6,969 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 32,240 3,740 3,927 7,454 8,945 56,305 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 19,269 19,269 20,233 19,804 23,765 102,340 PELAKSANA: DIREKTORAT PRASARANA STRATEGIS 43,597 52,317 62,780 29,345 29,345 217,384 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 375 450 540 778 778 2,921 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 33,350 40,020 48,024 11,266 11,266 143,926 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 9,872 11,847 14,216 17,301 17,301 70,537 PELAKSANA: DIREKTORAT AIR MINUM 42,283 54,608 58,956 39,674 43,641 239,161 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 3,131 3,269 3,390 3,753 4,128 17,672 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 2,023 2,110 2,202 3,295.0 3,625 13,254 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 37,128 49,229 53,364 32,626 35,889 208,235 PELAKSANA: DIREKTORAT SANITASI 23,390 32,536 34,445 26,496 90,404 207,272 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,200 3,604 3,784 1,470 778 10,836 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 3,737 3,924 4,120 2,477 69,155 83,413 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 18,453 25,009 26,541 22,549 20,471 113,023 PELAKSANA: DIREKTORAT SISTEM DAN STRATEGI PENYELENGGARAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN 32,583 37,581 40,600 25,567 27,434 163,764 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 2,161 3,600 3,600 1,300 1,300 11,961 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 10,724 12,000 12,000 5,040 5,483 45,246 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 19,698 21,981 25,000 19,227 20,651 106,557 PELAKSANA: DIREKTORAT BINA TEKNIK PERMUKIMAN DAN PERUMAHAN 60,677 74,003 80,803 39,064 95,900 350,447 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,216 6,000 6,000 5,940 5,940 25,096 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATO R SATUAN Baseline 2019 TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 8,652 12,113 13,324 624 15,960 50,673 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 50,809 55,890 61,479 32,500 74,000 274,678 PELAKSANA: DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN 10,000 10,000 10,000 10,760 13,330 54,090 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Sarana dan Prasarana Internal Jumlah layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,500 1,500 1,500 579 300 5,379 2 Layanan Dukungan Manajemen Satker Jumlah layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 500 500 500 2,474 4,646 7,424 3 Layanan Perkantoran Jumlah layanan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 8,000 8,000 8,000 6,953 8,200 38,237 jdih.pu.go.id
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) UNIT ORGANISASI: DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN PROGRAM : PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN % 57,25 57,83 58,37 59,05 59,79 59,79 7.926.694,18 7.686.851 11.127.287 14.763.792 15.652.629,26 57.157.253,44 SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya penyediaan akses perumahan dan infrastruktur permukiman yang layak, aman, dan terjangkau INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS: 1 Persentase Pemenuhan Kebutuhan Rumah Layak Huni % 57,25 57,83 58,37 59,05 59,79 59,79 7.926.694,18 7.686.851 11.127.287 14.763.792 15.652.629,26 57.157.253,44 SASARAN PROGRAM : Meningkatnya Pelayanan Infrastruktur Perumahan dan Permukiman yang Layak dan Aman INDIKATOR KINERJA PROGRAM : 1 Persentase pemenuhan kebutuhan rumah layak huni % 56,80 56,91 57,07 57,31 57,58 57,58 7.564.479 6.883.109 9.877.612 13.283.132 13.905.991 51.514.323 2 Persentase rumah MBR yang mendapat bantuan PSU % 3,24 18,49 39,45 66,13 100,00 100,00 91,620.00 400,000.00 804,320.00 1,015,690.00 1,280,320.00 3,591,950.00 KEGIATAN 1: Penyediaan Akses Perumahan yang Layak dan Aman SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya Ketersediaan Rumah Layak Huni Unit 232,543 91,422 134,047 195,963 221,025 875,000 7,656,099.00 7,283,109.00 10,681,932.00 14,298,822.00 15,186,311.00 55,106,273.00 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah rumah Umum yang mendapat bantuan PSU Unit 8,500 40,000 55,000 70,000 88,845 262,345 91,620.00 400,000.00 804,320.00 1,015,690.00 1,280,320.00 3,591,950.00 2 Jumlah pemenuhan kebutuhan rumah yang layak huni melalui Fasilitasi Rumah Swadaya bagi MBR Unit 230,550 81,000 118,960 177,925 205,225 813,660 5,270,000.00 2,500,000.00 4,767,710.00 7,035,800.00 8,175,790.00 27,749,300.00 3 Jumlah pemenuhan kebutuhan rumah yang layak huni melalui melalui Pembangunan Rumah Khusus Unit 822 2,440 2,300 2,138 2,300 10,000 654,129.00 597,362.00 562,700.00 525,104.00 564,700.00 2,903,995.00 4 Jumlah pemenuhan kebutuhan rumah yang layak huni melalui Pembangunan Rumah Susun Unit 1,171 7,982 12,787 15,900 13,500 51,340 1,568,250.00 3,604,500.00 4,357,790.00 5,524,240.00 4,967,680.00 20,022,460.00 5 Jumlah Laporan Pembinaan dan Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Laporan 119 122 122 122 122 607 66,700.00 166,247.00 173,812.00 181,768.00 180,921.00 769,448.00 6 Jumlah Laporan Kepatuhan Pelaksanaan Penyelenggaraan Perumahan Laporan 9 9 9 9 9 45 5,400.00 15,000.00 15,600.00 16,220.00 16,900.00 69,120.00 KOORDINATOR : Direktorat Sistem dan Strategi Penyediaan Perumahan PELAKSANA: Direktorat Sistem dan Strategi Penyediaan Perumahan OUTPUT KEGIATAN : 1 Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Laporan 119 122 122 122 122 607 66,700.00 166,247.00 173,812.00 181,768.00 180,921.00 769,448.00 1 Jumlah laporan keterpaduan penyelenggaraan perumahan Laporan 5 4 4 4 4 21 13,770.00 15,147.00 16,662.00 18,328.00 10,161.00 74,068.00 2 Jumlah laporan strategi, program, dan penganggaran Laporan 9 9 9 9 9 45 11,400.00 32,520.00 33,820.00 35,170.00 36,750.00 149,660.00 3 Jumlah laporan kemitraan dan kelembagaan Laporan 5 9 9 9 9 41 6,230.00 17,210.00 17,900.00 18,620.00 19,450.00 79,410.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) penyelenggaraan perumahan 4 Jumlah Laporan Penyusunan Perencanaan Penyediaan Perumahan Laporan 100 100 100 100 100 500 35,300.00 101,370.00 105,430.00 109,650.00 114,560.00 466,310.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Umum dan Komersial OUTPUT KEGIATAN : 1 Pengembangan Kebijakan dan Evaluasi Rumah Umum dan Komersial Laporan 26 25 25 25 25 126 25,580.00 33,000.00 34,320.00 35,690.00 37,120.00 165,710.00 1 Jumlah laporan perencanaan teknik dan evaluasi rumah umum dan komersial Laporan 10 7 7 7 7 38 12,620.00 8,500.00 8,840.00 9,190.00 9,560.00 48,710.00 2 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan pembinaan rumah umum dan komersial Wilayah I Laporan 5 6 6 6 6 29 4,320.00 8,000.00 8,320.00 8,650.00 9,000.00 38,290.00 3 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan pembinaan rumah umum dan komersial Wilayah II Laporan 7 6 6 6 6 31 4,320.00 8,200.00 8,530.00 8,870.00 9,220.00 39,140.00 4 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan pembinaan rumah umum dan komersial Wilayah III Laporan 4 6 6 6 6 28 4,320.00 8,300.00 8,630.00 8,980.00 9,340.00 39,570.00 2 Pembangunan PSU Rumah Umum Unit 8,500 40,000 55,000 70,000 88,845 262,345 66,040.00 367,000.00 770,000.00 980,000.00 1,243,200.00 3,426,240.00 1 Jumlah rumah umum yang mendapat fasilitasi layanan bantuan PSU Unit 8,500 40,000 55,000 70,000 88,845 262,345 66,040.00 367,000.00 770,000.00 980,000.00 1,243,200.00 3,426,240.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) PELAKSANA: Direktorat Rumah Swadaya OUTPUT KEGIATAN : 1 Pengembangan dan Evaluasi Kebijakan Rumah Swadaya Laporan 16 10 10 10 10 56 27,000.00 37,100.00 26,210.00 27,450.00 28,740.00 146,500.00 1 Jumlah laporan perencanaan teknik dan evaluasi rumah swadaya Laporan 5 4 4 4 4 21 16,590.00 19,100.00 10,480.00 10,980.00 11,710.00 68,860.00 2 Jumlah laporan penyiapan dan pelaksanaan bantuan dan kemudahan perumahan swadaya Wilayah I Laporan 4 2 2 2 2 12 3,520.00 5,700.00 4,930.00 5,170.00 5,340.00 24,660.00 3 Jumlah laporan penyiapan dan pelaksanaan bantuan dan kemudahan perumahan swadaya Wilayah II Laporan 3 2 2 2 2 11 3,430.00 5,400.00 4,620.00 4,840.00 5,010.00 23,300.00 4 Jumlah laporan penyiapan dan pelaksanaan bantuan dan kemudahan perumahan swadaya Wilayah III Laporan 4 2 2 2 2 12 3,460.00 6,900.00 6,180.00 6,460.00 6,680.00 29,680.00 2 Bantuan dan Kemudahan Perumahan Swadaya 230,550 81,000 118,960 177,925 205,225 813,660 5,243,000.00 2,462,900.00 4,741,500.00 7,008,350.00 8,147,050.00 27,602,800.00 1 Jumlah bantuan stimulan pembangunan baru rumah swadaya Unit 800 - - - - 800 30.860,00 - - - - 30,860.00 2 Jumlah bantuan stimulan peningkatan kualitas rumah swadaya Unit 227.000 80.100 118.010 176.500 203.750 805.360 4,782,910.00 2,385,350.00 4,445,600.00 6,654,500.00 7,837,100.00 26,105,460.00 3 Jumlah bantuan pengembangan sarana hunian pendukung KSPN Unit 2.750 900 950 1.425 1.475 7.500 429,230.00 67,550.00 115,900.00 173,850.00 179,950.00 966,480.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 4 Jumlah fasilitasi penyediaan jasa rumah swadaya Unit - 10.000 180.000 180.000 130.000 500.000 - 10,000.00 180,000.00 180,000.00 130,000.00 500,000.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Khusus OUTPUT KEGIATAN : 1 Pengembangan kebijakan, dan evaluasi penyelenggaraan rumah khusus Laporan 20 16 16 16 16 84 16,850.00 24,000.00 25,000.00 25,150.00 27,000.00 118,000.00 1 Jumlah laporan perencanaan teknik rumah khusus Laporan 10 6 6 6 6 34 7,817.00 7,500.00 10,000.00 10,000.00 11,000.00 46,317.00 2 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah khusus Wilayah I Laporan 3 3 3 3 3 15 1,592.00 4,350.00 5,000.00 5,000.00 5,000.00 20,942.00 3 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah khusus Wilayah II Laporan 3 3 3 3 3 15 1,675.00 4,050.00 4,000.00 4,000.00 5,000.00 18,725.00 4 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah khusus Wilayah III Laporan 4 4 4 4 4 20 5,766.00 8,100.00 6,000.00 6,150.00 6,000.00 32,016.00 2 Pembangunan rumah khusus Unit 822 2,440 2,300 2,138 2,300 10,000 631,634.00 568,142.00 535,900.00 498,154.00 535,900.00 2,769,730.00 1 Jumlah rumah khusus yang dibangun Unit 822 2,440 2,300 2,138 2,300 10,000 631,634.00 568,142.00 535,900.00 498,154.00 535,900.00 2,769,730.00 3 Pemeliharaan dan perawatan rumah khusus Unit 320 290 100 100 100 910 5,645.00 5,220.00 1,800.00 1,800.00 1,800.00 16,265.00 1 Jumlah rumah khusus yang dipelihara Unit 320 290 100 100 100 910 5,645.00 5,220.00 1,800.00 1,800.00 1,800.00 16,265.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Susun jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) OUTPUT KEGIATAN : 1 Pengembangan kebijakan, dan evaluasi penyelenggaraan rumah susun Laporan 18 27 27 27 27 126 20,180.00 33,500.00 34,840.00 36,240.00 37,680.00 162,440.00 1 Jumlah laporan perencanaan teknik rumah susun Laporan 7 9 9 9 9 43 8,030.00 11,650.00 12,190.00 12,680.00 13,190.00 57,740.00 2 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah susun Wilayah I Laporan 3 6 6 6 6 27 4,850.00 8,000.00 8,360.00 8,700.00 9,040.00 38,950.00 3 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah susun Wilayah II Laporan 5 6 6 6 6 29 3,900.00 6,800.00 6,970.00 7,250.00 7,540.00 32,460.00 4 Jumlah laporan penyiapan, pemantauan, dan fasilitasi bantuan rumah susun Wilayah III Laporan 3 6 6 6 6 27 3,400.00 7,050.00 7,320.00 7,610.00 7,910.00 33,290.00 2 Pembangunan rumah susun Unit 1,171 7,982 12,787 15,900 13,500 51,340 1,407,380.00 3,466,500.00 3,963,700.00 5,088,000.00 4,590,000.00 18,515,580.00 1 Jumlah rumah susun yang dibangun Unit 1,171 7,982 12,787 15,900 13,500 51,340 1,407,380.00 3,466,500.00 3,963,700.00 5,088,000.00 4,590,000.00 18,515,580.00 3 Pemeliharaan dan perawatan rumah susun Tower 154 116 350 380 300 1,300 140,690.00 104,500.00 359,250.00 400,000.00 340,000.00 1,344,440.00 1 Jumlah rumah susun yang dipelihara Tower 154 116 350 380 300 1,300 140,690.00 104,500.00 359,250.00 400,000.00 340,000.00 1,344,440.00 PELAKSANA: Direktorat Kepatuhan Intern OUTPUT KEGIATAN : 1 Pembinaan dan pengendalian kepatuhan internal 9 9 9 9 9 45 5,400.00 15,000.00 15,600.00 16,220.00 16,900.00 69,120.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah laporan pembinaan dan pengembangan kepatuhan intern dan manajemen risiko Laporan 5 5 5 5 5 25 3,000.00 8,000.00 8,320.00 8,650.00 9,000.00 36,970.00 2 Jumlah laporan pengendalian kepatuhan intern dan manajemen risiko Laporan 4 4 4 4 4 20 2,400.00 7,000.00 7,280.00 7,570.00 7,900.00 32,150.00 PROGRAM: DUKUNGAN MANAJEMEN SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR % 72,39 75,61 77,97 84,5 87,81 87,81 SASARAN PROGRAM : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA PROGRAM : Tingkat kualitas dukungan manajemen Kementerian PUPR dan tugas teknis lainnya % 55.92 63.35 71.54 90,44 94,58 94,58 KEGIATAN 1: Dukungan Manajemen Penyelenggaraan Perumahan SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya efektivitas dan efisiensi tata kelola kesekretariatan Direktorat Jenderal Perumahan jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat efektivitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan perumahan
a.Tingkat penatausahaan Barang Milik Negara;
b.Tingkat Kinerja Pelaksanaan Anggaran;
c.Tingkat penatausahaan Barang Persediaan Bencana;
d.Tingkat layanan pembentukan Produk Hukum;
e.Tingkat layanan advokasi hukum;
f.Tingkat layanan komunikasi public;
g.Tingkat layanan pengelolaan kelembagaan, jabatan fungsional, dan pengadministrasian pegawai;
h.Tingkat kualitas pembinaan dan pengelolaan tata naskah dinas, kearsipan, dan pengelolaan ketatausahaan;
