1.Penyelarasan struktur organisasi dan tata kerja Kementerian Sosial dengan struktur organisasi dan tata kerja perangkat daerah provinsi maupun kabupaten/kota;
2.Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi dan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial;
3.Pembentukan Institusi Penerima Wajib Lapor;
4.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial dimaksudkan sebagai tempat mendidik dan melatih SDM di bidang kesejahteraan sosial agar memiliki dan meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, dan keterampilan yang profesional dalam melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial;
5.Pembentukan dan pengembangan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) panti sosial dinas sosial daerah provinsi dan kabupaten/kota;
6.Panti Sosial. Panti sosial dimaksudkan sebagai lembaga/unit pelayanan yang melaksanakan rehabilitasi sosial bagi satu jenis sasaran untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar;
7.Pusat Rehabilitasi Sosial. Pusat rehabilitasi sosial dimaksudkan sebagai lembaga/unit pelayanan yang melaksanakan Rehabilitasi Sosial bagi lebih dari satu jenis sasaran untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar. Pembentukan Kelembagaan pelaksana teknis pelayanan kesejahteraan sosial terpadu di kabupaten/kota melalui rumah singgah dan pusat kesejahteraan sosial rumah singgah dimaksudkan sebagai suatu tempat tinggal sementara bagi penerima pelayanan yang dipersiapkan untuk mendapat pelayanan lebih lanjut;
8.Pusat Kesejahteraan Sosial. Pusat kesejahteraan sosial dimaksudkan sebagai tempat yang berfungsi untuk melakukan kegiatan pelayanan sosial bersama secara sinergis dan terpadu antara kelompok masyarakat dalam komunitas yang ada di desa atau kelurahan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial;
9.Rumah Perlindungan Sosial. Rumah perlindungan sosial dimaksudkan sebagai tempat pelayanan sementara untuk memberikan rasa aman kepada penerima pelayanan yang mengalami trauma akibat tindak kekerasan dan perlakuan salah, dan konflik sosial yang memerlukan perlindungan;
10.Pembentukan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang Berhadapan dengan Hukum (LKS ABH) di daerah kabupaten/kota;
11.Pemberian izin dan pembinaan panti milik masyarakat/LKS/dan lainnya sebagai lembaga penyelenggara kesejahteraan sosial;
12.Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM kesejahteraan sosial khususnya pekerja sosial melalui asosiasi profesi pekerja sosial;
13.Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan yang semula dibagi berdasarkan kelompok sasaran perlu disesuaikan berdasarkan fungsi untuk dapat memberikan fokus terhadap intervensinya;
14.Perubahan nomenklatur Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan yang sebelumnya masuk kedalam Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dikembalikan kembali fungsinya ke Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial yang mana sebagai leading terhadap mitigasi dan penanggulangan terhadap korban bencana jdih.kemensos.go.id termasuk didalamnya rehabilitasi dan aspek psikososial korban bencana;
15.Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan dibagi menjadi dua yaitu Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA dan ODHIV;
16.Kelompok masing masing dalam direktorat rehabilitasi sosial perlu ada pokja yang terstandar dan ada pokja yang yang spesifik tergantung dari program dan cakupan penanganan;
17.Mengembalikan pelaksanaan program bantuan pangan non tunai yang saat ini berubah menjadi Bantuan Langsung Tunai yang berada di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial kepada Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial;
18.Mengidealkan rasio 1:250 pendamping PKH terhadap KPM, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendamping PKH yang ke depannya akan ditargetkan menggraduasi 10 KPM PKH setiap tahunnya untuk masing- masing pendamping PKH;
19.Perubahan nomenklatur Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial menjadi Direktorat Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil, dengan pertimbangan lebih memberikan fokus pemberdayaan komunitas adat terpencil, fungsi kewirausahaan dimasukkan kedalam Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan;
20.Perubahan nomenklatur Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan menjadi Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan, hal tersebut mengingat adanya perbedaan terminologi antara miskin dan rentan. Sehingga memunculkan secara tersurat keduanya secara langsung;
21.Penyesuaian nomenklatur pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam menjadi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana, hal ini dilakukan untuk memberikan fokus terhadap perlindungan sosial adaptif dari segala bentuk korban bencana;
22.Sedangkan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam disesuaikan menjadi Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan, artinya pada Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial mendikotomikan fokus antara perlindungan sosial terhadap korban bencana dan perlindungan sosial lain non kebencanaan;
23.Penambahan Inspektorat Bidang Investigasi pada Inspektorat Jenderal memiliki tugas untuk melakukan pengawasan bidang investigasi, audit dengan tujuan tertentu, penanganan dan pemantauan pengaduan dugaan pelanggaran, pelaksanaan analisis, dan pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan dan pemeriksaan, hingga pembangunan zona integritas. Harapannya, dengan adanya Inspektorat Bidang Investigasi, Inspektorat Jenderal dapat lebih fokus untuk melakukan pengawasan yang bersifat investigatif dengan tetap melaksanakan tugas mandatori pengawasan lainnya;
24.Pembentukan badan/penambahan eselon satu dengan bentuk Badan Strategis Kebijakan Kesejahteraan Sosial yang didalamnya terdiri dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM kesejahteraan sosial dan Pusat Akreditasi Kelembagaan dan Sertifikasi Profesi; dan
25.Melakukan penataan terhadap kelompok kerja pada setiap Direktorat Jenderal, Sekretariat Jenderal, dan Inspektorat Jenderal, karena adanya beragam temuan dibutuhkannya penyesuaian kelompok kerja sesuai dengan kebutuhan dan beban kerja.
26.Penguatan kelembagaan penyelenggara Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial sebagai sarana pendidikan formal yang berkualitas, sekaligus wadah pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan jdih.kemensos.go.id peningkatan daya saing siswa.
27.Pemberian dukungan kelembagaan bagi unit pengelola Kartu Kesejahteraan dan Kartu Usaha Afirmatif untuk memastikan mekanisme pengelolaan, distribusi, serta monitoring berjalan efektif, sekaligus memperluas daya jangkau program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat digambarkan arah kebijakan kelembagaan melalui rancangan struktur oraganisasi dan tata kelola Kementerian Sosial untuk dapat mewujudkan penyelenggaraan kesejateraan secara menyeluruh sesuai dengan arah kebijakan nasional tahun 2025– 2029, sebagai berikut: Gambar 3.2 Arah Kelembagaan Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 Kebutuhan terhadap penyesuaian struktur organisasi Kementerian Sosial merupakan langkah strategis untuk memastikan kelembagaan mampu menjawab kebutuhan penyelenggaraan urusan sosial yang semakin kompleks. Perubahan ini ditujukan agar Kementerian Sosial memiliki kapasitas kelembagaan yang representatif, adaptif, serta dapat mencapai dan memenuhi kinerjanya secara efektif dan efisien. Pembentukan Direktorat Jenderal Sekolah Rakyat setingkat eselon I menjadi sangat mendesak. Sekolah Rakyat yang merupakan program prioritas Presiden, target ke depan sesuai dengan amanat Presiden akan terdiri dari ratusan satuan pendidikan Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu dalam upaya manajemen Sekolah Rakyat Kementerian Sosial tentunya tidak berjalan sendiri, crosscutting Sekolah Rakyat tentunya bersinggungan langsung dengan kementerian/lembaga lain dalam aspek manajemen peserta didik, manajemen pendidik dan peserta didik, pengembangan kurikulum serta manajemen sarana dan prasarana jdih.kemensos.go.id Sekolah Rakyat. Skala, kompleksitas, dan sifat lintas sektor dari program ini tidak dapat ditangani hanya dengan unit di bawah eselon II, melainkan harus berada di bawah koordinasi pimpinan setingkat eselon I agar memiliki legitimasi yang kuat, kapasitas koordinasi antarkementerian dan stakeholders yang efektif, serta daya kendali penuh terhadap implementasi di lapangan. Dengan dukungan eselon II di bawahnya yang dibagi berdasarkan wilayah dengan harapan pemerataan kualitas dan mempermudah pengawasan, serta Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal ini akan memastikan manajemen, pemerataan, serta pengendalian mutu Sekolah Rakyat dapat berjalan sistematis, terukur, dan akuntabel. Selain itu kebutuhan akan eselon I setingkat badan dibutuhkan pada Badan Pengembangan SDM dan Kebijakan Kesejahteraan Sosial. Kementerian Sosial membawahi puluhan ribu pekerja sosial yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi garda depan pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Hal ini menuntut adanya lembaga setingkat eselon I yang memiliki mandat khusus untuk membina, meningkatkan kapasitas, serta mengembangkan jabatan fungsional pekerja sosial secara berkesinambungan. Selain itu, isu kesejahteraan sosial yang dinamis memerlukan penguatan kebijakan berbasis data dan bukti, sehingga badan ini akan memastikan integrasi antara pengembangan SDM dan formulasi kebijakan strategis. Kehadiran unit eselon II di bawahnya, yakni Sekretariat Badan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Pengembangan Jabatan Fungsional, Pusat Strategi Kebijakan, serta Pusat Penyuluhan diaharapkan memperkuat profesionalisme SDM kesejahteraan sosial secara umum, membangun kebijakan yang adaptif, serta memperluas jangkauan layanan kesejahteraan sosial ke masyarakat. Dengan kebutuhan penambahan dua eselon I tersebut, Kementerian Sosial memiliki struktur organisasi yang lebih representatif untuk mengelola mandat besar yang diemban. Perubahan ini bukan hanya penataan kelembagaan administratif, melainkan strategi penguatan kapasitas kelembagaan yang berorientasi pada hasil, guna memastikan efektivitas pelaksanaan program prioritas serta kontribusi nyata terhadap pencapaian visi dan misi. jdih.kemensos.go.id Dalam Renstra ini tergambar secara jelas keterkaitan antara visi, misi, tujuan, sasaran strategis, kebijakan, strategi, sasaran program, dan sasaran kegiatan dengan indikator kinerja, target kinerja, dan kerangka pendanaan. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memantapkan dalam penerapan penganggaran berbasis kinerja/performance based budgeting. Sasaran strategis merupakan kondisi yang akan dicapai secara nyata oleh Kementerian Sosial yang mencerminkan pengaruh yang ditimbulkan oleh adanya hasil (outcome) dari satu atau beberapa program. Sasaran strategis merupakan ukuran pencapaian dari Tujuan yang dimiliki oleh Kementerian Sosial, dimana Tujuan merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Kementerian Sosial yang mendukung pencapaian Visi dan Misi Presiden sebagaimana yang tertuang di dalam RPJMN. Sasaran Strategis mencerminkan berfungsinya outcomes dari semua program dalam Kementerian Sosial. Sasaran Strategis Kementerian Sosial dilengkapi dengan Indikator Kinerja Sasaran Strategis beserta target kinerja, dimana Indikator Kinerja Sasaran Strategis Kementerian Sosial merupakan alat ukur yang mengindikasikan keberhasilan pencapaian Sasaran Strategis Kementerian Sosial. Program disusun sebagai penjabaran kebijakan Kementerian Sosial yang dilaksanakan dalam bentuk upaya yang berisi satu atau beberapa kegiatan dengan menggunakan sumber daya yang disediakan untuk mencapai hasil yang terukur sesuai dengan misinya yang dilaksanakan instansi atau masyarakat dalam koordinasi Kementerian Sosial. Pada tataran teknis, program juga merupakan alat kebijakan (policy tool) yang dimiliki oleh kementerian/lembaga dalam menjabarkan tugas dan fungsi sesuai visi dan misi Presiden, yang dilaksanakan oleh satu atau lebih unit kerja eselon I. Program selanjutnya dilengkapi dengan Sasaran Program, Indikator Kinerja Program beserta target kinerja, dimana Sasaran Program mencerminkan hasil kinerja Program yang ingin dicapai secara nasional. Sedangkan Indikator Kinerja Program merupakan alat ukur untuk menilai capaian kinerja program. Berdasarkan program tersebut selanjutnya dirumuskan Kegiatan yang mencerminkan suatu aktivitas yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial untuk menghasilkan keluaran (output) kegiatan dalam rangka mendukung terwujudnya sasaran pembangunan. Kegiatan dilengkapi dengan Sasaran Kegiatan, Indikator Kinerja Kegiatan beserta target kinerja, dimana Sasaran Kegiatan mencerminkan hasil kinerja Kegiatan yang ingin dicapai secara nasional. Sedangkan Indikator Kinerja Kegiatan merupakan alat ukur untuk menilai capaian kinerja kegiatan. Berdasarkan pada masing-masing kegiatan selanjutnya dilakukan perumusan keluaran (output), dimana keluaran (output) kegiatan adalah barang atau jasa yang dihasilkan oleh unit kerja pelaksana. Keluaran (output) disusun sesuai struktur data keluaran (output), yang terdiri atas klasifikasi rincian output (KRO) sebagai kumpulan atas rincian output, dan rincian output (RO) yang merupakan keluaran kegiatan riil yang sangat spesifik yang jdih.kemensos.go.id dihasilkan oleh unit kerja Kementerian Sosial yang berfokus pada isu dan/atau lokasi tertentu serta berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi unit kerja tersebut dalam mendukung pencapaian Sasaran Kegiatan yang telah ditetapkan. Gambar 4.1 Keterkaitan antara Sasaran Strategis, Sasaran Program, dan Sasaran Kegiatan (Sumber: Hasil Analisis, 2025) Penetapan target kinerja dilakukan setelah IKSS, IKP, dan IKK disusun serta disepakati baik di tingkat Kementerian maupun di tingkat Eselon I. Target kinerja merupakan capaian spesifik yang diharapkan dari pelaksanaan program dan kegiatan Kementerian Sosial pada periode 2025– 2029, sehingga menjadi tolok ukur utama keberhasilan implementasi kebijakan. Oleh karena itu, penyusunan dan penetapan target kinerja harus mengacu pada prinsip yang terukur, realistis, serta selaras dengan arah pembangunan nasional. Dalam menetapkan target kinerja, terdapat beberapa kriteria yang perlu diperhatikan, yaitu:
1.konsistensi dengan RPJPN Tahun 2025–2045 dan RPJMN Tahun 2025– 2029;
2.relevansi dengan mandat dan ruang lingkup urusan Kementerian Sosial; keterukuran berdasarkan indikator yang jelas dan berbasis data;
3.keterjangkauan target sesuai dengan kapasitas sumber daya yang tersedia; serta
4.fleksibilitas untuk menyesuaikan dinamika sosial, ekonomi, dan kebijakan yang dapat berkembang sepanjang periode perencanaan. Dengan kriteria tersebut, target kinerja yang ditetapkan diharapkan tidak hanya menjadi pedoman teknis, tetapi juga instrumen strategis untuk mengarahkan pencapaian visi kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam rangka mencapai visi, misi, dan tujuan Kementerian Sosial tahun 2025-2029, telah dirumuskan 2 (dua) sasaran strategis. Keterkaitan kedua Sasaran Strategis dengan Tujuan dijelaskan sebagai berikut: Untuk mencapai Tujuan ke-1: “Meningkatkan Taraf Kesejahteraan Sosial Masyarakat Miskin dan Rentan” telah dirumuskan Sasaran Strategis: ”Terwujudnya Sistem Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Miskin dan Rentan yang Inklusif”. Sedangkan untuk mencapai Tujuan ke-2: “Meningkatkan Tata Kelola Kesejahteraan Sosial yang Berdampak” telah dirumuskan Sasaran Strategis: “Meningkatnya Tata Kelola Kementerian Sosial yang Agile, Berkualitas dan Efisien”. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, Sasaran Strategis Kementerian Sosial: (SS-1) ” Terwujudnya Sistem Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Miskin dan Rentan yang jdih.kemensos.go.id Inklusif”, akan dicapai melalui Program Teknis yaitu Program Perlindungan Sosial. Sedangkan untuk Sasaran Strategis Kementerian Sosial yaitu (SS-2) “Tata Kelola Kementerian Sosial yang Agile, Berkualitas dan Efisien” akan dicapai melalui Program Generik yaitu Program Dukungan Manajemen. Keberhasilan pencapaian setiap Sasaran Strategis Kementerian Sosial tersebut diukur melalui target kinerja atau indikator kinerja yang telah ditetapkan pada setiap Sasaran Program sebagaimana yang disajikan pada tabel berikut ini: Tabel. 4.1 Target Kinerja Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Target 2025 2026 2027 2028 2029 Meningkatkan Taraf Kesejahteraan Sosial Masyarakat Miskin dan Rentan Indeks Kesejahteraan Sosial 59,51 62,09 64,66 67,23 69,8 Meningkatkan Tata Kelola Kesejahteraan Sosial yang Berdampak Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Sosial 87 87,5 88 88,5 89 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Sasaran Strategis Target 2025 2026 2027 2028 2029 Terwujudnya Sistem Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Miskin dan Rentan yang Inklusif Indeks Kesejahteraan Sosial 59,51 62,09 64,66 67,23 69,8 Meningkatnya Tata Kelola Kementerian Sosial yang Agile, Berkualitas dan Efisien Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Sosial 87 87,5 88 88,5 89 Tabel. 4.2 Sasaran Program dan Indikator Kinerja Program Perlindungan Sosial Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 2025 2026 2027 2028 2029 1 Indeks Kebutuhan Dasar 38 Provinsi 60 61 62 63 64 2 Persentase (%) Daerah Rawan Bencana yang Meningkat Ketahanan dan Pencegahan terhadap Bencana Pusat 1,8 3,5 5,5 7,6 9,7 3 Persentase (%) Korban Bencana yang mendapat Bantuan Sosial Kebencanaan (*) Pusat 8 10 15 20 25 4 Persentase (%) Anak dari Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem Peserta Sekolah Rakyat yang Mengalami Peningkatan Kesejahteraan Sosial Pusat 75 76 77 79 80 5 Jumlah Keluarga Penerima Kartu Kesejahteraan yang Tergraduasi Sejahtera (*) Pusat 400.000 700.000 1.000.000 1.300.000 1.500.000 6 Persentase (%) Keluarga Miskin dan Rentan yang Menerima Bantuan Sosial Non-Tunai (*) Pusat 65 70 70 75 80 1 Indeks Peranan Sosial 38 Provinsi 51 52 53 54 55 2 Indeks Kesejahteraan Sosial untuk Penduduk Lanjut Usia (*) 38 Provinsi 59,67 61,5 65,07 67,76 70,46 3 Indeks Kesejahteraan Sosial untuk Penyandang Disabilitas (*) 38 Provinsi 38,42 39,8 46,86 51,08 55,3 PROGRAM A: 027.DQ-PERLINDUNGAN SOSIAL Sasaran Program 1 (SP 1 ) (Mendukung SS1 ) Terjaminnya Prasyarat Hidup Layak Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program Sasaran Program 2 (SP 2) (Mendukung SS1 ) Meningkatnya Fungsi Sosial Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program Matriks Kinerja Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome )/Sasaran Kegiatan (output ) Lokasi Target 1 Indeks Keberdayaan Ekonomi 38 Provinsi 43 44 45 46 47 2 Persentase (%) Warga KAT (Afirmasi Khusus) yang Meningkat Aksesibilitas dan Kemandiriannya Pusat 90 93 95 98 100 3 Jumlah Keluarga Miskin Penerima Perlindungan Sosial yang Tergraduasi dari Kemiskinan (*) Pusat 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1 Persentase (%) Pilar Sosial (Rehabilitasi Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 96 96,5 97 97,5 98 2 Persentase (%) Pilar Sosial (Pemberdayaan Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 93 94 95 96 97 3 Persentase (%) Pilar Sosial (Perlindungan dan Jaminan Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 95 95,5 96 96,5 97 4 Persentase (%) SDM Penyelenggara Kesejahteraan Sosial mempunyai Kinerja Baik pasca mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 Sasaran Program 3 (SP 3) (Menduking SS 1 ) Meningkatnya Keberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program Sasaran Program 4 (SP 4) (Mendukung SS 1 ) Meningkatnya Profesionalisme SDM Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Program jdih.kemensos.go.id Catatan: (*) Indikator RPJMN Tahun 2025-2029 (**) Target penerima PBI – JKN akan menyesuaikan dengan tingkat kerentanan masyarakat Tabel. 4.3 Sasaran Program dan Indikator Kinerja Program Dukungan Manajemen Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 4.2 KERANGKA PENDANAAN Kerangka pendanaan menggambarkan mengenai kebutuhan pendanaan secara keseluruhan untuk mencapai target Sasaran Strategis, Sasaran Program, dan Sasaran Kegiatan Kementerian Sosial. Perencanaan kebutuhan pendanaan merupakan detail penjabaran strategi pendanaan program dan kegiatan untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Pendanaan bersumber atau dibiayai oleh APBN. Penyusunan kerangka pendanaan dilakukan dengan memperhatikan beberapa kaidah, yaitu:
1.kerangka pendanaan disusun dalam perspektif jangka menengah (5 (lima) tahun) dan bersifat indikasi;
2.kerangka pendanaan disusun sesuai Program, Kegiatan dan Keluaran (output) yang direncanakan;
