NTPT (Nilai Tukar Petani Peternakan) Menurut Subsektor Indonesia 2015 - 2025
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) mengukur daya beli petani peternak melalui perbandingan indeks harga yang diterima dengan indeks harga yang dibayar. Data ini disajikan dalam satuan persen untuk seluruh subsektor peternakan di Indonesia periode 2015 hingga 2025.
Pada tahun 2015, NTPT tercatat sebesar 5,81 persen, kemudian menurun secara bertahap hingga mencapai titik terendah 4,76 persen pada tahun 2025. Lonjakan tertinggi terjadi pada tahun 2021 sebesar 6,26 persen, sementara penurunan absolut dari awal ke akhir periode mencapai -1,05 persen atau setara -18,07 persen.
Penurunan NTPT sepanjang dekade mengindikasikan bahwa harga input peternakan tumbuh lebih cepat dibandingkan harga output, sehingga daya beli peternak cenderung melemah. Lonjakan di 2021 kemungkinan terkait pemulihan pasca-pandemi, namun tren jangka panjang tetap menunjukkan tekanan pada sektor peternakan.