i.Jumlah layanan internal;
j.Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan;
k.Jumlah layanan gaji dan tunjangan; dan
l.Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran. % 89,69 87,06 85,56 90,19 93,38 89,18 270.595,18 403.742,00 445.355,00 464.970,00 466.318,26 2.050.980,44 Layanan 20,00 22,00 22,00 22,00 22,00 22,00 KOORDINATOR : Sekretariat Direktorat Jenderal Perumahan PELAKSANA: Sekretariat Direktorat Jenderal Perumahan 148.904,18 170.065,00 179.585,00 187.300,00 195.388,26 881.242,44 OUTPUT KEGIATAN : jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Layanan dukungan manajemen Eselon I 45.782,18 37.000,00 39.300,00 40.468,75 41.676,95 204.227,88 1 Jumlah Layanan dukungan manajemen Eselon I Layanan 1 1 1 1 1 5 45.782,18 37.000,00 39.300,00 40.468,75 41.676,95 204.227,88 2 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 3.911,00 3.500,00 3.760,00 3.870,00 4.000,00 19.041,00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 3.911,00 3.500,00 3.760,00 3.870,00 4.000,00 19.041,00 3 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 8.682,00 6.365,00 7.390,00 7.610,00 7.840,00 37.887,00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 8.682,00 6.365,00 7.390,00 7.610,00 7.840,00 37.887,00 4 Layanan Perkantoran Layanan 2 2 2 2 2 10 90.529,00 123.200,00 129.135,00 135.351,25 141.871,31 620.086,56 1 Jumlah layanan gaji dan tunjangan Layanan 1 1 1 1 1 5 68.789,00 100.500,00 105.525,00 110.801,25 116.341,31 501.956,56 2 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 21.740,00 22.700,00 23.610,00 24.550,00 25.530,00 118.130,00 PELAKSANA: Direktorat Sistem dan Strategi Penyediaan Perumahan 75,760.00 201,577.00 227,120.00 236,200.00 226,740.00 967,397.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,850.00 1,867.00 19,420.00 20,200.00 2,100.00 45,437.00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 1,850.00 1,867.00 19,420.00 20,200.00 2,100.00 45,437.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 16,100.00 107,550.00 111,850.00 116,320.00 120,970.00 472,790.00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 16,100.00 107,550.00 111,850.00 116,320.00 120,970.00 472,790.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 3 Layanan Perkantoran Bulan 1 1 1 1 1 5 57,810.00 92,160.00 95,850.00 99,680.00 103,670.00 449,170.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 57,810.00 92,160.00 95,850.00 99,680.00 103,670.00 449,170.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Umum dan Komersial 10,540.00 6,500.00 6,800.00 7,100.00 7,410.00 38,350.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 370.00 300.00 350.00 400.00 450.00 1,870.00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 370.00 300.00 350.00 400.00 450.00 1,870.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 4,570.00 2,400.00 2,500.00 2,600.00 2,700.00 14,770.00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 4,570.00 2,400.00 2,500.00 2,600.00 2,700.00 14,770.00 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 5,600.00 3,800.00 3,950.00 4,100.00 4,260.00 21,710.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 5,600.00 3,800.00 3,950.00 4,100.00 4,260.00 21,710.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Swadaya 13,260.00 6,900.00 7,230.00 7,570.00 7,910.00 42,870.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 430.00 400.00 450.00 500.00 550.00 2,330.00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 430.00 400.00 450.00 500.00 550.00 2,330.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 4,380.00 2,000.00 2,100.00 2,200.00 2,300.00 12,980.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 4,380.00 2,000.00 2,100.00 2,200.00 2,300.00 12,980.00 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 8,450.00 4,500.00 4,680.00 4,870.00 5,060.00 27,560.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 8,450.00 4,500.00 4,680.00 4,870.00 5,060.00 27,560.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Khusus 12,341.00 6,400.00 7,150.00 7,400.00 7,650.00 40,941.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 664.00 200.00 750.00 800.00 850.00 3,264.00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 12 200.00 750.00 800.00 850.00 3,264.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 2,477.00 2,000.00 2,100.00 2,200.00 2,300.00 11,077.00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 2,477.00 2,000.00 2,100.00 2,200.00 2,300.00 11,077.00 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 9,200.00 4,200.00 4,300.00 4,400.00 4,500.00 26,600.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 9,200.00 4,200.00 4,300.00 4,400.00 4,500.00 26,600.00 PELAKSANA: Direktorat Rumah Susun 8,690.00 7,300.00 12,240.00 13,900.00 15,500.00 57,630.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan 1 1 1 1 1 5 100.00 200.00 300.00 400.00 500.00 1,500.00 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/ INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 100.00 200.00 300.00 400.00 500.00 1,500.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan 1 1 1 1 1 5 3,990.00 2,600.00 5,690.00 6,500.00 7,000.00 25,780.00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 3,990.00 2,600.00 5,690.00 6,500.00 7,000.00 25,780.00 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 4,600.00 4,500.00 6,250.00 7,000.00 8,000.00 30,350.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 4,600.00 4,500.00 6,250.00 7,000.00 8,000.00 30,350.00 PELAKSANA: Direktorat Kepatuhan Intern 1,100.00 5,000.00 5,230.00 5,500.00 5,720.00 22,550.00 OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan sarana dan prasarana internal Layanan - 1 1 1 1 5 - 500.00 550.00 600.00 600.00 2,250.00 1 Jumlah layanan internal Layanan 1 1 1 1 1 5 - 500.00 550.00 600.00 600.00 2,250.00 2 Layanan dukungan manajemen satker Layanan - 1 1 1 1 5 - 1,500.00 1,560.00 1,650.00 1,720.00 6,430.00 1 Jumlah layanan umum, rumah tangga, dan perlengkapan Layanan 1 1 1 1 1 5 - 1,500.00 1,560.00 1,650.00 1,720.00 6,430.00 3 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 1,100.00 3,000.00 3,120.00 3,250.00 3,400.00 13,870.00 1 Jumlah layanan operasional dan pemeliharaan perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 1,100.00 3,000.00 3,120.00 3,250.00 3,400.00 13,870.00 jdih.pu.go.id
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) UNIT ORGANISASI: DIREKTORAT JENDERAL PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN 1,544,237 2,001,581 383,920 305.076 314.466 4.549.280 PROGRAM : DUKUNGAN MANAJEMEN SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS: 1 Tingkat Pemenuhan Investasi/Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang didukung sistem, kebijakan dan strategi pembiayaan yang efisien dan efektif % 100 100 100 100 100 100 90.484 221.221 196.472 202.658 205.872 916.707 SASARAN PROGRAM : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya INDIKATOR KINERJA PROGRAM : 1 Tingkat Ketersediaan KPBU Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang siap dikerjasamakan dan didukung sistem, kebijakan dan strategi pembiayaan yang efisien dan efektif % 100 100 100 100 100 100 90.484 221.221 196.472 202.658 205.872 916.707 KEGIATAN 1: Pengembangan Sistem Dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya Pelaksanaan Pengembangan Sistem, Kebijakan dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan INDIKATOR KINERJA KEGIATAN : 1 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Pengembangan Sistem, Kebijakan dan % 100 100 100 100 100 100 40,240 51,221 23,602 22,500 22,500 160,063 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan KOORDINATOR: Direktorat Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan PELAKSANA: Direktorat Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan 40,240 51,221 23,602 22,500 22,500 160,063 OUTPUT KEGIATAN : 1 Kebijakan, Strategi dan Pengembangan Sistem Informasi Pembiayaan Perumahan Rekomendas i Kebijakan 3 2 0 0 0 3 16,316 10,877 - - - 27,193 1 Jumlah Dokumen Penyusunan Kebijakan dan Strategi Bidang Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 0 0 0 1 4,500 2,625 - - - 7,125 2 Jumlah Dokumen Penyusunan Standar dan Kriteria Bidang Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 0 0 0 0 1 5,004 2,700 - - - 7,704 3 Jumlah Dokumen Pengembangan Data dan Sistem Informasi Bidang Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 0 0 0 1 6,812 5,553 - - - 12,365 2 Kebijakan dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 6 5 6 10 10 37 4,317 21,734 6,000 6,000 6,000 44,051 1 Jumlah Draft Penyusunan Kebijakan dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 4 2 2 4 4 16 3,203 1,600 2,500 2,500 2,500 12,303 2 Jumlah Dokumen Pelaksanaan Sinkronisasi Kebijakan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 2 2 2 3 3 12 1,114 19,357 1,500 1,500 1,500 24,971 3 Jumlah Dokumen Pengembangan Sumber Dana dan Pola Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 0 0 1 3 3 7 - - 1,000 1,000 1,000 3,000 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 4 Jumlah Dokumen Pengembangan Kemitraan dan Koordinasi Penyiapan Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 0 1 1 0 0 2 - 777 1,000 1,000 1,000 3,777 3 Manajemen Risiko Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 5 6 6 2 2 21 3,871 5,000 6,000 6,000 6,000 26,871 1 Jumlah Profil Risiko Penyusunan Manajemen Risiko Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 4 4 4 2 2 16 2,531 3,400 4,000 4,000 4,000 17,931 2 Jumlah Dokumen Pelaksanaan Manajemen Risiko Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 0 1 1 0 0 2 - 750 1,000 1,000 1,000 3,750 3 Jumlah Dokumen Fasilitasi dan Bimbingan Teknis Manajemen Risiko Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 0 0 3 1,340 850 1,000 1,000 1,000 5,190 4 NSPK Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan NSPK 2 0 1 0 0 3 1,575 - 2,000 2,000 2,000 7,575 1 Jumlah NSPK Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan NSPK 2 0 1 0 0 3 1,575 - 2,000 2,000 2,000 7,575 5 Fasilitasi dan Koordinasi Kerja Sama Pembiayaan Perumahan Kegiatan 1 1 1 0 0 1 7,144 6,610 1,102 - - 14,856 1 Jumlah Fasilitasi dan koordinasi Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pembiayaan Perumahan Kegiatan 1 1 1 0 0 1 7,144 6,610 1,102 - - 14,856 6 Kepatuhan Internal di Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 0 3 3 3 3 12 - 3,000 3,000 3,000 3,000 12,000 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan dan Pengelolaan Kepatuhan Internal di bidang Pelaksanaan Pembiayaan Laporan 0 1 1 1 1 4 - 1,000 1,000 1,000 1,000 4,000 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan 2 Jumlah Laporan Layanan dan konsultasi Kepatuhan Internal di bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 0 1 1 1 1 4 - 1,000 1,000 1,000 1,000 4,000 3 Jumlah Laporan Pengendalian dan pemantauan Kepatuhan Internal di bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 0 1 1 1 1 4 - 1,000 1,000 1,000 1,000 4,000 7 Pengelolaan Data dan Informasi di Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Layanan 4 4 4 4 4 20 3,127 2,000 3,000 3,000 3,000 14,127 1 Jumlah Dokumen pengelolaan Data Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Layanan 1 2 2 2 2 9 949 1,000 1,000 1,000 1,000 4,949 2 Jumlah Dokumen pengembangan Sistem Informasi Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Layanan 2 1 1 1 1 6 1,622 500 1,000 1,000 1,000 5,122 3 Jumlah Dokumen pengelolaan Konsultasi dan Informasi Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Layanan 1 1 1 1 1 5 556 500 1,000 1,000 1,000 4,056 8 Pemantauan dan Evaluasi di Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 7 3 3 3 3 19 3,890 2,000 2,500 2,500 2,500 13,390 1 Jumlah Laporan Pemantauan dan Evaluasi di bidang Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 3 1 1 1 1 7 1,866 900 1,000 1,000 1,000 5,766 2 Jumlah Laporan dan Informasi pimpinan di bidang Pelaksanaan Laporan 2 1 1 1 1 6 1,274 700 1,000 1,000 1,000 4,974 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan 3 Jumlah Laporan Kinerja Pengembangan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Laporan 2 1 1 1 1 6 750 400 500 500 500 2,650 KEGIATAN 2: Penyelenggaraan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya Penyelenggaraan Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan % 100 100 100 100 100 100 50,244 170,000 172,870 180,158 183,372 756,644 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN : 1 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Penyiapan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air % 25 25 25 25 25 25 11,042 22,000 47,290 43,125 44,050 167,507 2 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Penyiapan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan % 25 25 25 25 25 25 17,779 113,150 31,921 32,870 33,847 229,567 3 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Penyiapan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman % 25 25 25 25 25 25 12,273 20,600 33,500 33,500 30,500 130,373 4 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Penyiapan Investasi Pembiayaan Perumahan % 25 25 25 25 25 25 9,150 14,250 60,159 70,663 74,975 229,197 KOORDINATOR: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan 17,779 113,150 31,921 32,870 33,847 229,567 OUTPUT KEGIATAN : 1 Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 5 1,790 1,000 1,050 1,070 1,100 6,010 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 5 1,790 1,000 1,050 1,070 1,100 6,010 2 Jumlah Penyusunan Identifikasi Proyek KPBU Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 Studi Pendahuluan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 6 1 1 0 0 8 1,789 2,000 2,050 