(1)peralatan laboratorium pasca panen (tanaman/perkebunan/ ternak), (m) peralatan laboratorium pakan, (n) peralatan laboratorium pembibitan dan kultur jarmgan, (o) peralatan bengkel latih, dan (p) peratalan pembinaan kesiswaan clan pembinaan kerohanian. 3) Kendaraan roda-2 (dua) untuk petugas teknis lapangan (PNS) SMK-PP. 1. Irigasi Air Tanah (dangkal/ dalam) Komponen Irigasi Air Tanah, antara lain:
(1)sumur bor/sumur gali;
(2)pompa air dan perlengkapannya;
(3)rumah pompa dan
(4)jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), dengan uraian sebagai berikut:
a.Pembangunan/Perbaikan Irigasi Air Tanah dapat dilakukan berupa sumur gali (cara pengembangannya dengan digali) dan sumur bor/ sumur pantek (cara pengembangannya dengan dibor) serta rnernpunyai potensi Air Tanah yang baik untuk kebutuhan tanaman dengan kedalarnan disesuaikan dengan kedalaman lapisan akif ernya; Sebelum pelaksanaan kegiatan perlu dilengkapi dengan SID (Survei, Investigasi dan Desain) dan RAB (Rincian Anggaran Biaya) yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Kegiatan DAK untuk penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pengelolaan air dilarang untuk pembangunan jaringan/ saluran Irigasi yang sudah ada (existing), kecuali termasuk dalam satu paket kegiatan Pembangunan/Perbaikan Irigasi Air Tanah, Embung, Dam Parit, Long Storage dan Pintu Air. Pembangunan/Perbaikan Irigasi Air Tanah (dangkal/ dalam) dan Embung diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan sedangkan pembangunan/perbaikan Dam Parit, Long Storage dan Pintu Air diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha tanaman pangan. Penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan air yang dialokasikan dalam DAK diarahkan untuk pembangunan/perbaikan sumber air melalui Pembangunan/Perbaikan Irigasi Air Tanah (dangkal/ dalam), Embung, Dam Parit, Long Storage dan/ atau Pin tu Air dalam kerangka konservasi air dan antisipasi perubahan iklim untuk dimanfaatkan sebagai suplesi air Irigasi mendukung pengembangan usaha pertanian. EmbungDalam pembangunan/perbaikan Embung yang dibiayai melalui DAK perlu memperhatikan hal sebagai berikut: a. pembangunan/perbaikan Embung harus dapat memenuhi kaidah konservasi air dan upaya kelestarian lingkungan; b. lahan yang digunakan untuk pembangunan Embung merupakan lahan bebas atas sengketa dan dibuktikan dengan penetapan status tanah oleh bupati/walikota; c. kondisi fisik tanah pada lokasi pembangunan Embung "tidak porous" dan merupakan daerah pertanian yang memerlukan pasokan air dari Embung sebagai suplesi air Irigasi. Bila kondisi tanah lokasi Embung "porous" maka dasar Em bung harus dilapis (linning / plastik/ tanah liat); d. kapasitas Embung sebagai suplesi air Irigasi harus memiliki kapasitas paling kurang penampungan air sebesar 500 m 3; e. bangunan utama Embung terdiri dari kolam sesuai kapasitas tersebut diatas. Pada kondisi tertentu, bangunan Embung terdiri dari bendung clan pelimpas (pada bagian pelimpas perlu dibuat kolam olak], pin tu penguras, pin tu Irigasi/ saluran pemasukan (inlet) dan pin tu Irigasi/ saluran pengeluaran (outlet); f. sebagai bangunan suplesi air Irigasi maka air dari Embung harus dibuatkan saluran Irigasi untuk mendistribusikan air dari pintu outlet sampai ke petakan lahan usahatani penerima manfaat.
