1.Analisis Kinerja Pelayanan PD Berdasarkan Perjanjian Kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Tahun 2023 dalam melaksanakan Misi 3 Bupati Bandung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Tahun Anggaran 2023 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah menetapkan 3 (tiga) sasaran strategis yang akan dicapai. sasaran tersebut selanjutnya diukur dengan mengaplikasikan Delapan indikator kinerja dinas dan satu Indikator utama (IKU) dinas. Yang dituangkan dalam Perjanjian kinerja 2023 sebagai Realisasi pada akhir tahun 2023 menunjukkan bahwa keseluruhan sasaran yang ada dapat dicapai dengan baik. Pengukuran capaian dan evaluasi kinerja kegiatan Dinas kebakaran 2023 adalah sebagai berikut : Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) tahun 2024 merupakan laporan tahun ke tiga dari dokumen RPJMD/Renstra 2021-2026 pada masa jabatan Kepala Daerah periode 2021- 2026. Dalam rangka menjalanjakan Visi Misi Bupati Bandung yang perlu diukur tingkat capaian target indicator yang telah ditetapkan dalam RPJMD, Renstra dan RKPD/Renja perangkat daerah tahun 2024. 9 A. Capaian Kinerja Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Tahun 2024 Tahun Anggaran 2024 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah menetapkan 3 (tiga) sasaran strategis yang akan dicapai. sasaran tersebut selanjutnya diukur dengan mengaplikasikan 8 (delapan) indikator kinerja dinas dan 1 (satu) Indikator Kinerja Utama (IKU) dinas. Yang dituangkan dalam Perjanjian kinerja 2024 sebagai Realisasi pada akhir tahun 2024 menunjukkan bahwa keseluruhan sasaran yang ada dapat dicapai dengan baik. Pengukuran capaian dan evaluasi kinerja kegiatan Dinas kebakaran 2024 adalah sebagai berikut : Tabel 3. 1 Analisis Capaian Kinerja Indikator Per Tahun 2024 Disdamkar Sumber :Data dari monev Disdamkar 2024
2.Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Analisa Indikator dan capaian kinerja dari sasaran ini dapat digambarkan dalam Analisa capaian Kinerja indikator sasaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Peyelamatan tahun 2024 terhadap target yang telah ditetapkan dan perbandingan dengan tahun 2023 serta disandingan dengan target akhir renstra tahun 2026 sebagai berikut: 2.1 Nilai AKIP Realisasi Target Akip tahun 2024 Disdmakar yaitu 81,25 Point (A) dari target 81 point (A) dengan capaian 100,31%. Capaian Nilai Realisasi Nilai Akip Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.81,00 Poin (A) 81,25 Poin(A) 100,31% Tujuan PD Sasaran Strategis Indikator Kinerja 2023 2024 Target realisasi capaian Target realisasi Capaian Terwujudnya pembangunan berbasis resiko bencana melalui perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi terhadap data, informasi dan program pencegahan, penanggulangan, penyelamatan kebakaran dan penyelamtan non kebakaran Meningkatnya Pelayanan pemadaman kebakaran & penye lamatan korban jiwa /aset harta benda akibat kejadian kebakaran 1.1. Respon time 15 menit terhadap kejadian kebakaran 85% 87,25% 102,65 % 90% 82,69% 91,88% 1.2.Persentase jumlah aset harta benda yang terselamatkan 87% 80,39% 92,40% 87% 73,27% 84,21% 1.3 Persentase jumlah korban yang diselamat kan (kebakaran dan non kebakaran) 95% 99,98,% 105,24 % 98% 99,93,% 101,97% Meningkat nya Pelayanan Pencegahan dan Pengenda lian Bahaya kebakaran 2.1. Persentase jumlah gedung/bangunan yang terproteksi dari kebakaran 35% 35 % 100 % 40% 40 % 100 % 2.2. Jumlah relawan kebakaran yang terbentuk disetiap desa 27 Desa (335 Redkar) 27 Desa (335 Redkar) 100% 24 desa 24 Desa (325 Redkar) 100% Meningkatnya Akunatbilitas pemerintah Meningkatnya kualitas e- goverment melalui peningkatan kualitas kinerja aparatur, tatakelola pemerintahan, dan penyelenggaraan pelayanan publik Nilai Akuntabilitas Kinerja 80 (BB) 80,70 (A) 100,88 % 81 81,25 (A) 