menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara tentang Pengelolaan Keuangan Daerah; Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2.Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 4 Tahun 1956 (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 55), Undang-Undang Darurat Nomor 5 Tahun 1956 (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 56) dan Undang-Undang Darurat Nomor 6 Tahun 1956 (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 57) tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Termasuk Kotapraja, Dalam Lingkungan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan Sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1821);
3.Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4.Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); SALINAN 5.Undang-UndangNomor15Tahun2004tentang PemeriksaanPengelolaandanTanggungJawabKeuangan Negara(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2004 Nomor66,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor4410); 6.Undang-UndangNomor33Tahun2004tentang PerimbanganKeuangan antaraPemerintahPusatdan PemerintahDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2004Nomor126,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor4438); 7.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentang PemerintahDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2014Nomor244,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimanatelah diubahbeberapakaliterakhirdenganUndang-Undang Nomor9Tahun2015tentangPerubahanKeduaAtas Undang-UndangNomor23Tahun2014ten tang PemerintahDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2015Nomor58,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5679); 8.PeraturanPemerintahNomor23Tahun2005 tentang PengelolaanKeuanganBadanLayananUmum(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2005Nomor48, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 4502)sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturan PemerintahNomor74Tahun2012tentangPerubahan AtasPeraturanPemerintahNomor23Tahun2005 tentang PengelolaanKeuanganBadanLayananUmum(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2012Nomor171, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 5340); 9.PeraturanPemerintahNomor56Tahun2005 tentang SistemInformasiKeuanganDaerah(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2005Nomor138,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4576) sebagaimana telahdiubahdenganPeraturanPemerintah Nomor65Tahun2010tentang PerubahanAtasPeraturan PemerintahNomor56Tahun2005 tentangSistem 2 InformasiKeuanganDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2010Nomor110); 10.PeraturanPemerintahNomor8Tahun2006 tentang PelaporanKeuangandanKinerjaInstansiPemerintah (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2006Nomor 25,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor4614); 11.PeraturanPemerintahNomor39Tahun2007tentang PengelolaanUangNegara/Daerah(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2007Nomor83,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4738); 12.PeraturanPemerintahNomor71 Tahun2010tentang StandarAkuntansi Pemerintahan(LembaranNegara RepublikIndonesiaTahun2010Nomor123,Tambahan LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor5165);
13.PeraturanPemerintahNomor27Tahun2014tentang PengelolaanBarangMilikNegara/Daerah(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2014Nomor82, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 4737)sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturan PemerintahNomor28Tahun2020 tentangPerubahan AtasPeraturanPemerintahNomor27Tahun2014ten tang PengelolaanBarangMilikNegara/Daerah(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor142, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 6523);
14.PeraturanPemerintahNomor18Tahun2016tentang PerangkatDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2016Nomor114,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5887)sebagaimanatelah diubahdenganPeraturanPemerintahNomor72Tahun 2019ten tang PerubahanAtasPeraturanPemerintah Nomor18Tahun2016tentang PerangkatDaerah (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2019Nomor 187,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6402); 15.PeraturanPemerintahNomor12Tahun2019 tentang PengelolaanKeuanganDaerah(LembaranNegaraRepublik 3 IndonesiaTahun2019Nomor6322); 16.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor105Tahun2000 tentangtentangPengelolaandanPertanggungjawaban KeuanganDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2000Nomor202,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor4022); 17.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036), sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturanPeraturan MenteriDalamNegeriNomor120Tahun2018tentang PerubahanAtasPeraturanMenteriDalamNegeriNomor 80Tahun2015tentangPembentukanProdukHukum Daerah(BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2019 Nomor157); 18.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor77Tahun2020 tentangPedomanTeknisPengelolaanKeuanganDaerah (BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 1781); DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILAN RAKYATDAERAHKABUPATEN BENGKULUUTARA dan BUPATIBENGKULUUTARA MEMUTUSKAN: MenetapkanPERATURAN DAERAH TENTANGPENGELOLAANKEUANGAN DAERAH. BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahini yang dimaksud dengan: 1.Daerah adalahKabupatenBengkuluUtara.