b.pompa air dan perlengkapannya menggunakan jerns pompa sentrifugal ataupun submersible, yang digerakkan dengan penggerak motor diesel/bensin, motor listrik ataupun tenaga surya;
c.rumah pompa berupa bangunan yang permanen dan cukup kuat un tuk menahan getaran me sin dengan pengamanan yang baik. Kekuatan dan ukuran rumah pompa dibuat sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas pompa (kecil/besar);
d.Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT)untuk mengalirkan air dari pompa ke lahan usahatani terdiri dari saluran terbuka atau saluran tertutup, bangunan pengatur berupa pintu dan boks pembagi; dan e. khusus untuk Irigasi Air Tanah dalam (lebih dari 30 m), perlu adanya survei geolistrik untuk mengetahui ketersediaan sumber air. 4. Long StorageDalam pembangunan/perbaikan Long Storage yang dibiayai melalui DAK perlu memperhatikan hal sebagai berikut:
a.lokasi Long Storage diupayakan pada sungai/ saluran drainase/ alur- alur alami, yang secara alamiah tempat mengalirnya air menuju ke laut. Dengan demikian akan menghemat biaya penggalian dan memudahkan mendapatkan sumber air. Apabila tidak memungkinkan dapat dilakukan penggalian tanah. b. Long Storage dibuat dekat lahan usaha tani yang pemanfaatannya dapat secara gravitasi dan atau pompa (tidak tumpang tindih dengan dana tugas pembantuan). c. lokasi tempat pembangunan Long Storage status kepemilikannya jelas (tidak dalam sengketa) dan tidak ada ganti rugi yang dilengkapi dengan surat pernyataan oleh kelompok penerima manfaat. d. kapasitas Long Storage sebagai suplesi air Irigasi harus memiliki kapasitas paling kurang penampungan air sebesar 500 m-'. 3. Dam ParitDalam pembangunan/perbaikan Dam Parit yang dibiayai melalui DAK perlu memperhatikan hal sebagai berikut:
a.Dam Parit dibangun dengan membendung aliran air untuk meninggikan muka air dari sungai dan mengalirkan langsung ke lahan usaha tani;
b.letak Dam Parit harus memperhatikan kemudahan dalam membendung dan mendistribusikan air serta struktur tanah yang kuat untuk pondasi bendung;
c.bangunan Dam Parit terdiri dari talud/jagaan (free board), bangunan bendung/pelimpas, pintu penguras, saluran Irigasi, dan kolam olak;
d.kontruksi Dam Parit yaitu talud/jagaan dan bendung terbuat dari pasangan batu dan kolam olak harus terbuat dari pasangan batu/beton bertulang; dan e. debit aliran sungai paling kurang 6 liter/ detik.
1.Sekretariat Jenderal cq. Biro Perencanaan dan eselon I terkait melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kepada dinas daerah provinsi yang menyelenggarakan urusan pertanian yang mendapatkan alokasi DAK Bidang Pertanian Tahun 2017. 2. Dinas daerah provinsi yang menyelenggarakan sub urusan tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, penyuluhan pertanian, melakukan pembinaan kepada dinas daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian yang mendapatkan alokasi DAKBidang Pertanian Tahun 2017. A. Pembinaan BABV PEMBINAAN DANPELAPORAN 5. Pintu AirDalam pembangunan/perbaikan Pintu Air yang dibiayai melalui DAK perlu memperhatikan hal sebagai berikut: a. pembangunan Pintu Air merupakan kegiatan penyediaan Pintu Air di wilayah tertentu yang belum ada pintu airnya. b. perbaikan Pintu Air merupakan kegiatan meningkatkan fungsi dan kondisi Pintu Air yang sudah ada; c. lokasi pembangunan/perbaikan Pintu Air diutamakan pada jaringan Irigasi teknis atau rawa di mana jaringan tersiernya memerlukan pembangunan/ perbaikan Pin tu Air; d. konstruksi pembangunan/ perbaikan Pin tu Air disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setempat; e. konstruksi pembangunan/perbaikan Pintu Air pada lahan rawa dengan memperhatikan hal sebagai berikut: 1) Pintu Air yang dibangun untuk menghubungkan air dari saluran tersier ke sub tersier / kuarter, dan dari sub tersier / kuarter ke petakan sawah. Jumlah dan spesifikasinya disesuaikan dengan keadaan lokasi; 2) bahan pintu diusahakan dari bahan yang cukup tahan terhadap air masam dan berkadar garam tinggi; dan 3) Pintu Air tersebut diletakkan pada dudukan yang permanen dan kuat ( dicor / disemen).
1.Kepala dinas daerah provinsi yang menyelenggarakan urusan pertanian pelaksana DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 wajib menyampaikan laporan triwulan tentang realisasi kinerja fisik clan keuangan pelaksanaan DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 melalui aplikasi e-monevdakpertanian. Adapun untuk laporan tahunan yang akan disampaikan ke tingkat outcome (hasil) harus di laporkan dalam bentuk hard copy dan soft copy. B. Pelaporan 3. Kepala dinas daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan sub urusan tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, penyuluhan pertanian, melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kepala dinas daerah provinsi yang menyelenggarakan urusan pertanian dalam menyusun RKA - DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 untuk mensinergikan terhadap program clan kegiatan pembangunan pertanian di daerah kabupaten/kota. 4. Dokumen Pengguna Anggaran (DPA) DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian disampaikan secara resmi ke Sekretaris Jenderal cq. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pertanian dengan tembusan gubernur dan bupati/walikota. Adapun softcopy clan hardcopy dapat dikirim melalui Fax.