3.kerangka pendanaan disusun dengan mempertimbangkan realisasi 1 Persentase (%) Lembaga di Bidang Kesejahteraan Sosial yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 75 75,5 76 76,5 77 2 Persentase (%) PSKS Lembaga yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 81 82 83 84 85 3 Persentase (%) Lembaga di Bidang Rehabilitasi Sosial yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 87 88 89 90 91 1 Persentase (%) Ketepatan Sasaran Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial Pusat 75 80 85 90 95 Sasaran Program 5 (SP 5) (Mendukung SS 1 ) Meningkatnya Kualitas Layanan oleh Lembaga di Bidang Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Program Sasaran Program 6 (SP 6) (Mendukung SS 1 ) Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional untuk Pemberian Bantuan dan Pemberdayaan Sosial Indikator Kinerja Program 1 Nilai IP SPM Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Provinsi Pusat 84,5 85 85,5 86 86,5 2 Nilai IP SPM Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Pusat 84,5 85 85,5 86 86,5 3 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial oleh Pemerintah Daerah Provinsi Pusat 90,06 90,56 91,07 91,58 92,09 4 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Pusat 87 87,5 88 88,5 89 5 Persentase (%) Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang Melaksanakan Pelayanan Sosial Terpadu sesuai Standar Pusat 77 78 79 80 81 6 Persentase (%) Badan Usaha/Lembaga Filantropi/Stakeholders Lainnya yang Berkontribusi dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 71 72 73 74 75 7 Persentase (%) Pemerintah Daerah yang Menginternalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan dan Kesetiakawanan Sosial Pusat 80 81 82 83 84 8 Persentase (%) Rekomendasi Kebijakakan yang Dilaksanakan oleh Penyelenggara Pelayanan Publik dalam Mengimplementasikan Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Pusat 75 80 85 90 90 Sasaran Program 7 (SP 7) (Mendukung SS 1 ) Meningkatnya Hubungan Partnership dan Kolaborasi yang Berkualitas Indikator Kinerja Program 2025 2026 2027 2028 2029 1 Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Sosial Pusat 87 87,5 88 88,5 89 2 Nilai Akuntabilitas Kinerja/SAKIP Kementerian Sosial Pusat 71 71,5 72 72,5 73 3 Nilai Kinerja Anggaran Kementerian Sosial Pusat 85 85,5 86 86,5 87 4 Opini BPK Atas Laporan Keuangan Kementerian Sosial Pusat WTP WTP WTP WTP WTP 5 Nilai Maturitas SPIP Satker Kementerian Sosial Pusat 3,5 3,6 3,7 3,8 3,9 6 Nilai Kapabilitas APIP (IACM) Pusat 3,4 3,5 3,6 3,7 3,8 7 Indeks Pencapaian SPM Bidang Sosial Pusat 87 87,5 88 88,5 89 8 Nilai Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal Pusat 82 82,5 83 83,5 84 9 Nilai Kinerja Anggaran Sekretariat Jenderal Pusat 97 97,5 98 98,5 99 10 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Sekretariat Jenderal Pusat 90,8 91 91,2 91,5 91,8 11 Nilai Akuntabilitas Kinerja Inspektorat Jenderal Pusat 82 82,5 83 83,5 84 12 Nilai Kinerja Anggaran Inspektorat Jenderal Pusat 90 90,5 91 91,5 92 13 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Inspektorat Jenderal Pusat 94,5 95 95,5 96 96,5 14 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 81,25 81,5 81,75 82 82,25 15 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 16 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 17 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 82 82,25 82,3 82,35 82,4 18 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 90 91 92 93 94 19 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 20 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 82 82,5 83 83,5 84 21 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 22 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 90 90,2 90,4 90,6 90,8 PROGRAM B: 027.WA-LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN Sasaran Program 8 (SP 8) (Mendukung SS 2) Penyelenggaraan Birokrasi yang Akuntabel, Efektif, dan Efisien Berorientasi Layanan Indikator Kinerja Program Matriks Kinerja dan Pendanaan Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome )/Sasaran Kegiatan (output ) Lokasi Target jdih.kemensos.go.id anggaran dan capaian target selama 5 (lima) tahun periode Renstra sebelumnya;
4.kerangka pendanaan diprioritaskan untuk mendanai kebutuhan dalam rangka mencapai target pembangunan pada RPJMN sesuai tanggung jawab Kementerian Sosial; dan
5.kerangka pendanaan disusun dengan memperhatikan bauran sumber pendanaan baik Pemerintah maupun Non Pemerintah. Untuk melaksanakan tugas dan fungsi, serta sebagai upaya pencapaian target kinerja tahun 2025-2029, Kementerian Sosial merumuskan suatu kerangka pendanaan untuk Program Perlindungan Sosial dan Program Dukungan Manajemen. Adapun perkiraan kebutuhan anggaran Kementerian Sosial Tahun 2025–2029 secara lebih jelas disajikan dalam tabel penghitungan prakiraan maju sebagai berikut: Tabel. 4.4 Perkiraan Kebutuhan Anggaran Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 2025 2026 2027 2028 2029 Program Perlindungan Sosial 79.436.314 77.861.262 95.642.087 99.233.181 104.687.362 Sekretariat Jenderal 1.161.376 4.070.354 5.773.187 6.994.761 8.881.547 Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial 30.664.619 72.850.242 81.511.934 83.229.138 85.050.168 Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial 3.204.844 711.429 4.679.891 5.273.480 6.966.021 Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial 44.405.475 229.237 3.677.075 3.735.802 3.789.626 Program Dukungan Manajemen 1.345.691 6.578.794 2.219.231 2.361.067 2.423.079 Sekretariat Jenderal 675.587 2.340.485 746.739 754.042 661.784 Inspektorat Jenderal 46.459 48.316 48.799 49.287 49.780 Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial 53.217 2.988.948 54.060 54.407 54.767 Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial 526.202 852.209 1.002.440 1.134.813 1.286.850 Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial 44.226 348.836 367.193 368.518 369.898 TOTAL 80.782.005 84.440.056 97.861.318 101.594.248 107.110.441 Program/Unit Kerja Anggaran (dalam juta) jdih.kemensos.go.id Kementerian Sosial secara bersamaan juga terus berbenah baik dari segi tujuan maupun tata kelola atau budaya kerja untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik. Seluruh pimpinan dan segenap aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Sosial berkomitmen untuk mewujudkan visi Kementerian Sosial yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi pada visi Presiden 2025-2029 dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Perencanaan adalah bagian kecil dari tahapan untuk mewujudkan visi bersama, namun konsistensi dan integritas dalam mengawal implementasi perencaaan merupakan hal lain yang tidak kalah pentingnya. Implementasi dari rencana yang tertuang di dalam Renstra Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 disertai dengan mekanisme monitoring, pengukuran kinerja secara periodik serta evaluasi perbaikan dari waktu ke waktu. Hal tersebut dilaksanakan untuk memastikan proses pembangunan yang dilakukan masih dalam koridor perencanaan atau sesuai dengan rencana. Perubahan regulasi maupun kebijakan harus diperhatikan untuk melihat dampak strategis terhadap Renstra Kementerian Sosial Tahun 2025-2029 yang telah disusun. Sehingga pengelolaan strategi sesuai prinsip peningkatan secara berkelanjutan (continuous improvement) dapat terwujud dengan baik menuju Indonesia Emas 2045. jdih.kemensos.go.id Lampiran 1: Matriks Kinerja dan Pendanaan Kementerian Sosial Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 KEMENTERIAN SOSIAL 80.782.005 84.440.056 97.861.318 101.594.248 107.110.441 Sasaran Strategis 1 (SS 1) Kementerian Sosial Terwujudnya Sistem Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat Miskin dan Rentan yang Inklusif Indikator Kinerja Sasaran Strategis 1 Indeks Kesejahteraan Sosial 38 Provinsi 59,51 62,09 64,66 67,23 69,8 Sasaran Strategis 2 (SS 2) (Mendukung SS 1) Kementerian Sosial Meningkatnya Tata Kelola Kementerian Sosial yang Agile, Berkualitas dan Efisien Indikator Kinerja Sasaran Strategis 1 Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Sosial Pusat 87 87,5 88 88,5 89 PROGRAM A: 027.DQ-PERLINDUNGAN SOSIAL 79.436.314 77.861.262 95.642.087 99.233.181 104.687.362 Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, dan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Program 1 (SP 1) (Mendukung SS1) Terjaminnya Prasyarat Hidup Layak Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program 1 Indeks Kebutuhan Dasar 38 Provinsi 60 61 62 63 64 2 Persentase (%) Daerah Rawan Bencana yang Meningkat Ketahanan dan Pencegahan terhadap Bencana Pusat 1,8 3,5 5,5 7,6 9,7 3 Persentase (%) Korban Bencana yang mendapat Bantuan Sosial Kebencanaan (*) Pusat 8 10 15 20 25 4 Persentase (%) Anak dari Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem Peserta Sekolah Rakyat yang Mengalami Peningkatan Kesejahteraan Sosial Pusat 75 76 77 79 80 5 Jumlah Keluarga Penerima Kartu Kesejahteraan yang Tergraduasi Sejahtera (*) Pusat 400.000 700.000 1.000.000 1.300.000 1.500.000 6 Persentase (%) Keluarga Miskin dan Rentan yang Menerima Bantuan Sosial Non-Tunai (*) Pusat 65 70 70 75 80 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Sasaran Program 2 (SP 2) (Mendukung SS1) Meningkatnya Fungsi Sosial Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program 1 Indeks Peranan Sosial 38 Provinsi 51 52 53 54 55 2 Indeks Kesejahteraan Sosial untuk Penduduk Lanjut Usia (*) 38 Provinsi 59,67 61,5 65,07 67,76 70,46 3 Indeks Kesejahteraan Sosial untuk Penyandang Disabilitas (*) 38 Provinsi 38,42 39,8 46,86 51,08 55,3 Sasaran Program 3 (SP 3) (Menduking SS 1) Meningkatnya Keberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Program 1 Indeks Keberdayaan Ekonomi 38 Provinsi 43 44 45 46 47 2 Persentase (%) Warga KAT (Afirmasi Khusus) yang Meningkat Aksesibilitas dan Kemandiriannya Pusat 90 93 95 98 100 3 Jumlah Keluarga Miskin Penerima Perlindungan Sosial yang Tergraduasi dari Kemiskinan (*) Pusat 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 Sasaran Program 4 (SP 4) (Mendukung SS 1) Meningkatnya Profesionalisme SDM Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Program 1 Persentase (%) Pilar Sosial (Rehabilitasi Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 96 96,5 97 97,5 98 2 Persentase (%) Pilar Sosial (Pemberdayaan Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 93 94 95 96 97 3 Persentase (%) Pilar Sosial (Perlindungan dan Jaminan Sosial) yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Pedoman Pusat 95 95,5 96 96,5 97 4 Persentase (%) SDM Penyelenggara Kesejahteraan Sosial mempunyai Kinerja Baik pasca mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 Sasaran Program 5 (SP 5) (Mendukung SS 1) Meningkatnya Kualitas Layanan oleh Lembaga di Bidang Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Program jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 1 Persentase (%) Lembaga di Bidang Kesejahteraan Sosial yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 75 75,5 76 76,5 77 2 Persentase (%) PSKS Lembaga yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 81 82 83 84 85 3 Persentase (%) Lembaga di Bidang Rehabilitasi Sosial yang Melaksanakan Pelayanan Sosial sesuai Standar Pusat 87 88 89 90 91 Sasaran Program 6 (SP 6) (Mendukung SS 1) Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional untuk Pemberian Bantuan dan Pemberdayaan Sosial Indikator Kinerja Program 1 Persentase (%) Ketepatan Sasaran Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial Pusat 75 80 85 90 95 Sasaran Program 7 (SP 7) (Mendukung SS 1) Meningkatnya Hubungan Partnership dan Kolaborasi yang Berkualitas Indikator Kinerja Program 1 Nilai IP SPM Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Provinsi Pusat 84,5 85 85,5 86 86,5 2 Nilai IP SPM Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Pusat 84,5 85 85,5 86 86,5 3 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial oleh Pemerintah Daerah Provinsi Pusat 90,06 90,56 91,07 91,58 92,09 4 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Pusat 87 87,5 88 88,5 89 5 Persentase (%) Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang Melaksanakan Pelayanan Sosial Terpadu sesuai Standar Pusat 77 78 79 80 81 6 Persentase (%) Badan Usaha/Lembaga Filantropi/Stakeholders Lainnya yang Berkontribusi dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 71 72 73 74 75 7 Persentase (%) Pemerintah Daerah yang Menginternalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan dan Kesetiakawanan Sosial Pusat 80 81 82 83 84 8 Persentase Rekomendasi Kebijakan bidang Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) yang Diimplementasikan oleh K/L dan Pemda Pusat 75 80 82 85 85 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM B: 027.WA-LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN 1.345.691 6.578.794 2.219.231 2.361.067 2.423.079 Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, dan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Program 8 (SP 8) (Mendukung SS 2) Penyelenggaraan Birokrasi yang Akuntabel, Efektif, dan Efisien Berorientasi Layanan Indikator Kinerja Program 1 Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Sosial Pusat 87 87,5 88 88,5 89 2 Nilai Akuntabilitas Kinerja/SAKIP Kementerian Sosial Pusat 71 71,5 72 72,5 73 3 Nilai Kinerja Anggaran Kementerian Sosial Pusat 85 85,5 86 86,5 87 4 Opini BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Sosial Pusat WTP WTP WTP WTP WTP 5 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Sosial Pusat 3,5 3,6 3,7 3,8 3,9 6 Nilai Kapabilitas APIP (IACM) Pusat 3,4 3,5 3,6 3,7 3,8 7 Indeks Pencapaian SPM Bidang Sosial Pusat 87 87,5 88 88,5 89 8 Nilai Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal Pusat 82 82,5 83 83,5 84 9 Nilai Kinerja Anggaran Sekretariat Jenderal Pusat 97 97,5 98 98,5 99 10 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Sekretariat Jenderal Pusat 90,8 91 91,2 91,5 91,8 11 Nilai Akuntabilitas Kinerja Inspektorat Jenderal Pusat 82 82,5 83 83,5 84 12 Nilai Kinerja Anggaran Inspektorat Jenderal Pusat 90 90,5 91 91,5 92 13 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Inspektorat Jenderal Pusat 94,5 95 95,5 96 96,5 14 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 81,25 81,5 81,75 82 82,25 15 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 16 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 17 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 82 82,25 82,3 82,35 82,4 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 18 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 92 92,5 93 93,5 94 19 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 20 Nilai Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 82 82,5 83 83,5 84 21 Nilai Kinerja Anggaran Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 90 90,5 91 91,5 92 22 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 90 90,2 90,4 90,6 90,8 PROGRAM A: 027.DQ-PERLINDUNGAN SOSIAL DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL 30.664.619 72.850.242 81.511.934 83.229.138 85.050.168 Kegiatan 6281. Pencegahan dan Perlindungan Korban Bencana 552.517 189.670 653.348 710.018 789.429 Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Mitigasi Masyarakat Wilayah Rawan Bencana Alam, Non Alam, dan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Kecamatan Rawan Bencana alam yang berpredikat Siaga Bencana Madya Pusat 0,8 1,6 2,8 4,2 5,7 2 Persentase (%) Kecamatan Rawan Bencana Sosial yang Terfasilitasi Pencegahan Bencana Sosial Pusat 2,7 5,5 8,2 11 13,7 RINCIAN OUTPUT Warga masyarakat dilokasi rawan bencana yang difasilitasi kampung siaga bencana Pusat 20.655 15.000 32.400 36.450 40.500 6.291 4.500 9.877 11.073 12.331 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Warga masyarakat yang difasilitasi kampung siaga bencana Pusat 20.655 15.000 32.400 36.450 40.500 RINCIAN OUTPUT Anak sekolah yang mendapatkan edukasi bencana Pusat 100.000 29.000 115.000 120.000 125.000 4.095 1.167 4.709 4.914 5.119 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Anak Sekolah di lokasi rawan bencana yang Teredukasi Kebencanaan Pusat 100.000 100.000 115.000 120.000 125.000 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kelompok Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Pusat 250 250 275 275 300 15.259 2.900 17.658 18.541 19.468 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Kelompok Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Kearifan Lokal Pusat 250 250 275 275 300 RINCIAN OUTPUT Warga Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Pusat 30.600 23.827 Jumlah Warga Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Keserasian Sosial Pusat 30.600 RINCIAN OUTPUT Kelompok Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Pusat 0 60 150 150 160 0 10.500 28.973 30.422 32.943 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Kelompok Masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan Keserasian Sosial Pusat 0 60 150 150 160 RINCIAN OUTPUT Desa/Kelurahan dilokasi rawan bencana yang difasilitasi Lumbung Sosial Pusat 100 50 115 120 125 9.640 4.820 11.086 11.568 12.050 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Desa/Kelurahan yang difasilitasi Lumbung Sosial Pusat 100 50 115 120 125 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Terpenuhinya Kebutuhan Dasar Korban Bencana Alam, Sosial, dan Non Alam Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) korban bencana alam, sosial, dan non alam yang mendapat bantuan sosial kebencanaan secara tepat waktu Pusat 8 8 10 15 25 2 Persentase (%) Korban Bencana yang Mendapatkan Layanan Psikososial hingga Pemulihan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Korban bencana alam yang mendapatkan bantuan logistik tanggap darurat Pusat 530.000 65.000 630.000 700.000 800.000 348.466 43.844 414.675 459.975 526.184 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Korban Bencana alam yang Memeroleh Bantuan Logistik Pusat 530.000 65.000 630.000 700.000 800.000 RINCIAN OUTPUT Korban Bencana Sosial dan Non Alam yang Mendapat Bantuan Pusat 16.664 20.000 22.000 22.000 23.000 16.269 9.600 25.286 26.550 27.878 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Korban Bencana Sosial dan Non Alam yang Memeroleh Bantuan Pusat 16.664 20.000 22.000 22.000 23.000 RINCIAN OUTPUT Korban bencana alam yang mendapatkan bantuan pemulihan dan penguatan sosial Pusat 3.700 3.900 3.800 3.900 4.000 21.500 18.000 22.145 22.575 23.220 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah korban bencana alam yang ter-asesmen dan mendapatkan bantuan pemulihan dan penguatan sosial Pusat 3.700 3.900 3.800 3.900 4.000 RINCIAN OUTPUT Korban bencana yang Mendapatkan Layanan Dukungan Psikososial Pusat 1.500 4.000 2.000 2.250 2.500 1.259 2.000 1.958 2.238 2.518 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Korban Bencana yang Mendapatkan Layanan Dukungan Psikososial Pusat 1.500 4.000 2.000 2.250 2.500 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya Kapasitas dan Peran Relawan Sosial Kebencanaan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Presentase (%) relawan kebencanaan yang memberikan layanan sesuai dengan standar Pusat 94 94 96 98 99 RINCIAN OUTPUT Relawan sosial kebencanaan yang Ditingkatkan Kompetensinya dan Siap Ditugaskan Pusat 0 28.600 50.000 51.000 52.000 0 4.660 13.211 13.468 13.853 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Relawan Sosial Kebencanaan yang Memeroleh Bimtek dan ditugaskan dalam penanggulangan bencana Pusat 0 28.600 50.000 51.000 52.000 RINCIAN OUTPUT Relawan sosial kebencanaan yang mendapatkan kelengkapan siaga bencana Pusat 0 27.364 28.096 28.096 28.096 0 87.679 103.770 108.694 113.865 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah relawan sosial kebencanaan yang mendapatkan sarana prasarana Pusat 0 27.364 28.096 28.096 28.096 RINCIAN OUTPUT Tenaga Pelopor Perdamaian yang Siap Ditugaskan Pusat 1.000 0 0 0 0 3.755 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Tenaga Pelopor Perdamaian yang Siap Ditugaskan Pusat 1.000 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Tagana yang ditingkatkan kompetensinya dan ditugaskan dalam penanganan bencana Pusat 48.480 0 0 0 0 12.827 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah tagana yang ditingkatkan kompetensinya dan ditugaskan dalam penanganan bencana Pusat 48.480 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Tagana yang mendapatkan kelengkapan siaga bencana Pusat 26.596 0 0 0 0 89.329 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Tagana yang mendapatkan kelengkapan siaga bencana Pusat 26.596 0 0 0 0 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Peran Aktif Pemerintah Daerah dalam Melaksanakan Layanan Sosial Penanganan Bencana Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Capaian SPM Penanganan Bencana Provinsi Pusat 84,5 85,0 85,5 86,0 86,5 2 Persentase (%) Capaian SPM Penanganan Bencana Kab/Kota Pusat 84,5 85,0 85,5 86,0 86,5 Kegiatan 6282. Penyelenggaraan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan 30.080.094 28.794.441 33.330.028 34.925.816 36.601.395 Direktorat Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Peran Pendamping Penerima Bantuan Sosial Bersyarat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) KPM Penerima Bantuan Sosial Bersyarat yang tergraduasi dari bansos PKH Pusat 3,27 6,54 9,82 13,09 16,36 RINCIAN OUTPUT Sumber Daya Manusia yang dikelola Pusat 33.252 34.689 36.126 37.563 39.000 1.271.971 59.847 1.265.010 1.265.010 1.265.010 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pendamping yang Memperoleh Peningkatan Kapasitas Pusat 33.530 33.530 33.530 33.530 33.530 Jumlah Pendamping Bantuan Sosial Bersyarat Pusat 33.252 34.689 36.126 37.563 39.000 Jumlah Pelaksanaan Koordinasi dan Konsolidasi Nasional Pendamping Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pendamping Pusat 12 12 12 12 12 Jumlah Kelompok KPM yang mengikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Pusat 332.520 400.000 400.000 400.000 400.000 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Ketepatan sasaran dan pemanfaatan Bantuan Sosial Bersyarat oleh Keluarga Miskin dan Rentan melalui Skema Penyaluran yang Digital, Inklusif, dan Adaptif Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Anak dari Keluarga Penerima Manfaat yang bersekolah dengan minimal 85% kehadiran Pusat 85 90 95 95 95 2 Persentase (%) Ibu Hamil dan Anak Usia Dini yang Mendapatkan Bantuan Sosial dan Memanfaatkan Layanan Kesehatan secara berkala Pusat 75 80 85 85 85 3 Persentase (%) Lansia dan Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Layanan Kesehatan dan/atau Sosial secara Berkala Pusat 50 55 60 65 70 4 Persentase (%) KPM Program Bantuan Sosial Bersyarat yang mendapatkan peningkatan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan bantuan melalui Kartu Kesejahteraan Pusat 80 81 82 83 84 5 Persentase KPM yang terverifikasi telah mengikuti P2K2 Pusat 50 55 60 65 70 6 Persentase (%) Keluarga Miskin yang Memanfaatkan Bantuan Sosial Pendidikan, Kesehatan, dan/atau Kesejahteraan Sosial Pusat 99 0 0 0 0 7 Persentase (%) KPM Yang Meningkat Pemahaman Dalam Aspek Pendidikan dan Pengasuhan, Perlindungan Anak, Kesehatan dan Gizi, Pengelolaan Keuangan, dan/atau Kesejahteraan Sosial dalam Lingkup Keluarga Pusat 77,74 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Keluarga Yang Mendapat Bantuan Sosial Bersyarat Pusat 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000 28.757.003 28.710.000 31.915.775 33.511.563 35.187.142 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Keluarga Miskin yang mendapat bantuan sosial bersyarat Pusat 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000 10.000.000 Jumlah Penerima Bantuan Sosial Bersyarat Pendidikan Pusat 8.976.836 8.976.836 8.976.836 8.976.836 8.976.836 Jumlah Penerima Bantuan Sosial Bersyarat Kesehatan Pusat 870.254 870.254 870.254 870.254 870.254 Jumlah Penerima Bantuan Sosial Bersyarat Kesejahteraan Sosial Pusat 5.895.889 5.895.889 5.895.889 5.895.889 5.895.889 RINCIAN OUTPUT Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan Peningkatan Kemampuan Keluarga Pusat 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 51.120 2.255 51.120 51.120 51.120 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Keluarga yang Mendapat Peningkatan Kemampuan Keluarga Pusat 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 RINCIAN OUTPUT Dukungan Penyelenggaraan Program Bantuan Sosial Bersyarat Pusat 0 1 1 1 1 0 22.339 98.123 98.123 98.123 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Penyelenggaraan Program Bantuan Sosial Bersyarat Pusat 0 1 1 1 1 Kegiatan 7997. Pelaksanaan Bantuan Program Sembako 0 43.858.771 44.152.421 44.152.421 44.152.421 Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Akses dan Pemanfaatan Bantuan Sosial Pangan oleh Keluarga Miskin dan Rentan melalui Skema Penyaluran yang Digital, Inklusif, dan Adaptif Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Keluarga Miskin Rentan yang memanfaatakan bantuan sosial pangan melalui Kartu Kesejahteraan Pusat 0 82 83 84 85 RINCIAN OUTPUT Layanan Penyelenggaraan Program Kartu Sembako Pusat 0 1 1 1 1 0 58.771 352.421 352.421 352.421 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Penyelenggaran Program Kartu Sembako Pusat 0 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT KPM Yang Memperoleh Bantuan Sosial Sembako Pusat 0 18.250.000 18.250.000 18.250.000 18.250.000 0 43.800.000 43.800.000 43.800.000 43.800.