100,88% Prosentase Asset dalam Kondisi Baik 96% 96% 100% 97% 96% 100% Nilai Rata-Rata SKP 96,00% 96,00% 100% 96,00% 96,00% 100% 10 Capaian rialisasi Nilai Sakip tahun 2024 melampaui target yang ditetapkan sebesar 100, 31% yaitu dari target 81 poin (A) terealisasi 81,25 point (A) dan meningkat dari capaian tahun 2023 target 80 Point realisasi 80, 70 point atau capaian 100, 88 %, Dengan Analisis capaian Nilai AKIP tahun 2024 berdasasrkan LHP inspektorat No. 700/298/Inspektorat tanggal 27 Juni 2024 mendapai nilai 81,25 (A) dengan rinci dalam 4 tahap evaluasi hasil penialan Tim Inspektorat sebagai berikut ; yaitu 1). Evaluasi atas Perencanaan Kinerja Memperoleh nilai 27 (90%), 2). Evaluasi atas pengukuran Kinerja memperoleh nilai 24,60 ( 82%), 3). Evaluasi atas Pelaporan Kinerja dengan nilai 11, 40 (76%) dan 4). Evaluasi atas evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal dengan nilai 18,25 (73%) 1) Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini Capaian rialisasi Nilai Sakip tahun 2024 melampaui target yang ditetapkan sebesar 100,31% yaitu dari target 81 poin (A) terealisasi 81,25 point (A) 2) Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2024 ini dengan tahun lalu Beberapa tahun terakhir (2022 dan 2023) mengalami ternd posistip bagi peningkatan akuntabilitas Kinerja Didan pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Bandung Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2024 Capaian Tahun 2024 Capaian Tahun 2023 Capaian Tahun 2022
1.81,25 Poin 100,31% 100,88% 100,56% 3) Membandingkan realisasi kinerja Sakip sampai dengan tahun 2024 ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi. Untuk nilai sakip ditargetkan di masa akhir Renstra tahun 2026 sebesar 83 Point (AA), maka capaian nya baru mencapai 97,23 % Perbandingan Target dan Realisasi Nilai Realisasi SAKIP Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.81,00 Poin 81,25 Poin 100,31% 11 artinya untuk tahun 2024, 2025, dan 2026 Optimis target Sakip yang ditepakan dalam rentra akan tercapai. Dengan dasar data capaian relaisasi capain kinerja sebagaimana dalam data berikut Perbandingan Realisasi Nilai Realisasi Sakip Tahun 2024 dengan Renstra No. Target Realisasi Target Standar Renstra
1.81,00 Poin 81,25 Poin 83. Poin Pola trend terus meningkat dengan melaksnakan Tindaklanjut atas penilaian dalam LHE inspektorat itu sebagai pendoman untuk meningkatkan nilai sakip sesuai target 4). Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada) Capaian nilai Sakip Disdamkar jika di bandingkan dengan Target Standar Nasional, maka Kinerja Disdamkar kabupaten bandung Diatas Capaian Standar nasional, rata2 nilai AKIP kab/kota di Prov Jabar 2024 69.83 DAN rata2 nilai AKIP Kab Bdg 2024 77.05 Perbandingan Realisasi Nilai Realisasi Sakip Tahun 2024 dengan Standar Nasional No. Target Realisasi Target Standar Nasional
1.81,00 Poin 81,25 Poin 69,83 Poin 5). Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan Peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan Penyebab Keberhasilan peningkatan nilai Akip, yaitu Perbaikan atas rekomendasi menindaklanjuti saran dan rekomendasi dari Tim penilai Akip / Inspektorat, serta melakukan inovasi dan peningkatan motivasi untuk perbaikan capaian Kinerja, dan melaksanakan sesuai dengan ketentuan / SOP yang berlaku 12
6.Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya Dalam Pelaksanaan Program, kegiatan dan sub kegiatan efektifitas dan penggunaan anggaran di optimalkan untuk pemenuhan Inidikator kinerja Utama, yaitu pada program Penunjang urusan pemerintah Daerah kabupaten/ Kota dengan pagu anggran Rp. 18.213.241.782 dengan realisasi Rp. 16.189.472.878 (88,89%) untuk Urusan Penunjang ini terdistribusi di 5 kegiatan 18 Sub kegiatn
