Tingkat Setengah Pengangguran Menurut Provinsi Indonesia 2015 - 2025
Lembaga terkait
Visualisasi
Keterangan
Tingkat setengah pengangguran adalah proporsi penduduk yang bekerja di bawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam per minggu) dan masih mencari atau bersedia menerima pekerjaan tambahan. Data ini disajikan dalam satuan persen dan mencakup seluruh provinsi di Indonesia berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS.
Pada periode 2015–2025, tingkat setengah pengangguran nasional bergerak fluktuatif dengan tren menurun tipis dari 8,48% (2015) menjadi 7,91% (2025). Angka tertinggi tercatat pada 2020 sebesar 10,19% akibat dampak pandemi, sementara terendah pada 2022 sebesar 6,32%. Perubahan absolut dari awal hingga akhir periode adalah -0,57 poin persen atau turun 6,72%.
Lonjakan signifikan pada 2020 menunjukkan kerentanan pasar kerja terhadap guncangan eksternal. Meskipun sempat membaik pada 2021–2022, angka kembali naik di 2023–2024 sebelum sedikit menurun pada 2025, mengindikasikan pemulihan yang belum sepenuhnya stabil dan masih adanya pekerja dengan jam kerja tidak penuh.