NTPT (Nilai Tukar Petani Subsektor Peternakan) menurut Provinsi
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Nilai Tukar Petani Subsektor Peternakan (NTPT) mengukur daya beli peternak terhadap barang dan jasa yang mereka konsumsi, dengan tahun dasar 2007 untuk data 2013 dan tahun dasar 2012 untuk data 2014. Indikator ini mencakup seluruh provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Utara yang masih bergabung dengan Kalimantan Timur.
Berdasarkan data BPS, NTPT tertinggi tercatat di Bali sebesar 112,72, diikuti Lampung (111,58) dan Jawa Timur (111,04). Sebaliknya, nilai terendah berada di Kalimantan Barat (95,07), Kepulauan Bangka Belitung (96,87), dan Jambi (98,27). Secara nasional, terjadi perubahan absolut sebesar +1,94 poin dari Aceh (98,99) ke Papua (100,93), dengan perubahan relatif +1,96%.
Kesenjangan NTPT antarprovinsi menunjukkan disparitas kesejahteraan peternak, di mana daerah dengan nilai di atas 100 seperti Bali dan Lampung memiliki daya beli lebih baik dibandingkan daerah dengan nilai di bawah 100 seperti Kalimantan Barat. Kenaikan tipis pada periode terakhir (Papua Barat ke Papua) mengindikasikan perbaikan moderat, namun masih perlu intervensi kebijakan untuk daerah dengan NTPT rendah.