1.Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja Dalam Pelaksanaan Program, kegiatan dan sub kegiatan efektifitas dan penggunaan anggaran di optimalkan untuk pemenuhan Inidikator Ikenrja Utama, yaitu Realisasi Nilai Realisasi Sakip Tahun 2024 yang mendapat nilai Poin 81,25 ( A) dengan optimaslisasi perencanaan, Pengukuran kinerja, evaluasi dan Tindak lanjut hasil evaluasi / perbaikan terus menerus dalam mewujudkan akunatbilitas kinerja di lingkungan disdamkar 1) Analisis Capaian Kinerja per-Indikator sasaran Tujuan Per Tahun 2024 2.2 Respon time 15 menit terhadap kejadian kebakaran Target Respon time 15 menit terhadap kejadian kebakaran tahun 2024 yaitu 90,00 % dengan realisasi 82,69 % dengan capaian 91,87%. Dasar perhitungan tersbut berdasarkan dan perhtungan atas dasar Definisi Operasional dari indicator Respontime terhadap kejadian kebakaran adalah Waktu tanggap 15 menit dari penerima laporan kejadian kebakaran dan penyelamatan dari masyarakat oleh petugas damkar sampai dengan dilokasi kejadian, tahun 2024 mencapai 65,27 %, ini dibawah target Renstra 2021-2026 dan RKPD 2024 Indikator Respontime ditargetkan 90 % dan relasiasi mencapai 65, 37 % di hitung dari jumlah kejadian tahun 2024 yang dilaksnakan oleh anggota pemadam sebanyak 436 kejadian dan 285 kejadian sesuai respontime sampai 15 menit dan sisanya 151 Kejadian diatas 15 Menit, sedangkan 13 capaian Respontime oleh Relawan Kebakaran yang dibentuk damkar dari 5 kejadian yang di respon oleh relawan di 5 lokasi seluruhnya mencapai waktu kurang dari 15 menit sehingga capain respon timnya 100 %,. Jadi Total capaian respon time rata di tahun 2024 berdasarkan perhitungan Permendagri 114 tentang penersapan SPM sub urusan kebakaran respontime oleh Pemadam (65,27%) ditambah Capaian oleh redkar 100% makar rata-rata respontime yang dicapai tahun 2024 mencapai 82,69%.. Capaian Nilai Realisasi Capaian Respon Time Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.90,00 % 82,69 % 91,87% Analisis capaian Presentase Respon Time Pelayanan Penanggulangan, Pemadaman dan Penyelamatan Bahaya Kebakaran dan Pencegahan Kebakaran sebagai berikut: Target tahun 2024 yaitu 90,00 % dengan realisasi 82,69 % dengan capaian 91,87%. Di bandingkan capaian dengan tahun 2023 sebesar 102,11 % dari target tahun 2023 sebesar 85% dan terealisasi 87,25 % ada penurunan di karena kejadian kebakaran di tahun 2024 untuk menghitung / mendata telah menggunakan Aplikasi Apar yang lebih akurat dan akuntabel perhitunannya / input datanya. Sedang kan data data tahun sebelumnya masih menggunakan system manual yang rentan kesalahan., selain itu hal ini terjadi dipangauri oleh Sapras, SDM yang belum Optimal 1) Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini Perbandingan Target dan Realisasi Nilai Realisasi Respontime 15 menit terhadap kejadian kebakaran Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.90,00 % 82,69 % 91.87% Capaian respontime tahun 2024 berdasarkan perhitungan Permendagri 114 tentang penersapan SPM sub urusan kebakaran respontime oleh Pemadam (65,27%) ditambah Capaian oleh redkar 100% maka 65,27% sehingga capaian rata rata sebesar 82,69%.. dengan penjelasan 'Tingkat respontime per Desember 2024 sebasear 82,69 % yaitu yang di capai oleh Petugas Pemdam sebesar 65,37 % dari 436 kejadian waktu yang ditempuh maksimal 15 menit sebanyak 285 Kejadian, sisanya 151 Kejadian masih diatas 15 menit, dan Oleh Redkar 100% yaitu dari 5 kejadian kebakaran yang ditangani oleh redkar seluruhnya dicapai dalam waktu kurang 15 Menit 14 2) Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun in dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2023 Capaian Tahun 2024 Capaian Tahun 2023 Capaian Tahun 2022