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah KPM yang Menerima Bantuan Sosial Sembako Pusat 0 18.250.000 18.250.000 18.250.000 18.250.000 Kegiatan 7993. Pelayanan Akses Jaminan Sosial 0 1.021 3.369.776 3.434.522 3.500.564 Direktorat Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Akses Pelayanan Jaminan Sosial melalui Bantuan Langsung Berkelanjutan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lansia Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Bantuan Langsung Berkelanjutan Pusat 0 0 97 97 97 2 Persentase (%) Penyandang Disabilitas Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Bantuan Langsung Berkelanjutan Pusat 0 0 97 97 97 RINCIAN OUTPUT Layanan Akses Jaminan Sosial Pusat 1 1 1 1 1 0 1.021 16.765 17.087 17.415 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Akses Jaminan Sosial untuk Lanjut Usia Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Layanan Akses Jaminan Sosial untuk Penyandang Disabilitas Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Lansia Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Bantuan Langsung Berkelanjutan Pusat 0 0 1.342.179 1.369.023 1.396.403 0 0 3.221.230 3.285.654 3.351.368 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lansia Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Jaminan Sosial Dasar Pusat 0 0 1.342.179 1.369.023 1.396.403 RINCIAN OUTPUT Disabilitas Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Bantuan Langsung Berkelanjutan Pusat 0 0 54.909 54.909 54.909 0 0 131.781 131.781 131.781 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyandang Disabilitas Tunggal Miskin Rentan yang mendapatkan Jaminan Sosial Dasar Pusat 0 0 54.909 54.909 54.909 Kegiatan 7994. Pelayanan Penghargaan Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan 0 6.334 6.352 6.352 6.352 Direktorat Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Tersalurkannya penghargaan terhadap Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan Indikator Kinerja Kegiatan jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 1 Persentase (%) Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan yang mendapatkan Penghargaan Pusat 0 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Pejuang Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan yang mendapatkan tunjangan berkelanjutan Pusat 0 403 487 487 487 0 6.334 6.352 6.352 6.352 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah pejuang Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan yang mendapatkan tunjangan berkelanjutan Pusat 0 403 487 487 487 Kegiatan 6283. Pelayanan Akses Sumber Daya Ekonomi 32.000 0 0 0 0 Direktorat Jaminan Sosial (OTK Lama) Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Terpenuhinya Kebutuhan Dasar Rehabilitasi Rumah secara Layak Keluarga Miskin Melalui Pemanfaatan Bantuan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Keluarga Miskin yang Memanfaatkan Bantuan Rehabilitasi Rumah secara Layak Pusat 99,79 RINCIAN OUTPUT KPM Yang Memperoleh Bantuan Rehabilitasi Rumah Pusat 1.500 0 0 0 0 32.000 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Keluarga yang Menerima Bantuan Sosial Rehabilitasi Rumah Sejahtera Terpadu Pusat 1.500 0 0 0 0 DIREKTORAT JENDERAL REHABILITASI SOSIAL 3.204.884 711.429 4.679.891 5.273.480 6.966.021 Kegiatan 6277. Asistensi Rehabilitasi Sosial Kelompok Rentan 186.490 68.559 259.860 306.430 206.644 Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) Meningkatnya Peranan Sosial Kelompok Rentan Indikator Kinerja Kegiatan jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 1 Indeks Peranan Sosial Kelompok Rentan Pusat 51 52 53 54 55 RINCIAN OUTPUT Kelompok Rentan yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 6.500 10.326 24.000 28.000 11.480 47.346 46.467 160.800 207.200 98.154 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Kelompok Rentan yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 6.500 10.326 24.000 28.000 11.480 RINCIAN OUTPUT Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Kelompok Rentan yang Terintegrasi Pusat 20.000 50.000 22.000 23.000 100.000 800 2.500 1.210 1.380 6.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah kelompok rentan yang mendapat assemen dan layanan sosial yang terintegrasi Pusat 20.000 50.000 22.000 23.000 100.000 RINCIAN OUTPUT Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang Dengan HIV Yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 14.530 0 0 0 0 46.409 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Korban Penyalahgunaan NAPZA dan ODHIV yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 14.530 0 0 0 0 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan layanan sosial kelompok rentan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Gelandangan Pengemis di dalam panti Pusat 87,25 87,74 88,23 88,73 89,22 2 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Gelandangan Pengemis di luar panti Pusat 83,48 83,96 84,44 84,92 85,40 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Kebijakan Penanganan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Pusat 1 1 1 1 1 4.339 1.500 1.500 1.500 1.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Rekomendasi Kebijakan Penanganan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang yang disusun Pusat 1 1 1 1 1 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya kebijakan bidang Rehabilitasi Sosial Kelompok Rentan yang tepat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) kebijakan yang ditetapkan Pusat 50 60 75 75 75 RINCIAN OUTPUT Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pusat 2 2 3 3 3 781 1.300 1.950 1.950 1.950 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah NSPK yang disusun Pusat 2 2 3 3 3 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan teknis SDM Rehabilitasi sosial sesuai standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Presentase (%) SDM Rehsos yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 95,0 95,1 95,2 95,3 95,4 RINCIAN OUTPUT SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 150 150 400 400 400 2.477 2.100 5.600 5.600 5.600 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 150 150 400 400 400 RINCIAN OUTPUT Pendamping Rehabilitasi Sosial yang Mendapatkan Honorarium Pusat 2.300 297 2.300 2.300 2.415 82.800 10.692 82.800 82.800 86.940 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pendamping Rehabilitasi Sosial yang Mendapatkan Honorarium Pusat 2.300 297 2.300 2.300 2.415 Sasaran Kegiatan 5 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya kualitas Lembaga Rehabilitasi sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lembaga di bidang Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan KPO yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 0 85 86 87 88 RINCIAN OUTPUT Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas Pusat 150 100 150 150 150 1.534 4.000 6.000 6.000 6.000 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lembaga di bidang Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan KPO yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 150 100 150 150 150 Kegiatan 6278. Asistensi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas 728.014 237.844 1.175.740 1.342.197 2.742.532 Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) Meningkatnya Peranan Sosial Penyandang Disabilitas Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Peranan Sosial Penyandang Disabilitas Pusat 51 52 53 54 55 2 Persentase Penyandang Disabilitas yang tidak mengalami tindak kekerasan (*) Pusat 99,60 99,70 99,70 99,80 99,80 RINCIAN OUTPUT Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 64.100 15.030 70.800 74.400 129.200 255.583 88.667 474.360 550.560 1.104.660 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 64.100 15.030 70.800 74.400 129.200 Persentase Penyandang Disabilitas yang tidak mengalami tindak kekerasan Pusat 99,6 99,7 99,7 99,8 99,8 RINCIAN OUTPUT Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Penyandang Disabilitas yang Terintegrasi Pusat 106.659 100.000 106.659 106.659 175.000 4.266 5.000 5.866 6.399 11.375 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyandang Disabilitas yang mendapat assemen dan layanan sosial yang terintegrasi Pusat 106.659 100.000 106.659 106.659 175.000 RINCIAN OUTPUT Penyandang disabilitas mendapatkan Layanan Permakanan Pusat 36.000 8.000 36.000 36.000 73.000 447.199 102.784 549.252 635.976 1.465.475 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyandang disabilitas yang Mendapatkan Layanan Permakanan Pusat 36.000 36.000 36.000 36.000 73.000 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 0 0 1.500 1.500 1.500 0 0 72.000 72.000 72.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 1.500 1.500 1.500 RINCIAN OUTPUT Literasi Khusus bagi Penyandang Disabilitas Pusat 60.000 22.100 60.000 60.000 60.000 4.370 3.393 9.000 12.000 15.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah literasi khusus yang diproduksi Pusat 60.000 22.100 60.000 60.000 60.000 RINCIAN OUTPUT Alat Bantu Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Pusat 4 31 31 31 31 5.400 25.000 50.762 50.762 50.762 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Satker yang menyediakan Alat Bantu Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Pusat 4 31 31 31 31 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan layanan sosial Penyandang Disabilitas Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di dalam panti Pusat 91,26 91,77 92,28 92,80 93,32 2 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di luar panti Pusat 89,13 89,65 90,16 90,67 91,18 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Pusat 2 1 2 2 4 1.532 500 3.000 3.000 6.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah rekomendasi kebijakan penanganan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas yang disusun Pusat 2 1 2 2 4 RINCIAN OUTPUT Penyusunan Rancangan PP tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Sosial Pusat 0 1 0 0 0 0 1.000 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah rekomendasi kebijakan yang ditetapkan Pusat 0 1 0 0 0 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 7) jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Meningkatnya kebijakan bidang Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas yang tepat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) kebijakan yang ditetapkan Pusat 50 60 70 80 85 RINCIAN OUTPUT Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pusat 2 2 2 2 2 814 1.300 1.300 1.300 1.300 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah NSPK yang disusun Pusat 2 2 2 2 2 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan teknis SDM Rehabilitasi sosial sesuai standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Presentase (%) SDM Rehsos yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 96 97 98 99 100 RINCIAN OUTPUT SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 300 300 300 300 500 3.000 4.200 4.200 4.200 7.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 300 300 300 300 500 Sasaran Kegiatan 5 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Kualitas Lembaga Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lembaga di bidang rehabilitasi sosial penyandang disabilitas yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 85 87 89 90 91 RINCIAN OUTPUT Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas (Penyandang Disabilitas) Pusat 150 150 150 150 224 5.850 6.000 6.000 6.000 8.960 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lembaga di bidang rehabilitasi sosial penyandang disabilitas yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 150 150 150 150 224 Kegiatan 6279. Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak 842.585 110.950 1.099.781 1.151.795 992.775 Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Meningkatnya Peranan Sosial Anak Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Peranan Sosial Anak Pusat 51 52 53 54 55 RINCIAN OUTPUT Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 41.840 14.500 46.200 48.600 57.927 138.846 65.250 309.540 359.640 495.276 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah anak yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 41.840 14.500 46.200 48.600 57.927 RINCIAN OUTPUT Anak Berhadapan dengan Hukum yang mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 400 400 600 700 586 1.592 1.800 4.020 5.180 5.010 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Anak Berhadapan dengan Hukum yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 400 400 600 700 586 RINCIAN OUTPUT Pengasuhan Alternatif (Adopsi Intercountry) Pusat 5 5 5 5 9 2.694 1.500 2.483 2.731 5.408 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah anak yang mendapatkan layanan publik Adopsi Intercountry Pusat 5 5 5 5 9 RINCIAN OUTPUT Sistem Asesmen dan Layanan Sosial Anak yang Terintegrasi Pusat 101.150 100.000 101.150 101.150 148.094 4.940 5.000 5.563 6.069 9.626 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Anak yang Mendapatkan Asesmen dan Layanan Sosial Anak yang Terintegrasi Pusat 101.150 100.000 101.150 101.150 148.094 RINCIAN OUTPUT Anak YAPI yang mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 270.000 10.000 270.000 270.000 150.000 678.475 26.400 688.475 688.475 382.486 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Anak YAPI yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 270.000 10.000 270.000 270.000 150.000 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Anak yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 0 0 1.500 1.500 1.500 0 0 72.000 72.000 72.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Anak yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 0 0 1.500 1.500 1.500 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya peran akitf pemerintah daerah dalam melaksanakan layanan sosial anak Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Anak di dalam panti Pusat 89,52 90,03 90,53 91,04 91,55 2 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial Anak di luar panti Pusat 87,47 87,97 88,48 88,98 89,48 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus Pusat 1 1 1 1 3 3.144 1.500 1.500 1.500 4.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus yang disusun Pusat 1 1 1 1 3 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya kebijakan bidang Rehabilitasi Sosial Anak yang tepat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) kebijakan yang ditetapkan Pusat 50 67 67 70 75 RINCIAN OUTPUT Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pusat 2 2 2 2 2 905 1.300 1.100 1.200 1.300 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah NSPK yang disusun Pusat 2 2 2 2 2 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan teknis SDM Rehabilitasi sosial sesuai standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) SDM Rehsos yang melaksanakan pelayanan sosial anak sesuai standar Pusat 95 95,1 95,2 95,3 95,4 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 350 300 350 350 512 4.714 4.200 4.900 4.900 3.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM rehsos yang mendapatkan peningkatan kapasitas Pusat 350 300 350 350 512 Sasaran Kegiatan 5 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Kualitas Lembaga Rehabilitasi Sosial Anak sesuai standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lembaga di bidang rehabilitasi sosial anak yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 84 84,1 84,2 84,3 84,4 RINCIAN OUTPUT Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas Pusat 250 100 250 250 250 7.272 4.000 10.000 10.000 10.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lembaga di bidang rehabilitasi sosial anak yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 250 100 250 250 250 Kegiatan 6280. Asistensi Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia 1.430.197 235.426 1.914.509 2.205.757 2.700.520 Direktorat Rehabilitasi Lanjut Usia Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) Meningkatnya Peranan Sosial Lanjut Usia Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Peranan Sosial Lanjut Usia Pusat 51 52 53 54 55 RINCIAN OUTPUT Lanjut Usia yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 37.370 14.500 41.300 43.400 63.860 139.886 65.250 276.710 321.160 546.003 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Lanjut Usia yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 37.370 14.500 41.300 43.400 63.860 RINCIAN OUTPUT Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Lanjut Usia yang Terintegrasi Pusat 100.560 100.000 121.678 133.845 147.230 4.022 5.000 6.692 8.031 11.042 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Lanjut Usia yang mendapatkan Asesmen dan Layanan Sosial yang Terintegrasi Pusat 100.560 100.000 121.678 133.845 147.230 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Lanjut Usia yang mendapatkan Bantuan Permakanan Pusat 101.000 12.000 101.000 101.000 101.000 1.274.325 154.176 1.540.957 1.784.266 2.027.575 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Lanjut Usia yang Mendapatkan Layanan Permakanan Pusat 101.000 12.000 101.000 101.000 101.000 RINCIAN OUTPUT Lanjut Usia yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 0 0 1.500 1.500 1.500 0 0 72.000 72.000 72.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Lanjut Usia yang Mendapatkan Layanan Care Economy Pusat 0 0 1.500 1.500 1.500 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya peran akitf pemerintah daerah dalam melaksanakan layanan sosial lanjut usia Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial lanjut usia di dalam panti Pusat 92,20 92,71 93,23 93,75 94,28 2 Nilai IP SPM Bidang Rehabilitasi Sosial lanjut usia di luar panti Pusat 87,91 88,42 88,93 89,43 89,94 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Pusat 3 1 4 5 5 2.299 1.500 6.000 7.500 7.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah rekomendasi kebijakan yang dihasilkan Pusat 3 1 4 5 5 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya kebijakan bidang Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang tepat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) kebijakan yang ditetapkan Pusat 50 75 75 75 75 RINCIAN OUTPUT Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pusat 2 2 3 4 4 814 1.300 1.950 2.600 2.600 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah NSPK yang disusun Pusat 2 2 3 4 4 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan teknis SDM Rehabilitasi sosial sesuai standar jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Indikator Kinerja Kegiatan 1 Presentase (%) SDM Rehsos yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 95 95 95 95 95 RINCIAN OUTPUT SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 300 300 300 300 700 3.000 4.200 4.200 4.200 9.800 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 300 300 300 300 300 Sasaran Kegiatan 5 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Kualitas Lembaga Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lembaga di bidang Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 85 86 87 88 89 RINCIAN OUTPUT Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas Pusat 150 100 150 150 600 5.850 4.000 6.000 6.000 24.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lembaga di bidang rehabilitasi sosial lanjut usia yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 150 100 150 150 600 Kegiatan 6882. Asistensi Rehabilitasi Sosial Korban Bencana 17.556 0 0 0 0 Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan (OTK Lama) Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) Terpenuhinya Kebutuhan Dasar Korban Bencana melalui Pemanfaatan Bantuan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Korban Bencana yang Memanfaatkan Bantuan Dukungan Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak sesuai Hasil Asesmen Pusat 100 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Korban Bencana yang mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 4.300 0 0 0 0 17.556 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Korban Bencana yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 4.300 0 0 0 0 Kegiatan 7992. Asistensi Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA dan ODHIV 0 58.650 230.000 267.300 323.550 Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya dan Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 2) Meningkatnya Peranan Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya dan Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Peranan Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA Pusat 0 52 53 54 55 2 Indeks Peranan Sosial Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus Pusat 0 52 53 54 55 RINCIAN OUTPUT Korban Penyalahgunaan Napza yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 0 5.500 21.000 22.000 23.000 0 24.750 140.700 162.800 196.650 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Korban Penyalahgunaan NAPZA yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 0 5.500 21.000 22.000 23.000 RINCIAN OUTPUT Orang Dengan HIV yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Pusat 0 5.000 11.000 12.000 13.000 0 22.500 73.700 88.800 111.150 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Orang Dengan HIV yang Mendapatkan Layanan ATENSI sesuai Kebutuhan berdasarkan Hasil Asesmen Pusat 0 5.500 11.000 12.000 13.000 RINCIAN OUTPUT Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan ODHIV yang Terintegrasi Pusat 0 50.000 10.000 10.000 10.000 0 2.500 550 650 700 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Korban Penyalahgunaan Napza dan ODHIV yang mendapat assement dan layanan sosial yang terintegrasi Pusat 0 50.000 10.000 10.000 10.000 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Meningkatnya Kebijakan Bidang Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya dan Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus yang Tepat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) kebijakan yang ditetapkan Pusat 0 60 75 75 75 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV Pusat 0 1 1 1 1 0 1.500 1.500 1.500 1.