2.PemerintahDaerah adalahBupati sebagaiunsurpenyelenggara PemerintahanDaerahyang memimpin pelaksanaan urusan pernerintahanyang menjadi kewenangandaerahotonom. 4 3.BupatiadalahBupatiBengkuluUtara. 4.DewanPerwakilanRakyatDaerahselanjutnyadisingkatDPRD adalahlembagaperwakilanrakyatdaerahyang berkedudukan sebagaiunsurpenyelenggaraPemerintahanDaerah. 5.SatuanKerjaPerangkatDaerahyangselanjutnyadisingkat SKPDadalahunsurperangkatdaerahpadaPemerintahDaerah yang melaksanakanurusanPemerintahanDaerah.
6.SatuanKerjaPengelolaKeuanganDaerahyangselanjutnya disingkatSKPKDadalah unsurpenunjangPemerintahDaerah yang melaksanakanpengelolaankeuanganDaerah. 7.UnitSKPDadalahbagianSKPDyangmelaksanakan1(satu) ataubeberapaProgram. 8.PenggunaAnggaranyangselanjutnyadisingkatPAadalah pejabatpemegangkewenanganpenggunaananggaran untuk melaksanakantugasdanfungsiSKPDyang dipimpinnya. 9.KuasaPenggunaAnggaranyang selanjutnyadisingkatKPA adalahpejabatyang diberi kuasauntukmelaksanakan sebagiankewenanganPAdalammelaksanakansebagian tugas danfungsiSKPD. 10.TimAnggaranPemerintahDaerahyang selanjutnyadisingkat TAPDadalahtimyangbertugasmenyiapkandanmelaksanakan kebijakanBupati dalamrangkapenyusunanAnggaran PendapatandanBelanjaDaerah. 11.PejabatPengelolaKeuanganDaerahyangselanjutnyadisingkat PPKDadalahkepalaSKPKDyang mempunyaitugas melaksanakanpengelolaanAnggaranPendapatandanBelanja DaerahdanbertindaksebagaiBendaharaUmumDaerah. 12.BendaharaUmumDaerahyangselanjutnyadisingkatBUD adalahPPKDyang bertindakdalamkapasitassebagaiBUD. 13.KuasaBUDadalahpejabatyang diberikuasa untuk melaksanakantugasBUD.
14.PejabatPelaksanaTeknisKegiatanyang selanjutnyadisingkat PPI'KadalahpejabatpadaUnitSKPDyang melaksanakan1 (satu)ataubeberapakegiatandarisuatuProgram sesuai denganbidang dan tugasnya.
15.PejabatPenatausahaanKeuanganSatuanKerjaPerangkat Daerahyang selanjutnyadisingkatPPK SKPDadalahpejabat yang melaksanakan fungsitata usahakeuanganpadaSKPD. 5 16.BendaharaPenerimaanadalahpejabatyangditunjukuntuk menerima,menyimpan,menyetorkan,menatausahakan, dan mempertanggung jawabkanuangPendapatanDaerahdalam rangkapelakasanaanAPBDpadaSKPD. 17.BendaharaPengeluaranadalahpejabatyang ditunjuk menerima,menyimpan,membayarkan,menatausahakan,dan mempertanggungjawabkanuanguntukkeperluanbelanja daerahdalamrangkapelaksanaanAPBDpadaSKPD. 18.KeuanganDaerah adalahsemuahakdankewajibandaerah dalamrangkapenyelenggaraanPemerintahDaerahyang dapat dinilai dengan uangsertasegalabentukkekayaanyangdapat dijadikanmilikdaerahberhubungdenganhakdankewajiban Daerah tersebut. 19.PengelolaanKeuanganDaerahadalahkeseluruhankegiatan yang meliputiperencanaan,penganggaran,pelaksanaan, penatausahaan,pelaporan,pertanggungjawaban,dan pengawasankeuangandaerah.