2,100 2,150 10,089 1 Jumlah Penyusunan Studi Pendahuluan KPBU Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 6 1 1 0 0 8 1,789 2,000 2,050 2,100 2,150 10,089 3 Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 4 4 3 2 1 14 4,500 92,250 9,471 9,800 9,647 125,668 1 Jumlah Penyusunan Kajian Awal Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 2 1 1 0 0 4 2,250 46,125 3,050 3,100 3,120 57,645 2 Jumlah Penyusunan Kajian Akhir Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 2 3 2 2 1 10 2,250 46,125 6,421 6,700 6,527 68,023 4 Dukungan Kerja Sama Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 2 2 2 1 2 9 1,800 4,000 3,600 3,700 3,800 16,900 1 Jumlah Menyiapkan Dukungan Kerja Sama Investasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rekomendasi Kebijakan 2 2 2 1 2 9 1,800 4,000 3,600 3,700 3,800 16,900 5 Proyek KPBU Jalan dan Jembatan yang siap dikerjasamakan Kesepakata n 4 13 10 2 2 31 3,800 6,600 7,700 7,900 8,600 34,600 1 Jumlah Pelaksanaan Dukungan dan Penyiapan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Dokumen 2 2 2 1 2 9 1,800 3,000 4,100 4,200 4,300 17,400 2 Jumlah Pelaksanaan Pendampingan dan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kesepakatan 4 13 10 2 2 31 2,000 3,600 3,600 3,700 4,300 17,200 6 NSPK Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan NSPK 0 1 1 1 1 4 0 800 1,050 1,100 1,150 4,100 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Perumusan NSPK Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan NSPK 0 1 1 1 1 4 0 800 1,050 1,100 1,150 4,100 7 Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Laporan 4 4 4 5 6 23 3,800 6,200 6,700 6,900 7,100 30,700 1 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Laporan 4 4 4 5 6 23 3,800 6,200 6,700 6,900 7,100 30,700 8 Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Laporan 1 1 1 0 0 3 300 300 300 300 300 1,500 1 Penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Laporan 1 1 1 0 0 3 300 300 300 300 300 1,500 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air 11,042 22,000 47,290 43,125 44,050 167,507 OUTPUT KEGIATAN : 1 Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 4 2 3 2 2 13 1,894 1,200 3,100 4,725 5,150 16,069 1 Jumlah Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 2 1 1 1 1 6 1,368 600 600 700 800 4,068 2 Jumlah Penyusunan Identifikasi Proyek KPBU Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 2 1 2 1 1 7 525 600 2,500 4,025 4,350 12,000 2 Studi Pendahuluan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 1 2 1 1 1 6 946 2.100 600 2,400 2,400 8,446 1 Jumlah Penyusunan Studi Pendahuluan KPBU Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 1 2 1 1 1 6 946 2.100 600 2,400 2,400 8,446 3 Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 3 5 4 2 2 16 3,603 11.550 31,900 23,600 23,600 94,253 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Penyusunan Kajian Awal Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 2 1 2 1 1 7 2,803 1.500 14,400 20,000 14,000 52,703 2 Jumlah Penyusunan Kajian Akhir Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 1 4 2 1 1 9 800 10.050 17,500 3,600 9,600 41,550 4 Dukungan Kerja Sama Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 5 457 700 1,000 1,000 1,200 4,357 1 Jumlah Menyiapkan Dukungan Kerja Sama Investasi Infrastruktur Sumber Daya Air Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 5 457 700 1,000 1,000 1,200 4,357 5 Proyek KPBU Sumber Daya Air yang siap dikerjasamakan Kesepakata n 1 2 2 4 4 13 1,469 4,000 5,090 5,500 5,800 21,859 1 Jumlah Pelaksanaan Dukungan dan Penyiapan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Dokumen 2 1 2 2 1 8 980 1,000 2,440 2,600 2,750 9,770 2 Jumlah Pelaksanaan Pendampingan dan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Kesepakatan 1 2 2 4 4 13 489 3,000 2,650 2,900 3,050 12,089 6 NSPK Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air NSPK 4 2 2 0 0 8 1,539 1,200 1,800 1,800 1,800 8,139 1 Jumlah Perumusan NSPK Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air NSPK 4 2 2 0 0 8 1,539 1,200 1,800 1,800 1,800 8,139 7 Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Laporan 3 2 4 4 4 17 960 950 3,500 3,800 3,800 13,010 1 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Laporan 3 2 4 4 4 17 960 950 3,500 3,800 3,800 13,010 8 Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Laporan 1 1 1 0 0 3 176 300 300 300 300 1,376 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Laporan 1 1 1 0 0 3 176 300 300 300 300 1,376 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman 12,273 20,600 33,500 33,500 30,500 130,373 OUTPUT KEGIATAN : 1 Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 3 2 2 3 3 13 1,807 1,800 1,800 1,800 1,800 9,007 1 Jumlah Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 2 1 1 2 2 8 1,207 800 800 800 800 4,407 2 Jumlah Penyusunan Identifikasi Proyek KPBU Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 5 600 1,000 1,000 1,000 1,000 4,600 2 Studi Pendahuluan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 0 4 762 2,000 1,000 1,000 1,000 5,762 1 Jumlah Penyusunan Studi Pendahuluan KPBU Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 0 4 762 2,000 1,000 1,000 1,000 5,762 3 Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 2 2 2 0 2 8 1,673 5,500 19,000 19,000 16,000 61,173 1 Jumlah Penyusunan Kajian Awal Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 0 1 4 700 4,000 10,000 10,000 10,000 34,700 2 Jumlah Penyusunan Kajian Akhir Pra Studi Kelayakan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 0 1 4 973 1,500 9,000 9,000 6,000 26,473 4 Dukungan Kerja Sama Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 5 1 9 900 1,500 1,000 1,000 1,000 5,400 1 Jumlah Menyiapkan Dukungan Kerja Sama Investasi Infrastruktur Permukiman Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 5 1 9 900 1,500 1,000 1,000 1,000 5,400 5 Proyek KPBU Permukiman yang siap dikerjasamakan Kesepakata n 3 4 4 2 2 15 3,781 6,800 5,100 5,100 5,100 25,881 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Pelaksanaan Dukungan dan Penyiapan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Dokumen 3 3 3 1 1 11 1,454 2,800 2,500 2,500 2,500 11,754 2 Jumlah Pelaksanaan Pendampingan dan Transaksi Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Kesepakatan 3 4 4 2 2 15 2,326 4,000 2,600 2,600 2,600 14,126 6 NSPK Pembiayaan Infrastruktur Permukiman NSPK 0 1 1 2 1 5 0 500 500 500 500 2,000 1 Jumlah Perumusan NSPK Pembiayaan Infrastruktur Permukiman NSPK 0 1 1 2 1 5 0 500 500 500 500 2,000 7 Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Laporan 4 3 3 4 4 18 3,113 2,200 4,800 4,800 4,800 19,713 1 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Laporan 4 3 3 4 4 18 3,113 2,200 4,800 4,800 4,800 19,713 8 Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Laporan 1 1 1 0 0 3 237 300 300 300 300 1,437 1 Penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Laporan 1 1 1 0 0 3 237 300 300 300 300 1,437 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan 9,150 14,250 60,159 70,663 74,975 229,197 OUTPUT KEGIATAN : 1 Perencanaan dan Penganggaran Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 2 1 1 1 0 5 600 500 750 1,000 1,000 3,850 1 Jumlah Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 0 4 300 500 750 1,000 1,000 3,550 2 Jumlah Penyusunan identifikasi Proyek KPBU Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 0 0 0 0 1 300 0 0 0 0 300 2 Studi Pendahuluan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 0 0 3 400 1,000 2,750 3,000 3,000 10,150 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Penyusunan Studi Pendahuluan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 0 0 3 400 1,000 2,750 3,000 3,000 10,150 3 Pra Studi Kelayakan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 3 2 2 1 1 9 1,750 5,750 30,000 35,000 36,500 109,000 1 Jumlah Penyusunan Kajian Awal Pra Studi Kelayakan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 2 2 1 0 0 5 875 5.750 15,000 17,500 18,250 57,575 2 Jumlah Penyusunan Kajian Akhir Pra Studi Kelayakan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 0 1 1 1 4 875 0 15,000 17,500 18,250 51,625 4 Dukungan Kerja Sama Pelaksanaan Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 2 1 2 2 2 9 1,250 750 2,500 3,000 4,000 11,500 1 Jumlah Penyiapan Dukungan Kerja Sama Investasi Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 2 1 2 2 2 9 1,250 750 2,500 3,000 4,000 11,500 5 Proyek KPBU Perumahan yang siap dikerjasamakan Kesepakata n 1 2 2 2 2 9 4,000 4,096 21,000 25,000 26,307 80,403 1 Jumlah Pelaksanaan Dukungan dan Penyiapan Transaksi Pembiayaan Perumahan Dokumen 3 2 2 2 2 11 3,500 2,096 17,000 20,000 20,307 62,903 2 Jumlah Pelaksanaan Pendampingan dan Transaksi Pembiayaan Perumahan Kesepakatan 1 2 2 2 2 9 500 2,000 4,000 5,000 6,000 17,500 6 NSPK Investasi Pembiayaan Perumahan NSPK 0 1 1 1 1 4 0 1,000 500 500 500 2,500 1 Jumlah Perumusan NSPK Investasi Pembiayaan Perumahan NSPK 0 1 1 1 1 4 0 1,000 500 500 500 2,500 7 Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Investasi Pembiayaan Perumahan Laporan 1 1 1 4 4 11 1,000 854 2,359 2,863 3,500 10,576 1 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Investasi Pembiayaan Perumahan Laporan 1 1 1 4 4 11 1,000 854 2,359 2,863 3,500 10,576 8 Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Laporan 1 1 1 0 0 3 150 300 300 300 168 1,218 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Perumahan Laporan 1 1 1 0 0 3 150 300 300 300 168 1,218 SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR % 72,39 75,61 77,97 84,50 87,81 87,81 SASARAN PROGRAM: Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya 1 INDIKATOR KINERJA PROGRAM : Tingkat kualitas dukungan manajemen Kementerian PUPR dan tugas teknis lainnya % 55.92 63.35 71.54 90,44 94,58 94,58 KEGIATAN 1: Dukungan Manajemen Internal Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi Tata Kelola Penyelenggaraan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan % 100 100 100 100 100 100 118,182 112,207 91,258 75,938 80,266 477,850 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN : 1 Tingkat Kualitas Pembinaan dan Pengelolaan Tata Naskah Dinas, Kearsipan, Penatausahaan Barang Milik Negara, dan Pengelolaan Ketatausahaan % 15 15 15 15 15 15 2 Tingkat Layanan Pembentukan Produk Hukum % 15 15 15 15 15 15 3 Tingkat Layanan Pengelolaan Kelembagaan dan Jabatan Fungsional serta Pengadministrasian Pegawai % 10 10 10 15 15 15 4 Tingkat Kinerja Pelaksanaan Anggaran % 10 10 10 15 15 15 5 Tingkat Kualitas Perencanaan Anggaran % 15 15 15 15 15 15 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 6 Tingkat penyelenggaraan komunikasi publik yang modern, terpadu dan berorientasi publik % 10 10 10 15 15 15 7 Tingkat pemenuhan sarana dan prasarana perkantoran yang memenuhi kebutuhan tugas teknis PPDPP % 10 10 10 0 0 0 8 Tingkat pemenuhan belanja pegawai dan operasional perkantoran yang mendukung kelancaran pelaksanaan tugas teknis PPDPP % 15 15 15 0 0 0 9 Nilai SAKIP Unit Organisasi % 0 0 0 10 10 10 KOORDINATOR : Sekretariat Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Perkerjaan Umum dan Perumahan PELAKSANA: Sekretariat Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Perkerjaan Umum dan Perumahan 74,068 67,094 71,859 75,938 80,266 369,224 OUTPUT KEGIATAN : 1 Reformasi Birokrasi Unit Eselon I Layanan 1 1 1 1 1 5 403 300 318 338 358 1,718 1 Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi Laporan 1 1 1 1 1 5 403 300 318 338 358 1,718 2 Manajemen Transformasi Organisasi Layanan 2 2 2 1 1 10 1,372 1,200 1,273 1,351 1,433 6.629 1 Jumlah Laporan Pelayanan Organisasi dan Tata Laksana Organisasi Laporan 2 2 2 1 1 10 1,372 1,200 1,273 1,351 1,433 6.629 3 Pengelolaan Pegawai Orang 260 260 260 260 260 260 1,671 1,500 1,592 1,689 1,792 8,243 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Pegawai Laporan 3 3 3 2 2 13 1,671 1,500 1,592 1,689 1,792 8,243 4 Tata Kelola TNDE dan Arsip Layanan 1 1 1 1 1 5 498 500 531 563 597 2,689 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Tata Kelola TNDE dan Arsip Laporan 1 1 1 1 1 5 498 500 531 563 597 2,689 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 5 Kerumahtanggaan Layanan 3 2 2 2 2 11 2,810 1,000 1,061 1,126 1,194 7,191 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Pelayanan Kerumahtanggaan Laporan 3 2 2 2 2 11 2,810 1,000 1,061 1,126 1,194 7,191 6 Advokasi Hukum Layanan 2 2 2 1 1 8 1,109 800 849 901 956 4,614 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Advokasi dan Pendampingan Hukum Laporan 2 2 2 1 1 8 1,109 800 849 901 956 4,614 7 MOU dengan APH dan Instansi Lain Terkait Layanan 1 1 1 1 1 5 461 400 424 450 478 2,214 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Pembinaan Kerjasama Laporan 1 1 1 1 1 5 461 400 424 450 478 2,214 8 Pembinaan dan Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan Layanan 3 3 3 2 2 13 1,724 1,500 1,592 1,689 1,792 8,296 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Koordinasi Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan Laporan 3 3 2 2 3 13 1,724 1,500 1,592 1,689 1,792 8,296 9 Rencana Kerja dan Anggaran Unit Eselon I Layanan 1 1 1 1 1 5 774 890 944 1,002 1,063 4,672 1 Jumlah Laporan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Laporan 1 1 1 1 1 5 774 890 944 1,002 1,063 4,672 10 Pengelolaan Keuangan Unit Eselon I Layanan 4 2 2 2 3 13 2,395 1,300 1,448 1,536 1,630 8,308 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Administrasi Anggaran dan Perbendaharaan Laporan 4 2 2 2 3 13 2,395 1,300 1,448 1,536 1,630 8,308 11 Penatausahaan dan Pengelolaan BMN DJPI Layanan 1 1 1 1 1 5 287 500 590 627 666 