1.82,69 % 91,87% 102,65% 108.11% Resliasasi capaian kinerja respontime tahun 2024 sebesar 82,69 % artinya capaian 91,87% yang tidak sesuai target 100,%, dan trend capaian dibandingkan dari tahun 2022, 2023 ternd capaiannya menurun, hal ini di disebabkan banyak factor yang diluar control disdmakar karena kejadian kebakaran distiap waktu tidak bisa di predisksi, dan pemenuhan sapras, SDM tidak seimbang dengan pertumbuhan dan perkembangan Wilayah yang semakin komplek. 3) Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasiTarget Capaian Respon time 15 Menit dalam akhir renstra dan RPJMD tahun 2026 adalah 100%, dengan melihat data capaian tahun 2024 ini sebesar 82,69 % artinya Optimis target renstra akan terpenuhi walaupun ada penurunan dengan syarat apa yang telah direncanakan dapat terlaksana dan tidak ada hambatan, baik dalam pengganggran maupun dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah ditetapkan, serat akan melakukan inovasi sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024 Target Tahun 2023 Target Tahun 2022
1.82,69 % 90,00 % 85,00 % 80% Target capaian Respon time dalam akhir renstra dan RPJMD tahun 2026 adalah 100%, maka capaian tahun 2024 ini sebesar 82,69 % artinya Optimis target renstra akan terpenuhi jika apa yang telah direncanakan dapat terlaksnana dan tidak ada hambatan. 15 4) Membandingkan realisasi kinerja tahun in dengan standar nasional (jika ada) Perbandingan Realisasi Nilai Realisasi Capaian reespontime Tahun 2023 dengan Standar Nasional No. Target Realisasi Target Standar Nasional
1.90,00 % 82,69 % N/a Untuk standar nasional bahwa respontime penangann kebakaran ini merupakan target spm yang targetnya wajib 100 %. 5) Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan Penyebab kebarhasilan atau peningkatan capaian ini disebabkan oleh optimalisasi pernecanaan , pelaksanaan kegiatan yang matang dan kesiapsiagaan 24 jam seluruh jajaran Disdamkar melaksanaan SOP, salah satu faktor penghambat adalah keterbatasan sapras dan SDM serta anggaran untuk optimalisasi pelayanan serta telatnya masyarakat melaporkan kejadian kebakaran 16 No. Permasalahan Solusi
1.Kejadian kebakaran diwilayah pemukiman cukup tinggi, sedangakan sebaran posko kebakaran di wilayah kab. Bandung belum merata bariu ada 9 pos; Menigkatkan permberdayaan masyarakat melsui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengedalian kebakaran, serat membntuk relawana kebakaran di setiap desa
2.Masih terdapat kendala dalam pengadaan sarana dan prasarana (Pembanguna Pos damkar yang tidak terlaksana karena lahan nya belum clear), Pengadaan unit pemadam kebakaran masih kurang dan sebagian besar kendaraan pemadam sudah tua sehingga kinerja secara teknis tidak optimal dan sering Rusak; Melalukan optimasilasi dan inovasi dalam Kerjasama penggulangan penangan kebakaran dengan wilayah kabupaten kota perbatasan, dan optimsliasi kerjasam dengan Dunia usaha / I dutri yang mempunyai sapras /untuk penggulangan kebakaran dioptimalisasi untuk penangan di lingkungan wilayah kerja dunia usaha tersebut ( Kerhsama Denga PT kahatek, Pt Sunson Dll).
3.Kecenderungan peningkatan frekwensi kebakaran baik kwantitas maupun kwalitasnya hamper di 31 Kecamatan . Diupayakan peningkatan kesiapsiagaan pengendalian dan pencegahan bahaya kebakaran kepada seluruh lapisan masyarakat selama 24 jam
4.Masih rendahnya masyarakat dalam melapor atas kejadian kebakaranke Pos damkar serta tingkat pencegahan kebakaran dan proteksi kebakaran banguna Gedung masih rendah Melakukan sosialisasi kesadaran masyarakat tentang pencegahan kebakaran dan proteksi kebakaran secara berkala. Dan membentuk relawan kebakaran /Redkar dalam bentuk SKKL (sistem Ketahan Kebakaran lingkungan) disetiap desa Tingkat keberhasilan ini mengoptimalkan kondisi yang ada baik dari SDM yang ada, Sapras yandimili dan kondisi masyarakat yang di dorong untuk memahami pentingnya proteksi bahaya kebakaran dengan melaksanakan sosialisasi dan pembentukan Relawan kebakaran dan Kerjasama dengan Dunia Usaha.