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV yang dihasilkan Pusat 0 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pusat 0 2 3 3 3 0 1.300 1.950 1.950 1.950 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah NSPK yang disusun Pusat 0 2 3 3 3 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan teknis SDM Rehabilitasi sosial sesuai standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) SDM Rehsos yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar Pusat 0 95,10 95,20 95,30 95,40 RINCIAN OUTPUT SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas teknis Pusat 0 150 400 400 400 0 2.100 5.600 5.600 5.600 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 0 150 400 400 400 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Kualitas Lembaga Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Lembaga di bidang Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Pusat 0 86 87 88 89 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 ODHIV yang melaksanakan pelayanan sosial sesuai standar RINCIAN OUTPUT Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas Pusat 0 100 150 150 150 0 4.000 6.000 6.000 6.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah lembaga di bidang Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan ODHIV yang mendapatkan pengembangan kapasitas Pusat 0 100 150 150 150 DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN SOSIAL 44.405.475 229.237 3.677.075 3.735.802 3.789.626 Kegiatan 6273. Pemberdayaan dan Pelayanan Perizinan 17.952 8.584 21.786 21.886 21.986 Direktorat Pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Terlaksananya Pemanfaatan Dana UKS dari Aktivitas UGB dan Penyelenggaraan PUB sesuai Standar Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Izin Penyelenggaraan UGB dan PUB sesuai standar Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Izin Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah (UGB) Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang/barang (PUB) dan Izin Tanda Daftar LKS Berskala Nasional Pusat 1.000 1.010 1.020 1.030 1.040 9.173 4.719 9.519 9.619 9.719 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyelenggara UGB/PUB yang Berizin Pusat 1.000 1.010 1.020 1.030 1.040 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Partisipasi TJSLBU dan Kerjasama Filantropi dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Badan Usaha yang melaksanakan Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan sesuai Prioritas Penyelenggaraan Kesos Pusat 0 72 73 74 75 2 Persentase (%) Filantropi yang menyalurkan Bantuan kepada PM melalui Skema Kemitraan Pusat 0 81 82 83 84 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Badan Usaha yang Melaksanakan Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Pusat 0 200 200 200 200 0 351,6 1.644 1.644 1.644 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Badan Usaha yang melaksanakan Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan sesuai Prioritas Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 0 200 200 200 200 RINCIAN OUTPUT Filantropi yang berpatisipasi dalam penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 0 100 110 120 130 0 248,4 823 823 823 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Filantropi yang melaksanakan Kerjasama dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 0 100 110 120 130 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Partisipasi Pemerintah Daerah Provinsi/Kab/Kot dalam Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan. Keperintisan, Kesetiakawanan Sosial, dan Restorasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Pemerintah Daerah Provinsi/Kabuapten/Kota yang Berpartisipasi dalam Pelaksanaan Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial Pusat 0 81 82 83 84 2 Persentase (%) TMPNU/MPN/TMPN yang terpelihara Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Warga Negara Indonesia Yang Mendapatkan Penanaman Nilai-Nilai Sosial Dasar Pusat 0 2.000 2.000 2.000 2.000 0 800 800 800 800 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Peserta Sosialisasi Penanaman Nilai Sosial Dasar Pusat 0 2.000 2.000 2.000 2.000 RINCIAN OUTPUT TMPNU/MPN/TMPN yang Direhab/Dipelihara Pusat 139 139 139 139 139 8.779 2.465 9.000 9.000 9.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah TMPNU/TMP/MPN yang Dipelihara Pusat 139 139 139 139 139 Kegiatan 6274. Penyelenggaraan Layanan dan Pendampingan Terpadu 119.577 73.126 306.410 324.810 343.175 Direktorat Pemberdayaan Sosial Masyarakat jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Terseleksi dan Ditetapkannya Pengusulan Calon Pahlawan Nasional/Calon Perintis Kemerdekaan/Calon Penerima SatyaLancana Kebaktian Sosial untuk mendapatkan Penghargaaan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Calon Pahlawan Nasional/Calon Perintis Kemerdekaan/Calon Penerima Satyalancana Kebaktian Sosial yang Terseleksi untuk ditetapkan mendapatkan Penghargaan Pusat 80 81 82 83 84 2 Jumlah warakawuri/keluarga pahlawan nasional, perintis kemerdekaan, janda duda perintis kemerdekaan yang mendapatkan tunjangan keberlanjutan Pusat 487 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Pengusulan/Calon Pahlawan Nasional/Calon Perintis Kemerdekaan/Calon Penerima SatyaLancana Kebaktian Sosial yang Terseleksi dan/atau Ditetapkan untuk Mendapatkan Penghargaan Pusat 510 515 520 525 530 1.000 700 1.660 1.860 2.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah penghargaan pahlawan nasional/perintis kemerdekaan/satyalancana kebaktian sosial yang diusulkan Pusat 510 515 520 525 530 RINCIAN OUTPUT Warakawuri/Keluarga Pahlawan Nasional, Janda Duda Perintis Kemerdekaan yang mendapatkan tunjangan keberlanjutan Pusat 368 0 0 0 0 5.811 700 1.660 1.860 2.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah warakawuri/keluarga pahlawan nasional, perintis kemerdekaan, janda duda perintis kemerdekaan yang mendapatkan tunjangan keberlanjutan Pusat 368 0 0 0 0 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Peran Aktif PSKS Lembaga dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) PSKS Lembaga yang Terlibat dalam Pelayanan Sosial Pusat 81 82 83 84 85 RINCIAN OUTPUT Pemberdayaan Karang Taruna Pusat 0 600 700 800 1.000 0 350 7.579 10.080 13.034 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Karang Taruna yang meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 600 700 800 1.000 RINCIAN OUTPUT LKS yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 300 400 500 600 0 150 4.883 5.799 5.999 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah LKS yang meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 200 300 400 500 600 RINCIAN OUTPUT LK3 yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 200 250 300 350 0 100 4.883 5.799 5.999 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah LK3 yang meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 200 250 300 350 RINCIAN OUTPUT Potensi Dan Sumber Kesejahteraan Sosial (Psks) Kelembagaan Yang Melaksanakan Pelayanan Dan Pendampingan Sosial Secara Optimal Sesuai Standar Dan Mendapatkan Peningkatan Kapasitas Pusat 750 0 0 0 0 7.938 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah PSKS Lembaga yang melaksanakan pelayanan dan pendampingan sosial secara optimal sesuai standar dan mendapatkan peningkatan kapasitas Pusat 750 0 0 0 0 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya Peran Aktif PSKS Perorangan dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) PSKS Perorangan yang Terlibat dalam Pelayanan Sosial Pusat 93 94 95 96 97 RINCIAN OUTPUT Pekerja Sosial yang meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 200 300 400 500 600 871 100 4.883 5.083 5.799 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pekerja Sosial yang meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 200 300 400 500 600 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Warga negara yang mendapatkan penanaman nilai- nilai sosial dasar Pusat 10.000 0 0 0 0 5.043 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah peserta sosialisasi penanaman nilai sosial dasar (termasuk di sosial media) Pusat 10.000 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Pendamping Pemberdayaan Sosial yang Melaksanakan Pelayanan dan Pendampingan Sosial Secara Optimal Sesuai Standar Pusat 10.266 0 0 0 0 91.568 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah PSKS Perorangan yang melaksanakan pelayanan dan pendampingan sosial secara optimal sesuai standar dan mendapatkan peningkatan kapasitas Pusat 10.266 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT TKSK yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 5.133 7.277 7.277 7.277 0 63.096 128.475 128.475 128.475 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah TKSK yang meningkat peran aktifnya dalam pelayanan sosial Pusat 0 5.133 7.277 7.277 7.277 RINCIAN OUTPUT PSM yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial Pusat 0 5.000 3.000 3.000 3.000 0 1.000 48.000 56.000 64.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah PSM yang meningkat peran aktifnya dalam pelayanan sosial Pusat 0 5.000 3.000 3.000 3.000 Sasaran Kegiatan 4 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Peran Aktif Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) daerah kabupaten/kota yang melayani aduan/keluhan secara optimal sesuai standar Pusat 77 78 79 80 81 2 Persentase desa/kelurahan yang melayani aduan/keluhan/rujukan secara optimal sesuai standar Pusat 77 78 79 80 81 RINCIAN OUTPUT Kabupaten Kota yang melaksanakan Pengembangan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Pusat 514 514 514 514 514 4.059 2.898 49.708 49.708 49.708 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Kabupaten/Kota yang melaksanakan pengembangan SLRT Pusat 514 514 514 514 514 RINCIAN OUTPUT Pengelolaan Layanan Pusat Kesejahteraan Sosial Pusat 1.200 1.400 1.600 1.700 1.800 2.464 4.032 54.679 60.146 66.161 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pusat Kesejahteraan Sosial yang dikelola oleh desa/kelurahan Pusat 1.200 1.400 1.600 1.700 1.800 Sasaran Kegiatan 5 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Partisipasi TJSLBU dan Kerjasama Filantropi dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) badan usaha yang melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan sesuai prioritas penyelenggaraan kesos Pusat 71 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Badan Usaha yang Melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pusat 187 0 0 0 0 823 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah badan usaha yang melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan sesuai prioritas penyelenggaraan kesos Pusat 187 0 0 0 0 Kegiatan 6276. Penyelenggaraan Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil 50.310 27.912 73.950 84.500 90.000 Direktorat Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Meningkatnya kemandirian warga KAT dalam pemenuhan kebutuhan dasar serta terintegrasi dengan sistem sosial ekonomi yang lebih luas Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) warga KAT yang mampu mencukupi kebutuhan dasarnya secara mandiri dan terintegrasi dengan sistem sosial ekonomi yang lebih luas Pusat 0 92 95 97 100 2 Persentase (%) warga KAT yang terpenuhi pangan, sandang dan/atau tempat tinggal, sarana penerangan, transportasi, akses pendidikan, kesehatan dan administrasi kependudukan bagi warga KAT Pusat 100 0 0 0 0 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 3 Persentase (%) Warga KAT yang yang meningkat kemampuannya dalam perawatan diri dan partisipasi sosial Pusat 80 0 0 0 0 4 Persentase (%) warga KAT yang meningkat kemandirian ekonominya melalui mata pencaharian lainnya Pusat 80 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Warga KAT Yang diberdayakan Pusat 2.800 2.800 3.500 4.000 4.500 50.310 27.912 73.950 84.500 90.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah warga KAT yang mendapatkan pemberdayaan Pusat 2.800 2.800 3.500 4.000 4.500 Kegiatan 7995. Penyelenggaraan Bantuan Sarana Sosial Ekonomi 0 41.000 1.228.500 1.242.000 1.255.500 Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Meningkatnya Keberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Ketepatan Sasaran dan Pemanfaatan Bantuan Rehabilitasi Rumah Pusat 0 85 85 85 85 RINCIAN OUTPUT KPM Yang Memperoleh Bantuan Rehabilitasi Rumah Pusat 0 1.540 45.500 46.000 46.500 0 41.000 1.228.500 1.242.000 1.255.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah KPM yang Menerima Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu Pusat 0 1.540 45.500 46.000 46.500 Kegiatan 6896. Penyelenggaraan Bantuan Program Sembako 44.152.421 0 0 0 0 Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan (OTK Lama) Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Terpenuhinya kebutuhan pangan keluarga miskin dan rentan melalui pemanfaatan bantuan sosial pangan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang tepat pemanfaatan Pusat 85 0 0 0 0 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2 Presentase (%) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang tepat jumlah Pusat 98 0 0 0 0 3 Presentase (%) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang tepat waktu Pusat 98 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Layanan Penyelenggaraan Program Kartu Sembako Pusat 1 0 0 0 0 287.421 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Penyelenggaraan Program Kartu Sembako Pusat 1 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT KPM Yang Memperoleh Bantuan Sosial Sembako Pusat 18.277.083 0 0 0 0 43.865.000 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah KPM Yang Memperoleh Bantuan Sosial Sembako Pusat 18.277.083 0 0 0 0 Kegiatan 6883. Penyelenggaraan Kewirausahaan Sosial 65.211 0 0 0 0 Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan (OTK Lama) Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Meningkatnya Pendapatan Keluarga Penerima Manfaat Kewirausahaan Sosial Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) melalui Usaha yang dikelola Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%)KPM Kewirausahaan yang meningkat keterampilan dan pengetahuannya dalam mengelola/menjalankan usaha Pusat 80 0 0 0 0 2 Persentase (%)KPM Kewirausahaan yang mampu mempertahankan usahanya dalam kurun waktu 1 tahun setelah diintervensi Pusat 80 0 0 0 0 3 Persentase (%) KPM Kewirausahaan yang memiliki izin usaha Pusat 70 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT KPM kewirausahaan sosial yang mendapatkan pendampingan usaha Pusat 10.000 0 0 0 0 65.211 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah KPM Kewirausahaan yang mendapatkan pendampingan Usaha Pusat 10.000 0 0 0 0 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7998. Penyelenggaraan Pemberdayaan Sosial Ekonomi 0 79.314 2.048.214 2.064.714 2.081.214 Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Meningkatnya Keberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin dan Rentan Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) KPM yang berhasil digraduasi Pusat 0 44 46 48 50 2 Jumlah penerima manfaat Kartu Usaha Afirmatif yang berusaha atau bekerja sebagai buruh/karyawan (*) Pusat 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000 3.000.000 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 3) Terlaksananya pemberdayaan masyarakat/komunitas/kelompok masyarakat yang partisipatif Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase masyarakat/komunitas/kelompok masyarakat yang berpartisipasi dalam pemberdayaan Pusat 0 50 51 52 53 RINCIAN OUTPUT KPM yang Mendapatkan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Pusat 0 15.000 340.000 340.000 340.000 0 78.314 2.015.214 2.015.214 2.015.214 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah KPM yang mendapat pemberdayaan sosial ekonomi Pusat 0 15.000 340.000 340.000 340.000 Jumlah KPM yang mendapatkan Kartu Usaha Afirmatif Pusat 0 68.000 68.000 68.000 68.000 RINCIAN OUTPUT Pemberdayaan Masyarakat/Pemberdayaan Komunitas Pusat 0 100 200 300 400 0 1.000 33.000 49.500 66.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah komunitas/kelompok masyarakat yang mendapatkan pemberdayaan masyarakat Pusat 0 100 200 300 400 SEKRETARIAT JENDERAL 1.161.376 4.070.354 5.773.187 6.994.761 8.881.547 Kegiatan 6318. Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial 30.719 0 0 0 0 Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 6) Meningkatnya Kualitas Tata Kelola DTKS jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) DTKS yang memiliki integritas data Pusat 94 0 0 0 0 2 Persentase (%) Kabupaten/Kota yang aktif melakukan pemutakhiran DTKS Pusat 70 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Pusat 151.120.000 0 0 0 0 846 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Pusat 151.120.000 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Jaringan Komunikasi Data dan Data Center Pusat 103 0 0 0 0 28.070 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Titik Lokasi yang Mendapatkan Layanan Jaringan Komunikasi Data Pusat 103 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Sistem dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial Pusat 1 0 0 0 0 1.803 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Sistem dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial yang Dikelola Pusat 1 0 0 0 0 Kegiatan 8002. Pengelolaan DTSEN untuk Bantuan dan Pemberdayaan Sosial 41.948 74.500 84.879 84.999 85.119 Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 6) Terlaksananya Pemutakhiran DTSEN untuk data penerima bantuan dan pemberdayaan sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) penyampaian usulan dan pembaruan data yang disinkronkan kepada penyusun DTSEN Pusat 100 100 100 100 100 2 Persentase (%) Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial yang Lolos Uji Efektivitas Pusat 100 100 100 100 100 3 Persentase (%) Infrastruktur Pendukung Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial yang Dapat Beroperasi dengan Baik Pusat 95 95 95 95 95 4 Jumlah Kepesertaan Segmen PBI (**) Pusat 96,8 juta 96,8 juta 96,8 juta 96,8 juta 96,8 juta RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Verifikasi dan Validasi Data Penerima Program Bantuan dan Pemberdayaan Sosial Pusat 8 12 12 12 12 7.941 9.500 8.998 9.118 9.238 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah laporan verifikasi dan validasi data untuk program bantuan dan pemberdayaan sosial yang transparan, akuntabel dan tepat waktu Pusat 8 12 12 12 12 Jumlah surat keputusan penetapan PBI JK Pusat 12 12 12 12 12 RINCIAN OUTPUT Jaringan Komunikasi Data dan Data Center Pusat 103 119 119 119 119 22.551 53.000 62.898 62.898 62.898 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Titik Lokasi yang Mendapatkan Layanan Jaringan Komunikasi Data Pusat 103 119 119 119 119 RINCIAN OUTPUT Sistem dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial Pusat 1 1 1 1 1 11.456 12.000 12.983 12.983 12.983 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Sistem dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial yang Dikelola Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6881. Penyelenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat 31.037 0 0 0 0 Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya kemampuan PM/KPM dalam kewirausahaan sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) PM/KPM/Pilar Kesos yang meningkat pengetahuan, keterampilan dan Sikap kerjanya dalam vokasi dan/atau kewirausahaan Pusat 60 0 0 0 0 2 Persentase (%) Penerima Manfaat yang meningkat pendapatan Pusat 60 0 0 0 0 3 Persentase (%) penerima manfaat yang memanfaatkan bantuan dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak sesuai hasil asesmen Pusat 100 0 0 0 0 4 Persentase (%) penerima manfaat yang meningkat kemampuannya dalam menjalankan tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan atau lingkungan Pusat 81 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Pelatihan Bidang Sosial Pusat 6.785 0 0 0 0 31.037 0 0 0 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah KPM yang meningkat pemahaman dan ketrampilan dalam kewirausahaan sosial Pusat 6.785 0 0 0 0 Kegiatan 6884. Pendidikan Tinggi Kesejahteraan Sosial 13.974 13.811 15.729 16.500 17.309 Politeknik Kesejahteraan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya Kualitas Alumni Pendidikan Tinggi Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Alumni Poltekesos yang Bekerja Pusat 75 75.5 76 76.5 77 2 Persentase (%) Alumni Poltekkesos yang menjadi Wiraswasta Pusat 20 20.5 21 21.5 22 3 Persentase (%) Alumni Poltekkesos yang Melanjutkan Pendidikan Pusat 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 RINCIAN OUTPUT Mahasiswa Program Sarjana Terapan Non Kedinasan Pusat 1.591 1.560 1.560 1.560 1.560 7.532 6.979 9.449 10.220 11.029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Mahasiswa Program Sarjana Terapan Non Kedinasan Pusat 1.591 1.560 1.560 1.560 1.560 RINCIAN OUTPUT Mahasiswa Program Magister Terapan Non Kedinasan Pusat 26 33 33 33 33 966 647 833 833 833 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Mahasiswa Program Magister Terapan Non Kedinasan Pusat 26 33 33 33 33 RINCIAN OUTPUT Mahasiswa Program Sarjana Terapan Kedinasan Pusat 39 20 20 20 20 747 375 747 747 747 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Mahasiswa Program Sarjana Terapan Kedinasan Pusat 39 20 20 20 20 RINCIAN OUTPUT Mahasiswa Program Magister Terapan Kedinasan Pusat 24 17 17 17 17 487 338 458 458 458 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Mahasiswa Program Magister Terapan Kedinasan Pusat 24 17 17 17 17 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Kurikulum Bahan Ajar Program Sarjana Terapan dan Magister Terapan Pusat 16 0 0 0 0 198 0 198 198 198 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Kurikulum Bahan Ajar Program Sarjana Terapan dan Magister Terapan yang Dihasilkan Pusat 16 0 0 0 0 RINCIAN OUTPUT Pengembangan Kelembagaan Pusat 1 1 1 1 1 612 1.210 612 612 612 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Produk Pengembangan Kelembagaan Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Program Studi Terakreditasi Pusat 2 2 1 0 0 765 765 765 765 765 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Program Studi yang Terakreditasi Pusat 2 2 1 0 0 RINCIAN OUTPUT Penelitian Kesejahteraan Sosial Pusat 36 36 36 36 36 1.730 1.730 1.730 1.730 1.730 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Produk Penelitian