2,671 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Penatausahaan dan Pelaporan BMN Laporan 1 1 1 1 1 5 287 500 590 627 666 2,671 12 Strategi Komunikasi Layanan 2 2 2 1 1 8 1,516 1,100 1,379 1,463 1,553 7,011 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Pelayanan Kehumasan dan Pengaduan Masyarakat Laporan 2 2 2 1 1 8 1,516 1,100 1,379 1,463 1,553 7,011 13 Publikasi Layanan 3 2 2 2 4 13 1,406 800 1,061 1,126 1,194 5,587 1 Jumlah Laporan Pelaksanaan Pengelolaan Media Kreatif dan Penyebaran Informasi Laporan 3 2 2 2 4 13 1,406 800 1,061 1,126 1,194 5,587 14 Laporan Keuangan Unit Eselon I Laporan 1 1 1 2 3 8 1,651 500 955 1,013 1,075 5,194 1 Jumlah Laporan Keuangan Laporan 1 1 1 2 3 8 1,651 500 955 1,013 1,075 5,194 15 Laporan Kinerja Unit Eselon II Laporan 1 1 1 1 1 5 158 300 318 338 358 1,472 1 Jumlah Laporan Kinerja Laporan 1 1 1 1 1 5 158 300 318 338 358 1,472 16 Laporan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran DJPI Laporan 2 1 1 2 2 8 1,074 1,000 1,061 1,126 1,194 5,455 1 Jumlah Laporan Pemantauan dan Evaluasi Laporan 2 1 1 2 2 8 1,074 1,000 1,061 1,126 1,194 5,455 17 Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran DJPI Unit 1 1 1 1 1 5 2,366 500 531 563 597 4,557 1 Jumlah Pelaksanaan Pengadaan Fasilitas Perkantoran Unit 1 1 1 1 1 5 2,366 500 531 563 597 4,557 18 Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi DJPI Unit 1 1 1 1 1 5 1,728 500 531 563 597 3,919 1 Jumlah Pelaksanaan Pengadaan Perangkat Pengolahan Data dan Komunikasi Unit 1 1 1 1 1 5 1,728 500 531 563 597 3,919 19 Rehabilitasi dan Renovasi Gedung dan Bangunan Unit 1 1 1 1 2 6 410 410 435 462 490 2,206 1 Jumlah Pelaksanaan Pembangunan/Renovasi Gedung dan Bangunan Unit 1 1 1 1 2 6 410 410 435 462 490 2,206 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 20 Gaji dan Tunjangan DJPI Layanan 1 1 1 1 1 5 29,714 26,292 27,896 29,597 31,403 144,902 1 Jumlah Layanan Pengalokasian Gaji dan Tunjangan Layanan 1 1 1 1 1 5 29,714 26,292 27,896 29,597 31,403 144,902 21 Opersionalisasi Kantor DJPI Layanan 1 1 1 1 1 5 15,540 20,802 22,071 23,417 24,846 106,676 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi dan Pemeliharaan Kantor Layanan 1 1 1 1 1 5 15,540 20,802 22,071 23,417 24,846 106,676 PELAKSANA: Direktorat Direktorat Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 OUTPUT KEGIATAN : 1 Opersionalisasi Kantor Direktorat Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi Perkantoran Direktorat PSSPP Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 OUTPUT KEGIATAN : 1 Opersionalisasi Kantor Direktorat Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi Perkantoran Direktorat PPIJJ Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 OUTPUT KEGIATAN : 1 Opersionalisasi Kantor Direktorat Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi Perkantoran Direktorat PPI SDA Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 OUTPUT KEGIATAN : 1 Opersionalisasi Kantor Direktorat Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi Perkantoran Direktorat PPIP Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 OUTPUT KEGIATAN : 1 Opersionalisasi Kantor Direktorat Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Operasionalisasi Perkantoran Direktorat PPP Layanan 1 1 1 1 1 5 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5,000 PELAKSANA: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU) 44,113 45,113 19,399 0 0 135,693 OUTPUT KEGIATAN : 1 Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran BLU PPDPP Unit 1 1 1 0 0 3 100 100 0 0 0 303 1 Jumlah Pelaksanaan Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran Unit 1 1 1 0 0 3 100 100 0 0 0 303 2 Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi BLU PPDPP Unit 1 1 1 0 0 3 400 400 0 0 0 1,212 1 Jumlah Pelaksanaan Pengadaan Perangkat Pengolahan Data dan Komunikasi Unit 1 1 0 0 0 3 400 400 0 0 0 1,212 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 3 Gaji dan Tunjangan BLU PPDPP Layanan 1 1 1 0 0 3 23,290 29,290 8,034 0 0 82,749 1 Jumlah Layanan Pengalokasian Gaji dan Tunjangan Layanan 1 1 0 0 0 3 23,290 29,290 8,034 0 0 82,749 4 Operasionalisasi Kantor BLU PPDPP Layanan 1 1 1 0 0 3 16,869 13,844 11,365 0 0 44,816 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Penyelenggaraan Operasional Perkantoran Layanan 1 1 1 0 0 3 16,869 13,844 11,365 0 0 44,816 5 Pemeliharaan Peralatan dan Mesin BLU PPDPP Layanan 1 1 1 0 0 3 3,455 1,480 0 0 0 6,615 1 Jumlah Layanan Pelaksanaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Layanan 1 1 1 0 0 3 3,455 1,480 0 0 0 6,615 PROGRAM : PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya penyediaan akses perumahan dan infrastruktur permukiman yang layak, aman, dan terjangkau INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS: 1 Persentase Pemenuhan Kebutuhan Rumah Layak Huni % 57,25 57,83 58,37 59,05 59,79 59,79 1,335,572 1,668,152 69,123 26,480 28,328 3,127,655 SASARAN PROGRAM : Meningkatnya Pelayanan Infrastruktur Perumahan dan Permukiman yang Layak dan Aman % 100 100 100 100 100 100 INDIKATOR KINERJA PROGRAM : 1 Persentase Pemenuhan Aksesibilitas Rumah Tangga Berpenghasilan Rendah yang mendapat Fasilitasi dan Bantuan Pembiayaan Perumahan % 100 100 100 100 100 100 1,335,572 1,668,152 69,123 26,480 28,328 3,127,655 KEGIATAN 1: Peningkatan Akses Pembiayaan Perumahan jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) SASARAN KEGIATAN: Meningkatnya Pelaksanaan Bantuan dan Fasilitasi Pembiayaan Perumahan % 100 100 100 100 100 100 1,335,572 1,668,152 69,123 26,480 28,328 3,127,655 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN : 1 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Fasilitasi dan Bantuan Pembiayaan Perumahan % 50 50 50 100 100 100 1,307,732 1,640,312 40,448 26,480 28,328 3,043,299 2 Tingkat Pencapaian Pelaksanaan Dukungan Penyaluran Bantuan Pembiayaan Perumahan % 50 50 50 0 0 0 27,840 27,840 28,675 0 0 84,355 KOORDINATOR : Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan PELAKSANA: Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan 1,307,732 1,640,312 40,448 26,480 28,328 3,043,299 OUTPUT KEGIATAN : 1 Kebijakan Bantuan Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 4 4 5 5 5 23 3,250 3,250 7,100 7,760 8,486 29,846 1 Jumlah Perumusan Kebijakan Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 3 2 2 2 2 11 2,500 1,500 4,400 4,840 5,324 18,564 2 Jumlah Penyusunan dan Penyiapan Penandatanganan Kerja Sama Pelaksanaan Bantuan Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 1 1 2 2 2 8 750 1,000 2,200 2,420 2,662 9,032 3 Jumlah Pelaksanaan Koordinasi dan Sinkronisasi Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan Rekomendasi Kebijakan 0 1 1 1 1 4 0 750 500 500 500 2,250 2 NSPK Pengembangan Skema Pembiayaan Perumahan NSPK 1 1 2 3 1 8 750 750 2,200 2,420 2,662 8,782 1 Jumlah Perumusan NSPK Pengembangan Skema Pembiayaan Perumahan NSPK 1 1 2 3 1 8 750 750 2,200 2,420 2,662 8,782 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 3 Pemantauan dan Evaluasi Kebijakan Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan Laporan 4 2 2 6 30 44 3,850 1,750 8,648 8,800 9,680 32,728 1 Jumlah Pemantauan dan Evaluasi Kebijakan Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan Laporan 4 2 2 6 30 44 3,850 1,750 8,648 8,800 9,680 32,728 4 Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan Rumah Tangga 31,823 39,684 312 0 0 71,819 1,289,782 1,624,562 10,000 0 0 2,924,343 1 Jumlah Penyaluran Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan Rumah Tangga 31,823 39,684 312 - - 71,819 1,289,782 1,624,562 10,000 0 0 2,924,343 5 Fasilitasi Subsidi Selisih Bunga dan Bantuan Uang Muka Layanan 1 1 1 1 1 5 5,000 4,500 4,500 4,500 4,500 23,000 1 Jumlah Pelaksanaan Fasilitasi Subsidi Selisih Bunga dan Bantuan Uang Muka Layanan 1 1 1 1 1 5 5,000 4,500 4,500 4,500 4,500 23,000 SSB (BA.999.07) Rumah Tangga 175,000 0 0 0 0 175,000 4,657,982 5,969,486 4,930,376 4,865,899 4,804,866 25,228,609 SBUM (BA.999.07) Rumah Tangga 263,000 157,500 200,000 220,000 220,000 1,060,500 1,064,000 945,000 1,200,000 1,320,000 1,320,000 5,849,000 6 Fasilitasi Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan Layanan 1 1 1 1 1 5 4,500 5,000 5,000 0 0 14,500 1 Jumlah Pelaksanaan Fasilitasi Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan Layanan 1 1 1 1 1 5 4,500 5,000 5,000 14,500 7 Fasilitasi Pembiayaan Perumahan Kegiatan 1 1 1 1 1 5 600 500 3,000 3,000 3,000 10,100 1 Jumlah Pelaksanaan Fasilitasi Pembiayaan Perumahan Kegiatan 1 1 1 1 1 5 600 500 3,000 3,000 3,000 10,100 SMF (Dana Masyarakat) Rumah Tangga 8.460 10.000 10.000 10.000 11.540 50.000 Tapera (Dana Masyarakat) Rumah Tangga 50.000 75.000 100.000 10.000 7.251 242.251 2 FLPP (BA.999.03) Rumah Tangga 0 0 0 220.000 220.000 440.000 600 500 3,000 3,000 3,000 10,100 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) PELAKSANA: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU) 27,840 27,840 28,675 0 0 84,355 OUTPUT KEGIATAN : 1 Fasilitasi Penyaluran FLPP Layanan 3 3 0 0 0 6 8,550 5,600 0 0 0 19,918 1 Jumlah Pelaksanaan Promosi dan Sosialisasi Laporan 2 2 0 0 0 4 5,500 3,550 0 0 0 12,707 2 Jumlah Pelaksanaan Kerjasama Kelembagaan Lembaga 30 30 0 0 0 60 1,500 1,500 0 0 0 4,545 3 Jumlah Pelaksanaan Verifikasi Permohonan Bantuan Pembiayaan Rumah Tangga 102,500 157,500 200,000 0 0 900,000 1,550 550 0 0 0 1,118 FLPP (BA.999.03) Rumah Tangga 102,500 157,500 200,000 0 0 900,000 9,000,000 12,000,000 14,500,000 0 0 69,500,000 2 Rencana Kerja Anggaran Bantuan Pembiayaan Perumahan Layanan 3 2 3 0 0 12 2,354 1,436 0 0 0 5,269 1 Jumlah Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Bantuan Pembiayaan Layanan 3 2 3 0 0 12 2,354 1,436 0 0 0 5,269 3 Rekonsiliasi Lembaga Jasa Keuangan Layanan 40 45 45 0 0 220 2,788 2,788 0 0 0 8,447 1 Jumlah Pelaksanaan Rekonsiliasi Lembaga Jasa Keuangan Layanan 40 45 45 0 0 45 2,788 2,788 0 0 0 8,447 4 Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja Layanan 45 45 45 0 0 225 1,355 1,115 0 0 0 3,618 1 Jumlah Penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja Layanan 45 45 45 0 0 225 1,355 1,115 0 0 0 3,618 5 Teknologi dan Informasi Bantuan Pembiayaan Perumahan Layanan 1 1 1 0 0 5 1,800 1,800 0 0 0 5,454 1 Jumlah Pelayanan Sistem, Tekologi, dan Informasi Pembiayaan Perumahan Layanan 1 1 1 0 0 5 1,800 1,800 0 0 0 5,454 6 Pendayagunaan Database Bantuan Pembiayaan Perumahan Layanan 2 2 2 0 0 10 1,000 1,000 0 0 0 3,030 1 Jumlah Pelaksanaan Pemeliharaan dan Pendayagunaan Database Layanan 2 2 2 0 0 10 1,000 1,000 0 0 0 3,030 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) 3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 7 Pemantauan dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Pembiayaan Perumahan Layanan 1 1 1 0 0 5 2,900 2,900 0 0 0 8,787 1 Jumlah Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Layanan 1 1 1 0 0 5 2,900 2,900 0 0 0 8,787 8 Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Layanan 3 3 3 0 0 15 1,500 2,600 0 0 0 6,778 1 Jumlah Pelaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Layanan 3 3 3 0 0 15 1,500 2,600 0 0 0 6,778 9 Publikasi dan Kehumasan Layanan 2 2 2 0 0 10 3,135 6,144 0 0 0 15,607 1 Jumlah Pelaksanaan Publikasi dan Kehumasan Layanan 2 2 2 0 0 10 3,135 6,144 0 0 0 15,607 10 Pengelolaan Aset BLU Layanan 3 3 3 0 0 15 200 200 0 0 0 606 1 Jumlah Pelaksanaan Pengelolaan Aset BLU Layanan 3 3 3 0 0 15 200 200 0 0 0 606 11 Hukum dan Kepatuhan Layanan 1 1 1 0 0 5 260 260 0 0 0 788 1 Jumlah Pelaksanaan Pelayanan Bidang Hukum dan Kepatuhan Layanan 1 1 1 0 0 5 260 260 0 0 0 788 12 Pengawasan Internal Layanan 24 24 24 0 0 120 800 800 0 0 0 2,424 1 Jumlah Penyelenggaraan Pengawasan Internal Layanan 24 24 24 0 0 120 800 800 0 0 0 2,424 13 Pembinaan Manajemen Layanan 2 2 2 0 0 10 1,197 1,197 0 0 0 3,627 1 Pembinaan Manajemen Layanan 2 2 2 0 0 10 1,197 1,197 0 0 0 3,627 jdih.pu.go.id
