Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) Perempuan/Laki-Laki Menurut Distribusi Pengeluaran dan Jenjang Pendidikan Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
- SD/sederajat
- SMP/sederajat
- SM/sederajat
- Perguruan Tinggi
Keterangan
Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) perempuan terhadap laki-laki mengukur kesetaraan akses pendidikan antara jenis kelamin, di mana nilai di atas 100 menunjukkan partisipasi perempuan lebih tinggi. Data mencakup jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat, SMA/sederajat, dan perguruan tinggi (PT) untuk periode 2015–2025, dengan satuan indeks (persentase perbandingan).
Pada jenjang SD, rasio relatif stabil di sekitar 100, dengan nilai tertinggi 100,33 pada 2015 dan terendah 99,57 pada 2018, lalu kembali ke 100,02 pada 2025. Jenjang SMP menunjukkan penurunan bertahap dari 104,45 (2015) menjadi 100,67 (2025), sementara SMA sedikit berfluktuasi namun tetap di atas 100, dengan puncak 106,19 pada 2023. Perguruan tinggi (PT) mengalami tren naik signifikan dari 103,45 (2015) menjadi 124,37 (2025), dengan lonjakan mulai 2021 saat kategori PT ditambahkan.
Stabilitas rasio di jenjang dasar menunjukkan kesetaraan akses yang hampir sempurna, sedangkan penurunan di SMP mengindikasikan partisipasi laki-laki yang relatif meningkat. Sebaliknya, peningkatan tajam di perguruan tinggi mencerminkan dominasi perempuan yang semakin kuat pada pendidikan tinggi, sejalan dengan tren global. Kesenjangan yang melebar di PT perlu menjadi perhatian kebijakan untuk mendorong partisipasi laki-laki agar tidak tertinggal.