Kesejahteraan Sosial yang Dihasilkan Pusat 36 36 36 36 36 RINCIAN OUTPUT Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat 30 30 30 30 30 937 1.767 937 937 937 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Produk Pengabdian kepada Masyarakat yang Dihasilkan Pusat 30 30 30 30 30 Kegiatan 6897. Pembinaan Lembaga dan Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial 26.680 49.369 29.862 30.821 31.828 Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 4) Meningkatnya Kapasitas SDM Penyelenggara Kesos Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase Tenaga SDM Kesejahteraan Sosial/Pendamping Perawatan yang tersertifikasi (*) Pusat 40 42 45 50 55 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2 Persentase (%) SDM Kesejahteraan Sosial yang meningkat kompetensinya pasca diklat Pusat 78 78.5 79 79.5 80 3 Persentase (%) Pejabat Fungsional Bidang Kesos dengan Penilaian Kinerja Baik sesuai Standar kompetensi Pusat 70 70.5 71 71.5 72 4 Persentase (%) dokumen kebijakan pengembangan kompetensi SDM Kesos yang ditindaklanjuti Pusat N/A 90 95 100 100 RINCIAN OUTPUT Pembinaan dan Pengembangan Profesi Jabatan Fungsional Pekerja Sosial Pusat 89 240 232 247 262 844 2.595 2.344 2.438 2.537 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pejabat Fungsional Pekerja Sosial yang mendapatkan Pembinaan dan Pengembangan Profesi Pusat 89 240 232 247 262 RINCIAN OUTPUT Pembinaan dan Pengembangan Profesi Jabatan Fungsional Penyuluh Sosial Pusat 91 218 233 248 263 833 76 833 833 833 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Pejabat Fungsional Penyuluh Sosial yang mendapatkan Pembinaan dan Pengembangan Profesi Pusat 91 218 233 248 263 RINCIAN OUTPUT Penerima Manfaat Yang Mendapatkan Layanan Sosial Pusat 2.100 625 810 820 830 6.947 3.570 6.947 6.947 6.947 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penerima Manfaat yang Mendapatkan Layanan Sosial Pusat 2.100 625 810 820 830 RINCIAN OUTPUT SDM Kesos yang mengikuti sertifikasi Pusat 6.000 7.500 8.000 8.500 9.000 3.800 6.150 4.806 5.018 5.240 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM Kesos Yang Tersertifikasi Pusat 6.000 7.500 8.000 8.500 9.000 RINCIAN OUTPUT SDM Penyelenggara Kesos NON ASN yang mengikuti Pendidikan dan pelatihan Pusat 545 3.150 3.250 3.300 3.500 3.116 14.941 4.290 4.472 4.663 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah alumni diklat Kesos Non ASN dengan kinerja baik Pusat 545 3.150 3.250 3.300 3.500 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Dokumen kebijakan pengembangan kompetensi SDM Kesos Non-ASN yang dihasilkan Pusat N/A 2 2 3 3 RINCIAN OUTPUT SDM Penyelenggara Kesos ASN yang mengikuti Pendidikan dan pelatihan Pusat 2.025 14.200 14.250 14.300 14.350 8.520 19.079 6.980 7.285 7.605 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah alumni diklat Kesos ASN dengan kinerja baik Pusat 2.025 14.200 14.250 14.300 14.350 Jumlah Dokumen kebijakan pengembangan kompetensi SDM Kesos ASN yang dihasilkan Pusat N/A 2 2 3 3 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 5) Meningkatnya Kapabilitas Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase Lembaga Kesejahteraan Sosial yang terakreditasi (*) Pusat 28 30 35 40 45 RINCIAN OUTPUT Lembaga Kesejahteraan Sosial yang mengikuti proses akreditasi Pusat 1.275 1.325 1.375 1.425 1.475 2.620 2.958 3.662 3.828 4.003 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Yang Terakreditasi Pusat 1.275 1.325 1.375 1.425 1.475 Kegiatan 6975. Koordinasi Pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas 3.196 3.300 5.650 6.356 6.992 Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 7) Meningkatnya Koordinasi Pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang berkualitas Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase rekomendasi kebijakan Bidang Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) yang ditindaklanjuti oleh K/L / Pemda Pusat 75 80 82 85 85 2 Persentase (%) Kerjasama Strategis yang diimplementasikan Pusat 75 80 82 85 85 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 3 Persentase Pengaduan Bidang Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) yang ditindaklanjuti Pusat 75 80 82 85 85 RINCIAN OUTPUT Rekomendasi Kebijakan Perlindungan Sosial Penyandang Disabilitas Pusat 100 225 225 250 258 3.196 3.300 5.650 6.356 6.992 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah pemantauan implementasi Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) pada K/L dan Pemda Pusat 14 38 45 50 55 Jumlah Pemantauan Peran Organisasi Penyandang Disabilitas Dalam Pembangunan Pusat 14 38 45 50 55 Jumlah Evaluasi Pelaksanaan Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) Pusat 14 35 40 45 50 Jumlah Advokasi implementasi Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) pada K/L dan Pemda Pusat 35 66 75 85 95 Jumlah Advokasi Peran Organisasi Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Pusat 35 57 65 75 85 JumlahPengaduan dan aspirasi Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (P3HPD) yang di proses Pusat 35 66 75 85 95 Jumlah Dokumen Kerjasama dan Program Implementatif bersama K/L dan Pemda Pusat 14 30 35 40 45 Jumlah Dokumen Kerjasama dan Program Implementatif dengan Non pemerintah dan Organisasi Penyandang Disabilitas Pusat 14 30 35 40 45 Kegiatan 7936. Penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat 1.013.804 3.929.439 5.615.950 6.836.707 8.721.984 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Akses Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem dan Miskin terhadap Pendidikan, Pengasuhan, dan Layanan Kesejahteraan Sosial melalui Sekolah Rakyat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem dan Miskin Peserta Didik Sekolah Rakyat yang Lulus Ujian Kenaikan Jenjang Pusat 0 80,5 81 81.5 82 2 Persentase (%) Peserta Didik Sekolah Rakyat yang Berpartisipasi Aktif dalam Pembelajaran Pusat 80 80.5 81 81.5 82 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 3 Persentase (%) Guru dan Tenaga Pendidik yang mampu menciptakan Lingkungan Belajar Kreatif, Inovatif, dan Optimal Pusat 80 80.5 81 81.5 82 4 Persentase (%) Sekolah Rakyat yang mampu memberikan Layanan Pendidikan sesuai Standar Nasional Pusat 80 81 82 83 84 RINCIAN OUTPUT Pembinaan Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa Sekolah Rakyat Pusat 3.111 4.800 6.000 7.200 8.640 132.002 16.355 1.250.000 1.275.000 1.308.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Guru, Tenaga, dan Siswa Sekolah Rakyat yang Mendapatkan Pembinaan Pusat 3.111 4.800 6.000 7.200 8.640 RINCIAN OUTPUT Pengelolaan Sarana Prasarana di Sekolah Rakyat Pusat 1 1 1 1 1 353.590 879.322 355.000 356.000 357.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Sarana Prasarana Sekolah Rakyat yang Dikelola sesuai Standar Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Sarana Laboratorium Komputer Pusat 100 200 300 400 500 20.549 20.626 22.000 23.000 24.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Sarana Laboratorium Komputer yang Dikelola sesuai Standar Pusat 100 200 300 400 500 RINCIAN OUTPUT Perangkat Data Center Sekolah Rakyat Pusat 0 1 1 1 1 0 8.000 8.000 8.000 8.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Perangkat Data Center Sekolah Rakyat Pusat 0 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Jaringan Komunikasi Data di Sekolah Rakyat Pusat 100 200 300 400 400 11.455 50.000 68.733 68.733 68.733 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Jaringan Komunikasi Data di Sekolah Rakyat Pusat 100 200 300 400 400 RINCIAN OUTPUT Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Atas Sekolah Rakyat Pusat 7.920 15.420 30.420 45.000 67.500 366.723 2.792.162 2.464.020 3.645.000 5.467.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin yang mendapatkan layanan pendidikan dan pengasuhan penuh waktu di Sekolah Rakyat (jenjang Pendidikan Menengah Atas) Pusat 7.920 15.420 30.420 45.000 67.500 Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Atas Sekolah Rakyat sesuai Standar layanan pendidikan dan pengasuhan Pusat 316 616 1.216 1.800 2.700 RINCIAN OUTPUT Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Pertama Sekolah Rakyat Pusat 6.905 14.405 29.405 45.000 67.500 84.257 0 95.000 100.000 120.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin yang mendapatkan layanan pendidikan dan pengasuhan penuh waktu di Sekolah Rakyat (jenjang Pendidikan Menengah Pertama) Pusat 6.905 14.405 29.405 45.000 67.500 Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Pertama Sekolah Rakyat sesuai Standar layanan pendidikan dan pengasuhan Pusat 276 576 1.176 1.800 2.700 RINCIAN OUTPUT Penyelenggaraan Pendidikan Dasar Sekolah Rakyat Pusat 5.175 12.675 27.675 50.175 80.175 4.457 0 1.250.000 1.250.000 1.250.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah anak dari keluarga miskin ekstrim dan miskin yang mendapatkan layanan pendidikan dan pengasuhan penuh waktu di Sekolah Rakyat (jenjang Pendidikan Dasar) Pusat 5.175 12.675 27.675 50.175 80.175 Penyelenggaraan Pendidikan Dasar Sekolah Rakyat sesuai Standar layanan pendidikan dan pengasuhan Pusat 207 507 1.107 2.007 3.207 RINCIAN OUTPUT Sistem Manajemen Pembelajaran Sekolah Rakyat Pusat 0 1 1 1 1 0 2.000 2.500 2.750 3.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah sistem informasi/aplikasi yang dimanfaatkan pada program Sekolah Rakyat Pusat 0 1 1 1 1 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 1 dan SP 1) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Sekolah Rakyat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Pemberitaan Media Massa tentang Program Sekolah Rakyat dengan Narasi Positif Pusat 79 80 81 82 83 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2 Persentase (%) Dokumen Keuangan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang Akuntabel Pusat 100 100 100 100 100 3 Persentase (%) Sarana Sekolah Rakyat yang Berkondisi Baik Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 4 Persentase (%) Dokumen Perencanaan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang Akuntabel Pusat 100 100 100 100 100 5 Persentase (%) Dokumen Pemantauan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang Akuntabel Pusat 100 100 100 100 100 6 Persentase (%) Dokumen Organisasi dan Tata Kelola internal yang efektif Pusat 0 90 90 95 95 7 Persentase Layanan Jaringan Komunikasi Data untuk Sekolah Rakyat Pusat 94,58 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 0 1 1 1 1 0 2.670 2.697 2.724 2.751 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Hukum Pusat 0 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 28 78 78 79 79 12.698 37.239 37.400 37.600 37.800 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase program dan kegiatan Sekolah Rakyat yang terdokumentasi Pusat 100 100 100 100 100 Jumlah Pemberitaan Program dan Kegiatan sekolah Rakyat yang Terpublikasi Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 0 5 5 5 5 0 4.540 4.600 4.900 5.200 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan tata kelola internal yang efektif Pusat 0 5 5 5 5 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 1 1 1 1 1 15.504 73.401 17.000 18.000 19.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Layanan Umum yang Optimal Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan dan Penganggaran Pusat 1 1 1 1 1 901 9.370 1.500 2.000 2.500 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan dan Penganggaran Sekolah Rakyat Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan dan Evaluasi Pusat 1 1 1 1 1 1.597 4.660 2.500 3.000 3.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pemantauan dan Evaluasi Sekolah Rakyat Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 20 56 56 57 58 10.071 29.094 35.000 40.000 45.000 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat Pusat 1 2 2 2 2 Jumlah SDM Sekolah Rakyat yang Telah di Tingkatkan Kompetensi Keuangannya Pusat 200 477 500 500 500 PROGRAM B: 027.WA-LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL 53.217 2.988.948 54.060 54.407 54.767 Kegiatan 6304. Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Perlindungan dan Jaminan Sosial 1.486 1.450 1.495 1.495 1.495 Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Ditjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Layanan Komunikasi dan Informasi Publik Perlindungan dan Jaminan Sosial yang optimal Pusat 100 100 100 100 100 2 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Setditjen Linjamsos Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 3 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Direktorat Jaminan Sosial Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 4 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Perlindungan Sosial Korban Bencana Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 5 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Perlindungan Sosial Korban Non Kebencanaan Pusat 91,5 91,6 91,7 91,8 92 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 4 4 4 4 4 1.486 1.450 1.495 1.495 1.495 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Kehumasan dan Informasi Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial yang Dipublikasikan Pusat 4 4 4 4 4 Kegiatan 6305. Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Perlindungan dan Jaminan Sosial 49.932 2.986.674 50.620 50.919 51.229 Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Ditjen.Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 81,00 81,25 81,30 81,35 81,40 2 Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran Ditjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 90 90 91 91,5 91,5 3 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Ditjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 90 91 92 93 94 4 Persentase (%) Rekomendasi Temuan yang Ditindaklanjuti Pusat 83,00 83,20 83,40 83,60 84,00 5 Tingkat Kepatuhan Pengadaan Barang dan Jasa Ditjen Linjamsos Pusat 100 100 100 100 100 6 Tingkat Kepatuhan Pengelolaan BMN Ditjen Linjamsos Pusat 93 93,5 94 94,5 95,0 7 Nilai Evaluasi Pengawasan Internal Kearsipan Ditjen Linjamsos Pusat 86,00 86,25 86,50 86,75 87,00 RINCIAN OUTPUT Layanan BMN Pusat 12 9 12 12 12 1.618 1.142 1.821 1.912 2.007 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan BMN Pusat 12 9 12 12 12 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 1 1 1 1 1 1.093 1.493 1.159 1.182 1.206 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Umum Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Layanan Perkantoran Pusat 1 1 1 1 1 40.570 2.978.948 40.570 40.570 40.570 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Perkantoran Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan dan Penganggaran Pusat 6 7 7 7 7 1.738 1.960 1.769 1.804 1.841 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Rencana Kerja Anggaran dan Rencana Strategis Pusat 6 6 6 6 6 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan dan Evaluasi Pusat 6 6 6 6 6 1.228 882 1.431 1.503 1.578 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pemantauan dan Evaluasi Pusat 6 6 6 6 6 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 1 1 1 1 1 3.150 2.000 3.358 3.425 3.494 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Manajemen Keuangan Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Reformasi Kinerja Pusat 2 2 2 2 2 535 249 512 523 533 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Manajemen Keuangan Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 2 2 2 2 2 Kegiatan 6306. Pengelolaan Organisasi dan SDM Perlindungan dan Jaminan Sosial 786 455 851 877 906 Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Organisasi dan SDM Ditjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Evaluasi Kelembagaan Ditjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 75.25 75.5 75.75 80 80.25 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen SDM Pusat 171 171 171 171 171 480 364 513 523 534 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah ASN yang mendapatkan Layanan Pengelolaan SDM Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 171 171 171 171 171 RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 1 1 1 1 1 306 91 338 354 372 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Manajemen Organisasi yang Dikelola Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6307. Legislasi dan Litigasi Perlindungan dan Jaminan Sosial 1.007 367 1.089 1.111 1.113 Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas layanan legislasi dan litigasi Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Presentase (%) naskah hukum yang ditetapkan sesuai rencana Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 1.007 367 1.089 1.111 1.113 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Naskah Hukum yang Dikelola Pusat 1 1 1 1 1 DIREKTORAT JENDERAL REHABILITASI SOSIAL 526.202 852.209 1.002.440 1.134.813 1.286.850 Kegiatan 6300. Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Rehabilitasi Sosial 4.150 2.250 6.540 7.848 9.418 Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas komunikasi dan keterbukaan informasi publik Ditjen Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Layanan Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 100 100 100 100 100 2 Nilai Survei Kepuasan Stakeholders terhadap Layanan Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 90,00 90,50 91,00 91,50 92,00 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 48 48 48 48 48 4.150 2.250 6.540 7.848 9.418 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Kehumasan dan Informasi Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 48 48 48 48 48 Kegiatan 6301. Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Rehabilitasi Sosial 516.694 844.911 983.903 1.112.569 1.260.156 Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas pengelolaan perencanaan, keuangan, BMN, dan Umum Ditjen Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Akuntabilitas Kinerja Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 81,25 81,50 81,75 82,00 82,25 2 Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 90,0 90,5 91,0 91,5 92,0 3 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 95,0 95,3 95,5 95,7 95,9 4 Persentase (%) rekomendasi temuan yang ditindaklanjuti Pusat 100 100 100 100 100 5 Tingkat Kepatuhan Pengadaan Barang dan Jasa Pusat 100 100 100 100 100 6 Tingkat Kepatuhan Pengelolaan BMN Pusat 100 100 100 100 100 7 Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Pusat 82,2 82,3 82,4 82,6 82,7 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan dan Penganggaran Pusat 32 33 32 32 32 15.037 11.472 21.653 25.984 31.181 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan dan Penganggaran yang tersusun Pusat 32 33 32 32 32 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan dan Evaluasi Pusat 69 69 69 69 69 12.235 7.773 17.619 21.143 25.371 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pemantauan dan Evaluasi yang Disusun Pusat 69 69 69 69 69 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 15 15 15 15 15 7.478 2.605 6.330 7.596 9.115 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Manajemen Keuangan Pusat 15 15 15 15 15 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RINCIAN OUTPUT Layanan BMN Pusat 61 61 61 61 61 1.582 1.784 2.278 2.734 3.281 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah laporan yang Disusun Pusat 61 60 61 61 61 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 32 32 32 32 32 30.494 12.408 43.911 52.693 63.232 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Umum Pusat 32 32 32 32 32 RINCIAN OUTPUT Layanan Perkantoran Pusat 32 34 32 32 32 449.868 808.869 892.112 1.002.419 1.127.976 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Satker yang melaksanakan Operasional Perkantoran Pusat 32 34 32 32 32 Kegiatan 6302. Pengelolaan Organisasi dan SDM Rehabilitasi Sosial 4.724 3.952 10.384 12.461 14.954 Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas pengelolaan organisasi dan SDM Ditjen Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai evaluasi kelembagaan Ditjen Rehabilitasi Sosial Pusat 81 81 82 82 83 2 Jumlah Satker yang Memenuhi Standar Untuk diusulkan mendapat Predikat WBK/WBBM Pusat 4 4 5 5 6 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen SDM Pusat 196 322 196 196 196 3.085 2.908 8.024 9.629 11.555 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah SDM yang mendapatkan Layanan Pengelolaan SDM Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Pusat 196 322 196 196 196 RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 2 2 2 2 2 1.639 1.044 2.360 2.832 3.399 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Layanan Organisasi dan Tata Kelola Layanan Internal Pusat 2 2 2 2 2 Kegiatan 6303. Legislasi dan Litigasi Rehabilitasi Sosial 633 1.096 1.612 1.934 2.321 Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas layanan legislasi dan litigasi Ditjen Rehabilitasi Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Naskah Hukum Rehabilitasi Sosial yang ditetapkan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 633 1.096 1.612 1.934 2.321 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Hukum yang dilaksanakan Pusat 1 1 1 1 1 DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN SOSIAL 44.226 348.836 367.193 368.518 369.898 Kegiatan 6296. Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Pemberdayaan Sosial 1.275 1.492 1.593 1.603 1.803 Sekretariat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Layanan Komunikasi dan Informasi Publik Ditjen Dayasos yang optimal Pusat 100 100 100 100 100 2 Nilai Survei Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Setditjen Dayasos Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 3 Nilai Survei Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Dit. Pemberdayaan Sosial Masyarakat Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 4 Nilai Survei Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Dit. Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 5 Nilai Survei Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Dit. PSDS Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 6 Nilai Survei Kepuasan Stakeholder terhadap layanan Dit. Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Pusat 90,0 90,2 90,4 90,6 90,8 RINCIAN OUTPUT Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 4 5 5 5 5 1.275 1.492 1.593 1.603 1.803 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Kehumasan Pusat 4 5 5 5 5 Kegiatan 6297. Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Pemberdayaan Sosial 42.227 346.557 363.759 364.814 365.764 Sekretariat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas pengelolaan perencanaan, keuangan, BMN, dan Umum Indikator Kinerja Kegiatan 1 Tingkat kepatuhan pengelolaan BMN Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 100 100 100 100 100 2 Tingkat kepatuhan pengadaan barang dan jasa Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 100 100 100 100 100 3 Nilai SMART Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 89 90 91 92 93 4 Nilai IKPA Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 90 91 92 93 94 5 Persentase (%) rekomendasi temuan yang ditindaklanjuti Lingkup Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 100 100 100 100 100 6 Nilai SAKIP Sekretariat Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 84 85 86 87 88 7 Nilai SAKIP Dit. Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Pusat 84 85 86 87 88 8 Nilai SAKIP Dit. Pemberdayaan Sosial Masyarakat Pusat 84 85 86 87 88 9 Nilai SAKIP Dit. Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Pusat 84 85 86 87 88 10 Nilai SAKIP Dit. PSDS Pusat 84 85 86 87 88 11 Nilai hasil pengawasan kearsipan internal Ditjen Pemberdayaan Sosial Pusat 76 78 80 82 84 RINCIAN OUTPUT Layanan BMN Pusat 4 4 4 4 4 627 625 790 890 990 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Layanan BMN Pusat 4 4 4 4 4 RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 1 1 1 1 1 220 224 375 450 500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 1 2 2 2 2 748 901 1.200 1.350 1.500 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Umum Pusat 1 2 2 2 2 RINCIAN OUTPUT Layanan Perkantoran Pusat 2 2 2 2 2 37.025 340.635 356.744 356.844 356.944 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Perkantoran Pusat 2 2 2 2 2 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan Dan Penganggaran Pusat 3 4 4 4 4 895 941 1.000 1.150 1.250 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan dan Penganggaran Pusat 3 4 4 4 4 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan Dan Evaluasi Pusat 3 4 4 4 4 764 830 1.000 1.150 1.250 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pemantauan Dan Evaluasi Pusat 3 4 4 4 4 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 2 3 3 3 3 1.370 1.735 1.750 1.850 1.950 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Manajemen Keuangan Pusat 2 3 3 3 3 RINCIAN OUTPUT Layanan Reformasi Kinerja Pusat 6 6 6 6 6 324 412 450 580 700 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Dokumen Reformasi Kinerja Pusat 6 6 6 6 6 RINCIAN OUTPUT Layanan Penyelenggaraan Kearsipan Pusat 1 1 1 1 1 254 254 450 550 680 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penyelenggaraan Kearsipan Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6298. Pengelolaan Organisasi dan SDM Pemberdayaan Sosial 535 385 1.560 1.750 1.880 Sekretariat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Organisasi dan SDM Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Evaluasi Kelembagaan Pusat 74 74 74 74 74 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen SDM Pusat 171 2.936 2.936 2.936 2.936 535 385 1.560 1.750 1.880 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah ASN yang mendapatkan Layanan Pengelolaan SDM Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Pusat 171 2.936 2.936 2.936 2.936 Kegiatan 6299. Legislasi dan Litigasi Pemberdayaan Sosial 183 396 280 350 450 Sekretariat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas layanan legislasi Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase naskah hukum Dayasos yang ditetapkan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 183 396 280 350 450 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 INSPEKTORAT JENDERAL 46.459 48.316 48.799 49.287 49.780 Kegiatan 6291. Pengelolaan Risiko Pengendalian dan Pengawasan Internal 18.326 6.620 6.686 6.753 6.820 Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Risiko, Pengendalian dan Pengawasan Internal Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Kegiatan pengawasan melalui TI Pusat 5 7 8 9 10 2 Persentase (%) Auditee yang dapat memenuhi permintaan data Pusat 76 77 78 79 80 3 Jumlah satker yang mendapatkan pendampingan tata kelola keuangan Pusat 39 42 44 47 49 4 Persentase (%) Pelaksanaan tugas pengawasan sesuai dengan standar audit interen pemerintah Indonesia (SAIPI) Pusat 72,0 72,5 73,0 73,5 74,0 5 Jumlah Unit yang Menjadi Zona Integritas WBK/ WBBM Pusat 7 9 11 14 15 6 Jumlah unit yang menerapkan MR Pusat 5 6 7 8 9 7 Jumlah pengawasan internal terkait tata kelola keuangan dan Kinerja yang dilaksanakan Pusat 63 63 63 63 63 8 Persentase (%) pelaksanaan pengawasan internal bidang investigasi yang dilaksanakan Pusat 65 67 70 75 80 9 Nilai Survei Penilaian Integritas Kementerian Sosial Pusat 81 83 85 87 89 RINCIAN OUTPUT Layanan Audit Internal Pusat 18 18 18 18 18 18.326 6.620 6.686 6.753 6.820 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah dokumen pengawasan Inspektorat Bidang Rehabilitasi Sosial Pusat 4 4 4 4 4 Jumlah dokumen pengawasan Inspektorat Bidang Pemberdayaan Sosial Pusat 4 4 4 4 4 Jumlah dokumen pengawasan Inspektorat Bidang Perlindungan dan jaminan Sosial Pusat 4 4 4 4 4 Jumlah dokumen pengawasan Inspektorat Bidang Penunjang Pusat 4 4 4 4 4 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah dokumen pengawasan Inspektorat Bidang Investigasi Pusat 2 2 2 2 2 Jumlah kegiatan pengawasan Sekretariat Inspektorat Jenderal Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Layanan ZI WBK/WBBM Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah layanan Manajemen Risiko Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah layanan terkait Survei Penilaian Integritas Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6292.Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Inspektorat Jenderal 181 195 197 199 201 Sekretariat Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Inspektorat Jenderal Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial yang Terpublikasi Pusat 96 97 98 99 100 2 Nilai kepuasan stakeholder terhadap layanan Inspektorat Jenderal Pusat 94.5 95 95.5 96 96.5 RINCIAN OUTPUT Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 1 1 1 1 1 181 195 197 199 201 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial yang Terpublikasi Pusat 96 97 98 99 100 Jumlah layanan kehumasan Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6293. Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Inspektorat Jenderal 24.243 31.037 31.348 31.661 31.974 Sekretariat Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN, dan Umum Inspektorat Jenderal Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Sekretariat Inspektorat Jenderal Pusat 82 82,5 83 83,5 84 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2 Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran (SMART) Inspektorat Jenderal Pusat 91 92 93 94 95 3 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Inspektorat Jenderal Pusat 95 96 97 98 99 4 Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Pusat 91 92 93 94 95 5 Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Inspektorat Bidang Pemberdayaan Sosial Pusat 82 82,5 83 83,5 84 6 Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Inspektorat Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Pusat 82 82,5 83 83,5 84 7 Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Inspektorat Bidang Rehabilitasi Sosial Pusat 82 82,5 83 83,5 84 8 Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Inspektorat Bidang Penunjang Pusat 82 82,5 83 83,5 84 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan dan Penganggaran Pusat 3 3 3 3 3 39 93 94 95 95 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah dokumen jaminan pelaksanaan dan dokumen PKPT yang ditetapkan Pusat 3 3 3 3 3 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan dan Evaluasi Pusat 2 2 2 2 2 16 203 205 207 209 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah dokumen pemantauan dan evaluasi Pusat 2 2 2 2 2 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 2 2 2 2 2 594 127 128 129 130 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Manajemen Keuangan Pusat 2 2 2 2 2 RINCIAN OUTPUT Layanan Reformasi Kinerja Pusat 1 1 1 1 1 120 60 61 62 62 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Layanan Reformasi Kinerja Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 1 1 1 1 1 2.510 1.246 1.259 1.271 1.284 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Terlaksananya Layanan Umum Inspektorat Jenderal Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Perkantoran Pusat 1 1 1 1 1 20.962 29.306 29.599 29.895 30.194 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Terlaksananya Layanan perkantoran Inspektorat jenderal Pusat 1 1 1 1 1 Kegiatan 6294. Pengelolaan Organisasi dan SDM Inspektorat Jenderal 292 232 234 237 239 Sekretariat Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas pengelolaan organisasi dan SDM Inspektorat Jenderal Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase Pengembangan Potensi Sumber Daya Manusia Inspektorat Jenderal Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen SDM Pusat 0 15 20 25 30 292 232 234 237 239 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Evaluasi SDM yang Dilaksanakan Pusat 1 2 2 2 4 Jumlah SDM Pengawasan yang Tersertifikasi Sesuai Fungsinya Pusat 0 5 10 15 20 Kegiatan 6295. Legislasi dan Litigasi Inspektorat Jenderal 0 220 223 225 227 Sekretariat Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Layanan Legislasi dan Litigasi Inspektorat Jenderal Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase Naskah Hukum Inspektorat Jenderal yang Ditetapkan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 0 220 223 225 227 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Pedoman Pengawasan yang dimutakhirkan Pusat 5 5 5 5 5 Kegiatan 7938. Pengelolaan Risiko, Pengendalian dan Pengawasan Internal Sekolah Rakyat 3.414 10.009 10.109 10.210 10.312 Inspektorat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya kualitas pengelolaan risiko, pengendalian dan pengawasan internal Sekolah Rakyat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase pengawasan Sekolah Rakyat yang dilakukan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Audit Internal Pusat 3 3 3 3 3 3.414 10.009 10.109 10.210 10.312 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah dokumen pengawasan Sekolah Rakyat Pusat 3 3 3 3 3 SEKRETARIAT JENDERAL 675.587 2.340.485 746.739 754.042 661.784 Kegiatan 6287. Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik 12.261 2.113 30.232 31.456 32.707 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Tata Kelola dan Kualitas Layanan Komunikasi dan Informasi Kesejahteraan Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Pelayanan Publik Kementerian Sosial Pusat 4,5 4,6 4,7 4,8 4,9 2 Indeks Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pusat 82,76 83,4 84,03 84,66 85,3 3 Nilai Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Pusat 80 82 85 90 92 4 Persentase (%) Layanan Pengaduan Masyarakat yang Ditindaklanjuti Pusat 100 100 100 100 100 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 5 Persentase (%) Pemberitaan Media Massa tentang Program Kesejahteraan Sosial dengan Narasi Positif Pusat 79 80 81 82 83 6 Nilai Akuntabilitas Kinerja Biro Humas Pusat 81 81,25 81,6 81,8 82 7 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro Humas Pusat 90,8 91 91,2 91,5 91,8 8 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Pusdiklatbangprof, BBPPKS Regional I-VI, dan Poltekkesos Pusat 90 90,5 91 91,5 92 9 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Pusat 90 90 90 90 90 10 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Kementerian Sosial Pusat 90,9 91,1 91,3 91,5 91,7 RINCIAN OUTPUT Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Pusat 26 3 39 41 41 12.261 2.113 30.232 31.456 32.707 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Prosentase (%) Program dan Kegiatan Kementerian Sosial yang Terdokumentasi Pusat 100 100 100 100 100 Jumlah Lembaga yang Menjalin Relasi dengan Kementerian Sosial Pusat 80 20 90 95 100 Jumlah Pemberitaan Program dan Kegiatan Kementerian Sosial yang Terpublikasi Pusat 620 100 660 680 700 Kegiatan 6288. Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, BMN dan Umum 471.755 1.327.233 509.202 515.968 456.173 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Layanan Umum dan Pengelolaan Aset Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Pusat 86 87 88 89 90 2 Indeks Pengelolaan Aset Pusat 3,76 3,77 3,78 3,79 3,8 3 Indeks Tata Kelola Pengadaan Pusat 76 80 84 88 91 4 Nilai Akuntabilitas Kinerja Biro Umum Pusat 81,95 82 82,5 83 83,5 5 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro Umum Pusat 92,35 92,45 92,55 92,65 92,75 Sasaran Kegiatan 2 (Mendukung SS 2 dan SP 8) jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Meningkatnya Kualitas Manajemen Kinerja Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran Kementerian Sosial Pusat 99,00 99,2 99,5 99,8 100 2 Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran Sekretariat Jenderal Pusat 98,25 98,40 98,60 98,70 98,80 3 Indeks Perencanaan Pembangunan Pusat 92,15 92,86 93,58 94,29 95,00 4 Indeks Kualitas Kebijakan Pusat 97 97 98 98 98,50 5 Persentase Dokumen Rekomendasi Analisis Kebijakan Bidang Sosial yang Dimanfaatkan Pusat 100 100 100 100 100 6 Persentase Dokumen Kerjasama Luar Negeri yang Mendukung Upaya Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Pusat 100 100 100 100 100 7 IP SPM Bidang Sosial Pemerintah Daerah Provinsi Pusat 89 89,5 90 90,5 91 8 IP SPM Bidang Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Pusat 87 87,5 88 88,5 89 9 Nilai Akuntabilitas Kinerja Biro Perencanaan Pusat 85,19 85,69 86,19 86,69 87,19 10 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro Perencanaan Pusat 91,83 92,83 93,83 94,83 95,83 11 Nilai Akuntabilitas Kinerja Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Pusat 81,7 81,8 81,9 82 82,1 12 Nilai Akuntabilitas Kinerja Pusdiklatbangprof, BBPPKS Regional I-VI, dan Poltekkesos Pusat 80 80,5 81 81,5 82 13 Nilai Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Pusat 75 80 81 82 82 14 Nilai Kinerja Anggaran Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Pusat 85 86 87 88 90 15 Nilai Kinerja Angggaran Pusdiklatbangprof, BBPPKS Regional I-VI, dan Poltekkesos Pusat 91 91,5 92 92,5 93 16 Nilai Kinerja Anggaran Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Pusat 90 90 90 90 90 Sasaran Kegiatan 3 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Keuangan Indikator Kinerja Kegiatan jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 1 Persentase (%) Kesesuaian Laporan Keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan Pusat 100 100 100 100 100 2 Persentase (%) Tingkat Realisasi atas Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Lingkungan Kementerian Sosial Pusat 85,73 88,54 88,57 91,58 91,58 3 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kementerian Sosial Pusat 95,00 95,30 95,50 95,70 95,90 4 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sekretariat Jenderal Pusat 95,25 95,40 95,60 95,80 96,00 5 Nilai Akuntabilitas Biro Keuangan Pusat 83 83,5 84 84,5 85 6 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro Keuangan Pusat 92,00 92,50 92,80 93,00 93,25 RINCIAN OUTPUT Layanan BMN Pusat 8 8 8 7 2 545 159 175 193 213 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase Layanan BMN yang Diselenggarakan Sesuai Kebutuhan Layanan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Protokoler Pusat 1 1 1 1 1 15.959 0 14.904 15.395 15.394 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Ketatausahaan Pimpinan Pusat 90,35 90,36 90,37 90,38 90,39 RINCIAN OUTPUT Layanan Umum Pusat 14 14 14 14 14 37.249 7.546 35.264 34.542 24.499 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Persuratan, Kebersihan, Kesehatan, dan Pengamanan Pusat 90,35 90,45 90,55 90,65 90,75 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Kearsipan Pusat 90,35 90,45 90,55 90,65 90,75 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Urusan Perlengkapan Pusat 90,35 90,45 90,55 90,65 90,75 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pusat 90,35 90,45 90,55 90,65 90,75 Jumah Dokumen SAKIP Pusat 6 6 6 6 6 RINCIAN OUTPUT Layanan Perkantoran Pusat 16 16 16 16 16 305.742 1.300.821 316.060 308.614 222.778 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase Layanan Operasional dan Pemeliharaan Kantor yang Diselenggarakan Sesuai Kebutuhan Layanan Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Sarana Internal Pusat 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 54.463 6.333 65.967 72.564 79.820 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase Sarana Berkondisi Baik Pusat 80,1 80,2 80,3 80,4 80,5 RINCIAN OUTPUT Layanan Prasarana Internal Pusat 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 36.345 0 43.978 49.376 53.213 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Persentase Prasarana Berkondisi Baik Pusat 95,1 95,2 95,3 95,4 95,5 RINCIAN OUTPUT Layanan Data dan Informasi Pusat 2 2 2 2 2 1.017 1.141 1.625 1.613 26.180 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Data dan Informasi Pusat 2 2 2 2 2 RINCIAN OUTPUT Perencanaan Kerjasama Luar Negeri dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial Pusat 8 8 8 8 8 974 450 1.493 1.643 1.808 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan Kerjasama Luar Negeri dalam Pembangungan Kesejahteraan Sosial Pusat 8 8 8 8 8 RINCIAN OUTPUT Layanan Perencanaan dan Penganggaran Pusat 22 22 22 22 16 9.845 6.937 10.744 11.244 11.744 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan dan Penganggaran yang Disusun Pusat 22 22 22 22 16 Jumlah Dokumen Pelaksanaan Pengukuran Indeks Perencanaan Pembangunan Pusat 1 1 1 1 1 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Dokumen Pelaksanaan Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Dokumen Rekomendasi Analisis Kebijakan Sosial Pusat 3 3 3 3 3 RINCIAN OUTPUT Layanan Pemantauan dan Evaluasi Pusat 10 10 10 10 10 3.319 909 4.625 5.125 5.625 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pemantauan dan Evaluasi Kinerja yang Disusun Pusat 23 23 23 23 23 Jumlah Daerah yang Mendapatkan Asistensi, Advokasi, dan Monitoring SPM Bidang Sosial Pusat 38 38 38 38 38 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen Keuangan Pusat 16 16 16 16 9 3.947 2.365 8.184 9.187 8.208 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Pelaporan Keuangan Pusat 4 4 4 4 4 Jumlah Rancangan Pedoman Tata Kelola Keuangan yang Tersusun Pusat 2 2 2 2 2 Jumlah Dokumen Analisis Pemantauan Pelaksanaan Anggaran Pusat 2 2 2 2 2 Persentase Layanan Pembayaran Gaji dan Tunjangan di Lingkungan Sekretariat Jenderal yang Diselenggarakan Sesuai Kebutuhan Layanan Pusat 100 100 100 100 100 Jumlah Layanan Kerumah Tanggaan Biro Keuangan Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Layanan Perjalanan Dinas Pimpinan Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Reformasi Kinerja Pusat 22 22 22 22 22 2.095 572 5.892 6.334 6.649 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Kinerja Sekratariat Jenderal yang Disusun Pusat 22 22 22 22 22 RINCIAN OUTPUT Layanan Penyelenggaraan Kearsipan Pusat 7 6 5 4 1 255 0 291 138 42 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Penyelenggaraan Kearsipan Pusat 7 6 5 4 1 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 6289. Pengelolaan Organisasi dan SDM 11.039 1.805 26.007 26.383 12.681 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Efektivitas Organisasi dan Kualitas SDM Kementerian Sosial Indikator Kinerja Kegiatan 1 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro OSDM Pusat 90 90 91 91 92 2 Skor Evaluasi Kelembagaan Pusat 81 82 83 84 84,5 3 Indeks Maturitas SPBE Pusat 3,6 3,62 3,65 3,67 3,7 4 Indeks Sistem Merit Pusat 331 332 333 333 334 5 Indeks BerAKHLAK Pusat 62 63 63,5 64 64,5 6 Nilai Akuntabilitas Kinerja Biro OSDM Pusat 79 79,2 79,3 79,4 79,5 RINCIAN OUTPUT Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Pusat 4 1 4 4 4 648 50 790 830 871 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Dukungan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Dokumen Pengelolaan Kelembagaan Pusat 2 2 2 2 2 Jumlah Layanan Maturitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pusat 1 1 1 1 1 RINCIAN OUTPUT Layanan Manajemen SDM Pusat 680 413 713 713 351 10.189 1.664 15.204 15.540 11.810 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Dokumen Perencanaan Kebutuhan SDM yang Disusun Pusat 1 0 1 1 1 Jumlah Layanan Pengelolaan Data SDM ASN dan NonASN Pusat 1 0 1 1 1 Persentase ASN yang mengikuti Uji Kompetensi/Talent Pool Pusat 25 0 25 25 25 Jumlah SDM ASN dan SDM Kesos yang mendapatkan Manajemen Talenta Pusat 300 0 300 300 300 RINCIAN OUTPUT jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Akreditasi Penyelenggaraan Diklat Kessos 1 1 1 1 0 117 0 151 151 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Akreditasi Lembaga Penyelenggara Diklat Kesos 1 1 1 1 0 RINCIAN OUTPUT Layanan Pendidikan dan Pelatihan 2650 3050 3050 3050 0 85 91 9.862 9.862 0 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Pelatihan ASN dan Non ASN 10 Orang 10 Orang 10 Orang 10 Orang 10 Orang Kegiatan 6290. Legislasi dan Litigasi 3.517 1.646 3.588 3.624 3.660 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Tata Kelola dan Kualitas Layanan Produk Hukum dan Penanganan Kasus/Perkara Hukum Indikator Kinerja Kegiatan 1 Indeks Reformasi Hukum Pusat 91 92 93 94 95 2 Persentase (%) Tertanganinya Kasus/Perkara Hukum di Kementerian Sosial Pusat 100 100 100 100 100 3 Persentase (%) Naskah Hukum di Sekretariat Jenderal yang Ditetapkan Pusat 90 90 90 90 90 4 Nilai Kinerja Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kemensos Pusat 91 91 92 92 93 5 Nilai Akuntabilitas Kinerja Biro Hukum Pusat 80 80 80,5 81 81,5 6 Nilai Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro Hukum Pusat 90 90 90 91 91 RINCIAN OUTPUT Layanan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 2.941 1.159 3.000 3.030 3.060 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Naskah Hukum yang Ditetapkan Pusat 470 473 476 479 480 Jumlah Pelaksanaan Koordinasi dan Konsolidasi Kebijakan Kesejahteraan Sosial Pusat 500 500 500 500 500 Jumlah Produk Hukum yang Disusun Pusat 245 250 255 260 265 jdih.kemensos.go.id Program/ Kegiatan Sasaran Program (outcome)/Sasaran Kegiatan (output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (dalam juta rupiah) Unit Organisasi Pelaksana 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Jumlah Pelaksanaan Harmonisasi Produk Hukum Kementerian Sosial Pusat 8 8 8 8 8 Jumlah Pelaksanaan Sosialisasi Produk Hukum Kesejahteraan Sosial Pusat 3 4 5 6 7 Jumlah Pelaksanaan Evaluasi Produk Hukum Kementerian Sosial Pusat 5 6 6 7 7 Jumlah Pengembangan/Inovasi Layanan JDIH Pusat 1 1 1 2 2 RINCIAN OUTPUT Layanan Bantuan Hukum Pusat 1 1 1 1 1 576 487 588 594 600 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Penanganan Kasus/Perkara Hukum Pusat 159 159 160 160 160 Jumlah Advokasi Hukum Internal Kementerian Sosial Pusat 2 2 3 3 3 Kegiatan 7937. Layanan Pengelolaan Sekolah Rakyat 177.033 1.007.729 177.033 177.033 177.033 Sekretariat Jenderal Sasaran Kegiatan 1 (Mendukung SS 2 dan SP 8) Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Sekolah Rakyat Indikator Kinerja Kegiatan 1 Persentase (%) Sarana Sekolah Rakyat yang Berkondisi Baik Pusat 100 100 100 100 100 2 Persentase (%) Pengelolaan Belanja Pegawai Sekolah Rakyat Secara Tepat Waktu dan Tepat Sasaran Pusat 100 100 100 100 100 RINCIAN OUTPUT Layanan Perkantoran Pusat 1 1 1 1 1 177.033 1.007.729 177.033 177.033 177.033 INDIKATOR RINCIAN OUTPUT Jumlah Layanan Perkantoran yang Dilaksanakan Pusat 1 1 1 1 1 Jumlah Layanan Pembayaran Gaji dan Tunjangan Sekolah Rakyat yang Diselenggarakan Sesuai Kebutuhan Layanan Pusat 1 1 1 1 1 jdih.kemensos.go.id Lampiran 2: Matriks Pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Sumber Pendanaan Lainnya yang Sah terhadap Kegiatan Prioritas/Proyek Prioritas Kementerian Sosial