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) UNIT ORGANISASI: Direktorat Jenderal Bina Konstruksi 725,510 900,000 906,541 913,345 920,354 4,365,749 PROGRAM : PENDIDIKAN DAN PELATIHAN VOKASI SASARAN STRATEGIS: Meningkatnya pemenuhan kebutuhan SDM vokasional bidang konstruksi yang kompeten dan profesional INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat pemenuhan kebutuhan SDM vokasional bidang konstruksi yang kompeten dan profesional % 5,3 5,6 6,0 5,1 3,4 7,7 96,000 96,000 96,000 96,000 96,000 480,000 SASARAN PROGRAM: Meningkatnya SDM Vokasional Bidang Konstruksi yang Kompeten dan Profesional INDIKATOR KINERJA PROGRAM: Tingkat SDM vokasional bidang konstruksi yang kompeten dan profesional % 70 75 80 85 90 90 96,000 96,000 96,000 96,000 96,000 480,000 KEGIATAN 1: PENYELENGGARAAN PELATIHAN VOKASIONAL BIDANG KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan SDM vokasional bidang konstruksi yang terbina INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase SDM vokasional bidang konstruksi yang terbina % 81 81 81 65 41 93,2 96,000 96,000 96,000 96,000 96,000 480,000 KOORDINATOR: DIREKTORAT KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI PELAKSANA: BALAI JASA KONSTRUKSI WILAYAH OUTPUT KEGIATAN : jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 SDM vokasional bidang konstruksi yang terbina Orang 30,000 30,000 30,000 24.134 15.300 172.447 96,000 96,000 96,000 96,000 96,000 480,000 SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya kualitas tata kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat keandalan sumber daya kostruksi 1 Tingkat keandalan sumber daya konstruksi % 43 51 57 69 76 76 629,510 804,000 810,541 817,345 824,354 3,885,749 PROGRAM : DUKUNGAN MANAJEMEN SASARAN PROGRAM : Meningkatnya dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya % INDIKATOR KINERJA PROGRAM: Tingkat kualitas sumber daya konstruksi % 43 51 57 69 76 76 629,510 804,000 810,541 817,345 824,354 3,885,749 1 Tingkat tertib penyelenggaraan jasa konstruksi % 76 80 84 89 93 93 2 Tingkat dukungan rantai pasok konstruksi % 14 21 28 36 39 39 3 Tingkat kinerja kelembagaan jasa konstruksi % 40 51 59 82 97 97 KEGIATAN 2: PEMBINAAN PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat penerapan NSPK penyelenggaraan jasa konstruksi % 60 65 70 75 80 80 17,810 22,094 22,254 22,421 22,593 107,172 KOORDINATOR: DIREKTORAT PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI PELAKSANA: DIREKTORAT PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK penyelenggaraan jasa konstruksi NSPK 1 1 1 1 1 5 5,937 7,365 7,418 7,474 7,531 35,724 2 Profil penerapan NSPK penyelenggaraan jasa konstruksi Laporan 1 1 1 1 1 5 5,937 7,365 7,418 7,474 7,531 35,724 3 Profil kerja sama bidang jasa konstruksi Kesepaka tan 1 1 1 1 1 5 5,937 7,365 7,418 7,474 7,531 35,724 KEGIATAN 3 : PEMBINAAN PENGADAAN JASA KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan kualitas pengadaan barang dan jasa INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat kualitas pengadaan barang dan jasa % 68 75 83 92.5 98.5 98.5 89,590 111,137 111,944 112,784 113,650 539,105 1 Persentase tender/seleksi tepat waktu % 80 85 90 95 98 98 2 Persentase sanggah tidak benar % 90 91 92 98 99 99 3 Persentase pengaduan tidak benar % 90 91 92 98 99 99 4 Persentase penetapan pemenang yang ditolak PPK dan terbukti tidak benar % 90 91 92 93 95 95 5 Tingkat kematangan kelembagaan UKPBJ % 60 71 82 91 100 100 6 Persentase ketersediaan data kinerja penyedia jasa konstruksi yang berkontrak di PUPR % 0 20 50 80 100 100 KOORDINATOR: DIREKTORAT PENGADAAN JASA KONSTRUKSI PELAKSANA: DIREKTORAT PENGADAAN JASA KONSTRUKSI jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK pelaksanaan pemilihan jasa konstruksi NSPK 1 1 1 1 1 5 3,116 3,865 3,893 3,922 3,952 18,748 2 Profil kinerja UKPBJ dan UPTPBJ (kelembagaan, kinerja layanan, penerapan NSPK, penerapan SIPBJ) Laporan 1 1 1 1 1 5 3,116 3,865 3,893 3,922 3,952 18,748 3 Profil kinerja penyedia jasa konstruksi Layanan 1 1 1 1 1 5 3,116 3,865 3,893 3,922 3,952 18,748 4 Profil Kepatuhan Intern Ditjen Bina Konstruksi Laporan 1 1 1 1 1 5 3,116 3,865 3,893 3,922 3,952 18,748 PELAKSANA: BALAI PELAKSANA PEMILIHAN JASA KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan pelaksanaan pemilihan jasa konstruksi Layanan 1 1 1 1 1 5 77,127 95,677 96,372 97,096 97,841 464,114 KEGIATAN 4 : PEMBINAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase proyek konstruksi tanpa kecelakaan konstruksi % 100 100 100 100 100 100 8,599 10,667 10,744 10,825 10,908 51,742 KOORDINATOR: DIREKTORAT KEBERLANJUTAN KONSTRUKSI PELAKSANA: DIREKTORAT KEBERLANJUTAN KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi NSPK 1 1 1 1 1 5 4,299 5,333 5,372 5,412 5,454 25,871 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 2 Profil penerapan NSPK Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Laporan 1 1 1 1 1 5 4,299 5,333 5,372 5,412 5,454 25,871 KEGIATAN 5 : PEMBINAAN KOMPETENSI TENAGA KERJA KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi % 14 21 28 36 39 39 138,738 195,194 197,310 199,512 201,780 932,534 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat % 9 10 12 9.76 10 10 102,956 150,806 152,599 154,465 156,387 717,214 KOORDINATOR: DIREKTORAT KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI PELAKSANA: BALAI JASA KONSTRUKSI WILAYAH OUTPUT KEGIATAN : 1 Tenaga kerja konstruksi terbina Orang 95,000 95,000 95,000 15.022 29.890 176.112 82,364 120,645 122,080 123,572 125,110 573,771 2 Laporan fasilitasi pembinaan jasa konstruksi Laporan 7 7 7 7 7 35 20,591 30,161 30,520 30,893 31,277 143,443 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase tingkat dukungan pelatihan/uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi % 20 32 44 63 67 67 35,782 44,388 44,711 45,047 45,392 215,321 1 Persentase kecukupan dan kesesuaian SKKNI bidang konstruksi % 21 27 33 41 44 44 2 Persentase kecukupan dan kesesuaian materi/modul bidang konstruksi % 18 22 25 24 26 26 3 Persentase kecukupan asesor kompetensi konstruksi % 20 40 60 94 100 100 4 Persentase kecukupan instruktur bidang konstruksi % 20 40 60 92 100 100 PELAKSANA: DIREKTORAT KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK kompetensi tenaga kerja konstruksi NSPK 1 1 1 1 1 5 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 2 Dokumen SKKNI dan modul/materi kompetensi tenaga kerja konstruksi NSPK 25 30 30 15 15 115 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 3 Profil tenaga kerja konstruksi, instruktur, dan asesor Layanan 1 1 1 1 1 5 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 4 Profil mutu pelaksanaan pelatihan/uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi Lembaga 1 1 1 1 1 5 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 5 Profil pengembangan profesi jasa konstruksi berkelanjutan Layanan 1 1 1 1 1 5 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 6 Layanan penyetaraan kompetensi (Mutual Recognition Arrangement) Layanan 1 1 1 1 1 5 5,964 7,398 7,452 7,508 7,565 35,887 KEGIATAN 6 : PEMBINAAN KINERJA KELEMBAGAAN DAN DUKUNGAN MATERIAL, PERALATAN, DAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI SASARAN KEGIATAN: Peningkatan kinerja kelembagaan pembinaan dan dukungan material, peralatan, dan teknologi konstruksi % 40 51 59 82 97 97 36,914 45,792 46,124 46,471 46,827 222,127 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat kinerja lembaga pemerintah dan masyarakat bidang jasa konstruksi % 16 23 28 61 70 70 18,457 22,896 23,062 23,235 23,414 111,064 1 Persentase terlaksananya tugas jasa konstruksi oleh OPD % 55 65 75 80 85 85 2 Persentase Asosisasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi, dan Asosiasi terkait Rantai Pasok Konstruksi yang terakreditasi % 21 26 31 86 93 93 3 Persentase kesesuaian layanan BUJK berdasar KBLI % 50 55 60 80 100 100 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 4 Persentase kinerja Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) % 0 41 57 54 65 65 5 Persentase LSP tercatat dan beroperasi % 0 0 0 4,6 6,6 6,6 KOORDINATOR: DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN SUMBER DAYA KONSTRUKSI PELAKSANA: DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN SUMBER DAYA KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK kelembagaan masyarakat dan pemerintah urusan jasa konstruksi NSPK 1 1 1 1 1 5 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 2 Profil kinerja OPD sub urusan jasa konstruksi Laporan 1 1 1 1 1 5 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 3 Profil kinerja kelembagaan masyarakat jasa konstruksi Lembaga 2 2 2 2 2 10 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase peran jabatan fungsional Pembina Jasa Konstruksi % 10 20 30 40 50 50 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 PELAKSANA: DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN SUMBER DAYA KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 SDM Pejabat Fungsional yang terfasilitasi Orang 100 100 100 100 100 500 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Persentase ketersediaan data dan informasi supply-demand MPK, badan usaha jasa konstruksi, dan TKDN % 85 90 95 43 58 58 12,305 15,264 15,375 15,490 15,609 74,042 1 Persentase ketersediaan data dan informasi supply- demand MPK % 0 0 0 15 20 20 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 2 Persentase ketersediaan data supply berdasarkan subvarian SDMPK di SIMPK % 0 0 0 10 15 15 3 Persentase ketersediaan data BUJK % 0 0 0 50 100 100 4 Persentase Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) % 0 0 0 95 96 96 PELAKSANA: DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN SUMBER DAYA KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Profil pengelolaan NSPK terkait pemanfaatan MPK, teknologi, dan TKDN NSPK 1 1 1 1 1 5 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 2 Profil rantai pasok MPK, teknologi, dan TKDN Layanan 1 1 1 1 1 5 6,152 7,632 7,687 7,745 7,805 37,021 SASARAN STRATEGIS : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya INDIKATOR KINERJA SASARAN: Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR % 72,39 75,61 77,97 84,50 87,81 87,81 SASARAN PROGRAM: Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya INDIKATOR KINERJA PROGRAM : Tingkat kualitas dukungan manajemen Kementerian PUPR dan tugas teknis lainnya % 55.92 63.35 71.54 90,44 94,58 94,58 KEGIATAN : PENYELENGGARAAN LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN ESELON 1, INFORMASI JASA KONSTRUKSI, DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA SASARAN KEGIATAN: Peningkatan layanan dukungan manajemen eselon I, informasi jasa konstruksi, dan pelaksanaan tugas teknis lainnya % 100 100 100 93 95 98 337,860 419,118 422,163 425,332 428,596 2,033,069 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat layanan dukungan manajemen Eselon I dan pelaksanaan tugas teknis lainnya % 100 100 100 94 94 97 330,860 412,118 415,163 418,332 421,596 1,998,069 1 Tingkat kualitas pembinaan dan pengelolaan tata naskah dinas, kearsipan, penatausahaan barang milik negara, dan pengelolaan ketatausahaan % 0 0 0 100 100 100 2 Tingkat layanan pembentukan produk hukum % 0 0 0 100 100 100 3 Tingkat layanan pengelolaan kelembagaan dan jabatan fungsional serta pengadministrasian pegawai % 0 0 0 100 100 100 4 Tingkat kinerja pelaksanaan anggaran % 0 0 0 86,11 86,21 86,16 5 Nilai SAKIP Unit Organisasi % 0 0 0 78,46 78,56 78,51 6 Tingkat Layanan Komunikasi Publik % 0 0 0 97 98 98 KOORDINATOR: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KONSTRUKSI PELAKSANA: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Dukungan Manajemen Eselon I Layanan 1 1 1 1 1 5 14,815 18,453 18,590 18,732 18,878 89,468 2 Layanan Sarana Prasarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 5 59,612 74,253 74,801 75,372 75,960 359,999 3 Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan 1 1 1 1 1 5 28,077 34,972 35,231 35,499 35,776 169,555 4 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 5 228,356 284,439 286,542 288,729 290,981 1,379,047 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Tingkat ketersediaan informasi jasa konstruksi % 68 75 84 91.6 97 97 7,000 7,000 7,000 7,000 7,000 35,000 jdih.pu.go.id PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN STRATEGIS (IMPACT)/SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/SASARAN KEGIATAN/OUTPUT/INDIKATOR SATUAN TARGET ANGGARAN (Juta Rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL 2020 2021 2022 2023 2024 TOTAL
(1)(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) 1 Persentase ketersediaan informasi kinerja penyedia jasa konstruksi % 0 20 50 80 100 100 2 Persentase ketersediaan informasi rantai pasok (SDM, MPK, teknologi dan TKDN) jasa konstruksi % 85 90 95 98 100 100 3 Persentase ketersediaan informasi penyelenggaraan jasa konstruksi % 100 100 100 100 100 100 4 Persentase ketersediaan informasi pembinaan jasa konstruksi % 55 65 75 80 85 85 5 Tingkat layanan sistem informasi jasa konstruksi terintegrasi % 100 100 100 100 100 100 PELAKSANA: SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KONSTRUKSI OUTPUT KEGIATAN : 1 Layanan Data dan Informasi Layanan 1 1 1 1 1 5 7,000 7,000 7,000 7,000 7,000 35,000 jdih.pu.go.id
1.Persentase pencapaian target layanan SISDA Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (%) Diukur dari capaian layanan SISDA dibandingkan dengan target layanan SISDA pada Renstra Kumulatif
2.Persentase layanan teknis bidang SDA (%) Diukur dari layanan teknis bidang SDA yg dilaksanakan dibandingkan dengan permintaan layanan teknis yg diajukan Tahunan SK- 9.3 Meningkatnya layanan teknis bidang sabo
1.Jumlah layanan advis/pendampingan teknis bidang sabo (layanan) Non Komposit Diukur dari jumlah layanan advis teknis yang dilaksanakan Tahunan
2.Jumlah layanan sistem informasi dan basis data bidang sabo (layanan) Non Komposit Diukur dari jumlah layanan system informasi dan data yang diberikan Tahunan jdih.pu.go.id Sasaran Strategis/Sasaran Program/Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja / Satuan Jenis Indikator Metode Perhitungan Tipe Perhitungan Sumber Data
3.Jumlah layanan pengujian mekanisme tanah, beton, dan hidrolika (layanan) Non Komposit Diukur dari jumlah layanan pengujian yang dilakukan Tahunan SK- 9.4 Meningkatnya layanan teknis bidang hidrolika dan geoteknik keairan
1.Jumlah layanan advis/pendampingan teknis bidang hidrolika dan geoteknik Non Komposit Diukur dari jumlah layanan advis teknis yang dilaksanakan Tahunan
2.Jumlah layanan uji model fisik hidrolik Non Komposit Diukur dari jumlah layanan system informasi dan data yang diberikan Tahunan
3.Jumlah layanan laboratorium mektan dan batuan Non Komposit Diukur dari jumlah layanan pengujian yang dilakukan Tahunan SK- 9.5 Meningkatnya layanan teknis bidang hidrologi dan lingkungan keairan
1.Jumlah layanan advis/pendampingan teknis bidang hidrologi dan lingkungan keairan Non Komposit Diukur dari jumlah layanan advis teknis yang dilaksanakan Tahunan
