Anis Hidayah

TokohTidak terafiliasi dengan partai politik. Afiliasi yang terlihat adalah pada organisasi masyarakat sipil dan lembaga hak asasi manusia.

Anis Hidayah

Anis Hidayah adalah tokoh publik Indonesia.

1 jabatanDiperbarui 13 minggu lalu

Biografi

Anis Hidayah adalah seorang aktivis hak asasi manusia yang memiliki latar belakang pendidikan Magister Hukum Internasional dari Universitas Gadjah Mada. Karirnya dimulai sebagai anggota Solidaritas Perempuan Jatim pada tahun 1998-1999, kemudian menjadi pemantau Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) di Jember pada tahun 1999.

Ia dikenal luas atas perannya dalam isu migran, menjabat sebagai Koordinator Program Migrant Care (2004), Direktur Migrant Care (2005-2016), dan Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care (2017-November 2022). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komnas HAM dan sebelumnya merupakan Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM (2022-2025).

Anis Hidayah telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam bidang hak asasi manusia, termasuk Alison des Forgers for Extraordinary Activism Award (2011), 100 Women BBC (2013), Sarinah Award (2014), dan Yap Thian Hien Award (2014). Ia juga diakui sebagai salah satu dari Lima Aktivis HAM Perempuan Berpengaruh di Indonesia oleh IDN Times (2019) dan Perempuan Perubahan 2019-2020 oleh UN Women (2020).

Pandangan

Berdasarkan rekam jejak dan jabatannya, Anis Hidayah memiliki posisi yang kuat dalam pemajuan dan penegakan hak asasi manusia, khususnya hak-hak migran dan perempuan. Ia adalah seorang pembela HAM yang aktif dan diakui secara internasional.

Riwayat Jabatan

  1. Mei 2025 – Sekarang
    Kepala

    Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)