(021)-78839618 clan atau email ke: pa.kementan@gmail.com. 5. Biaya pembinaan, konsultasi, pengawasan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 oleh dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian dibebankan pada pagu alokasi DAK sesuai peraturan yang berlaku. 6. Kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian yang tidak mengirimkan DPA DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 ke Sekretaris Jenderal Cq Kepala Biro Perecanaan Kementerian Pertanian atau melalui e-mail pa.kementan@gmail.com dikenakan sanksi (punishment) berupa pengurangan terhadap alokasi anggaran DAK Bidang Pertanian Tahun 2018. Tahapan Pengisian laporan triwulan DAK Bidang Pertanian sebagai berikut:a. untuk triwulan I (Januari - Maret) paling lambat diterima minggu pertama April;
b.untuk triwulan II (April - Juni) paling lambat diterima minggu pertama Juli;
c.untuk triwulan III (Juli - September) paling lambat diterima minggu pertama Oktober;
d.untuk triwulan IV (Oktober - Desember) paling lambat diterima minggu pertama tahun berikutnya;
e.laporan tahunan di kirim ke Sekretariat Jenderal cq. Biro Perencanaan via pos atau jasa pelayanan pengiriman paling lambat akhir januari tahun berikutnya; f. tata cara pengisian laporan triwulanan, panduan sistem evaluasi clan laporan tahunan dapat di unduh melalui aplikasi e-monevdakpertanian.
4.Hasil laporan DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 menjadi salah satu indikator teknis penilaian dalam menetapkan alokasi anggaran DAK Bidang Pertanian Tahun 2018.
5.Bagi dinas daerah provmsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian yang tidak menyampaikan laporan DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 melalui aplikasi e- monevdakpertanian dikenakan sanksi (punishment) berupa pengurangan terhadap alokasi anggaran DAK Bidang Pertanian Tahun 2018. 2. Kepala dinas daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pertanian pelaksana DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 wajib menyampaikan laporan triwulan dan tahunan tentang realisasi kinerja fisik dan keuangan pelaksanaan DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 melalui aplikasi e-monevdakpertanian. Adapun untuk laporan tahunan yang akan disampaikan ke tingkat outcome (hasil) harus di laporkan dalam bentuk hard copy dan soft copy.
3.Format laporan triwulan dan tahunan mengacu pada format yang tertuang pada aplikasi e-monevdakpertanian. Agar pelaksanaan kegiatan DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 berdaya dan berhasil guna, kegiatan DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 disinergikan dengan kegiatan yang bersumber dari pendanaan lain ( seperti dana dekonsentrasi, dana tugas pembantuan, APBD provinsi dan kabupaten/kota serta sumber dana lain).Kegiatan yang dibiayai dari DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 dalam Petunjuk Operasional Penggunaan DAK Bidang Pertanian Tahun 201 7 merupakan kegiatan pilihan, Gubernur dan Bupati/Walikota dapat memilih satu atau beberapa kegiatan sesuai prioritas daerah dan ketersediaan pagu anggaran. Pemilihan kegiatan DAK Bidang Pertanian Tahun 2017 mengacu pada program kegiatan jangka menengah sesuai Renstra Kementerian Pertanian. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Aceh 12,267,084,000 I 2 Kab. Aceh Barat 1,909,894,000 3 Kab. Aceh Besar 3,921,734,000 4 Kab. Aceh Selatan 4, 164,246,000 5 Kab. Aceh Tengah 1,026,528,000 6 Kab. Aceh Tenggara 1,320, 129,000 7 Kab. Aceh Timur 4,846,936,000 8 Kab. Aceh Utara 6,222,514,000 9 Kab. Pidie 4,638,024,000 10 Kab. Simeulue 601,252,000 11 Kota Sabang 147,088,000 12 Kota Langsa 1,325,386,000 13 Kota Lhokseumawe 1,082,984,000 14 Kab. Gayo Lues 2,685,317 ,000 15 Kab. Aceh Barat Daya 2,864,716,000 16 Kab. Aceh Jaya 1,800,094,ooo I 17 Kab. Nagan Raya 4,080, 109,000 18 Kab. Aceh Tamiang 3,988,686,000 19 Kab. Bener Meriah 4,197,244,000 20 Kab. Pidie Java 3,085,717,000 Jumlah 66, 175,682,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sumatera Utara 3,339,588,000 I 2 Kab.Asahan 2,613,974,000 ·- 3 Kab. Dairi 2,594,155,000 4 Kab. Deli Serdang 5, 189,243,000 5 Kab. Karo 4,782,616,000 6 Kab. Labuhanbatu 3,824,461,000 ·- 7 Kab. Langkat 1,868,207,000 8 Kab. Mandailing Natal 3,297,060,000 9 Kab. Nias 668,989,000 10 Kab. Simalungun 4,333,045,000 11 Kab. Tapanuli Selatan 5, 168,392,000 -- 12 Kab. Tapanuli Tengah 738,684,000 13 Kab. Tapanuli Utara 3,035,626,000 - 14 Kab. Toba Samosir 2, 174,729,000 15 Kota Binjai 140,840,000 16 Kota Pematang Siantar 1,807 ,087 ,000 17 Kota Te bing Tinggi 1,652,504,000 18 Kota Padang Sidempuan 599, 165,000 19 Kab. Pakpak Bharat 2,671,407,000 20 Kab. Nias Selatan 3,008,454,000 21 Kab. Humbang Hasundutan 432,829,000 · 22 Kab. Serdang Bedagai 4,076,695,000 23 Kab. Samosir 1 ,675,815,000 LAMPIRAN TABEL PAGU ALOKASI DAK BIDANG PERTANIAN TAHUN 2017 MENURUT PROVINS! DAN KABUPATEN/KOTA 2 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)24 Kab. Batu Bara 1,463,863,000 25 Kab. Padang Lawas 995,370,000 26 Kab. Padang Lawas Utara 2,622,693,000 27 Kab. Labuhanbatu Selatan 3,550,965,000 28 Kab. Labuhanbatu Utara 916,255,000 29 Kab. Nias Utara 642, 174,000 30 Kab. Nias Barat 4,617,067,000 31 Kota Gunungsitoli 1,422,642,000 Jumlah 75,924,594,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sumatera Barat 6,480,746,000 2 Kab. Limapuluh Kota 3,573, 957 ,000 3 Kab. Agam 4,032,895,000 4 Kab. Kepulauan Mentawai 2,495,545,000 5 Kab. Padang Pariaman 5,172,921,000 6 Kab. Pasaman 1,499,457,000 7 Kab. Pesisir Selatan 1,879,642,000 8 Kab. Sijunjung 3,923,894,000 9 Kab. Solok 3,152,271,000 10 Kab. Tanah Datar 3,352,489,ooo I 11 Kota Bukit Tinggi 290,473,000 12 Kota Padang Panjang 144,247,000 13 Kota Padang 1,647,620,000 14 Kota Payakumbuh 411,990,000 15 Kota Solok 1,196,487,000 16 Kota Pariaman 1,333,379,000 17 Kab. Pasaman Barat 2,075,291,000 18 Kab. Dharmasraya 4,300,503,000 19 Kab. Solok Selatan 3,990,803,000 Jumlah 50,954,610,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Riau 3,363,276,000 2 Kab. Indragiri Hulu 2,936,398,000 3 Kab. Kampar 3,441,450,000 4 Kab. Kuantan Singingi 3,443,824,000 5 Kab. Pelalawan 2,627,709,000 6 Kab. Rokan Hilir 626,739,000 7 Kab. Rokan Hulu 813,195,000 8 Kab. Siak 3, 113,572,000 9 Kota Dumai 159,348,000 10 Kota Pekanbaru 1 ,233,326,000 11 Kab. Kepulauan Meranti 1 ,453, 166,000 Jumlah 23,212,003,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Jam bi 3, 184,642,000 2 Kab. Batang Hari 1,495,239,000 3 Kab. Bungo 2,553,553,000 4 Kab. Kerinci 4,425, 179,000 3 (rupiah) '- No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)5 Kab. Merangin 4,520,361,000 6 Kab. Muaro Jambi 2,331,407 ,000 7 Kab. Sarolangun 3,402,966,000 8 Kab. Tanjung Jabung Barat 1,050,229,000 9 Kab. Tanjung Jabung Timur 1,961,089,000 10 Kab. Tebo 1,580,216,000 11 Kota Jambi 695,831,000 12 Kota Sungai Penuh 1,453,242,000 Jumlah 28,653,954,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sumatera Selatan 3,449,732,000 2 Kab. Lahat 6,776,871,000 3 Kab. Musi Banyuasin 1,374,280,000 4 Kab. Musi Rawas 1, 738,643,000 5 Kab. Muara Enim 1,021, 100,000 6 Kab. Ogan Komering Ilir 6,018,829,000 7 Kab. Ogan Komering Ulu 5, 197,461,000 8 Kota Prabumulih 1,738,747,000 9 Kota Pagar Alam 