2.Jumlah layanan sistem informasi dan basis data bidang hidrologi dan lingkungan keairan Non Komposit Diukur dari jumlah layanan system informasi dan data yang diberikan Tahunan jdih.pu.go.id Sasaran Strategis/Sasaran Program/Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja / Satuan Jenis Indikator Metode Perhitungan Tipe Perhitungan Sumber Data SK- 10 Meningkatnya Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Nilai tingkat efektivitas penerapan manajemen risiko Non Komposit Diukur dari persentase tingkat efektivitas penerapan manajemen risiko dengan metode reviu dokumen (bobot 80%) dan survei (bobot 20%) berdasarkan Surat Inspektur Jenderal Kementerian PUPR No. PW 0204-IJ/1686 tanggal 30 Desember 2022 Tahunan SS Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Strategis kesekretariatan Kementerian PUPR) SP Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Dukungan Manajemen Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Program kesekretariatan Kementerian PUPR) SK- 11.1 Meningkatnya layanan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Ditjen Sumber Daya Air
1.Tingkat kualitas pembinaan dan pengelolaan tata naskah dinas, kearsipan, penatausahaan Barang Milik Negara, dan Terdiri dari 3 indikator, yaitu
1.Tingkat kualitas pembinaan dan pengelolaan tata naskah dinas dan kearsipan diukur dari persentase pembinaan tata naskah dinas dan persentase pembinaan kearsipan sama dengan jumlah unit kerja yang Tahunan jdih.pu.go.id Sasaran Strategis/Sasaran Program/Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja / Satuan Jenis Indikator Metode Perhitungan Tipe Perhitungan Sumber Data pengelolaan ketatausahaan (%) terbina kearsipan dibagi seluruh unit kerja;
2.Tingkat efektivitas pengelolaan BMN diukur dari persentase penggunaan, pemindahtanganan, dan penghapusan BMN;
3.Tingkat efektivitas penataanusahan, pemanfaatan, dan penertiban BMN diukur dari persentase penatausahaan BMN, pemanfaatan BMN serta penertiban BMN; 2.Tingkat layanan pembentukan produk hukum (%) Diukur tingkat efektivitas penyelesaian produk hukum, efektivitas advokasi hukum, penyusunanan perjanjian, dan penyusunan pertimbangan hukum Tahunan 3.Tingkat layanan pengelolaan kelembagaan dan jabatan fungsional serta pengadministrasian pegawai (nilai) Survey Kepada Pegawai terkait ketepatan perencanaan pegawai, transparansi rekrutmen, ketepatan layanan administrasi Kepegawaian Tahunan jdih.pu.go.id Sasaran Strategis/Sasaran Program/Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja / Satuan Jenis Indikator Metode Perhitungan Tipe Perhitungan Sumber Data 4.Tingkat indikator kinerja pelaksanaan anggaran (%) Diukur dari persentase indeks nilai IKPA berdasarkan monev PA UNOR, persentase tindak lanjut rekomendasi atas temuan LHP BPK RI, tingkat kualitas laporan penyelenggaraan SPIP Tahunan 5.Tingkat layanan komunikasi publik (nilai) Komposit Diukur dari tingkat kesuksesan penyelenggaraan publikasi dan kepuasan pemohon informasi publik Tahunan Eksternal SK- 11.2 Meningkatnya layanan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Unit Pelaksana Teknis
1.Tingkat kualitas pengelolaan tata naskah dinas, kearsipan, dan pengelolaan ketatausahaan (%) Dihitung dari frekuensi rata-rata penggunaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) oleh pegawai di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Tahunan
2.Tingkat penatausahaan Barang Milik Negara (%) Dihitung dari persentase jumlah usulan penghapusan BMN yang telah diselesaikan dibandingkan total usulan penghapusan BMN Tahunan jdih.pu.go.id Sasaran Strategis/Sasaran Program/Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja / Satuan Jenis Indikator Metode Perhitungan Tipe Perhitungan Sumber Data
3.Tingkat kualitas pengelolaan administrasi kepegawaian (%) Dihitung dari persentase jumlah dokumen kepegawaian yang diusulkan dibandingkan dengan dokumen kepegawaian yang diproses lebih lanjut Tahunan jdih.pu.go.id
2.Direktorat Jenderal Bina Marga SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SS 2 Meningkatnya Konektivitas Jaringan Jalan Nasional Waktu Tempuh pada jalan lintas utama pulau Waktu Tempuh pada jalan lintas utama pulau ( dalam jam per 100 km) Waktu tempuh diperoleh dari hasil pengamatan kecepatan rata-rata perjalanan yang dilakukan pada koridor-koridor terpilih dan dikelompokkan untuk masing-masing rute berdasarkan kondisi topografi, lebar dan perkerasan (standar) jalan, volume lalu lintas dan lain- lain. Hasil perhitungan waktu tempuh secara agregat dapat ditampilkan menurut koridor dan pulau dengan menjumlahkan hasil perkalian waktu tempuh masing-masing rute/koridor dengan masing-masing jarak dan membaginya dengan total jarak koridor atau pulau (re-rata tertimbang). Kumulatif, meningkat setiap tahun nya Internal dan survey jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SP 2 Infrastruktur Konektivitas Meningkatnya Kinerja Pelayanan Jalan Nasional
1.Tingkat Aksesibilitas Jalan Nasional
2.Rating Kondisi Jalan Nasional
3.Rating keselamatan jalan nasional Tingkat kinerja pelayanan jalan nasional dikatakan tercapai apabila pada akhir ahun 2024, Tingkat aksesibilitas jalan nasional adalah 87,9 persen, Rating kondisi jalan nasional 2,5 dan rating keselamatan jalan nasional adalah 2,82.
1.Indikator 1: Persentase realisasi pusat kegiatan dan simpul strategis nasional yang diakses jalan nasional pertahun, dibagi target pertahun, dikali 100%.
2.Indikator 2: Nilai realisasi gabungan antara nilai IRI, PCI, umur struktur jalan, dan drainase jalan pada seluruh ruas jalan nasional, dibagi target pertahun, dikali 100%.
3.Indikator 3: Nilai realisasi gabungan antara angka kecelakaan Kumulatif, meningkat setiap tahun nya Internal dan survey jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA per populasi dan dan jumlah titik blackspot per populasi, dibagi target pertahun, dikali 100%. SK 01 Peningkatan Pelaksanaan Preservasi dan Tingkat Kapasitas Jalan Tingkat pencapaian kinerja pelaksanaan preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Tingkat Aksesibilitas Jalan Nasional
2.Rating Kondisi Jalan Nasional
3.Rating Keselamatan Jalan Nasional Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen). (Nilai target pada masing masing indikator, mengikuti target SP). Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey SK 02 Pencapaian pengaturan, pengusahaan dan pengawasan jalan tol Tingkat pencapaian pembangunan jalan bebas hambatan Panjang Jalan Tol yang beroperasi Indikator kinerja kegiatan dihitung dari persen realisasi jalan tol beroperasi baik pertahun maupun di akhir tahun 2024 (100%). Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SK 03 Peningkatan pengaturan dan pembinaan penyelenggaraan jalan dan jembatan Tingkat kualitas perencanaan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan jalan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Tingkat implementasi perencanaan penyelenggaraan jalan
2.Tingkat implementasi penyelenggaraan SAKIP Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: Terdiri dari kegiatan • Perumusan kebiakan penyelenggaraan jalan di bidang keterpaduan sistem jaringan jalan dan jembatan, yang diwujudkan dalam strategi program dan anggaran penyelenggaraan jalan dan jembatan • Pelaksanaan pembinaan, dan penyusunan tatalaksana dan evaluasi terhadap Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA penanganan jalan dan jembatan daerah yang didanai APBN. • Pembinaan dan penatalaksanaan kerja sama luar negeri Dihitung dari realisasi implementasi perencanaan penyelenggaraan jalan, dibagi target pertahun, dikali 100%.
2.Tingkat implementasi penyelenggaraan SAKIP: Dilakukan dengan pelaksanaan pelaporan kinerja yang disajikan dalam Laporan Kinerja Interim maupun Laporan Kinerja Tahunan. Dihitung dari realisasi Nilai penyelenggaraan SAKIP, dibagi target pertahun, dikali 100%. Tingkat layanan penanggulangan Tingkat Penyaluran Bantuan Tanggap Bencana Pengukuran indikator ini di dasarkan pada layanan yang diberikan terhadap Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA darurat akibat bencana penyaluran bantuan tanggapan bencana. Layanan yang dimaksud berupa: • Perumusan kebijakan penanganan bencana • Pelaksanaan koordinasi penanganan bencana; dan • Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi penanganan bencana Dihitung dari realisasi pelaksanaan dukungan penanggulangan darurat akibat rencana per tahun, dibagi target pertahun, dikali 100%. Tingkat pencapaian pembangunan jalan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Panjang jalan yang dibangun Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
2.Panjang jalan yang dilebarkan (14 m) rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: Panjang jalan terbangun yang di atur dan dibina, dibagi target pertahun, dikali 100%.
2.Indikator 2: Panjang jalan dilebarkan (14 m) yang di atur dan dibina, dibagi target pertahun, dikali 100%. Tingkat pencapaian kualitas kondisi jalan dan jembatan wilayah I Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Rating kondisi jalan
2.Presentase jembatan dalam kondisi baik Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: memiliki target dan cara Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal Tingkat pencapaian kualitas kondisi jalan dan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut: jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA jembatan wilayah II
1.Rating kondisi jalan
2.Presentase jembatan dalam kondisi baik perhitungan yang sama dengan SP
2.Indikator 2:Target total di akhir tahun 2024 adalah 99%). Diperoleh dari persen kondisi jembatan dalam kondisi baik terhadap seluruh panjang jembatan pada ruas jalan nasional baik di wilayah I maupun di wilayah II. Tingkat pencapaian pembangunan jembatan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Panjang jembatan yang dibangun
2.Panjang Fly Over/Underpass Terbangun Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Kegiatan peningkatan pengaturan dan pembinaan pembangunan jembatan akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: Capaian Panjang jembatan dibangun yang duatur Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA dan dibina, dibagi target pertahun, dikali 100%. Indikator 2: Capaian panjang FO/UP terbangun yang di atur dan dibina, dibagi target pertahun, dikali 100%. Tingkat pencapaian pembangunan jalan bebas hambatan Panjang Jalan Tol yang beroperasi Indikator kinerja kegiatan dihitung dari persen realisasi jalan tol beroperasi baik pertahun maupun di akhir tahun 2024 (100%). Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal Tingkat kualitas layanan keteknikan bidang jalan dan jembatan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Persentase NSPK bidang Jalan dan Jembatan yang diterbitkan
2.Pencapaian rating keselamatan jalan
3.Tingkat kualitas data dan sistem Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen). Pada target indikator kinerja kegiatan 1, 3, dan Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA informasi jalan dan jembatan
4.Tingkat fasilitasi layanan peningkatan kompetensi fungsional 4 memililki target pertahun 100%, sedangkan ada kegiatan 2, memiliki target yang sama dengan SP (Sasaran Program). Tingkat pelayanan keteknikan bidang jalan dan jembatan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Teknologi bidang jalan dan jembatan yang dikembangkan
2.Tingkat fasilitasi pengujian laboratorium dan advis teknik Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: jumlah dokumen teknologi bidang jalan dan jembatan yang dikembangkan yang dihasilkan, dibagi 4 dokumen (target per tahun), dikali 100%
2.Indikator 2: jumlah dokumen fasilitasi Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA pengujian laboratorium dan advis Teknik yang dihasilkan, dibagi 4 dokumen (target pertahun), dikali 100 %. Tingkat kepatuhan internal dalam penyelenggaraan jalan Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut:
1.Presentase NSPK pembinaan dan penngendalian kepatuhan intern yang diterbitkan
2.Tingkat ketepatan waktu penyampaian laporan SPIP
3.Tingkat pelayanan pengaduan masyarakat Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen). Indikator 1: Jumlah NSPK yang diterbitkan dibagi jumlah NSPK yang seharusnya diterbitkan (10 dokumen pertahun) dikali 100%. Indikator 2: Ketepatan waktu sesuai dengan Permen PUPR tentang SPIP (ketepatan waktu = Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA 100% ; penilaian oleh Itjen) Indikator 3. Jumlah pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti dibagi dengan jumlah pengaduan masyarakat seluruhnya dikali 100%. SS Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Strategis kesekretariatan Kementerian PUPR) SP Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Dukungan Manajemen Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Program kesekretariatan Kementerian PUPR) SK Peningakatan efektifitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan jalan (Seditjen Bina Marga)
1.Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran
2.Tingkat Fasililtas Produk Hukum Merupakan indikator komposit/ gabungan dari indikator- indikator sebagai berikut: Indikator Kinerja Kegiatan dihitung dari rata-rata seluruh indikator, dengan total target 100%. Indikator kinerja kegiatan ini akan tercapai apabila Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data survey dan Data internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA dan Advokasi Hukum
3.Tingkat Pengelolaan Barang Milik Negara
4.Tingkat Pelayanan Kepegawaian DJBM
1.Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran
2.Tingkat Fasililtas Produk Hukum dan Advokasi Hukum
3.Tingkat Pengelolaan Barang Milik Negara
4.Tingkat Pelayanan Kepegawaian DJBM rata rata realisasi indikator penyusun di bawahnya tercapai sesuai target (dalam persen).
1.Indikator 1: nilai IKPA yang diperoleh, dibagi target pertahun, dikali 100%.
2.Indikator 2: Jumlah dokumen regulasi yang diterbitkan, dibagi target pertahun, dikali 100%. Target di akhir tahun 2024 adalah 22 dokumen regulasi.
3.Indikator 3: jumlah provinsi yang diberikan layanan, dibagi 34 provinsi , dikali 100%.