3.Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya Sumber daya anggaran yang digunakan ditahun 2024 untuk program Pencegahan Penaggulangan, penyelamatan kebakatan dan non Kebakaran terelaisasi 97,40% yaitu dari total anggaran Rp. 13.905.926.623 teralisasi Rp. 13.543.803.325 Sisa anggaran / efisiensi sebesar Rp 362.123.298,00
4.Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja Program Pencegahan. Penanggulangan, Penyelamatan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran di tunjang dalam 5 sub kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan walaupun belum optimal, karena salah satu dapat gagal capain kinerja dengan adanya kebijakan refocusing anggaran yang seharusnya bagi urusan kebakaran masih diperlukan 17 Tabel 3. 2 Data Respon Time Penanganan Kejadian Kebakaran periode 2023-2024 No Bulan RESPONSE TIME WMK KAB. BANDUNG Tahun 2022 Tahun 2023 Tahun 2024 0 - 15 Menit >15 Menit Total Kejadian 0 - 15 Menit >15 Menit Total Kejadian 0 - 15 Menit >15 Menit Total Kejadian 1 JANUARI 10 5 15 19 4 23 5 3 8 2 FEBRUARI 14 2 16 20 1 21 15 6 21 3 MARET 16 2 18 21 3 24 11 6 17 4 APRIL 19 4 23 28 2 30 20 3 23 5 MEI 10 0 10 20 2 22 16 8 24 6 JUNI 14 4 18 17 6 23 11 7 18 7 JULI 30 3 33 38 7 45 27 10 37 8 AGUSTUS 21 2 23 84 9 93 57 39 96 9 SEPTEMBER 17 3 20 153 16 169 39 36 75 10 OKTOBER 18 2 20 128 10 138 51 22 73 11 NOVEMBER 7 1 6 28 10 38 17 4 21 12 DESEMBER 16 2 18 12 13 25 16 7 23 TOTAL KEJADIAN 192 30 222 568 83 651 285 151 436 Capaian Rata Respontime 86,47% 13,53% 87,25% 12,75% 65,37% 34,63% Sumber data Laporan Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kab. Bandung 18 Banyaknya kejadian kebakaran yang cenderung meningkat dengan kompleksitas yang semakin sulit di Kabupaten Bandung yang realitasnya tidak diimbangi dengan ketersediaan prasarana dan sarana pemadaman kebakaran. Jumlah Pos Damkar dan mobil Pemadam kebakaran di Kabupaten Bandung hingga saat ini masih kurang walaupun sudah ada penambahan pos karena belum sampai kepada aturan WMK yg ada bila dibandingkan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah Kabupaten Bandung. Itu semua merupakan kendala- selain kendala yang dihadapi di tahun 2024 adalah Minimnya sumber air di lokasi kebakaran, Akses jalan kurang baik atau sulit terjangkau, Masyarakat yang kurang kooperatif membantu dan sapras seperti Selang dan peralatan lainnya mengalami kerusakan tak terduga dikarenakan medan yang beda-beda 2.3. Persentase jumlah aset harta benda yang terselamatkan N o Indikator Kinerja 2024 2023 Target Realisa si Capaia n Target Realisa si capaia n 2 1.2.Persentase jumlah aset harta benda yang terselamatkan 87% 73,27 % 84,22% 87% 80,39% 92,40% Target kinerja pada Indikator Sasaran Nilai aset ( Harta benda ) yang terselamatkan dalam Kejadian bencana kebakaran tahun 2024 dari 450 kejadian total asset yan terselamatkan sebesar 108.868.600.000 (73.27%) dan kerugian 39.710.225.000 (26,73%) dari total Asset 148.678.725.000 sehingga capainya hanya mencapai 84,22 % hcaian ini menurun jika di bandungkan dengan capaian tahun 2023 yaitu dari 651 Kejadian, persentase aset yang terselamatkan 80,39% yaitu Rp. 228.130.800.000 dari total Rp. 283.772.750.000 dari target 87 % terrealisasi 80,39 % d sehingga capaian prosentase Jumlah aset yang terelamatkan dalam kurun waktu tahun 2024 mengalami penurunan dampak dari capain respon time yang masih duiatas 15 menit. Analisis capaian Persentase jumlah aset harta benda yang terselamatkan sebagai berikut : 1) Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini 2024 Perbandingan Capaian Nilai Realisasi capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.87,00 % 73,27 % 84,22% 19 Target kinerja pada Indikator Sasaran Nilai aset (Harta benda) yang terselamatkan dalam Kejadian bencana kebakaran tahun 2024 adalah sebesar 87% dan Realisasinya 73,27% yaitu total asset yang terselamatkan sebesra Rp. 108.868.600.000 (73.27%) dan kerugian 39.710.225.000 (26,73%) dari total Asset 148.678.725.000 sehingga capainya hanya mencapai 84,22% 2) Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini 2024 dengan tahun lalu 2023 dan beberapa tahun terakhir 2022 Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2023 Capaian Tahun 2024 Capaian Tahun 2023 Capaian Tahun 2022