1,668,440,000 10 Kota Lubuk Linggau 1,810,937,000 11 Kab. Ogan Ilir 321,138,000 12 Kab. Ogan Komering Ulu Timur 4, 192,522,000 13 Kab. Ogan Komering Ulu Selatan 3,601,947,000 14 Kab. Empat Lawang 3,489,879,000 15 Kab. Musi Rawas Utara 3, 142,830,000 Jumlah 45,543,356,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Bengkulu 3,310,381,000 2 Kab. Bengkulu Selatan 3,864,002,000 3 Kab. Bengkulu Utara 2,449,941,000 4 Kab. Rejang Lebong 151,863,000 5 Kota Bengkulu 609,590,000 6 Kab. Kaur 4,842,812,000 7 Kab. Seluma 2,310,996,000 8 Kab. Mukomuko 4,298,787,000 9 Kab. Lebong 4, 738,023,000 10 Kab. Kepahiang 2,925,761,000 11 Kab. Bengkulu Tengah 4,249,267 ,000 Jumlah 33, 751,423,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Lampung 5,313,4 75,000 2 Kab. Lampung Barat 1,075,535,000 3 Kab. Lampung Selatan 5,370,432,000 4 Kab. Lampung Tengah 4,382,066,000 5 Kab. Lampung Utara 702,458,000 6 Kab. Lampung Timur 8,271,929,000 7 Kab. Tanggamus 5,664,291,000 8 Kab. Tulang Bawang 4,767,598,000 , 4 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)9 Kab. Way Kanan 6,662,436,000 10 Kata Metro 1,513,952,000 11 Kab. Pesawaran 6,569,855,000 12 Kab. Pringsewu 6,717,647,000 13 Kab. Mesuji 5,254,379,000 14 Kab. Tulang Bawang Barat 4,231,764,000 15 Kab. Pesisir Barat 4,907,399,000 Jumlah 71,405,216,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Jawa Barat 3,373, 168,000 2 Kah.Bandung 8,335,571,000 3 Kab. Bekasi 5,885,287,000 4 Kab. Ciamis 3,923, 113,000 5 Kab. Cianjur 5,345,324,000 6 Kab. Cirebon 16, 167,770,000 7 Kab. Garut 5,959,816,000 8 Kab. Indramayu 16, 143, 750,000 9 Kab. Karawang 16,037, 167,000 10 Kab. Kuningan 7,010,813,000 11 Kab. Majalengka 5, 700,212,000 12 Kab. Purwakarta 4,852,994,000 13 Kab. Subang 1,860,999,000 14 Kab. Sukabumi 7,827,479,000 15 Kab. Sumedang 11,353,219,000 16 Kab. Tasikmalaya 5, 198, 799,000 17 Kota Cirebon 276,276,000 18 Kota Tasikmalaya 1,584,982,000 19 Kab. Bandung Barat 4,347,181,000 Jumlah 131, 183,920,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Jawa Tengah 6,432,491,000 2 Kab. Banjarnegara 2,995,369,000 3 Kab. Banyumas 4,251,822,000 4 Kab. Batang 1,584,365,000 5 Kab. Blora 1,872,188,000 6 Kab. Boyolali 3,418,382,000 7 Kab. Brebes 4,129,463,000 8 Kab. Cilacap 4, 176,556,000 9 Kab. Demak 6,201,707,000 10 Kab. Grobogan 8,928,415,000 11 Kab. Jepara 1,573,071,000 12 Kab. Karanganyar 5,792,657,000 13 Kab. Kebumen 4,235,200,000 14 Kab. Kendal 1,210,54 7,000 15 Kab. Klaten 5,939,689,000 16 Kab. Magelang 2,673,271,000 17 Kab. Pati 5,548,043,000 18 Kab. Pekalongan 1,573, 945,000 19 Kab. Pemalang 4,800,090,000 5 (rupiah) --'--- No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)20 Kab. Purbalingga 1,026,278,000 21 Kab. Purworejo 2,777,301,000 22 Kab. Rem bang 4,327 ,846,000 23 Kab. Semarang 2, 738,099 ,000 24 Kab. Sragen 8,868,263,000 25 Kab. Sukoharj o 5,211,847,000 26 Kab. Tegal 1,609,773,000 27 Kab. Temanggung 3, 182,550,000 28 Kab. Wonogiri 2,693, 750,000 29 Kab. Wonosobo 1,603,229,000 30 Kota Pekalongan 300,576,000 31 Kota Salatiga 438,068,000 32 Kota Surakarta 303,565,000 33 Kota Tegal 152,699,000 Jumlah 112,571,115,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi DI Y ogyakarta 3,271,004,000 2 Kab. Bantul 5,464,091,000 3 Kab. Gunung Kidul 594,225,000 4 Kab. Kulon Progo 2,592,59.1,000 5 Kab. Sleman 1,290,209,000 Jumlah 13,212, 120,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Jawa Timur 3,307,897,000 2 Kab. Bangkalan 2,508,288,000 3 Kab. Banyuwangi 1,313,388,000 4 Kab. Blitar 1,431,510,000 5 Kab. Bondowoso 4,289,755,000 6 Kab. Gresik 4,383,596,000 7 Kab. Jember 3,923,304,000 8 Kab. Jombang 5,025, 