8.5.2.(a) Tingkat Setengah Pengangguran Menurut Status Disabilitas Indonesia 2015 - 2025
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Tingkat setengah pengangguran mengukur proporsi penduduk yang bekerja kurang dari jam kerja normal dan masih mencari pekerjaan tambahan atau bersedia menerima pekerjaan lain. Indikator ini disajikan dalam satuan persen dan mencakup penduduk usia kerja di seluruh Indonesia berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).
Sepanjang 2015–2025, tingkat setengah pengangguran cenderung menurun dari 5,81% pada 2015 menjadi 4,76% pada 2025, dengan penurunan absolut sebesar 1,05 poin persentase atau relatif 18,07%. Namun, terjadi lonjakan signifikan pada 2021 mencapai 6,26% sebagai titik tertinggi, sebelum kembali turun hingga mencapai titik terendah 4,76% pada 2025. Pada periode terakhir 2024–2025, angkanya turun tipis sebesar 0,06 poin persentase.
Penurunan jangka panjang mengindikasikan perbaikan kualitas penyerapan tenaga kerja, meskipun lonjakan 2021 mencerminkan dampak pandemi yang mengganggu jam kerja. Tren menurun setelah 2021 menunjukkan pemulihan ekonomi yang konsisten, namun laju penurunan yang melambat pada 2024–2025 menandakan perlunya perhatian pada penciptaan lapangan kerja penuh waktu.