1.73,27 % 84,22% 92,40% 104,38% Target kinerja pada Indikator Sasaran Nilai aset ( Harta benda ) yang terselamatkan dalam Kejadian bencana kebakaran dari tahun 2022, 2023 dan 2024 ternd nya menurun, tahun Capaian Kinerja tahun 2024 adalah 84,22 dari sebesar 87% dan realisasinya 73,27% dari total Rp. 108.868.600.000 (73.27%) dan kerugian 39.710.225.000 (26,73%) dari total Asset 148.678.725.000 sehingga capainya hanya mencapai 84,22 %, dibandingakan dengan capaian, tahun 2023 adalah dari target sebesar 87% dan realisasinya 80,39% yaitu total asset yang terselamatkan sebesra Rp. 228.130.800.000 dari total potensi Asset yang terancam kebakaran Rp. 283.772.750.000 atau sebesar 80,39%, sehingga capaian indikator kinerja dari target tahun 2023 adalah 92,40 %, 20 3) Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis Disdamkar Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024 Target Tahun 2023 Target Tahun 2022
1.73,27 % 87% 87% 86% Target capaian capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan dalam akhir renstra dan RPJMD tahun 2026 adalah 89 akan tercapai 100%, maka capaian tahun 2024 ini sebesar 84,22 % walaupun ada penurunan dari tahun 2023 tetap Optimis target renstra akan terpenuhi jika apa yang telah direncanakan dapat terlaksnana dan tidak ada hambatan 4) Membandingkan realisasi kinerja tahun in dengan standar nasional (jika ada) Perbandingan Realisasi Nilai Realisasi capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan Tahun 2023 dengan Standar Nasional No. Target Realisasi Target Standar Nasional
1.87,00 % 92,40% N/a Untuk perbandingan dengan stnandar nasional bahwa capaian Persentase jumlah asset harta benda yang terselamatkan ini secarana nasional belum ada data. 21 5) Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan Jumlah aset yang dapat diselamatan Rp. 228.130.800.000 dari keseluruhan potensi aset terbakar Rp. 283.772.750.000 dengan presentase terselamatkan 80,39%. Disebabkan ➢ Jumlah kejadian kebakaran yang sangat tinggi, dipengaruhi juga oleh perubahan iklim / efek el nino / Kemarau panjang ➢ Sistem proteksi kebakaran pada objek rumah tinggal masih sangat terbatas ➢ Masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap ancaman bahaya kebakaran, masih banyak masyarakat yang telat melakukan pelaporan saat terjadi kebakaran. Kemudian kerumunan masyarakat di lokasi kejadian kebakaran menghambat petugas pemadam kebakaran menuju lokasi kebakaran dan menghambat saat melakukan penanganan ➢ Keterbatasan Sarpras serta SDM yang dimiliki Damkar saat ini, serta SOP yang belum dipahami secara baik dan merata ➢ Sistem Informasi yang dimiliki Disdamkar belum berjalan optimal 22 Tabel 3. 3 Daftar Penyelamatan Aset Kebakaran selama kurun waktu 2023 - 2024 Data Penyelamatan asset tahun 2023 Sumber data Laporan Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kab. Bandung Data Penyelamatan asset tahun 2024 Sumber data Laporan Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kab. Bandung 23 6) Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya Anggaran yang di alokasikan untuk sub kegiatan Pemadaman dan Pengendalian Kebakaran dalam Daerah Kabupaten/Kota tahun 2024 sebesar Rp 1.306.720.000,00 realisasi Rp 1.296.987.600,00 capaian penyerapan anggran sebesar 99,26% dengan Capaian layanan 450 Kejadian kebakaran dengan total asset yang terselamatkan sebesar Rp. 108.868.500.000 dari total potensi Asset yang terancam kebakaran Rp. 148.578.725.000,00 atau sebesar 73,27%, sehingga capaian indikator kinerja dari target tahun 2024 adalah 92,40 %, 7) Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja Tingkat capaian penyelamatan aset dari kejadian kebakaran pada tahun 2024 yaitu 92,40% atau dari target 87% terreliasi 73,27 % dengan nilai asset yang terselamatkan Rp. 108.868.600.000 dari keseluruhan potensi aset terbakar Rp. 148.676.725.000. capaian yang rendah ini adalah dampak dari capaian tingkat capaian respon time rata rata tahun 2024 sebesar 82,69% atau dari 436 kejadian ditempuh dalam waktu ≤15 menit sebanyak kejadian 285 kejadian kebakaran (65,73%) oleh pemadam