1.DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PN 6. Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, dan Pemberantasan Kemiskinan PP 2/KP 1/ProP 3. Layanan Sosial dan Bantuan Kebencana an Warga masyarakat dilokasi rawan bencana yang difasilitasi kampung siaga bencana 20.655 Orang 20.655 Orang 32.400 Orang 36.450 Orang 40.500 Orang 6.292 6.292 9.878 11.073 12.332 0 0 0 0 0 6.292 6.292 9.878 11.073 12.332 Warga masyarakat Rawan Bencana Sosial yang Mendapat Bantuan 30.600 Orang 140 Forum 150 Forum 150 Forum 160 Forum 23.827 26.949 28.974 30.422 32.943 0 0 0 0 0 23.827 26.949 28.974 30.422 32.943 Korban bencana alam yang mendapatkan bantuan logistik tanggap darurat 530.000 Paket 530.000 Paket 630.000 Paket 700.000 Paket 800.000 Paket 348.466 348.466 414.675 459.976 526.184 0 0 0 0 0 348.466 348.466 414.675 459.976 526.184 Korban bencana alam yang mendapatkan bantuan pemulihan dan penguatan sosial 3.700 Paket 3.700 Paket 3.800 Paket 3.900 Paket 4.000 Paket 21.500 21.500 22.145 22.575 23.220 0 0 0 0 0 21.500 21.500 22.145 22.575 23.220 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Korban bencana sosial dan non alam yang mendapat bantuan 16.664 Paket 15000 Paket 22.000 Paket 22000 Paket 2.3000 Paket 16.271 18.406 25.286 26.550 27.878 0 0 0 0 0 16.271 18.406 25.286 26.550 27.878 Korban bencana yang mendapatkan Layanan Dukungan Psikososial 1.500 Paket 4.000 Paket 2.000 Paket 2.250 Paket 2.500 Paket 1.258 1.754 1.959 2.238 2.518 0 0 0 0 0 1.258 1.754 1.959 2.238 2.518 Desa/Kelurahan dilokasi rawan bencana yang difasilitasi Lumbung Sosial 100 Desa/ Kelura-han 100 Desa/Kelu rahan 115 Desa/Kelu rahan 120 Desa/Kelu rahan 125 Desa/Kelu rahan 9.640 9.640 11.086 11.568 12.050 0 0 0 0 0 9.640 9.640 11.086 11.568 12.050 PP 7/KP 7/ProP 4. Pendampin g Pembangu nan lingkup sosial Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan yang dikelola 33.252 Orang 34.689 Orang 36.126 Orang 37.563 Orang 39.000 Orang 1.260.596 1.314.052 1.367.509 1.420.965 1.474.422 0 0 0 0 0 1.260.596 1.314.052 1.367.509 1.420.965 1.474.422 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 2/KP 1/ProP 1. Bantuan Keluarga, Pendidikan dan Kesehatan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan Kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga 5.000.000 KPM 5.000.000 KPM 5.000.000 KPM 5.000.000 KPM 5.000.000 KPM 51.257 51.257 51.257 51.257 51.257 0 0 0 0 0 51.257 51.257 51.257 51.257 51.257 Keluarga yang mendapat Bantuan Sosial Bersyarat 10.000.000 KPM 10.000.000 KPM 10.000.000 KPM 10.000.000 KPM 10.000.000 KPM 28.948.548 30.395.976 31.915.775 33.511.563 35.187.142 0 0 0 0 0 28.948.548 30.395.976 31.915.775 33.511.563 35.187.142 PP 2/KP 1/ProP 2. Bantuan Energi dan Pangan Layanan Penyelenggaraan Program Kartu Sembako 1 Layanan 1 Layanan 1 Layanan 1 Layanan 1 Layanan 352.421 352.421 352.421 352.421 352.421 0 0 0 0 0 352.421 352.421 352.421 352.421 352.421 KPM yang memperoleh Bantuan Sosial Kartu Sembako 18.277.083 KPM 18.250.000 KPM 18.250.000 KPM 18.250.000 KPM 18.250.000 KPM 43.865.000 43.800.000 43.800.000 43.800.000 43.800.000 0 0 0 0 0 43.865.000 43.800.000 43.800.000 43.800.000 43.800.000 jdih.kemensos.go.id
2.DIREKTORAT JENDERAL REHABILITASI SOSIAL Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PN 6. Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, dan Pemberantasan Kemiskinan PP 2/KP 3/ProP 2. Penguatan kapasitas perawatan masyara- kat Korban Penyalahgunaan Napza yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 0 20.000 21.000 22.000 23.000 0 120.000 140.700 162.800 189.203 0 0 0 0 0 0 120.000 140.700 162.800 189.203 Orang Dengan HIV yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 0 10.000 11.000 12.000 13.000 0 60.000 73.700 88.800 111.150 0 0 0 0 0 0 60.000 73.700 88.800 111.150 Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan ODHIV yang Terintegrasi 0 10.000 10.000 10.000 10.000 0 500 600 700 800 0 0 0 0 0 0 500 600 700 800 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 2/KP 3/ProP 1. Penyediaan layanan pengasu- han bagi anak, penyan- dang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lain Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV 0 1 1 1 1 0 1.000 1.100 1.200 1.300 0 0 0 0 0 0 1.000 1.100 1.200 1.300 PP 2/KP 3/ProP 2. Penguatan kapasitas perawatan masyara- kat Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) 0 4 3 3 3 0 2.000 1.650 1.800 1.950 0 0 0 0 0 0 2.000 1.650 1.800 1.950 SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas teknis 0 400 400 400 400 0 4.400 4.800 5.600 6.400 0 0 0 0 0 0 4.400 4.800 5.600 6.400 Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas 0 150 150 150 150 0 6.435 7.079 7.786 8.565 0 0 0 0 0 0 6.435 7.079 7.786 8.565 Kelompok Rentan yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 6.500 20.000 24.000 28.000 32.000 26.000 123.840 166.160 211.048 273.600 0 0 0 0 0 26.000 123.840 166.160 211.048 273.600 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Kelompok Rentan yang Terintegrasi 20.000 21.000 22.000 23.000 24.000 800 1.050 1.380 1.610 1.920 0 0 0 0 0 800 1.050 1.380 1.610 1.920 Rekomendasi Kebijakan Penanganan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang 1 1 1 1 1 969 1.000 1.100 1.200 1.300 0 0 0 0 0 969 1.000 1.100 1.200 1.300 Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) 2 4 3 3 3 814 2.000 1.800 2.100 2.400 0 0 0 0 0 814 2.000 1.800 2.100 2.400 SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas 150 400 400 400 400 1.500 4.400 4.800 5.600 6.400 0 0 0 0 0 1.500 4.400 4.800 5.600 6.400 Pendamping Rehabilitasi Sosial yang Mendapatkan Honorarium 2.300 2.300 2.300 2.300 2.300 82.800 82.800 82.800 82.800 82.800 0 0 0 0 0 82.800 82.800 82.800 82.800 82.800 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas 150 150 150 150 150 5.850 6.435 7.079 7.786 8.565 0 0 0 0 0 5.850 6.435 7.079 7.786 8.565 PP 2/KP 3/ProP 1. Penyediaan layanan pengasuha n bagi anak, penyandan g disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lain Anak YAPI yang mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 270.000 270.000 270.000 270.000 270.000 678.475 678.475 688.475 688.475 688.475 0 0 0 0 0 678.475 678.475 688.475 688.475 688.475 PP 2/KP 3/ProP 2. Penguatan kapasitas perawatan masyaraka t Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas (Anak) 250 250 250 250 250 9.750 9.750 9.750 9.750 9.750 0 0 0 0 0 9.750 9.750 9.750 9.750 9.750 PN 4. Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda, dan Penyandang Disabilitas PP 20/KP 1/ProP 01. Penghorma tan, Pelindunga n, dan Pemenuha n terhadap Hak Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 64.100 67.400 70.800 74.400 78.200 256.400 404.400 474.360 550.560 668.610 0 0 0 0 0 256.400 404.400 474.360 550.560 668.610 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Penyandan g Disabilitas Alat Bantu Aksesibilitas Penyandang Disabilitas 4 31 31 31 31 5.400 50.762 50.762 50.762 50.762 0 0 0 0 0 5.400 50.762 50.762 50.762 50.762 Literasi Khusus bagi Penyandang Disabilitas 60.000 60000 60000 60000 60000 4.370 6.000 9.000 12.000 15.000 0 0 0 0 0 4.370 6.000 9.000 12.000 15.000 Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Penyandang DIsabilitas yang Terintegrasi 106.659 106.659 106.659 106.659 106.659 4.266 5.332 5.866 6.399 6.932 0 0 0 0 0 4.266 5.332 5.866 6.399 6.932 Penyandang disabilitas mendapatkan Layanan Permakanan dan Perawatan 36.000 36000 36000 36000 36000 447.199 473.479 554.545 567.685 580.825 0 0 0 0 0 447.199 473.479 554.545 567.685 580.825 PP 20/KP 2/ProP 1. Penguatan Prinsip dan Pendekata Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) 2 2 2 2 2 814 1.000 1.100 1.200 1.600 0 0 0 0 0 814 1.000 1.100 1.200 1.600 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 n Inklusi Sosial bagi Penyandan g Disabilitas dalam Proses Pembangu nan SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas 300 300 300 300 300 3.000 3.000 3.000 3.000 3.000 0 0 0 0 0 3.000 3.000 3.000 3.000 3.000 Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas 150 150 150 150 150 5.850 5.850 5.850 5.850 5.850 0 0 0 0 0 5.850 5.850 5.850 5.850 5.850 PP 17/KP 2/ProP 02. Penangana n Anak Korban Tindak Kekerasan, Eksploitasi , Penelantar an, Perkawina n Anak, dan Perlakuan Salah Lainnya Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 41.840 44.000 46.200 48.600 51.100 140.960 264.000 309.540 359.640 436.905 0 0 0 0 0 140.960 264.000 309.540 359.640 436.905 PP 1/KP 4/ProP 02. Penangana n Anak Tidak Sekolah Anak Berhadapan dengan Hukum yang mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 400 500 600 700 800 1.600 3.000 4.020 5.180 6.840 0 0 0 0 0 1.600 3.000 4.020 5.180 6.840 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 16/KP 3/ProP 1. Pemenuha n hak sipil dan hukum bagi keluarga Pengasuhan Alternatif (Adopsi Intercountry) 5 5 5 5 5 2.052 2.257 2.483 2.731 3.004 0 0 0 0 0 2.052 2.257 2.483 2.731 3.004 PP 17/KP 2/ProP 2. Penangana n Anak Korban Tindak Kekerasan, Eksploitasi , Penelantar an, Perkawina n Anak, dan Perlakuan Salah Lainnya Sistem Asesmen dan Layanan Sosial Anak yang Terintegrasi 101.150 101.150 101.150 101.150 101.150 4.046 5.057 5.563 6.069 6.574 0 0 0 0 0 4.046 5.057 5.563 6.069 6.574 Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus 1 1 1 1 1 969,72 1.000 1.100 1.200 1.300 0 0 0 0 0 969,72 1.000 1.100 1.200 1.300 Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) 2 2 2 2 2 814 1.000 1.100 1.200 1300 0 0 0 0 0 814 1.000 1.100 1.200 1.300 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 17/KP 2/ProP 3. Penguatan Data, Koordinasi dan Kapasitas Kelembaga an terkait Perlindung an Anak dari Tindak Kekerasan, Eksploitasi , Penelantar an, Perkawina n Anak, dan Perlakuan Salah Lainnya SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas (Anak) 350 350 350 350 350 3.500 3.500 3.500 3.500 3.500 0 0 0 0 0 3.500 3.500 3.500 3.500 3.500 PP 20/KP 1/ProP 2. Penghorma tan, Pelindunga n, dan Pemenuha n terhadap Hak Lanjut Usia Lanjut Usia yang Mendapatkan Asistensi Rehabilitasi Sosial 37.370 39.300 41.300 43.400 45.600 149.480 235.800 276.710 321.160 389.880 0 0 0 0 0 149.480 235.800 276.710 321.160 389.880 Sistem Assesmen dan Layanan Sosial Lanjut Usia yang Terintegrasi 100.560 110.616 121.678 133.845 147.230 4.022 5.028 5.531 6.034 6.536 0 0 0 0 0 4.022 5.028 5.531 6.034 6.536 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Lanjut Usia yang mendapatkan Bantuan Permakanan 101.000 101.000 101.000 101.000 101.000 1.274.326 1.348.056 1.384.921 1.421.786 1.458.651 0 0 0 0 0 1.274.326 1.348.056 1.384.921 1.421.786 1.458.651 Rekomendasi Penanganan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia 3 4 4 5 5 2.299 3.000 3.300 3.600 3.900 0 0 0 0 0 2.299 3.000 3.300 3.600 3.900 Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) 2 3 3 4 4 814 1000 1100 1200 1300 0 0 0 0 0 814 1000 1100 1200 1300 SDM Rehsos yang mendapatkan pengembangan kapasitas 300 300 300 300 300 3.000 3.300 3.600 4.200 4.800 0 0 0 0 0 3.000 3.300 3.600 4.200 4.800 Lembaga yang Mendapatkan Pengembangan Kapasitas 150 150 150 150 150 5.850 5.850 5.850 5.850 5.850 0 0 0 0 0 5.850 5.850 5.850 5.850 5.850 PN 1. Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 5/KP 2/ProP 1. Pelaksanaa n perlindu- ngan HAM dan penghapus an praktik diskrimi- nasi Rekomendasi Kebijakan Penanganan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas 2 2 2 2 2 1.533 2.000 2.200 2.400 2.600 0 0 0 0 0 1.533 2.000 2.200 2.400 2.600
3.DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN SOSIAL Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PN 6. Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, dan Pemberantasan Kemiskinan PP 7/KP 7/ProP 4. Pendampin g Pembangu nan lingkup Sosial Pendamping Pemberdayaan Sosial yang Melaksanakan Pelayanan dan Pendampingan Sosial Secara Optimal Sesuai Standar 10.266 Orang 0 0 0 0 91.568 0 0 0 0 0 0 0 0 0 91.568 0 0 0 0 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 TKSK yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial 0 7.277 Orang 7.277 Orang 7.277 Orang 7.277 Orang 0 128.475 128.475 128.475 128.475 0 0 0 0 0 0 128.475 128.475 128.475 128.475 PSM yang Meningkat Peran Aktifnya dalam Pelayanan Sosial 0 5.000 Orang 6.000 Orang 7.000 Orang 8.000 Orang 0 49.708 48.000 56.000 64.000 0 0 0 0 0 0 49.708 48.000 56.000 64.000 PP 3/KP 2/ProP 2. Penguatan Kewirausa haan Afirmatif KPM yang Mendapatkan Pemberdayaan Sosial Ekonomi 10.000 Keluarga 340.000 Keluarga 340.000 Keluarga 340.000 Keluarga 340.000 Keluarga 65.211 2.015.214 2.015.214 2.015.214 2.015.214 0 0 0 0 0 65.211 2.015.214 2.015.214 2.015.214 2.015.214 PP 1/KP 1/ProP 002. Monitoring dan Pemutakhi ran Data Pengembangan Kelembagaan dan SDM SLRT 514 Kab/Kota 514 Kab/Kota 514 Kab/Kota 514 Kab/Kota 514 Kab/Kota 4.059 49.708 49.708 49.708 49.708 0 0 0 0 0 4.059 49.708 49.708 49.708 49.708 PP 7/KP 2/ProP 2. Transforma si Ketahanan Sosial Desa Pengembangan Kelembagaan dan SDM Puskesos Desa/Kelurahan 1.200 Desa/Kel 1.200 Desa/Kel 1.200 Desa/Kel 1.200 Desa/Kel 1.200 Desa/Kel 2.464 49.708 54.679 60.146 66.161 0 0 0 0 0 2.464 49.708 54.679 60.146 66.161 jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PP 6/KP 1/ProP 3. Fasilitasi Peningkata n Kualitas Rumah KPM Yang Memperoleh Bantuan Rehabilitasi Rumah 0 45.000 Keluarga 45.500 Keluarga 46.000 Keluarga 46.500 Keluarga 0 1.209.375 1.228.500 1.242.000 1.255.500 0 0 0 0 0 0 1.209.375 1.228.500 1.242.000 1.255.500 PN 8. Memperkuat Penyelarasan Kehidupan yang Harmonis dengan Lingkungan Alam dan Budaya, serta Peningkatan Toleransi Antarumat Beragama untuk Mencapai Masyarakat yang Adil dan Makmur PP 2/KP 4/ProP 01. Pemberday aan Masyara- kat dan Komunitas Adat Warga KAT Yang diberdayakan 2.800 KK 3.000 KK 3.500 KK 4.000 KK 4.500 KK 50.310 63.400 73.950 84.500 90.000 0 0 0 0 0 50.310 63.400 73.950 84.500 90.000
4.PUSAT DATA DAN INFORMASI KESEJAHTERAAN SOSIAL Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PN 6. Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, dan Pemberantasan Kemiskinan PP 1/KP 2/ProP 1. Pemanfaa- tan Data Sektoral Verifikasi dan Validasi Data Penerima Program Bantuan dan Pemberdayaan Sosial 8 Laporan 12 Laporan 12 Laporan 12 Laporan 12 Laporan 7.942 8.788 8.998 9.118 9.238 0 0 0 0 0 7.942 8.788 8.998 9.118 9.238 jdih.kemensos.go.id PP 2/KP 1/ProP 3. Layanan Sosial dan Bantuan Kebenca- naan Jaringan Komunikasi Data dan Data Center 103 Titik/ Lokasi 119 Titik/ Lokasi 119 Titik/ Lokasi 119 Titik/ Lokasi 119 Titik/ Lokasi 22.551 152.689 62.898 62.898 62.898 0 0 0 0 0 22.551 152.689 62.898 62.898 62.898 Sistem dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 11.457 12.984 12.984 12.984 12.984 0 0 0 0 0 11.457 12.984 12.984 12.984 12.984 PN 4. Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda, dan Penyandang Disabilitas PP 1/KP 4/ProP 2. Penanga- nan Anak Tidak Sekolah Perangkat Data Center - 1 Unit - - - - 10.800 - - - 0 0 0 0 0 - 10.800 - - - Jaringan Komunikasi Data di Sekolah Rakyat 100 Titik/ Lokasi 200 Titik/ Lokasi 200 Titik/ Lokasi 200 Titik/ Lokasi 200 Titik/ Lokasi 11.456 53.821 53.821 53.821 53.821 0 0 0 0 0 11.456 53.821 53.821 53.821 53.821 Sistem Manajemen Pembelajaran Sekolah Rakyat - 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi 1 Sistem Infor- masi - 4.500 4.995 5.544 6.099 0 0 0 0 0 - 4.500 4.995 5.544 6.099 jdih.kemensos.go.id
5.PUSAT PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGEMBANGAN PROFESI KESEJAHTERAAN SOSIAL Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PN 6. Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, dan Pemberantasan Kemiskinan PP 2/KP 3/ProP 1. Penyediaan layanan pengasuhan bagi anak, penyand-ang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lain Lembaga Kesejahteraan Sosial yang mengikuti proses akreditasi 1.275 Lembaga 1.300 Lembaga 1.375 Lembaga 1.400 Lembaga 1.475 Lembaga 2.295 3.000 2.295 2.640 3.000 0 0 0 0 0 2.295 3.000 2.295 2.640 3.000 PP 2/KP 3/ProP 2. Penguatan kapasitas perawatan masyarakat SDM Kesos yang mengikuti sertifikasi 6.000 Orang 7.500 Orang 8.000 Orang 8.500 Orang 9.000 Orang 2.394 6.000 3.167 3.642 4.188 0 0 0 0 0 2.394 6.000 3.167 3.642 4.188 PP 7/KP 7/ProP 4. Pendamping Pembangu- nan lingkup Sosial SDM Penyelenggara Kesos Non-ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan 580 Orang 3.000 Orang 3.250 Orang 3.300 Orang 3.500 Orang 2.234 18.742 20.616 22.678 24.946 0 0 0 0 0 2.234 18.742 20.616 22.678 24.946 Penyelenggara Kesos ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan 1.025 Orang 14.000 Orang 14.250 Orang 14.300 Orang 14.350 Orang 3.659 15.385 16.155 16.963 17.811 0 0 0 0 0 3.659 15.385 16.155 16.963 17.811 PN 4. Memperkuat pembangu- nan SDM, Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi, Olahraga, jdih.kemensos.go.id Kegiatan Prioritas/ Proyek Prioritas Penugasan Indikator Target Alokasi APBN (dalam juta rupiah) Alokasi Non-APBN (dalam juta rupiah) Total (dalam juta rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas PP 1/KP 4/ProP 2. Penanganan Anak Tidak Sekolah Pembinaan Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa Sekolah Rakyat 3.111 Orang 4.800 Orang 6.000 Orang 7.200 Orang 8.640 Orang 132.002 1.223.000 1.250.000 1.275.000 1.300.000 0 0 0 0 0 132.002 1.223.000 1.250.000 1.275.000 1.300.000 Penyelengga- raan Pendidikan Menengah Atas Sekolah Rakyat 7.920 Orang 15.420 Orang 30.420 Orang 45.000 Orang 67.500 Orang 84.257 1.250.000 2.464.020 3.645.000 5.467.500 0 0 0 0 0 84.257 1.250.000 2.464.020 3.645.000 5.467.500 Penyelenggaraan Pendidikan Dasar Sekolah Rakyat 12.080 Orang 27.080 Orang 57.080 Orang 95.175 Orang 147.675 Orang 4.457 1.250.000 2.625.680 4.378.050 6.793.050 0 0 0 0 0 4.457 1.250.000 2.625.680 4.378.050 679.305 jdih.kemensos.go.id Lampiran 3: Matriks Kerangka Regulasi
1.SEKRETARIAT JENDERAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Peraturan Presiden
1.Rancangan Peraturan Presiden tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Sebagai dasar hukum dan panduan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah rakyat Biro Hukum 1. Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
3.Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
4.Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
5.Kementerian Agama
6.Kementerian Pekerjaan Umum
7.Kementerian Dalam Negeri 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
8.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
9.Kementerian Komunikasi dan Digital
10.Badan Kepegawaian Negara Peraturan Menteri Sosial
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Sosial Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 162 Tahun 2024 tentang Kementerian Sosial Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2025
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Rencana Strategis Kementerian Sosial Tahun 2025-2029
1.Sebagai perencanaan 5 (lima) tahunan
2.Penjabaran dari RPJPN Tahun 2025-2045 dan RPJMN Tahun 2025- 2029 Biro Perencanaan 1. Unit Kerja Eselon I Kementerian Sosial
2.Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
3.Dasar Unit Kerja Kementerian Sosial dalam menyusun Renstra unit kerja dan satuan kerja di lingkungan Kementerian Sosial
3.Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
4.Kementerian Dalam Negeri
5.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
6.Kementerian Keuangan
7.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
8.Kementerian Kesehatan
9.Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
10.Kementerian Ketenagakerjaan
11.Badan Nasional Penanggulangan Bencana
12.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
13.Dinas Sosial Daerah Provinsi/Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota
14.Akademisi
15.Organisasi Masyarakat
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penyelenggaran Kerja Sama Luar Negeri dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial di Lingkungan Kementerian Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kerja Sama Luar Negeri Lembaga Kesejahteraan Sosial di Lingkungan Biro Perencanaan 1. Direktorat Potensi dan Sumber Daya Sosial
2.Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
3.Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Kementerian Sosial yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini
4.Kementerian Ketenagakerjaan
5.Kementerian Keuangan
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Layanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial di Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota Biro Perencanaan 1. Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
2.Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
3.Sekretariat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Dalam Negeri 2025
6.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pedoman Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Sosial Untuk mengganti Keputusan Menteri Sosial Nomor 178/HUK/2012 tentang Pedoman Pelayanan Publik karena sudah tidak relevan dengan kondisi pelayanan publik yang sudah bertransformasi digital Biro Hubungan Masyarakat
1.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
2.Ombudsman Republik Indonesia 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
7.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2023 tentang Jabatan dan Kelas Jabatan Pegawai di Lingkungan Kementerian Sosial
1.Regulasi turunan setelah ditetapkannya Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (menetapkan kelas jabatan Kepala Sentra Perintis Bumi Sigantang Lada di Tanjung Pinang)
2.Regulasi turunan setelah ditetapkannya Peraturan Menteri Sosial tentang Organisasi dan Tata Kerja Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Sentra Perintis Bumi Sigantang Lada di Tanjung Pinang
2.Struktur Baru dalam OTK Baru
3.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
4.Kementerian Keuangan 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
8.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Kriteria dan Klasifikasi Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Perlu disusun sebagai bahan acuan dalam menentukan kriteria dan klasifikasi dalam pembentukan/ perubahan nomenklatur Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Ditjen Rehabilitasi Sosial Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia/ Sekretariat Ditjen Rehabilitasi Sosial
1.Semua UPT di lingkungan Ditjen Rehabilitasi Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2025
9.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pola Karir Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang pola karir Pegawai Negeri Sipil (mengganti Kepmensos 94/HUK/2023) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
3.Badan Kepegawaian Negara 2025
10.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Pegawai ASN (mengganti Kepmensos 95/HUK/2023)
3.Badan Kepegawaian Negara
11.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Manajemen Talenta di lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang Manajemen Talenta (mengganti Kepmensos 96/HUK/2023) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
3.Badan Kepegawaian Negara 2025
12.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Bantuan Hukum Bagi Aparatur Sipil Negara dan Aparatur Sipil Negara Purna Tugas di Lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang bantuan hukum bagi ASN dan Pensiunan (mengganti Kepmensos 97/HUK/2023) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Badan Kepegawaian Negara RI 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
13.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pemberian Penghargaan ASN di lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang penghargaan ASN (mengganti Kepmensos 98/HUK/2023) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2025
14.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Sosial Berdasarkan rekomendasi dari KASN dalam penilaian sistem merit bahwa perlu ditetapkan menjadi regulasi yang mengatur tentang standar kompetensi jabatan ASN (mengganti Kepsekjen Nomor 10 Tahun 2022) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
3.Badan Kepegawaian Negara RI 2025
15.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penyelenggaraan SAKIP di Lingkungan Kementerian Sosial Perlu adanya pedoman terkait SAKIP sesuai dengan perkembangan regulasi terkait SAKIP Biro Perencanaan 1. Inspektorat Jenderal
2.Sekretariat Unit Kerja Eselon I
3.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
4.Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
5.Kementerian Keuangan
16.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Rakyat Sebagai dasar pembentukan Unit Pelaksana Teknis Sekolah Rakyat Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
1.Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2025 jdih.kemensos.go.id
2.DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
1.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Program Keluarga Harapan
1.Revitalisasi Verifikasi Komitmen Bantuan Bersyarat
2.Revitalisasi Pendampingan Penerima Bantuan Bersyarat
3.Peningkatan Peran Pendamping (SDM)
4.Penyaluran bantuan yang dapat memayungi mekanisme tunai dan non tunai
5.Perumusan kembali konsep kelayakan penerima bantuan bersyarat dan konsep graduasi Direktorat Jaminan Sosial 2025
2.Perubahan terhadap Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Program Sembako Revitalisasi Tusi Pendamping KPM Direktorat Jaminan Sosial 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Program Rumah Sejahtera Terpadu Menghindari tumpang tindih dengan bantuan serupa di Kementerian Perumahan Rakyat (BSPS) dengan berfokus pada percepatan graduasi Direktorat Jaminan Sosial 2026
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perlindungan Sosial dalam Penanggulangan Bencana Berdasarkan hasil evaluasi terhadap:
1.Peraturan Menteri Sosial Nomor 128 Tahun 2011 tentang Kampung Siaga Bencana
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 26 Tahun 2015 tentang Pedoman Koordinasi Klaster Pengungsian dan Perlindungan dalam Penanggulangan Bencana Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Badan Nasional Penanggulangan Bencana 2026
5.Perubahan terhadap Peraturan Menteri Sosial Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Penanganan Konflik Sosial Agar disesuaikan dengan kondisi terkait penanganan konflik sosial saat ini Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Nonalam 2026 jdih.kemensos.go.id
3.DIREKTORAT JENDERAL REHABILITASI SOSIAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Peraturan Pemerintah
1.Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Sosial Peraturan Pemerintah ini merupakan delegasi dari Pasal 12 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Kesehatan
3.Kementerian Hukum 2026 Peraturan Menteri Sosial
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Nasional Rehabilitasi Sosial bagi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya Belum ada standar yang mengatur tentang rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan NAPZA Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Kesehatan
3.Kementerian Hukum
4.BNN 2025
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2020 tentang Layanan Habilitasi dan Rehabilitasi Bagi Penyandang Disabilitas Delegasi dari Pasal 18, Pasal 25, Pasal 28 Ayat (9), dan Pasal 30 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2020 tentang Layanan Habilitasi dan Rehabilitasi Bagi Penyandang Disabilitas Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
3.Kementerian Kesehatan 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
4.Kementerian Ketenagakerjaan
5.Kementerian Hukum
5.Organisasi Penyandang Disabilitas
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Sarana dan Prasarana Minimal pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 27 Tahun 2019 tentang Standardisasi Sarana dan Prasarana Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kondisi saat ini Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
1.Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak
2.Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas
3.Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia
4.Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan kedaruratan
5.Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Jenderal Rehabilitasi Sosial
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Rehabilitasi Sosial, Reintegrasi Sosial dan Pendampingan Sosial Anak Korban Kekerasan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak
1.Seketariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
2.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2025
6.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 7 Tahun 2021 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 2 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
2.Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
3.Kementerian Dalam Negeri 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Sosial Nomor 7 Tahun 2021 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial
7.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penanganan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penanganan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang
1.Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
2.Kepolisian Negara Republik Indonesia
3.Kementerian Dalam Negeri 2025
8.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Nasional Rehabilitasi Sosial bagi Bekas Warga Binaan Pemasyarakatan Belum ada standar yang mengatur tentang rehabilitasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Hukum
3.Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
4.Badan Narkotika Nasional 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
9.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pedoman Pelaksanaan Pengangkatan Anak Perlu adanya peraturan yang dapat mengakomodir substansi dari Peraturan Menteri Sosial Nomor 110/HUK/2009 tentang Persayaratan Pengangkatan Anak dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2018 tentang Bimbingan, Pengawasan, dan Pengangkatan Anak Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Dalam Negeri
3.Kementerian Kesehatan
4.Kementerian Luar Negeri
5.Aparat Penegak Hukum 2026
10.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Nasional Rehabilitasi Sosial bagi Tuna Susila Belum ada standar yang mengatur tentang rehabilitasi sosial bagi tuna susila Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan
1.Kementerian Sosial
2.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3.Kementerian Hukum
4.Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN 2027 jdih.kemensos.go.id
4.DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN SOSIAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
1.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Tata Cara Pemberian Rekomendasi Hak Milik Atas Tanah Bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 31 Tahun 2004 tentang Tata Cara dan Syarat-Syarat Pemberian Rekomendasi Terhadap Badan Sosial Untuk Dapat Memperoleh Hak Milik Atas Tanah yang sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini dan untuk menjamin kepastian hukum serta meningkatkan kualitas layanan, efektivitas dan efisiensi dalam pemberian rekomendasi. Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Kementerian Dalam Negeri
2.Kementerian ATR/BPN
3.Kementerian Agama
4.Dinas Sosial Daerah Provinsi
5.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota Dinas Sosial 2025
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Hibah Langsung Dalam Negeri (HLDN) Perlu dilakukan pembagian substansi Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2021 tentang Undian Gratis Berhadiah menjadi Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah dan Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Hibah Direktorat Potensi dan Sumber Daya Sosial
1.Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
2.Kementerian Keuangan
3.Dinas Sosial Daerah Provinsi 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Langsung Dalam Negeri (HLDN)
4.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota Dinas Sosial
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 tahun 2019 tentang Karang Taruna. Perbaikan nomenklatur, prinsip, kedudukan, keanggotaan dan kepengurusan, mekanisme, definisi, struktur, pembagian dan pembagian kewenangan pusat dan daerah Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Kementerian Dalam Negeri
2.Dinas Sosial Daerah Provinsi
3.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota 2025
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 28 Tahun 2018 tentang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan. Perbaikan nomenklatur, tata cara penetapan, pemberhentian, dan penggantian, kualifikasi dan kompetensi, tugas dan fungsi, mekanisme rekrutmen, sanksi, peran Kemensos dalam pembinaan TKSK, evaluasi kinerja, pembagian dan pembagian kewenangan pusat dan daerah dalam pengelolaan TKSK Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Dinas Sosial Daerah Provinsi
2.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pengusulan Calon Penerima Gelar Pahlawan Nasional Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 13 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2012 tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional untuk penyempurnaan tata cara pengusulan calon penerima gelar Pahlawan Nasional Penelitian, pengkajian dan indikator penilaian serta baku mutu waktu proses pengusulan calon penerima Gelar Pahlawan Nasional Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Kementerian Pertahanan
2.Sekretariat Kabinet
3.Dinas Sosial Daerah Provinsi
4.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota 2026
6.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pedoman Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial Penyempurnaan, untuk indikator penilaian Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.TNI
2.Kementerian Sekretariat Negara
3.Polri
4.Kejaksaan
5.BIN
6.PPATK 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
7.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Simplifikasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 09 Tahun 2012 tentang Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 186 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial
1.Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
2.Kementerian PPN/ Bappenas
3.Dinas Sosial daerah provinsi
4.Dinas Sosial Daerah Kab/Kota 2026
8.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan Simplifikasi:
1.Kepmensos Nomor 12/HUK/1996 tentang Prosedur Permohonan Penetapan Sebagai Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaa n
2.Kepmensos Nomor 53/HUK/1998 tentang Ketentuan-Ketentuan Mengenai Penetapan Perintis Pergerakan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Kementerian Pertahanan
2.Sekretariat Kabinet
3.Dinas Sosial Daerah Provinsi
4.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian Kebangsaan/Kemerdekaa n Indonesia
3.Kepmensos Nomor 55/HUK/1998 tentang Pemakaman Jenazah Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaa n Dengan Upacara Resmi
9.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penyelenggaraan Penguatan Kesetiakawanan Sosial dan Restorasi Sosial Simplifikasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Kesetiakawanan Sosial dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 22 Tahun 2017 tentang Restorasi Sosial Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.TNI
2.Kementerian Sekretariat Negara 2026
10.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 tahun 2018 tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu Untuk Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu. Untuk integrasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu Untuk Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu. dengan Aplikasi SIKS CC Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
1.Kementerian Dalam Negeri
2.Kementerian Desa dan PDT
3.Dinas Sosial Daerah Provinsi
4.Dinas Sosial Daerah Kabupaten/Kota 2026 jdih.kemensos.go.id
5.INSPEKTORAT JENDERAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
1.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Manajemen Risiko Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 19 Tahun 2017 tentang Manajemen Risiko di Lingkungan Kementerian Sosial yang sudah tidak relevan Sekretariat Inspektorat Jenderal
1.Biro Keuangan
2.Unit Kerja Eselon 1 di lingkungan Kementerian Sosial
3.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 2025
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi Simplifikasi:
1.Peraturan Menteri Sosial Nomor 91 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 33 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Lingkungan Kementerian Sosial Sekretariat Inspektorat Jenderal
1.Biro Keuangan
2.Unit Kerja Eselon 1 di lingkungan Kementerian Sosial
3.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Laporan Harta Kekayaan Aparatur Negara (LHKAN) di Lingkungan Kementerian Sosial Simplifikasi:
1.Peraturan Menteri Sosial Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pelaporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 13 Tahun 2017 tentang Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Lingkungan Kementerian Sosial Inspektorat Jenderal 1. Sekretariat Jenderal
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
3.Komisi Pemberantasan Korupsi 2026
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Benturan Kepentingan di Lingkungan Kementerian Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pedoman Penanganan Konflik Kepentingan yang sudah tidak relevan Inspektorat Jenderal 1. Sekretariat Jenderal
2.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
3.Komisi Pemberantasan Korupsi 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesian
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Lingkungan Kementerian Sosial Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Lingkungan Kementerian Sosial Sekretariat Inspektorat Jenderal 2027
6.PUSAT PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGEMBANGAN PROFESI No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Instutusi Target Penyelesaian
1.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial
1.Amanat Pasal 53 Undang- Undang 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
2.Simplifikasi dan harmonisasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 184/HUK/2011 tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial, Peraturan Menteri Sosial Nomor 17 Tahun 2012 tentang Akreditasi Lembaga Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
2.Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
3.Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Instutusi Target Penyelesaian Kesejahteraan Sosial, dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Simplifikasi dan harmonisasi ketentuan dalam:
1.Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2019 tentang Standar Surat Keterangan Pelatihan, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Akreditasi.
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 Tahun 2015 tentang Standardisasi Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial.
3.Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Melalui Sistem Pembelajaran Secara Elektronik. Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Instutusi Target Penyelesaian
4.Keputusan Menteri Sosial Nomor 61/HUK/1999 tentang Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesejahteraan Sosial.
5.Keputusan Menteri Sosial Nomor 96/HUK/2015 tentang Jam Mengajar Widyaiswara
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Tugas Belajar dan Izin Belajar Sebagai pedoman dalam pemberian tugas belaja dan izin belajar dan pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tugas Belajar dan Izin Belajar Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
2.Unit Kerja Eselon I di Lingkungan Kementerian Sosial 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Instutusi Target Penyelesaian
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial Simplifikasi dan harmonisasi ketentuan dalam:
1.Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan Sosial
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 29 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan Sosial Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
2.Unit Kerja Eselon I di Lingkungan Kementerian Sosial 2025
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Sertifikasi Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial
1.Amanat Pasal 53 Undang- Undang 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
2.Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Pekerja Sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial. Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia
2.Unit Kerja Eselon I di Lingkungan Kementerian Sosial 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Instutusi Target Penyelesaian
6.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Sebagai dasar hukum dan panduan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah rakyat Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Semua Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial 2025
7.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Mahasiswa Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Perubahan Nomenklatur dan Mencabut Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 Tahun 2013 tentang Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Poltekesos Bandung
2.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia 2026
8.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Statuta Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 24 Tahun 2019 tentang Statuta Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
1.Poltekesos Bandung
2.Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia 2026 jdih.kemensos.go.id
7.PUSAT DATA DAN INFORMASI KESEJAHTERAAN SOSIAL No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesaian
1.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Pengelolaan Data Sebagai pengganti Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan DTKS yang sudah tidak relevan lagi (Kebutuhan penyesuaian narasi beberapa pasal yang sudah tidak relevan) Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial
1.Biro Hukum
2.Biro Perencanaan
3.Semua UKE I dan II 2025
2.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi di lingkungan Kementerian Sosial
1.Perlu adanya tata kelola mengenai SMKI yang diwujudkan melalui peraturan/keputusan Menteri Sosial mengenai Sistem Manajemen Keamanan Informasi di Lingkungan Kementerian Sosial
2.Rekomendasi BSSN Tahun 2024 Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Unit Kerja Eselon I dan II di Lingkungan Kementerian Sosial 2026
3.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 21 Tahun 2019 tentang Persyaratan dan Perubahan Untuk menyesuaikan substansi terkait persyaratan dan perubahan data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial
1.Kementerian Kesehatan
2.Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan 2025 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesaian Data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan
4.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
1.Amanat Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Kementerian Sosial dan Rekomendasi Evaluasi Penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
2.Perlu adanya peraturan mengenai tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di lingkungan Kementerian Sosial Biro OSDM /Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial
1.Biro Perencanaan
2.Pusdatinkesos/ Biro OSDM
3.Seluruh Unit Kerja Eselon II di Lingkungan Kementerian Sosial 2026 jdih.kemensos.go.id No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian, dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/Institusi Target Penyelesaian
5.Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
1.Amanat Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Kementerian Sosial dan Rekomendasi Evaluasi Penilaian SPBE
2.Perlu adanya peraturan mengenai peta rencana SPBE yang mengatur rencana aksi/kegiatan dari setiap domain arsitektur SPBE Biro Perencanaan/ Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Unit Kerja Eselon II di Lingkungan Kementerian Sosial 2026 MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA, ttd SAIFULLAH YUSUF