790,000 9 Kab. Kediri 727,818,000 10 Kab. Lamongan 5,030,719,000 11 Kab. Lumajang 4,657,545,000 12 Kab. Madiun 5,256,027,000 13 Kab. Magetan 5,427,235,000 14 Kab. Malang 763,364,000 15 Kab. Mojokerto 3,243,971,000 16 Kab. Nganjuk 2,338,741,000 17 Kab. Ngawi 5,000, 170,000 18 Kab. Pacitan 5,038,680,000 19 Kab. Pamekasan 4,236,982,000 20 Kab. Pasuruan 2,379,215,000 21 Kab. Ponorogo 5,631,025,000 22 Kab. Probolinggo 3,987,768,000 23 Kab. Sampang 4,942,166,000 24 Kab. Situbondo 2,119,773,000 25 Kab. Sumenep 9,728,965,000 26 Kab. Trenggalek 4, 765,443,000 6 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)27 Kab.Tuban 3,357 ,636,000 28 Kab. Tulungagung 6,464,431,000 29 Kota Blitar 1,637,749,000 30 Kota Malanz 153,973,000 31 Kota Pasuruan 1,281,254,000 Jumlah 114,354, 178,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kalimantan Barat 7,369,134,000 2 Kab. Bengkayang 5,423,599,000 3 Kab. Landak 3,919,489,000 4 Kab. Kapuas Hulu 4, 111,488,000 5 Kab. Ketapang 5,000,411,000 6 Kab. Mempawah 3,843,951,000 7 Kab. Sambas 18,074,020,000 8 Kab. Sanggau 5, 783,338,000 9 Kab. Sintang 3,255,981,000 10 Kota Pontianak 618,996,000 11 Kota Singkawang 1,439,270,000 12 Kab. Sekadau 2,516,707,000 13 Kab. Melawi 4,061,444,000 14 Kab. Kayong Utara 2, 185,233,000 15 Kab. Kubu Raya 4,038,653,000 Jumlah 71,641, 714,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kalimantan Tengah - 2 Kab. Barito Selatan 2,759,434,000 3 Kab. Barito Utara 2,692,148,000 4 Kab. Kapuas 3,764,959,000 5 Kab. Kotawaringin Barat 292,668,000 6 Kab. Kotawaringin Timur 4,290,549,000 7 Kota Palangkaraya 1,680,106,000 8 Kab. Katingan 2,899,024,000 9 Kab. Seruyan 3,536,114,000 10 Kab. Sukamara 2,268,973,000 11 Kab. Lamandau 455,100,000 12 Kab. Gunung Mas 3,677,256,000 13 Kab. Pulang Pisau 3,267, 174,000 14 Kab. Murung Raya 2,732,615,000 15 Kab. Barito Timur 610,764,000 Jumlah 34,926,884,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kalimantan Selatan 3, 106,482,000 2 Kab. Banjar 3,539, 144,000 3 Kab. Barito Kuala 2,248,411,000 4 Kab. Hulu Sungai Selatan 1,687,167,000 5 Kab. Hulu Sungai Tengah 3,059, 140,000 6 Kab. Hulu Sungai Utara 1,407,280,000 7 Kab. Kotabaru 2, 785,374,000 7 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)8 Kab. Tabalong 3, 158,419,000 9 Kab. Tanah Laut 1,583,842,000 10 Kab. Tapin 581,752,000 11 Kota Banjarbaru 609,741,000 12 Kab. Balangan 3,233,488,000 13 Kab. Tanah Bumbu 911,391,000 - Jumlah 27,911,631,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kalimantan Timur 7 ,349, 729, 000 2 Kab. Berau 156,427,000 3 Kab. Kutai Kartanegara 2,593,496,000 4 Kab. Kutai Barat 1, 129, 103,000 5 Kab. Kutai Timur 3,911,796,000 6 Kab. Paser 2,489, 133,000 7 Kota Balikpapan 337,417,000 8 Kota Bontang 345,361,000 9 Kab. Penajam Paser Utara 978,667,000 10 Kab. Mahakam Ulu 1,418,627 ,000 Jumlah 20,709,756,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sulawesi Utara 6,976,460,000 2 Kab. Bolaang Mongondow 3,345,435,000 3 Kab. Minahasa 5, 158,083,000 4 Kab. Kepulauan Sangihe 2,227 ,442,000 5 Kota Bitung 1,825,359,000 6 Kota Manado 1,646,383,000 7 Kab. Kepulauan Talaud 1,995,487 ,000 8 Kab. Minahasa Selatan 3,250,750,000 9 Kota Tomohon 339,749,000 10 Kab. Minahasa Utara 3,305,851,000 11 Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro 1,880,739,000 12 Kota Kotamobagu 484,856,000 13 Kab. Bolaang Mongondow Utara 2,803,140,000 14 Kab. Minahasa Tenggara 3, 973,855,000 15 Kab. Bolaang Mongondow Timur 1,741, 151,000 16 Kab. Bolaang Mongondow Selatan 1,661,823,000 Jumlah 42,616,563,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sulawesi Tengah 3, 108,023,000 2 Kab. Banggai 1,007,412,000 3 Kab. Banggai Kepulauan 2,669,483,000 4 Kab. Buol 1,502,327,000 5 Kab. Toli-Toli 3,262,167,000 6 Kab. Donggala 5,335,440,000 7 Kab. Morowali 1,826,240,000 8 Kab. Poso 20,996,891,000 9 Kota Palu 1,476,070,000 10 Kab. Parigi Moutong 3,598, 127,000 8 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)11 Kab. Tojo Una Una 908,255,000 12 Kab. Sigi 513,995,000 13 Kab. Morowali Utara 2,355, 127,000 Jumlah 48,559,557,000 - No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sulawesi Selatan - 2 Kab. Bantaeng 4,692,062,000 3 Kab. Barru 3,266,726,000 4 Kah.Bone 17,452, 117,000 5 Kab. Bulukumba 7, 126,699,000 6 Kab. Enrekang 4, 104,885,000 7 Kab.Gowa 15, 109,702,000 8 Kab. Jeneponto 16, 179,792,000 9 Kab. Luwu 6,400, 189,000 10 Kab. Luwu Utara 4,333,612,000 11 Kab. Maros 6,078,386,000 12 Kab. Pangkajerie dan Kepulauan 10, 135,242,000 13 Kota Palopo 156,490,000 14 Kab. Luwu Timur 16,001,915,000 15 Kab. Pinrang 6,24 7 ,858,000 16 Kab. Sinjai 16,022,852,000 17 Kab. Kepulauan Selayar 5,231,573,000 18 Kab. Sidenreng Rappang 5,484,015,000 19 Kab. Soppeng 15,258,400,000 20 Kab. Takalar 3,212,593,000 21 Kab. Tana Toraja 2,901,466,000 22 Kab. Wajo 7 ,082,685,000 23 Kota Pare-pare 1,562,804,000 24 Kota Makassar 449,301,000 25 Kab. Toraja Utara 4,318,467 ,000 Jumlah 178,809,831,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sulawesi Tenggara 3,509,303,000 2 Kab. Buton 3,274,310,000 3 Kab.Konawe 4,663,442,000 4 Kab. Kolaka 4,848,556,000 5 Kab. Muna 16,044,392,000 6 Kota Kendari 1,645,265,000 7 Kota Bau-bau 1,649,251,000 8 Kab. Konawe Selatan 6,926,940,000 9 Kab. Bombana 3,261,447,000 10 Kab. Wakatobi 3,587,417,000 11 Kab. Kolaka Utara 2,353,163,000 12 Kab. Konawe Utara 3, 150, 732,000 13 Kab. Buton Utara 4, 132,075,000 14 Kab. Konawe Kepulauan 630,405,000 15 Kab. Kolaka Timur 3,577,701,000 16 Kab. Muna Barat 4, 100,480,000 17 Kab. Buton Tengah 645,959,000 9 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)18 Kab. Buton Selatan 3,062,891,000 Jumlah 71,063,729,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Bali - 2 Kab. Bangli 1,010,434,000 3 Kab. Buleleng 3,132,463,000 4 Kab. Jembrana 3,645,642,000 5 Kab. Klungkung 162,644,000 6 Kab.Tabanan 1,881,464,000 7 Kota Denpasar 842,338,000 Jumlah 10,674,985,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Nusa Tenggara Barat 8,667 ,495,000 2 Kab. Bima 1,233,742,000 3 Kab. Dompu 4,930,214,000 4 Kab. Lombok Barat 5,990, 112,000 5 Kab. Lombok Tengah 5,466, 114,000 6 Kab. Lombok Timur 5,879,036,000 7 Kota Mataram 696,989,000 8 Kota Bima 1,517,189,000 9 Kab. Sumbawa Barat 5,228,930,000 10 Kab. Lombok Utara 5,867,314,000 Jumlah 45,477,135,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Nusa Tenggara Timur - 2 Kab. Alor 1,657, 791,000 3 Kab. Belu 2, 197 ,946,000 4 Kab. Ende 2,044,929,000 5 Kab. Flores Timur 1,823,741,000 6 Kab.Kupang 4,602,826,000 7 Kab. Lembata 2,054,101,000 8 Kab. Manggarai 3,295,891,000 9 Kab. Ngada 4,316,087 ,000 10 Kab. Sikka 2,689, 193,000 11 Kab. Sumba Barat 3,769,531,000 12 Kab. Sumba Timur 2,048,688,000 13 Kab. Timor Tengah Selatan 2,635,088,000 14 Kab. Timor Tengah Utara 2,459,602,000 15 Kota Kupang 1,462,685,000 16 Kab. Rote Ndao 3,293, 163,000 17 Kab. Manggarai Barat 3,225, 156,000 18 Kab. Nagekeo 2,900,385,000 19 Kab. Sumba Barat Daya 3, 158, 164,000 20 Kab. Sumba Tengah 2,116,137,000 21 Kab. Manggarai Timur 2,996,947,000 22 Kab. Sabu Raijua 3,073, 197,000 23 Kab. Malaka 1,009,921,000 Jumlah 58,831, 169,000 10 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Maluku 7,609,875,000 2 Kab. Maluku Tenggara Barat 2,871,870,000 3 Kab. Maluku