Kebkaran, dan Capaian respontime oleh Relawan kebakaran di 5 lok kejadian mencapai 100 % atau respontimenya kurang darin15 Menit. Capaian Indikator ini Jika disandingan dengan Tingkat capaian dari tahun 2022 dengan penyelamatan aset mencapai 89,77%, dan tingkat capaian respon time naik dari angka 86,49%. Dan Penanganan kebakaran pada tahun 2023 mengalami penurunan, hal ini terjadi 24 ada beberapa kendala, salah satunya karena jumlah kejadian kebakaran didominasi oleh kebakaran lahan, yang mana kebakaran lahan tersebut lokasinya berada di dataran tinggi sehingga sulit untuk dilalui dan ditempuh oleh unit mobil pemadam kebakaran yang ada. Kemudian dengan tingginya frekuensi kebakaran (dalam sehari bisa mencapai 5-12 kejadian) sehingga pada saat damkar melakukan penanganan kebakaran dan muncul laporan kebakaran lain, ditangani oleh pos sektor lain yang lokasinya cukup jauh. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh terbatasnya sapras yaitu dengan jumlah mobil pemadam kebakaran yang dimiliki hanya berjumlah 14 unit, juga dengan keterbatasan SDM serta pos sektor Damkar yang masih kurang, dan lokasi kebakaran saat ini banyak terjadi pada kecamatan yang lokasinya jauh dari pos sektor damkar. Kemudian faktor lain yang sangat mempengaruhi tingkat capaian respon time serta penyelamatan aset yaitu telatnya laporan masuk dari warga. Daftar Penyelamatan Asset dari kebakaran 2024 Sumber data Laporan dari Bidang Pemadaman 2.4 Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) N o Indikator Kinerja 2023 2024 Targe t realis asi capai an Tar get Realisasi capaian 3 1.3 Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) 95% 99,98 ,% 105,2 4% 98% 99,92,% 101,96% 25 Penyelamatan korban manusia dari 436 kejadian kebakaran melayani 4140 jiwa,selamat 4100 Jiwa Luka 39 Jiwa dan Meninggal 1 Jiwa tingkat penyelamatan 100% dan Penyelamatan jiwa dari Non kebakaran dari 1475 kejadian sebanyak 12.684 Jiwa, selamat 12317 Jiwa, Luka 358 Jiwa Meninggal 9 Jiwa artinya tingkat penyelamatan Jiwa 99,92%", jika dibandingkan dengan target kinerja pada Indikator Sasaran kejadian pelayanan bencana kebakaran yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwatahun 2023 Penyelamatan korban manusia dari 651 kejadian kebakaran melayani 7015 jiwa, tingkat penyelamatan 100% dan Penyelamatan jiwa dari Non kebakaran dari 1333 kejadian sebanyak 6842 Orang, Korban yang meninggal 1- orang artinya tingkat penyelamatan Jiwa 99,99%" dan juga di banding dengan tahun 2022 dari 222 kejadian korban yang terselamatkan 3.625 orang yang luka 40 orang dan korban jiwa/ meninggal nihil Orang, dan capaian indikator kinerjanya adalah 105 %. Dan penyelamatan untuk non kebakaran sebayak 1116 layanan penyelamatan menyelamatkan 9917 orang dengan korban luka 255 orang ( luka karena sengatan tawon gigit ular dll) dan yang meninggal nihil orang. 1) Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini 2024 Capaian Nilai Realisasi capaian Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) Tahun 2024 No. Target Realisasi Capaian
1.98% 99,92,% 101,96% Penyelamatan korban manusia dari 436 kejadian kebakaran melayani 4140 jiwa,selamat 4100 Jiwa Luka 39 Jiwa dan Meninggal 1 Jiwa tingkat penyelamatan 100% dan Penyelamatan jiwa dari Non kebakaran dari 1475 kejadian sebanyak 12.684 Jiwa, selamat 12317 Jiwa, Luka 358 Jiwa Meninggal 9 Jiwa artinya tingkat penyelamatan Jiwa 99,92%", dari 26 target kinerja pada Indikator Sasaran kejadian pelayanan bencana kebakaran yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwatahun 2024 sbsesar 98 % 2) Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun in dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja capaian Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2024 Capaian Tahun 2024 Capaian Tahun 2023 Capaian Tahun 2022
1.99,92,% 101,96% 105,24% 105% Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja capaian Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) tahun 2024 dengan tahun 2023 dan beberapa tahun 2022 relatip stabil, rata rata di atas 100 % dari target tahunan. 3) Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi Perbandingan Realisasi serta capaian kinerja Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir No. Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024 Target Tahun 2023 Target Tahun 2022
