1.Administrasi Umum Kementerian Pertahanan yang selanjutnya disingkat Minu Kemhan adalah semua pekerjaan, kegiatan dan prosedur administrasi yang meliputi tata cara tulisan dinas, penamaan lembaga/satuan, ejaan, singkatan, akronim, Surat menyurat dinas, tata naskah dinas, dan formulir di lingkungan Kemhan yang dilakukan secara teratur dan terarah dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Kemhan.
2.Satuan Kerja dan Subsatuan Kerja Kemhan yang selanjutnya disebut dengan Satker dan Subsatker adalah satuan di lingkungan Kemhan yang menyelenggarakan kegiatan administrasi … 3 administrasi ketatausahaan dan kerumahtanggaan bagi satuan masing-masing, meliputi pengurusan Minu, administrasi pegawai, administrasi materiil, administrasi keuangan dan lainnya yang menjadi tanggung jawab pimpinan satuan tersebut.
3.Naskah Dinas Kemhan yang selanjutnya disebut Naskah Dinas adalah semua tulisan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang di lingkungan Kemhan dalam rangka melaksanakan tugas/kegiatan di bidang masing-masing dan disusun menurut aturan yang telah ditetapkan.
4.Tata Naskah Dinas adalah suatu sistem pengelolaan Naskah Dinas yang mencakup pengolahan, pengendalian, pengamanan, pemeliharaan dan penyajian serta penyelamatan informasi mengenai permasalahan tertentu di dalam suatu berkas yang disusun secara kronologis.
5.Kewenangan Penandatanganan Naskah Dinas adalah hak dan kewajiban seorang pejabat untuk menandatangani Naskah Dinas sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kedinasan pada jabatannya.
6.Naskah Khusus adalah Naskah Dinas dengan format dan keabsahan yang diatur secara khusus untuk memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
7.Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Lambang Negara adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yaitu berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda), perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda.
8.Tajuk Tanda Tangan adalah kelompok tulisan pada bagian penutup suatu Naskah Dinas yang memuat nama jabatan yang dirangkaikan dengan nama kesatuan yang dipimpin, nama pejabat yang menandatangani Naskah Dinas dan Pangkat/Gol/NRP/NIP yang bersangkutan.
9.Cap ...
9.Cap Dinas adalah tulisan dan/atau lambang tingkat jabatan dan/atau instansi yang digunakan sebagai tanda pengenal yang sah dan berlaku, dibubuhkan pada ruang tanda tangan. 4
10.Salinan Naskah adalah tembusan yang dibuat tidak bersama-sama dengan aslinya, yang ditandatangani oleh pejabat yang diberi wewenang menyalin Naskah Dinas asli, dan dinyatakan bahwa salinan sesuai dengan aslinya.
11.Petikan Naskah adalah lembaran yang merupakan salinan tetapi tidak mengutip seluruh isi, melainkan mengutip bagian yang penting dari Naskah Dinas aslinya yang ditandatangani oleh pejabat yang diberi wewenang memetik Naskah Dinas asli.
12.Tembusan adalah lembaran kedua, ketiga, dan seterusnya, yang dibuat bersama sekaligus dengan Naskah Dinas aslinya, ditandatangani dan diberi Cap Dinas yang selanjutnya disampaikan kepada pejabat terkait yang perlu mengetahui.
13.Autentikasi adalah pernyataan keabsahan suatu Naskah Dinas bentuk Peraturan sebelum digandakan dan didistribusikan secara sah sesuai dengan alamat yang telah ditentukan, telah dicatat dan diteliti oleh pejabat yang bertanggung jawab di bidang Minu Kemhan yang ditandai dengan penandatanganan oleh pihak yang berwenang dan cap jabatan yang sah.
15.Bagian Umum/Bagian TU/Subbag TU adalah bagian dari Satker dan Subsatker yang menyelenggarakan kegiatan administrasi, baik administrasi personel, administrasi materiil, administrasi keuangan, dan Minu.
16.Logo Kemhan yang selanjutnya disebut Logo adalah tanda pengenal atau identitas Kemhan yang berbentuk lingkaran dengan gambar lingkaran tambang yang berisi gambar Garuda Pancasila, peta Negara Kesatuan Republik Indonesia dan simbol Tentara Nasional Indonesia (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara) dan bertuliskan Kementerian Pertahanan Indonesia Republik Indonesia.
17.Lampiran …
17.Lampiran adalah lembaran tambahan yang digunakan untuk memberikan keterangan uraian lanjutan atas naskah induk.
18.Garis Penutup adalah garis yang digunakan untuk menutup kelompok kata sehingga kata tersebut merupakan suatu bagian tersendiri. 5
19.Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertahanan.