2.Prosedur pembedahan oleh DPJP Obgyn Distribusijasa pelayanan 85-90% (dijadikan 100%) TANPA konsul DPJP Anestesi No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP Obgyn 100% Distribusi jasa pelayanan 85-90% (dijadikan 100%) No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP Obgyn 70% Ketika pascabedah di rawat ICU maka terbagi 2 DPJP 30% menjadi : DPJP Obgyn 50%, DPJP Anestesi Anestesi 50% Distribusi jasa pelayanan DPJP Obgyn 70% (dijadikan 100%) kerjasama dengan DPJP Pediatri No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP Obgyn 90% 2 DPJP Pediatri 10% Pertolongan pertama neonatus .. Distribusijasa pelayanan DPJP Obgvn 70% (dijadikan 100%) kerjasama dengan DPJP Pediatri dan DPJP lain Distribusi jasa pelayanan DPJP Obgyn 70% (dijadikan 100%) jika konsul ke DPJP lain TANPA konsul ke DPJP Pediatri No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP Obgyn 60% 2 DPJP Pediatri 10% Pertolongan pertama neonatus 3 DPJP lain 30% DPJP Bedah . . .. . . No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP Obgyn 70% 2 DPJP lain 30% DPJP Bedah
3.Prosedur pembedahan oleh DPJP Anestesi Distribusi jasa pelayanan bedasarkan dari kategori operasi, terbagi menjadi : No Penerima Porsi Keterangan 1 DPJP 100% Anestesi l.2 TENAGA PARAMEDIS Distribusijasa pelayanan PARAMEDIS 28,3% (dijadikan 100%), terbagi menjadi: A. Jasa pelayanan RAWAT JALAN POLIKLINIK/IGD : No Penerima Porsi Keterangan 1 Paramedis 100% Perawat, Bidan B. Jasa pelayanan RAWAT JALAN/POLIKLINIK/RAWAT !NAP/RAWAT !NAP PINANG/IGD/IGD PINANG /ICU /PICU /NICU /RU ANG PERINATOLOGI/INSTALASI BEDAH SENTRAL : No Penerima Porsi Keterangan 1 Paramedis 100% Perawat, Bidan, Perawat/ penata anestesi
1.Poliklinik, Rawat inap, ICU, JBS, IGD Bila melalui semua ruang perawatan terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 JBS 45% 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata T!DAK ADA, maka perawat menjadi " 100% 2 Poliklinik 55% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 !GD 55% Poliklinik 3%, IGD 12%, RANAP 15%, 4 RANAP ICU 70% 5 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 45% 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 !GD 55% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: 3 RANAP 55% 1GD 11%, RANAP 16%, ICU 73% 4 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 45% 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Poliklinik 55% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: 3 !GD 55% Poliklinik 5%, IGD 25%, RANAP 70% 4 RANAP Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik dan ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 45% 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 !GD 55% 55% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 RANAP IGD 20%, RANAP 80% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik dan RANAP terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 1BS 45% 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 !GD 55% 55% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 ICU !GD 20%, ICU 80% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA !GD dan ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 60% 60% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Poliklinik 40% 40% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 RANAP Poliklinik 10%, RANAP 90% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP, !GD, ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 90% 90% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Poliklinik 10% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP, Poliklinik, ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 90% 90% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 IGO 10% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA !BS : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 2 IGD 100% 100% (dijadikan 100%) terbagi menjadi 3 RANAP : PoliS % IGO 12%, RANAP 18%, ICU 65% 4 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA IBS dan poliklinik: No Penerima Porsi Keterangan 1 !GD 2 RANAP 100% 100% (dijadikan 100%) terbagi menjadi 3 ICU :!GD 10 % RANAP 20%, ICU 70% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA JBS dan poliklinik : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 2 RANAP 100% 100% (dijadikan 100%) terbagi menjadi 3 ICU :Poli 5% RANAP 25%, ICU 70% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU dan !BS : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 2 !GD 100% terbagi menjadi : Poli 5% IGD 20%, 3 RANAP RANAP75% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP, ICU dan JBS : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 10% 2 !GD 90% Bila melalui ruang TANPA RANAP, ICU dan J B S : 1 !GD 100% I No I Penerima I Porsi I Keterangan Bila melalui semua ruang perawatan TANPA JGD, ICU dan !BS : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 10% 2 RANAP 90% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP, !GD dan !BS : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 5% 2 ICU 95% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU, Poliklinik dan I B S : No Penerima Porsi Keterangan 1 IGD 20% 2 RANAP 80% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP, Poliklinik dan IBS : No Penerima Porsi Keterangan 1 !GD 15% 2 ICU 85%