20.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerahyang selanjutnya disingkatAPBDadalahrencanakeuangan tahunandaerah yang ditetapkandenganPeraturanDaerah. 21.PenerimaanDaerah adalahuang yang masukkeKasDaerah. 22.PengeluaranDaerah adalah uangyangkeluardariKasDaerah.
23.PendapatanDaerah adalahsemuahakdaerahyang diakui sebagai penambahnilai kekayaanbersihdalamperiodetahun anggaranberkenaan. 24.DanaTransferUmumadalahdanayang dialokasikandalam APBNkepadadaerah untukdigunakansesuaidengan kewenangandaerahgunamendanai kebutuhandaerahdalam rangkapelaksanaandesentralisasi. 25.DanaTransferKhususadalahdanayang dialokasikandalam APBNkepadadaerahdengan tujuan untukmembantu mendanai kegiataan khusus,baikfisik maupunnonfisikyang merupakan urusandaerah.
26.DanaBagiHasil yangselanjutnyadisingkatDBHadalahdana yang bersumberdaripendapatan tertentuAPBNyang dialokasikankepadadaerahpenghasil berdasarkan angka persentase tertentudengantujuanmengurangiketimpangan kemampuankeuangan antarapemerintahpusatdandaerah. 6 27.DanaAlokasiUmumyangselanjutnyadisingkatDAUadalah danayang bersumberdaripendapatanAPBNyangdialokasikan dengantujuanpemerataankemampuankeuanganantara- daerahuntukmendanaikebutuhandaerahdalamrangka pelaksanaandesentralisasi. 28.DanaAlokasi Khususyang selanjutnyadisingkatDAKadalah danayangbersumberdaripendapatanAPBNyangdialokasikan kepadadaerahtertentudengan tujuan untukmembantu mendanaikegiatankhususyang merupakanurusan Pemerintahyang menjadikewenangandaerah. 29.BelanjaDaerah adalahsemuakewajibanPemerintahDaerah yang diakuisebagaipengurangnilai kekayaanbersihdalam periodetahun anggaranberkenaan.
30.Pembiayaanadalahsetiappenerimaanyangperludibayar kembalidan/ataupengeluaranyangakanditerimakembali, baikpadatahunanggaranberkenaanmaupunpadatahun- tahun anggaranberikutnya. 31.PinjamanDaerah adalahsemuatransaksiyang mengakibatkan daerahmenerimasejumlahuangataumenerimamanfaatyang bemilaiuang daripihaklainsehinggaDaerah tersebutdibebani kewajiban untukmembayarkembali. 32.UtangDaerahyang selanjutnyadisebututangadalahjumlah uangyangwajibdibayarPemerintahDaerahdan/atau kewajibanPemerintahDaerahyang dapatdinilaidenganuang berdasarkanperaturanperundang-undangan,perjanjian,atau berdasarkansebablainnyayang sah.
33.PemberianPinjamanDaerah adalahbentukinvestasi PemerintahDaerahpadaPemerintahPusat,PemerintahDaerah lainnya, BadanLayananUmumDaerahmilik Pemerintah Daerahlainnya,BadanUsahaMilikNegara, BadanUsahaMilik Negara,BadanUsahaMilikDaerah,Koperasi, danmasyarakat dengan hakperolehbungadanpengembalianpokokpinjaman. 34.DanaCadangan adalahDanayang disisihkan untukmendanai kebutuhanpembangunanprasaranadansaranadaerahyang tidakdapatdibebankandalam1 (satu)tahun anggaran. 35.Behan adalahpenurunanmanfaatekonomi ataupotensijasa dalam periode pelaporanyang menurunkanekuitas atau nilai kekayaanbersih yang dapatberupaPengeluaran atau 7 konsumsiasetatautimbulnyakewajiban. 36.RencanaPembangunanJangkaMenengahDaerahyang selanjutnyadisingkatRPJMDadalahdokumenperencanaan daerahuntukperiode5(lima)tahun. 37.RencanaPembangunanTahunanDaerahyangselanjutnya disebutRencanaKerjaPemerintahDaerahyangselanjutnya disingkatRKPDadalahdokumenperencanaandaerahuntuk periode1(satu)tahun. 38.KebijakanUmumAPBDyangselanjutnyadisingkatKUAadalah dokumenyangmemuatkebijakanbidang pendapatan,belanja, danpembiayaansertaasumsiyangmendasarinyauntuk periode1(satu)tahun. 39.PrioritasdanPlafonAnggaranSementarayangselanjutnya disingkatPPASadalahprogramprioritasdanbatasmaksimal anggaranyang diberikankepadaperangkatdaerah untuk setiap programdankegiataansebagaiacuandalam penyusunanrencanakerjadan anggaranSKPD. 40.RencanaKerjadanAnggaranSatuanKerjaPerangkatDaerah, yangselanjutnyadisingkatRKASKPDadalahdokumenyang memuatrencanapendapatandanbelanjaSKPDataudokumen yang memuatrencanapendapatan,belanja,danpembiayaan SKPDyangmelaksanakanfungsiBendaharaUmumDaerah yang digunakansebagaidasarpenyusunanrancanganAPBD. 41.KerangkaPengeluaranJangkaMenengah adalahpendekatan penganggaranberdasarkankebijakandenganpengambilan keputusan terhadap kebijakan tersebutdilakukandalam perspektiflebihdari1(satu)tahunanggaranyang mempertimbankanimplikasibiayaakibatkeputusanyang bersangkutanpada tahunberikutnyayang dituangkandalam prakiraanmaju.
42.Program adalahbentuk instrumentkebijakanyang berisi1 (satu)ataulebihkegiatanyang dilaksanakanolehSKPDatau masyarakatyang dikoordinasikanolehPemerintahDaerah untukmencapaisasarandantujuanpembangunandaerah. 8 43.Kegiatan adalahbagiandariprogramyangdilaksanakanoleh1 (satu)ataubeberapaSKPDsebagaibagiandaripencapaian sasaranterukurpadasuatuprogramdan terdiridari sekumpulantindakanpengerahansumberdayabaikyang berupapersonilatausumberdayamanusia,barang modal termasukperalatandan teknologi,dana,ataukombinasidari beberapaatausemuajenissumberdaya tersebut,sebagai masukan untukmenghasilkankeluarandalambentukbarang ataujasa. 44.KegiatanTahunJamak adalahkegiatanyang dianggarkandan dilaksanakanuntukmasalebihdari1(satu)tahun anggaran yangpekerjaannyadilakukanmelaluikontrak tahunjamak. 45.Keluaranadalahbarangataujasayangdihasilkanoleh kegiatanyang dilaksanakan untukmendukungpencapaian sasarandan tujuanprogramdankebijakan.
46.Hasiladalahsegalasesuatuyang mencerminkanberfungsinya keluarandarikegiatandalam1(satu)program. 4 7.Sasaran adalahhasilyangdiharapkandarisuatuprogramatau keluaranyangdiharapkandarisuatukegiatan. 48.KinerjaadalahKeluaran/HasildariProgram/Kegiatanyang akan atau telahdicapaisehubungandenganpenggunaan anggarandengan kuantitasdan kualitasyangterukur. 49.KasUmumDaerah adalah tempatpenyimpananuang daerah yangditentukanolehKepalaDaerah untukmenampung seluruhPenerimaanDaerahdanmembayarseluruh PengeluaranDaerah.
50.RekeningKasUmumDaerah adalah rekeningtempat penyimpanan uang daerahyang ditentukanolehKepalaDaerah untukmenampung seluruhPenerimaanDaerahdanmembayar seluruhPengeluaranDaerahpadabankyang ditetapkan. 51.DokumenPelaksanaanAnggaranSatuanKerjaPerangkat DaerahyangselanjutnyaDPASKPDadalahdokumenyang memuatpendapatandanbelanjaSKPDataudokumenyang memuatpendapatan, belanja,danPembiayaanSKPDyang melaksanakanfungsiBendaharaUmumDaerahyang digunakansebagai dasarpelaksanaan anggaranolehPA. 52.SuratPenyediaanDanayang selanjutnyadisingkatSPDadalah dokumenyang menyatakan tersediannyadanasebagai dasar 9 penerbitansuratpermintaanpembayaran ataspelaksanaan APBD. 53.SuratPermintaanPembayaranyangselanjutnyadisingkatSPP adalahdokumenyang digunakanuntukmengajukan permintaanpembayaran. 54.UangPersediaanyangselanjutnyadisingkatUPadalah uang mukakerjadalamjumlah tertentuyangdiberikankepada BendaharaPengeluaranuntukmembiayaankegiatan operasionalpadaSK.PD/unitSK.PDdan/atau untukmembiayai pengeluaranyangmenurutsifatdan tujuannyatidakmungkin dilakukanmelaluimekanisme pembayaranlangsung. 55.PembayaranLangsung yang selanjutnyadisingkatLSadalah pembayaranlangsungkepadaBendaharaPengeluaran/ Penerimahaklainnyaatasdasarperjanjiankerja,surattugas, dan/atausuratperintahkerjalainnyamelaluipenerbitansurat perintahmembayarlangsung. 56.TambahanUang Persediaanyang selanjutnyadisebutTU adalah tambahanuang mukayangdiberikankepada BendaharaPengeluaran/BendaharaPengeluaranPembantu untukmembiayai pengeluaran ataspelaksanaanAPBDyang tidakcukupdidanaidariUPdenganbataswaktudalam1(satu) bulan. 57.SuratPerintahMembayaryangselanjutnyadisingkatSPM adalahdokumenyangdigunakanuntukpenerbitanSurat PerintahPencairanDanaatasbebanpengeluaranDPASK.PD.
58.SuratPerintahMembayarUP yang selanjutnyadisingkatSPM- UPadalahdokumenyangdigunakan untukpenerbitanSurat PerintahPencairanDanaatasbebanpengeluaranDPASKPD yang dipergunakansebagaiUPuntukmendanai kegiatan. 59.SuratPerintahMembayarGantiUang Persediaanyang selanjutnyadisingkatSPM-GUadalahdokumenyang digunakan untukpenerbitanSuratPerintahPencairanDana atasbebanpengeluaranDPASK.PDyang dananya dipergunakan untukmenggantiUP yangtelahdibelanjakan.
60.SuratPerintahMembayarTUyang selanjutnyadisingkatSPM- TUadalahdokumenyang digunakan untukpenerbitanSurat PerintahPencairanDana atasbebanpengeluaranDPASK.PD, karenakebutuhandananyatidakdapatmenggunakan 10 LSdanUP. 61.SuratPerintahMembayarLangsungyangselanjutnyadisebut SPM-LSadalahdokumenyang digunakanuntukpenerbitan SuratPerintahPencairanDanaatasbebanpengeluaranDPA SKPDkepadapihakketiga. 62.SuratPerintahPencairanDanayang selanjutnyadisingkat SP2Dadalahdokumenyangdigunakansebagai dasar pencairandanaatasbebanAPBD.
63.BarangMilikDaerahyangselanjutnyadisingkatBMDadalah semuabarangyang dibeliataudiperolehatasbebanAPBDatau berasaldariperolehanlainnyayang sah.
64.SisaLebihPerhitunganAnggaranyang selanjutnyadisebut SiLPAadalahselisihlebihrealisasipenerunaandan pengeluaran anggaranselama1(satu)periodeanggaran.
65.PiutangDaerah adalahjumlah uang yangwajibdibayarkepada PemerintahDaerahdan/atauhakPemerintahDaerahyang dapatdinilaidengan uang sebagai akibatperjanjian atauakibat lainnyaberdasarkanketentuanperaturanperundang- undangan atauakibatlainnyayangsah. 66.PeraturanDaerahyangselanjutnyadisebutPerdaatauyang disebutdengan namalain adalahperaturanperundang- undanganyang dibentukolehDPRDdenganpersetujuan bersamaBupati. 67.UrusanPemerintahan adalahkekuasaanpemerintahaanyang menjadikewenanganPresidenyang pelaksanaannyadilakukan olehkementeriannegaradanpenyelenggaraPemerintahan Daerah untukmelindungi,melayani,memberdayakan, dan menyejahterakanmasyarakat.
68.UrusanPemerintahanWajib adalahUrusanPemerintahanyang wajibdiselenggarakanolehsemuadaerah. 69.UrusanPemerintahanPilihan adalahUrusanPemerintahan yang wajibdiselenggarakanolehdaerahsesuaidenganpotensi yang dimilikidaerah.
70.PelayananDasar adalahpelayananpublik untukmemenuhi kebutuhandasarwargaNegara. 71.StandarPelayananMinimal adalahketentuanmengenai jenis danmutupelayanandasaryang merupakanUrusan 11 PemerintahanWajibyang berhakdiperolehsetiapwarga negarasecaraminimal. 72.BadanLayananUmumDaerahyangselanjutnyadisingkat BLUDadalahsistemyang diterapkanolehSK.PDatau unit SK.PDpadaSK.PDdalammemberikanpelayanankepada masyarakatyangmernpunyaifl.eksibilitasdalampola pengelolaankeuangansebagaipengecualiandariketentuan pengelolaankeuangandaerahpadaumumnya. 73.PegawaiAparaturSipilNegarayangselanjutnyadisingkat pegawaiASNadalahpegawainegerisipildanpegawai pemerintahdenganperjanjiankerjayang diangkatolehpejabat pembinakepegawaiandandiserahitugasdalamsuatujabatan pemerintahanataudiserahitugasnegaralainnyadandigaji berdasarkanperaturanperundang-undangan. 74.BadanUsahaMilikDaerahyangselanjutnyadisingkatBUMD adalahbadanusahayang seluruhatausebagianbesar modalnyadimilikiolehdaerah.
75.AnggaranKas adalahperkiraan aruskasmasukyang bersumberdaripenerimaandanperkiraan aruskaskeluar untukmengaturketersediaandanayangcukup gunamendanai pelaksanaanAPBDdalamsetiapperiode. 76.StandarAkuntansi Pemerintahanyangselanjutnyadisingkat SAPadalahprinsip-prinsip akuntansiyang diterapkandalam menyusundanmenyajikanlaporankeuanganpemerintahan. 77.KebijakanAkuntansi PemerintahDaerah adalahprinsip,dasar, konvensi,aturandanpraktik spesifikyang dipiliholeh pemerintahDaerahsebagai pedomandalammenyusundan menyajikanlaporankeuanganpemerintahDaerah untuk memenuhikebutuhanpenggunaanlaporankeuangandalam rangkameningkatkanketerbandinganlaporankeuangan terhadapanggaran,antarperiode maupun antarentitas.
78.SistemAkuntansiPemerintahDaerahyangselanjutnya disingkatSAPDadalah rangkaiansistematikdariprosedur, penyelenggaraan, peralatandanelemenlain untuk mewujudkanfungsiakuntansi sejakanalisis transaksisampai denganpelaporan keuangandilingkunganorgamsasr pemerintahDaerah. 79.Bagan AkunStandaryang selanjutnya disingkatBASadalah 12 daftarkodefikasidanklasifikasiterkaittransaksikeuangan yang disusunsecarasistematissebagaipedomandalam pelaksanaananggarandanpelaporankeuanganPemerintah Daerah. 80.Hari adalahharikerja.