Tengah 3,008,349,000 4 Kab. Maluku Tenggara 3,525,357 ,000 5 Kab. Buru 5,286,296,000 6 Kota Ambon 1,854,986,000 7 Kab. Seram 2,386,791,000 8 Kab. Seram 3,555,051,000 9 Kota Tual 1,976,089,000 10 Kab. Maluku Barat Daya 624,203,000 11 Kab. Buru Selatan 1,140,755,000 Jumlah 33,839,622,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Papua 14,999,018,000 2 Kab. Biak Numfor 234,096,000 3 Kab. Jayapura 3,156,114,000 4 Kab. Jayawijaya 431,522,000 5 Kab. Merauke 8,797,581,000 6 Kab. Mimika 3,583,917,000 7 Kab. Nabire 232,559,000 8 Kab. Paniai 6,917,397,000 9 Kab. Kepulauan Yapen 2,210,501,000 10 Kota Jayapura 1,377 ,652,000 11 Kab. Sarmi 1,225,900,000 12 Kab. Keerom 3,607,965,000 13 Kab. Pegunungan Bintang 2,906,804,000 14 Kab. Tolikara 10,204,684,000 15 Kab. Boven Digoel 1, 109, 182,000 16 Kab. Mappi 1, 165,002,000 17 Kab. Waropen 6,381,315,000 18 Kab. Supiori 5, 165,457 ,000 19 Kab. Yalimo 5,928,914,000 20 Kab. Lanny Jaya 2,489,502,000 21 Kab. Nduga 4,491,057 ,000 22 Kab. Dogiyai 2,813,004,000 23 Kab. Puncak 11,825,966,000 Jumlah 101,255,109,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Maluku Utara - 2 Kab. Halmahera Tengah 193,252,000 3 Kota Ternate 2, 143,254,000 4 Kab. Halmahera Barat 2,087,903,000 5 Kab. Halmahera Timur 5,099, 153,000 6 Kab. Halmahera Selatan 1, 192,002,000 7 Kab. Halmahera Utara 548,636,000 8 Kab. Kepulauan Sula 1,380,990,000 9 Kab. Pulau Morotai 2,354,015,000 11 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)Jumlah 14,999,205,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Banten - - 2 Kab. Lebak 5,254,911,000 3 Kab. Pandeglang 5, 154,058,000 ·- 4 Kab. Serang 1,367,509,000 5 Kota Cilegon 430,475,000 6 Kota Serang 994,684,000 Jumlah 13,201,637 ,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Bangka Belitung 3,498,288,000 2 Kab. Bangka 480,937,000 3 Kab. Belitung 2,320, 110,000 4 Kab. Bangka Selatan 1,609,861,000 5 Kab. Bangka Tengah 2,373,750,000 6 Kab. Bangka Barat 487 ,886,000 7 Kab. Belitung Timur 1,872,705,000 Jumlah 12,643,537,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Gorontalo 5,375,043,000 2 Kab. Boalemo 4, 700,823,000 3 Kab. Gorontalo 4,961,075,000 4 Kota Gorontalo 723,436,000 5 Kab. Pohuwato 1,613,157,000 6 Kab. Bone Bolango 1,336,551,000 7 Kab. Gorontalo Utara 5,846,4 76,000 Jumlah 24,556,561,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kepulauan Riau - 2 Kab. Natuna 219,750,000 3 Kab. Karimun 1,383,780,000 4 Kab. Lingga 702,840,000 5 Kab. Bintan 542,078,000 Jumlah 2,848,448,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Papua Barat - 2 Kab. Fak Fak 2,424,967,000 3 Kab. Manokwari 2,081,151,000 4 Kab. Sarong 7,507,289,000 5 Kota Sorong 1,503,837 ,000 6 Kab. Raja Ampat 1,483,589,000 7 Kab. Sorong Selatan 3,905,547,000 8 Kab. Teluk Wondama 1,019,283,000 9 Kab. Kaimana 200,878,000 10 Kab. Maybrat 4,710,105,000 11 Kab. Tambrauw 10,444,444,000 12 (rupiah) No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)Jumlah 35,281,090,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Sulawesi Barat 3, 197,549,000 2 Kab. Majene 2,879,305,000 3 Kab. Mamuju 3,360,311,000 4 Kab. Polewali Mandar 3,046,296,000 5 Kab. Mamasa 6,033,422,000 6 Kab. Mamuju Utara 2,545,673,000 7 Kab. Mamuju Tengah 4, 114,826,000 Jumlah 25, 177,382,000 No. Nama Daerah Alokasi (Rp)
(1)
(2)
(3)1 Provinsi Kalimantan Utara - 2 Kab. Bulungan 3,210,236,000 3 Kab. Malinau 2,958,446,000 4 Kab.Nunukan 1,567,596,000 5 Kota Tarakan 334,568,000 Jumlah 8,070,846,000 TOTAL l,650,038,563,000 JUMLAH DAERAH 469 TOTAL ALOKASI PROVINS! 131,859,883,000 JUMLAH PROVINS! 24 TOTALALOKASIKAB/KOTA 1,518, 178,680,000 JUMLAH DAERAH 445