1.99,92,% 98% 96% 95% Perbandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis Disdamkar sampai tahun 2026 Optimis tercapai 27 4) Membandingkan realisasi kinerja tahun in dengan standar nasional (jika ada) Perbandingan Realisasi Nilai Realisasi Capaian Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) Tahun 2024 dengan Standar Nasional No. Target Realisasi Target Standar Nasional
1.98% 99,92,% N/a Perbandingan realisasi kinerja Persentase jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) tahun ini dengan standar nasional (jika ada) data 28 5) Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan a) Faktor penyebab keberhasilan capaian indicator jumlah korban yang diselamatkan (kebakaran dan non kebakaran) tahun 2024 adalah kesiap siagaan 24 Jam pasukan Rescue dalam pengangan pelayanan penyelamatan dan evakuasi kebakaran dan Non Kebakaran, Komunikasi dan Informasi Laporan cepat dan tepat lokasi kejadian dari Masyarakat b) Faktor Penghamabat Kinerja ini adalah masih terbatasnya Sarpas rescue/ penyelamatan baik kualitas maupun kuntitas, anggran yang terbatas serta SDM yang kurang 29 6.) Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya Terlaksanaya penanganan penyelamatan dan evakuasi jiwa pada kejadian kebakaran dan non kebakaran di ampu pada kegiatan Penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap Kondisi Membahayakan Manusia dengan Total anggaran tahun 2024 Rp 2.047.736.700,00 terealisasi Rp 2.031.129.572 Capaian realisasi anggran 99,19% 7). Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja Didalam Program Pencegahan, Pengendalian, Pemadaman, Penyelamatan, dan Penanganan Bahan Berbahaya dan Beracun Kebakaran dalam Daerah Kabupaten/Kota tahun 2024 dalam penanganan penyelamatan dan evakuasi jiwa pada kejadian kebakaran dan non kebakaran di ampu pada kegiatan Penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap Kondisi Membahayakan Manusia telah menangani "Penyelamatan korban manusia korban manusia dari 436 kejadian kebakaran melayani 4140 jiwa, selamat 4100 Jiwa Luka 39 Jiwa dan Meninggal 1 Jiwa tingkat penyelamatan 100% dan Penyelamatan jiwa dari Non kebakaran dari 1475 kejadian sebanyak 12.684 Jiwa, selamat 12317 Jiwa, Luka 358 Jiwa Meninggal 9 Jiwa artinya tingkat penyelamatan Jiwa 99,92%" sebagai mana data berikut : 30 Tabel 3. 4 Daftar Korban Jiwa Non Kebakaran tahun 2024 NO BULAN EVAKUASI DAN PENYELAMATAN TAHUN 2024 JUMLAH KEJADIAN KORBAN SELAMAT KORBAN LUKA KORBAN JIWA 1 JANUARI 205 Kejadian 1343 Orang 104 Orang 5 Orang 2 FEBRUARI 177 Kejadian 3131 Orang 26 Orang 2 Orang 3 MARET 104 Kejadian 511 Orang 12 Orang 1 Orang 4 APRIL 90 Kejadian 412 Orang 10 Orang 0 Orang 5 MEI 102 Kejadian 1507 Orang 19 Orang 1 Orang 6 JUNI 112 Kejadian 620 Orang 10 Orang 0 Orang 7 JULI 107 Kejadian 469 Orang 20 Orang 0 Orang 8 AGUSTUS 96 Kejadian 332 Orang 11 Orang 0 Orang 9 SEPTEMBER 90 Kejadian 476 Orang 15 Orang 0 Orang 10 OKTOBER 135 Kejadian 656 Orang 45 Orang 0 Orang 11 NOVEMBER 130 Kejadian 811 Orang 38 Orang 0 Orang 12 DESEMBER 127 Kejadian 2049 Orang 48 Orang 0 Orang JUMLAH 1475 Kejadian 12317 Oran g 358 Orang 9 Orang Sumber data Laporan Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kab. Bandung 2024 Tabel 3. 5 Daftar Korban Jiwa Kebakaran 2024 NO BULAN KEJADIAN KEBAKARAN JUMLAH KEJADIAN KORBAN SELAMAT KORBAN LUKA KORBAN JIWA 1 JANUARI 8 Kejadian 170 Orang 0 Orang 0 Orang 2 FEBRUARI 21 Kejadian 136 Orang 0 Orang 0 Orang 3 MARET 17 Kejadian 45 Orang 0 Orang 0 Orang 4 APRIL 23 Kejadian 131 Orang 0 Orang 0 Orang 5 MEI 24 Kejadian 525 Orang 2 Orang 0 Orang 6 JUNI 18 Kejadian 64 Orang 5 Orang 0 Orang 7 JULI 37 Kejadian 121 Orang 3 Orang 1 Orang 8 AGUSTUS 96 Kejadian 1226 Orang 7 Orang 0 Orang 9 SEPTEMBER 75 Kejadian 407 Orang 1 Orang 0 Orang 10 OKTOBER 73 Kejadian 623 Orang 16 Orang 0 Orang 11 NOVEMBER 21 Kejadian 548 Orang 4 Orang 0 Orang 12 DESEMBER 23 Kejadian 104 Orang 1 Orang 0 Orang TOTAL 436 Kejadian 4100 Orang 39 Orang 1 Orang Sumber Data Laporan dari Bidang Pemadaman dan Penyelamatan kab Bandung