4.Indikator 5: jumlah orang yang diberikan pelayanan publik (PNS dan Non PNS) dibagi target orang terlayani pertahun, dikali 100%. jdih.pu.go.id
3.Direktorat Jenderal Cipta Karya SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SS 3 SASARAN STRATEGIS 3: Meningkatnya Penyediaan Akses Perumahan dan Infrastruktur Permukiman yang Layak, Aman, dan Terjangkau Persentase peningkatan pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living (DJCK) Indikator Komposit/Gabungan Indikator Kinerja SS Kontribusi kinerja indikator 1 (DJCK): indikator 2 (DJP & DJPI) = 50% : 50% Kumulatif, Peningkatan setiap tahun Internal SP 3.1 Meningkatnya pelayanan infrastruktur perumahan dan permukiman yang layak dan aman Persentase peningkatan pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: Indikator Komposit/Gabungan Indikator Kinerja SP Kontribusi kinerja indikator 8 (DJCK) : indikator 2 (DJP) : indikator 1 (DJPI) = 50% : 25% : 25% Indikator Kinerja SP Rata-rata penjumlahan dari Indikator 1, indikator 2, indikator 3, indikator 4, dindikator 5, indikator 6, dan indikator 7 Kumulatif, Peningkatan setiap tahun Internal
1.Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak
1.Sesuai angka BPS
2.Apabila hasil perhitungan berdasarkan angka BPS (Susenas) belum diterbitkan Kumulatif, peningkatan setiap tahun jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA sampai dengan batas akhir penyusunan LKj Ditjen Cipta Karya, perhitungan dapat dilakukan secara internal, menghitung capaian kegiatan dari APBN dan Non APBN yang menghasilkan output Liter/detik, SR ataupun BJP, baik dari kegiatan Direktorat Air Minum (Hibah, DAK) ataupun Program PKP lainnya (PISEW, KOTAKU, PKE)
2.Persentase rumah tangga dengan akses air limbah domestik layak dan aman Dasar perhitungan mengacu kepada alokasi DIPA Kementerian PUPR untuk sektor sanitasi dengan baseline perhitungan mengacu kepada data Laporan Kinerja Kumulatif, peningkatan setiap tahun
3.Persentase rumah tangga dengan akses sampah yang terkelola di perkotaan Dasar perhitungan mengacu kepada alokasi DIPA Kementerian PUPR untuk sektor sanitasi dengan baseline perhitungan mengacu kepada data Laporan Kinerja Kumulatif, peningkatan setiap tahun
4.Persentase luasan kawasan permukiman yang Indikator terpilih dari Persentase peningkatan kualitas kawasan permukiman Kumulatif, peningkatan setiap tahun jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA ditingkatkan kualitasnya
5.Persentase kab/kota yang terfasilitasi implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal Indikator terpilih dari Persentase kab/kota yang terfasilitasi implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal Kumulatif, peningkatan setiap tahun
6.Persentase inisiasi penerapan bangunan gedung hijau Indikator terpilih dari Persentase dukungan pengembangan penyelenggaraan bangunan gedung Kumulatif, peningkatan setiap tahun
7.Persentase sarana prasarana strategis yang ditingkatkan kualitasnya Komposit dari rata-rata jumlah nilai kinerja SK 1.3 dan SK 2.1 Kumulatif, peningkatan setiap tahun KEGIATAN 1: PENYELENGGARAAN PERMUKIMAN DAN BANGUNAN GEDUNG SK 1.1 Meningkatnya keterpaduan perencanaan dan kualitas kawasan permukiman Persentase peningkatan keterpaduan perencanaan dan kualitas kawasan permukiman ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: Indikator Kinerja Kegiatan: Penjumlahan dari Indikator 1 dikalikan dengan 50% dan Indikator 2 dikalikan dengan 50% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal
1.Persentase dokumen keterpaduan perencanaan Tunggal dari 1 output Indikator 1: Jumlah dokumen perencanaan pembangunan infrastruktur permukiman pada Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA kawasan permukiman tahun tersebut dibagi dengan total target pada 2024 dikalikan 100%
2.Persentase peningkatan kualitas kawasan permukiman Komposit dari 2 output Indikator 2: Jumlah Luas pembangunan dan pengembangan kawasan permukiman dan Luas pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat pada tahun tersebut dibagi dengan total target pada 2024 dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal SK- 1.2 Meningkatnya kualitas penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan Persentase peningkatan kualitas penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase kab/kota yang terfasilitasi implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal
2.Persentase dukungan pengembangan Indikator Kinerja Kegiatan: Penjumlahan dari Indikator 1 dikalikan dengan 50%, Indikator 2 dikalikan dengan 25%, dan indikator 3 dikalikan 25% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA penyelenggaraan bangunan gedung
3.Persentase dukungan pengembangan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan SK 1.3 Meningkatnya kualitas sarana prasarana olahraga dan pasar Persentase peningkatan kualitas sarana prasarana olahraga dan pasar yang tertib dan andal --- dihitung dari rerata gabungan indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase sarana prasarana olahraga yang tertib dan andal
2.Persentase sarana prasarana pasar yang tertib dan andal
3.Persentase sarana prasarana strategis lainnya yang tertib dan andal Indikator Kinerja Kegiatan: Rata-rata jumlah Indikator 1, Indikator 2, dan Indikator 3 Catatan : Yang dihitung hanya Gedung yang menjadi tanggung jawab PUPR saja karena masing- masing sarana strategis memiliki Pembina. Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Persentase sarana prasarana olahraga yang tertib dan andal Tunggal dari 1 output Indikator 1 : Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana olahraga dibagi dengan total target pada 2024 dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal Persentase sarana prasarana pasar yang tertib dan andal Tunggal dari 1 output Indikator 2 : Jumlah pasar yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana pasar dibagi dengan total target pada 2024 dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal Persentase sarana prasarana strategis lainnya bidang permukiman yang tertib dan andal Tunggal dari 1 output Indikator 3 : Jumlah gedung yang mendapatkan pembangunan, rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana strategis lainnya bidang permukiman dibagi dengan total target hingga tahun 2024 dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal KEGIATAN 2: PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI PRASARANA PENDIDIKAN SK 2.1 Meningkatnya kualitas sarana prasarana pendidikan Persentase peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan yang tertib dan andal -- - dihitung dari indikator: Tunggal Indikator Kinerja Kegiatan: Mengadopsi langsung nilai Persentase sarana prasarana pendidikan yang tertib dan andal Catatan : Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Yang dihitung hanya Gedung yang menjadi tanggung jawab PUPR saja karena masing- masing sarana strategis memiliki Pembina. Persentase sarana prasarana pendidikan yang tertib dan andal Komposit/ Gabungan dari 5 ouput Jumlah gedung (pendidikan dasar dan menengah, madrasah dan sekolah keagamaan, perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, dan sarana prasarana strategis lainnya bidang pendidikan) yang mendapatkan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana ditambah jumlah gedung pembangunan baru (pendidikan dasar dan menengah, Sarana Prasarana Madrasah dan Sekolah Keagamaan) dibagi dengan total target hingga tahun 2024 dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal KEGIATAN 3: PENYELENGGARAAN AIR MINUM YANG LAYAK SK 3 Meningkatnya kontribusi pemenuhan akses air minum jaringan perpipaan Persentase peningkatan kontribusi pemenuhan akses air minum jaringan perpipaan---- dihitung dari indikator: Indikator komposit/gabungan dari kegiatan SPAM Indikator Kinerja Kegiatan: Dihitung berdasarkan jumlah Sambungan Rumah (SR) yang dibangun/dipasang (asumsi 1 SR = 1 Rumah Tangga/RT), Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal dan BPS jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Persentase rumah tangga dengan akses air minum Jaringan Perpipaan (JP) diakumulasikan dengan jumlah RT yang telah terlayani air minum jaringan perpipaan sampai dengan tahun sebelumnya, kemudian dibagi dengan jumlah RT nasional KEGIATAN 4: PENYELENGGARAAN SANITASI YANG LAYAK SK 4 Meningkatnya kontribusi pemenuhan akses sanitasi Persentase peningkatan kontribusi pemenuhan akses sanitasi ---- dihitung pada masing- masing indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase rumah tangga yang terlayani prasarana dan sarana air limbah domestik layak dan aman
2.Persentase rumah tangga yang sampahnya terkelola (baik melalui penanganan maupun pengurangan) di perkotaan Indikator Kinerja Kegiatan: Dihitung pada masing-masing indikator : Jumlah KK yang terlayani dibagi jumlah KK nasional dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal, STBM, dan BPS jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
3.Persentase rumah tangga yang terlayani infrastruktur drainase lingkungan Persentase peningkatan kontribusi pemenuhan akses sanitasi ---- dihitung pada masing- masing indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase rumah tangga yang terlayani prasarana dan sarana air limbah domestik layak dan aman
2.Persentase rumah tangga yang sampahnya terkelola (baik melalui penanganan maupun pengurangan) di perkotaan
3.Persentase rumah tangga yang Indikator Kinerja Kegiatan: Dihitung pada masing-masing indikator : Jumlah KK yang terlayani dibagi jumlah KK nasional dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal, STBM, dan BPS jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA terlayani infrastruktur drainase lingkungan
1.Persentase rumah tangga yang terlayani prasarana dan sarana air limbah domestik layak dan aman Indikator terpisah dari kegiatan penanganan air limbah domestik yang terdiri dari: • Indikator 1: Persentase rumah tangga dengan akses layak • Indikator 2: Persentase rumah tangga dengan akses aman • Indikator 1 : dihitung berdasarkan jumlah KK dengan akses air limbah domestik layak di tahun N-1 ditambah kapasitas infrastruktur pengolahan air limbah domestik setempat (tangki septik) dan terpusat (IPALD Regional, Kota, Permukiman) yang terbangun (KK) di tahun N dibagi dengan total KK di tahun N • Indikator 2 : dihitung berdasarkan jumlah KK dengan akses air limbah domestik aman di tahun N-1 ditambah kapasitas infrastruktur pengolahan air limbah domestik setempat (IPLT) dan terpusat (IPALD Regional, Kota, Permukiman) yang terbangun (KK) di tahun N dibagi dengan total KK di tahun N Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal dan BPS jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
2.Persentase rumah tangga yang sampahnya terkelola (baik melalui penanganan maupun pengurangan) di perkotaan Indikator terpilih Dihitung berdasarkan jumlah KK dengan akses sampah terkelola di perkotaan di tahun N-1 ditambah kapasitas infrastruktur pengolahan persampahan (WTE, TPA, TPST, TPS3R) yang terbangun (KK) di tahun N dibagi dengan total KK perkotaan di tahun N Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal dan BPS
3.Persentase rumah tangga yang terlayani infrastruktur drainase lingkungan Indikator terpilih Dihitung berdasarkan jumlah KK yang terlayani infrastruktur drainase lingkungan di tahun N dibagi dengan total target KK yang perlu dilayani selama 5 tahun Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal KEGIATAN 5: PENYELENGGARAAN PEMBINAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SK 5.1 Meningkatnya kinerja perencanaan, pemrograman, dan evaluasi infrastruktur permukiman Persentase peningkatan kinerja perencanaan, pemrograman, dan evaluasi infrastruktur permukiman ---- dihitung dari rerata gabungan indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Tingkat implementasi perencanaan penyelenggaraan infrastruktur permukiman Indikator Kinerja Kegiatan: Dihitung dari rata-rata jumlah 4 (empat) indikator, yaitu indikator 1, indikator 2, indikator 3 dan indikator 4 Non kumulatif dihitung hasilnya setiap tahun. Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
2.Nilai kinerja anggaran
3.Nilai realisasi pengelolaan pinjaman dan hibah luar negeri
4.Tingkat Implementasi Penyelengagraan Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Ditjen Cipta Karya
1.Tingkat implementasi perencanaan penyelenggaraan infrastruktur permukiman Tunggal ▪ Indikator 1: Jumlah rencana pembangunan infrastruktur permukiman yang diimplementasikan (tahunan) dibagi jumlah rencana pembangunan infrastruktur permukiman dalam Renstra (tahunan) dikalikan 100% Non kumulatif dihitung hasilnya setiap tahun. Internal
2.Nilai kinerja anggaran Tunggal ▪ Indikator 2 : Pengukuran mengacu pada peraturan terkait Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Atas Pelaksanaan RKA-K/L Non kumulatif dihitung hasilnya setiap tahun. Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
3.Nilai realisasi pengelolaan pinjaman dan hibah luar negeri Tunggal Indikator 3: Merupakan rerata persentase capaian pada kinerja penyiapan PHLN dan kinerja pelaksanaan PHLN dikalikan 100% Nilai realisasi kinerja penyiapan dihitung berdasarkan gabungan capaian penyiapan pada kegiatan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri dengan rincian sebagai berikut:
1.Pinjaman Luar Negeri berdasarkan realisasi kegiatan Blue Book 2020- 2024 yang masuk Green Book pada tahun berjalan dibagi dengan target pengusulan kegiatan ke dalam Green Book per tahun dikali 100%;
2.Hibah Luar Negeri berdasarkan realisasi jumlah hibah yang telah ditandatangani dibagi dengan target penandatanganan hibah Non kumulatif dihitung hasilnya setiap tahun. Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA per tahun (2) dikali 100%. Target penyelesaian hibah yaitu 2 kegiatan, ditentukan berdasarkan rata-rata dokumen hibah yang terselesaikan sampai dengan penandatanganan Grant Agreement pada periode sebelumnya. Nilai realisasi kinerja pelaksanaan PHLN dihitung berdasarkan jumlah kegiatan PHLN yang meningkat status kinerjanya (progress variant) dibagi dengan jumlah kegiatan PHLN yang efektif sebelum tahun 2020 dan closing pada 2020-2024 dikalikan 100% Tingkat Implementasi Penyelenggaraan Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Ditjen Cipta Karya Tunggal Indikator 4: Rerata dari hasil evaluasi implementasi SAKIP seluruh entitas di lingkungan Ditjen Cipta Karya Non kumulatif dihitung hasilnya setiap tahun. Internal SK 5.2 Terlaksananya Dukungan Layanan Kebencanaan Persentase dukungan layanan kebencanaan bidang permukiman ---- dihitung dari indikator: Tunggal dari 1 output Indikator Kinerja Kegiatan: Jumlah paket/laporan tanggap darurat/kebutuhan mendesak dibagi pada tahun tersebut Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Bidang Permukiman (berada di Setditjen Cipta Karya) Persentase dukungan layanan tanggap bencana bidang permukiman dengan total target pada 2024 dikalikan 100% SK 5.3 Meningkatnya kualitas pembinaan teknis dalam penyelenggaraan perumahan dan infrastruktur permukiman Persentase peningkatan kualitas pembinaan teknis dalam penyelenggaraan perumahan dan infrastruktur permukiman --- dihitung dari rerata gabungan indikator: Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase NSPK bidang permukiman dan perumahan
2.Persentase rekomendasi teknis keandalan bangunan gedung dan kawasan permukiman
3.Persentase dukungan pengembangan kompetensi dan kontribusi jabatan fungsional bidang permukiman Indikator Kinerja Kegiatan: Rerata dari nilai indikator 1, indikator 2, dan indikator 3 Kumulatif, peningkatan setiap tahun Indikator 1, 2, 3 dan 4: Data Internal. Persentase NSPK bidang permukiman dan perumahan Tunggal dari 1 output Indikator 1 : Jumlah NSPK yang diterbitkan dibandingkan Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA dengan target 2024 dikalikan 100% Persentase rekomendasi teknis keandalan bangunan gedung dan kawasan permukiman Tunggal dari 1 output Indikator 2 : Jumlah rekomendasi teknis yang dapat terlayani dbanding permintaan rekomendasi teknis yang masuk dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal Persentase dukungan pengembangan kompetensi dan kontribusi jabatan fungsional bidang permukiman Tunggal dari 1 output Indikator 4 : Jumlah JFT bidang Cipta Karya yang mendapatkan pengembangan profesi dibandingkan Jumlah total JFT bidang Cipta Karya dikalikan 100% Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal SK 5.4 Meningkatnya kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman Persentase peningkatan kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman Merupakan indikator komposit/gabungan dari indikator sbb:
1.Persentase pembinaan dan pengembangan kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman
2.Persentase pengendalian Indikator Kinerja Kegiatan: Kumulatif, penambahan setiap tahun Indikator 1 dan 2 Data Internal. jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman
1.Persentase pembinaan dan pengembangan kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman Tunggal Indikator 1 dihitung dari rerata jumlah bahan kebijakan teknis, pembinaan teknis, serta kerangka kerja kepatuhan intern dan manajemen risiko dibagi dengan target 2024 dikalikan 100% Kumulatif, penambahan setiap tahun Internal
