1.Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Penghitungan kebutuhan PLKB berikut dilakukan pada unit kerja Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. Berdasarkan data yang dimiliki oleh unit kerja tersebut, terdapat 3 (tiga) sasaran kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut: Tabel 2 Contoh Penetapan Volume Kegiatan Jabatan Fungsional PLKB NO KEGIATAN VOLUME PENJELASAN 1 Pencatatan dan Pelaporan Pendataan Keluarga, Pengendalian lapangan, pelayanan kontrasepsi dan Pemutakhiran 716 Jumlah Pencatatan dan Pelaporan Pendataan Keluarga di Desa dengan rincian 1 kali Pendataan keluarga/th, 12x input 4 jenis form dallap (SDM, Poktan, Setara Poktan, Sarana) dan ditambah 1x pemutakhiran data potensi wilayah untuk pencatatan dan pelaporan pengendalian lapangan serta 12x input perbulan untuk 3 form yan KB dan 1x pemutakhiran data potensi tempat pelayanan KB untuk pencatatan dan pelaporan pelayanan kontrasepsi 2 Komunikasi, Informasi, dan Edukasi 48 Pembinaan kepada poktan BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK-R, poktan lainnya, PPKBD, SUBPPKBD, Pokja Kp, KB selama 12 kali/th NO KEGIATAN VOLUME PENJELASAN 3 Fasilitasi Teknis Pelayanan KB, Kesehatan Reproduksi dan Pembangunan Keluarga 1781 Fasilitasi Teknis Pelayanan KB, Kesehatan Reproduksi dan Pembangunan Keluarga di Fasilitas Kesehatan, seperti mendampingi ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan, memfasilitasi pelayanan alat kontrasepsi berupa suntik, berupa alat kontrasepsi di bawah kulit dan/alat kontrasepsi dalam rahim, mendampingi peserta KB pasca persalinan atau pasca keguguran non metode MKJP, memfasilitasi pelayanan metode operasi wanita (MOW) atau metode operasi pria (MOP), memfasilitasi kegagalan MOW dan/atau MOP. Keterangan: - Jumlah target output dalam satu tahun sesuai dengan Beban Kerja unit masing-masing. Tabel 3 Contoh Penghitungan Kebutuhan Jabatan Fungsional PLKB Unit Kerja: Perwakilan BKKBN Provinsi Bali KEGIATAN SKR %Kontribusi jenjang jabatan VOLUME JUMLAH KEBUTUHAN PER JENJANG KETERANGAN Pemula Terampil Mahir Penyelia Pemula Terampil Mahir Penyelia 1 Pencatatan dan Pelaporan Pendataan Keluarga dan Pemutakhiran 17,14 35% 27% 25% 13% 716 14,6 11,3 10,4 5,3 1 kali Pendataan keluarga/th, 12x input 4 jenis form dallap (SDM, Poktan, Setara Poktan, Sarana) dan ditambah 1x pemutakhiran data potensi wilayah untuk pencatatan dan pelaporan pengendalian lapangan serta 12x input perbulan untuk 3 form yan KB dan 1x pemutakhiran data potensi tempat pelayanan KB untuk pencatatan dan pelaporan pelayanan kontrasepsi 2 Komunikasi, Informasi dan Edukasi 30,00 40% 25% 20% 15% 48 0,6 0,4 0,3 0,2 Pembinaan kepada poktan BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK-R, poktan lainnya, PPKBD, SUBPPKBD, KEGIATAN SKR %Kontribusi jenjang jabatan VOLUME JUMLAH KEBUTUHAN PER JENJANG KETERANGAN Pemula Terampil Mahir Penyelia Pemula Terampil Mahir Penyelia Pokja Kp, KB selama 12 kali/th 3 Fasilitasi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi 10,00 32% 32% 19% 17% 1781 57,0 57,0 33,8 30,3 Fasilitasi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di Faskes Jumlah Kebutuhan Jabatan Fungsional 72,3 68,7 44,5 35,8 Tabel 4 Formulir Kebutuhan Jabatan Fungsional PLKB No Jabatan Hitungan ABK Eksisting Gap 1 2 3 4 5 = (3-4) 1 PLKB Pemula 72 0 72 2 PLKB Terampil 69 33 36 3 PLKB Mahir 45 40 5 4 PLKB Penyelia 36 34 2 TOTAL 222 107 115 Salinan sesuai dengan aslinya Keluarga Berencana Nasional . " dan Tata Laksana, Badan Kep Kepala B '1"f"\j~y'~ HASTO WARDOYO ttd KEPALA BAD AN KEPENDUDUKANDAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, Pedoman penghitungan kebutuhan Jabatan Fungsional PLKB ini disusun untuk memberikan acuan kepada para pemangku kepentingan untuk penyusunan usulan Formasi Jabatan Fungsional PLKB secara sistematis dan terstruktur, sehingga dalam penempatannya sesuai dengan usulan kebutuhan Formasi yang telah ditetapkan. Penghitungan Jabatan Fungsional PLKB pada pedoman ini disusun dengan menggabungkan beberapa komponen penghitungan, antara lain penghitungan Beban Kerja dan rencana strategis unit kerja. BABrv PENUTUP