2.Poliklinik, Rawat inap/IGD Pinang, ICU, IBS, Perinatologi Bila melalui semua ruang perawatan terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 5 0 % 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Perinatologi 5% Pertolongan pertama neonatus 3 Poliklinik 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 4 !GD Pinang 45% Poliklinik 3%, IGD/RANAP Pinang 27%, 5 RANAP Pinang ICU 70% 6 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Perinatologi 5% Pertolongan pertama neonatus 3 IGO Pinang 45% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 4 RANAP Pinang 45% IGD/RANAP Pinang 30%, ICU 70% 5 ICU 4 IGO Pinang 5 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik dan ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Perinatologi 5% Pertolongan pertama neonatus 2 IGD Pinang 45% 3 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA I B S : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 5% 2 Perinatologi 10% Pertolongan pertama neonatus 2 IGD Pinang 85% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 RANAP Pinang 85% IGD/RANAP Pinang 30%, ICU 70% 4 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA IBS dan poliklinik : No Penerima Porsi Keterangan 1 !GD Pinang 90% 90% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: 2 RANAP Pinang IGD/RANAP Pinang 25%, ICU 75% 3 ICU 4 Perinatologi 10% Pertolongan pertama neonatus Bila melalui semua ruang perawatan TANPA Perinatologi terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 JBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Poliklinik 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: 3 !GD Pinang 50% Poliklinik 5%, IGD/RANAP Pinang 25%, 4 RANAP Pinang ICU 70% 5 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik dan perinatologi terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 JBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 IGD Pinang 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 RANAP Pinang 50% IGD/RANAP Pinang 30%, ICU 70% 4 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU dan perinatologi terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Poliklinik 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : 3 IGD Pinang 50% Poliklinik 5%, IGD/RANAP 95% 4 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA poliklinik, perinatologi dan ICU terbagi menjadi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi : Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIDAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 !GD Pinang 50% 3 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA IBS dan perinatologi: No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 2 IGD Pinang 100% terbagi menjadi: Poli 3% IGD/RANAP 3 RANAP Pinang Pinang 27%, ICU 70% 4 ICU Bila melalui semua ruang perawatan TANPA IBS dan poliklinik : No Penerima Porsi Keterangan 1 IGD Pinang 30% 2 RANAP Pinang 3 ICU 70% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU, IBS dan Perinatologi: No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik Terbagi menjadi : Poli 5%, IGD & Ranap 2 IGD Pinang 100% Pinang 95% 3 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA RANAP/IGO Pinang, !BS dan Perinatologi : No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 10% 2 ICU 90% Bila melalui semua ruang perawatan TANPA ICU, Poliklinik,IBS, Perinatologi: No Penerima Porsi Keterangan 1 IGO Pinang 100% 2 RANAP Pinang Bila melalui semua ruang perawatan TANPA Perinatologi, Poliklinik dan !BS : No Penerima Porsi Keterangan 1 RANAP Pinang 30% 2 IGO Pinang 3 ICU 70% C. Rawat inap/IGD Pinang, IGO, Poliklinik, !BS, Perinatologi Bila melalui RANAP/IGO Pinang dan Perinatologi No Penerima Porsi Keterangan 1 RANAP Pinang 30% 2 IGO Pinang 3 Perinatologi 70% Rawat neonatus Bila melalui RANAP/IGD Pinang dan Perinatologi No Penerima Porsi Keterangan 1 IBS 50% 50% (dijadikan 100%) terbagi menjadi: Perawat 75%, Penata 25%. Bila Penata TIOAK ADA, maka perawat menjadi 100% 2 Perinatologi 50% 50% ( dijadikan 100%) terbagi menjadi 3 IGO : Perinatologo 80% IGO 20% Bila melalui IGO dan Perinatologi No Penerima Porsi Keterangan 1 IGO 15% 2 Perinatologi 85% Rawat neonatus Bila melalui !BS dan Perinatologi No Penerima Porsi Keterangan 1 !BS 0% 2 Perinatologi 100% Rawat neonatus Bila melalui Poliklinik dan Perinatologi No Penerima Porsi Keterangan 1 Poliklinik 3% 2 Perinatologi 97% Rawat neonatus BUPATI MUNA BARAT "ODE DAR TAMBAHAN BERITAH DAERAH KABUPATEN MUNA BARAT NOMOR IORDINAS INSTANSI UNIT KERJA PARA; IS DAERAH