2.Persentase pengendalian kepatuhan intern dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan infrastruktur permukiman Tunggal Indikator 2 dihitung dari rerata jumlah bahan pengendalian serta pemantauan kepatuhan intern dan manajemen risiko dibagi dengan target 2024 dikalikan 100% Kumulatif, penambahan setiap tahun Internal Nilai Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko Tunggal Dihitung dari Hasil Evaluasi Tingkat Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko yang dinilai Non Kumulatif, peningkatan setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA oleh Inspektorat Jenderal untuk UPR T-1, Direktorat Kepatuhan Intern untuk UPR T-2, dan Direktorat Kepatuhan Intern dan/atau Unit Kepatuhan Intern UPT untuk UPR T-3. SS Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Strategis kesekretariatan Kementerian PUPR) SP Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Dukungan Manajemen Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Program kesekretariatan Kementerian PUPR) SK Meningkatnya efektifitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan infrastruktur permukiman Tingkat Kualitas Pembinaan dan Pengelolaan Tata Naskah Dinas, Kearsipan, Penatausahaan Barang Milik Negara, dan Pengelolaan Ketatausahaan Komposit / Gabungan 4 Indikator Indikator kinerja 1 dihitung dari penjumlahan:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat I (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat I Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(2)Persentase Pengawasan di Inspektorat I (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan PKPT di Inspektorat I Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(3)Tingkat Penanganan Pengaduan Masyarakat (25%)
(3)Pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti terhadap pengaduan yang masuk di Inspektorat I Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(4)Persentase Tindak Lanjut Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat I (15%)
(4)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (eksternal dan internal) Inspektorat I yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi (10%):
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi, komposit dari nilai: Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal dan Eksternal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP) (40%) (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP), dalam hal Hasil Evaluasi BPKP Tahun berkenaan belum diperoleh, digunakan data tahun sebelumnya (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR-T1 (30%) (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1, Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR dibandingkan Nilai Target, menggunakan Hasil Evaluasi Efektivitas jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Penerapan MR Unit Organisasi tahun sebelumnya atau Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Interim Unit Organisasi (5.3) Persentase penerapan Manajemen Risiko (30%) (5.3) Jumlah UPR-T2 dan UPR-T3 pada Unit Organisasi yang menerapkan Manajemen Risiko, data didapat dari Ikhtisar Hasil Evaluasi Efektifitas Penerapan MR UPR- T2 dan UPR-T3, yang dilakukan oleh UKI Unit Organisasi jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SK- 1.2 Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat II Persentase Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat II Komposit dari subindikator:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat II (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat II Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(2)Persentase pengawasan di Inspektorat II (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan PKPT di Inspektorat II Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(3)Tingkat penanganan pengaduan masyarakat (25%)
(3)Pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti terhadap pengaduan yang masuk di Inspektorat II Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(4)Persentase tindak lanjut Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat II (15%)
(4)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (eksternal dan internal) Inspektorat II yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi (10%):
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi, komposit dari nilai: Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal dan Eksternal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP) (40%) (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP), dalam hal Hasil Evaluasi BPKP Tahun berkenaan belum diperoleh, digunakan data tahun sebelumnya (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR-T1 (30%) (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1, Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR dibandingkan Nilai Target, menggunakan Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Unit jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Organisasi tahun sebelumnya atau Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Interim Unit Organisasi (5.3) Persentase penerapan Manajemen Risiko (30%) (5.3) Jumlah UPR-T2 dan UPR-T3 pada Unit Organisasi yang menerapkan Manajemen Risiko, data didapat dari Ikhtisar Hasil Evaluasi Efektifitas Penerapan MR UPR- T2 dan UPR-T3, yang dilakukan oleh UKI Unit Organisasi SK- 1.3 Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Persentase Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Komposit dari subindikator:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat III (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat III Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Pengawasan Inspektorat III Pengawasan Inspektorat III
(2)Persentase pengawasan di Inspektorat III (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan PKPT di Inspektorat III Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(3)Tingkat penanganan pengaduan masyarakat (25%)
(3)Pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti terhadap pengaduan yang masuk di Inspektorat III Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(4)Persentase tindak lanjut Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat III (15%)
(4)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (eksternal dan internal) Inspektorat III yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi (10%): (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi, komposit dari nilai: (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal dan Eksternal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP) (40%) Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP), dalam hal Hasil Evaluasi BPKP Tahun berkenaan belum diperoleh, digunakan data tahun sebelumnya (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR T1 (30%) (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1, Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR dibandingkan Nilai Target, menggunakan Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Unit Organisasi tahun sebelumnya atau Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Interim Unit Organisasi (5.3) Persentase penerapan Manajeen Risiko (30%) (5.3) Jumlah UPR-T2 dan UPR-T3 pada Unit Organisasi yang menerapkan Manajemen Risiko, data didapat dari Ikhtisar Hasil Evaluasi Efektifitas Penerapan MR UPR- T2 dan UPR-T3, yang dilakukan oleh UKI Unit Organisasi SK- 1.4 Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV Persentase Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV Komposit dari subindikator:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat IV (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat IV Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(2)Persentase pengawasan di Inspektorat IV (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan PKPT di Inspektorat IV Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
(3)Tingkat penanganan pengaduan masyarakat (25%)
(3)Pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti terhadap pengaduan yang masuk di Inspektorat IV Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(4)Persentase tindak lanjut Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat IV (15%)
(4)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (eksternal dan internal) Inspektorat IV yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi (10%): (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP) (40%)
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi, komposit dari nilai: (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP), dalam hal Hasil Evaluasi BPKP Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal dan Eksternal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Tahun berkenaan belum diperoleh, digunakan data tahun sebelumnya (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR-T1 (30%) (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1, Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR dibandingkan Nilai Target, menggunakan Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Unit Organisasi tahun sebelumnya atau Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Interim Unit Organisasi (5.3) Persentase penerapan Manajemen Risiko (30%) (5.3) Jumlah UPR-T2 dan UPR-T3 pada Unit Organisasi yang menerapkan jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Manajemen Risiko, data didapat dari Ikhtisar Hasil Evaluasi Efektifitas Penerapan MR UPR- T2 dan UPR-T3, yang dilakukan oleh UKI Unit Organisasi SK- 1.5 Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat V Persentase Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja dan Keuangan di Wilayah Pengawasan Inspektorat V Komposit dari subindikator:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat V (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat V Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(2)Persentase pengawasan di Inspektorat V (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan PKPT di Inspektorat V Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(3)Tingkat penanganan pengaduan masyarakat (25%)
(3)Pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA terhadap pengaduan yang masuk di Inspektorat V
(4)Persentase tindak lanjut Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat V (15%)
(4)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (eksternal dan internal) Inspektorat V yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi (10%): (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP) (40%)
(5)Hasil Pengawasan Penerapan SPIP dan MR terhadap Unit Organisasi yang diawasi, komposit dari nilai: (5.1) Kesesuaian Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Kementerian PUPR (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen terhadap Hasil Evaluasi BPKP), dalam hal Hasil Evaluasi BPKP Tahun berkenaan belum diperoleh, Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal dan Eksternal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA digunakan data tahun sebelumnya (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR-T1 (30%) (5.2) Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1, Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR dibandingkan Nilai Target, menggunakan Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Unit Organisasi tahun sebelumnya atau Hasil Evaluasi Efektivitas Penerapan MR Interim Unit Organisasi (5.3) Persentase penerapan Manajemen Risiko (30%) (5.3) Jumlah UPR-T2 dan UPR-T3 pada Unit Organisasi yang menerapkan Manajemen Risiko, data didapat dari jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Ikhtisar Hasil Evaluasi Efektifitas Penerapan MR UPR- T2 dan UPR-T3, yang dilakukan oleh UKI Unit Organisasi SK- 1.6 Tingkat Kualitas Pengawasan Kinerja Inspektorat VI Persentase Tingkat Kualitas Pengawasan di Inspektorat VI Komposit dari Indikator- indikator sebagai berikut:
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses Audit Inspektorat VI (25%)
(1)Nilai Hasil Telaah Sejawat Internal proses AREPP Inspektorat VI Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(2)Tingkat pelaksanaan Audit Investigatif (25%)
(2)Persentase tingkat kepatuhan pelaksanaan Audit Investigasi terhadap rencana pada PKPT di Inspektorat VI Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(3)Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat VI yang ditindaklanjuti (15%)
(3)Persentase Rekomendasi Laporan Hasil Pengawasan (internal) Inspektorat VI yang ditindaklanjuti Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(4)Jumlah Kumulatif Penghargaan/ Predikat menuju WBK dan
(4)Pengembangan Unit Kerja yang mendapatkan penghargaan/ predikat Kumulatif, Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA WBBM yang diperoleh Unit Kerja (10%) menuju WBK dan WBBM sesuai hasil Tim Penilai Nasional Kementerian PAN-RB
(5)Jumlah Rekomendasi Pengembangan Pengawasan yang digunakan/ diimplementasikan (10%)
(5)Rekomendasi Pengembangan Pengawasan yang digunakan/ diimplementasikan, merupakan komposit dari: (a) Penerapan Teknologi Informasi (b) Prosentase penerapan Manajemen Resiko Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(6)Survei Penilaian Integritas (15%)
(6)Indeks Integritas Kementerian PUPR, berdasarkan Survei Penilaian Integritas oleh KPK Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Eksternal SK- 1.7 Tersedianya dokumen perencanaan dan Tersusunnya dokumen perencanaan dan
(1)Tersusunnya dokumen perencanaan pengawasan tahunan
(1)Dokumen Rencana Pengawasan Tahunan yang disusun Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA regulasi pengawasan regulasi pengawasan
(2)Jumlah penyusunan dan perubahan regulasi pengawasan
(2)Jumlah regulasi pengawasan yang disusun (Peraturan Menteri, Surat Edaran Menteri, dan/atau Surat Edaran Inspektur Jenderal) Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA SS Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Kualitas Tata Kelola Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Strategis Kesekretariatan Kementerian PUPR) SP Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Tugas Teknis Lainnya Tingkat Dukungan Manajemen Kementerian PUPR (Mendukung Indikator Sasaran Program Kesekretariatan Kementerian PUPR) SK- 2 Tingkat Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Persentase Tingkat Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya
(1)Tingkat Kualitas Pembinaan dan Pengelolaan Tata Naskah Dinas, Kearsipan, Penatausahaan Barang Milik Negara, dan Pengelolaan Ketatausahaan; (10%) dihitung dari penjumlahan: (1.1) Persentase Pembinan Tata Naskah Dinas = Jumlah Unit Kerja yang Terbina Tata Naskah Dinas/Jumlah Seluruh Unit Kerja (1.2) Persentase Pembinaan Kearsipan = Jumlah Unit Kerja yang Terbina Kearsipan/ Jumlah Seluruh Unit Kerja (1.3) Persentase Penyelesaian Rata-Rata pencapaian persen setiap tahun Data Survei dan Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) = Jumlah Usulan Penghapusan BMN yang telah diselesaikan/ Total Usulan Penghapusan BMN. (1.4) Persentase terselenggaranya Administrasi Korespondensi – Jumlah Koresponden yang Diselesaikan/Jumlah Seluruh Koresponden
(2)Tingkat Layanan Pengelolaan Kelembagaan dan Jabatan Fungsional serta Pengadministrasian Pegawai; (15%) Rerata: (2.1) Tingkat kualitas SDM Inspektorat Jenderal (persentase pemenuhan kompetensi terhadap kebutuhan); (2.2) Nilai survei kepada Pegawai terkait Kumulatif Non Kumulatif Internal Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA ketepatan perencanaan pegawai, dan ketepatan layanan administrasi Kepegawaian.
(3)Tingkat Kinerja Pelaksanaan Anggaran (7.5%)
(3)Berdasarkan Data Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dari Aplikasi OMSPAN DJPB Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Eksternal
(4)Tingkat Kualitas Perencanaan Anggaran (7.5%)
(4)Berdasarkan Data dari Aplikasi SMART DJA Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Eksternal
(5)Nilai SAKIP Itjen Kementerian PUPR (5%)
(5)Nilai Evaluasi AKIP Unit Organisasi Itjen oleh APIP Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Eksternal
(6)Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR- T1 Itjen oleh APIP (5%)
(6)Nilai Tingkat Efektivitas Penerapan MR UPR-T1 Itjen oleh APIP Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Eksternal
(7)Tingkat Penyelenggaraan Komunikasi Publik bidang Pengawasan (10%)
(7)Penyelesaian Laporan PPID Itjen Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
(8)Tingkat Penyelesaian Penyusunan Produk Hukum bidang Pengawasan Intern (10%)
(8)Penyelesaian Laporan Fasilitasi penyusunan Produk Hukum Itjen Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(9)Tingkat Layanan Kepatuhan Intern Inspektorat Jenderal (5%)
(9)Persentase pelaksanaan Program Kerja Tahunan UKI Itjen Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(10)Tersusunnya Ikhtisar Hasil Pengawasan (IHP Pengaduan, IHP, IHP BPKP) (10%)
(10)Penyelesaian Dokumen IHP (IHP Pengaduan, IHP Itjen, IHP BPKP) Semester I dan II Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal
(11)Tersusunnya Dokumen Hasil Pemantauan dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal, BPKP, dan Pemeriksaan BPK RI (10%)
(11)Penyelesaian Dokumen Pemantauan dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Semester I dan II Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id SASARAN STRATEGIS/SASARAN PROGRAM/SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA JENIS INDIKATOR METODE PERHITUNGAN TIPE PENGHITUNGAN SUMBER DATA
(12)Tingkat Fasilitasi Peningkatan IACM Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR (5%)
(12)Penyelesaian Laporan Hasil Fasilitasi Peningkatan Kapabilitas (IACM Level) Itjen Non Kumulatif, dihitung setiap tahun Internal jdih.pu.go.id